13.11.2010
Clement sudah melewati 10 hari di NICU, dan perkembangannya cukup menggembirakan
Berat badannya sudah mulai naik menjadi 1.78kg, pusernya juga sudah lepas pada tanggal 10/11/2010 jam 12.00, minumnya per 3 jam juga sudah mulai meningkat, dulunya cuma 5 cc, sekarang sudah menjadi 32 cc, dan suster-suster di ruang NICU mengenalnya sebagai bayi yang cepat sekali lapar, karena sebelum jam minum susu, Clement pasti sudah menangis duluan untuk minta jatah susunya
Diluar perkembangannya yang luar biasa itu, ada beberapa hasil yang sempat membuat kita kuatir juga, dari hasil pemeriksaan jantung, dokter menemukan 3 lubang di dinding jantungnya dan masih mencurigai 1 lagi, namun mereka belom bisa memastikan lubang yang terakhir karena dibutuhkan alat yang lebih besar untuk memeriksanya, sehingga harus menunggu Clement keluar dari NICU baru bisa dilakukan tes jantung yang menyeluruh.
Namun melihat perkembangannya yang luar biasa dalam beberapa hari ini, kami memiliki keyakinan bahwa Clement akan sanggup melewati semua ini
Cia yoo Clement!!
Bahaya Film Komedi Romantis
VIVAnews - Film komedi romantis adalah genre film yang banyak disukai kaum hawa. Ceritanya yang lucu dan romantis memang sangat menghibur. Tetapi, hiburan selama 90-120 menit tersebut ternyata bisa berdampak negatif pada hubungan cinta Anda dan pasangan. Hal itu menurut survei yang dilakukan pada 1.000 warga Australia.
Dari hasil survei diketahui hampir setengah partisipan mengungkap akhir cerita bahagia dari film komedi romantis telah merusak pandangan mereka tentang hubungan yang ideal. Satu dari empat responden mengatakan sekarang mereka ‘dipaksa’ untuk mengetahui apa yang dipikirkan pasangan.
Sedangkan, satu dari lima responden wanita mengharapkan bisa menerima hadiah atau bunga dari pasangan tanpa alasan istimewa.
“Percintaan dalam film komedi romantis menjadi isu universal bisa membuat wanita ‘kecanduan’ terhadap pemikiran ‘hidup bahagia selamanya’. Masalahnya, hal itu dapat memberikan dampak buruk yang mempengaruhi pandangan seseorang tentang hubungan sebenarnya dalam kehidupan nyata,” kata Gabrielle Morrissey, konselor hubungan asal Australia seperti dikutip dari NY Daily News.
“Hubungan cinta yang sebenarnya membutuhkan usaha dan kompromi. Hal itu lebih dibutuhkan daripada sebuket bunga atau hadiah sebagai tanda cinta,” katanya menambahkan.
Survei tersebut dilakukan oleh Warner Home Video sebagai peluncuran film “Valentine’s Day” dalam kemasan DVD.
Baca juga: 10 Hal yang Bikin Pria Makin Cinta
• VIVAnews
Wanita Habiskan Rp227 Jt untuk Beli Sepatu
VIVAnews - Saat membersihkan almari, apakah Anda menemukan tumpukan alas kaki yang sudah tak terpakai? Apakah Anda menemukan sepatu flat, sepatu hak tinggi, atau sandal, yang teronggok meski baru sekali dikenakan?
Tumpukan alas kaki yang sudah tak terpakai itu menandakan gejala impulsif pada wanita saat melihat sepatu dengan model menarik di pusat perbelanjaan. Kira-kira, berapa besar uang yang dihabiskan wanita untuk membeli sepatu sepanjang hidupnya?
Sebuah survei yang dilakukan sebuah perusahaan asuransi Inggris GoCompare.com terhadap 3.000 wanita menemukan, mayoritas wanita menghabiskan hampir US$25ribu atau sekitar Rp227 juta untuk berbelanja sepatu.
Jajak pendapat yang dikutip dari Shine menjelaskan, wanita rata-rata memiliki sekitar 19 pasang sepatu di almari pakaian mereka. Pembelian sepatu tanpa ditemani ibu untuk dimulai pada usia 14 tahun. Rata-rata, wanita membeli tujuh pasang sepatu per tahun atau mencapai 469 pasang sepatu selama sisa hidup mereka .
Wanita yang lebih dewasa menghabiskan rata-rata US$53 atau Rp480 ribu per pasang atau sekitar US$370 setara Rp3,4juta per tahun. Selama periode 67 tahun, wanita akan menghabiskan uang untuk membeli sepatu US$24,8 ribu.
