ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 


Kesehatan Telinga Anak

Kesehatan telinga anak  adalah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh orang tua. Karena jika kesehatan pada telinga anak tidak diperhatikan maka akan menyebabkan tersumbatnya telinga itu sendiri oleh tumpukan kotoran sehingga akan mengganggu pendengaran itu sendiri.

Hanya saja, yang patut menjadi perhatian berikutnya adalah bagaimana membersihkan telinga itu sendiri. Jangan sampai niat untuk membersihkan telinga anak namun ketika dilakukan dengan hal yang kurang tepat malah hanya akan membuat telinga anak mengalami infeksi atau luka.

Untuk itu, orang tua haruslah mengerti cara menjaga kesehatan telinga anak yang salah satunya adalah dengan membersihkan telinga. Cara membersihkan telinga haruslah dilakukan dengan begitu halus dan lembut agar tidak sampai melukai telinga yang notabene adalah bagian yang sangat rentan atau sensitif.

Membersihkan telinga anak dapat dengan menggunakan cotton buds khusus untuk membersihkan telinga atau yang memang sangat halus. Jika ditemukan kotoran yang kering maka dapat digunakan sejeni sminyak seperti baby oil ataupun minyak kelapa. Hanya saja, pemberian minyak diberikan di ujung dari cotton buds bukan ‘disiramkan’ kelubang telinga anak. Karena hanya akan menyumbat telinga itu sendiri.

Dalam membersihkan diupayakan dengan sangat halus. Dan yang paling penting adalah jangan sampai cutton buds dimasukan terlalu dalam ke liang telinga. Cotton buds cukup untuk dioleskan dengan sangat lembut ke cuping telinga dan bagian luar dari liang telinga.

Untuk kotoran yang berada di dalam liang telinga, orang tua tidak perlu merasa khawatir akan hal tersebut. Karena kotoran telinga ini akan keluar dengan sendirinya. Kotoran ini akan terbantu untuk menyembul keluar ketika anak sedang mengunyah makanan. Pada saat anak mengunyah makanan maka secara tidak disadari akan menggerakan rahang mereka.

Dan kemudian ketika rahang ini bergerak maka akan mendorong bagin depan dari telinga dan membuat kotoran yang ada di dalam telinga mengalir keluar dengan sendiri. Inilah tindakan alami yang ada dan telah dirancang Tuhan untuk membersihkan telinga dengan sendirinya.

Jadi memang diusahakan untuk tidak membersihkan telinga sampai ke bagian liang yang dalam. Justru jika hal ini dilakukan maka hanya akan mendorong kotoran untuk masuk lebih dalam ke liang telinga itu sendiri.

Juga tidak membersihkan telinga dengan tenaga yang sangat kuat dari orang tua, walaupun dikira hanya ketika membersihkan bagian luar atau cuping dari telinga. Karena goseran yang keras saja akan dapat untuk melukai telinga anak.

Membersihkan kotoran ini memang harus dilakukan dengan sangat cermat dan juga rutin. Jika tidak maka kotoran akan mengeras dan sulit untuk dikeluarkan. Pada keadaan ini maka kotoran yang menyumpal ini hanya bisa untuk dikeluarkan oleh dokter spesialis THT.

Maka dari itu, memperhatikan kesehatan telinga anak adalah hal penting dan harus dilakukan dengan cermat dan teliti.

Perlengkapan Persalinan

Bagi ibu hamil yang akan melahirkan, maka satu hal yang tak boleh luput dari perhatian dan harus segera untuk disiapkan adalah perlengkapan persalinan. Perlengkapan untuk persalinan ini adalah barang yang akan diperlukan bagi ibu ketika akan menghadapi masa persalinan termasuk pada saat melahirkan.

Selain hal itu, perlengkapan persalinan juga menyangkut semua barang yang akan dibutuhkan oleh bayi segera setelah ia berhasil dilahirkan oleh si ibu ke dunia. Jadi ang dimaksud dengan perlengkapan untuk persalinan ini adalah menyangkut segala hal yang akan dibutuhkan oleh ibu dan juga bayi mendekati masa persalinan.

Bagi si ibu, perlengkapan persalinan yang ia butuhkan adalah beberapa potong baju yang ia kenakan saat mengalami kontraksi ataupun saat akan melahirkan si bayi. Karena tentu pada saat ini, si ibu akan mengeluarkan darah dan juga lendir yang akan mengotori baju yang dikenakan.

Maka dari itu, baju yang disiapkan haruslah lebih dari satu, sebut saja dua potong baju. Hal lain adalah sarung, saru adalah kain yang akan menutupi bagian bawah tubuh si ibu namun akan lebih mudah untuk dibuka ketiak bidan atau dokter membantu ibu dalam proses persalinan.

