Memilih makanan selingan anak
Memilih makanan selingan yang bergizi untuk anak
Makanan selingan alias camilan atau kudapan bertujuan mencukupi kebutuhan gizi anak. Jadi perhatikan kandungan gizinya. Makanan selingan yang sehat harus mengandung zat gizi, termasuk vitamin dan mineral.Misalnya, bubur kacang hijau yang bisa dibuat sendiri atau kroket isi daging maupun aneka buah segar . Untuk buah sangat baik karena bias mencegah sembelit, membantu melancarkan BAB, dan lain sebagainya karena banyak mengandung serat. Setelah anak berusia lebih dari setahun boleh makan buah apa saja , kecuali nangka karena banyak gas serta duren yang mengandung alkohol.
Dengan kata lain memilih makanan selingan untuk anak bukan berarti makanan pengganjal perut semacam snack yang banyak dijual di pasaran yang rasanya asin serta gurih, atau yang mengandung banyak gula seperti jus buatan. Makanan gurih mengandung banyak penyedap dan pengawet . yang mana makanan tersebut justru harus dihindari untuk anak – anak. Sementara makanan yang tinggi gula kalori menyebabkan anak merasa keying sehingga membuatnya malah sulit makan. Juga tidak dianjurkan memberikan makanan yang banyak mengandung lemak seperti krim, mentega, gorengan , karena dapat menyebabkan obesitas anak.
Dibawah ini contoh jadwal pemberian makanan selingan yang dapat dipakai :
- Jangan beri makanan selingan menjelang waktu makan utama , karena anak keburu kenyang . Akibatnya jadi sulit makan.
- Biasanya diberikan 2 kali sehari, yaitu diantara dua waktu makan. Makanan selingan I diantara sarapan dan makan siang sedangkan makanan selingan II diantara makan siang dan makan malam atau setelah anak bangun tidur siang.
- Malam : sejam sebelum tidur berikan segelas susu. Bisa juga disisipkan satu kali makanan selingan.
Demikian tip – tip pemberian makanan selingan , semoga ada manfaatnya . Dan satu lagi jangan lupa cara penyajian dan tampilannya harus menarik minat anak serta variasikan jenisnya.
Mengocok Telur Agar Kue Mengembang Sempurna
KOMPAS.com - Cara mengocok putih telur, salah satu bahan penting saat membuat kue atau cake, harus tepat. Jika tidak, jangan heran kalau kue tak mengembang sempurna.
Dalam cooking show bertema “Hidangan Lebaran Komplet” beberapa waktu lalu, Semijati Purwadaria, pemimpin redaksi majalah Sedap, berbagi tekniknya.
Atur kecepatannya
Siapkan mixer, dan gunakan kecepatan sedang atau tidak terlalu tinggi saat mengocok putih telur. Jika Anda menggunakan mixer, pilih tingkat kecepatan dua dari tiga, meski ada juga mixer yang tingkat kecepatannya maksimal di nomor enam. Pilih nomor empat dari enam untuk jenis mixer ini.
Pisahkan dari kuning telur
Cara yang benar menyiapkan adonan telur untuk kue adalah dengan memisahkan putih telur dari kuning telur. Artinya, Anda lebih dahulu mengocok kuning telur secara terpisah. Jika sudah mengembang sempurna, campurkan ke dalam kuning telur.
Jangan campur dengan gula pada tahap awal
Saat mengawali mengocok putih telur untuk bahan kue, jangan langsung dicampur dengan gula. Setelah putih telur sudah mulai mengembang, boleh dicampurkan dengan gula. Tanda telur sudah mengembang adalah adonan putih telur mulai terlihat mengkilap, tidak tumpah jika wadah di balik, dan jika disentuh dengan ujung jari, putih telur bentuknya melengkung.
Sebaiknya gunakan wadah kaca
Sisa adonan mudah menempel pada wadah plastik, dan menyisakan lemak. Wadah yang kurang bersih seperti ini juga cukup mempengaruhi kualitas adonan putih telur.
Jika semua cara sudah dicoba namun ternyata kue tak juga mengembang sempurna, bisa jadi telur yang digunakan tidak segar. Tingkat kesegaran telur agak sulit dibedakan kasat mata, namun bisa dikenali dari adonan telur, apakah mengembang atau tidak.
“Jika ternyata tidak mengembang, bisa jadi telur kurang segar. Jangan ragu untuk mengulang lagi dari awal untuk membuat adonan telur agar menghasilkan kue seperti yang diinginkan,” tandas Semijati.
