Panduan Menu Makanan Bayi s/d Balita
Powered by MaxBlogPress 


Perlengkapan Persalinan

Bagi ibu hamil yang akan melahirkan, maka satu hal yang tak boleh luput dari perhatian dan harus segera untuk disiapkan adalah perlengkapan persalinan. Perlengkapan untuk persalinan ini adalah barang yang akan diperlukan bagi ibu ketika akan menghadapi masa persalinan termasuk pada saat melahirkan.

Selain hal itu, perlengkapan persalinan juga menyangkut semua barang yang akan dibutuhkan oleh bayi segera setelah ia berhasil dilahirkan oleh si ibu ke dunia. Jadi ang dimaksud dengan perlengkapan untuk persalinan ini adalah menyangkut segala hal yang akan dibutuhkan oleh ibu dan juga bayi mendekati masa persalinan.

Bagi si ibu, perlengkapan persalinan yang ia butuhkan adalah beberapa potong baju yang ia kenakan saat mengalami kontraksi ataupun saat akan melahirkan si bayi. Karena tentu pada saat ini, si ibu akan mengeluarkan darah dan juga lendir yang akan mengotori baju yang dikenakan.

Maka dari itu, baju yang disiapkan haruslah lebih dari satu, sebut saja dua potong baju. Hal lain adalah sarung, saru adalah kain yang akan menutupi bagian bawah tubuh si ibu namun akan lebih mudah untuk dibuka ketiak bidan atau dokter membantu ibu dalam proses persalinan.

Setelah anak dilahirkan maka ibu akan membutuhkan baju baru yang akan dikenakan olehnya. Kalaupun bisa baju tersebut adalah baju untuk menyusui, yaitu yang memiliki kancing di depan. Karena tentunya si ibu akan segera untuk menyusui bayinya yang baru saja dilahirkan.

Selain itu, ibu baru melahirkan juga membutuhkan untuk memakai gurita bagi orang dewasa yang akan dipakai untuk membungkus perutnya. Karena perutnya pastilah akan terasa sangat kendor setelah si bayi keluar.

Tak lupa, perlengkapan bagi si ubu adalah pembalut khusus bersalin. Pembalut ini akan memiliki ukuran yang lebih besar daripada ukuran pembalut yang biasanya dipakai wanita saat menstruasi bulanan.

Bagi bayi, perlengkapan untuk persalinan yang perlu untuk disiapkan oleh si ibu adalah satu pasang baju bayi untuk dikenakan segera setelah dilahirkan. Tak lupa ibu juga membawakan handuk untuk membungkus bayi setelah dimandikan.

Satu pasang baju bayi lengkap ini adalah baju dalaman, baju atasan, popok, sarung tangan dan kaki, dan termasuk adalah gedongan. Gedongan amat dibutuhkan bagi si bayi yang baru lahir untuk membuat bayi menyesuaikan diri dengan suhu yang ada di luar tubuh si bayi. Tak lupa bayi dapat memaai topi dan juga dibungkus dengan selimut.

Itulah beberapa perlengkapan persalinan yang diperlukan untuk disiapkan ibu beberapa hari sebelum hari perkiraan melahirkan. Biasanya semua perlengkapan ini disiapkan dan ditaruh di dalam tas besar. Sehingga kapanpun ibu merasakan akan melahirkan si bayi, maka ibu dan siapa saja yang akan mendampingi ibu melahirkan akan dengan mudah membawa tas besar ini untuk dibawa ke rumah sakit atau rumah bersalin.

Mengobati Bayi Demam

Demam merupakan salah satu penyakit yang paling sering diderita bayi. Meskipun terkadang tidak terlalu merepotkan, karena demam merupakan gejala dari suatu penyakit, bahkan penyakit yang serius, maka tak ada salahnya jika kita selalu mewaspadainya. Tentu saja dengan cara cepat-cepat mengobatinya. Seperti apakah cara mengobati bayi demam?

Demam sebenarnya adalah sebuah mekanisme tubuh dalam memerangi kuman penyakit. Karena daya tahan tubuhnya masih lemah maka bayi adalah objek paling sering yang menderita demam.