Setelah anak dilahirkan maka ibu akan membutuhkan baju baru yang akan dikenakan olehnya. Kalaupun bisa baju tersebut adalah baju untuk menyusui, yaitu yang memiliki kancing di depan. Karena tentunya si ibu akan segera untuk menyusui bayinya yang baru saja dilahirkan.

Selain itu, ibu baru melahirkan juga membutuhkan untuk memakai gurita bagi orang dewasa yang akan dipakai untuk membungkus perutnya. Karena perutnya pastilah akan terasa sangat kendor setelah si bayi keluar.

Tak lupa, perlengkapan bagi si ubu adalah pembalut khusus bersalin. Pembalut ini akan memiliki ukuran yang lebih besar daripada ukuran pembalut yang biasanya dipakai wanita saat menstruasi bulanan.

Bagi bayi, perlengkapan untuk persalinan yang perlu untuk disiapkan oleh si ibu adalah satu pasang baju bayi untuk dikenakan segera setelah dilahirkan. Tak lupa ibu juga membawakan handuk untuk membungkus bayi setelah dimandikan.

Satu pasang baju bayi lengkap ini adalah baju dalaman, baju atasan, popok, sarung tangan dan kaki, dan termasuk adalah gedongan. Gedongan amat dibutuhkan bagi si bayi yang baru lahir untuk membuat bayi menyesuaikan diri dengan suhu yang ada di luar tubuh si bayi. Tak lupa bayi dapat memaai topi dan juga dibungkus dengan selimut.

Itulah beberapa perlengkapan persalinan yang diperlukan untuk disiapkan ibu beberapa hari sebelum hari perkiraan melahirkan. Biasanya semua perlengkapan ini disiapkan dan ditaruh di dalam tas besar. Sehingga kapanpun ibu merasakan akan melahirkan si bayi, maka ibu dan siapa saja yang akan mendampingi ibu melahirkan akan dengan mudah membawa tas besar ini untuk dibawa ke rumah sakit atau rumah bersalin.

Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir

Kelahiran seorang buah hati memang sangat diinginkan oleh semua pasangan suami istri. Kelahiran pada umunya disambut dengan senang hati dan suka cita. Tidak hanya oleh pasangan suami istri namun juga oleh keluarga kedua belah pihak. Kebahagiaan tersebut tentunya juga dibarengi perasaaan khawatir. Dikarenakan selama proses melahirkan tingkat kesehatan wanita menurun drastis. Entah itu disebabkan oleh pendarahan atau bahkan bayi yang susah keluar. Oleh sebab itu ada cara melahirkan yang disebut cesar. Cesar adalah operasi yang dilakukan apabila kemampuan si calon ibu untuk mendorong bayi keluar tidak memadai atau bayi tersebut memeang mengalami masalah jika dilahirkan secara normal. Jadi untuk kepentingan keselamatan si calon ibu dilakukanlah operasi cesar.

Kekhawatiran tersebut belum selesai. Karena Kesehatan Ibu dan Bayi yang Baru Lahir sangat perlu diperhatikan. Ibu yang baru melahirkan berada pada tahap yang paling lemah disebabkan oleh kehilangan banyak darah dan tenaga. Maka dari itu biasanya ibu yang baru melahirkan terlihat pucat dan lemas, meskipun proses melahirkan dilakukan seara cesar. Kesahatan si ibu sangat ditentkan oleh asupan gizi dan kegiatan yang dilakukannya. Biasanya untuk ibu yang melahirkan normal, tenaga yang dikeluarkan lebih besar daripada ibu yang melahirkan cesar. Sehingga asupan gizi sangat perlu diberikan secara cepat setelah melahirkan. Biasanyah ibu yang baru melahirkan akan diberi asupan gizi lewat pemeberian infus. Bahkan bila ibu mengeluarkan darah terlalu banyak maka akan segera dilakukan tranfusi darah untuk mengganti darah yang telah dikeluarkan.

Kesehatan ibu yang melahirkan secara cesar juga patut mendapat perhatian lebih. Cesar adalah salah satu bentuk operasi yang dimana dalam kegiatan operasi selalu ada presentase kegagalannya. Jadi sebelum dan sesudah operasi kesehatan ibu akan ditinjau berulang kali. Biasanya setelah melakukan proses melahirkan secara cesar, si ibu akan diberi tranfusi darah secukupnya. Hal ini dikarenakan luka yang disebabkan oleh operasi cesar cukup besar dan pasti mengeluarkan cukup banyak darah. Bagi ibu yang baru saja melahirkan sangat tidak dianjurkan untuk melakukan banyak kegiatan, apalagi yang menguras tenaga. Bahkan hanya untuk berjalan bagi ibu yang baru melahirkan akan terasa berat. Ibu yang baru melahirkan juga tidak diperkenankan naik atau turun tangga. Sebagai ganti dari kehilangan tenaga yang cukup banyak setelah melahirkan dapat diberikan makanan yang mengandung banyak gizi kepada si ibu.

