Panduan Menu Makanan Bayi s/d Balita
Powered by MaxBlogPress 


Makanan Sehat untuk Wanita Hamil

Hamil merupakan saat-saat yang paling membahagiakan bagi sebagian besar wanita yang telah menikah.  Kondisi dimana sang buah hati akan datang dan menemani hari-hari selanjutnya.  Masa-masa kehamilan adalah masa yang penting, dimana seorang wanita akan merasakan adanya perubahan dalam tubuh mereka.  Rasa letih, mudah lapar dan mual acap menjadi keluhan yang sering dialami. Tidaklah mengherankan karena di dalam tubuhnya  hidup sosok mahluk kecil yang akan menjelma menjadi seorang anak yang sehat harapannya.  Mahluk yang masih berbentuk janin ini akan menghisap sari-sari makanan dari tubuh sang Bunda untuk tumbuh kembangnya.  Itulah sebabnya mengapa wanita hamil membutuhkan asupan makanan yang sehat dan lebih banyak dari biasanya, agar ibu dan anak yang akan dilahirkannya nanti sehat dan cerdas tanpa cacat.

Makanan sehat untuk wanita hamil harus mengandung banyak gizi dan mineral tubuh terutama Kalsium, diantaranya adalah makanan sumber protein seperti ikan laut, sumber serat seperti sayuran dan buah serta mineral yang dapat diperoleh dari susu, keju dan ikan laut.  Semua zat gizi tersebut sangat penting dalam membangun tumbuh kembang sel, pembentukan organ tubuh dan penyusun otak anak.  Ikan laut sebagai sumber mineral dan protein juga berfungsi sebagai sumber AA dan DHA yang dibutuhkan untuk pembentukan otak janin.

Wanita hamil sebaiknya menjaga asupan makanannya dan harus benar-benar dipastikan bahwa makanan itu sehat untuknya karena akan berpengaruh pada tumbuh kembang janinnya dan kesehatan tubuhnya. Makanan sehat untuk wanita hamil harus mengandung karbohidrat, protein, vitamin,zat besi dan air. Buah-buahan dan sayuran merupakan bahan makanan yang baik selama proses kehamilan.  Selain sebagai sumber vitamin, kandungan seratnya akan mencegah wanita hamil dari masalah sembelit yang umumnya dialami sebagian wanita hamil.  Udang dan ikan laut sangat baik dikonsumsi bila kita menginginkan anak yang cerdas.

Karbohidrat sangat penting sebagai sumber energi bagi janin dan ibu hamil.  Kebutuhan akan karbohidrat dapat diperoleh dari nasi, kentang, roti, maupun umbi-umbian.  Sementara protein berperan penting untuk mengganti sel-sel yang mati dalam tubuh dan untuk tumbuh kembang janin.  Padda wanita hamil kebutuhan protein meningkat hingga 12 gr/kg berat tubuh.  Asupan protein ini dapat dipenuhi dari kacang-kacangan, daging merah, unggas, tahu dan tempe serta ikan.

Wanita hamil juga membutuhkan asupan zat besi yang cukup, karena zat gizi dibutuhkan untuk memberikan asupan makanan pada plasenta.  Zat besi juga mencegah wanita hamil dari kelelahan.  Zat besi dapat diperoleh dari sayuran yang berwarna merah seperti bayam merah, bit dan kol ungu.

Asupan akan air pun tak kalah pentingnya bagi wanita hamil untuk mengganti cairan tubuh yang hilang karena keringat.  Pada umumnya wanita hamil memproduksi keringan lebih banyak dari biasanya.  Kebutuhan akan air ini dapat dipenuhi dengan meminum air putih, susu, jus buah atau kaldu sayur.

Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir

Kelahiran seorang buah hati memang sangat diinginkan oleh semua pasangan suami istri. Kelahiran pada umunya disambut dengan senang hati dan suka cita. Tidak hanya oleh pasangan suami istri namun juga oleh keluarga kedua belah pihak. Kebahagiaan tersebut tentunya juga dibarengi perasaaan khawatir. Dikarenakan selama proses melahirkan tingkat kesehatan wanita menurun drastis. Entah itu disebabkan oleh pendarahan atau bahkan bayi yang susah keluar. Oleh sebab itu ada cara melahirkan yang disebut cesar. Cesar adalah operasi yang dilakukan apabila kemampuan si calon ibu untuk mendorong bayi keluar tidak memadai atau bayi tersebut memeang mengalami masalah jika dilahirkan secara normal. Jadi untuk kepentingan keselamatan si calon ibu dilakukanlah operasi cesar.

Kekhawatiran tersebut belum selesai. Karena Kesehatan Ibu dan Bayi yang Baru Lahir sangat perlu diperhatikan. Ibu yang baru melahirkan berada pada tahap yang paling lemah disebabkan oleh kehilangan banyak darah dan tenaga. Maka dari itu biasanya ibu yang baru melahirkan terlihat pucat dan lemas, meskipun proses melahirkan dilakukan seara cesar. Kesahatan si ibu sangat ditentkan oleh asupan gizi dan kegiatan yang dilakukannya. Biasanya untuk ibu yang melahirkan normal, tenaga yang dikeluarkan lebih besar daripada ibu yang melahirkan cesar. Sehingga asupan gizi sangat perlu diberikan secara cepat setelah melahirkan. Biasanyah ibu yang baru melahirkan akan diberi asupan gizi lewat pemeberian infus. Bahkan bila ibu mengeluarkan darah terlalu banyak maka akan segera dilakukan tranfusi darah untuk mengganti darah yang telah dikeluarkan.

Kesehatan ibu yang melahirkan secara cesar juga patut mendapat perhatian lebih. Cesar adalah salah satu bentuk operasi yang dimana dalam kegiatan operasi selalu ada presentase kegagalannya. Jadi sebelum dan sesudah operasi kesehatan ibu akan ditinjau berulang kali. Biasanya setelah melakukan proses melahirkan secara cesar, si ibu akan diberi tranfusi darah secukupnya. Hal ini dikarenakan luka yang disebabkan oleh operasi cesar cukup besar dan pasti mengeluarkan cukup banyak darah. Bagi ibu yang baru saja melahirkan sangat tidak dianjurkan untuk melakukan banyak kegiatan, apalagi yang menguras tenaga. Bahkan hanya untuk berjalan bagi ibu yang baru melahirkan akan terasa berat. Ibu yang baru melahirkan juga tidak diperkenankan naik atau turun tangga. Sebagai ganti dari kehilangan tenaga yang cukup banyak setelah melahirkan dapat diberikan makanan yang mengandung banyak gizi kepada si ibu.

Sedangkan untuk bayi yang baru lahir sangat membutuhkan penanganan khusus. Karena baru saja menghirup hawa dunia di luar kandungan, bayi membutuhkan proses adaptasi. Organ tubuh yang belum berfungsi secara optimal menjadi perhatian dalam menanganni dan merawat bayi yang baru lahir. Penggunaan sabun untuk memandikan bayi perlu diperhatikan. Disarankan untuk menggunakan sabun yang memiliki tingkat keasaan yang tidak dapt merusak kulit bayi. Kesehatan bayi juga dipengaruhi keadaan sekitar. Tidak disaranakan bagi orang yang sedang sakit flu untuk mendekat ke bayi karena penyakit tersebut dapat cepat menular kepada bayi.

Tumbuh Kembang Bayi

Setiap pasangan suami istri selalu mendambakan hadirnya buah hati di dalam kehidupan mereka. Anak ibarat malaikat yang datang untuk mempererat tali cinta antara suami dengan istri dan juga makin menyatukan antara keluarga kedua belah pihak. Bahkan karena keinginan yg begitu kuat untuk memiliki anak, bermacam-macam usaha dilakukan pasangan suami istri. Mulai dari yang tradisional sampai yang paling modern. Namun sering kali besarnya keinginan untuk memiliki anak tidak dibarengi dengan pengetahuan yang cukup soal perkembangan anak dan cara merawatnya. Pada kali ini kami mencoba berbagi pengetahuan tentang perkembangan anak khususnya tumbuh kembang bayi 1 tahun.

