Panduan Menu Makanan Bayi s/d Balita
Powered by MaxBlogPress 


Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Kesehatan gigi dan mulut pada anak sangat penting untuk dijaga. Anak pada umunya belum mengerti dengan benar akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Di sinilah orang tua harus ikut berperan serta dalam menjaganya sehingga kesehatan gigi dan mulut anak terjaga. Selain itu, menanamkan kebiasaan baik sejak dini pada anak akan menjadi pendidikan positif tersendiri bagi anak dan akan terbawa hingga dewasa.

Gigi adalah salah satu alat bantu pencernaan yang sangat penting. Gigi menjadi pintu gerbang utama untuk membantu memecah dan melunakkan makanan yang masuk ke dalam tubuh sebelum dicerna di dalam tubuh. Kesehatan gigi yang terjaga, akan membuat anak bisa merasakan nikmatnya makanan yang dimakan. Lain halnya jika gigi sedang sakit, makanan seenak apapun akan sulit dirasakan oleh mulut. Kalau sakit gigi ini menyerang, selain kenikmatan makan terganggu, anak menjadi rewel dan membuat orang tua bingung. Oleh karfena itulah orang tua harus memberikan perhatian khusus dalam menjaga kebersihan dan kesehatan gigi serta mulut ini.

Menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak bisa dilakukan dengan menyikat gigi secara teratur. Menyikat gigi sebaiknya dilakukan setelah makan dan sebelum tidur. Ketika menyikat gigi anak-anak, sebaiknya menggunakan pasta gigi yang disukai anak-anak seperti pasta gigi dengan rasa buah-buahan yang bisa didapatkan di apotek atau pusat perbelanjaan terdekat. Selain itu, sebaiknya gunakanlah sikat gigi yang halus dan lembut agar tidak menimbulkan luka. Gosok gigi ini dilakukan secara menyeluruh dan merata dengan gerakan yang teratur dan tidak terburu-buru sehingga didapatkan kebersihan yang maksimal.

Membatasi makanan yang mengandung gula juga bisa dilakukan guna menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak. Anak-anak memang sangat menyukai makanan yang manis. Namun jika memakannya berlebihan, makanan yang manis tersebut bisa merusak kesehatan gigi dan mulut. Apalagi jika gigi jarang disikat atau dibersihkan, sisa-sisa makanan akan menempel di gigi dan bisa menjadi sarang bakteri dan akan mengganggu kesehatan gigi. Selain itu, karang gigi akan mudah muncul dan merusak keindahan gigi.

Selain membatasi makanan yang banyak mengandung gula demi menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak, batasi juga konsumsi permen dan coklat yang berlebihan. Bila konsumsi permen dan coklat ini terlalu sering, kesehatan gigi dan mulut bisa terganggu. Selain itu, obat yang mengandung gula sebaiknya juga dihindari. Gula yang menumpuk di gigi akan mengundang bakteri dengan cepat dan mengganggu kesehatan.

Langkah terakhir, sebaiknya ajaklah anak memeriksakan giginya ke dokter dengan rutin minimal 6 bulan sekali. Membiasakan kunjungan ke dokter bersama anak selain demi kesehatan, juga bermanfaat untuk melatih keberanian anak. Sangat penting mengenalkan kepada anak bahwa pergi ke dokter gigi itu sangat penting demi menjaga kesehatan gigi.

Membaca Itu Asyik

Kebiasaan membaca yang baik yang Anda lakukan selama ini, adalah contoh nyata yang dapat dilihat anak. Anak akan melihat dan meniru.

Itu sebagian dari sederet manfaat yang dapat diperoleh anak dari kebiasaan membaca buku. Pengetahuan yang didapat dari buku yang dibacanya, akan        membuat anak mampu mengekspresikan diri dengan lebih baik. Anak juga akan lebih siap dalam menghadapi kehidupan nyata, serta dapat belajar untuk menyikapi situasi maupun lingkungan baru yang asing bagi mereka. Agar didapat berbagai manfaat dari kebiasaan membaca, anak harus diperkenalkan dulu pada kebiasaan membaca yang baik.

1. Bacakan Buku untuk Anak

Anak-anak senang mendengarkan cerita, apalagi dibacakan dengan suara keras, karena setiap kata yang diucapkan terdengar jelas. Dengan intonasi dan peragaan, semakin mudah bagi si kecil untuk memahami dan menghayati cerita. Misalnya, saat Anda menirukan suara aneka jenis binatang yang menjadi tokoh di dalam buku cerita fable, atau meragakan gerakan para tokoh cerita. Dr. Stanislas Dahaena ahli perkembangan otak anak dari Prancis membuktikan lewat risetnya, anak-anak yang pintar di sekolah serta pembaca yang rajin membacakan buku kepada mereka. Tanamkan kebiasaan baca buku melalui kegiatan mendongeng atau membacakan buku cerita sebelum tidur.

