ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 


Tips Merawat Bayi yang Baru Lahir

Merawat bayi baru lahir bukanlah hal yang gampang, apalagi jika Anda baru menjadi seorang ibu. Perasaan takut dan cemas sering menghantui Anda ketika melakukan perawatan bayi baru lahir. Namun sebaiknya Anda tidak perlu khawatir, karena Anda bisa mempelajari berbagai tips merawat bayi yang baru lahir dari berbagai sumber, misalnya buku, majalah, maupun internet. Hal ini dilakukan agar Anda siap merawat buah hati Anda dengan penuh cinta.

Bayi baru lahir harus mendapatkan perlakukan yang ekstra dari Anda agar ia bisa tumbuh sehat dan cerdas. Nah, perlakuan istimewa apakah yang bisa Anda lakukan pada bayi baru lahir ? simak tips merawat bayi yang baru lahir berikut ini :
– Berikan ASI untuk makanan utama bayi baru lahir
ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi baru lahir, karena mengandung colostrum dan zat-zat penting lainnya yang bagus untuk imunitas dan tumbuh kembang bayi.

– Menjaga kebersihan badan, pakaian, dan tempat tidur bayi.
Menjaga kebersihan badan bisa dilakukan dengan cara memandikan atau menyeka bayi dua kali sehari. Gunakan produk-produk khusus bayi yang aman, dari mulai sabun mandi, shampo, bedak, dan tissue basah. Untuk pakaian, pastikan dicuci terlebih dahulu sebelum dipakai.  Cuci pakaian bayi dengan detergen khusus bayi (cair) karena tidak menyisakan residu di pakaian yang menjadi penyebab iritasi kulit dan hindari penggunaan softener. Pastikan kamar tidurnya bersih dan sirkulasi udaranya berfungsi sempurna.

– Merawat tali pusat bayi baru lahir
Tali pusat bayi akan terlepas dengan sendirinya dalam waktu 4 hari, namun pada kondisi tertentu lepasnya tali pusat bisa lebih lama, yakni 1 bulan. Merawat tali pusat merupakan hal yang sangat sulit untuk ibu baru. Intinya, tali pusat harus dijaga kebersihannya agar bayi terhindar dari resiko infeksi. Berikut ini cara merawat tali pusat bayi :
1. Pastikan tali pusat dan daerah sekitarnya selalu kering dan higienis, agar terhindar dari infeksi dan jamur.
2. Hindarkan tali pusat dari kotoran bayi maupun air kencingnya.
3. Berikan perhatian khusus untuk tali pusat dengan cara mensterilkan tali pusat dengan kasa yang dibasahi alkohol 70% dari pangkal ke bagian ujungnya, kemudian bungkus dengan kasa yang dibasahi alkohol dengan rapi. Lakukan ini hingga tali pusat sudah kering dan lepas dengan sendirinya.

– Jaga kehangatan tubuh bayi
Bayi harus dalam kondisi hangat, karena ia masih berada dalam masa penyesuaian setelah beberapa bulan berada dalam kandungan ibu yang hangat. Untuk menjaga kehangatan tubuhnya, Anda bisa memakaikan bedong bayi, sarung tangan dan kaki, serta topi. Ada pendapat untuk menghangatkan bayi, maka bisa dipakaikan gurita? Hal ini tidak sepenuhnya benar, karena penggunakan gurita justru menyiksa bayi dan membuatnya susah bernafas. Namun jika ibu berniat menggunakan pada bayi, usahakan untuk tidak mengikatnya terlalu kencang.

– Perhatikan kuku bayi baru lahir
Kuku bayi baru lahir memang masih lembut dan tipis, sehingga membuat orang tua tidak tega untuk memotongnya. Namun, demi menjaga kesehatan bayi yang kadang suka memasukkan tangan ke dalam mulut dan agar kukunya tidak melukai kulitnya yang lembut, sebaiknya Anda memotong kuku bayi dengan alat pemotong khusus untuk bayi.

– Perhatikan pakaian dan popok bayi
Segera ganti pakaian apabila kotor atau lembab, begitupun dengan popoknya. Segera bersihkan daerah bokong dan kemaluan bayi setelah BAB atau BAK.

