Panduan Menu Makanan Bayi s/d Balita
Powered by MaxBlogPress 


Tips Makanan Sehat untuk Anak

Anak adalah karunia yang sangat luar biasa sehingga harus selalu dijaga dan dirawat dengan baik. Orang tua memang menjadi penjaga utama bagi anak – anaknya. Anak pada usia bayi dan balita tidak bisa mengurus dirinya sendiri. Di saat inilah para orang tua harus selalu mengawasi dan memberikan kebutuhan anak mereka. Banyak hal yang harus diperhatikan dalam mengurus anak yang masih kecil. Konsumsi makanan yang bergizi dan terjaga kebersihannya menjadi contoh kebutuhan anak yang harus diperhatikan. Ada banyak jenis makanan sehat yang bisa diberikan kepada anak kita. Makanan sehat yang diberikan akan berbeda – beda tergantung dengan kondisi dan usia anak. Inilah yang membuat orang tua harus jeli saat memilih makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh anak. Karena setiap anak membutuhkan perlakuan yang berbeda – beda, banyak orang tua yang merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan buah hatinya.

Untuk membantu para orang tua yang kesusahan ini, ada banyak sumber informasi yang bisa digunakan sebagai petunjuk mengatur konsumsi makanan sehat untuk anak. Ada banyak informasi tentang tips makanan sehat untuk anak yang bisa membantu para orang tua untuk menyiapkan makanan yang aman disajikan untuk anak mereka. Karena setiap anak membutuhkan asupan gizi yang berbeda, akan lebih baik jika anda memeriksakan kondisi tubuh anak anda. Selain itu, konsultasi dengan ahli gizi anak bisa menjadi acuan yang tepat agar anak anda mendapatkan asupan gizi yang paling tepat. Walaupun begitu, masih ad amasalah yang harus diselesaikan sedini mungkin. Beragamnya makanan anak yang dijual dipasaran membuat banyak orang tua harus waspada. Banyak diantara makanan tersebut yang mengandung zat – zat yang kurang baik untuk pertumbuhan anak. Anak – anak memang selalu tertarik untuk memakan makanan ringan yang kadang tidak baik untuk mereka.

Membaca artikel – artikel tips makanan yang sehat di situs online bisa menjadi hal yang berguna untuk para orang tua yang ingin menyajikan makanan yang tepat untuk anak mereka. Situs semacam ini memang mudah ditemukan di jaringan internet yang luas. Dengan bantuan dari mesin pencari online, situs ini akan bisa ditemukan dengan mudah. Dengan mengatur konsumsi makanan sehat untuk anak anda, anda akan bisa merasa lebih tenang dengan pertumbuhan buah hati anda. Sayur – sayuran dan buah – buahan segar menjadi bahan makanan yang sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh anak. Di Indonesia sendiri, makanan yang tergabung dalam makanan 4 Sehat 5 Sempurna menjadi contoh makanan dengan gizi yang lengkap dan seimbang untuk hampir semua anak. Kumpulan makanan sehat yang baik untuk tubuh ini bisa menjadi sumber tenaga baik untuk anak maupun orang tua agar bisa beraktifitas dengan lebih bersemangat.

Pendidikan Anak Usia 3 Tahun

Saat lahir ke dunia, anak belum memiliki kecerdasan yang diperlukan untuk bisa bertahan hidup. Inilah yang menjadikan bayi yang baru lahir membutuhkan perhatian dan pemenuhan kebutuhannya dengan baik. Anak yang mendapatkan perhatian secara penuh akan bisa mendapatkan kenyamanan dan kemudahan dalam bersikap. Hal ini sama dengan kecerdasan ada anak. Otak anak yang masih berusia balita memang belum banyak terisi oleh kecerdasan yang bermacam – macam. Kecerdasan anak akan bisa terbangun dengan lebih baik jika ditanamkan sejak dini. Menyadari hal ini, banyak orang tua yang memberikan sarana pembelajaran untuk anak mereka sejak dini. Selain bisa diberikan oleh orang tua, terdapat pula pendidikan anak usia 3 tahun atau balita yang disediakan oleh pemerintah. Pemerintah memang sudah menyadari bahwa pendidikan sejak usia dini akan sangat dibutuhkan untuk bisa meningkatkan kecerdasan anak di masa yang akan datang.

