ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 

[X]


Latihan Berpisah Dari Bunda Sesuai Usia si Kecil

Mungkin bunda yang memiliki anak balita sering mengalami drama saat harus meninggalkan si kecil untuk pergi bekerja setiap hari. Tiap hari bunda akan merasa tidak tega untuk meninggalkan si kecil saat mereka menangis karena tidak mau berpisah dengan bunda saat bunda harus berangkat kerja. Sebagian bunda mungkin akan memutuskan untuk pergi bekerja secara sembunyi-sembunyi, namun muncul dilema baru, apakah baik jika kita terus sembunyi-sembunyi saat akan berangkat ke kantor?

Jangan khawatir dan keburu mencap diri sendiri sebagai bunda yang buruk yaa… Ternyata, hal ini memang dihadapi oleh hampir semua bunda yang bekerja. Nah, apa yang bisa kita lakukan untuk menghadapi hal ini?

Ada baiknya kita mengetahui dulu tahapan perkembangan anak agar bunda dapat mengetahui mengapa si kecil berbuat demikian dan bisa mengambil langkah terbaik yang sesuai dengan tahapan tumbuh kembangnya:

1.       Usia 0-12 bulan

Pada saat ini, bayi belum terlalu mengenal siapa yang ada di dekatnya. Si kecil belum terlalu peduli siapa yang ada di dekatnya, kecuali saat si kecil merasa lapar, haus, ngompol, BAB, barulah si kecil menangis agar segera ditolong.

Pada usia ini, si kecil sudah mampu mengenali bau khas orang yang selalu dekat dengannya. Pada usia 4-7 bulan barulah si kecil mulai mengenali ibu, bapak, pengasuhnya atau orang yang biasanya ada di sekitarnya.

Latihan Berpisah: Berikan permainan cilukba untuk melatih anak tentang konsep tampak dan tidak tampak. Berikan barang milik bunda seperti baju. Bau khas yang menempel pada barang tersebut bisa menjadi bentuk peralihan ibu darinya.

 

2.       Usia 1-2 tahun

Anak mulai takut berpisah dan dalam hal ini akan mencapai puncaknya menjelang 2 tahun. Karena pada usia ini anak sedang dalam mengembangkan kemandiriannya juga dalam hal emosinya sementara ketergantungannya pada ibu masih kuat. Usia 18 bulan, anak sedang dalam proses pengembangan rasa percaya pada orang lain. Jadi sangat cocok pada usia tersebut anak dilatih untuk mengatasi ketakutan berpisah dan belajar beralih pada orang lain.

Latihan Berpisah: Berikan mainan atau makanan favoritnya sebagai bentuk peralihan saat berpisah dari ibunya. Biasakan anak bermain atau melakukan sesuatu tanpa ibunya sehingga ia tetap bisa merasa nyaman bersama orang lain. Berikan si kecil pengertian bahwa bunda mau pergi dan berikan pelukan dan ciuman perpisahan.

 

3.       Usia 2-3 tahun

Di usia ini, anak akan benar-benar merasa takut kehilangan sehingga anak mudah rewel. Jika orang tua akan bepergian lama, luangkanlah waktu untuk menelpon si kecil agar dia tidak merasa kehilangan dan yakinkanlah bahwa orang tua akan pulang. Yang penting pada usia ini jangan pernah melakukan penipuan pada anak ketika akan meninggalkannya. Jika anak sering dibohongi akan menimbulkan persepsi negative pada sebuah perpisahan sehingga nantinya akan sulit untuk diberikan penjelasan mengenai kepergian orang tuanya.

Latihan Berpisah: Biasakan untuk mengucapkan “selamat tinggal” pada orang-orang yang meninggalkan kita agar si kecil melihat bahwa kita juga ditinggalkan oleh orang lain tetapi kita tidak merasa sedih. Ijinkan anak untuk pergi bersama tante, kakek dan nenek, om tanpa papa dan mamanya.

