ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 


Kesehatan Telinga Anak

Kesehatan telinga anak  adalah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh orang tua. Karena jika kesehatan pada telinga anak tidak diperhatikan maka akan menyebabkan tersumbatnya telinga itu sendiri oleh tumpukan kotoran sehingga akan mengganggu pendengaran itu sendiri.

Hanya saja, yang patut menjadi perhatian berikutnya adalah bagaimana membersihkan telinga itu sendiri. Jangan sampai niat untuk membersihkan telinga anak namun ketika dilakukan dengan hal yang kurang tepat malah hanya akan membuat telinga anak mengalami infeksi atau luka.

Untuk itu, orang tua haruslah mengerti cara menjaga kesehatan telinga anak yang salah satunya adalah dengan membersihkan telinga. Cara membersihkan telinga haruslah dilakukan dengan begitu halus dan lembut agar tidak sampai melukai telinga yang notabene adalah bagian yang sangat rentan atau sensitif.

Membersihkan telinga anak dapat dengan menggunakan cotton buds khusus untuk membersihkan telinga atau yang memang sangat halus. Jika ditemukan kotoran yang kering maka dapat digunakan sejeni sminyak seperti baby oil ataupun minyak kelapa. Hanya saja, pemberian minyak diberikan di ujung dari cotton buds bukan ‘disiramkan’ kelubang telinga anak. Karena hanya akan menyumbat telinga itu sendiri.

Dalam membersihkan diupayakan dengan sangat halus. Dan yang paling penting adalah jangan sampai cutton buds dimasukan terlalu dalam ke liang telinga. Cotton buds cukup untuk dioleskan dengan sangat lembut ke cuping telinga dan bagian luar dari liang telinga.

Untuk kotoran yang berada di dalam liang telinga, orang tua tidak perlu merasa khawatir akan hal tersebut. Karena kotoran telinga ini akan keluar dengan sendirinya. Kotoran ini akan terbantu untuk menyembul keluar ketika anak sedang mengunyah makanan. Pada saat anak mengunyah makanan maka secara tidak disadari akan menggerakan rahang mereka.

Dan kemudian ketika rahang ini bergerak maka akan mendorong bagin depan dari telinga dan membuat kotoran yang ada di dalam telinga mengalir keluar dengan sendiri. Inilah tindakan alami yang ada dan telah dirancang Tuhan untuk membersihkan telinga dengan sendirinya.

Jadi memang diusahakan untuk tidak membersihkan telinga sampai ke bagian liang yang dalam. Justru jika hal ini dilakukan maka hanya akan mendorong kotoran untuk masuk lebih dalam ke liang telinga itu sendiri.

Juga tidak membersihkan telinga dengan tenaga yang sangat kuat dari orang tua, walaupun dikira hanya ketika membersihkan bagian luar atau cuping dari telinga. Karena goseran yang keras saja akan dapat untuk melukai telinga anak.

Membersihkan kotoran ini memang harus dilakukan dengan sangat cermat dan juga rutin. Jika tidak maka kotoran akan mengeras dan sulit untuk dikeluarkan. Pada keadaan ini maka kotoran yang menyumpal ini hanya bisa untuk dikeluarkan oleh dokter spesialis THT.

Maka dari itu, memperhatikan kesehatan telinga anak adalah hal penting dan harus dilakukan dengan cermat dan teliti.

Mengobati Bayi Demam

Demam merupakan salah satu penyakit yang paling sering diderita bayi. Meskipun terkadang tidak terlalu merepotkan, karena demam merupakan gejala dari suatu penyakit, bahkan penyakit yang serius, maka tak ada salahnya jika kita selalu mewaspadainya. Tentu saja dengan cara cepat-cepat mengobatinya. Seperti apakah cara mengobati bayi demam?

Demam sebenarnya adalah sebuah mekanisme tubuh dalam memerangi kuman penyakit. Karena daya tahan tubuhnya masih lemah maka bayi adalah objek paling sering yang menderita demam.

Mengobati bayi demam tidak bisa disamaratakan. Harus dilihat kondisi dan juga umur bayinya. Untuk bayi dengan umur di bawah 6 bulan, berkonsultasi dengan dokter adalah hal yang sangat disarankan. Sebabnya jelas, yaitu karena kita tidak tahu penyebab utamanya, tidak bisanya bayi mengemukakan rasa sakitnya, dan juga karena berisiko tinggi untuk menjadi penyakit yang lebih serius. Belum lagi masih terbatasnya jenis obat yang bisa diberikan kepada bayi yang berada di bawah umur 6 bulan.