Kita mulai dengan bayi yg baru dilahirkan. Bayi yang berumur 0 sampai 120 hari sangat amat sensitif dengan perubahan disekitarnya. Mulai dari perubahan cuaca hingga perubahan suhu. Hal ini dikarenakan semua organ tubuh bayi masih terlalu rentan. Mulai dari anggota tubuh yang paling luar yaitu kulit. Begitu rentannya kulit bayi yang berumur 0 sampai 3 bulan bahkan untuk memandikannya dibutuhkan sabun khusus. hal ini dilakukan agar kulit bayi tidak terjadi iritasi atau bahkan peradanganan. Selain kulit, rambut bayi yang masih terlalu muda ini juga sangat rentan. Karena jaringan rambut bayi masih terlalu tipis sehingga mudah kotor dan rontok sehingga Kulit kepala menjadi mudah dihinggapi debu dan kotoran.

Karena bayi masih terlalu muda dan anggota tubuh bayi masih belum optimal maka asupan gizi yang dibutuhkan bayi juga sangat banyak. Hal ini dikarenakan asupan gizi tersebut dibutuhkan untuk pembentukan sel dan jaringan yang membentuk organ tubuh yang optimal. Pemilihan makanan sebagai sumber gizi juga harus diperhatikan. bayi pada umur 0 sampai 3 bulan hanya dapat mengkonsumsi makanan cair atau lebih spesifik yaitu air susu ibu. Setelah usia 3 bulan ke atas barulah bayi dapat mulai diperkenalkan pada makanan padat halus. Setelah 5bulan ke atas bayi juga sudah diperbolehkan mengenal nasi yang dihaluskan atau berkuah.

Kesehatan bayi pada umur 0 sampai 3 bulan juga sangat amat rentan. Perubahan suhu yang drastis bisa membuat bayi gampang terserang penyakit. Selain perubahan suhu, kesehatan bayi juga dipengaruhi oleh kesehatan orang-orang yang ada disekitarnya khususnya yg paling dekat adalah ibunya. Sangat disarankan bagi ibu menyusui untuk menjaga kesehatan diri sendiri demi sang buah hati. Kesehatan lingkungan sekitar bayi juga ikut andil dalam mempengaruhi kesehatan bayi. Usahakan tempat dimana bayi beristirahat steril dari debu dan kotoran. Selain pencegahan dari luar, bayi juga membutuhkan pengebalan diri dari dalam. Caranya adalah melakukan pemeriksbn kesehatan bayi secara berkala kepada dokter anak. Selain itu mengikutkan bayi pada program imunisasi secara rutin.

Pendidikan Sejak dalam Kandungan

Setiap orang tua—lazimnya—mengharapkan anak-anaknya kelak dapat meraih keberhasilan dalam hidup dengan masa depan yang begitu cemerlang, kesuksesan itu, bisa dipastikan sejak awal dengan mengoptimalkan pendidikan sejak dalam kandungan. Sesuai degan hasil penelitian ilmiah, mendidik anak dalam hal rasio dan rohanisejak masih dalam kandungan terbukti memberikan hasil yang positif bagi perkembangan anak setelah lahir kelak.

Semata demi cerahnya masa depan anak, ibu bisa memberikan pendidikan sejak dalam kandungan yang bisa dilakukan secara langsung maupun tidak langsung yaitu melalui makanan, belajar berbagai hal pada berbagai bidang, memperdengarkan musik, dan membacakan cerita. Menyantap makanan yang kaya gizi, protein, dan vitamin, contohnya mengonsumsi ikan salmon dan kurma secara teratur. Ibu yang belajar—layaknya anak sekolah—secara mandiri atau mengikuti kursus beragam bidang juga secara tidak langsung mendidik janin, secara khusus lebih mantab bila ibu mendidik calon bayi dengan memecahkan soal-soal ilmu eksakta seperti matematika, atau mempelajari bahasa asing saat kehamilan, maupun berbagai bidang lain. Poin selanjutnya adalah memperdengarkan musik klasik seperti karya Beethoven, Mozart, Bach, dan lain-lain, serta membacakan cerita dan “membahas” cerita tersebut bersama bayi yang masih dalam kandungan, dapat memberikan efek positif bagi bayi.