Sedangkan untuk bayi yang baru lahir sangat membutuhkan penanganan khusus. Karena baru saja menghirup hawa dunia di luar kandungan, bayi membutuhkan proses adaptasi. Organ tubuh yang belum berfungsi secara optimal menjadi perhatian dalam menanganni dan merawat bayi yang baru lahir. Penggunaan sabun untuk memandikan bayi perlu diperhatikan. Disarankan untuk menggunakan sabun yang memiliki tingkat keasaan yang tidak dapt merusak kulit bayi. Kesehatan bayi juga dipengaruhi keadaan sekitar. Tidak disaranakan bagi orang yang sedang sakit flu untuk mendekat ke bayi karena penyakit tersebut dapat cepat menular kepada bayi.

Pendidikan Anak Usia 3 Tahun

Saat lahir ke dunia, anak belum memiliki kecerdasan yang diperlukan untuk bisa bertahan hidup. Inilah yang menjadikan bayi yang baru lahir membutuhkan perhatian dan pemenuhan kebutuhannya dengan baik. Anak yang mendapatkan perhatian secara penuh akan bisa mendapatkan kenyamanan dan kemudahan dalam bersikap. Hal ini sama dengan kecerdasan ada anak. Otak anak yang masih berusia balita memang belum banyak terisi oleh kecerdasan yang bermacam – macam. Kecerdasan anak akan bisa terbangun dengan lebih baik jika ditanamkan sejak dini. Menyadari hal ini, banyak orang tua yang memberikan sarana pembelajaran untuk anak mereka sejak dini. Selain bisa diberikan oleh orang tua, terdapat pula pendidikan anak usia 3 tahun atau balita yang disediakan oleh pemerintah. Pemerintah memang sudah menyadari bahwa pendidikan sejak usia dini akan sangat dibutuhkan untuk bisa meningkatkan kecerdasan anak di masa yang akan datang.

Program pemerintah yang dibuat untuk anak usia dini adalah program PAUD atau Pendidikan Anak Usia Dini. Hampir di semua kelurahan dan kecamatan yang ada di seluruh Indonesia telah dibentuk program – program PAUD yang bisa menjadi sarana pembelajaran untuk anak balita. Dengan metode belajar dan bermain, program PAUD yang ada di hampir seluruh pelosok Indonesia ini memang diakui sangat bermanfaat. Anak – anak yang berusia di bawah 5 tahun mulai diperkenalkan dengan barang – barang yang biasa digunakan sehari – hari. Program PAUD ini biasanya akan membawa anak – anak PAUD untuk mengunjungi tempat – tempat yang memberikan edukasi untuk mereka. Walaupun pendidik yang mengajar di PAUD adalah ibu – ibu PKK yang ada di lingkungan tersebut, namun tenaga ahli dari pemerintah tetap diterjunkan untuk memonitor semua kegiatan yang dilakukan pada program PAUD ini. Cara pengaturan ini diharapkan akan menjadikan PAUD semakin baik dan bisa membentuk tunas muda yang lebih baik.

Pada saat PAUD berlangsung, anak – anak akan dibiasakan untuk melakukan kegiatan sehari – hari sendiri. Penanaman nilai – nilai moral dan tata krama juga dilakukan pada saat pembelajaran PAUD ini berlangsung. Selain mendapatkan pendidikan dari PAUD, peranan orang tua setelah tiba dirumah juga akan mempengaruhi. Dengan mengulang kembali pelajaran yang sudah disampaikan saat PAUD di rumah, orang tua akan bisa membantu anaknya untuk meresapi pengetahuan baru yang diajarkan kepadanya. Anak – anak yang mengikuti program PAUD juga akan mendapatkan pmbelajaran kepribadian dan kepemimpinan. Mereka akan diajarkan untuk berani tampil dan mengemukakan keinginannya dengan baik. Diharapkan dengan pembelajaran kepemimpinan ini kelak anak – anak akan bisa menjadi orang yang berani dan berguna untuk nusa bangsa dan lingkungannya. Program pemerintah ini benar – benar sangat membantu para orang tua untuk bisa membuat anak mereka lebih bergaul dan memahami berbagai macam hal baru dengan cara yang menyenangkan.