2.       Sediakan ruaang baca

Buat sebuah sudut baca di rumah anda atau buatkan perpustakaan mini, isi dengan rak-rak buku untuk menyimpan koleksi buku anda dan keluarga. Aturlah agar tempat baca ini terasa nyaman dan menyenangkan sehingga anak senang mengisi waktunya dengan membaca. Atur buku anak-anak di rak bagian bawah agar buku mudah diambil dan dikembalikan lagi oleh anak tanpa minta bantuan. Alasi lantai dengan karpet dari bahan karet agar tidak memerangkap debu, tapi anak tetap dapat membaca buku dilantai dengan nyaman. Atau, taruh sofa mini ukuran anak dan pasang lampu baca yang cukup terang.

3.       Bebas meletakan buku

Buku dapat dibaca dimana saja dalam setiap kesempatan. Bebaskan anak meletakan bukunya ditempat-tempat yang mudah dijangkau, misalnya diatas meja kecil di samping tempat tidur, diruang tamu, di dapur atau di rak dinding toilet.

4.       Jadi anggota perpustakaan

Anda tidak harus selalu membeli buku, manfaatkan taman bacaan di dekat rumah, ajak anak untuk pinjam buku di taman anggota taman bacaan atau perpustakaan. Sikecil pasti akan senang punya kartu perpustakaan. Ini member kesempatan pada si kecil untuk meminjam buku atas namanya sendiri, dan mendapat kesempatan untuk memilih buku-buku yang ingin dipinjam dan baca.

5.       Ajak rutin ke perpustakaan

Terapkan jadwal rutin ke perpustakaan, misalnya dua kali dalam sebulan. Selama di perpustakaan biarkan anak mempelajari suasana diperpustakaan sambil duduk membaca buku di meja dan kursi yang tersedia. Ini juga akan membuka peluang kepada si kecil untuk bersosialisasi dengan anak-anak lain.

6.       Jangan paksa anak membaca

Bebaskan si kecil membaca kapan pun dia inginkan. Anda tak perlu memaksakannya untuk membaca. Berikan contoh saja, misalnya ambil buku yang ingin anda baca. Ketika anak tergerak untuk duduk disamping Anda, barulah ajak dia berbagai cerita atau ceritakan isi buku yang sedang And abaca. Sebutkan hal-hal menarik di dalam buku tersebut yang mengundang rasa ingin tahu anak untuk mengetahui lebih lanjut. Atau biarkan dia menentukan halaman mana yang ingin dibacanya.

7.       Lakukan kegiatan sesuai tema

Kaitkan buku bacaan dengan kegiatan sehari-hari, Misalnya saja anak balita laki-laki anda sangat menyukai buku tentang mobil, kapan-kapan ajak dia membantu,  mencuci mobil, ke bengkel, atau mengisi bensin. Jelaskan pada anak mengapa mobil harus dicuci, diganti oli, dan di isi bensin.

8.       Manfaat album foto dan film

Minat si kecil terhadap tema yang dibacanya didalam buku yang dapat anda dukung dengan foto yang anda koleksi di dalam foto biasa, di dalam ipad atau notebook, serta aneka film dengan tema yang berkaitan. Misalnya, si kecil senang membaca tentang burung penguin, carikan foto-foto tersebut lalu bantu si kecil mengoleksinya didalam sebuah album foto. Atau anda bisa juga membelikan beberapafilm tentang kehidupan burung penguin, seperti “happy feet” dan “march of the penguins”.

9.       Ajak anak membuat buku cerita

Anak-anak senang bercerita, kadang-kadang kenyataan dibumbui khayalan. Tuliskan dikertas, cerita yang dibuat si kecil. Kemudian pindahkan dia atas kertas yang lebih bagus. Kumpulkan cerita-cerita itu menjadi satu buku. Lubangi kertas, kemudian ikat dengan tali atau benang warna-warni. Hiasi dengan gambar, anak yang mewarnai gambar itu. Buku cerita buatan si kecil bisa juga berupa “komik” yang dibuat dari lembaran kertas berisi coretan gambar-gambar buatannya. Kegiatan ini selain membangun minat baca yang baik juga menggali bakat mengarang dan menulis si kecil.