4.       Usia 3-4 tahun

Anak seusia ini sudah bisa memahami penjelasan atau alasan bunda pergi meninggalkannya. Si kecil juga sudah paham tentang konsep waktu.

Latihan Berpisah: Masih seperti tahap 2-3 tahun. Ajaklah si kecil sesering mungkin ke tempat-tempat yang baru supaya ia mudah beradaptasi.

Semoga bermanfaat! (Toddie, Sept-Okt 11)


Gairah Tetap Menggebu Bagi Pasangan Sibuk

VIVAnews – Setelah seharian aktif bekerja di kantor seringkali membuat kita merasa sudah tak lagi punya daya maupun kemauan untuk berhubungan intim dengan pasangan. Akibatnya, suami atau istri tercinta bisa merasa tersinggung.

Bisa jadi tidur bersama tak lagi hangat oleh pelukan mesra, melainkan saling beradu punggung atau bahkan bisa berakhir dengan pisah ranjang.

Tak mau kan merasakan situasi demikian? Kuncinya adalah mengatur jadwal bercinta. Menurut pakar seks dan penulis buku “Sex in Marriage: Better Sex in Marriage.”, Christopher J. Gearon, membuat jadwal hubungan intim dengan suami atau istri merupakan elemen penting bagi kelanggengan perkawinan.

Praktekkan resep bercinta berikut ini agar hasrat bercinta Anda dan pasangan terus menyala, seperti dikutip About.com.

- Jangan sungkan-sungkan ungkapkan perasaan dan ide-ide Anda mengenai hubungan seks secara mesra, termasuk mengusulkan variasi jam untuk memulai bercinta. Tentu harus disesuaikan dengan jam pulang kerja agar kondisi fisik bisa siap.

- Jangan terjebak ke dalam perangkap pemikiran bahwa membuat jadwal hubungan intim lama-lama bisa bikin bosan.   

- Jangan egois! Hargai juga jadwal kerja atau keseharian pasangan. Namun, pastikan jadwal beraksi ‘nakal’ bisa pas satu sama lain sedikitnya dua kali sepekan.
 
- Kalau sudah punya anak, lihat juga jadwal kegiatan Anda dan atau pasangan dengan si buah hati.

- Jangan sengaja buat jadwal yang Anda atau pasangan tahu bakal tidak bisa dipenuhi karena ada kegiatan penting.

- Kalau bisa, cobalah sebulan sekali berduaan di rumah atau di tempat lain tanpa anak-anak. Metode ‘one-night stand‘ ini baik bagi kelangsungan perkawinan Anda dengan pasangan.

• VIVAnews


Rakyat Inggris Pilih Bolos Kerja Demi Piala Dunia  

TEMPO Interaktif, London - Demam Piala Dunia bak penyakit menular bagi perusahaan-perusahaan di Inggris. Apalagi tim nasional Inggris ikut berlaga di turnamen empat tahun sekali itu. Manajemen perusahaan menemui banyak bangku kosong karena ditinggal karyawan menonton sepak bola. “Ini adalah penyakit empat tahun sekali, menyebar seperti api di sekitar tempat kerja,” kata Managing director Wiltshire yang berbasis sumber daya manusia pada J Mann Associates, Jacqui Mann. Keadaan ini jika tidak diantisipasi akan berdampak pada kelangsungan perusahaan.

Sebuah survei kepada 400 orang penggemar bola menyebutkan 32 persen memilih bolos bekerja pada saat musim panen tahun ini. Angka tersebut meningkat menjadi 68 persen menjelang piala dunia. Angka ini diprediksi akan terus meningkat jika timnas Inggris mampu menembus final piala dunia.