Tiga Cara Mendidik Anak Autis dan Membuatnya Cerdas

Apapun karakteristik yang dimiliki oleh anak kita, sebagai orang tua kita harus bersyukur karena anak adalah anugerah terindah yang diberikan oleh tuhan untuk kita, disini anda akan mendapatkan info mengenai cara mendidik anak autis. Anak autis atau yang disebut dengan anak hyperaktif memang terkadang membuat anda kerepotan, terutama apabila anda baru saja menjadi orang tua dan memiliki anak pertama, untuk mencegah anda melakukan hal yang salah, ikutilah langkah-langkah cerdas mendididk mereka berikut ini. Pertama, berikanlah pendidikan khusus bagi mereka. Cara ini cukup ampuh untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki dan membuatnya menjadi orang yang berguna di masyarakat kelak jika sudah dewasa. Beberapa anak autis yang telah dididik dengan khusus oleh orang tuanya ternyata terbukti memiliki kelebihan khusus dibandingkan anak lainnya. Alhasil, mereka malah bisa menjadi lebih hebat prestasinya dibandingkan dengan anak normal.

Kedua sebaiknya anda berhati-hati ketika memasukan mereka ke sekolah. Maksudnya adalah pilihlah sekolah yang benar-benar terjamin kualitsnya dan bukan sekolah yang kelas ecek-ecek atau ditempati oleh banyak anak nakal. Kesalahan dalam masuk ke sekolah yang tidak bagus akan mempengaruhi perkembangan anak anda. Coba bayangkan jika anak autis anda masuk ke sekolah yang banyak anak nakalnya. Ada dua kemungkinan yang terjadi disini. kemungkinan pertama anak anda akan suka bergaul dengan mereka dan kemudian ikut menjadi nakal juga. kemungkinan kedua anak anda akan menjadi takut bergaul dengan teman-temannya yang nakal tersebut, alhasil dia malah akan menjadi bulan-bulanan temannya yang nakal di sekolah. Hal ini akan membuat si anak tersiksa secara mental dan fisik.

Ketiga, ikutkan anak anda ke kegiatan ekstrakulikuler yang positif di sekolah mereka. Jangan membiarkan anak anda berdiam diri dan menghabiskan banyak waktu dirumah. Meskipun anda tahu kalau dia autis, bukan berarti anda harus membiarkannya begitu saja tanpa aktivitas yang berguna bukan? Coba ikutkan dia ke les privat di malam hari, renang di sore hari, atau mungkin basket jika anak anda tersebut menyukai olahraga bola. Bukannya malah sedih, namun anak anda akan semakin bahagia karena di tempat tersebut dia bisa mengembangkan potensi yang dimilikinya dan memiliki banyak teman baru untuk dimiliki. Autis bukanlah penghalang kebahagiaan bagi anak untuk memperoleh teman. Bagaimanapun juga teman adalah semangat utama bagi mereka, terutama jika mereka adalah tipikal anak yang supel dan mudah bergaul dengan orang lain.

Dengan mengikuti tiga langkah mendidik anak autis diatas, anda akan bisa memiliki buah hati yang istimewa dan malah lebih hebat dibandingkan anak normal. Sekali lagi ditekankan bahwa jangan salah memilihkan tempat pergaulan untuk mereka, kalau perlu sekolahkan anak anda di sekolah internasional jika anda memiliki banyak uang.

AGAR ANAK BERANI TAMPIL DI DEPAN AUDIENS

Gugup di depan audiens?? keringan mengucur, tubuh gemetar, tangan dingin dan berbagai gejala lainnya yang biasa dialami baik oleh orang dewasa maupun anak-anak yang “terpaksa” tampil didepan orang/umum untuk pidato sambutan, kompetisi menyanyi ataupun berpuisi di depan umum, kata-kata yang udah dihafalkan hilang begitu saja saat berhadapan dengan audiens (di depan orang banyak).

Sebenarnya hal itu tidak perlu terjadi jika saja kita mengenali sumber rasa takut dan gugup dan tau langkah-langkah utk mengatasinya, urusan tampil di depan umum erat kaitannya dengan kepercayaan diri. Sejak dini anak-anak bisa diasah kepercayaan dirinya agar berani tampil di depan umum, antara lain sebagai berikut :

  1. Buatlah persiapan materi tentang apa yang akan ditampilkan, banyaklah berlatih didepan cermin agar tau gaya dan penampilan kita bila tampil nanti, bila perlu ajak teman2 utk melihat latihan kita.
  2. Jangan sering disalahkan atau dihakimi karena ini akan membuat anak takut pada penilaian-penilaian terhadap dirinya.
  3. Kritik dibolehkan asala disertai solusi dan petunjuk tentang yang benar dan yang salah.
  4. Hargai anak dan hindari penilaian yang aneh dan buruk bagi anak.
  5. Latih anak untuk berani bersuara dan bicara.
  6. Libatkan dalam kegiatan-kegiatan bersama atau sosial karena dengan begitu ia terbiasa berinteraksi dengan banyak orang.
  7. Bila ingin tampil di depan umum biasakan selalu datang lebih awal agar anak bisa bersosialisasi dahulu dengan audiens atau teman-temannya, dengan mengenal audiens dan bersosialisasi dahulu itu akan mengurangi tingkat ketakutan anak, karena bila datang terlambat itu akan membuat anak jadi gugup dan tambah takut.

