Cara Tepat Mencairkan Daging Beku
Agar awet, daging sering disimpan di dalam freezer lemari es. Daging itu baru dicairkan sesaat sebelum diolah. Selama ini banyak orang mencairkan daging beku dengan merendamnya dalam air panas. Padahal, menurut Vindex Tengker, seorang Chef Master, cara itu kurang tepat.
Cara yang benar adalah mengeluarkan daging dari freezer, tapi tetap berada di dalam lemari es. Cara lain adalah mengucurkan atau meneteskan air keran perlahan-lahan ke atas daging beku. Lakukan hingga es yang menempel pada daging mencair. Memang cara ini memakan waktu lebih lama, tapi tentunya hasilnya lebih maksimal. Daging tetap segar dan kandungan gizinya masih lengkap.
5 Tips Mengurangi Reaksi Alergi Tungau Pada Anak
Tungau (Dust Mites) merupakan pemicu utama reaksi alergi pada anak-anak, apalagi di usia batita karena di usia ini kegiatan anak banyak dihabiskan di kamar tidur terutama kasur. Tapi bunda dapat mengatasinya dengan mengikuti tips berikut ini:
- Sebelum bunda memasang seprai, lapisi kasur dengan penutup berbahan plastik
- Cuci seprai, sarung bantal dan selimut maksimal 2x seminggu dengan air panas
- Ganti bantal yang berbahan bulu angsa/kapuk dengan yang berbahan sintetik
- Ganti sarung bantal, selimut dan seprai setiap minggu
- Hindari penggunaan karpet bulu di tempat bermain anak, ganti dengan matras yang berbahan karet
Nah bunda, semoga tips tadi berguna ya…
Salam,
Santi.
Pure Aneka Buah
Bahan :
25 pepaya matang
25 gr pear hijau
25 gr apel manalagi
25 cc air jeruk manis
1 sdm susu formula lanjutan
100 cc air hangat
Cara Membuat :
Kupas apel,pear hijau,papaya,lalu iris kecil-kecil.
Didihkan air,masukkan buah-buahan tersebut dan rebus selama sekitar 5 menit,angkat
Masukkan air jeruk dan susu formula,lalu aduk hingga rata
Tunggu sampai agak dingin.
Haluskan dengan blender hingga lembut.
Bisa langsung sajikan,atau disimpan terlebih dulu di lemari pendingin kemudian direndam dengan air panas ketika akan disajikan.
Jangan Biarkan Anak Berkutu Bolos Sekolah
TEMPO Interaktif, New York – Anak-anak seharusnya tidak dipaksa bolos sekolah jika memiliki masalah dengan kutu rambut.
Laporan dari The American Academy of Pediatrics menyebutkan bahwa ahli kesehatan anak seharusnya lebih terlibat dalam manajemen masalah kutu rambut karena orang tua mungkin tidak mengerti perawatan yang terbaik untuk masalah ini.
Kutu rambut menyerang 12 juta anak di Amerika Serikat setiap tahunnya dan menghabiskan dana US$ 1 miliar per tahun untuk biaya perawatan. Kutu rambut memang tidak menyebarkan infeksi, namun menimbulkan efek gatal yang mengganggu.
Kutu rambut dewasa ukurannya sama seperti biji wijen, namun mereka sulit ditangkap karena bergerak cepat di kepala. Yang mudah ditangkap adalah telur kutu-kecil, berbentuk seperti telur kosong dan terlihat seperti ketombe. Namun telur kutu biasanya masuk ke akar rambut.
Laporan The American Academy of Pediatrics ini menekankan kebijakan bebas telur kutu (dengan cara membiarkan anak berkutu diam terus di rumah) tidak bermanfaat dan harus dihindari.
“Itu tidak masuk akal secara medis karena telur kutu benar-benar tertanam di rambut anak,” kata Dr. Barbara Frankowski, profesor ahli kesehatan anak dari Universitas Vermont, kepada Reuters Health. “Saya pikir ini hanya peningkatan histeria dan membuat anak bolos sekolah sangat tidak berguna,” kata Barbara.
Anak-anak yang dibiarkan di rumah dengan telur kutu di kepalanya mungkin tidak akan menulari orang lain. Memeriksa seluruh kepala murid di kelas pun tidak efektif. Seharusnya, orang tua dan perawat memeriksa anak-anak saat mereka mengalami risiko tertinggi terkena kutu, yaitu ketika anak tertidur atau menggaruk.