Untuk bayi umur 6 bulan ke atas, apalagi sudah di atas 1 tahun, pengobatan yang bisa dilakukan sebelum ke dokter dan juga jika demam dirasa tindak terlalu tinggi di antaranya adalah sebagai berikut.
– Mengecek terlebih dahulu suhu tubuhnya dengan thermometer melalui mulut, ketiak, atau pun telinga.
– Memberinya cairan secara terus menerus agar bayi tidak dehidrasi, misalnya asi, air putih, atau jus buah. Air di sini juga bisa membuat demam sedikit turun.
– Memakaikan pakaian yang tipis agar suhu badan bayi bisa berdifusi ke luar tubuhnya. Pakaian yang tebal hanya akan menambah suhu badan bayi bertambah tinggi.
– Memberinya parasetamol cair yang sudah direkomendasikan oleh dokter. Banyaknya waktu pemberian misalnya saja 3 kali sehari atau paling banyak bisa sampai 5 kali sehari jika demam belum mereda juga. Jangan pernah memberikan obat yang mengandung aspirin pada bayi Anda. Hal ini karena aspirin tidak aman untuk bayi dan ditengarai bisa berisiko menimbulkan penyakit baru, yaitu Sindrom Reye yang bisa mematikan.

Jika demam dirasa tinggi, berkonsultasi adalah hal yang wajib dilakukan. Untuk demam yang disebabkan oleh infeksi kuman (misalnya bakteri, protozoa, atau jamur), antibiotik biasanya adalah jenis obat yang diberikan oleh dokter, karena jika tidak diberikan, infeksi bisa menjadi bersifat fatal. Misalnya saja untuk demam akibat penyakit infeksi telinga, infeksi saluran kemih, atau meningitis (penyakit-penyakit yang banyak menimpa bayi). Berikut ini adalah ciri-ciri demam tinggi pada bayi yang patut diwaspadai dan harus segera ditindaklanjuti oleh dokter.
– Bayi terlihat pucat dan sangat lemah.
– Susah bernapas.
– Bayi tidur terus/tidak aktif.
– Menangis terus menerus, menolak makan dan minum.
– Jika sudah bisa bicara, dia mengeluhkan sakit leher, pusing, dan juga perih mata.
– Muntah-muntah.
– Diare.
– Demamnya di atas 40 derajat Celsius.

Nah, itulah penjelasan mengenai demam dan cara mengobati bayi demam. Pastikan Anda selalu waspada bahkan pada hal-hal yang kecil karena kita tidak pernah tahu apa penyebab utama dari demam. Jaga selalu kesehatan bayi Anda karena pencegahan penyakit akan selalu lebih baik daripada mengobatinya.

Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir

Kelahiran seorang buah hati memang sangat diinginkan oleh semua pasangan suami istri. Kelahiran pada umunya disambut dengan senang hati dan suka cita. Tidak hanya oleh pasangan suami istri namun juga oleh keluarga kedua belah pihak. Kebahagiaan tersebut tentunya juga dibarengi perasaaan khawatir. Dikarenakan selama proses melahirkan tingkat kesehatan wanita menurun drastis. Entah itu disebabkan oleh pendarahan atau bahkan bayi yang susah keluar. Oleh sebab itu ada cara melahirkan yang disebut cesar. Cesar adalah operasi yang dilakukan apabila kemampuan si calon ibu untuk mendorong bayi keluar tidak memadai atau bayi tersebut memeang mengalami masalah jika dilahirkan secara normal. Jadi untuk kepentingan keselamatan si calon ibu dilakukanlah operasi cesar.

Kekhawatiran tersebut belum selesai. Karena Kesehatan Ibu dan Bayi yang Baru Lahir sangat perlu diperhatikan. Ibu yang baru melahirkan berada pada tahap yang paling lemah disebabkan oleh kehilangan banyak darah dan tenaga. Maka dari itu biasanya ibu yang baru melahirkan terlihat pucat dan lemas, meskipun proses melahirkan dilakukan seara cesar. Kesahatan si ibu sangat ditentkan oleh asupan gizi dan kegiatan yang dilakukannya. Biasanya untuk ibu yang melahirkan normal, tenaga yang dikeluarkan lebih besar daripada ibu yang melahirkan cesar. Sehingga asupan gizi sangat perlu diberikan secara cepat setelah melahirkan. Biasanyah ibu yang baru melahirkan akan diberi asupan gizi lewat pemeberian infus. Bahkan bila ibu mengeluarkan darah terlalu banyak maka akan segera dilakukan tranfusi darah untuk mengganti darah yang telah dikeluarkan.