Program pemerintah yang dibuat untuk anak usia dini adalah program PAUD atau Pendidikan Anak Usia Dini. Hampir di semua kelurahan dan kecamatan yang ada di seluruh Indonesia telah dibentuk program – program PAUD yang bisa menjadi sarana pembelajaran untuk anak balita. Dengan metode belajar dan bermain, program PAUD yang ada di hampir seluruh pelosok Indonesia ini memang diakui sangat bermanfaat. Anak – anak yang berusia di bawah 5 tahun mulai diperkenalkan dengan barang – barang yang biasa digunakan sehari – hari. Program PAUD ini biasanya akan membawa anak – anak PAUD untuk mengunjungi tempat – tempat yang memberikan edukasi untuk mereka. Walaupun pendidik yang mengajar di PAUD adalah ibu – ibu PKK yang ada di lingkungan tersebut, namun tenaga ahli dari pemerintah tetap diterjunkan untuk memonitor semua kegiatan yang dilakukan pada program PAUD ini. Cara pengaturan ini diharapkan akan menjadikan PAUD semakin baik dan bisa membentuk tunas muda yang lebih baik.

Pada saat PAUD berlangsung, anak – anak akan dibiasakan untuk melakukan kegiatan sehari – hari sendiri. Penanaman nilai – nilai moral dan tata krama juga dilakukan pada saat pembelajaran PAUD ini berlangsung. Selain mendapatkan pendidikan dari PAUD, peranan orang tua setelah tiba dirumah juga akan mempengaruhi. Dengan mengulang kembali pelajaran yang sudah disampaikan saat PAUD di rumah, orang tua akan bisa membantu anaknya untuk meresapi pengetahuan baru yang diajarkan kepadanya. Anak – anak yang mengikuti program PAUD juga akan mendapatkan pmbelajaran kepribadian dan kepemimpinan. Mereka akan diajarkan untuk berani tampil dan mengemukakan keinginannya dengan baik. Diharapkan dengan pembelajaran kepemimpinan ini kelak anak – anak akan bisa menjadi orang yang berani dan berguna untuk nusa bangsa dan lingkungannya. Program pemerintah ini benar – benar sangat membantu para orang tua untuk bisa membuat anak mereka lebih bergaul dan memahami berbagai macam hal baru dengan cara yang menyenangkan.

Makanan untuk Anak Balita yang Cepat dan Bergizi

Makanan untuk anak balita pasti harus dipilihkan yang memiliki gizi tinggi namun banyak orang tua yang cukup kewalahan mengatur menu makanan sehat bagi sang buah hati yang menginjak masa penting pertumbuhannya ini. Banyak diantara para anak kecil khususnya yang masih berusia di bawah lima tahu yang susah sekali diajak berkompromi untuk makan makanan sehat. Wah, apalagi makanan sehat, karena banyak diantara anak-anak tersebut yang malah sangat susah mengkonsumsi jenis makanan apapun baik itu makanan sehat maupun makanan lainnya yang kandungan gizinya tidak terlalu bisa mencukupi untuk digunakan sebagai energi tumbuh kembang mereka. Disinilah diperlukan kecerdikan serta peran aktif orang tua untuk dapat memilih dan meyajikan menu makanan sehat yang membuat anak tertarik dan ingin segera memakannya.