Mengobati bayi demam tidak bisa disamaratakan. Harus dilihat kondisi dan juga umur bayinya. Untuk bayi dengan umur di bawah 6 bulan, berkonsultasi dengan dokter adalah hal yang sangat disarankan. Sebabnya jelas, yaitu karena kita tidak tahu penyebab utamanya, tidak bisanya bayi mengemukakan rasa sakitnya, dan juga karena berisiko tinggi untuk menjadi penyakit yang lebih serius. Belum lagi masih terbatasnya jenis obat yang bisa diberikan kepada bayi yang berada di bawah umur 6 bulan.

Untuk bayi umur 6 bulan ke atas, apalagi sudah di atas 1 tahun, pengobatan yang bisa dilakukan sebelum ke dokter dan juga jika demam dirasa tindak terlalu tinggi di antaranya adalah sebagai berikut.
– Mengecek terlebih dahulu suhu tubuhnya dengan thermometer melalui mulut, ketiak, atau pun telinga.
– Memberinya cairan secara terus menerus agar bayi tidak dehidrasi, misalnya asi, air putih, atau jus buah. Air di sini juga bisa membuat demam sedikit turun.
– Memakaikan pakaian yang tipis agar suhu badan bayi bisa berdifusi ke luar tubuhnya. Pakaian yang tebal hanya akan menambah suhu badan bayi bertambah tinggi.
– Memberinya parasetamol cair yang sudah direkomendasikan oleh dokter. Banyaknya waktu pemberian misalnya saja 3 kali sehari atau paling banyak bisa sampai 5 kali sehari jika demam belum mereda juga. Jangan pernah memberikan obat yang mengandung aspirin pada bayi Anda. Hal ini karena aspirin tidak aman untuk bayi dan ditengarai bisa berisiko menimbulkan penyakit baru, yaitu Sindrom Reye yang bisa mematikan.

Jika demam dirasa tinggi, berkonsultasi adalah hal yang wajib dilakukan. Untuk demam yang disebabkan oleh infeksi kuman (misalnya bakteri, protozoa, atau jamur), antibiotik biasanya adalah jenis obat yang diberikan oleh dokter, karena jika tidak diberikan, infeksi bisa menjadi bersifat fatal. Misalnya saja untuk demam akibat penyakit infeksi telinga, infeksi saluran kemih, atau meningitis (penyakit-penyakit yang banyak menimpa bayi). Berikut ini adalah ciri-ciri demam tinggi pada bayi yang patut diwaspadai dan harus segera ditindaklanjuti oleh dokter.
– Bayi terlihat pucat dan sangat lemah.
– Susah bernapas.
– Bayi tidur terus/tidak aktif.
– Menangis terus menerus, menolak makan dan minum.
– Jika sudah bisa bicara, dia mengeluhkan sakit leher, pusing, dan juga perih mata.
– Muntah-muntah.
– Diare.
– Demamnya di atas 40 derajat Celsius.

Nah, itulah penjelasan mengenai demam dan cara mengobati bayi demam. Pastikan Anda selalu waspada bahkan pada hal-hal yang kecil karena kita tidak pernah tahu apa penyebab utama dari demam. Jaga selalu kesehatan bayi Anda karena pencegahan penyakit akan selalu lebih baik daripada mengobatinya.

Pendidikan Anak Usia Dini

Orang tua yang berpikir untuk memasukkan anaknya pada pendidikan anak usia dini kemungkinan berhadapan dengan berbagai masalah tentang ketidaksesuaian. Ada beberapa fasilitas yang menawarkan pendidkan anak dibawah 5 tahun yang sering disebut dengan tempat penitipan anak/ day care, namun ini bukanlah pendidikan anak usia dini yang formal. Akhir2 ini, pendidikan usia dini memfokuskan pada proses belajar formal dan kemampuan penting lainnya.