Kesehatan ibu yang melahirkan secara cesar juga patut mendapat perhatian lebih. Cesar adalah salah satu bentuk operasi yang dimana dalam kegiatan operasi selalu ada presentase kegagalannya. Jadi sebelum dan sesudah operasi kesehatan ibu akan ditinjau berulang kali. Biasanya setelah melakukan proses melahirkan secara cesar, si ibu akan diberi tranfusi darah secukupnya. Hal ini dikarenakan luka yang disebabkan oleh operasi cesar cukup besar dan pasti mengeluarkan cukup banyak darah. Bagi ibu yang baru saja melahirkan sangat tidak dianjurkan untuk melakukan banyak kegiatan, apalagi yang menguras tenaga. Bahkan hanya untuk berjalan bagi ibu yang baru melahirkan akan terasa berat. Ibu yang baru melahirkan juga tidak diperkenankan naik atau turun tangga. Sebagai ganti dari kehilangan tenaga yang cukup banyak setelah melahirkan dapat diberikan makanan yang mengandung banyak gizi kepada si ibu.

Sedangkan untuk bayi yang baru lahir sangat membutuhkan penanganan khusus. Karena baru saja menghirup hawa dunia di luar kandungan, bayi membutuhkan proses adaptasi. Organ tubuh yang belum berfungsi secara optimal menjadi perhatian dalam menanganni dan merawat bayi yang baru lahir. Penggunaan sabun untuk memandikan bayi perlu diperhatikan. Disarankan untuk menggunakan sabun yang memiliki tingkat keasaan yang tidak dapt merusak kulit bayi. Kesehatan bayi juga dipengaruhi keadaan sekitar. Tidak disaranakan bagi orang yang sedang sakit flu untuk mendekat ke bayi karena penyakit tersebut dapat cepat menular kepada bayi.

Kebutuhan Nutrisi pada Bayi

Seperti yang kita tahu, perkembangan bayi merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Jika seorang bayi memiliki asupan gizi yang cukup, maka tumbuh kembang bayi pun akan terlihat sempurna. Perkembangan berat badan bayi juga merupakan hal yang sangat perlu diperhatikan. Jika pada usia tertentu, bayi belum memenuhi berat badan yang sudah ditentukan oleh ahli kesehatan, anda harus memberikan asupan gizi yang lebih. kebutuhan nutrisi pada bayi usia 0-6 bulan, asupan gizi bayi hanya di dapatkan dari ASI atau air susu ibu. Selain itu, ada asupan gizi tambahan selain ASI, seperti susu formula. Susu formula ini merupakan asupan gizi tambahan jika anda sebagai wanita karir tidak bisa memberikan asupan ASI selama 24 jam.

Jika seorang bayi sudah memasuki usia 6 bulan, bayi boleh mendapatkan asupan gizi tambahan. Pada usia ini, bayi bisa diberi makanan tambahan yakni berupa bubur. Bubur yang diberikan kepada bayi usia 6 bulan merupakan bubur bayi tahap awal. Jadi, bubur bayi yang dikonsumsi oleh bayi usia 6 bulan merupakan bubur bayi yang sangat halus. Tidak jarang para bayi masih merasa kesusahan untuk mencerna bubur bayi tahap pertama ini. Jadi, untuk membuat bayi ini terbiasa megonsumsi bubur bayi, maka biasanya, ibu membuat bubur seperti susu. Jadi, tekstur pertama yang dirasakan bayi tidak akan begitu berbeda dengan susu.

Kemudian, jika seorang bayi sudah berhasil untuk mengonsumsi bubur cair, maka anda bisa mulai memberikan asupan gizi lebih banyak dengan membuat buburnya lebih padat. Jika seorang bayi sudah memasuki usia 8 bulan, maka bayi anda bisa diberikan nutrisi yang lebih banyak dengan memberikan makanan bubur halus buatan sendiri. Bubur halus buatan sendiri bisa dibuat dari nasi, sayur, dan juga daging yang dihaluskan dan diambil sarinya. Kemudian, anda juga harus tahu, bahwa makanan ini lebih sehat dan lebih mengandung banyak gizi daripada bubur tim instan yang anda beli di pasaran. Sekalipun bubur ini memiliki banyak rasa, belum tentu gizi yang diberikana akan sama dengan bubur buatan sendiri.