Semoga tips diatas bisa membangkitka rasa percaya diri pada anak kita, selamat mencoba…..

 

www.erobiznet.tk

 

Anak dan Internet

Tahukah anda seberapa lama anak anda menghabiskan waktu untuk internet-an? Penelitian baru mengisyaratkan kebanyakan orang tua jelas-jelas meremehkan jumlah waktu yang digunakan anak-anaknya untuk online.

Menurut Center for Media Research (Pusat Penelitian Media), kebanyakan orang tua di Amerika Serikat memperkirakan bahwa anak-anak mereka menghabiskan waktu sekitar dua jam sebulan untuk internet-an. Pada kenyataannya, anak-anak dan remaja menghabiskan lebih dari 20 jam sebulan untuk menjelajah Web.

Selain itu, sekitar 41 persen dari para remaja di AS mengklaim orang tua mereka tidak punya ide apapun yang mesti dilihat di internet. Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa kegiatan online yang paling terkenal adalah kencan online (23 persen), mengunjungi situs jejaring sosial (50 persen), dan bermain games (72 persen).

Norton Online Living Report menyatakan bahwa 76 persen para remaja AS yang berusia antara 13-17 tahun “senantiasa” atau “seringkali” mengunjungi situs-situs jejaring sosial. Ketika digunakan dengan baik, situs-situs jejaring sosial menyediakan bidang online yang besar dimana anak-anak dan remaja dapat berinteraksi dengan teman-teman dan anggota keluaga mereka.

Akan tetapi, situs-situs ini sering menciptakan berbagai ilusi tentang menjadi tempat persinggahan yang aman bagi pertukaran informasi pribadi dan berbagai cerita dengan orang-orang yang belum dikenal. Menurut Norton Online Living Report, 4 dari 10 remaja, yang berusia 13-17 tahun, telah menerima suatu permintaan online tentang informasi pribadi. Selain itu, 16 persen dari anak-anak di AS telah didekati secara online oleh orang yang tidak dikenal. Kehidupan orang dewasa di AS umumnya meremehkan angka ini; kebanyakan hanya meyakini 6 persen dari anak-anak yang pernah didekati oleh orang tak dikenal.

Apa arti angka-angka ini bagi kita? Para orang tua perlu lebih memastikan bahwa anak-anak atau remaja mereka aman ber-internet. Rata-rata, menurut Norton Online Living Report, hanya sepertiga dari para orang tua di seluruh dunia yang menetapkan kontrol orang tua atau memantau penggunaan internet anak-anak mereka.

Apa yang banyak orang tidak sadari adalah bahwa komunikasi dengan orang lain secara online tersedia dimana-mana. Bahkan game online dipadukan dengan pesan singkat (instant messaging) dan chat (obrolan online) – begitu cepat sehingga kebanyakan orang tua tidak menyadari anak-anak mereka sedang berinteraksi dengan semua orang yang tidak dikenal.

Pendukung keamanan internet dari Symantec, sebuah perusahaan internet security, meyakini para orang tua tidak tahu menahu tentang apa yang dilakukan anak-anak mereka secara online, dan bahwa ada pembagi digital yang jelas antara para orang tua dan ‘kecerdasan dunia maya’ anak-anak mereka.

Untuk membantu memastikan bahwa anak-anak masih aman saat menjelajah internet, pastikan mereka mengikuti aturan-aturan berikut :

* Jaga kerahasiaan informasi pribadi
* Tolak permintaan pertemanan dari orang yang belum mereka kenal
* Waspadai orang yang tak dikenal yang ingin bertemu secara pribadi
* Laporkan perilaku apapun yang mencurigakan ke anda, ke website, dan polisi, bila perlu.

Komputer merupakan bagian dari kehidupan bagi kebanyakan anak-anak sekarang ini. Internet dapat menjadi tempat yang mendidik dan informatif, tapi ia juga dapat menimbulkan resiko dan mengancam keamanan anak-anak jika digunakan secara tidak benar. Adalah penting bagi para orang tua untuk menjadi terbiasa dengan internet guna menetapkan peraturan dan memantau penggunakan komputer anak-anak mereka.