Menurut research, sebagian anak mendapatkan manfaat dari pendidikan usia dini. Pada dasarnya sekolah memberikan jaminan pada orang tua bahwa mereka akan menjaga sang anak aman di sekolah. Di antara tujuan utama dari pendidikan anak usia dini adalah onset awal dalam memperkenalkan proses belajar mereka. Keterampilan guru sangat penting dalam pendidikan anak usia dini. Kesabaran dan keanekaragaman diperlukan dalam menjaga anak-anak kecil tertarik.

Pendidikan anak usia dini dimulai pada saat lahir, atau bahkan mungkin sebelum itu. Ini dapat didefinisikan untuk tujuan artikel ini sebagai pendidikan yang diberikan bagi anak-anak sebelum mereka memasuki sistem formal wajib belajar.

Saat berumur dua atau tiga tahun sebagian besar anak secara efektif telah belajar berbicara. Proses belajar ini sangat dipengaruhi oleh sikap orang tua pada anaknya dalam konteks pendidikan anak usia dini.

Kesiapan merupakan konsep penting dalam pendidikan. Yang dimaksud disini adalah bila ada kekurang siapan saat anak telah siap belajar maka hal ini tidak dapat dipelajari kemudian. Dunia terbuka seperti tempat yang menakjubkan untuk anak-anak. Pemerintah, organisasi pendidikan, guru, dan orang tua semuanya memainkan peran dalam perkembangan pendidikan setiap anak. Pemerintah menetapkan pedoman spesifik dan standar pendidikan. Pendidikan di tahun-tahun anak usia dini cenderung untuk fokus pada keterampilan motorik dan “bermain”. Anak-anak di tahun-tahun belajar sangat melalui “bermain”. Konsultasikan dokter, konselor, dan profesional pendidikan untuk menentukan kesiapan anak Anda

 

 

 

Infeksi Saluran Kencing Pada Anak

Anak anak bisa terkena infeksi saluran kencing?? Jawabnya bisa…

Bagaimana cara mengenali dan mengatasinya???

Infeksi saluran kencing bisa sulit didiagnosa. Tapi anda tetap perlu waspada akan tanda tandanya, sebab bila dibiarkan tanpa pengobatan bisa menyebabkan masalah ginjal.

Bila bayi dibawah usia 12 tahun yang mengalami infeksi saluran kencing bisa sangat sangat rewel dan mengalami demam lebih dari 37oC tanpa sebab yang jelas. Bayi sangat mungkin mengalami kesulitan makan, kesulitan menambah berat badan, terkadang diikuti muntah dan diare. Kalau bayi anda menunjukkan gejala seperti diatas segera periksakan ke dokter untuk memastikan kondisinya.

Infeksi saluran kencing muncul bila bakteri dari kotoran masuk ke saluran kencing. Bayi akan rentan terhadap infeksi ini bila ia lahir dengan kelainan pada sistem saluran kencing.

Bagaimana mencegahnya?? Ini mungkin salah satu tips yang bisa anda kerjakan…

Jaga agar bagian anus dan genital bayi selalu bersih. Ketika membersihkan bayi perempuan, usap dari arah depanke belakang untuk mencegah kotoran menyebar ke saluran kencing.

5 TIPS “NIKMAT” BERSALIN

  1. Feel at home di RS bersalin. Survei dan datanglah ke RS hingga anda nyaman dengan suasana, dokter, dan perawat.
  2. Ingat “pelajaran” teknik napas. Kemampuan mengelola napas sampai mencapai tahap relaksasi, membuat anda efisien mengenjan, rasa sakit pun di tekan optimal.
  3. Tetap aktif. Aktif berjalan selama menunggu persalinan, mempercepat bayi turun ke jalan lahir. Anda pun makin “kenal” suasana RS.
  4. Siapkan snack favorit. Hindari kehabisan tenaga saat mengenjan dengan makan minum cukup sebelum bersalin.
  5. Open mind. Sikap terbuka terhadap perubahan, membantu anda mengambil keputusan di saat kritis. Misal, jika dokter memutuskan harus operasi caesar.

Semoga bermanfaat ya para ibu hamil :)

Menyikat Gigi Anak Balita

Pernahkah anda merasa kewalahan ketika akan menyikat gigi anak anda?