Selain itu, kesehatan emosi dan jiwa sang ibu harus dijaga, terutama dengan menghindari stres dan pemicunya karena tekanan jiwa pun memengaruhi kondisi janin dan kecerdasan mental anak, sehingga disarankan agar sang ibu selalu berpikir positif. Nah, bila memiliki harapan agar anak dapat meraih keberhasilan, menerapkan hal-hal yang merupakan proses pendidikan sejak dalam kandungan tentu dapat mendukung tercapainya harapan itu.

Pendidikan Anak 2 Tahun

Anak yang secara formal diberikan pendidikan anak 2 tahun di sebuah lembaga akan terbantu tumbuh kembangnya baik jasmani maupun rohani, sebab pendidikan tersebut diberikan semata demi mempersiapkan dirinya saat meneruskan pendidikan ke tingkat selanjutnya. Walaupun mendidik anak pun bisa dilakukan dalam lingkup keluarga, interaksi dengan sebaya bisa lebih terorganisasi bila diterapkan di lembaga formal.

Pendidikan anak semenjak dini semata dilakukan demi kesiapan si anak menghadapi masa depan, hal ini tidak hanya dalam pengetahuan yang diberikan, namun juga asupan makanan sehat. Disiplin dalam hal pemberian asupan gizi dan vitamin pun jelas bakal mengoptimalkan pendidikan anak 2 tahun ketika anak sedang dalam periode emas menjadi anak aktif yang menyerap segalanya yang diajarkan padanya, atau yang terjadi di sekitarnya.

Mendidik anak di masa-masa emasnya dapat diterapkan melalui cara-cara yang dilakukan dengan intens, yakni berbicara dengan cerdas, tidak bicara dalam “bahasa bayi” yang disengaja diimut-imutkan karena melakukan perbincangan cerdas sejak awal akan membantu mendongkrak kemampuan si anak menjadi bijak dan kritis. Selain itu, pendidikan pun bisa didapat dengan bermain, bernyanyi, seta bercerita dan membacakan cerita. Semua bisa dilakukan oleh orang tua bersama si anak, namun interaksi sosial bersama kawan sebaya dan guru sembari melakukan hal-hal tersebut bisa didapatkan di lembaga resmi yang menyelenggarakan pendidikan anak usia dini. Makanan sehat yang diberikan dan penerapan aktivitas yang secara tidak langsung bersifat mendidik secara menyenangkan menjadi penunjang utama keberhasilan pendidikan anak 2 tahun.

Makanan Sehat Bagi Bayi Menjadi Awal Kebaikan

Secara alamiah, orang tua lazimnya berharap dapat memberikan segala yang terbaik bagi anak-anaknya sejak mereka masih di dalam kandungan, begitu juga halnya dengan pola dan cara makan sehat untuk bayi diusahakan yang terbaik. Walaupun pengetahuan dan sumber daya yang dimiliki oleh orang tua terbilang terbatas, keduanya akan berusaha seoptimal mungkin demi kesehatan dan perkembangan positif sang buah hati sehingga pada akhirnya memberikan pendorong bagi masa depan yang baik.

Bayi merupakan usia rentan di awal kehidupan manusia, salah mengonsumsi makanan bisa berkibat fatal, dan umumnya orang tua tidak menghendaki hal itu terjadi. Pola makan sehat untuk bayi tidak dapat ditawar lagi. ASI, pastinya, menjadi asupan di daftar teratas menu makanan sehat yang wajib diberikan pada bayi, terutama karena ASI terbukti menjadi amunisi otak yang cukup andal yang pengaruh positifnya terlihat jelas di usia remaja dan dewasa. Nasi tim yang dimasak dengan sayuran, selain itu juga bubur kacang hijau menjadi menu setelah ASI yang cukup diandalkan. Setelah penyapihan, bayi bisa diberikan makanan padat seperti nasi putih, kentang rebus, ubi jalar, serta jagung manis.