Demikian informasi tentang tips merawat bayi yang baru lahir, semoga bermanfaat bagi Anda semua.

Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir

Bagi ibu yang baru melahirkan untuk pertama kalinya, proses persalinan merupakan sebuah proses yang amat sangat “fantastis”. Berbagai perasaan membuncah di dada. Baik dari rasa lelah, senang, khawatir, takut, bahkan ada yang sedih. Di sisi lain, bayi yang baru lahir tentu memerlukan perawatan ibunya. Oleh karenanya, penting bagi ibu untuk segera memulihkan perasaan dan kesehatannya agar kesehatan bayi pun ikut terjaga. Bagi ibu, berikut ini ada beberapa hal yang bisa ibu lakukan untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi baru lahir.

Kesehatan ibu yang baru melahirkan bisa dipengaruhi oleh perubahan hormon, kelelahan secara fisik, perubahan psikologi, hingga perubahan peran. Bila tidak diatasi, ibu bisa saja mengalami baby blues syndrome. Hal ini tentu tidak baik bagi ibu dan bayi. Untuk mengatasi sindrom ini, ada baiknya ibu mengetahui terlebih dahulu gejala-gejala dan cara mencegah serta cara mengatasinya. Konsultasikan dengan suami mengenai peran baru ibu dan suami. Berikan waktu untuk ibu istirahat yang cukup agar tenaga pulih kembali. Dengan demikian, ibu dapat segera merawat dan menerima buah hati yang baru lahir.

Bagi ibu yang baru pertama melahirkan, kebingungan bisa saja terjadi mengenai apa yang harus dilakukan untuk merawat kesehatan bayi yang baru lahir. Bayi yang baru lahir memang nampak sangat rentan, namun sebenarnya yang bayi ini butuhkan hanyalah keberadaan sang ibu. Untuk langkah awal, saat bayi baru lahir, ibu bisa mengenali bayi secara mendalam. Jangan takut bila bayi menangis saat lahir, itu adalah hal yang justru sangat normal. Bila memungkinkan, lakukanlah IMD (Inisiasi menyusui Dini). Program ini sangat baik bagi kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Bayi dapat terhindar dari berbagai alergi, sedangkan ibu dapat merasa rileks dan santai dengan adanya bayi dalam pelukannya sesaat setelah ia melahirkan.

Untuk selanjutnya, yang dibutuhkan bayi adalah rasa nyaman dan kasih. Untuknya, ibu harus lebih banyak menyentuh bayi. Hal ini dapat membuat merasa bayi nyaman dan aman. Ibu juga bisa menggendong bayi dalam kadar yang secukupnya. Hal ini bisa membuat bayi merasakan kasih ibu. Bila ibu bingung cara menggendong yang benar, ibu dapat belajar dari suster atau nenek dari si bayi. Selain kenyamanan, ASI dan tidur adalah hal penting yang juga dibutuhkan oleh bayi. Untuk ASI yang menyehatkan, secara tidak langsung, ibu juga harus sehat. Sedangkan untuk tidur, ibu harus bisa memilih tempat yang nyaman dan aman untuk tidur si bayi.

Kesehatan ibu dan bayi baru lahir sangat penting, namun bukan berarti susah untuk didapatkan. Kunci utamanya adalah rasa percaya diri dari sang ibu. Bila sang ibu tidak takut dan tetap merasa positif, kelak, bayi dan ibu dapat menjalani hari-hari kebersamaan mereka dengan bahagia dan menyenangkan.

Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

Hamil adalah proses mengandung bayi dalam rahim yang hanya dapat dilakukan oleh para wanita. Pada saat hamil semua yang dikonsumsi ibu juga akan dikonsumsi oleh si buah hati yang ada di dalam kandungan. Maka dari itu perlu diperhatikan soal Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil. Disini kita akan sedikit mengulas apa sajakah yang disebut makanan sehat bagi ibu yang sedang dalam keadaan hamil. Agar ibu-ibu dirumah yang sedang hamil dapat mempraktekkannya demi kesehatan si calon buah hati.