Rutinitas harian ini bisa selalu berlangsung ricuh dimana anak sedang berusaha menunjukkan eksistensi dirinya dengan menolak dan menentukan kehendaknya sendiri. Mungkin memang tidak bisa dilakukan paksaan disini, para ibu harus pintar-pintar membujuk, tidak bijaksana jika menyerah karena gigi bayi pun perlu dilindungi dari lubang. Maka diperlukan sedikit kompromi yang kreatif :

  • Carikan Teman. Pasti anda sudah paham jika pada diri anak kita suara orang ketiga selalu lebih berpengaruh  dari pada suara orang tuanya. Jadi mintalah bantuan dokter untuk menjelaskan pentingnya menyikat gigi, atau bisa juga meminta bantuan anggota keluarga lain (yang biasanya anak idolakan) untuk membujuknya agar mau menyikat gigi.
  • Sikat Gigi yang Menarik. Sediakan 2 atau 3 sikat gigi anak yang menarik, lucu dan berwarna-warna (perhatikan bulu sikatnya harus bermutu baik dan tidak terlalu keras). Biarkan anak memilih sendiri sikat yang ingin dia gunakan, ini akan menghilangkan masalah siapa yang mengendalikan situasi.
  • Biarkan Anak Melakukannya Sendiri. Jangan khawatirkan cara anak menyikat giginya karena jika ia telah merasa selesai pujilah dia dan lanjutkan penyikatan dengan bantuan anda dan sikat gigi berbeda.
  • Memeriksa. Mintalah ia untuk memeriksa hasil pekerjaan anda berdua dan mintalah juga ia memberi penilaian sehingga ia tetap merasa berperan dalam proses menyikat gigi tersebut.

 

Flek, Perdarahan & Keputihan Saat Hamil

Flek Kehamilan itu apa, sih?
Flek saat hamil terlihat mirip menstruasi. Ini sering terjadi pada awal kehamilan karena darah yang dilepas saat telur dibuahi melekatkan diri ke dinding rahim. 

Bila flek diikuti gejala lain, Ibu harus waspada. Bila terjadi perdarahan, mungkin saja terjadi keguguran atau kehamilan ektopik. Kalau begini, jangan tunda untuk menghubungi dokter.
Flek yang terjadi di kehamilan trimester ke-3, bisa jadi berkaitan dengan kelahiran prematur. Walau pun dokter mengatakan kehamilan Ibu baik-baik saja, namun jangan ragu melakukan pemeriksaan untuk menghindari kemungkinan terburuk.

Perdarahan
Perdarahan saat hamil normal terjadi. Hal yang menyebabkan perdarahan saat hamil, misalnya :

  • Ketika sel telur  yang telah dibuahi melekatkan diri ke dinding rahim di awal kehamilan.
  • Saat plasenta tertanam dalam lapisan rahim.
  • Melunaknya serviks juga bisa menyebabkan perdarahan pada awal kehamilan.
  • Hormon-hormon kehamilan menutupi siklus hormon biasa. Akibatnya, beberapa ibu mengalami perdarahan di sekitar waktu   menstruasi.
  • Infeksi vagina

Cairan vagina
Tak perlu cemas bila Ibu merasa lendir vagina lebih banyak selama hamil. Ini normal. Meningkatnya aliran darah ke vagina Ibu yang jadi penyebabnya. Lendir ini lebih encer, berwarna putih, namu tidak menyebabkan iritasi.

Lendir ini akan makin kental mendekati waktu persalinan yang menandai bayi Ibu sedang menuju jalan lahir.

Tapi, lendir ini juga bisa jadi tanda adanya infeksi atau keputihan terutama bila disertai rasa gatal atau panas. Segera hubungi dokter bila lendir mengental, berwarna kekuningan dan berbau.