Makanan memang menjadi faktor penting dalam proses kehidupan manusia, terutama pada masa bayi, balita, dan remaja. Kedua orang tua tentunya menyadari dengan baik untuk memberikan makan sehat untuk bayi yang harus memenuhi gizi dan vitamin demi mendukung tumbuh kembang bayi, apalagi bila makanan dan minuman merupakan faktor penting bagi masa depan cerah si anak.

Makanan Penting Bagi Kesehatan Ibu Hamil

Bagi sebuah keluarga yang baru kali pertama menghadapi kehamilan, menyediakan makanan sehat untuk wanita hamil cukup membingungkan karena harus mempertimbangkan serta memikirkan dengan baik mengenai kandungan vitamin dan gizi demi kesehatan sang ibu sekaligus janin yang dikandung. Tentunya, makanan yang dikonsumsi oleh sang calon ibu harus diperhatikan agar tidak sembarangan, terutama bebas dari bahan-bahan kimia yang tidak sesuai aturan kesehatan.

Menyediakan makanan sehat untuk wanita hamil bisa dikatakan membingungkan untuk kali pertama, walau sebenarnya bisa disebut mudah karena bahan makanan yang memenuhi syarat tersebut tersedia di sekitar, dan yang cukup membantu adalah bahan makanan tersebut terjangkau harganya. Makanan penting untuk ibu hamil antara lain, telur, ikan salmon, kacang-kacangan dan biji-bijian, ubi jalar, serta sayur dan buah.

Telur kaya protein yang mendorong pertumbuhan dan kesehatan otak bayi, sama halnya ikan salmon yang mengandung lemak omega 3 demi kecerdasan otak. Omega 3 juga membantu perkembangan dan ketajaman indera penglihatan. Selain itu, dengan konsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian yang mengandung serat, protein serta besi, folat, kalsium, dan seng seperti buncis. Ubi jalar yang kaya akan vitamin C, serat, dan folat adalah salah satu contoh makanan yang mudah didapat dan cukup terjangkau dari segi harga. Di sisi lain, sayur dan buah jelaslah tidak diragukan lagi mengandung beragam vitamin dan gizi demi kesehatan bayi. Dan bagaimanapun, asupan makanan sehat untuk wanita hamil yang bergizi dan bervitamin turut berperan penting dalam tumbuh kembang bayi dalam kandungan.

Buah-buah yang Baik untuk Ibu Hamil

Ada beberapa buah untuk orang hamil yang sangat penting untuk dikonsumsi pada masa kehamilan. Buah-buah yang dikonsumsi ibu hamil bisa dalam bentuk apa saja baik bentuk buah utuh maupun buah-buah yang sudah dibuat jus terlebih dahulu. Dua-duanya jelas memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jika Anda mengkonsumsi buah-buah yang masih utuh, nilai gizi yang terkandung di dalamnya masih utuh dan segar apalagi untuk beberapa jenis buah, justru kulitnyalah yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia dan juga jika Anda mengkonsumsi buah segar, mengkonsumsinya pun pasti menjadi lebih mudah karena tidak harus menghancurkan buah dahulu. Tapi kelebihan jika Anda mengkonsumsi jus buah adalah proses pencernaannya yang lebih mudah serta cepat dan ini sangat membantu bagi ibu hamil yang percernaannya pada bulan-bulan tertentu memang mungkin tidak selancar seperti pada orang yang sedang tidak hamil.

Buah untuk orang hamil dikelompokkan menjadi beberapa warna pokok yang masing-masing memiliki manfaat tersendiri bagi orang yang mengkonsumsinya. Berikut ini adalah beberapa jenis buah-buahan yang bisa Anda coba konsumsi secara rutin. Yang pertama adalah buah tomat. Buah yang satu ini mungkin selama ini sering dipandang remeh tetapi jangan lagi ya, karena buah sayur ini sebenarnya sangat bermanfaat bagi tubuh. Buah untuk orang hamil lainnya adalah alpukat, papaya, jeruk manis, jeruk bali, mangga, pisang, rambutan, semangka, sawo, dan masih banyak lagi.