Makanan sehat bagi ibu yang sedang dalam keadaan hamil dianjurkan yang memiliki banyak kandungan gizi. Aneka macam sup dapat dijadikan sebagai pilihan untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil. Seperti yang kita ketahui bahwa terdapat berbagai macam sup, mulai dari sup kacang-kacangan hingga sup daging. Varian sup dapat dikombinasikan, contohnya memasukkan sayur sayuran ke dalam sup daging. Alhasil selain protein hewani yang didapat ibu juga memperoleh vitamin dan protein nabati yang terdapat dalam sayu mayur. Selain sup, ibu hamil juga dapat mengkonsumsi salad baik salad buah atau salad sayur. Hal ini untuk mencukui kebutuhan vitamin dan protein hewani yang berguna untuk si buah hati yang ada dalam kandungan. Penggantian menu juga peru dilakkan secara berkala, utuk mengantisipasi kejenuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi makanan tertentu. Seperti yang kita ketahui ibu hamil sangat pilih-pilih makanan sehingga pemberian makanan bergizi yang bervariasi akan membantu ibu hamil untuk mau mengkonsumsi makanan bergizi. Sangat tidak diharapkan apabila ibu hamil merasa jenuh terhadap suatu makanan dan akhirnya membatasi diri untuk mengkonsumsi makanan lainnya. Hal ini dapt merugikan kesehatan ibu dan si buah hati.

Selain asupan gizi berupa makanan padat, ibu hamiljuga membutuhkan asupan gizi dari apa yang diminumnya. Sekarang makin banyak susu formula untuk ibu hamil yang dikatakan memiliki kandungan gizi yang baik untuk pembentukan otak sibuah hati. Namun para bu hamil tidak wajib untuk mengkonsumsi susu formula tersebut bahkan bagi yang sudah mengkonsumsi baiknya dibatasi. Karena mengingat susu formula adalah buata pabrik yang juga pasti mengandung bahan kimia. Lebih baik para ibu hamil mengkonsumsi susu alami.

Ibu hamil juga mengeluarkan juga mengeluarkan banyak tenaga karena seain harus membawa diri sendiri juga harus membawa si buah hati yang ada dalam kandungan. Untuk mengganti tenaga yang dikeluarkan, para ibu hamil disarankan mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat. Karbohidrat sebagai pembaru tenaga dapat ditemukan pada nasi. Lebih baiknya para ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi nasi merah. Karena nasi merah selain lebih banyak mengandung karbohidrat sebagai sumber energi, juga memiliki keunggulan lain daripada nasi putih. Salah satunya adalah sedikitnya kadargula yang terkandung didalamnya. Ini dapat mengurangi tingkat gula darah pada ibu yang sedang hamil yang biasanyah tingkat gula darahnya terbilang tinggi.

Tumbuh Kembang Bayi

Setiap pasangan suami istri selalu mendambakan hadirnya buah hati di dalam kehidupan mereka. Anak ibarat malaikat yang datang untuk mempererat tali cinta antara suami dengan istri dan juga makin menyatukan antara keluarga kedua belah pihak. Bahkan karena keinginan yg begitu kuat untuk memiliki anak, bermacam-macam usaha dilakukan pasangan suami istri. Mulai dari yang tradisional sampai yang paling modern. Namun sering kali besarnya keinginan untuk memiliki anak tidak dibarengi dengan pengetahuan yang cukup soal perkembangan anak dan cara merawatnya. Pada kali ini kami mencoba berbagi pengetahuan tentang perkembangan anak khususnya tumbuh kembang bayi 1 tahun.

Kita mulai dengan bayi yg baru dilahirkan. Bayi yang berumur 0 sampai 120 hari sangat amat sensitif dengan perubahan disekitarnya. Mulai dari perubahan cuaca hingga perubahan suhu. Hal ini dikarenakan semua organ tubuh bayi masih terlalu rentan. Mulai dari anggota tubuh yang paling luar yaitu kulit. Begitu rentannya kulit bayi yang berumur 0 sampai 3 bulan bahkan untuk memandikannya dibutuhkan sabun khusus. hal ini dilakukan agar kulit bayi tidak terjadi iritasi atau bahkan peradanganan. Selain kulit, rambut bayi yang masih terlalu muda ini juga sangat rentan. Karena jaringan rambut bayi masih terlalu tipis sehingga mudah kotor dan rontok sehingga Kulit kepala menjadi mudah dihinggapi debu dan kotoran.

