Peringatan Bergambar tentang Bahaya Merokok Lebih Efektif Ketimbang Kata-Kata
TEMPO Interaktif, New York – Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penelitian telah menunjukkan bahwa sangat sedikit orang yang memahami risiko kesehatan akibat merokok. Sebuah survei 2009 di Cina menunjukkan bahwa hanya 27% perokok sadar bahwa merokok dapat menyebabkan penyakit jantung koroner, sementara hanya 17% yang tahu bahwa merokok bisa mengakibatkan stroke.
Mayoritas perokok yang sadar akan risiko terhadap kesehatan ingin berhenti merokok. Penelitian telah menunjukkan bahwa melalui konseling dan obat seseorang mungkin bisa berhenti merokok selamanya.
Menurut WHO, peringatan pada bungkus rokok dan produk tembakau lainnya, terutama yang memiliki foto, berdampak pada jumlah anak yang merokok.
Studi dilaksanakan di Brazil, Singapura, dan Kanada secara konsisten menunjukkan bahwa peringatan bergambar secara signifikan meningkatkan kesadaran publik tentang bahaya penggunaan tembakau:
* Meskipun peringatan bergambar diketahui bisa mencegah lebih kuat daripada kata-kata, hanya 19 negara, mewakili 24% dari populasi global, yang kukuh menggunakan peringatan bergambar.
* Hanya 15 negara, yang mewakili 7,6% dari populasi dunia, memenuhi standar tertinggi untuk peringatan bergambar, setidaknya setengah dari bagian depan dan belakang bungkus rokok.
Menurut WHO, konsumsi tembakau mungkin merosot jika diterapkan larangan terhadap iklan, promosi, dan sponsor rokok.
* Hanya 26 negara yang menerapkan larangan yang komprehensif terhadap iklan, promosi, dan sponsor rokok.
WHO/Medical News Today/NF
Postingan yang mungkin berhubungan:








Comments
Tinggalkan komentar Anda