Dasar yang Datar
TEMPO Interaktif, Dalam sepekan, Priyo hanya sehari memakai sepatu. Selebihnya, pekerja lepas berusia 28 tahun itu lebih memilih memakai sandal. Pasalnya, ia memiliki tapak kaki datar dan ujungnya lebar. Jarang ada sepatu yang sesuai dengan jenis tapak kakinya. Jika terpaksa memakai sepatu, dia pilih-pilih. “Biasanya pilih sepatu dengan ukuran lebih besar dari ukuran kaki,” kata pemilik ukuran sepatu 42 ini.
Tapi bukan cuma soal ukuran sepatu. Ia juga tak kuat berjalan jauh. Sebab, di dasar kaki Priyo hanya ada sedikit cekungan. “Seluruh berat badan ditopang telapak kaki,” kata lelaki dengan berat badan 56 kilogram dan tinggi 157 sentimeter itu. Dia juga jarang berolahraga yang membutuhkan pemakaian sepatu. Pasalnya, jika capek, otot kaki akan terasa sakit. Tapi selama ini ia merasa tapak kaki yang datar ini tak mengganggunya.
Umumnya, menurut dokter spesialis ortopedi, dr Briliantono, SpOT FICS, MP. PhD, MBA, pemilik tapak kaki datar memang mudah capek jika berjalan atau berlari. Pasalnya, pergelangan kaki menampung semua beban. Selain itu, umumnya kesulitan memakai sepatu. Tapi, ia mengatakan, tapak kaki datar bukanlah penyakit. “Ini normal varian,” kata dia.
Ia menuturkan, struktur tulang tapak kaki datar sama dengan tapak kaki cekung. Penyebabnya, kata dia, ligamen (ujung otot yang melekat di tulang) kendor. “Maka seluruh tapaknya jatuh, sehingga tak memiliki lekukan.”
Tapak kaki datar, ia melanjutkan, bukan disebabkan oleh keturunan. Hampir semua bayi lahir dengan tapak kaki datar. Kala anak mulai belajar berjalan, lekukan di tapak kaki mulai terbentuk. Namun untuk pemilik tapak kaki yang kemudian tetap datar, lekukan ini tak terbentuk.
Kaki dengan tapak yang datar biasanya dapat didiagnosis melalui ujian fisik. Bisa diketahui dari jejak tapak kaki, apakah ada lengkungannya atau tidak. Jika perlu, mungkin dengan pemeriksaan sinar X untuk mengetahui dan membantu menentukan penyebabnya.
Secara umum, jenis tapak kaki datar ada tiga: tapak kaki datar fleksibel, tapak kaki datar kaku, dan tapak kaki datar dengan tali tumit ketat. Jenis paling umum adalah tapak kaki datar fleksibel. Jenis ini tidak menimbulkan gejala rasa sakit dan tak membutuhkan pengobatan apa pun. Tapak kaki Priyo termasuk jenis tapak kaki fleksibel. Kaki datar fleksibel juga tidak menyebabkan rasa sakit.
Sedangkan kaki datar kaku atau kaki datar dengan tali tumit ketat membutuhkan terapi atau pembedahan untuk mengubah bentuk kaki.
Sebenarnya, kaki datar fleksibel pun perlu ditangani jika membuat repot pemiliknya. “Bisa dengan penanganan medis atau konvensional,” tutur Briliantono. Penanganan konvensional bisa dilakukan dengan memakai sepatu khusus atau sepatu diberi ganjal. Sedangkan penanganan medis bisa dilakukan dengan operasi pemanjangan atau pemendekan ligamen. api selama pemilik tapak kaki datar itu tak terganggu, kata dia, tidak masalah jika tak ditangani. | nur rochmi
Melekukkan yang Datar
Jika Anda memiliki telapak kaki datar, ada beberapa terapi yang bisa dilakukan.
- Sepatu khusus
Sepatu ini untuk mendukung lengkungan dan meringankan rasa sakit yang disebabkan oleh tapak kaki datar. Lengkungan dibuat sesuai dengan kontur tapak kaki. Sepatu jenis ini tidak akan menyembuhkan kaki datar, tapi bisa menghilangkan rasa sakit.
- Terapi fisik
Beberapa pemilik tapak kaki datar juga memiliki otot Achilles yang pendek. Terapi fisik bisa membantu meregangkan urat ini.
- Mengubah gaya hidup
* Istirahat. Hindari kegiatan yang dapat memperburuk kondisi Anda hingga Anda merasa lebih baik.
* Pengobatan. Jika Anda merasakan sakit pada tapak kaki, pakailah pereda rasa sakit.
* Kurangi berat badan. Jika Anda kelebihan berat badan, pengurangan berat badan dapat membantu.
- Operasi
Jika Anda sampai mengalami rasa sakit, Anda mungkin memerlukan operasi. Tentu untuk melakukan operasi diperlukan konsultasi terlebih dulu dengan dokter.
| nur rochmi | berbagai sumber
Artikel Menarik Lainnya








Comments
Tinggalkan komentar Anda