Karena bayi masih terlalu muda dan anggota tubuh bayi masih belum optimal maka asupan gizi yang dibutuhkan bayi juga sangat banyak. Hal ini dikarenakan asupan gizi tersebut dibutuhkan untuk pembentukan sel dan jaringan yang membentuk organ tubuh yang optimal. Pemilihan makanan sebagai sumber gizi juga harus diperhatikan. bayi pada umur 0 sampai 3 bulan hanya dapat mengkonsumsi makanan cair atau lebih spesifik yaitu air susu ibu. Setelah usia 3 bulan ke atas barulah bayi dapat mulai diperkenalkan pada makanan padat halus. Setelah 5bulan ke atas bayi juga sudah diperbolehkan mengenal nasi yang dihaluskan atau berkuah.

Kesehatan bayi pada umur 0 sampai 3 bulan juga sangat amat rentan. Perubahan suhu yang drastis bisa membuat bayi gampang terserang penyakit. Selain perubahan suhu, kesehatan bayi juga dipengaruhi oleh kesehatan orang-orang yang ada disekitarnya khususnya yg paling dekat adalah ibunya. Sangat disarankan bagi ibu menyusui untuk menjaga kesehatan diri sendiri demi sang buah hati. Kesehatan lingkungan sekitar bayi juga ikut andil dalam mempengaruhi kesehatan bayi. Usahakan tempat dimana bayi beristirahat steril dari debu dan kotoran. Selain pencegahan dari luar, bayi juga membutuhkan pengebalan diri dari dalam. Caranya adalah melakukan pemeriksbn kesehatan bayi secara berkala kepada dokter anak. Selain itu mengikutkan bayi pada program imunisasi secara rutin.

Makanan untuk Anak Balita yang Cepat dan Bergizi

Makanan untuk anak balita pasti harus dipilihkan yang memiliki gizi tinggi namun banyak orang tua yang cukup kewalahan mengatur menu makanan sehat bagi sang buah hati yang menginjak masa penting pertumbuhannya ini. Banyak diantara para anak kecil khususnya yang masih berusia di bawah lima tahu yang susah sekali diajak berkompromi untuk makan makanan sehat. Wah, apalagi makanan sehat, karena banyak diantara anak-anak tersebut yang malah sangat susah mengkonsumsi jenis makanan apapun baik itu makanan sehat maupun makanan lainnya yang kandungan gizinya tidak terlalu bisa mencukupi untuk digunakan sebagai energi tumbuh kembang mereka. Disinilah diperlukan kecerdikan serta peran aktif orang tua untuk dapat memilih dan meyajikan menu makanan sehat yang membuat anak tertarik dan ingin segera memakannya.

Berikut ini ada beberapa jenis makanan untuk anak balita yang tentunya sangat sehat dan sangat diperlukan oleh buah hati Anda. Yang pertama adalah kacang hijau. Anda bisa dengan mudah membuatnya menjadi bubur kacang hijau dan jika Anda ingin menambahkan sedikit karbohidrat dalam menu simple ini, Anda bisa membuatnya dengan ketan hitam karena ketan hitam mempunyai rasa manis alami dan balita biasanya menyukai sesuatu yang manis. Kacang hijau juga merupakan solusi jitu untuk balita yang susah makan. Makanan untuk anak balita yang mengandung gizi tinggi lainnya adalah makanan yang berasal dari olahan buah-buahan.

Hal yang Perlu Dipelajari pada Perkembangan Anak Usia 2-6 Tahun

Jika Anda ingin mempelajari tentang perkembangan anak usia 2-6 tahun, paling tidak ada 3 hal dasar yang perlu Anda perhatikan. Yang pertama tentu saja adalah perkembangan anak-anak awal, yang kedua ialah tugas perkembangan masa anak-anak awal, dan yang terakhir adalah implikasi tugas perkembangan pada pendidikan. Tiga hal dasar merupakan hal-hal penting yang wajib Anda pelajari mulai dari sekarang. Tetapi mungkin hal yang paling mendasar dar ketiganya adalah poin pertama yaitu perkembangan anak-anak awal. Pada poin ini, Anda akan belajar hal-hal yang sangat penting seperti perkembangan fisik anak-anak usia 2-6 tahun, perkembangan intelektual pada masa kanak-kanak awal, perkembangan bahasa dan bicara sang anak, perkembangan social-emosional pada masa kanak-kanak awal, dan juga perkembangan moral mereka.