Biaya internet yang semakin murah didukung beberapa terobosan yang dilakukan oleh pemerintah telah membuat internet semakin populer di setiap keluarga Indonesia.Tidak ada yang memungkiriHumbleisthepolice.org Internet telah menjadi sumber informasi bagi seluruh anggota keluarga. Di perkirakan dalam beberapa tahun kedepan pengguna Internet di Indonesia akan menembus angka 50 Juta Pengguna.

Banyaknya pilihan provider internet membuat koneksi internet menjelajah jauh masuk ke dalam banyak rumah keluarga Indonesia yang alhasil mempermudah pengenalan internet pada anak.

Akses informasi yang kaya tersebut harus disadari bagaikan pedang bermata dua, Internet merupakan sarana edukasi yang menyenangkan bagi anak, namun di satu sisi dapat juga menjadi akses bagi anak untuk mengetahui informasi yang tidak sesuai dengan umur mereka. Belum lagi kemungkinan anak untuk berinteraksi dengan orang asing yang tidak Ia kenal yang dapat membahayakan anak kita.

Banyak tips untuk melindungi anak kita dari hal-hal negative yang ada internet; berikut satu diantaranya yang dapat anda dapatkan dari situs FBI : A Parent’s Guide to Internet safety.

Dalam situs tersebut diinformasikan indikasi kemungkinan anak anda berada dalam bahaya penggunaan Internet :

* Anak anda mengabiskan waktu yang lama untuk online terutama di malam   hari
* Anda menemukan materi Pornography di komputer anak anda
* Anak anda sering melakukan / menerima panggilan telephone dari orang   yang tidak anda kenal dan sering diantaranya merupakan panggilan   jarak jauh
* Anak anda menerima hadiah, surat dari orang yang tidak anda kenal
* Dengan cepat anak anda mematikan monitor atau mengganti layar pada   saat anda mendekat.
* Menarik diri dari Keluarga
* Menggunakan account online yang bukan miliknya.

Apa yang harus anda lakukan untuk meminimalisir anak resiko anak anda akan bahaya di Internet :

* Komunikasikan secara terbuka akan bahaya yand terdapat di internet   termasuk eksploitasi seks.
* Sempatkan waktu bersama anak anda untuk mengetahui tempat-tempat   favorite mereka di Internet
* Tempatkan komputer di tempat terbuka dimana seluruh anggota keluarga   dapat mengakses dan melihatnya, jangan di kamar anak. Penyalahgunaan   internet terutama yang bebau pornograpy dan pelecehan sexual terhadap   anak akan sulit dilakukan jika ada anggota keluarga secara tidak   langsung turut mengawasi akses internet anak.
* Selalu kendalikan akses account online anak anda dan cek secara acak   email mereka.Informasikan pada anak akan hal ini dimuka secara   terbuka dan utarakan alasan kenapa anda melakukannya.
* Arahkan agar anak anda bertanggung jawab atas akses online mereka,   banyak hal-hal menarik selain chatting rooms.
* Usahakan agar anda juga memiliki pengetahuan akan fasilitas keamanan   dari komputer-komputer online yang sering diakses anak anda selain   dirumah.
* Mengertilah, meskipun anak anda memang berkenan untuk mengakses   ataupun terlibat akan hal-hal yang berbau pornography mereka   sebenarnya adalah seorang korban.
* Perintahkan anak anda untuk:
1. Jangan pernah bertemu tatap muka dengan orang yang mereka temui      secara online
2. Jangan pernah untuk memberikan photo mereka kepada orang yang      secara personal tidak mereka kenal atau pada forum layanan online.
3. Jangan pernah untuk memberikan data pribadi seperti alamat rumah,      sekolah, nomor telephone.
4. Mengunduh gambar / file dari sumber yang tidak diketahui karena      kemungkinan ada hal-hal yang berbau pornography.
5. Untuk tidak meresponse forum, posting yang bersifat menyerang,      menghina, dan sifat negatif lainnya.
6. Membuat anak anda mengerti bahwa apa yang ia dapat secara on-line      belum tentu kebenarannya.

Bahaya ada dimana saja dilingkungan sekitar anak kita. Dengan mendidik anak kita dan memberikan pengertian akan bahaya diinternet, mudah-mudahan kita dapat memastikan internet sebagai sebuah sumber informasi yang sangat kaya dan berguna bagi perkembangan mereka.