Mann mengatakan para bos harus melakukan pendekatan proaktif terhadap karyawan yang berpotensi membolos karena sepak bola. “Perusahaan perlu berpikir tentang hal ini, jika tidak mereka (bos) akan kerap mendapatkan anak buahnya tidak hadir,” katanya. Meski sebagian besar pertandingan timnas Inggris tidak berlangsung pada jam normal (09.00-17.00), tapi hal itu tetap menjadi kendala karena banyak juga orang Inggris yang bekerja bukan pada jam normal.

Di kantor pusat Grup Phoenix di Birmingham, perusahaan yang mengelola dana pensiun, manajemen menyiapkan tenda besar untuk nonton bereng piala dunia. Tenda itu disiapan untuk menyaksikan pertandingan Inggris melawan Slovenia pada 23 Juni mendatang pukul 3 sore waktu setempat. Manajemen memilih pertandingan itu karena memprediksi bakal menentukan nasib timnas Inggris apakah lolos atau tidak dari penyisihan group. “Lebih dari 250 karyawan akan menonton bersama,” ujar Chief Executive Phoenix,” Mike Merrick.

Program ini merupakan respon Merrick kepada karyawan yang sebagian besar penggila bola. Jika antusiasme mereka kepada sepak bola terhalang, lanjut Merrick, akan berpengaruh pada jalannya perusahaan. “Di Phoenix, olahraga dan kegiatan sosial memainkan peran penting dalam etos perusahaan,” katanya.

Lebih gila lagi yang diterapkan Supermarket Asda. Manajemen memberikan izin kepada karyawan yang ingin menyaksikan pertandingan langsung ke Afrika Selatan. “Karyawan diizinkan ke Afrika Selatan untuk pertandingan pilihan atau mengambil cuti tanpa dibayar,” ujar salah satu manajemen. Bagi karyawan yang tidak pergi ke Afrika, manajemen membuat jadwal kerja yang mempertimbangkan pertandingan sepak bola.

Tapi jajak pendapat lebih dari 1.000 perusahaan yang dilakukan oleh Chartered Institute of Personnel and Development (CIPD) mengungkapkan 9 dari 10 perusahaan tidak mengelola waktu kerja karyawan selama piala dunia. Penasihat Cipd, John McGurk, mengatakan pihaknya telah mengeluarkan saran bagi pengusaha tentang bagaimana mempertahankan lingkungan kerja yang harmonis selama piala dunia.

Saran itu berupa tawaran kerja bergilir atau jam kerja yang fleksibel. McGurk juga menyarankan agar karyawan mengambil cuti tahunan ketimbang harus bolos. “Perusahaan dan karyawan harus berkomunikasi dengan baik, dan panduan (tentang masuk kerja) harus jelas,” katanya. BBC| AKBAR TRI KURNIAWAN


Aturan ‘Perang Mulut’ dengan Pasangan

VIVAnews - Tidak salah jika banyak orang berkata sebaiknya jangan menyimpan kemarahan saat tidur. Tetapi, jika yang terjadi Anda dan pasangan bertengkar hebat sebelum tidur apa boleh buat. Rasa marah tidak akan mungkin hilang dengan cepat dan Anda harus kembali tidur karena
esok harus bangun pagi dan pergi ke kantor.

Jika Anda menemui situasi demikian tidak perlu pusing lagi menghadapinya. Karena, menurut penelitian terbaru ternyata tidak terlalu masalah jika Anda tidur meskipun sedang dalam keadaan marah. Fakta lainnya menyebutkan saat marah sebaiknya salurkan emosi Anda dengan hal
positif.

Selain itu, sebaiknya keluarkan saja emosi saat rasa marah datang. Apalagi ketika Anda sibuk membereskan rumah sementara pasangan hanya duduk manis di depan televisi. Pasti akan sangat menjengkelkan. Jika sudah begini sebaiknya jangan pendam emosi Anda pada pasangan. Katakan
saja padanya, Anda akan sangat menghargainya jika ia ikut turun tangan menyelesaikan pekerjaan rumah. Dan, katakan juga Anda tidak suka melihatnya hanya duduk diam sementara Anda sibuk mengerjakan pekerjaan rumah.