Mempelajari perkembangan anak usia 2-6 tahun yaitu usia awal perkembangan yang sangat riskan memang menjadi sesuatu yang susah-susah gampang bagi banyak orang terutama bagi para ibu-ibu. Kita harus benar-benar cermat dalam memantau perkembangan buah hati jika kita tidak ingin ada sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang seharusnya anak-anak usia tersebut alami. Hal yang paling gampang dipantau mungkin adalah perkembangan fisik anak-anak usia 2-6 tahun. Perkembangan fisik anak pada usia tersebut sebenarnya bisa dibagi lagi kedalam dua jenis yaitu perkembangan fisik secara harafiah dan perkembangan anak usia 2-6 tahun ditinjau dari segi motoriknya.

Tetap Trendi Meski Punya Anak

VIVAnews – Penampilan pascamelahirkan dan kehadiran bayi seringkali membuat para ibu serba salah. Banyak ibu lebih mendahulukan penampilan sang buah hati dan tak lagi menghiraukan gaya berpakaian mereka.

Peran sebagai ibu bukan berarti Anda tak bisa tampil trendi. Beberapa jenis pakaian yang tak merepotkan tugas sehari-hari tetap bisa mencerahkan keseharian. She Knows memberi petunjuk bagaimana seorang ibu bisa tampil memukau tanpa tampak seperti pengasuh.

Jeans Skinny
Skinny Jeans cocok digunakan untuk acara-acara malam. Sedangkan celana skinny model capri lebih sesuai digunakan saat siang hari. Kenaikan berat badan membuat para ibu kemungkinan membutuhkan jeans satu ukuran lebih besar. Jika mau, jeans skinny saat hamil lebih nyaman digunakan di bulan-bulan awal setelah melahirkan.

Agar bisa menyembunyikan kelebihan lemak, hindari skinny jeans dengan warna-warna terang. Pilih warna gelap yang menimbulkan kesan lebih langsing.

Celana Bermuda
Celana pendek atau celana bermuda bisa dipadukan dengan ikat pinggang besar. Gunakan celana pendek berstruktur dan sematkan ikat pinggang di tempatnya atau biarkan menjuntai di pinggul.

Agar makin kinclong, sepasang sandal besar atau sepatu berhak dan kalung membuat penampilan lebih menarik.

Kemeja floral
Kemeja motif floral atau nautika membuat penampilan ibu lebih segar. Bagi yang menyukai gaya konservatif, kemeja setengah lengan bergaris dengan celana pendek, kapri atau jeans berkaki lebar dengan sandal cantik dan ikat pinggang menjadikan ibu tampak gaya.

Perhiasan emas seperti kalung dan gelang mempermanis tampilan akhir. Dijamin, ibu dan buah hati sama-sama trendi. 

• VIVAnews

Gairah Tetap Menggebu Bagi Pasangan Sibuk

VIVAnews – Setelah seharian aktif bekerja di kantor seringkali membuat kita merasa sudah tak lagi punya daya maupun kemauan untuk berhubungan intim dengan pasangan. Akibatnya, suami atau istri tercinta bisa merasa tersinggung.

Bisa jadi tidur bersama tak lagi hangat oleh pelukan mesra, melainkan saling beradu punggung atau bahkan bisa berakhir dengan pisah ranjang.

Tak mau kan merasakan situasi demikian? Kuncinya adalah mengatur jadwal bercinta. Menurut pakar seks dan penulis buku “Sex in Marriage: Better Sex in Marriage.”, Christopher J. Gearon, membuat jadwal hubungan intim dengan suami atau istri merupakan elemen penting bagi kelanggengan perkawinan.

Praktekkan resep bercinta berikut ini agar hasrat bercinta Anda dan pasangan terus menyala, seperti dikutip About.com.