Kemudian, jika bayi anda sudah berumur lebih dari satu tahun, ana harus tahu bahwa anda harus memberikan berbagai rasa makanan. Hal ini dilakukan agar bayi anda tidak mengalami alergi. Kemudian, anda harus tahu bahwa pembrian sari buah dan juga iskuit juga bisa menjadi asupan gizi tambahan untuk bayi anda. Selamat mencoba untuk memberikan makanan yang trbaik bagi putra putri anda tentunya yang alami dan tidak memiliki banyak pengawet. Karena seperti yang kita tahu, pengawet akan memberikan dampak yang tidak baik bagi kesehatan jangka panjang bayi anda.

Cara Mendidik Anak Mandiri

Setiap orang tua pasti ingin anaknya kelak dapat berguna dan memiliki masa depan yang baik. Masa depan yang baik akan bisa tercapai jika anak diberikan pembelajaran tata krama dan juga kemandirian yang tepat. Anak adalah karunia yang sangat luar biasa sehingga harus selalu dijaga dan dirawat dengan baik. Orang tua memang menjadi penjaga utama bagi anak – anaknya. Saat anak sudah mulai berusia balita, saat itulah anak akan mencoba mencari tahu tentang berbagai macam hal yang ada disekitarnya.

Di masa inilah, saat yang tepat untuk para orang tua mulai mengajarkan tentang kemandirian dan sikap – sikap yang baik kepada anaknya. Orang tua akan sangat senang jika melihat anaknya menunjukkan sikap kemandirian sejak dini. Walaupun mandiri, namun hubungan yang hangat harus tetap terjalin diantara orang tua dan anak. Ada banyak cara mendidik anak mandiri yang bisa anda terapkan untuk membuat anak anda lebih mandiri.

Mengajarkan rasa kemandirian kepada anak sejak dini membutuhkan cara – cara yang khusus. Untuk mengajarkan kemandirian, tidak perlu dengan memberi tahu tentang apa arti kemadirian atau sejenisnya. Cukup dengan upaya – upaya tertentu yang bisa membuat anak merasa mampu untuk melakukan kegiatannya sendiri bisa menjadi cara yang tepat. Membiarkan anak memilih hal – hal yang disukainya adalah salah satu cara untuk menanamkan kemandirian. Orang tua hanya perlu memberikan pilihan – pilihan yang mungkin disukai anak dan membiarkan anak memilih mana yang paling diinginkannya. Perlakuan ini akan membuat anak mampu untuk mengambil keputusan sendiri sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya. Anak di usia balita sudah memiliki rasa ingin berkegiatan dan memberikan hasil usaha yang terbaik untuk orang tuanya. Saat anak memberikan atau melakukan suatu perbuatan baik, anda sebagai orang tua wajib menghargai usahanya, walaupun yang dikerjakan belum sempurna. Anak juga dapat dibiarkan untuk menyelesaikan masalahnya sendiri dengan jalan apapun yang mereka ketahui.

Selain anak yang harus belajar untuk menyelesaikan masalahnya sendiri, para orang tua juga harus memperhatikan beberapa hal. Ingin mendapatkan perhatian anak adalah hal yang biasanya diinginkan orang tua. Kadang kala banyak orang tua yang terlalu banyak ingin tahu dengan mengajukan berbagai pertanyaan kepada anaknya. Sikap sering bertanya ini dapat menimbulkan kesan cerewet dan sok ingin tahu yang tidak disukai oleh anak. Akan lebih baik jika anda sebagai orang tua tidak terlalu banyak mengajukan pertanyaan yang terkesan menyudutkan dan mengintimidasi anak. Biasakanlah menyapa anak saat selesai berkegiatan dengan santai dan ramah. Dengan sapaan yang hangat, anak akan bisa dengan sendirinya menceritakan apa saja yang dia alami saat berkegiatan. Cara – cara tersebut diatas dapat menjadi solusi dan contoh hal – hal yang bisa membantu anak untuk bersikap mandiri.

