Panduan Menu Makanan Bayi s/d Balita
Powered by MaxBlogPress 


Menghilangkan Bekas Luka atau Bercak Hitam


Memiliki bekas luka atau bercak hitam sering membuat kita ngerasa nggak pede. Apalagi, sudah mencoba banyak produk kok hasilnya nggak memuaskan ya?!

Yug simak cara berikut ini, alami dan cukup ampuh

Tips 1 :: Ambil daun kapuk randu beberapa lembar, cuci hingga bersih. Kompres atau bersihkan area luka yang membekas tersebut dengan air hangat dengan sabun antiseptik. Gosokan daun tersebut di bagian yang membekas. Ulangi beberapa kali dan lakukan 2 kali sehari. Bisa juga anda menumbuk atau memblender daun tersebut dan oleskan di bagian bekas luka. Ingat, bila anda merasa gatal hentikan pemakaian!.

Tips 2 :: Ambil teh basi atau yang sudah terpakai. Bila menggunakan teh celup, buka kemasannya hingga bagian daun terlihat. Gosok the tersebut di bagian tubuh yang terdapat bekas luka. Lakukan seperti sedang melulur bagian tubuh. Diamkan sebentar kira-kira 10-15 menit. Lakukan secara rutin seminggu minimal dua kali.

Tips 3 ::  Ambil buah pare, tumbuk dan ambil air atau sarinya. Campur air tersebut dengan tepung beras hingga berbentuk seperti krim. Basuh bagian bekas luka yang ingin dihilangkan dengan air hangat. Oleskan secara teratur pada bekas luka tersebut. Ramuan ini juga dapat dilakukan untuk memutihkan wajah atau tubuh.

Tips 4 :: Ambil bagian putih dalam telur. Pisahkan dan tambahkan madu lalu aduk hingga merata. Oleskan pada bagian bekas luka tersebut secara rutin. Ramuan ini jga dapat digunakan untuk menghilangkan flek pada wajah.

Tips 5 :: Rendam beras selama 15 menit, angkat dan tumbuk sampai halus. Tumbuk beberapa buah kencur hingga halus dan campur dengan beras tadi. Setelah merata bubuhkan pada bekas luka setiap hari selama dua minggu.

Tips 6 :: Ambil satu suing bawang merah, parut hingga halus. Setelah halus tempelkan pada bagian bekas luka tersebut. Bawang merah juga bisa digunakan untuk menyembuhkan luka bakar, keloid dan bisul.

Tips 7 :: Percaya atau tidak, pasta gigi dengan kandungan pemutih dapat menghilangkan bekas luka. Caranya oleskan sesering mungkin pada bagian bekas luka yang ingin dihilangkan. Diamkan selama 15-30 menit secara rutin. Bersihkan dengan air hangat.

selamat mencoba ya 😀

jangan lupa comment di bawah ini jika ada perkembangan dari kamu ya, :) , share juga ke teman-teman mu. Biar mereka juga mendapatkan manfaatnya :)

MENJADI PENDENGAR YANG BAIK UNTUK ANAK

Sebagai orangtua, ada kalanya kita perlu menjadi pendengar yang baik bagi anak2 kita. Berikut adalah tips cara mendengarkan yang baik

  • Saat anak sedang berbicara kepada anda, tataplah matanya dengan kasih sayang sehingga anak merasa di perhatikan ceritanya.
  • Di dalam sela-sela pembicaraan anak anda, sesekali berilah komentar seperti “O ya? atau Wah!.. ” karena itu sudah menjadi stimulasi bagi mereka untuk makin giat bercerita. Pola ini dapat membuat anak nyaman karena merasa orang tua memahami apa yang mereka ungkapkan.
  • Mendengar sepenuhnya cerita pengalaman anak, baik itu menyedihkan dan menyenangkan, membuat kita berdua (ibu dengan anak) dapat berbagi rasa dan anakpun akan merasa orangtuanya menghargainya, Anak akan bersikap terbuka karena yakin orangtua pasti bersedia mendengarkan mereka.
  • Hindari sikap memaksakan pendapat, dan langsung ‘melabel” anak. Perasaan anak yang lebih sensitif, membuat anak akan merasa tersisihkan jika kita bersikap seperti itu.
  • Jika anda ingin membantu anak menghadapi masalahnya, berilah masukkan dengan kata-kata yang tetap menyemangati  anak. Hindari berkata “Ya sudah, besok kamu tidak usah main” atau ” Biar mama yang marahi temanmu yang nakal itu”
  • Disaat anak sedang emosi dan sulit bicara, jangan paksa anak untuk terus bicara.
  • Beri anak anda waktu untuk menyendiri sejenak sampai emosinya mereda dan siap untuk berbicara.
  • Berusahalah untuk tidak memberikan opini kita pribadi, baik terhadap pilihan sikapnya, emosinya dan tindakannya.
  • Tanyakan pemikiran mereka terhadap masalah ini dan bagaimana kira-kira sikap yang sebaiknya mereka lakukan di kemudian hari.
  • Sikap ini tidak saja menghindarkan anak dari perasaan di hakimi, namun juga membantu mereka lebih memahami kejadian atau peristiwa secara objektif.

