ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 

[X]


Waspadai Hepatitis A

Hepatitis A merupakan infeksi yang endemis di masyarakat kita. Infeksi biasanya menyebar melalui makanan jajanan. Hal ini pastinya membuat orang tua ketar-ketir akan keamanan jajanan anak-anak di sekolah.

Hepatitis A adalah infeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Infeksi ini ditularkan melalui makanan dan minuman atau juga melalui kontak langsung. Hubungan seksual, khususnya secara anal dan oral, juga bisa menjadi penyebab penularan hepatitis A. Virus ini juga terdapat pada feses poasien yang terinfeksi. Virus ini tidak mudah untuk ditularkan hanya dengan bertemu di sekolah.

Pasien dengan hepatitis A biasanya mengalami mata kulit kuning dan urine yang berwarna kuning gelap. Gejala awalnya malah seperti flu, dengan sakit badan, mual, dan kadang disertai muntah, nafsu makan menurun, dan lemas. Pasien juga merasakan nyeri perut kanan atas. Ini tidak mengherankan sebab hati pasien hepatitis A memang akan meradang.

Adapun cara pencegahan Hepatitis A adalah sebagai berikut:

  1. Gunakan air bersih dan bahan makanan yang baik. Pilih bahan makanan segar. Proses memasak harus benar, cuci buah dan sayur dengan baik, serta tidak menggunakan bahan makanan yang mudah kedaluwarsa. Proses memasak harus benar.
  2. Biasakan menjaga kebersihan dengan cuci tangan sebelum masak. Alat-alat memasak dan alat makan harus dicuci bersih sebelum digunakan. Jangan lupa pula cuci tangan sebelum makan atau setelah keluar toilet.
  3. Pisahkan bahan makanan matang dan mentah menggunakan alat dapur dan alat makan yang berbeda serta simpan di tempat berbeda.
  4. Masak makanan hingga matang, terutama daging, ayam telur, dan seafood. Untuk daging dan ayam, pastikan sudah tidak berwarna pink, serta panaskan makanan yang sudah matang dengan benar.
  5. Simpan makanan di suhu aman. Jangan simpan makanan matang di suhu ruangan terlalu lama. Masukkan makanan ke dalam lemari es bila ingin disimpan. Sebelum dihidangkan, panaskan sampai lebih dari 60 derajat celsius. Makanan jangan terlalu lama disimpan di lemari es.

Langsing Seksi ala Feng Shui

VIVAnews - Feng Shui memiliki pengaruh kuat terhadap alam bawah sadar. Itulah sebabnya banyak orang memanfaatkannya memperlancar program diet.

Diet feng shui tidak membuat Anda pusing dengan perhitungan kalori. Pembatasan menu dilakukan melalui bentuk, warna, dan bahan makanan yang Anda konsumsi sehari-hari.

Jika penasaran, coba buktikan mengikuti beberapa tips diet feng shui untuk menciptakan tubuh ideal seksi dan sehat, seperti yang dipaparkan di laman Times of India berikut ini.

Makan di piring persegi
Piring hidangan berbentuk persegi lebih baik daripada piring bundar ketika Anda mencoba untuk menurunkan berat badan. Bentuk kotak dipercaya memancarkan kepuasan, sementara bentuk bundar mengundang rasa ingin tahu.

Ruang makan kalem
Warna-warna kalem dipercaya bisa meredam nafsu makan. Sedangkan warna-warna cerah dianggap merangsang nafsu makan. Jika Anda serius ingin menjalani diet ketat, ciptakan dapur atau ruang makan dengan warna-warna natural seperti coklat atau krem. Tapi jika Anda ingin meningkatkan nafsu makan, cobalah menghias dapur dan meja makan dengan dekorasi warna cerah.

Cermin di ruang makan
Cermin bisa membantu Anda tetap fokus. Menggantung cermin di sekitar ruang makan yang bisa terlihat jelas dari tempat duduk akan membuat Anda menyadari apa dan berapa banyak makanan yang akan Anda konsumsi.

Jam di meja makan
Pasang jam berdetik di area ruang makan. Ini akan mengingatkan Anda untuk memperlambat aktivitas makan dan membuat Anda lebih menikmati makanan, bukan sekedar nafsu terhadap makanan.

Piring lebih kecil
Untuk mengurangi ukuran makanan tanpa merasa kekurangan, gunakan piring yang lebih kecil.

Masak makanan sendiri
Ketika Anda meracik makanan sendiri, Anda bisa mengetahui ukuran yang pas untuk keluarga Anda. Praktisi feng shui bahkan percaya bahwa memasak mempromosikan kemakmuran keuangan.

