Pria Gemuk Lebih Mungkin Menderita Disfungsi Ereksi
TEMPO Interaktif, Prancis - Wanita gemuk memiliki kemungkinan empat kali lebih banyak mengalami kehamilan yang tidak direncanakan walaupun jarang berhubungan seks, sedangkan pria gemuk lebih cenderung memiliki penyakit seksual meski memiliki sedikit pasangan, kata para ilmuwan dari Institut Kesehatan dan Penelitian Medis Prancis pertengahan Juni 2010.
Dalam sebuah penelitian menunjukkan bagaimana obesitas dapat membahayakan kesehatan seksual, peneliti Prancis dan Inggris juga menemukan bahwa wanita yang mengalami obesitas cenderung untuk meminta nasihat atau menggunakan pil kontrasepsi, dan pria gemuk lebih mungkin menderita disfungsi ereksi.
Dengan banyaknya obesitas di banyak negara, para ahli mengatakan bahwa temuan ini penting bagi kesehatan masyarakat. Di Amerika Serikat, misalnya, dua-pertiga dari orang dewasa kelebihan berat badan atau obesitas.
“Obesitas tidak hanya membahayakan kesehatan dan umur, tapi juga kehidupan seks Anda,” tulis Sandy Goldbeck-Wood, seorang spesialis kedokteran psikoseksual di Rumah Sakit Ipswich Inggris, di British Medical Journal (BMJ).
Penelitian yang dipimpin oleh Profesor Nathalie Bajos dari Institut Kesehatan dan Penelitian Medis Prancis ini merupakan studi besar pertama untuk mengetahui dampak dari kelebihan berat badan atau obesitas terhadap aktivitas seksual dan faktor-faktor lain seperti kepuasan seksual, kehamilan yang tidak diinginkan dan aborsi.
Para penulis mengamati perilaku seksual dari 12.364 pria dan wanita berusia antara 18 dan 69 tahun di Prancis pada 2006. Sekitar setengah dari mereka berat badan normal, dengan indeks massa tubuh (BMI) 18,5-25, sekitar 2.500 dari mereka kelebihan berat badan, dengan BMI 25 sampai 30, dan sekitar 750 dari mereka gemuk, dengan BMI di atas 30.
Dibandingkan dengan pria dengan berat badan normal, pria obesitas 70 persen lebih rendah untuk memiliki lebih dari satu pasangan seksual dalam satu tahun terakhir dan dua setengah kali lebih mungkin menderita disfungsi ereksi. Pria obesitas di bawah 30 tahun jauh lebih mungkin memiliki penyakit seksual menular.
Disfungsi seksual tidak terkait dengan BMI pada wanita. Tetapi wanita gemuk di bawah 30 tahun–dibandingkan perempuan dengan berat badan normal–lebih jarang mencari nasihat kontrasepsi atau penggunaan kontrasepsi oral dan juga lebih sering melaporkan kehamilan yang tidak direncanakan.
Penelitian ini juga menemukan bahwa wanita obesitas lima kali lebih mungkin bertemu pasangan mereka di internet, lebih mungkin memiliki pasangan obesitas, dan kurang cenderung untuk melihat seks sebagai sesuatu yang penting untuk keseimbangan kehidupan pribadi.
Kata Bajos, tekanan sosial, rasa rendah diri, dan keprihatinan tentang citra tubuh dapat membantu menjelaskan temuan ini.
Sexual Health News/Ngarto Februana
Berita Lain tentang Disfungsi Ereksi dan Gangguan Seksual:
Gangguan Seks Saat Tidur Sering Terjadi pada Pria
Kontrasepsi Hormonal Bisa Menyebabkan Disfungsi Seksual Wanita
Impotensi Penanda Serangan Jantung
Berita Lain tentang Obesitas:
Obesitas Membatasi Kemampuan Melawan Flu
Studi: Obesitas Faktor Paling Berpengaruh pada Kasus Kematian di Inggris
Artikel Menarik Lainnya








Comments
Tinggalkan komentar Anda