Pendidikan Anak Usia 3 Tahun

Saat lahir ke dunia, anak belum memiliki kecerdasan yang diperlukan untuk bisa bertahan hidup. Inilah yang menjadikan bayi yang baru lahir membutuhkan perhatian dan pemenuhan kebutuhannya dengan baik. Anak yang mendapatkan perhatian secara penuh akan bisa mendapatkan kenyamanan dan kemudahan dalam bersikap. Hal ini sama dengan kecerdasan ada anak. Otak anak yang masih berusia balita memang belum banyak terisi oleh kecerdasan yang bermacam – macam. Kecerdasan anak akan bisa terbangun dengan lebih baik jika ditanamkan sejak dini. Menyadari hal ini, banyak orang tua yang memberikan sarana pembelajaran untuk anak mereka sejak dini. Selain bisa diberikan oleh orang tua, terdapat pula pendidikan anak usia 3 tahun atau balita yang disediakan oleh pemerintah. Pemerintah memang sudah menyadari bahwa pendidikan sejak usia dini akan sangat dibutuhkan untuk bisa meningkatkan kecerdasan anak di masa yang akan datang.

Program pemerintah yang dibuat untuk anak usia dini adalah program PAUD atau Pendidikan Anak Usia Dini. Hampir di semua kelurahan dan kecamatan yang ada di seluruh Indonesia telah dibentuk program – program PAUD yang bisa menjadi sarana pembelajaran untuk anak balita. Dengan metode belajar dan bermain, program PAUD yang ada di hampir seluruh pelosok Indonesia ini memang diakui sangat bermanfaat. Anak – anak yang berusia di bawah 5 tahun mulai diperkenalkan dengan barang – barang yang biasa digunakan sehari – hari. Program PAUD ini biasanya akan membawa anak – anak PAUD untuk mengunjungi tempat – tempat yang memberikan edukasi untuk mereka. Walaupun pendidik yang mengajar di PAUD adalah ibu – ibu PKK yang ada di lingkungan tersebut, namun tenaga ahli dari pemerintah tetap diterjunkan untuk memonitor semua kegiatan yang dilakukan pada program PAUD ini. Cara pengaturan ini diharapkan akan menjadikan PAUD semakin baik dan bisa membentuk tunas muda yang lebih baik.

Pada saat PAUD berlangsung, anak – anak akan dibiasakan untuk melakukan kegiatan sehari – hari sendiri. Penanaman nilai – nilai moral dan tata krama juga dilakukan pada saat pembelajaran PAUD ini berlangsung. Selain mendapatkan pendidikan dari PAUD, peranan orang tua setelah tiba dirumah juga akan mempengaruhi. Dengan mengulang kembali pelajaran yang sudah disampaikan saat PAUD di rumah, orang tua akan bisa membantu anaknya untuk meresapi pengetahuan baru yang diajarkan kepadanya. Anak – anak yang mengikuti program PAUD juga akan mendapatkan pmbelajaran kepribadian dan kepemimpinan. Mereka akan diajarkan untuk berani tampil dan mengemukakan keinginannya dengan baik. Diharapkan dengan pembelajaran kepemimpinan ini kelak anak – anak akan bisa menjadi orang yang berani dan berguna untuk nusa bangsa dan lingkungannya. Program pemerintah ini benar – benar sangat membantu para orang tua untuk bisa membuat anak mereka lebih bergaul dan memahami berbagai macam hal baru dengan cara yang menyenangkan.

Tiga Cara Mendidik Anak Autis dan Membuatnya Cerdas

Apapun karakteristik yang dimiliki oleh anak kita, sebagai orang tua kita harus bersyukur karena anak adalah anugerah terindah yang diberikan oleh tuhan untuk kita, disini anda akan mendapatkan info mengenai cara mendidik anak autis. Anak autis atau yang disebut dengan anak hyperaktif memang terkadang membuat anda kerepotan, terutama apabila anda baru saja menjadi orang tua dan memiliki anak pertama, untuk mencegah anda melakukan hal yang salah, ikutilah langkah-langkah cerdas mendididk mereka berikut ini. Pertama, berikanlah pendidikan khusus bagi mereka. Cara ini cukup ampuh untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki dan membuatnya menjadi orang yang berguna di masyarakat kelak jika sudah dewasa. Beberapa anak autis yang telah dididik dengan khusus oleh orang tuanya ternyata terbukti memiliki kelebihan khusus dibandingkan anak lainnya. Alhasil, mereka malah bisa menjadi lebih hebat prestasinya dibandingkan dengan anak normal.