10.  Beri contoh yang baik

Kebiasaan membaca yang baik yang anda lakukan selama ini, adalah contoh nyata yang dapat dilihat anak. Anak akan melihat dan meniru. Tunjukan kepada si kecil kebiasaan membaca apa saja. Majalah, buku, komik, buklet, atau sekedar melihat foto=foto di dalam album. Di mata anak, semua itu akan dilihat sebagai aktivitas membaca. Berikan pula contoh membaca dengan posisi tubuh yang benar, tidak sampai tiduran misalnya, perhatikan juga penerangan saat membaca serta jarak baca yang sehat untuk mata, yakni sekitar 30cm dari mata.

22.10.2010

Dear Clement,

So nice.., hasil cek tanggal 21 oct 2010 lumayan bagus.., water level masih bertahan, blood flow dan oxygen level juga masih bisa dipertahankan. Hasil ECG juga normal, walaupun ditengah-tengah ada momen denyut jantung seperti menghilang, tapi itu mungkin cuma sekedar karena gerakan yang tiba-tiba aja.

Dokter memutuskan jika semua bisa berjalan lancar seperti hasil tes sekarang, maka operasi akan dilaksanakan tanggal 02 November 2010. You will be a scorpio boy :)

Mengapa tanggal 2 ini dipilih? Karena di tgl ini kamu udah masuk usia 37 minggu, cukup stabil untuk dilahirkan, paru-paru sudah siap untuk bernafas sendiri :). Kenapa ga dimundurin lagi? Karena menurut dokter, melihat kondisi sekarang sepertinya kamu amat sangat kelaparan di dalam perut, semua suplai amat sangat minimalis, makanya ukuranmu tidak normal.

Semoga semua berjalan normal, dan kita akan bertemu di tanggal 02 November 2010, dan kamu dalam keadaan sehat :)

Aktivasi otak tengah tidak serta merta menjadikan anak cerdas

Aktivasi Otak Tengah (AOT) sedang marak dibicarakan, diliput media massa, dan menjadi trend di kalangan menengah ke atas – itu karena biaya mengikuti AOT ini tidak bisa dibilang murah. Inti dari AOT adalah mengaktifkan otak tengah  sehinga otak kanan (emosional, EQ)  dan otak kiri (IQ, intelektual) dapat berkembang maksimal.

Betul, bahwa segera setelah mengikuti AOT , anak akan memiliki kemampuan yang lebih dan salah satu hasil yang langsung dapat terlihat adalah kemampuan untuk membaca dengan mata tertutup. Tetapi, tentu bukan itu tujuan utamanya. Yang kita harapkan adalah anak yang mempunyai konsentrasi tinggi, daya ingat yang baik, kreatif dan semua hal positif yang menunjang perkembangannya menjadi anak yang cerdas secara emosional dan intelektual. Semua hasil positif yang dijanjikan atau yang kita harapkan, tidak serta merta didapat secara otomatis setelah mengikuti AOL. Tetap diperlukan bimbingan yang intensif untuk terus melatih kemampuan yang diperoleh setelah AOT.

Banyak pro kontra tentang AOT yang terus berkembang yang sebenarnya tidak perlu menjadi perhatian kita. Fokus kita seharusnya pada persamaan persepsi bahwa yang baik bukan jenius tapi yang seimbang antara kecerdasan emosional (EQ) dan Intelektual (IQ) sehingga muncullah kecedasan spritual (SQ) yang juga baik.

Jadi, kalau kita belum mampu atau tidak mau mengikutsertakan anak kita pada program AOT, minimal kita melatih agar otak kiri dan otak kanan anak berkembang sama baiknya dan menjadi seimbang. Latihan yang sudah kita kenal adalah adalah :

1. Tangan kanan menepuk-nepuk kepala, tangan kiri melakukan gerakan memutar di atas perut. Lakukan dalam 8 hitungan, lalu lakukan yang sebaliknya.

2. Kepalkan tangan kanan dan lakukan gerakan seperti menumbuk pada paha kanan, sementara tangan kiri melakukan mengelus paha kiri. Lakukan dalam 8 hitungan, lalu lakukan yang sebaliknya.

Beberapa senam otak lainnya :

1. Gerakan Silang
Cara: Kaki dan tangan digerakkan secara berlawanan. Bisa ke depan, samping atau belakang. Agar lebih ceria anda bisa menyelaraskan dengan irama musik.
Manfaat: Merangsang bagian otak yang menerima informasi dan bagian yang mengungkapkan informasi, sehingga memudahkan proses mempelajari hal-hal baru dan meningkatkan daya ingat.

2. Olengan Pinggul
Cara: Duduk dilantai. Posisi tangan dibelakang, menumpi ke lantai dengan siku di tekuk. Angkat kaki sedikit lalu olengkan pinggul ke kiri dan ke kanan dengan rileks.
Manfaat: Mengaktifkan otak untuk kemampuan belajar, melihat dari kiri ke kanan, kemampuan memperhatikan dan memahami.