Berikut ini ada beberapa jenis makanan untuk anak balita yang tentunya sangat sehat dan sangat diperlukan oleh buah hati Anda. Yang pertama adalah kacang hijau. Anda bisa dengan mudah membuatnya menjadi bubur kacang hijau dan jika Anda ingin menambahkan sedikit karbohidrat dalam menu simple ini, Anda bisa membuatnya dengan ketan hitam karena ketan hitam mempunyai rasa manis alami dan balita biasanya menyukai sesuatu yang manis. Kacang hijau juga merupakan solusi jitu untuk balita yang susah makan. Makanan untuk anak balita yang mengandung gizi tinggi lainnya adalah makanan yang berasal dari olahan buah-buahan.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Perkembangan Emosi pada Anak

Perkembangan emosi pada anak juga sebenarnya masih erat kaitannya dengan apa yang harus kita pelajari mengenai perkembangan anak usia 2-6 tahun secara keseluruhan dan perkembangan emosi pada anak juga merupakan salah satu poin penting yang perlu kita perhatikan dengan seksama. Hal ini dikarenakan banyak orang terutama orang tua, biasanya hanya menaruh perhatian yang besar pada apa yang tampak jelas di diri anak yaitu perkembangan fisik anak sebab perkembangan fisik anak dapat diukur dan dipantau secara langsung tanpa harus mengulik lebih dalam pada diri sang anak.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dengan seksama jika Anda ingin benar-benar mempelajari tentang perkembangan emosi pada anak karena tentu saja hal ini akan sangat lebih sulit jika dibanding ketika Anda hanya perlu mengamati perkembangan fisik anak yang jelas nampak. Perkembangan emosi anak sendiri sangat terkait erat dengan perkembangan aspek-aspek penting lainnya seperti perkembangan motorik dan juga perkembangan kognitif anak. Hal pertama yang perlu Anda cermati adalah, perkembangan psikologi khususnya psikososial Erikso ada pada 2 tahap dasar yang saling bertentangan. Yang pertama adalah rasa malu dan ragu-ragu vs otonomi dan yang terakhir adalah rasa bersalah vs inisiatif. Perkembangan emosi pada anak sendiri sebenarnya merupakan perkembangan perasaan yang bersifat psikologi yang diawali dari perasaan secara fisik.

Hal yang Perlu Dipelajari pada Perkembangan Anak Usia 2-6 Tahun

Jika Anda ingin mempelajari tentang perkembangan anak usia 2-6 tahun, paling tidak ada 3 hal dasar yang perlu Anda perhatikan. Yang pertama tentu saja adalah perkembangan anak-anak awal, yang kedua ialah tugas perkembangan masa anak-anak awal, dan yang terakhir adalah implikasi tugas perkembangan pada pendidikan. Tiga hal dasar merupakan hal-hal penting yang wajib Anda pelajari mulai dari sekarang. Tetapi mungkin hal yang paling mendasar dar ketiganya adalah poin pertama yaitu perkembangan anak-anak awal. Pada poin ini, Anda akan belajar hal-hal yang sangat penting seperti perkembangan fisik anak-anak usia 2-6 tahun, perkembangan intelektual pada masa kanak-kanak awal, perkembangan bahasa dan bicara sang anak, perkembangan social-emosional pada masa kanak-kanak awal, dan juga perkembangan moral mereka.

Mempelajari perkembangan anak usia 2-6 tahun yaitu usia awal perkembangan yang sangat riskan memang menjadi sesuatu yang susah-susah gampang bagi banyak orang terutama bagi para ibu-ibu. Kita harus benar-benar cermat dalam memantau perkembangan buah hati jika kita tidak ingin ada sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang seharusnya anak-anak usia tersebut alami. Hal yang paling gampang dipantau mungkin adalah perkembangan fisik anak-anak usia 2-6 tahun. Perkembangan fisik anak pada usia tersebut sebenarnya bisa dibagi lagi kedalam dua jenis yaitu perkembangan fisik secara harafiah dan perkembangan anak usia 2-6 tahun ditinjau dari segi motoriknya.

AGAR ANAK BERANI TAMPIL DI DEPAN AUDIENS

Gugup di depan audiens?? keringan mengucur, tubuh gemetar, tangan dingin dan berbagai gejala lainnya yang biasa dialami baik oleh orang dewasa maupun anak-anak yang “terpaksa” tampil didepan orang/umum untuk pidato sambutan, kompetisi menyanyi ataupun berpuisi di depan umum, kata-kata yang udah dihafalkan hilang begitu saja saat berhadapan dengan audiens (di depan orang banyak).