Nikmatnya Nasi Bambu Dago  

TEMPO Interaktif, BANDUNG –  Kalau Sumatera Barat punya panganan khas ketan campur santan dalam bambu dan digarang bara bernama lemang, Jawa Barat, ternyata tak kalah kreasi. Coba saja tengok kedai Doremiebaksol di Jalan Ir. H. Juanda – atau yang biasa dikenal dengan kawasan Dago – No. 347, Bandung.

Di sini ada Nasi Bambu. Dari namanya, mungkin sudah sedikit terbayang tentang menu ini. Nasi ada dalam bambu. Ya, memang tidak salah.

Apa yang membedakannya dengan lemang? Kalau bicara soal bahan dasarnya, tentu sudah berbeda karena dari namanya saja sudah jelas nasi alias beras yang diolah, bukan ketan.

Jadi begini, “Nasi yang dimatangkan terlebih dahulu diberi bumbu rahasia,” jelas Wariah, koki yang membuat menu ini, ketika ditemui Tempo di kedai Doremiebaksol, Senin, 26 Juli 2010. Kemudian ditambah dengan teri medan yang telah digoreng. Tak lupa disisipi pula daun kemangi.

Campuran nasi dan bahan penggugah aroma serta rasa itu lalu dibungkus daun pisang. Bentuknya seperti tabung, disesuaikan dengan rongga dalam bambu. Selesai dibalut daun pisang, lantas di masukkan ke dalam bambu sepanjang kira-kira 15 sentimeter. Terus dikukus.

Bambu yang digunakan merupakan jenis bambu bitung. Mengapa? Supaya ukurannya pas dengan tampilan porsi dan daya serap aroma bambu untuk si nasi. Tidak seperti bambu gombong yang diameternya sekitar 15 cm, “Bambu bitung ini paling pas ukurannya untuk porsi nasi bambu,” kata Wari, sebutan akrab Wariah.

Nasi lebih nikmat kalau disajikan hangat. Keluar dari kukusan, lebih baik jangan lama-lama dianggurkan nanti keburu dingin. Kalau begini, tentunya mengurangi wangi daun pisang dan si bambu.

Tempo diberi sedikit bocoran kiat sederhana dari Wari, daun pisang yang agak kekuningan memiliki aroma yang lebih santer dibandingkan dengan daun pisang yang masih hijau. “Tapi, karena ini tampilan Nasi Bambu memang warnanya jadi kekuning-kuningan, terkesan seperti nasi lama,” ujar ibu lima anak ini yang mendapat resep Nasi Bambu dari seorang pengusaha kafe di Bandung.

Pilihan campuran nasi, kata Wari, sebenarnya tidak hanya teri medan yang disediakan. “Untuk paket Nasi Bambu pesanan – semacam katering – ada juga yang pakai campuran ati-ampela,” tuturnya sambil melanjutkan, “Biasanya yang pesan pilihan ini karyawan atau ibu-ibu yang mengadakan pertemuan. Rata-rata setiap pesan sampai 50 paket.”

Nasi Bambu dan kawan-kawan disantap dengan sambal terasi. Sambal terasi di kedai ini tidak menonjolkan cita rasa pedas gila-gilaan. “Kalau sambal paket biasa yang disediakan memang tidak dibikin terlalu pedas, kecuali ada pesanan,” kata ibu kelahiran Bandung, 15 Desember 1968 ini.

Satu paket Nasi Bambu ditarif sekitar Rp 10.000 sampai Rp 11.000-an saja. Tergantung teman nasi. Teman nasi bisa dipilih lauknya, lauk pertama dan lauk kedua. Lauk pertama seperti gepuk, soto, pepes ayam, ayam goreng, ayam goreng bumbu balado kacang (bumbu Bali), dan ayam balado cabai hijau. Lauk kedua di antaranya tempe goreng, tahu goreng, perkedel jagung, dan perkedel cabai. “Yang paling banyak dipesan itu yang lauk ayam goreng,” kata Wari.