Makanan untuk Anak Balita yang Cepat dan Bergizi

Makanan untuk anak balita pasti harus dipilihkan yang memiliki gizi tinggi namun banyak orang tua yang cukup kewalahan mengatur menu makanan sehat bagi sang buah hati yang menginjak masa penting pertumbuhannya ini. Banyak diantara para anak kecil khususnya yang masih berusia di bawah lima tahu yang susah sekali diajak berkompromi untuk makan makanan sehat. Wah, apalagi makanan sehat, karena banyak diantara anak-anak tersebut yang malah sangat susah mengkonsumsi jenis makanan apapun baik itu makanan sehat maupun makanan lainnya yang kandungan gizinya tidak terlalu bisa mencukupi untuk digunakan sebagai energi tumbuh kembang mereka. Disinilah diperlukan kecerdikan serta peran aktif orang tua untuk dapat memilih dan meyajikan menu makanan sehat yang membuat anak tertarik dan ingin segera memakannya.

Berikut ini ada beberapa jenis makanan untuk anak balita yang tentunya sangat sehat dan sangat diperlukan oleh buah hati Anda. Yang pertama adalah kacang hijau. Anda bisa dengan mudah membuatnya menjadi bubur kacang hijau dan jika Anda ingin menambahkan sedikit karbohidrat dalam menu simple ini, Anda bisa membuatnya dengan ketan hitam karena ketan hitam mempunyai rasa manis alami dan balita biasanya menyukai sesuatu yang manis. Kacang hijau juga merupakan solusi jitu untuk balita yang susah makan. Makanan untuk anak balita yang mengandung gizi tinggi lainnya adalah makanan yang berasal dari olahan buah-buahan.

Agar Anak Mau Makan Sayur

Melihat anak tumbuh dan berkembang dengan sempurna adalah harapan setiap orangtua. Tak heran jika untuk mewujudkannya anak diberi makanan yang mengandung cukup gizi dan vitamin.

Salah satu cara untuk memenuhi kecukupan gizi dan vitamin adalah dengan mengonsumsi sayur. Namun bagi sebagian orangtua hal tersebut sulit dilakukan karena anak tidak suka makan sayur. Kalau sudah begini orangtua biasanya membujuk dengan iming-iming agar anak mau menyantap sayur.

Sebenarnya ada cara lain yang dapat dilakukan agar si buyung dan si upik mau makan sayur tanpa harus dibujuk, antara lain sebagai berikut:

Buatlah penyajian sayur semenarik mungkin. Misalnya, jika memasak sup, anda bisa membentuk potongan wortel menyerupai bunga matahari atau menambahkan makaroni dengan bentuk yang menarik. Gunakan pula mangkuk yang cukup besar dengan motif atau gambar yang juga menarik untuk menimbulkan selera makan si anak.

Jika anak tetap tidak mau memakan sayur, anda bisa menyajikan sayur tersebut dalam bentuk jus yang dicampur dengan es, misalnya wortel, tomat atau mentimun. Agar lebih menambah rasa, tambahkan sedikit gula atau madu yang juga baik untuk kesehatannya. Jangan lupa agar tampilannya menarik, hiaslah gelas dengan sedotan warna-warni, payung kecil atau kreasi lainnya.

Hal lain yang dapat dilakukan adalah menyusun sayur di atas piring sedemikian rupa sehingga menarik untuk dilihat dan disantap. Anda bisa menggunakan mentimun, wortel, buncis dan seledri untuk membuat wajah orang di atas piring. Berkreasilah semaksimal mungkin dengan sayur yang lain agar nafsu makan si anak bisa muncul.

Terkait dengan poin di atas, anda juga bisa mengajak si kecil untuk ikut berkreasi membentuk makannya menjadi sedap dipandang. Dari langkah ini pun diharapkan seorang anak akan terangsang daya imajinasinya.

