Panduan Menu Makanan Bayi s/d Balita
Powered by MaxBlogPress 

[X]

Anak - Balita - Bayi

Sensasi Tujuh Rasa Sukiyaki  

TEMPO Interaktif, Irisan tipis daging sapi mentah dari Australia tersaji dalam tumpukan piring-piring putih bersama jamur enoki, udon, soba, dan sayuran segar. Tujuh buah mangkuk bumbu berisi telur ayam kampung mentah, kimchi, bawang bombay, cuka, keju mozzarella, garam dan merica, serta bir hitam memenuhi meja. Ada juga semangkuk nasi plus mangkuk kosong untuk menikmati hidangan nantinya.

Sebuah panci berisi kuah kaldu dan cuka sedang dipanaskan di kompor kecil di tengah meja. Sembari menunggu panci mendidih, si pelayan menjelaskan cara menikmati Sukiyaki Tujuh Rasa, menu andalan rumah makan Ski Ya di lantai tiga Mal Taman Anggrek, Jakarta. Tempo mencoba menikmati setiap rasa dari sukiyaki ini, beberapa waktu yang lalu.

Rasa pertama adalah sukiyaki rasa telur mentah. Mulanya, daging iris mentah dicelupkan pada kuah di panci yang sedang dipanaskan. Dalam sekejap, daging itu matang. Si pelayan mengangkatnya, lalu mencelupkannya dalam mangkuk berisi telur ayam kampung mentah yang dikocok merata. Ia mengangkatnya kembali dan menghidangkannya di mangkuk kosong.

Awalnya, Tempo ragu untuk mencicipinya karena tak pernah makan telur mentah sebelumnya. Hmmm, ternyata tidak seseram yang dibayangkan. Daging tipis dan empuk itu terasa lezat. Telur ayam kampung mentah itu tidak amis dan terasa setengah matang. Padanan daging berkuah kaldu dengan kocokan telur ayam tersebut terasa pas.

Ini adalah resep dan rasa asli sukiyaki asal Negeri Sakura. Selanjutnya, si pelayan mengajarkan cara menikmati sukiyaki dengan enam rasa lainnya: rasa lemon, bir hitam, garam merica, kimchi, bawang bombay, dan rasa keju mozzarella.

Untuk menikmati sukiyaki rasa cuka lemon, bir hitam, dan garam merica, caranya sama. Kita hanya perlu mencelupkan daging sapi ke panci berisi kuah panas hingga matang, lalu mengangkatnya. Mencelupkan daging itu ke dalam bir hitam, cuka lemon, atau garam dan merica sebelum mencicipinya. Rasanya unik, namun tak selezat sukiyaki asli rasa telur itu.

Untuk sukiyaki rasa kimchi dan bawang bombay, cara memasaknya sedikit berbeda. Setelah daging sapi matang dalam panci, kemudian diletakkan di atas mangkuk hidang. Potongan kimchi atau bawang bombay dibubuhkan di atasnya dan digulung seperti roll sebelum dimakan. Kimchi adalah masakan tradisional Korea berupa sawi dan lobak hasil fermentasi yang diberi bumbu asam pedas.

Yang paling menarik adalah sukiyaki rasa keju mozzarella. Cara memasaknya berbeda. Keju mozzarella digulung dalam irisan daging sapi, lalu dicelupkan ke dalam panci berair panas. Setelah matang, bisa dicicipi. Daging empuk dengan lelehan keju mozzarella itu enak sekali. “Sukiyaki rasa keju dan telur adalah yang paling digemari pelanggan,” kata Untung Widjaja, Manajer Rumah Makan Ski Ya.

Rumah makan yang dibuka pada April lalu itu menambah panjang jajaran rumah makan Jepang fusion di Jakarta. Disebut Japan fusion karena rumah makan ini tak menyediakan masakan asli Negeri Sakura, melainkan mengembangkan menu Jepang dengan cita rasa khas negara Asia lainnya. Contohnya ada kimchi asal Korea dalam sajiannya.

Cara menikmati sukiyaki tujuh rasa itu juga berbeda. “Karena menggabungkan cara masak sukiyaki dan shabu-shabu,” kata Untung. Dalam menikmatinya, pelanggan juga bisa mengganti irisan daging sapi dengan daging domba premium asal Australia atau ayam fillet. Ia mengaku akan mengembangkan rasa sukiyakinya dengan lebih banyak rasa.

Ski Ya—dari kata ski yang diambil dari kata sukiyaki (rasa senang) dan ya (rumah)–juga menawarkan konsep buffet (all you can eat). Untuk hidangan pembuka, ada kacang-kacangan, sumpia atau ginseng, dan menu utama Sukiyaki Tujuh Rasa. Adapun hidangan penutup berupa buah, puding, dan es krim, hingga minuman blackcurrant atau ocha (teh jepang).

Untung menjelaskan pula bahwa jamur enoki, udon, soba, dan sayuran segar yang digunakan dalam masakan ini mengimbangi protein hewani dalam daging sukiyaki. Selain itu, “Kami menggunakan kuah kaldu herbal yang dapat melarutkan lemak dalam daging.” Tapi Untung menolak menjelaskan kandungan kaldu herbal itu. “Itu rahasia.”

Namun, bila Anda warga negara Indonesia, yang terbiasa menggunakan sendok-garpu, datang dalam keadaan sangat lapar, Anda mungkin akan merasa direpotkan oleh keseluruhan proses mengolah daging sukiyaki. Mencelupkan, menggulung, mencelupkan lagi ke berbagai mangkuk dengan sumpit kayu sebelum menyantap sajian ini.

Perlu diingat bahwa pelayan hanya mengajarkan cara memasak dan menikmati hidangan satu kali saja. Jadi, bila Anda tak terampil menggunakan sumpit kayu, dan perut keroncongan, akan memakan waktu lama sampai Anda merasa kenyang.

l AMANDRA MUSTIKA MEGARANI


Postingan yang mungkin berhubungan:

Comments

Tinggalkan komentar Anda





60 queries