Kalau perkedel cabai ternyata baru meluncur tampil meramaikan menu di Doremiebaksol. Menu ini semacam kentang yang dihancurkan diberi bumbu perkedel dan daun bawang kemudian disisipkan di dalam cabai merah geluntungan. Lantas digoreng.

Syahdan yang mencicipi Nasi Bambu dengan teman pepes ayam dan perkedel cabai berkomentar, “Menu ini sebenarnya gaya desa sekali, tapi jadi menarik dikemas begini.” Jadi yang terlanjur terjebak rutinitas kota, tiba-tiba ingin masakan desa mending langsung meluncur ke kedai di Dago ini ya.

Doremiebaksol yang berdiri sejak 1 Februari 2010 ini buka setiap hari. Minggu sampai Kamis buka pukul 10.00-21.00 WIB, sedangkan Jumat dan Sabtu dimulai pukul 10.00-22.00 WIB. Aneka modifikasi bakso juga tersedia di sini, seperti Bakso Cabe di antaranya.

GILANG MUSTIKA RAMDANI

Wanita Habiskan Rp227 Jt untuk Beli Sepatu

VIVAnews – Saat membersihkan almari, apakah Anda menemukan tumpukan alas kaki yang sudah tak terpakai? Apakah Anda menemukan sepatu flat, sepatu hak tinggi, atau sandal, yang teronggok meski baru sekali dikenakan?

Tumpukan alas kaki yang sudah tak terpakai itu menandakan gejala impulsif pada wanita saat melihat sepatu dengan model menarik di pusat perbelanjaan. Kira-kira, berapa besar uang yang dihabiskan wanita untuk membeli sepatu sepanjang hidupnya?

Sebuah survei yang dilakukan sebuah perusahaan asuransi Inggris GoCompare.com terhadap 3.000 wanita menemukan, mayoritas wanita menghabiskan hampir US$25ribu atau sekitar Rp227 juta untuk berbelanja sepatu.

Jajak pendapat yang dikutip dari Shine menjelaskan, wanita rata-rata memiliki sekitar 19 pasang sepatu di almari pakaian mereka. Pembelian sepatu tanpa ditemani ibu untuk dimulai pada usia 14 tahun. Rata-rata, wanita membeli tujuh pasang sepatu per tahun atau mencapai 469 pasang sepatu selama sisa hidup mereka .

Wanita yang lebih dewasa menghabiskan rata-rata US$53 atau Rp480 ribu per pasang atau sekitar US$370 setara Rp3,4juta per tahun. Selama periode 67 tahun, wanita akan menghabiskan uang untuk membeli sepatu US$24,8 ribu.

Berapa jenis sepatu dan alas kaki yang dimiliki seorang wanita? Rata-rata, seorang wanita memiliki hingga belasan pasang sepatu. Biasanya, mereka memiliki sedikitnya tiga pasang sepatu resmi, enam pasang sandal jepit, sandal, sepatu flat atau wedges, dua pasang sepatu kerja dan empat pasang untuk malam hari dan acara tak terduga.

Dari hasil jajak pendapat, ditemukan juga beberapa fakta unik tentang sepatu, yaitu:    

– Empat dari 10 wanita yang disurvei menilai wanita lain berdasarkan sepatu yang dikenakannya.

– Lebih dari setengah wanita mengaku membeli sepatu baru tanpa memikirkan alasannya atau menyesali pembelian sepatu tersebut.

– Satu dari empat wanita merahasiakan mengenai pembelian sepatu mereka dari pasangan, karena menganggap pasangan tidak memahami alasan membeli sepatu.

(umi)

• VIVAnews

Berlibur Bebas Rewel

KOMPAS.com – Libur sekolah telah tiba! Sejak jauh-jauh hari, Anda mungkin sudah merencanakan liburan bersama keluarga. Agar liburan Anda bebas masalah, sebaiknya siapkan pula segala keperluan si kecil. Berikut hal-hal yang perlu disiapkan agar acara liburan tetap asyik dan bebas dari kerewelan si kecil:

Rancang sejak awal. Rencanakan bersama pasangan kira-kira kapan, kemana, dan berapa lama liburan kali ini. Sesuaikan rencana berlibur dengan dana yang ada. Rencanakan pula akomodasinya, dimana tempat menginap, sarana transportasi yang digunakan, umum atau pribadi, dan lain sebagainya.

Pilih tempat berlibur. Sebaiknya lokasi liburan tidak terlalu jauh karena perjalanan jauh atau lama bisa menyebabkan si kecil bosan dan rewel. Selain itu, pilihlah tempat berlibur yang dapat dinikmati semua anggota keluarga. Untuk memberikan gambaran awal tentang lokasi tempat liburan kepada anak, orangtua dapat menunjukkan gambar-gambar tempat wisata tersebut, lalu ceritakan secara singkat apa saja yang akan ditemui di sana, kegiatan apa yang dapat dilakukan, dan sebagainya.