Mencetak Anak Cerdas dan Berprestasi

 

Setiap orang tua tentu ingin anak-anaknya tumbuh dan berkembang dengan baik dan sehat serta memiliki karakter yang baik serta memiliki akhlak dan moral yang tinggi. kita tahu manusia selain makhluk individu, juga makhluk sosial, aartinya manusia juga membutuhkan orang lain tak bisa hidup sendiri. Dalam upaya memperoleh bantuan dari orang lain itulah maka ada tata caranya, ada aturan-aturan agar tiap orang bisa mencapai tujuannya.

Aturan ini secara budaya akhirnya dikenal sebagai norma. Norma tersebut akan sampai kepada individu melalui 3 hal, yaitu sosialisasi, internalisasi, dan identifikasi. Ketiga hal tersebut dimulai sejak dini, sejak anak mulai berinteraksi dengan lingkungan. Bukankah sosialisasi terjadi saat anak mulai mengenal lingkungan di dalam maupun di luar rumah, tapi terutama lingkungan di dalam rumah karena itulah dasarnya. Saat itulah basic trust terbentuk. Dari bayi sampai usia setahun, ia mulai belajar dirinya berharga atau tidak. Di sini ia mulai mengembangkan bagaimana caranya agar ia eksis di lingkungannya.

Tentunya, untuk bisa eksis akan banyak tuntutan yang harus ia terima. Diantaranya aturan, baik yang tertulis maupun tidak. Namun bagi anak, tak masalah apakah aturan itu tertulis atau tidak. Yang penting, apa yang sampai kepadanya. Proses sampai kepada dirinya itu dinamakan internasilisasi. Selanjutnya, ia akan menyerap melalui proses imitasi dari orang-orang terdekatnya, yaitu figur-figur yang bermakna buatnya, entah ibunya, ayahnya, kakaknya, atau malah pengasuhnya. dari proses imitasi inilah muncul identifikasi, ia mencoba meniru apa yang dilakukan orang dewasa yang ia pilih dan punya makna buatnya. Biasanya figur tersebut adalah orang tua atau kakak.

Itulah mengapa, sejak anak mulai mengenal lingkungan pembentukan norma atau moral menjadi sangat penting. penanaman nilai-nilai moral ini akan lebih mudah terserap oleh anak bila dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Sampai nanti ia berusia 10 tahun, apa yang kita sampaikan akan membentuk sistem nilai tersendiri. Selanjutnya sistem nilai ini akan membentuk dalam dirinya hingga ia besar nanti.

Agar ia tahu aturan, kecerdasan moralnya harus dikembangkan, tentu secara bertahap. Mulailah dengan konsep boleh dan tak boleh, bukan konsep salah benar karena anak belum mengerti apa itu salah dan benar. Tapi kalau sesuatu boleh dan tak boleh dilakukan, akan lebih mudah diterima oleh konsep berpikirnya. Selanjutnya bila ia dimarahi karena melakukan hal yang tak boleh, barulah ia tahu bahwa itu salah.

Tapi jangan lupa, aturan harus jelas. Misal, “kakak tidak boleh meludah sembarangan”, kalau ia tanya “kenapa, Ma? jelaskan alasannya. Dari sini orang tua bisa masuk pada konsep sopan dan tak sopan. Dalam kultur Timur, konsep sopan dan tak sopan merupakan norma pertama, baru kemudian konsep benar dan salah. Namun begitu, jangan langsung katakan bahwa ia tak sopan karena ia tak bisa langsung menangkap apa itu sopan.

Jadi, penjelasannya harus secara kongkret dulu. Misal, “itu tidak boleh karena ludah mengandung kotoran.” Kendati secara kultur bukan karena kotorannya yang penting melainkan sopan dan tak sopan. Baru kemudian dilanjutkan “itu juga tidak sopan kalau kakak meludah sembarangan.” Dengan demikian, ia akhirnya akan mengaitkan bahwa yang baik dan sopan itu kalau tidak meludah semabarangan, hal ini kongkret untuk anak.

Contoh lain, “kakak tidak boleh lewat begitu saja di depan orang tua, itu tidak baik. Yang baik itu kalau lewat di depan orang tua, jalannya dengan menunduk, itu yang sopan.” ia akan mengaitkan bahwa yang baik dan yang sopan itu kalau lewat di depan orang tua dengan menunduk.

Jadi, jangan cuma asal melaeang tapi juga menjelaskan kenapa tidak boleh dan kenapa boleh, agar anak tak bingung. Disamping ia menyerap konse p boleh dan tak boleh untuk dikembangkan pada konsep benar dan salah. Bukankah kita hendak membenahi sistem nilai yang salah? jadi, ia perlu memperoleh penjelasan supaya tahu persis kenapa boleh dan kenapa tak boleh sehingga ia lebih menyerap.

