ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 


Animea Pada Bayi

Anemia Pada Bayi
DEFINISI
Anemia adalah suatu penyakit yang ditandai dengan terlalu sedikitnya jumlah sel darah merah (eritrosit) di dalam darah.

PENYEBAB
# Anemia pada bayi baru lahir bisa terjadi akibat: Kehilangan darah
# Penghancuran sel darah merah yang berlebihan
# Gangguan pembentukan sel darah merah.

Hilangnya sejumlah besar darah selama proses persalinan bisa terjadi jika plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum waktunya (abrupsio plasenta) atau jika terdapat robekan pada tali pusar.
Bayi tampak sangat pucat, tekanan darahnya rendah dan sesak nafas.

Anemia pada bayi prematur biasanya disebabkan oleh hilangnya darah (karena pemeriksaan darah berulang untuk keperluan tes laboratorium) dan berkurangnya pembentukan sel darah merah.
Dalam keadaan normal, sumsum tulang tidak membentuk sel darah merah yang baru selama 3-4 minggu setelah bayi lahir. Anemia akan semakin memburuk karena laju pertumbuhan bayi lebih cepat dibandingkan dengan laju pembentukan sel darah merah yang baru. Tetapi bayi prematur biasanya tidak menunjukkan gejala-gejala anemia dan keadaan ini akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu 1-2 bulan.

Penghancuran sel darah merah terjadi pada:
# Penyakit hemolitik pada bayi baru lahir : sejumlah besar sel darah merah dihancurkan oleh antibodi yang dihasilkan oleh ibu selama janin berada dalam kandungan
# Bayi yang menderita kelainan bentuk sel darah merah, misalnya sferositosis (sel darah merah berbentuk sferis)
# Kelainan hemoglobin (protein pembawa oksigen di dalam sel darah merah), misalnya penyakit sel sabit atau talasemia
# Infeksi selama bayi berada dalam kandungan (misalnya toksoplasmosis, campak Jerman, penyakit sitomegalovirus, herpes simpleks atau sifilis).
Jika sel darah dihancurkan, hemoglobin diubah menjadi bilirubin. Kadar bilirubin yang tinggi di dalam darah (hiperbilirubinemia) menyebabkan sakit kuning (jaundice) dan pada kasus yang berat, bisa menyebabkan kerusakan otak (kern ikterus).

Anemia karena kekurangan zat besi bisa terjadi pada bayi berusia 3-6 bulan jika diberikan susu sapi atau susu formula yang tidak diperkaya dengan zat besi.

PENGOBATAN
Jika kehilangan darah terjadi selama proses persalinan, segera diberikan transfusi darah.

Jika penyebabnya adalah penghancuran sel darah merah yang berlebihan, dilakukan transfusi ganti, dimana darah bayi diganti dengan darah segar. Sel darah merah yang rusak, bilirubin dan antibodi dari tubuh ibu dibuang.

Pada anemia karena kekurangan zat besi diberikan zat besi tambahan.
Jika terjadi gejala anemia yang berat, dilakukan transfusi darah.

Tanda Dari Anemia Pada Bayi

Anemia pada orang dewasa dapat dengan mudah diidentifikasi sebagai mereka menunjukkan tanda-tanda yang jelas itu. Namun, hal yang sama tidak bisa dikatakan untuk bayi, yang jauh lebih rumit daripada orang dewasa. Hanya yang tajam dan jeli ibu dapat mengidentifikasi tanda-tanda klasik anemia pada bayinya dan dapat memberikan perhatian segera.

Tanda-tanda yang paling khas anemia pada bayi yang kelelahan, yang tidak aktif dan kulit pucat. Seorang bayi harus olahraga kulit bayi yang sehat yang memiliki kemilau alami. Pada bayi anemia, kemilau alam akan jelas tidak hadir dan pada kenyataannya bayi akan tampak agak kekuning-kuningan. Tanda-tanda lain seorang ibu harus mencari pada anemia bayi lekas marah, kehilangan nafsu makan, sakit atau bengkak lidah dan kuku rapuh. Juga, sangat mungkin bahwa seorang bayi menderita anemia mungkin tidak benar-benar menunjukkan gejala-gejala tersebut.

Apakah pada orang dewasa atau bayi anemia ini disebabkan karena kurangnya sel darah merah dalam tubuh. Karena kurangnya itu bagian tubuh tidak mendapatkan pasokan oksigen yang memadai. Tubuh manusia juga memerlukan besi adalah jumlah yang cukup untuk membuat hemoglobin dan kekurangan zat besi dalam tubuh juga dapat menyebabkan anemia. Hemoglobin adalah pigmen merah dalam darah yang membawa oksigen. Jika bayi tidak mendapatkan cukup zat besi, maka kemungkinan bahwa bayi tidak mempunyai cukup sel darah merah. Lebih dari bayi tumbuh anak-anak lebih rentan terhadap kekurangan zat besi karena tubuh mereka menembaki dengan cepat dan tubuh tidak sesuai dengan menaiki produksi sel darah merah. Suplemen zat besi tambahan dalam bentuk tonik akan membantu pertumbuhan anak-anak.

Kenali Tipe Anemia

VIVAnews – Anemia berasal dari bahasa Yunani yang artinya kekurangan darah. Pada dasarnya penyakit anemia disebabkan oleh kurangnya sel darah merah, atau kadar sel tersebut lebih rendah dari hemoglobin dalam darah.

Hemoglobin berfungsi membawa oksigen ke seluruh organ tubuh. Jika kadarnya menurun maka bisa berdampak serius pada kesehatan tubuh. Kenali tipe dari penyakit ini.

Anemia karena kekurangan zat besi

Ini adalah jenis anemia yang paling umum. Disebabkan oleh kurangnya jumlah zat besi dalam tubuh yang berdampak pada menurunnya kadar hemoglobin.

Aplastic anemia

Anemia jenis ini terjadi ketika produksi sel darah merah dari sumsum tulang kurang mencukupi kebutuhan tubuh. Kondisi ini juga ditandai dengan     ketidakmampuan tubuh untuk menghasilkan jenis sel darah.

Sickle-cell anemia

Untuk anemia ini disebabkan faktor genetik. Yaitu bentuk sel darah merah tidak normal, menyerupai bulan sabit. Sejumlah masalah akan timbul dari kelainan   bentuk sel darah merah ini.

Pernicious anemia

Anemia ini disebabkan tubuh kekurangan vitamin B.

Untuk perawatan anemia, sebaiknya Anda berkonsultasi dulu dengan dokter untuk mendapat diagnosa yang tepat. Selain itu, ada beberapa bahan alami yang bisa dikonsumsi, untuk mengtasi anemia Anda. Seperti, buah bit karena kaya akan zat besi, mineral dan vitamin. Bubuk kari dan teh dandelion juga bisa dikonsumsi karena kandungan zat besinya yang sangat tinggi.

Wanita lebih rentan terhadap gangguan anemia karena periode menstruasi. Untuk itu Anda perlu mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C dan vitamin B untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Gejala anemia ini antara lain lemas, cepat lelah, sakit kepala dan wajah tampak pucat. Jika Anda merasa bahwa Anda mengalami anemia, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

• VIVAnews

25 queries