Kedua sebaiknya anda berhati-hati ketika memasukan mereka ke sekolah. Maksudnya adalah pilihlah sekolah yang benar-benar terjamin kualitsnya dan bukan sekolah yang kelas ecek-ecek atau ditempati oleh banyak anak nakal. Kesalahan dalam masuk ke sekolah yang tidak bagus akan mempengaruhi perkembangan anak anda. Coba bayangkan jika anak autis anda masuk ke sekolah yang banyak anak nakalnya. Ada dua kemungkinan yang terjadi disini. kemungkinan pertama anak anda akan suka bergaul dengan mereka dan kemudian ikut menjadi nakal juga. kemungkinan kedua anak anda akan menjadi takut bergaul dengan teman-temannya yang nakal tersebut, alhasil dia malah akan menjadi bulan-bulanan temannya yang nakal di sekolah. Hal ini akan membuat si anak tersiksa secara mental dan fisik.

Ketiga, ikutkan anak anda ke kegiatan ekstrakulikuler yang positif di sekolah mereka. Jangan membiarkan anak anda berdiam diri dan menghabiskan banyak waktu dirumah. Meskipun anda tahu kalau dia autis, bukan berarti anda harus membiarkannya begitu saja tanpa aktivitas yang berguna bukan? Coba ikutkan dia ke les privat di malam hari, renang di sore hari, atau mungkin basket jika anak anda tersebut menyukai olahraga bola. Bukannya malah sedih, namun anak anda akan semakin bahagia karena di tempat tersebut dia bisa mengembangkan potensi yang dimilikinya dan memiliki banyak teman baru untuk dimiliki. Autis bukanlah penghalang kebahagiaan bagi anak untuk memperoleh teman. Bagaimanapun juga teman adalah semangat utama bagi mereka, terutama jika mereka adalah tipikal anak yang supel dan mudah bergaul dengan orang lain.

Dengan mengikuti tiga langkah mendidik anak autis diatas, anda akan bisa memiliki buah hati yang istimewa dan malah lebih hebat dibandingkan anak normal. Sekali lagi ditekankan bahwa jangan salah memilihkan tempat pergaulan untuk mereka, kalau perlu sekolahkan anak anda di sekolah internasional jika anda memiliki banyak uang.

Tips Mendidik Anak Balita

Sudah menjadi tugas seorang orang tua untuk menjaga dan memenuhi kebutuhan anaknya hingga bisa mencari penghasilan sendiri. Anak yang merupakan titipan Tuhan yang sangat penting harus selalu menjadi perhatian orang tua. Setiap orang tua pasti ingin anaknya kelak dapat berguna dan memiliki masa depan yang baik. Masa depan yang baik akan bisa tercapai jika anak diberikan pembelajaran tata krama dan juga kemandirian yang tepat.dengan mendidik anak agar bisa mandiri dan juga berperilaku yang baik sejak dini, orang tua akan bisa membimbing anak – anaknya untuk meraih masa depan yang cerah. Otak anak yang masih berusia balita memang belum banyak terisi oleh kecerdasan yang bermacam – macam. Kecerdasan anak akan bisa terbangun dengan lebih baik jika ditanamkan sejak dini. Mendidik anak sejak berusia balita memang bisa dilakukan dengan banyak cara. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendidik anak balita.

PAUD atau Pendidikan Anak Usia Dini adalah salah satu tempat pembelajaran yang akan membantu para orang tua untuk memberikan pendidikan yang sesuai untuk anak balitanya. Hampir di semua kelurahan dan kecamatan yang ada di seluruh Indonesia telah dibentuk program – program PAUD yang bisa menjadi sarana pembelajaran untuk anak balita. Dengan metode belajar dan bermain, program PAUD yang ada di hampir seluruh pelosok Indonesia ini memang diakui sangat bermanfaat. Dengan menggunakan metode bermain sambil belajar, PAUD memang dirancang untuk bisa membimbing para balita untuk bisa memahami berbagai macam hal dan melakukan kegiatan sehari – hari secara mandiri. Program PAUD yang diikuti oleh balita pada usia yang hampir sama juga akan bisa menjadi tempat para balita untuk bergaul dan bermain bersama teman sebayanya. Anak akan menjadi lebih percaya diri dan bahagia karena bisa bermain dengan teman – teman yang seumuran dengannya.