Periksa kesehatan si kecil. Sebaiknya 1-2 minggu sebelum berangkat, cek jadwal imunisasi si kecil. Lalu, persiapkan obat-obatan yang kemungkinan diperlukan selama liburan.

Siapkan perlengkapan. Di antaranya:

* Tas perlengkapan bayi. Tas khusus ini digunakan untuk menyimpan segala kebutuhan si kecil. Kebutuhan si kecil sebaiknya terkonsentrasi pada satu tas, dan tidak bercampur dengan perlengkapan pakaian orangtua atau saudaranya.

* Popok dan pakaian. Pada saat berlibur atau beraktivitas di luar, sebaiknya si kecil menggunakan popok celana sekali pakai karena lebih praktis, sehingga si kecil nyaman bergerak dan bebas rewel. Pilihlah popok celana sekali pakai yang memiliki perlindungan menyeluruh agar kulit bayi tetap kering dan memiliki bahan ekstra lembut untuk kulit sehat si kecil. Sediakan popok serta pakaian yang cukup. Jangan sampai si kecil kekurangan popok atau pakaian, sebab dapat membuatnya tak nyaman.

* Tisu basah. Berguna untuk membersihkan bagian kelamin dan bokong setelah pipis di perjalanan, membersihkan tangan setelah makan-minum, membersihkan wajah dari keringat, dan lain-lain. Pilih tisu yang tak mengandung alkohol sehingga tidak membuat kulitnya kering dan aman buat si kecil.

* Mainan. Si kecil biasanya rewel kala merasa bosan. Dengan membawa mainan kesukaannya, setidaknya ada aktivitas yang bisa dilakukan selama perjalanan untuk mengusir kejenuhan.

* Makanan bayi. Persiapkan makanan ringan dan makanan berat untuk si kecil di perjalanan. Jangan sampai ia kelaparan dan rewel. Bawa serta perlengkapan makan dan minumnya.

(Hilman/Tabloid Nakita)

Editor: din

Tiga Bulan Nikah Bercerai, Apa yang Salah?

Tanya:
Pertama-tama, saya ingin bercerita tentang pengalaman kurang baik dalam hidup saya. Saya berumur 22 tahun, dan mantan suami berusia 31 tahun. Kami pernah menikah, namun hanya bertahan selama 3 bulan.

Namun, setelah setahun bercerai, saya masih belum bisa membuka diri pada pria lain. Pertanyaan saya, apakah ada kemungkinan saya kembali pada mantan suami? Masalahnya, sayalah yang minta bercerai dari suami, tapi baru sekarang saya menyadari bahwa saya menyesal.

Tapi, bila saya dan mantan suami tak bisa rujuk, kapan kira-kira saya mendapatkan penggantinya?

H – Jakarta

Jawab:
Kalau dilihat dari apa yang Anda rasakan, sepertinya Anda agak berat menghadapi perceraian ini. Itulah yang membuat Anda sulit membuka hati untuk pria lain.

Jika Anda menginginkan rujuk dengan mantan suami, tampaknya peluangnya hanya sekitar 40%. Tapi, kesempatan kembali dengan mantan suami bisa lebih besar bila Anda bisa menjalin komunikasi lagi dengannya. Masalahnya, Anda perlu berjuang, karena mantan suami mengalami sakit hati yang mendalam saat Anda minta bercerai dengannya.

Untuk soal jodoh, kemungkinannya tahun depan akan ada seseorang yang jauh lebih baik dan cocok untuk Anda. Tapi, semuanya tergantung pada Anda. Jika masih memikirkan mantan suami, hati Anda masih akan tertutup untuk pria lain.

Konsultan: Feri Purwo

Feri PurwoJika Anda punya masalah percintaan atau perkawinan, kirimkan pertanyaan Anda ke rubrik ‘Bincang Hati’ melalui email konsultasi.fiesta@vivanews.com “. Jangan lupa untuk mencantumkan nama lengkap Anda dan pasangan, berserta tanggal lahir. Nama pengirim akan disamarkan. Anda juga bisa curhat di www.curhaters.com

• VIVAnews

Wajah Mulus, Tapi Punggung Berjerawat


KOMPAS.com – Suami selalu mengeluhkan jerawat yang ada di punggung saya. Saya juga bingung kenapa punggung bisa berjerawat. Padahal muka saya tidak berjerawat. Apa kira-kira penyebabnya? Apakah jerawat itu bisa berkembang dan menjadi berbahaya? Cara-cara apa yang perlu dilakukan untuk mengatasinya? – Titiek.