WAF
Editor: din
Makanan Terbaik buat Kulit
TEMPO Interaktif, Jakarta -Penelitian tentang makanan yang terbaik untuk kulit sehat masih terbatas. Namun, makanan kaya antioksidan tampaknya memiliki efek perlindungan bagi kulit. Makanan kaya antioksidan biasanya terdapat pada buah dan sayuran.
Menurut Lawrence E. Gibson, M.D., dermatolog dari MayoClinic, beberapa sayuran dan buah baik untuk kesehatan kulit, di antaranya eortel, aprikot, jeruk, blueberry, bayam dan sayuran berdaun hijau lainnya, tomat, kacang, kacang polong, dan kacang-kacangan lainnya, serta ikan, terutama ikan salmon.
Di sisi lain, ada makanan yang tampaknya terkait dengan kerusakan kulit. Sebagai contoh, beberapa penelitian menunjukkan makanan tinggi lemak dan karbohidrat mendorong penuaan kulit.
Banyak makanan yang baik untuk kulit juga baik bagi kesehatan secara keseluruhan. Misal, banyak minum air putih, perbanyak buah-buahan dan sayuran, ikan daging merah, susu rendah lemak atau bebas lemak. Sertakan kacang-kacangan, biji-bijian, kacang-kacangan, roti gandum dan pasta, serta kurangi permen.
Mayoclinic | Nur Rochmi
Tetap Trendi Meski Punya Anak
VIVAnews - Penampilan pascamelahirkan dan kehadiran bayi seringkali membuat para ibu serba salah. Banyak ibu lebih mendahulukan penampilan sang buah hati dan tak lagi menghiraukan gaya berpakaian mereka.
Peran sebagai ibu bukan berarti Anda tak bisa tampil trendi. Beberapa jenis pakaian yang tak merepotkan tugas sehari-hari tetap bisa mencerahkan keseharian. She Knows memberi petunjuk bagaimana seorang ibu bisa tampil memukau tanpa tampak seperti pengasuh.
Jeans Skinny
Skinny Jeans cocok digunakan untuk acara-acara malam. Sedangkan celana skinny model capri lebih sesuai digunakan saat siang hari. Kenaikan berat badan membuat para ibu kemungkinan membutuhkan jeans satu ukuran lebih besar. Jika mau, jeans skinny saat hamil lebih nyaman digunakan di bulan-bulan awal setelah melahirkan.
Agar bisa menyembunyikan kelebihan lemak, hindari skinny jeans dengan warna-warna terang. Pilih warna gelap yang menimbulkan kesan lebih langsing.
Celana Bermuda
Celana pendek atau celana bermuda bisa dipadukan dengan ikat pinggang besar. Gunakan celana pendek berstruktur dan sematkan ikat pinggang di tempatnya atau biarkan menjuntai di pinggul.
Agar makin kinclong, sepasang sandal besar atau sepatu berhak dan kalung membuat penampilan lebih menarik.
Kemeja floral
Kemeja motif floral atau nautika membuat penampilan ibu lebih segar. Bagi yang menyukai gaya konservatif, kemeja setengah lengan bergaris dengan celana pendek, kapri atau jeans berkaki lebar dengan sandal cantik dan ikat pinggang menjadikan ibu tampak gaya.
Perhiasan emas seperti kalung dan gelang mempermanis tampilan akhir. Dijamin, ibu dan buah hati sama-sama trendi.
• VIVAnews
Benarkah Belanja Bisa Picu Impoten?
VIVAnews - Sekarang pria punya alasan ampuh untuk menghindari belanja di supermarket. Berdasarkan penelitian, terlalu sering berbelanja bisa membuat mereka impoten.
Seperti dikutip dari laman Dailymail, para peneliti mendapat temuan mengejutkan bahwa struk belanja mengandung zat berbahaya Bisphenol A (BPA). Dalam konsentrasi tinggi zat ini mengganggu hormon pria.
Zat yang terkandung dalam tinta yang tercetak di struk belanja itu berpotensi masuk ke tubuh pria melalui perantaraan tangan dan makanan. Karena umumnya, pria jarang membersihkan tangan usai menerima struk belanja.
Profesor Frank Sommer, 42, seorang urolog yang bermarkas di Berlin, menjelaskan, “Zat seperti itu dapat mengganggu keseimbangan hormon seks pada pria. Dalam jangka panjang, hal ini bisa menurunkan gairah seksual, mendorong terciptanya timbunan lemak dalam otot yang tentunya mempengaruhi kemampuan ereksi.”