Makanan penuh warna
Seperti apa makanan dengan nutrisi seimbang? Semakin banyak variasi warna makanan di piring Anda, semakin bergizi. Itu adalah kunci makanan seimbang. (pet)

• VIVAnews

‘+
‘+
‘+
”+
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.‘+

‘+
”+

‘+

);
clicked++;
$(“[id^=replyButton_]*”).click(function(){
var captchaCode = $(“[id^=captcha_code_]*”).val();
var textReply = $(“[id^=comment_2_]*”).val();
$.ajax({
type: “POST”,
url: “/comment/insertReply/”,
data: “captcha_code=” + captchaCode + “&comment_reply=” + textReply + “&parent_id=” + divId +
“&article_id=” + articleId,
success: function(msg){
$(‘#replyBox_’ + divId).remove();
$(‘#replyAlert_’ + divId).html(msg);
}
});

});
if(clicked==1){
$(“[id^=replyLink_]*”).click(function(){
$(‘#replyBox_’ + divId).hide();
});
}
});
});

$(“[id^=moreLink_]*”).click(function(){
var currentId = $(this).attr(‘id’);
var divIds = currentId.split(“_”, 3);
var divId = divIds[1];
var clicked = 0;
$(‘#moreBox_’ + divId).show(function(){
clicked++;
$.ajax({
type: “POST”,
url: “/comment/moreComment/”,
data: “parent_id=” + divId + “&article_id=” + articleId,
success: function(msg){
//$(‘#moreBox_’ + divId).html(msg);
$(‘#replyContent_’ + divId).html(msg);
//alert(msg + ‘-’ +articleId + ‘a’);
}
});
});
if(clicked==1){
$(“[id^=moreLink_]*”).click(function(){
//$(‘#moreBox_’ + divId).hide();
$(‘#replyContent_’ + divId).hide();
});
}

});
});


Mengolah Ikan Tanpa Mengurangi Nutrisinya

KOMPAS.com – Kandungan protein dalam ikan segar seperti salmon dibutuhkan tubuh, terutama untuk anak agar tumbuh berkembang lebih optimal. Asupan protein dibutuhkan 15-20 persen per harinya, dan komposisi ini juga berlaku untuk orang dewasa.

Mengenali sumber makanan, manfaat dan variasinya, bagi juru masak dan pakar kuliner sehat Chef Edwin Lau bahkan ada di urutan pertama dalam hal masak-memasak. Setelahnya, lakukan teknik memasak yang sehat tanpa tanpa digoreng dan dibakar. Lalu kreativitas akan membuat variasi makanan makin kaya.

Sayangnya, pengolahan sumber makanan dengan cara tertentu bisa menghilangkan kandungan gizinya. Untuk itu Edwin berbagi resep bagaimana mengolah ikan, agar kandungan gizi di dalamnya tidak hilang karena keliru memasaknya.

1. Makan mentah
Memakan ikan segar mentah lebih bernutrisi daripada dimasak, apalagi digoreng kering. Namun jangan sembarangan memilih ikan segar. Sebaiknya lengkapi pengetahuan memasak dengan berbagai informasi seputar bahan makanan. Termasuk cara beternaknya, dalam hal ini ikan misalnya. Lebih baik pilih ikan yang diternak secara organik.

2. Baiknya dipepes daripada digoreng

Menggoreng ikan dalam suhu tinggi atau membakar/memanggangnya di atas arang membuat nilai gizi pada ikan berkurang, bahkan hilang. Asap pada ikan bakar misalnya, berpengaruh terhadap penyerapan gizi atau nutrisi ikan itu sendiri. Sebaiknya pepes ikan agar kandungan protein terserap tubuh lebih optimal.

3. Daripada digoreng kering, lebih baik ditumis  

Menggoreng kering akan menghilangkan nutrisi pada ikan. Selain itu, menggoreng dengan minyak dengan suhu tinggi akan mengubah lemak PUFA (yang juga terkandung dalam ikan) menjadi lemak SAFA (lemak jenuh) yang berbahaya bagi tubuh dan sumber berbagai penyakit. Sebaiknya memasak ikan sebagai tumisan dengan api kecil dan tidak direndam minyak.

4. Jangan langsung bersentuhan dengan alat masak

Jikapun ingin menggoreng ikan, lapisi ikan dengan tepung roti untuk menyerap minyak. Dengan demikian ikan tidak langsung bersentuhan dengan alat masak ataupun minyak goreng.

C1-10

Editor: din


49 queries