Sebenarnya hal itu tidak perlu terjadi jika saja kita mengenali sumber rasa takut dan gugup dan tau langkah-langkah utk mengatasinya, urusan tampil di depan umum erat kaitannya dengan kepercayaan diri. Sejak dini anak-anak bisa diasah kepercayaan dirinya agar berani tampil di depan umum, antara lain sebagai berikut :

  1. Buatlah persiapan materi tentang apa yang akan ditampilkan, banyaklah berlatih didepan cermin agar tau gaya dan penampilan kita bila tampil nanti, bila perlu ajak teman2 utk melihat latihan kita.
  2. Jangan sering disalahkan atau dihakimi karena ini akan membuat anak takut pada penilaian-penilaian terhadap dirinya.
  3. Kritik dibolehkan asala disertai solusi dan petunjuk tentang yang benar dan yang salah.
  4. Hargai anak dan hindari penilaian yang aneh dan buruk bagi anak.
  5. Latih anak untuk berani bersuara dan bicara.
  6. Libatkan dalam kegiatan-kegiatan bersama atau sosial karena dengan begitu ia terbiasa berinteraksi dengan banyak orang.
  7. Bila ingin tampil di depan umum biasakan selalu datang lebih awal agar anak bisa bersosialisasi dahulu dengan audiens atau teman-temannya, dengan mengenal audiens dan bersosialisasi dahulu itu akan mengurangi tingkat ketakutan anak, karena bila datang terlambat itu akan membuat anak jadi gugup dan tambah takut.

Semoga tips diatas bisa membangkitka rasa percaya diri pada anak kita, selamat mencoba…..

 

www.erobiznet.tk

 

Imunisasi MMR, Perlu atau Tidak?

 

Sampai saat ini masih sering terjadi pro dan kontra mengenai perlu atau tidaknya imunisasi Imunisasi MMR (Measles,Mumps Rubella). Imunisasi anjuran yang diberikan kepada anak untuk meningkatkan kekebalan aktif terhadap penyakit campak (measles),gondong (mumps) dan campak jerman (rubella). Sampai saat ini masih banyak terdapat pertimbangan para orangtua bahwa kasus anak menderita austime yaitu akibat reaksi setelah diberikan imunisasi MMR, atau anak yang diberikan imunisasi MMR sebelum bisa berbicara maka akan mengalami keterlambatan dalam berbicara. Informasi ini sungguh sangat membingungkan,apalagi kalau memang terbukti benar.

 

Sebenarnya penelitian mengenai keterkaitan autism dengan imunisasi MMR sudah banyak dilakukan. Di Inggris dan beberapa tempat lainnya dikatakan bahwa reaksi imunisasi MMR secara umum ringan, namun pernah dilaporkan kasus meningoensfalitis pada minggu 3-4 setelah imunisasi yaitu timbulnya reaksi klinis meliputi kekakuan leher, iritabilitas hebat, kejang, gangguan kesadaran, serangan ketakutan yang tidak beralasan dan tidak dapat dijelaskan, defisit motorik/sensorik, gangguan penglihatan, defisit visual atau bicara yang serupa dengan gejala pada anak autism.
(Andrew Wakefielddari Inggris melakukan penelitian terhadap 12 anak, ternyata terdapat gangguan Inflamantory Bowel disesase pada anak autism.)

Jeane Smith seorang warga negara Amerika bersaksi didepan kongres Amerika : kelainan autis dinegeri ini sudah menjadi epidemi, dia dan banyak orang tua anak penderta autisme percaya bahwa anak mereka yang terkena autisme disebabkan oleh reaksi dari vaksinasi. Sedangkan beberapa orang tua penderita autisme di Indonesiapun berkesaksian bahwa anaknya terkena autisme setelah diberi imunisasi

 

Rekomendasi Intitusi atau Badan Kesehatan Dunia

Dari hasil kajian ilmiah beberapa institusi atau badan dunia untuk bidang kesehatan yang independen, dikeluarkan rekomendasi untuk tenaga profesional agar tetap menggunakan imunisasi MMR dan thimerosal karena tidak terbukti mengakibatkan Autisme.