Berapa jenis sepatu dan alas kaki yang dimiliki seorang wanita? Rata-rata, seorang wanita memiliki hingga belasan pasang sepatu. Biasanya, mereka memiliki sedikitnya tiga pasang sepatu resmi, enam pasang sandal jepit, sandal, sepatu flat atau wedges, dua pasang sepatu kerja dan empat pasang untuk malam hari dan acara tak terduga.
Dari hasil jajak pendapat, ditemukan juga beberapa fakta unik tentang sepatu, yaitu:
- Empat dari 10 wanita yang disurvei menilai wanita lain berdasarkan sepatu yang dikenakannya.
- Lebih dari setengah wanita mengaku membeli sepatu baru tanpa memikirkan alasannya atau menyesali pembelian sepatu tersebut.
- Satu dari empat wanita merahasiakan mengenai pembelian sepatu mereka dari pasangan, karena menganggap pasangan tidak memahami alasan membeli sepatu.
(umi)
• VIVAnews
Agar Eksis di Dunia Fashion
TEMPO Interaktif, Memasuki industri fashion tak hanya cukup berbekal kemampuan merancang busana. Tapi juga diperlukan manajemen agar mampu menjaga kesinambungan karier di bidang ini. Selain itu, menunjukkan karya tak cukup dalam satu-dua kali pergelaran, melainkan terus-menerus. Mereka yang punya cita-cita menjadi perancang besar harus memahami hal itu.
Musa Widyatmojo dan Deden Siswanto pun berbagi pengalaman tentang suka-duka menjadi perancang. Musa, yang telah 20 tahun memilih karier di bidang ini, mengatakan, dibutuhkan keberanian untuk terjun ke dunia fashion. Ia sendiri memulai kariernya sebagai penjahit dengan menggunakan kamar tidurnya, lalu pindah ke garasi, hingga punya perusahaan di bidang fashion.
Laki-laki kelahiran Jakarta, 13 November, 45 tahun lalu, itu mengaku sudah punya minat sejak kecil. Namun saat itu ia hanya bisa mengagumi pakaian yang menurut dia indah dilihat. Kemudian ia mulai membayangkan memodifikasi pakaian-pakaian yang ia lihat itu. “Saya cuma bisa berimajinasi, karena tidak bisa menggambar,” kata Musa dalam seminar “How to Enter Fashion Industry” dalam Jakarta Fashion and Food Festival di Jakarta, Rabu dua pekan lalu.
Bagi Musa, tak mudah mengawali karier. Selain harus punya keberanian, harus mau belajar dan terus memperbaiki, memiliki komitmen, serta berpikir di luar jalur. “Tidak perlu banyak teori, mulai saja,” ia melanjutkan. Menurut dia, umumnya mereka yang memiliki minat dalam bidang fashion sering terkungkung ketakutan, sehingga tidak pernah bisa memulai.
Takut karena tak punya modal besar, takut tidak bisa mendapatkan pasar, dan masih banyak ketakutan lain.
Musa mengaku mengawali kariernya dari tidak punya apa-apa. Namun berkat kerja keras, kariernya bisa berkembang. Kini ia sudah menuai hasil. Sebagai contoh, dari hasil membuat konsep saja, ia mendapat bayaran Rp 150 juta. Ia telah dipercaya oleh berbagai perusahaan besar untuk merancang seragam.
Selain itu, kemampuan manajemen sangat penting. Sebab, bagaimanapun karya-karyanya itu perlu dijual. Perancang juga perlu tetap menjaga komitmennya agar mampu bertahan di industri fashion. Para perancang muda sering kali terbawa “nafsu” membuat pergelaran perdana secara mewah di hotel-hotel berbintang, tapi setelah itu tenggelam.
Perancang Deden Siswanto, yang telah berkarier selama 11 tahun, juga berbagi ilmu tentang bagaimana menjadi perancang yang eksis. Menurut dia, tidak ada patokan apakah ilmu harus didapat dari sekolah formal atau otodidak. Pada awal kariernya, Deden pun hanya bermodal nekat dengan kemampuan di bidang fashion hasil kursus di sana-sini.
Awalnya, ia bekerja sebagai tukang jahit yang tidak tahu bagaimana menghadapi pelanggan. Deden, yang sudah memiliki label sendiri, juga mengaku sempat bingung bagaimana memulai menjadi perancang. Namun ia mampu belajar hingga kemudian bisa menghitung harga karya-karyanya untuk dijual.