Jangan hanya memendam emosi dalam hati, karena selain tidak baik untuk kesehatan mental ternyata juga bisa berdampak buruk pada kesehatan fisik. Dan, faktanya menurut para ahli kesehatan, jika memendam emosi dalam jangka wakta lama bisa memunculkan penyakit serius pada tubuh Anda. Jika Anda dan pasangan sedang bertengkar dan emosi mulai tersulut cobalah untuk ingat beberapa prinsip di bawah ini.

Masalah tidak bisa selasai dengan cepat
Beberapa pertengkaran terjadi karena isu yang cukup berat. Jika hal itu yang terjadi sebaiknya jangan mencari jalan keluar ketika Anda dan pasangan dalam keadaan emosi. Hal itu hanya kan membuat pertengkaran makin hebat dan masalah tidak akan terpecahkan. Tunggu sampai emosi Anda dan pasangan mereda, baru buatlah keputusan. Keputusan yang benar-benar Anda dan pasangan sudah pertimbangkan dengan matang.

Fokus
Saat bertengkar, fokuslah pada masalah yang memicunya, jangan melebar ke masalah lain yang tidak berhubungan. Seringkali saat bertengkar Anda atau pasangan mengungkit masalah lama yang sudah selesai. Hal itu hanya akan membuat pertengkaran makin sengit dan akan sulit menemukan jalan keluar.

Akui kesalahan
Pertengkaran seringkali dipicu karena Anda atau pasangan tidak mengakui kesalahan. Cobalah untuk berjiwa besar dengan mengakui kesalahan jika Anda memang melakukannya. Jangan mencoba melindungi diri dengan melakukan kebohongan karena bisa menjadi bumerang bagi hubungan.

Tidak bertengkar di depan anak-anak
Bertengkarlah di dalam kamar dan jangan sampai anak-anak tahu. Bayangkan jika mereka melihat atau mendengar orangtua mereka saling berteriak satu sama lain. Hal itu pasti akan berpengaruh negatif pada perkembangan psikologis mereka. Jika Anda menganggap masalah yang ada sangat penting untuk dibahas segera dan bisa memicu pertengkaran, segera ajak pasangan ke dalam kamar atau ruangan lain untuk membicarakannya.

Dibawa tidur
Saat emosi Anda dan pasangan tidak bisa menganalisa masalah dengan baik. Salah satu cara untuk meredakan emosi adalah dengan beristirahat. Untuk itu, tidak masalah jika Anda tidur, saat sedang emosi. Ketika bangun, emosi mulai mereda dan Anda bisa menyelesaikan masalah dengan pasangan dengan pikiran yang jernih.

• VIVAnews


Diskon 50 Persen dari Mandala Airlines


KOMPAS.com – Untuk Anda yang ingin melakukan perjalanan selama bulan Juni hingga Agustus 2010, jangan lewatkan kesempatan ini. Bank UOB dan Mandala Airlines memberikan diskon 50 persen untuk semua rute domestik dan mancanegara, termasuk untuk destinasi baru: Singapura, Hong Kong, dan Macau.

Program ini berlaku untuk periode penjualan 7 Juni – 20 Juni 2010, dan untuk periode keberangkatan: 25 Juni – 31 Agustus 2010. Perhatikan aturan mainnya:

* Reservasi dapat dilakukan di kantor-kantor cabang Mandala  Airlines dan melalui Mandala Service Center di nomor 0804 – 1234567/ 021- 5699 7000.
* Promo berlaku untuk semua rute penerbangan domestik dan mancanegara Mandala Airlines selama kapasitas tempat duduk dan harga tiket masih tersedia.
* Diskon 50 persen hanya berlaku untuk harga tiket, tidak termasuk fuel surcharge, IWJR, dan airport tax.