The All Party Parliamentary Group on Primary Care and Public Health pada bulan Agustus 2000, menegaskan bahwa MMR aman, dengan memperhatikan hubungan yang tidak terbukti antara beberapa kondisi seperti inflammatory bowel disease (gangguan pencernaan) dan autisme adalah tidak berdasar.
WHO (World Health Organisation), pada bulan Januari 2001 menyatakan mendukung sepenuhnya penggunaan imunisasi MMR dengan didasarkan kajian tentang keamanan dan efikasinya.

 

SIKAP KITA SEBAIKNYA

Bila mendengar dan mengetahui kontroversi tersebut, maka masyarakat awam bahkan beberapa klinisipun jadi bingung. Untuk menyikapinya kita harus cermat dan teliti dan berpikiran lebih jernih. Kalau mengamati beberapa penelitian yang mendukung adanya autisme berhubungan dengan imunisasi, mungkin benar sebagai pemicu. Secara umum penderita autisme sudah mempunyai kelainan genetik (bawaan) dan biologis sejak awal. Hal ini dibuktikan bahwa genetik tertentu sudah hampir dapat diidentifikasi dan penelitian terdapat kelainan otak sebelum dilakukan imunisasi. Kelainan autism ini bisa dipicu oleh bermacam hal seperti imunisasi, alergi makanan, logam berat dan sebagainya. Jadi bukan hanya imunisasi yang dapat memicu timbulnya autisme. Pada sebuah klinik tumbuh kembang anak didapatkan 40 anak dengan autism tetapi semuanya tidak pernah diberikan imunisasi. Hal ini membuktikan bahwa pemicu autisme bukan hanya imunisasi.

Penelitian yang menunjukkan hubungan keterkaitan imunisasi dan autism hanya dilihat dalam satu kelompok kecil (populasi) autism. Secara statistik hal ini hanya menunjukkan hubungan, tidak menunjukkan sebab akibat. Kita juga tidak boleh langsung terpengaruh pada laporan satu atau beberapa kasus, misalnya bila orang tua anak autism berpendapat bahwa anaknya timbul gejala autism setelah imunisasi. Kesimpulan tersebut tidak bisa digeneralisasikan terhadap anak sehat secara umum (populasi lebih luas). Kalau itu terjadi bisa saja kita juga terpengaruh oleh beberapa makanan yang harus dihindari oleh penderita autism juga juga akan dihindari oleh anak sehat lainnya. Jadi logika tersebut harus dicermati dan dimengerti.

 

Rekomendasi IDAI     

Sejauh ini Departemen Kesehatan RI belum memasukkan MMR ke dalam immunisasi wajib, sedangkan IDAI sudah memasukkannya sebagai imunisasi yang dianjurkan bersama cacar air, hepatitis A, hib, pneumokokus, influenza, tifus, dan HPV.
IDAI merekomendasi pemberian MMR pertama pada umur 15 bulan. Jika pada umur sembilan bulan belum diimunisasi campak, MMR bisa diberikan pada umur 12 bulan. MMR ulangan diberikan pada anak umur enam tahun (Pedoman Immunisasi IDAI, edisi ketiga; 2008).

IDAI menganjurkan agar MMR disertai pembekalan mengenai Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI) mengenai gejala, insiden, dampak, indikasi kontra, dan sebagainya. Imunisasi diberikan setelah orangtua anak mendapat informasi cukup dan menyetujuinya. Lebih dari itu pelaksanaan MMR tidak ada kaitannya dengan kemampuan berbicara anak.

MERANGSANG PENGALAMAN INTELEKTUAL BAYI DAN ANAK

Kecerdasan memang benar berasal dari faktor gen, tetapi selain itu keadaan lingkungan juga sangat membantu dalam mengembangkan kecerdasan anak. Lingkungan yang mendukung, menstimulasi, dan membiasakan anak untuk belajar akan membantu meningkatkan kecerdasan anak nantinya.