Yang pasti, ia berpesan, perancang harus berfokus sejak awal, dari menentukan jenis pakaian, apakah yang siap pakai atau couture. Kemudian memilih pasar, agar jelas segmennya, serta selalu mengikuti perkembangan tren terbaru. “Setiap perancang pasti pernah menghadapi masa-masa sulit.”
Ia memberikan apresiasi kepada para perancang muda yang bermunculan saat ini. Menurut dia, karya-karya mereka sangat kreatif. Namun ada yang lebih penting dari itu, yakni apakah mereka mampu bertahan atau tidak terimbas dari industri fashion. Ini hal tersulit yang dihadapi para perancang dalam memulai kariernya. | AQIDA SWAMURTI
Penyakit Mengintai di Balik Rambut Rontok
VIVAnews – Kerontokan rambut merupakan salah satu masalah penampilan yang bisa mempengaruhi kepercayaan diri, memicu stres dan depresi. Kerontokan rambut banyak diakibatkan dari hasil mewarnai dan menata rambut selama bertahun-tahun.
Namun, selain diakibatkan perawatan rambut yang salah dan penuaan secara alami, keadaan rambut juga memperlihatkan kondisi kesehatan tubuh. Penyakit seringkali menyebabkan rambut menjadi kusam, rusak dan rontok.
Ada beberapa penyakit yang kemudian mempengaruhi ketebalan rambut seperti dimuat dalam Daily Mail. Untuk mengetahuinya lebih jelas, segera konsultasikan kepada dokter.
1. Anemia
Tubuh membutuhkan besi untuk memproduksi sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi menyebabkan anemia, sehingga semakin sedikit oksigen dibawa ke kulit kepala. Akibatnya, folikel rambut kekurangan oksigen, dan secara bertahap mengakibatkan kerontokan. Rambut yang tumbuh pada penderita anemia biasanya lebih tipis sehingga memperlihatkan kulit kepala.
Gejala lain anemia antara lain kulit pucat, lesu dan kelelahan. Suplemen zat besi dapat membantu. Kekurangan Vitamin C, konsumsi kafein dan alkohol juga dapat menghambat penyerapan zat besi. Agar rambut tumbuh lebat secara alami, dianjurkan minum segelas jus jeruk setiap hari serta mengurangi konsumsi kafein dan alkohol.
2. Gangguan pola Makan
Gangguan makan mempengaruhi siklus pertumbuhan rambut akibat asupan makanan berkurang, sehingga membuat aliran darah ke kulit kepala melambat. Akibatnya, rambut kusam dan menipis. Penurunan berat badan secara drastis atau membatasi asupan kalori agar berat badan rendah memungkinkan rambut menjadi tipis dan kusam.
Untuk meningkatkan kesehatan rambut dan mencegah rambut rontok, sebaiknya makan diet seimbang dengan asupan banyak protein. Rambut terbuat dari protein dan sangat dianjurkan untuk makan protein saat sarapan. Karena pada waktu ini, protein pada rambut menncapai tingkat terendah. Selain itu, pastikan diet kaya vitamin terutama kompleks B, seng dan asam lemak esensial.
3. Sindroma ovarium polikistik
Sindrom ovarium polikistik (PCOS) pada wanita disebabkan kelebihan hormon pria yang memicu penipisan rambut di bagian depan dan atas kepala. Hal ini berlaku pada penderita PCOS dengan kebotakan genetik di keluarga.
Kondisi yang sama menyebabkan peningkatan pertumbuhan rambut pada wajah dan tubuh. Obat untuk mengurangi hormon pria akan membantu pertumbuhan rambut. Pijatan di kepala untuk meningkatkan aliran darah membantu mempertebal rambut.
4. Amandel
Tanda pertama dari gangguan tiroid bisa berupa kerontokan rambut. Hormon tiroid yang terlalu banyak atau terlalu sedikit dalam tubuh mempengaruhi metabolisme dan siklus pertumbuhan rambut. Obat-obatan dan pijat dapat membantu mengurangi kerontokan rambut.
5. Stres
Stres menyebabkan rambut beruban lebih cepat. Hormon yang dilepaskan tubuh selama stres mempengaruhi penyerapan vitamin B yang dibutuhkan untuk pigmentasi. Stres juga menyebabkan alopesia yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Alopesia akan merontokkan segumpal rambut di kepala sehingga menimbulkan kebotakan kecil.
Selain menangani penyebab stres, mengasup suplemen B-kompleks membantu mengatasi masalah uban prematur. Adapun alopesia dapat diobati dengan berbagai cara, termasuk steroid atau terapi sinar UV. Namun pada beberapa kasus, rambut akan tumbuh secara alami. (umi)
• VIVAnews