Untuk membuat pembelajaran yang diberikan saat PAUD lebih meresap ke anak, orang tua juga haru membantu dengan cara mengulang kembali hal – hal yang sudah diajarkan pada saat PAUD. Selain memasukkan anak anda ke PAUD, anda juga bisa mengajarkan hal – hal yang penting kepada anak di rumah. Orang tua yang juga merupakan guru pada masa awal pertumbuhan anak memang sangat penting. Dengan diberi pendidikan oleh orang – orang terdekatnya dalam keluarga, anak akan bisa merasa lebih nyaman dan senang saat mempelajari hal – hal baru. Selain cara – cara mendidik yang dijelaskan sebelumnya, masih ada banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk mendidik anak. Semua tips mendidik anak balita yang sudah diterangkan tersebut akan bisa membantu para orang tua yang tidak mengetahui cara yang tepat untuk mendidik anak mereka. Untuk cara – cara mendidik yang lain, anda dapat mencarinya di situs – situs yang menyediakan artikel tentang hal ini.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Perkembangan Emosi pada Anak

Perkembangan emosi pada anak juga sebenarnya masih erat kaitannya dengan apa yang harus kita pelajari mengenai perkembangan anak usia 2-6 tahun secara keseluruhan dan perkembangan emosi pada anak juga merupakan salah satu poin penting yang perlu kita perhatikan dengan seksama. Hal ini dikarenakan banyak orang terutama orang tua, biasanya hanya menaruh perhatian yang besar pada apa yang tampak jelas di diri anak yaitu perkembangan fisik anak sebab perkembangan fisik anak dapat diukur dan dipantau secara langsung tanpa harus mengulik lebih dalam pada diri sang anak.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dengan seksama jika Anda ingin benar-benar mempelajari tentang perkembangan emosi pada anak karena tentu saja hal ini akan sangat lebih sulit jika dibanding ketika Anda hanya perlu mengamati perkembangan fisik anak yang jelas nampak. Perkembangan emosi anak sendiri sangat terkait erat dengan perkembangan aspek-aspek penting lainnya seperti perkembangan motorik dan juga perkembangan kognitif anak. Hal pertama yang perlu Anda cermati adalah, perkembangan psikologi khususnya psikososial Erikso ada pada 2 tahap dasar yang saling bertentangan. Yang pertama adalah rasa malu dan ragu-ragu vs otonomi dan yang terakhir adalah rasa bersalah vs inisiatif. Perkembangan emosi pada anak sendiri sebenarnya merupakan perkembangan perasaan yang bersifat psikologi yang diawali dari perasaan secara fisik.

Hal yang Perlu Dipelajari pada Perkembangan Anak Usia 2-6 Tahun

Jika Anda ingin mempelajari tentang perkembangan anak usia 2-6 tahun, paling tidak ada 3 hal dasar yang perlu Anda perhatikan. Yang pertama tentu saja adalah perkembangan anak-anak awal, yang kedua ialah tugas perkembangan masa anak-anak awal, dan yang terakhir adalah implikasi tugas perkembangan pada pendidikan. Tiga hal dasar merupakan hal-hal penting yang wajib Anda pelajari mulai dari sekarang. Tetapi mungkin hal yang paling mendasar dar ketiganya adalah poin pertama yaitu perkembangan anak-anak awal. Pada poin ini, Anda akan belajar hal-hal yang sangat penting seperti perkembangan fisik anak-anak usia 2-6 tahun, perkembangan intelektual pada masa kanak-kanak awal, perkembangan bahasa dan bicara sang anak, perkembangan social-emosional pada masa kanak-kanak awal, dan juga perkembangan moral mereka.

Mempelajari perkembangan anak usia 2-6 tahun yaitu usia awal perkembangan yang sangat riskan memang menjadi sesuatu yang susah-susah gampang bagi banyak orang terutama bagi para ibu-ibu. Kita harus benar-benar cermat dalam memantau perkembangan buah hati jika kita tidak ingin ada sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang seharusnya anak-anak usia tersebut alami. Hal yang paling gampang dipantau mungkin adalah perkembangan fisik anak-anak usia 2-6 tahun. Perkembangan fisik anak pada usia tersebut sebenarnya bisa dibagi lagi kedalam dua jenis yaitu perkembangan fisik secara harafiah dan perkembangan anak usia 2-6 tahun ditinjau dari segi motoriknya.

Next Page »

13 queries