Banyak orang tua betanya-tanya “kapan pembelajaran untuk anak-anak mereka dimulai? apakah jika saya mengajarkan terlalu banyak hal kepada bayi saya, dia bisa menjadi bosan di sekolah nantinya?”…

Ayah…Bunda… abaikan segala pertanyaan itu, dan berikan sebanyak mungkin pengalaman belajar, dari masa bayi hingga seterusnya. Tapi ingat,,,memberikan pengalaman belajar kepada seorang bayi bukan berarti memaksanya untuk menghafalkan angka-angka atau warna-warna. Memberikan pengalaman belajar kepada seorang balita bukan berarti memaksanya untuk duduk manis di dalam kelas layaknya anak-anak usia sekolah.

Pengalaman belajar untuk bayi dan balita adalah dengan mengajaknya bermain, berkomunikasi dan berinteraksi sebanyak mungkin. Jika kita memotivasi anak sedini mungkin untuk melihat, mendengar, berfikir dan menemukan. Kita akan meningkatkan rasa ingin tahunya dan keinginannya untuk belajar lebih banyak lagi.

SEDIAKAN WAKTU 10-15 MENIT, DUA KALI SEHARI, UNTUK WAKTU BERMAIN YANG BERKUALITAS BERSAMA ANAK

  • Mainkan Cilukba di balik selimut atau bersembunyi di belakang kursi dan muncul kembali
  • Gerak-gerakkan sebuah boneka dan nyanyikan sebuah lagu hingga anak tertawa
  • Goyang-goyanglah mainan yang dapat mengeluarkan bunyi atau tamborin, pukulah sebuah drum dan liahatlah reaksinya.
  • Tiuplah gelembung sabun tinggi-tinggi ke udara untuk menstimulasi penglihatan, genggaman, dan koordinasi mata. (Mulai pada usia 5-6 bulan). Kegiatan ini juga menyenangkan dilakukan saat ia mandi.
  • Bangunlah dan runtuhkan balok-balok. Tumpuklah balok-balok itu lagi (mulai dengan tiga balok saat anak berusia 6-9 bulan) dan ajaklah anak anda untuk melakukan hal yang sama. Buatlah menara yang lebih tinggi untuk balita anda.
  • Bukalah dan tutuplah pintu di boks mainan; kemudian biarkanlah anak yang lebih besar atau balita anda untuk bereksplorasi sendiri.
  • Perkenalkan beragam jenis buku, begitu bayi anda dapat melihat dan berfokus, membalik halaman buku, menekan tombol pada buku musik, dan tak lama kemudian anak anda akan ”membaca” sendiri.

8 Tanda Pria Punya Masa Depan Cerah

KOMPAS.com — Apa yang Anda lihat ketika memilih pasangan? Pria yang berasal dari keluarga kaya dan terpandang? Jika tujuan hubungan Anda hanya saat ini, mungkin itu cukup. Namun, bila yang Anda cari adalah hubungan yang serius hingga ke pernikahan, ada kriteria lain yang sebaiknya Anda lihat, yaitu potensi kesuksesan dia.

1. Punya tujuan hidup
Ketika Anda bertanya apa tujuan hidupnya, ia akan menjelaskan secara rinci kepada Anda rencana jangka pendek dan menengahnya, apa yang ingin ia lakukan setahun mendatang, lima tahun, dan seterusnya.

Bahkan, ia menyiapkan rencana cadangan untuk mengantisipasi kegagalan. Tidak hanya menjawab, “Kita lihat saja nanti, jalani saja hidup ini seperti air mengalir.”

2. Mandiri
Ia tidak bergantung pada orang lain dan mengandalkan kemampuan sendiri dalam hal apa pun. Misalnya, sejak awal mula bekerja, ia menanggung sendiri biaya hidupnya tanpa bantuan orangtuanya. Pria seperti ini menunjukkan bahwa ia bertanggung jawab atas hidupnya dan hidup orang yang ia sayangi. Si dia juga tak pernah mengeluh mengenai pekerjaannya. Karena ia sadar, untuk mencapai kesuksesan, tentu dibutuhkan usaha dan kerja keras.