Saat memasak, ajaklah si kecil untuk turut andil dalam kegiatan ini, misalnya mereka bisa membantu mencuci sayuran yang akan dimasak atau jika anak sudah cukup besar biarkan mereka memotong sayuran tersebut dengan pengawasan orangtua tentunya. Biarkan pula mereka sesekali mengaduk sayur yang tengah dibuat. Dari sini diharapkan anak akan mencoba memakan apa yang telah dimasaknya.

Langkah terakhir yang dapat dicoba adalah dengan menyembunyikan sayur di dalam makanan mereka. Misalnya dengan memasukkan sedikit sayur di dalam roti isi. Selamat mencoba.

# Tip’s Agar Anak-anak Suka Makan Sayur

Jika Anda ingin anak-anak anda suka makan sayuran, tidak ada cara yang lebih baik daripada menunjukkan kepada mereka betapa Anda menikmati me makan sayuran. Anda juga dapat menggunakan beberapa persiapan dan trick untuk membuat sayuran lebih mudah di kunyah dan di telan.  Anak-anak cenderung menyukai makanan manis, dan tidak terkecuali sayuran.  Ini adalah faktor keturunan:  Nenek moyang kita mengetahui bahwa makanan manis cenderung dapat diandalkan sementara tanaman pahit mereka enggan mengkonsumsinya.

Sampai hari ini, anak-anak sering kali lebih suka ubi jalar dan jagung manis, beserta wortel dan kacang polong, selain kentang putih. Namun sayuran berdaun hijau seperti brokoli sering membuat mereka enggan mengkonsumsinya bahkan tidak jarang mereka me muntahkannya ke serbet – sayangnya sayuran hijau tersebut dapat memberikan nutrisi dan phytocemical yang sangat hebat.

Apa yang harus dilakukan orangtua?

Tidak ada jalan lain, terus lah berusaha. Studi menunjukkan bahwa orang tua sering kali menyerah setelah anak-anak menolak makanan setelah tiga sampai lima kali mencoba; ahli merekomendasikan minimum 8-15 kali mencoba. Bahkan kemudian, anak-anak mungkin masih perlu untuk melihat dan kemudian mencoba makanan berkali-kali sebelum mereka benar-benar menikmatinya.

Yang mengarah pada strategi berikut:

Beri mereka potongan-potongan yang sangat kecil sehingga mereka tidak kewalahan, Tambahkan Irisan sayuran pada bubur sayuran untuk campuran makanan, seperti pasta atau sup. Hal ini berhasil dalam sebuah studi, menambahkan sayuran pada bubur dan campuran pasta berjalan dengan baik di antara sekelompok anak prasekolah; 79 persen dari mereka mengatakan rasanya sama atau bahkan lebih enak daripada hanya sedikit sayuran.

Berikutnya

Tunjukkan bahwa Anda benar-benar menikmati makan sayuran. Ini adalah hal yang paling mudah yang dapat Anda lakukan. Hasil review dari 60 studi menyimpulkan bahwa anak-anak usia 6-11 thn adalah yang paling mudah dibujuk untuk makan sayuran ketika mereka melihat orangtua mereka makan dan menikmatinya. Sebaliknya, sambil menggoyang-goyangkan jari dan memaksa mereka untuk makan sayur sebenarnya bisa menjadi bumerang. Dengan Memaksa atau memberikan Mereka Hadiah agar mereka mau makan sayuran sama dengan mengajarkan mereka bahwa ini bukan makanan yang menyenangkan

Kadang-kadang anak-anak dapat menjadi takut makan sayuran dan makanan baru kepunyaan mereka sendiri. Tapi AICR berkata, “Teruslah berusaha:” tawarkan berbagai macam sayuran dan buat dua atau lebih jenis sayuran agar menjadi kebiasaan yang menyenangkan mengkonsumsinya bersama dengan anak-anak anda.

Sebagai contoh,berikan rasa manis pada wortel dengan memasaknya dengan orange juice atau kismis, atau tambahkan segenggam buah kenari atau buah cranberries kering ke dalam sayuran bayam, atau
Tambahkan keju parmesan ke dalam irisan brokoli, jagung manis di tabur bersamaan dengan sayaur-sayuran yg baru mereka kenal..