3. Pengisi Energi
Cara: Duduk nyaman di kursi, kedua lengan bawah dan dahi diletakkan di atas meja. Tangan ditempatkan di depan bahu dengan jari-jari menghadap sedikit ke dalam. Ketika menarik napas rasakan napas mengalir ke garis tengah seperti pancuran energi, mengangkat dahi, kemudian tengkuk dan terakhir punggung atas. Diafragma dan dada tetap terbuka dan bahu tetap rileks.
Manfaat: Mengembalikan vitalitas otak setelah serangkaian aktivitas yang melelahkan, mengusir stres, meningkatkan konsentrasi dan perhatian serta meningkatkan kemampuan memahami dan berpikir rasional.

4. Menguap Berenergi
Cara: Bukalah mulut seperti hendak menguap lalu pijatlah otot-otot di sekitar persendian rahang. Lalu melemaskan otot-otot tersebut.
Manfaat: Mengaktifkan otak untuk peningkatan oksigen agar otak berfungsi secara efisien dan rileks, meningkatkan perhatian dan daya penglihatan, memperbaiki komunikasi lisan dan ekspresif serta meningkatkan kemampuan untuk memilah informasi.

5. Luncuran Gravitasi
Cara: Duduk di kurasi dan silangkan kali. Tundukkan badan dengan lengan ke dapan bawah. Buang napas ketika turun dan ambil napas ketika naik. Lakukan dengan posisi kaki berganti-ganti.
Manfaat: Mengaktifkan otak untuk rasa keseimbangan dan koordinasi, meningkatkan kemampuan mengorganisasi dan meningkatkan energi.

6. Tombol Imbang
Cara: Sentuhkan 2 jari ke belakang telinga, pada lekukan di belakang telinga sementara tangan satunya menyentuh pusar selama kurang lebih 30 detik. Lalukan secara bergantian. Selama melakukan gerakan itu dagu rileks dan kepala dalam posisi normal menghadap ke depan.
Manfaat: Mengaktifkan otak untuk kesiapsiagaan dan memusatkan perhatian, mengambil keputusan, berkonsentrasi dan pemikiran asosiatif
(Buku: Brain Gym, Paul E. Dennison PhD, Gail E. Dennison, Penerbit PT. Grasindo)

Semoga bermanfaat ya !

Salam,

[bi-bi]

Lakukan Lima Hal Ini Agar Panjang Umur

VIVAnews – Awet muda dan berumur panjang adalah sesuatu yang diinginkan banyak orang. Untuk bisa berumur panjang tentunya Anda harus memiliki gaya hidup yang sehat.

Jika ingin menunda munculnya keriput atau menangkal penyakit, coba lakukan lima kebiasaan ini di tengah kesibukan Anda, seperti dikutip dari Times of India.

Perawatan kulit alami 
Ketika usia bertambah, tanda pertama yang paling jelas adalah munculnya keriput. Jika perawatan kulit yang dijalani kurang tepat, kulit akan terlihat kusam, kering dan kasar. Akibatnya, keriput akan muncul lebih cepat.

Untuk menunda proses penuaan kulit, ikuti tiga langkah rutin ini. Yaitu, membersihkan, melembabkan dan mengoleskan tabir suya tiap kali ke luar rumah di pagi dan siang hari. Jika Anda ingin menjaga kecantikan kulit dari dalam tubuh, saat mengolah makanan, ganti minyak goreng dengan minyak zaitun.

Jaga berat badan ideal 
Untuk melawan timbulnya efek dari proses penuaan salah satunya dengan menjaga berat badan ideal. Para ahli mengatakan minimal 30 menit aktivitas olahraga per hari bisa mengurangi dan mempertahankan berat badan ideal. Kondisi ini bisa bisa berefek pada kesehatan kulit.

Olahraga atau latihan yang bisa dilakukan, antara lain yoga, aerobik, berenang, atau pilates. Leena Mogre, ahli kebugaran, mengatakan, “Saat memasuki usia 30, olahraga merupakan hal penting. Terutama, saat Anda mulai merasa kulit mulai banyak yang kendur. Hal itu mungkin karena Anda tidak pernah melakukan gerakan angkat beban atau olahraga lainnya.”

Kunci untuk memetik manfaat aktivitas fisik yang dilakukan adalah dengan memilih olahraga yang Anda senangi. Dan, jangan lupa latihan wajah untuk mengencangkan otot-otot wajah Anda.

Rencana diet berbasis sayuran
Pola diet sebaiknya memiliki campuran baik dari sayuran hijau, buah-buahan, biji-bijian dan kacang-kacangan. “Anda harus mencoba untuk memilih makanan yang mewakili warna pelangi, seperti bayam, jagung, tomat, paprika, stroberi, blueberry dan anggur.