3. Hobi menolong
Anda tentu pernah mendengar ungkapan semakin banyak memberi, akan semakin banyak menerima. Percaya atau tidak, ungkapan ini memang ada benarnya. Jadi, bila pasangan termasuk pria yang ringan tangan membantu orang lain, Anda perlu berbangga hati mendukungnya. Sebab, ini akan menjadi bekal atau tabungan untuk menuju kesuksesannya di masa depan. Siapa tahu seseorang yang ia bantu saat ini berperan penting dalam kariernya di kemudian hari.

4. Bersahabat dan berwawasan
Sikapnya yang bersahabat ditambah dengan wawasan luasnya biasanya akan mudah mengambil hati banyak orang, termasuk saat melobi orang-orang penting yang berkaitan dengan kariernya. Pengetahuannya tentang berbagai hal termasuk berita-berita terkini akan membuat orang lain merasa nyaman berdiskusi dengannya. Semakin banyak orang tertarik padanya, semakin luas juga networking-nya. Kalau sudah begini, Anda tak perlu khawatir dengan kualitas diri yang dimiliki si dia, kesuksesan pun akan segera menghampiri.

5. “Family man
Pria yang bertanggung jawab dan menyayangi keluarganya biasanya adalah pria yang juga memerhatikan perkembangan kariernya. Ia akan selalu termotivasi meningkatkan karier lebih baik lagi untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Selain itu, pria tipe ini cenderung setia pada pasangannya sehingga ia bisa menyeimbangkan waktu dan pikirannya untuk Anda dan pekerjaannya.

6. Memiliki investasi
Saat ini gaji si dia tak bisa dibilang besar? Tak perlu khawatir selama ia bisa mengatur pendapatannya dan tak selalu kehabisan uang di tengah bulan. Apalagi bila ia termasuk orang yang jeli melihat peluang bisnis. Tak perlu terlalu besar, berangkat dari bisnis kecil-kecilan pun bisa mengantarkannya menjadi pengusaha sukses. Dukung sepenuhnya ketika dia memiliki keinginan untuk mencicil rumah atau berinvestasi dalam bentuk lain, seperti saham atau reksa dana. Karena ini menunjukkan si dia sangat memikirkan masa depan.

7. Realistis dan lurus
Meskipun si dia bersemangat meraih mimpinya, tetap amati bagaimana usahanya meraih impian, jangan sampai si dia menghalalkan berbagai cara yang justru bisa menghancurkan masa depannya. Ingatkan untuk tetap realistis dengan kemampuan  yang dimilikinya. Bila si dia ahli dalam bidang teknologi informatika, ia tak perlu memaksakan diri untuk menjadi seorang public relations karena tertarik melihat temannya yang sukses di bidang tersebut. Masing-masing orang kan memiliki kelebihan yang berbeda-beda.

8. Optimistis dan positif
Ia sangat tahu apa yang menjadi kelebihan dan kekurangannya sehingga ia selalu percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain ataupun ketika diberikan tanggung jawab baru. Ia hampir tak pernah berkata “tidak bisa” atau “malas deh melakukannya”. Ia selalu berpikir positif dan optimistis bahwa setiap tantangan yang datang pasti ada solusinya. Selain itu, ia juga terbiasa fokus dalam melakukan sesuatu sehingga tak cepat menyerah saat mengalami kegagalan.

(Majalah Chic/Bestari Kumala Dewi)

Editor: NF

Berterima Kasihlah pada Colin Farrell

KOMPAS.com – Pernah mendengar bagaimana Elizabeth Hurley atau Jude Law berbicara? Aih… kedengarannya santun sekaligus seksi. Hal ini disebabkan aksen bicara mereka; aksen orang Inggris konon memang yang paling enak didengar. Aksen Inggris juga paling mudah dikenali di antara aksen bicara orang-orang dari negara lain.

Mendengarkan aksen seseorang memang seringkali menarik bagi seseorang. Meskipun demikian, tidak semua aksen menarik bagi seseorang. Tak seperti Anda, teman Anda mungkin malah sebal mendengarkan Victoria Beckham berbicara. Mengapa bisa demikian?