# Trik Dan Siasat Seru Agar Anak Mau Makan Sayur #

Si kecil tak mau makan sayur? Jangan langsung menyerah. Mengutip buku ‘The Healthiest Kids In The Neighborhood’ karya William Share, M. D, ada triknya agar buah hati mau lahap makan sayur yang bagus untuk perkembangan otak dan tubuhnya.

– Ciptakan satu malam khusus makan salad atau sayuran di rumah. Ajak anak Anda mencampurkan potongan beragam sayuran berwarna-warni, misalnya wortel dan tomay. Buat di terpikat dengan membuat kombinasi salad buatannya sendiri.

– Berkreasi seni. Gunakan tortilla (keripik khas Mexico) sebagai bahan dasar. Ajak dia menciptakan wajah berwarna-warni: buah zaitun untuk bagian mata, tomat untuk telinga, hidung terbuat dari wortel, dan bentuk rangkaian kacang hijau menjadi sebuah senyuman.

– ‘Curi’ potongan sayuran dari piring anak Anda. Jika dia sedang berada pada fase “punya saya!”, biasanya dia akan protes. Ketika mengambil makanan dari piringnya, jangan lupa  lontarkan kalimat “punya saya!”, lalu langsung Anda makan. Biasanya, responnya akan menyembunyikan makanannya.

– Mengubah nama sayuran. Ganti nama kulit kacang polong menjadi ‘kantung’, atau wortel kecil menjadi gelondongan kayu menggelinding di atas piring.

– Potong sayuran menjadi bentuk lucu. Buatlah bentuk mawar dari radish, ujung seledri menjadi bentuk jari-jari, dan buatlah bentuk roda pada mentimun (kupas secara vertikal berbentuk garis-garis, sebelum diris).

Dan untuk penyimpanan buah dan sayur menentukan cepat-tidaknya bahan makanan tersebut busuk atau tidak. Berikut adalah beberapa buah dan sayur dan cara penyimpanannya.

1. Semangka
Jika Anda membelinya belum terlalu matang, bisa tinggalkan tak dikupas sehari di suhu ruangan. Dengan didiamkan seharian, Anda akan meningkatkan lycopene dan beta-carotene. Sebelum dikupas untuk dimakan, masukkan ke dalam lemari pendingin. Jangan simpan semangka dengan buah-buahan lain. Semangka mudah rusak karena ethylene, yakni gas yang dilepaskan oleh buah-buahan yang mempercepat pembusukan.

2. Anggur
Simpanlah dalam kantung plastik yang berventilasi, buang buah-buah yang rusak dan memar. Untuk penyimpanannya, bungkus dengan paper towel untuk menyerap kelembaban yang bisa menimbulkan pertumbuhan jamur. Jangan dicuci jika belum akan dimakan karena, jika dicuci lalu disimpan, akan menimbulkan jamur.

3. Buah beri
Simpan dalam pembungkus awalnya, jika dibungkus dari produsen awalnya. Jangan menyimpannya di dalam plastik hitam. Buang buah yang sudah berjamur atau yang mulai busuk karena akan menulari buah lainnya. Sama seperti anggur, jangan dicuci jika akan disimpan. Cuci sesaat sebelum dimakan untuk menjaganya tetap segar dan renyah.

4. Tomat
Simpan tomat kecil dalam kotak atau plastik asalnya. Jika warnanya belum terlalu merah, jangan dimasukkan ke dalam lemari pendingin karena suhu dingin menahan perkembangan warna, rasa, dan nutrisi. Simpan dulu di suhu ruangan, baru pindahkan ke dalam lemari pendingin ketika sudah merah. Jangan simpan tomat dengan sayuran karena mereka bisa menularkan ethylene.

5. Sayuran hijau
Sebelum disimpan, pastikan sayuran dalam keadaan kering karena air yang berlebih bisa membuat sayuran busuk lebih lama. Bungkus dengan paper towel dalam plastik, lalu simpan agar tetap renyah.

Next Page »

13 queries