Piring makanan Anda sebaiknya memiliki 75 persen pangan berbasis sayuran, buah, dan kacang-kacangan dan sisanya makanan lebih rendah lemak, mengandung sumber protein seperti telur, ikan atau daging. Diet ini akan membantu Anda melawan penyakit akibat penuaan, seperti osteoporosis, diabetes dan penyakit jantung, “kata ahli gizi Aishwarya Rajan.

Asupan kalsium yang cukup
Mendapatkan cukup kalsium dan vitamin D, membantu mencegah tulang keropos atau osteoporosis. penyakit ini merupakan penyebab utama patah tulang pada wanita. Terutama jika Anda sudah melewati usia 50, dosis harian 1200 mg kalsium diperlukan. Sumber kalsium terbaik antara lain, produk susu rendah lemak, susu kedelai, jus jeruk, dan ikan.

Cukup tidur
Tidur sangat penting agar tubuh bisa befungsi dengan baik. Jumlah rata-rata tidur yang dibutuhkan adalah 7-8 jam per malam. Namun, jika tidur malam hari Anda terganggu, cobalah meluangkan waktu untuk tidur siang. Kekuatan tidur siang singkat 10-15 menit juga akan membuat Anda merasa beristirahat.

• VIVAnews

Perawatan Alami Demi Payudara Kencang

VIVAnews – Seiring bertambahnya usia atau akibat hamil dan menyusui, payudara sering berubah menjadi tidak kencang. Jika menginginkan bentuk payudara indah tanpa operasi, cobalah perawatan payudara secara alami di rumah.

Berikut lima langkah untuk memperoleh kembali bentuk payudara kencang seperti dikutip dari Live Strong.

Langkah 1
Lindungi payudara dari sinar matahari. Jika mengenakan pakaian yang terbuka di bagian payudara, gunakan tabir surya minimal SPF 15.

Dr Debra Harga, asisten profesor dermatologi di Fakultas Kedokteran Universitas Miami mengungkap, sinar matahari berlebih dapat merusak elastin payudara sehingga membuatnya kendur.

Langkah 2
Gunakan ramuan tradisional untuk menjaga kekencangan dan kelembutan payudara. Campurkan satu kuning telur dengan bubur mentimun dan satu sendok makan minyak zaitun. Oleskan pada payudara dan diamkan selama 15-20 menit, lalu bilas dengan air hangat dan sabun ringan.

Langkah 3
Pijat payudara beberapa kali seminggu. Gunakan sekitar satu sendok makan minyak alami zaitun, minyak kelapa atau minyak jojoba untuk menggosok dengan lembut payudara. Pijatan meningkatkan elastisitas kulit di sekitar payudara, memperbaiki tekstur kulit, dan bentuk payudara.

Langkah 4

Lakukan beberapa gerakan latihan untuk mejaga kekencangan otot di sekitar dada dan di bawah payudara. Latihan teratur akan mengisi bagian yang kendur dengan otot. Beberapa latihan seperti push-up, flyes halter atau gerakan lain yang melibatkan otot dada dapat meningkatkan kekuatan dan memperbaiki bentuk payudara.

Peregangan yoga, seperti pose unta, pose lotus, gerakan punggung, peregangan dada ke lutut, dan duduk-berdiri berotasi juga akan memperbaiki postur dada. Selain payudara indah, latihan-latihan ini akan mengurangi peluang punggung menjadi bungkuk.

Langkah 5

Memakai bra setiap hari untuk menjaga payudara tidak kendur. Pilih bra dengan ukuran yang pas, dan gunakan bra olahraga saat bekerja, di rumah dan saat berolahraga. (pet)

Baca juga: Payudara Terbesar Butuh Satu Galon Silikon & Mengenal Ragam Bentuk & Fungsi Bra

• VIVAnews

Tai Chi dan Chikung Mendorong Sistem Kekebalan Tubuh  

TEMPO Interaktif, Arizona – Sebuah kajian mengenai efek Tai Chi dan Chikung untuk kesehatan menemukan bahwa senam asal Cina itu banyak menawarkan keuntungan kesehatan fisik dan mental, seperti bermanfaat bagi jantung, sistem kekebalan tubuh, dan kualitas hidup.

Review ini dimuat American Journal of Health Promotion, edisi Juli-Agustus 2010. Peneliti mengkaji jurnal-jurnal yang memuat studi mengenai topik ini, antara 1993 – 2007, yang melibatkan 6.410 peserta.