Dari bawah sadar
Pasti ada unsur ilmiah mengenai warna suara, nada, resonansi dan desahan, juga pergeseran vokal dan suku kata yang diucapkan. Tetapi ternyata tidak, tidak ada alasan fisiologis mengapa satu aksen dapat terdengar menarik untuk satu orang daripada yang lain. Kecenderungan kita terhadap aksen tertentu lebih merupakan alasan psikologis dan budaya, demikian menurut Susan Tamasi, seorang sociolinguist di Emory University in Atlanta, Georgia.

“Semua itu ada hubungannya dengan estetika,” kata Tamasi. “Tidak ada unsur linguistik ketika kita mengatakan bahwa satu aksen lebih menarik daripada aksen yang lain.”

Respons terhadap suatu aksen, hingga mengaguminya, muncul akibat asosiasi positif atau negatif yang kita bentuk dengan aksen atau dialek tertentu. Aksen mengacu pada cara kata-kata diucapkan, sedangkan dialek mengacu pada pola bicara dan konstruksinya.

Di Indonesia, contohnya mudah saja. Logat dan cara bicara orang Tapanuli yang cenderung keras dan tegas membuat orang suku lain menciptakan kesan khusus mengenai karakter mereka. Hal yang sebaliknya terjadi ketika orang dari daerah lain mendengarkan dialek orang Jawa Tengah, mengesankan karakter yang lemah lembut. Namun, ini hanya contoh saja.

Berbagai persepsi semacam ini terjadi di banyak tempat. Di Inggris, aksen ala Ratu Inggris kerap diasosiasikan dengan tingkat sosial yang cukup tinggi dan kekayaan sistem sekolah Inggris. Itu sebabnya banyak orang asing mengaitkan orang Inggris dengan kecerdasan dan prestise. Padahal, sebenarnya belum tentu, kan? Di sisi lain, orang Amerika yang berbicara dengan aksen Selatan, sering mendapat karakteristik stereotip sebagai orang kampung yang tidak berpendidikan. Ah… kasihan sekali.

Peran media
Media memainkan peran besar dalam menciptakan asumsi mengenai aksen ini. Pasangan Javier Bardem dan Penelope Cruz makin menguatkan kesan orang Spanyol yang eksotis dan seksi setelah tampil bersama dalam Vicki Cristina Barcelona. Aksen orang-orang Jerman lebih terlihat setelah Heidi Klum sering nongol di berbagai acara, karena iklan-iklan mobil mewah buatan Jerman tak cukup memperlihatkannya. Meskipun banyak menggunakan aksen Amerika dalam film-filmnya, Colin Farrell dianggap paling menonjol ketika berbicara dalam aksen Irlandianya. Apalagi, aksen Irlandia dinilai paling susah ditiru.

Dalam hal politik, hal ini juga terjadi. Menurut pengamatan Tamasi, orang Amerika menyukai aksen orang Spanyol, tetapi tidak demikian dengan aksen Amerika Latin. Penyebabnya, kemungkinan karena adanya friksi mengenai masalah imigran. Sementara itu, orang Timur Tengah juga kehilangan “pesonanya” bagi orang Amerika karena berbagai kasus terorisme.

Tamasi menegaskan bahwa hal-hal tersebut lebih bersifat eksotisme. Kita pasti tertarik dengan apa yang berbeda dari diri kita sendiri, terpesona oleh sesuatu yang asing. Menghabiskan waktu dengan seseorang yang punya aksen berbeda rasanya melakukan sesuatu yang adventurous. Tidak terduga, dan sangat menyenangkan.

Lima aksen terseksi
Lalu aksen manakah yang terbaik? Tidak ada survei resmi yang mampu membuktikannya. Tetapi dari analisa Facebook groups dan forum online, lima aksen berikut adalah yang dianggap paling seksi oleh orang Amerika:
1. Inggris
2. Irlandia
3. Spanyol
4. Australia
5. Amerika Selatan

Karena bukan merupakan penelitian ilmiah, Anda boleh-boleh saja bila tidak setuju dengan hasil survei ini. Tetapi, adakah yang menurut Anda benar?

M05-10

Editor: din

Sumber: The Daily Mail

Next Page »

13 queries