Dikatakan bahwa suami Anda mengeluhkan atau melihat jerawat pada punggung Anda. Berarti selama ini Anda sendiri tidak merasakan kehadiran jerawat itu. Yang Anda tanyakan, mengapa di wajah tidak berjerawat, sedangkan di punggung ada. Jelas tiap wanita selalu memelihara penampilannya, seperti membersihkan wajah jika dirasa berdebu, kotor, atau berkeringat. Namun, banyak orang lupa bahwa di punggung juga bisa berkeringat. Apalagi aliran udara di sekitar punggung biasanya kurang bagus dibanding permukaan tubuh lain. Hal ini terutama karena punggung sering tertutup pakaian.

Bisa jadi Anda lupa untuk membersihkan bagian belakang tubuh, baik itu punggung, belakang leher, hingga batas pinggang. Itulah penyebab utama timbulnya jerawat pada punggung. Jerawat itu akan semakin berkembang jika kita jarang membersihkan alas tidur. Kalau ini terjadi jerawat akan matang dan terlihat seperti bisul kecil. Ini tidak berbahaya namun kadang dapat menimbulkan rasa demam di tubuh. Demam itu baru akan hilang jika mata dari bisul tersebut pecah. Bila sampai pecah, tentu tidak enak dipandang.

Cara untuk mengatasi jerawat di punggung ini mudah saja, jagalah kebersihan tempat tidur dan seprainya. Daster maupun pakaian dalam harus lebih cepat diganti apabila kita berkeringat. Ketika mandi jangan lupa bersihkan juga punggung Anda. Apabila sulit, belilah sikat punggung yang halus. Prinsip dasarnya adalah kebersihan. Namun, apabila dengan cara-cara ini jerawat Anda tidak hilang, perlu diteliti apa makanan yang paling sering Anda makan. Karena umumnya jerawat timbul apabila kita sering makan lemak. – dr R. Soetomo Slamet Iman Santoso, Ahli Penyakit Dalam.

(Majalah Sekar)

Editor: NF

Sumber: Majalah Sekar

Sebelum Memotong Pendek Rambut Anda


KOMPAS.com — Cuaca yang semakin panas menggiring kita untuk memiliki potongan rambut yang simpel dan pendek. Selain adem, potongan pendek juga akan memberikan kita kesan segar dan muda. Tetapi sayangnya, tren model ini belum tentu cocok bagi setiap orang jika salah penerapannya. Wujudkan tampilan rambut pendek baru yang fresh dan cocok dengan wajah kita dengan 5 tip di bawah ini:

1. Sebelum memangkas habis rambut. Coba ingat-ingat apakah ada hari penting (pernikahan atau hari penting lainnya) yang harus kita hadiri dan memerlukan penataan rambut tertentu. Sebab, membutuhkan waktu antara 6 bulan sampai 1 tahun untuk menumbuhkan kembali rambut kita yang “bondol”.

2. Perhatikan juga bentuk wajah, tekstur rambut, dan perawatan rambut yang dibutuhkan nantinya. Memutuskan untuk memotong rambut menjadi pendek bisa memberikan perubahan yang besar terhadap penampilan kita. Jadi, pilihlah model yang cocok dengan fitur wajah dan jenis rambut kita. Jangan hanya terbuai dengan tren yang ada, sebab tidak semua model rambut pendek bisa diaplikasikan pada tiap orang.

3. Untuk meminimalisasi kesalahan potong, kita bisa melakukan prediksi terlebih dahulu. Kita bisa melakukan “uji coba” secara virtual, seperti yang terdapat pada www.thehairstyler.com. Di sini kita bisa melihat kira-kira bagaimana model rambut yang kita pilih dengan bentuk wajah kita.

4. Jangan biarkan stylist menerka-nerka apa yang ada di kepala kita. Supaya tidak salah, berikan foto atau gambar dari model rambut pendek yang inginkan kepada stylist kita. Kuncinya, kita harus mau mendengarkan saran yang diberikan stylist, dan beranilah untuk berkata “tidak” jika memang tidak sesuai dengan selera.

5. Jangan lupa untuk berkonsultasi kepada stylist mengenai produk perawatan dan tatanan rambut seperti apa saja yang bisa kita aplikasikan pada “rambut baru” kita. Apakah perlu menggunakan catokan lurus, hairdryer, atau gel tertentu.

(Prevention Indonesia/Astrid Anastasia)

Editor: din

12 queries