Penulis studi ini, Larkey Linda, Ph.D., dari Universitas Negeri Arizona, Amerika Serikat, mengatakan bahwa tinjauan ini memberikan “dasar bukti kuat” manfaat Tai chi dan Chikung terhadap kesehatan tulang, kebugaran jantung-pernapasan, fungsi fisik, keseimbangan, kualitas hidup, dan manfaat psikologis.

Chikung merupakan latihan yang akan meningkatkan aliran qi atau keseimbangan, kata Shin Lin, Ph.D., profesor di Pusat Kedokteran Integratif di Universitas California, Irvine. Chikung menggabungkan “chi” untuk energi dan “kung atau gong” untuk olahraga.

Lebih lanjut Lin mengatakan hasil kajiannya menunjukkan bahwa melakukan senam ini secara rutin, dengan gerakan yang disederhanakan pun, cukup efektif untuk meningkatkan kesehatan.

“Tai Chi dan Chikung memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan karenanya harus dianggap sebagai prioritas tinggi ketika seseorang memilih sebuah senam untuk dipraktikkan,” kata Lin.

Health Behavior News Service/Medical News Today/NgartoF

Sorak Penuh Keyakinan Meningkatkan Kesuksesan Tim Sepak Bola  

TEMPO Interaktif, Groningen –  Perilaku itu menular. Jika Anda melihat seseorang menguap atau tersenyum, sering Anda melakukan hal yang sama beberapa detik kemudian. Perilaku meng-kopi ini ternyata juga berlaku di lapangan sepak bola.

“Semakin meyakinkan seseorang merayakan keberhasilan mereka dengan rekan satu tim, semakin besar kemungkinan tim akan menang,” kata Dr Gert-Jan Pepping, ilmuwan sepak bola dan dosen di Universitas Groningen, Belanda.

Dari sudut pandang evolusi, perilaku ‘menular’ ini mudah dijelaskan. Kemampuan untuk menyalin perilaku tertentu merupakan sesuatu yang penting untuk bertahan hidup dalam kelompok-kelompok sosial.

Pepping mencontohkan perilaku ikan, yang saling mensinkronkan perilaku satu sama lain, dengan melakukan hal yang sama persis sebanyak mungkin, akan meningkatkan kesempatan ikan-ikan bertahan hidup. Selain itu, perilaku mencontek memiliki fungsi lain: belajar dari satu sama lain. Kedua fungsi ini berarti kita mengkomunikasikan tujuan individu dan kelompok melalui gerakan. Juga perilaku gerakan emosional, seperti bersorak-sorai, bisa dipahami dengan cara ini.

Emosi sering dipahami dan dijelaskan dalam konteks apa yang baru saja terjadi. Penelitian Pepping mengungkapkan, emosi juga dapat mempengaruhi masa depan. Kelompok risetnya menyelidiki apakah cara pemain sepak bola mengekspresikan kegembiraan mereka pada penalti yang sukses mempengaruhi hasil akhir dari adu penalti. Pepping mengatakan: “Apa yang baik tentang adu penalti adalah tujuan individual atas skor penalti secara langsung diarahkan pada tujuan kelompok dalam memenangkan pertandingan.”

Mengenai sikap positif, Pepping dan kelompok risetnya mengungkapkan bahwa sikap positif seorang pemain menular ke tim.

Saling memotivasi satu sama lain, menurut Pepping, juga penting. Ia menganalogikan dengan situasi di kantor, satu sama lain saling memotivasi demi kinerja kelompok, dan merayakan keberhasilan kelompok bersama-sama. “Itu berarti bahwa seluruh tim akan berbagi perasaan kebanggaan dan kepercayaan, yang meningkatkan kinerja,” ujarnya. “Namun, Anda harus berhati-hati untuk tidak membesar-besarkan dengan mengekspresikan kebahagiaan atau kebanggaan itu di luar konteks.”

Di beberapa negara orang cenderung bereaksi terhadap keberhasilan dengan cara yang kurang panas dibandingkan dengan orang lain. “Di Belanda banyak orang tampaknya sudah lupa bagaimana bereaksi gembira.” Menurut Pepping, jika Anda ingin meningkatkan peluang keberhasilan Anda, baik di bidang olahraga maupun dalam kehidupan sehari-hari, penting untuk ‘melepas rem’. Itu sorak yang wajar sebagai reaksi atas kemenangan. Terlebih lagi, seperti yang diungkapkan oleh penelitian, bila kepentingan individu dan kelompok bersesuaian hal itu juga sebuah reaksi yang sangat fungsional. Lebih bersorak berarti lebih sukses.