Kutu, kata peneliti, akan mati dalam lingkungan yang terlalu dingin atau terlalu panas. Jadi cuci rambut dengan air panas. Ini akan cukup mengusir kutu dan telurnya.
Fanny Febiana / MSNBC
Khasiat Sehat Pandan
KOMPAs.com – Daun pandan memang sangat sering digunakan untuk masakan. Wanginya sangat khas, terlebih ketika dicampur untuk olahan kue dan minuman. Tapi mungkin tidak banyak yang tahu kalau ternyata daun pandan di zaman dulu sering digunakan untuk merawat kesehatan. Untuk apa sajakah?
Lemah saraf
Ambil 3 lembar daun pandan segar, cuci, potong kecil-kecil. Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas, saring selagi hangat. Minum pagi dan sore setelah makan siang.
Mengurangi gelisah
Ambil 2 lembar daun pandan segar, cuci, potong kecil-kecil. Seduh dengan 1 gelas air mendidih, tutup gelas, saring selagi hangat. Minum sehari sekali setelah makan. Lakukan selama 3 hari.
Rematik
Ambil 5 lembar daun pandan segar, 20 daun serai segar, cuci bersih, tumbuk keduanya sampai halus. Tambahkan 1 sendok makan minyak kayu putih dan minyak gandapura. Aduk semua bahan, oleskan pada bagian yang sakit. Lakukan sampai rasa sakit berkurang.
Menumbuhkan, menghitamkan, dan mencegah uban di rambut
Buat minyak cem-ceman yang terdiri dari 1 lembar daun pandan, 10 lembar daun waru muda, segenggam daun urang aring, 5 lembar daun mangkok, 10 kuntum bunga melati, 1 kuntum bunga mawar. Cuci bersih semua bahan, potong kecil-kecil. Rebuh semua bahan tersebut dengan minyak wijen, minyak kelapa, dan minyak kemiri (masing-masing 1/2 cangkir) hingga mendidih. Setelah dingin, saring. Oleskan campuran minyak dan herbal tersebut pada seluruh kulit kepala sambil pijat ringan. Dapat dilakukan menjelang tidur, bangun tidur atau pagi dan sore hari. Setelah selesai, keramaslah dengan air panas. Selamat mencoba!
(Andes Lukman/Majalah Sekar)
Editor: NF
Sumber: Majalah Sekar
Awas, Mesin Cuci Sebarkan Bakteri dan Kuman
VIVAnews - Mesin cuci sudah jadi perlengkapan yang dimiliki hampir setiap rumah tangga di kota besar. Mesin sangat praktis dan membantu pekerjaan tanpa harus repot mencuci secara konvensional. Namun, jangan menganggap pakaian dengan bau segar dari mesin cuci bebas kotoran dan kuman penyakit.
Sebuah penelitian menemukan, 25 persen mesin cuci di rumah terkontaminasi bakteri fecal yang terbawa pakaian kotor dan menyebarkannya. Bakteri fecal termasuk salmonella, hepatitis A, rotavirus dan adenovirus.
Menurut Dr Charles Gerba, peneliti dari Universitas Arizona di Tucson, dua pakaian kotor membawa sepersepuluh bakteri setara kotoran sebesar seperempat biji kacang tanah. Meski deterjen dan air bisa menghilangkan kuman dan bakteri selama mencuci, sebagian bakteri masih tertinggal dan menyebar di dalam mesin cuci.
Ia menjelaskan alasan mesin cuci yang ada sekarang cenderung masih menyisakan kotoran. Siklus mesin cuci sekarang jauh lebih pendek rata-rata 20 dan 28 menit daripada mesin cuci yang terdahulu. Kini, orang tidak lagi menggunakan air panas untuk mencuci pakaian dan pemutih lebih jarang digunakan.
Mesin cuci yang kelebihan beban juga menyebabkan pakaian tetap kotor karena memperlambat aliran air dan deterjen untuk membersihkan. Akibatnya, mikroba bisa menyebar dari mesin ke pencucian berikutnya. Seringkali, kita membiarkan pakaian yang telah dicuci dalam mesin cuci selama berjam-jam yang menyebabkan tumbuh kembangnya bakteri.
Agar pakaian Anda bersih selama mencuci, sebaiknya tambahkan pemutih. Jika tidak menggunakan pemutih pada pakaian, jalankan mesin cuci dengan air dan pemutih sebelum mencuci pakaian atau setelah selesai. Gunakan deterjen dengan kandungan pembersih dan segera mengambil pakaian setelah dicuci. (umi)
• VIVAnews