13.11.2010

Clement sudah melewati 10 hari di NICU, dan perkembangannya cukup menggembirakan :)

Berat badannya sudah mulai naik menjadi 1.78kg, pusernya juga sudah lepas pada tanggal 10/11/2010 jam 12.00, minumnya per 3 jam juga sudah mulai meningkat, dulunya cuma 5 cc, sekarang sudah menjadi 32 cc, dan suster-suster di ruang NICU mengenalnya sebagai bayi yang cepat sekali lapar, karena sebelum jam minum susu, Clement pasti sudah menangis duluan untuk minta jatah susunya :)

Diluar perkembangannya yang luar biasa itu, ada beberapa hasil yang sempat membuat kita kuatir juga, dari hasil pemeriksaan jantung, dokter menemukan 3 lubang di dinding jantungnya dan masih mencurigai 1 lagi, namun mereka belom bisa memastikan lubang yang terakhir karena dibutuhkan alat yang lebih besar untuk memeriksanya, sehingga harus menunggu Clement keluar dari NICU baru bisa dilakukan tes jantung yang menyeluruh.

Namun melihat perkembangannya yang luar biasa dalam beberapa hari ini, kami memiliki keyakinan bahwa Clement akan sanggup melewati semua ini :)

Cia yoo Clement!!

Tips Merawat Tali Pusat Bayi

Merawat Tali Pusat merupakan bagiang yang paling “mengerikan” dari serangkaian ritual membersihkan bayi. Nah, untuk melakukan perawatan tali pusat dengan baik dan benar, ikuti petunjuk berikut ini:

  1. Selalu cuci tangan sampai bersih sebelum mulai melakukan perawatan tali pusat.
  2. Turunkan sedikit bagian atas popok agar tidak bersentuhan dengan tali pusat.
  3. Kemudian, bersihkan tali pusat, terutama bagian yang dekat dengan dinding perut atau lipatan di bagian dasarnya, dengan air bersih dan sabun, lalu keringkan.
  4. Sebaiknya tali pusat tidak perlu dikasih apa-apa. Penggunaan cairan antiseptik yang memiliki kandungan yodium pun tidak lagi dianjurkan. Tali pusat bisa ditutup dengan kain kasa steril.
  5. Kain kasa harus diganti, setiap kali bayi usai mandi, berkeringat, terkena kotoran dan basah.
  6. Jangan pernah sengaja menarik-narik atau mencopotnya, karena tali pusat ini akan lepas dengan sendirinya.
  7. Hindari hal-hal yang aneh dan berbau mistis. Menaruh koin di atas tali pusat, diberi kopi dan sebagainya. Karena hal ini akan menjadikan tali pusat sarang kuman atau menyebabkan tali pusat tetanus.
  8. Segera dibawa ke dokter jika mencium bau tidak sedap dari tali pusat bayi yang belum lepas, karena bisa jadi itu adalah tanda-tanda tetanus.
  9. Setelah puput, tidak perlu ada perlakuan istimewa, tetapi jangan lupa untuk selalu membersihkan bagian pusar. Mandikan seperti biasa dan biarkan tali pusat dalam keadaan terbuka, tidak perlu dibungkus lagi.

Semoga bermanfaat.

22.10.2010

Dear Clement,

So nice.., hasil cek tanggal 21 oct 2010 lumayan bagus.., water level masih bertahan, blood flow dan oxygen level juga masih bisa dipertahankan. Hasil ECG juga normal, walaupun ditengah-tengah ada momen denyut jantung seperti menghilang, tapi itu mungkin cuma sekedar karena gerakan yang tiba-tiba aja.

Dokter memutuskan jika semua bisa berjalan lancar seperti hasil tes sekarang, maka operasi akan dilaksanakan tanggal 02 November 2010. You will be a scorpio boy :)

Mengapa tanggal 2 ini dipilih? Karena di tgl ini kamu udah masuk usia 37 minggu, cukup stabil untuk dilahirkan, paru-paru sudah siap untuk bernafas sendiri :). Kenapa ga dimundurin lagi? Karena menurut dokter, melihat kondisi sekarang sepertinya kamu amat sangat kelaparan di dalam perut, semua suplai amat sangat minimalis, makanya ukuranmu tidak normal.

Semoga semua berjalan normal, dan kita akan bertemu di tanggal 02 November 2010, dan kamu dalam keadaan sehat :)

Next Page »

13 queries