ScienceDaily/Ngarto Februana

10 Hal yang Harus Dihindari Agar Tampak PD

KOMPAS.com – Kepercayaan diri adalah hal yang penting untuk dipancarkan saat berhubungan dengan orang lain. Pastikan gerak tubuh Anda memancarkan kepercayaan diri tersebut setiap saat. Berikut adalah 10 gerak-gerik yang bisa memancarkan kepercayaan diri Anda.

10. Hindari kantung celana
Tanpa disadari, ketika merasa kurang nyaman atau tidak percaya diri, kita memasukkan tangan ke dalam kantung celana. Menjaga tangan tetap di luar kantung celana mengindikasikan kepercayaan diri dan menunjukkan bahwa Anda tak memiliki hal yang ingin disembunyikan. Terlebih lagi, ketika memasukkan tangan ke dalam kantung celana, pose tubuh cenderung akan membungkuk dan memberi kesan malas-malasan.

9. Gelisah
Gelisah dan melakukan gerakan tubuh tertentu yang berulang. Seseorang yang tak bisa tinggal diam adalah orang yang terkesan khawatir, tegang, dan tidak percaya diri. Tangan Anda bisa menjadi musuh terbesar Anda. Berjuanglah agar tangan Anda tidak gemetaran atau tergoda untuk menggigit kuku jari tangan Anda, atau membunyikan gemeretak tulang buku-buku jari. Begitupun kaki Anda ketika menunggu yang suka melakukan gerakan menginjak berulang. Coba hentikan kebiasaan-kebiasaan tersebut yang menunjukkan bahwa Anda sedang gelisah.

8. Pandangan lurus ke depan
Menjaga arah pandangan bisa menjadi cara yang paling mudah untuk menunjukkan kepercayaan diri. Ketika Anda sedang berjalan sendirian, amat alami untuk merasa ingin menatap ke arah langkah Anda, namun, postur ini memberikan kesan bahwa Anda tak ingin berkomunikasi atau sedang ingin sendiri. Jika Anda tidak berhati-hati dan terbiasa dengan bergaya seperti ini, maka orang akan merasa enggan untuk berinteraksi dengan Anda. Tetap jaga agar pandangan dan dagu Anda terangkat, pandangan lurus ke depan, bahkan ketika Anda sedang berjalan kaki sendirian (tapi pastikan Anda tidak tersandung).

7. Berdiri tegak dengan pundak datar
Berdiri tegak adalah salah satu pose tubuh yang penting untuk memproyeksikan kepercayaan diri melalui bahasa tubuh. Ini bisa menjadi tantangan, khususnya jika Anda terbiasa membungkuk setiap saat. Cobalah berkonsentrasi untuk menarik pundak Anda sedikit ke belakang saat jalan atau berdiri. Dengan tindakan ini saja akan memberikan tampilan yang lebih percaya diri dan postur yang lebih baik. Coba latih hal ini di depan cermin, Anda akan melihat perbedaannya.

6. Langkah percaya diri
Seseorang yang percaya diri memiliki langkah yang tegap, optimis, dan agak melebar. Jika Anda ingin terlihat optimis, jangan lupa untuk memerhatikan langkah Anda. Langkah yang pasti, tidak tergesa-gesa, dan sedikit melebar akan mencerminkan seseorang yang tenang.

5. Jabat tangan yang erat

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat berjabat tangan. Pernahkah Anda menjabat tangan orang yang seakan-akan hanya memberikan telapak tangannya tanpa menggenggam, sehingga seakan Anda memegang ikan mati? Nah, itu adalah hal yang sangat dilarang dalam dunia etiket perkenalan. Ini akan membuat citra Anda luruh dalam sekejap. Jabat tangan seharusnya menggunakan seluruh telapak tangan Anda untuk menggenggam si lawan bicara. Dengan begini, ia akan merasa lebih dihargai. Jika Anda akan berjabat tangan dengan orang yang sudah pernah Anda kenal, bisa pula menggunakan telapak tangan kiri Anda untuk menangkup punggung telapak tangan si lawan bicara itu. Namun, perlu diingat pula, jabat tangan bukan adu kekuatan genggaman. Jadi jangan berusaha untuk meremukkan tulang telapak tangan orang yang berusaha menjabat tangan Anda.

4. Penampilan diri

Bayangkan diri Anda berada di dalam sebuah ruangan yang penuh dengan pria-pria ganteng atau ruangan yang penuh dengan kolega penting. Lalu, perhatikan penampilan Anda. Apakah wajah Anda kusam karena baru saja berjibaku di dalam bis, baju kusut, dan rambut yang berantakan? Wah, jika iya, pasti orang-orang malas berdekatan dengan Anda. Anda pun akan merasa minder dan memilih untuk keluar ruangan. Hilang, deh kesempatan untuk membuka jejaring baru.