Contoh lain lagi, saat bertamu. Terangkan dengan jelas, “Adek tak boleh berlarian kesana ke mari, itu tidak baik dan tak sopan dilakukan di rumah orang.” Terangkan pula apa yang boleh, misal “yang boleh dilakukan kalau di rumah orang adalah duduk, kalau dikasih minum bilang terima kasih. kalau adek minum, bilang permisi dulu itu namanya sopan.” Dengan demikian, konsep sopan santun dan boleh tidak ini akan mudah terserap olehnya.

Tentu memberi tahunya sebelum berangkat bertamu, menjelang situasi yang akan ia jumpai. jangan terlalu awal memberi tahunya, misal beberapa minggu sebelumnya, ia akan cepat lupa  tapi kalau sesaat sebelum pergi, ia akan mudah mengingatnya.

yang jelas, konsep norma harus terus-menerus diberikan kepada anak, hingga semakin hari semakin banyak konsep norma yang tertanam dalam dirinya.

Selanjutnya, bila ia melanggar hal yang tak boleh, harus ada konsekuensinya berupa hukuman, sebaliknya bila ia patuh, berilah pujian atau hadiah. dari sini ia belajar tentang konsep benar-salah. Bukankah dengan mendapat konsekuensi, ia jadi tahu bahwa sesuatu itu salah atau benar? kalau ia mendapat pujian karena tingkah lakunya, berarti apa yang dilakukannya itu benar. Tapi kalau tingkah lakunya itu mendapat hukuman, berarti ia salah.

Tentu perihal salah tidaknya perilaku si anak harus diberitahui orang tua. Misal, selama bertamu ia duduk dengan sopan dan manis, ia pun permisi dulu saat hendak main. Sepulang bertamu, kita harus menjelaskan “Tadi perilaku adek itu benar, Mama bangga karenanya. Nanti kalau bertamu lagi ke rumah orang lain harus seperti itu ya”! Dengan demikian, ia mendapat masukan langsung apa itu yang benar dan salah.

Kita pun bisa mengaitkan konsep benar-salah dengan konsep kejujuran,keadilan,persaudaraan,dan menghormati orang lain. Tinggal orang tua mau menanamkan konsep mana yang utama untuk anaknya. jadi, bila kita ingin si kecil punya prinsip yang kuat, menghargai orang lain, maka itulah yang harus terus-menerus secara konsisten ditanamkan kepadanya.

Hidup Tetap Sehat Menjelang dan Semasa Menopause

Health Today–Menapause adalah suatu fase alamiah yang akan dialami oleh setiap wanita dan biasanya terjadi di atas usia 40 tahun. Ini merupakan suatu akhir biologis dari siklus menstruasi yang tidak dapat dihindarkan oleh wanita manapun.

Seorang wanita dikatakan mengalami menopause apabila siklus menstruasinya telah berhenti selama 12 bulan. Berhentinya haid tersebut akan membawa dampak kesehatan, baik fisik maupun psikis.

Adapun akibat jangka panjang yang harus diperhatikan adalah osteoporosis (tulang keropos), penyakit jantung koroner, stroke, dan pikun. Bila kondisi ini dibiarkan, tentu akan mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup seorang wanita.

Salah satu cara untuk mengatasinya  dengan cara ilmiah tanpa menimbulkan resiko kanker payudara adalah dengan menkonsumsi Fitoestrogen yang merupakan estrogen alamiah yang berasal dari tumbuh-tumbuhan serta mengandung senyawa isoflavon yang memiliki khasiat seperti halnya hormon estrogen. Tumbuhan alami sumber sumber fitoestrogen yang saat ini telah diteliti di seluruh dunia adalah kacang-kacangan, kulit bengkuang, kedelai, Red Clover dan Black Cohosh.

Data ditemukan bahwa angka kejadian patah tulang dan penyakit jantung koroner pada wanita yang sering mengkonsumsi fitoestrogen, jauh l

Agar Anak Hobby Membaca

Buku adalah jendela pengetahuan, dari buku kita bisa memperluas wawasan dan pengetahuan. Namun, sayangnya tidak semua anak hobby membaca. Bagaimana supaya anak hobby membaca?

Kenalkan buku sedini mungkin
Biarkan anak memilih sendiri buku yang ingin dibacanya, biasanya anak-anak akan lebih senang dengan buku yang bergambar.

Bacakan buku yang dipilihnya dengan menarik
Usahakan berekspresi untuk membangun suasana yang lebih hidup sehingga anak merasa seolah olah berada dalam cerita tersebut.

Berikan contoh
Bila orangtua memberikan contoh gemar membaca, menyediakan bacaan yang memadai, maka niscaya anak akan menjadi hobby membaca

Next Page »

21 queries