Untuk pemegang kartu kredit UOB, silakan hubungi 140008 untuk informasi lebih lengkap.

Editor: din

Sumber: Ada Diskon


Padu Padan Jins Untuk ke Kantor

VIVAnews – Busana berbahan dasar jins ternyata tak hanya cocok dikenakan untuk acara-acara santai, Anda juga bisa tampil chic  dan bergaya dengan memakai celana jins ke kantor.

Namun, sebelum mengenakan celana jins ke kantor, sebaiknya sesuaikan juga dengan profesi Anda. Jika Anda seorang bankir atau pengacara, ada baiknya dipadu padankan dengan pakaian yang lebih formal.

Agar tak salah memadukan celana jins  dengan busana yang akan Anda kenakan, berikut tips yang  bisa Anda contek, seperti dikutip dari instyle.com.

Padukan dengan blazer
Memadukan jeans dengan blazer untuk pergi ke kantor bisa memberikan tampilan baru yang lebih bergaya. Meski terlihat klasik, blazer berwarna putih atau hitam sangat cocok untuk Anda para wanita yang bekerja di dalam ruangan. Pilih celana jins yang bisa membuat lekuk tubuh terlihat ramping agar pas dipadu dengan blazer.

Mix and match dengan busana berpayet
Sedikit kilau bisa membuat penampilan terlihat glamor. Jika Anda termasuk wanita yang berani dengan tampilan mewah, cobalah padukan jins dengan busana berpayet setengah penuh.

Cardigan
Sweater atau cardigan yang dikenakan bersama dengan celana jins bisa menambah pesona retro. Sebelum mengenakan cardigan, gunakan tanktop sebagai pelapis dalam pakaian akan membuat penampilan lebih seksi.

Atasan berbahan sutra
Blus sutra bisa membuat tampilan Anda terlihat lebih feminin jika dipadankan dengan celana jins yang menampilkan lekuk tubuh. Pilih model blus yang manis dengan kerah unik.

Padukan dengan jaket kulit
Jaket kulit yang dikenakan dengan celana jeans penampilan lebih seksi. Untuk menghilangkan kesan maskulin, kenakan sepatu bertumit tinggi dengan tas tangan etnik. (adi)

• VIVAnews


5 Cara Mudah Bakar Kalori Tubuh

VIVAnews – Bukan hanya saat berolahraga, tumpukan kalori dalam tubuh ternyata juga bisa Anda bakar kapan saja. Saat bekerja atau berkumpul dengan teman-teman, tanpa disadari kalori dalam tubuh juga cukup banyak terbuang.

Ketahui lima hal mudah untuk membakar kalori, yang bisa dilakukan kapan saja, agar tumpukan kalori dalam tubuh bisa dikurangi. 

1. Minum kopi : Penelitian menunjukkan kadar kafein yang terkandung dalam kopi meningkatkan jumlah pembakaran kalori. Anda bisa minum kopi hangat pada pagi hari atau kopi dingin pada sore hari.

2. Sarapan : Hal ini adalah cara paling mudah untuk memicu tubuh mulai membakar lemak. Hal itu karena otak tidak mengirimkan sinyal lapar hingga menjelang siang.

3. Tertawa : Buatlah diri Anda tertawa, dengan membaca cerita lucu. Tidak hanya membuat suasana hati menjadi lebih baik, kalori dalam tubuh pun ikut terbakar dengan tertawa. Karena, tertawa selama 10 hingga 15 menit per hari bisa membakar 50 kalori.

4. Tekanan : Stres atau tekanan yang Anda alami saat bekerja juga membakar kalori dalam tubuh. Jadi, jangan selalu anggap negatif tumpukan pekerjaan, karena itu membuat kalori terbakar.