3. Senyum
Orang yang percaya diri akan senantiasa tersenyum karena mereka merasa tak ada yang perlu dikhawatirkan. Coba tersenyum kepada orang yang berpapasan dengan Anda di jalan, meski Anda tak mengenalnya. Kemungkinan mereka akan membalas senyum Anda. Tidakkah Anda ingin mendapatkan senyum dari orang-orang setiap saat?

2. Jangan menyilangkan lengan di depan dada

Menyilangkan lengan di dada memberi kesan protektif. Kita melakukan tindakan ini ketika kita merasa dingin, gugup, atau sedang menutup diri. Coba bayangkan bodyguard yang biasanya menyilangkan lengan mereka di depan dada ketika sedang berjaga-jaga di depan pintu. Tugas mereka adalah untuk terlihat mengintimidasi. Tugas Anda adalah agar disukai orang lain, terbuka, dan percaya diri. Jadi, cobalah untuk sedikit rileks dan jaga agar lengan Anda tidak menyilang di depan dada.

1. Kontak untuk menunjukkan apresiasi
Tepukkan di pundak atau sentuhan di lengan atas adalah hal yang menandakan apresiasi untuk seseorang. Jangan takut untuk menunjukkan apresiasi semacam ini kepada teman kerja Anda, asal jangan berlebihan, apalagi kepada rekan kerja yang berbeda jenis kelamin, bisa dikira pelecehan seksual atau lebih parah, Anda dikira genit.

NAD

Editor: NF

Sumber: askmen

Ani Yudhoyono Akan Ajar Cucu Makan Lele

VIVAnews – Ikan adalah salah satu sumber protein tertinggi yang dibutuhkan oleh manusia, khususnya otak. Dan ikan lele adalah salah satu ikan yang biasa dikonsumsi untuk memenuhi pasokan protein itu.

“Ada yang mengatakan bahwa ikan adalah makanannya otak,” kata Ani Yudhoyono, “itu juga sebabnya mengapa anak-anak Jepang memiliki kecerdasan yang tinggi, salah satunya karena di negara itu, rakyatnya diajak mengkonsumsi ikan sejak balita.” Itulah yang disampaikan ibu negara saat membuka Festival Raya Lele Nusantara di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Sabtu 19 Juni 2010.

Ani menyatakan, bila makanan yang sehat dan penuh gizi seperti ikan dikenalkan pada anak-anak sedini mungkin, lanjut Ibu Ani, saat dewasa mereka akan menyukai dan merasakan manfaatnya untuk kesehatan dan kecerdasaan. Menurut Ibu Ani, saat ini konsumsi ikan nasional tergolong kecil, khususnya di Pulau Jawa karena tidak dibiasakan sejak dini.

“Jadi kalau sekarang ini kita mau mengubah pola berpikir atau cara hidup kita bahwa ikan adalah yang terbaik, insya Allah, suatu saat nanti bukan hanya orang Jawa, atau orang yang tinggal di Jawa, tetapi seluruh rakyat Indonesia akan gemar makan ikan,” kata Ani dilansir laman Presiden.

Lebih spesifik mengenai Lele, Ibu Ani mengatakan bahwa banyak orang salah kaprah. “Banyak orang yang mengatakan itu tidak berkelas, itu hanya di kaki lima. Kemudian itu hanya mahasiswa dan anak-anak kos, yang uangnya pas-pasan bisa makan ikan lele. Tidak elit. Padahal sebetulnya tidak benar sama sekali,” Ibu Negara menegaskan.

Menurut Ani, festival raya membuktikan lele adalah makanan bergizi tinggi, sehat, murah, dan berkelas. “Adanya gerakan masyarakat makan ikan atau gemar ikan, saya lihat sebagai terobosan konkret yang patut diberikan apresiasi,” ujar Ibu Ani. Jika gerakan itu dimulai dari Parkir Timur Senayan Jakarta menuju keseluruh Indonesia, maka 5-10 tahun lagi anak-anak Indonesia akan tumbuh lebih sehat dan cerdas.

Budidaya ikan lele akan memiliki manfaat secara sosial dan ekonomi. “Siapapun dapat mengembangkan ikan lele, termasuk oleh mereka yang berada di perumahan-perumahan sempit maupun di apartemen,” ujarnya. Ibu Ani kemudian menghubungkan hal ini pada usaha propoor dan projob.

Ibu Ani berharap agar semua mendukung pengembangan ikan Lele dan komoditas ikan lainnya. “Saya punya cucu satu-satunya, insya Allah akan saya ajarkan makan lele nantinya,” kata nenek dari Almira Tunggadewi Yudhoyono itu.

• VIVAnews

Next Page »

12 queries