– Jangan sungkan-sungkan ungkapkan perasaan dan ide-ide Anda mengenai hubungan seks secara mesra, termasuk mengusulkan variasi jam untuk memulai bercinta. Tentu harus disesuaikan dengan jam pulang kerja agar kondisi fisik bisa siap.

– Jangan terjebak ke dalam perangkap pemikiran bahwa membuat jadwal hubungan intim lama-lama bisa bikin bosan.   

– Jangan egois! Hargai juga jadwal kerja atau keseharian pasangan. Namun, pastikan jadwal beraksi ‘nakal’ bisa pas satu sama lain sedikitnya dua kali sepekan.
 
– Kalau sudah punya anak, lihat juga jadwal kegiatan Anda dan atau pasangan dengan si buah hati.

– Jangan sengaja buat jadwal yang Anda atau pasangan tahu bakal tidak bisa dipenuhi karena ada kegiatan penting.

– Kalau bisa, cobalah sebulan sekali berduaan di rumah atau di tempat lain tanpa anak-anak. Metode ‘one-night stand‘ ini baik bagi kelangsungan perkawinan Anda dengan pasangan.

• VIVAnews

Tetap Romantis Usai Punya Anak

VIVAnews – Sejumlah pasangan kerap kehilangan suasana romantis setelah kehadiran anak. Mereka terlalu larut dengan kesibukan mengurus anak. Apalagi, jika mereka tak memanfaatkan tenaga pengasuh anak.

Padahal dengan manajemen rumah tangga yang baik, semua itu tak perlu terjadi. Setiap pasangan tetap bisa bermesraan tanpa mengabaikan kebutuhan buah hati. Simak beberapa tips yang dipaparkan di laman Your Tango berikut.

1. Menikmati pagi bersama
Pergunakan waktu luang saat anak belum terbangun di pagi hari. Luangkan waktu untuk menikmati kopi atau teh bersama pasangan. Anda juga dapat mengobrol sambil menyiapkan sarapan selagi buah hati belum bangun.

Waktu kebersamaan seperti ini dapat mendekatkan hubungan, selain keintiman di ruang tidur. Mengobrol dari hati ke hati dapat meredakan stres akibat pekerjaan di kantor dan permasalahan mengurus anak.

2. Asuh anak dengan rileks

Jangan merasa segala kerumitan mengurus anak berlangsung selamanya. Yakinkan diri bahwa anak pada saatnya akan semakin mandiri dan tak terlalu tergantung pada orangtua. Pikiran semacam ini akan membuat kehidupan lebih rileks. Jangan terlampau tenggelam dengan aktivitas mengurus anak.

3. Pikirkan hal berbeda
Sesekali, manjakan diri Anda dengan menginap di hotel. Anda pun terbebas dari pekerjaan rumah tangga dan memasak. Malam hari setelah anak tidur bisa Anda gunakan berdua untuk saling bermesraan.

Sesekali, rencanakan liburan romantis berdua seperti sebelum memiliki anak. Sempitnya waktu bermesraan justru akan membuat liburan lebih berkesan, karena masing-masing lebih menghargai dan menikmati waktu kebersamaan. Titipkan anak pada orang tua atau penitipan agar kalian memiliki waktu berdua. (umi)

• VIVAnews

Bugar dengan Aktivitas Seks Sehat  

TEMPO Interaktif, Jakarta -Banyak orang sepakat seks itu indah. Deni Amrizal, 28 tahun, misalnya. Pengusaha muda ini mengaku hidupnya menjadi lebih indah sejak menikah dua tahun lalu. Bersama istrinya, ia melakukan hubungan intim nyaris setiap hari. Hasilnya? “Setiap bangun pagi tubuh saya terasa segar,” ujarnya.

Namun, aktivitas rutinnya itu kini mulai berkurang sejak kedatangan si buah hati. Dalam sepekan, ia biasa bercinta tiga kali. Meski aktivitas seks itu berkurang, tidak mempengaruhi keindahan hari dan kebugaran fisiknya sehari-hari. “Karena sudah punya anak, jadi tidak apa-apa berkurang. Kasihan ibunya,” katanya terkekeh.