5. Jalan-jalan : Saat makan siang, pilihlah tempat yang agak jauh dari kantor atau datangi pusat perbelanjaan. Hal ini membuat Anda berjalan lebih lama, dan sambil cuci mata kalori pun terbakar. (mt)

• VIVAnews


Sensasi Bercinta di Pagi Hari

VIVAnews – Bercinta adalah aktivitas paling pas untuk mengawali hari Anda. Tetapi bercinta pagi hari tidak semudah teori. Kesibukan pagi hari, seperti menyiapkan kelengkapan anak-anak sekolah dan harus bersiap ke kantor, pasti membuat Anda kesulitan untuk melakukannya.

Padahal pria pada pagi hari mengalami ereksi alami yang disebut Nocturnal Penile Tumescence. Yaitu terjadinya ereksi spontan selama tidur. Hal itu pada dasarnya karena saat tidur pria tidak mampu mengendalikan ereksinya, seperti pada siang hari.

Jadi bercinta pada pagi hari adalah hal seru yang bisa Anda lakukan dengan pasangan. Tidak perlu melakukannya dengan lama, Anda bisa melakukannya dengan kilat. Agar Anda dan pasangan sukses bercinta pada pagi hari, ikuti trik berikut ini:

- Tidurlah lebih cepat dari biasanya. Ungkapkan keinginan Anda pada pasangan. Jika Anda tidur lebih awal, bangun pun akan lebih pagi dari biasanya.

- Nyalakan alarm terutama jika Anda sulit bangun. Jangan letakkan alarm dekat dengan tempat tidur karena Anda bisa dengan cepat mematikannya.

- Gunakan lingerie seksi saat tidur atau tidurlah tanpa mengenakan pakaian apapun
.
- Jangan lupa siapkan permen rasa mint di samping tempat tidur. Hal ini untuk “mengantisipasi” bau mulut yang muncul pada pagi hari. (sj)

• VIVAnews


Tetap Romantis Usai Punya Anak

VIVAnews - Sejumlah pasangan kerap kehilangan suasana romantis setelah kehadiran anak. Mereka terlalu larut dengan kesibukan mengurus anak. Apalagi, jika mereka tak memanfaatkan tenaga pengasuh anak.

Padahal dengan manajemen rumah tangga yang baik, semua itu tak perlu terjadi. Setiap pasangan tetap bisa bermesraan tanpa mengabaikan kebutuhan buah hati. Simak beberapa tips yang dipaparkan di laman Your Tango berikut.

1. Menikmati pagi bersama
Pergunakan waktu luang saat anak belum terbangun di pagi hari. Luangkan waktu untuk menikmati kopi atau teh bersama pasangan. Anda juga dapat mengobrol sambil menyiapkan sarapan selagi buah hati belum bangun.

Waktu kebersamaan seperti ini dapat mendekatkan hubungan, selain keintiman di ruang tidur. Mengobrol dari hati ke hati dapat meredakan stres akibat pekerjaan di kantor dan permasalahan mengurus anak.

2. Asuh anak dengan rileks

Jangan merasa segala kerumitan mengurus anak berlangsung selamanya. Yakinkan diri bahwa anak pada saatnya akan semakin mandiri dan tak terlalu tergantung pada orangtua. Pikiran semacam ini akan membuat kehidupan lebih rileks. Jangan terlampau tenggelam dengan aktivitas mengurus anak.

3. Pikirkan hal berbeda
Sesekali, manjakan diri Anda dengan menginap di hotel. Anda pun terbebas dari pekerjaan rumah tangga dan memasak. Malam hari setelah anak tidur bisa Anda gunakan berdua untuk saling bermesraan.

Sesekali, rencanakan liburan romantis berdua seperti sebelum memiliki anak. Sempitnya waktu bermesraan justru akan membuat liburan lebih berkesan, karena masing-masing lebih menghargai dan menikmati waktu kebersamaan. Titipkan anak pada orang tua atau penitipan agar kalian memiliki waktu berdua. (umi)

• VIVAnews


47 queries