Ia mengenang kehidupannya saat sebelum menikah. Jadwal tidurnya tidak pernah teratur, sering begadang. Pola makan dan aktivitasnya pun tumpang tindih, tak pernah berolahraga. Sejak menikah, ia memiliki jam tidur yang teratur, plus bisa berolahraga tiap malam. “Bagi saya aktivitas seks adalah sama dengan olahraga,” katanya.

Dokter spesialis kandungan dan konsultan seks, Boyke Dian Nugraha, tidak membantah pernyataan bahwa seks disamakan dengan aktivitas olahraga. Bahkan bisa lebih menyehatkan karena secara psikologis seks itu menyenangkan. “Satu kali melakukan hubungan seksual, sama dengan naik turun tangga setinggi tiga lantai,” katanya, Selasa lalu.

Aktivitas seks selama 13 menit, ia melanjutkan, bisa membakar sekitar 85 kalori lebih. Meski jumlah ini sedikit, bila dikumpulkan dalam setahun kalori akan terbakar sebanyak 3.570 kalori, dengan asumsi seks dilakukan tiga kali dalam sebulan. Jumlah ini cukup untuk menurunkan setengah kilogram berat badan. Jika bercinta rata-rata selama satu jam, satu kilogram berat badan mungkin bisa diturunkan dengan 21 kali aktivitas seksual.

Berhubungan seks juga mampu meredakan stres. Peneliti dari Skotlandia dalam riset yang dipublikasikan jurnal Biological Psychology menyimpulkan, salah satu manfaat utama seks bagi kesehatan adalah menurunkan tekanan darah dan meredakan stres secara umum. “Orang yang melakukan aktivitas seks dapat mengatasi stres lebih baik ketimbang mereka yang tidak,” tulis jurnal tersebut.

Aktivitas seks juga mampu menyehatkan jantung dan pembuluh darah. Dalam riset yang dipublikasikan jurnal Epidemiological and Community Health, para ahli mengungkapkan, seks rutin membebaskan seseorang dari ancaman stroke. Peneliti juga mengungkapkan, berhubungan seks sekali atau dua kali seminggu dapat menurunkan risiko serangan jantung fatal hingga 50 persen pada pria, dibanding mereka yang melakukan seks kurang dari sekali dalam sebulan.

Aktivitas seks juga merupakan obat penenang paling aman di dunia. Sebab, menurut Boyke, saat seseorang mengalami orgasme, tubuh juga mengeluarkan hormon endorfin. Hormon ini memberikan efek rasa nyaman dan nikmat secara alami dari dalam tubuh. Kemampuannya, kata dia, seratus kali lipat dari efek morfin. “Tapi seks tidak mengakibatkan kecanduan, berbeda dengan morfin yang malah merusak tubuh,” katanya.

Boyke menyebut, yang utama, aktivitas seks sehat adalah ketika dilakukan dengan dasar cinta. Apalagi bila dilakukan dalam ikatan perkawinan. Dengan perkawinan dan dalam ikatan cinta, katanya, terdapat emosi yang mampu menambah kekuatan batin kepada dua pasangan untuk beraktivitas keesokan harinya. “Seks akan sangat indah bila dilakukan atas dasar cinta,” katanya.

Selanjutnya, seks yang sehat adalah seks yang dilakukan dengan tidak langsung dan terburu-buru. Juga dilakukan dalam suasana yang nyaman. Karena itu, Boyke sangat menganjurkan kedua pasangan untuk melakukan pemanasan. Foreplay akan sangat membantu menstimulasi gairah seks dan meningkatkan aliran darah ke seluruh organ tubuh, termasuk penis, vagina, dan klitoris. “Tunjukkan rasa perhatian kepada pasangan dengan saling menyentuh,” katanya.

Setelah itu, seks dilakukan dengan variasi dan teknik-teknik yang aman. Boyke tidak menganjurkan teknik seks secara menggebu-gebu sehingga melakukannya dalam posisi yang berbahaya. Ia tidak menyangkal ada kecelakaan saat berhubungan intim, seperti terkilir. “Santai saja, lakukan dengan teknik dan variasi yang nyaman,” katanya.

Mustafa Silalahi

12 queries