Zat berbahaya itu juga terkandung dalam kaleng makanan, tirai mandi, mainan dan botol bayi. Pada remaja putri, paparan zat ini memicu pubertas dini serta meningkatkan risiko penyakit diabetes dan kanker. Olehkarenanya, penting dikeluarkan larangan pemakaian zat itu untuk produk konsumen.
Baca juga: Botol Plastik Picu Impotensi
• VIVAnews
Perut Buncit Lantaran Kembung?
KOMPAS.com – Setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda-beda. Ada yang makan begitu banyak sehingga kekenyangan, namun perutnya tetap terlihat rata. Ada pula yang hanya minum kopi, perutnya langsung kembung dan membuncit (keras pula!). Selain menimbulkan perasaan tidak nyaman, perut buncit akibat kembung juga membuat bikin penampilan Anda jadi kurang indah dilihat. Lakukan kilas balik terhadap makanan dan minuman yang Anda konsumsi untuk mencegah atau mengatasinya, seperti disarankan Marissa Lippert, pakar diet yang penulis buku best seller The Cheater’s Diet.
1. Perbanyak air minum
Air putih akan melenyapkan kembung seketika, dengan membantu pencernaan sekaligus mengatasi rasa lapar dan tingkat hidrasi. Sebagai bonusnya, banyak minum air putih juga akan membuat kulit Anda terlihat lebih segar dan membantu mencegah tanda-tanda penuaan (seperti keriput). Minum 1,5 – 3 liter air per hari, tergantung pada tingkat aktivitas Anda. Agar rasanya lebih segar, tuangkan perasan air lemon atau potongan mentimun.
2. Makan makanan pengusir kembung
Mentimun, asparagus, artichoke, semangka, buah-buahan dari rumpun sitrus, melon, dan belewah, adalah beberapa jenis buah yang bertindak sebagai diuretik alami. Jika tubuh Anda cenderung mudah menahan air, buah-buahan ini bisa dicoba karena membuat Anda sering buang air. Selain itu, makanan yang mengandung lemak sehat seperti salmon, alpukat, dan minyak zaitun juga bisa membantu mengurangi peradangan dan menjaga perut tetap rata.
3. Hindari pemanis buatan, kafein, dan minuman berkarbonasi
Pernah merasa perut begitu penuh usai minum kopi? Hal ini seringkali terjadi bila perut Anda belum terisi makanan. Banyak juga orang yang tak sempat makan, lalu sengaja minum kopi untuk “mengganjal” perut. Padahal, rasa kenyang ini sifatnya tipuan belaka. Hasilnya mungkin justru perut Anda jadi sedikit buncit karenanya. Untuk itu, perhatikan pola makan Anda. Apakah Anda sering mengonsumsi permen bebas gula, minum kafein dan minuman bersoda? Makanan dan minuman inilah penyebab perut Anda yang sensitif menjadi kembung.
4. Pilih-pilih minuman alkohol Anda
Minuman beralkohol pun ternyata memiliki hitungan kalori yang berbeda. Hindari minuman yang mengandung gula, atau yang tinggi kalori, sehingga bisa mengacaukan ruang dalam perut Anda. Anda boleh menikmati 1 atau 2 koktil pilihan Anda seperti margaritas on the rocks, mojito, dan sangria, kemudian teguk jenis yang lebih ringan seperti champagne, wine, light beer, atau vodka-soda.
Ingin tahu berapa perkiraan kalori dalam minuman Anda?
* White atau rose wine (147,8 ml) – 110 kalori
* Mojito (103,5 ml) – 150 kalori
* Margarita on the rocks (88,7) – 223 kalori
* Sangria (1 gelas) – 120 kalori
5. Hindari junk food
Makanan gorengan yang berminyak dan berlemak, seperti kentang goreng, keripik, permen, atau roti, biasanya mengandung banyak sodium, gula, kalori nol, dan karbohidrat yang mengandung zat tepung. Makanan seperti ini menyerap tingkat energi dan menyebabkan kembung. Sebagai gantinya, nikmati makanan dengan bahan baku yang lebih sehat, terutama buah dan sayuran. Untuk sayuran, hindari yang mengandung gas seperti kubis, sawi, atau nangka muda.
DIN
Editor: din
Sumber: Shine
Diet Gaya Mediterania Bisa Meningkatkan Fungsi Jantung
TEMPO Interaktif, Bloomington - Gaya makan Mediterania, yang biasa dilakukan penduduk Eropa bagian selatan seperti Yunani dan Spanyol, dan Timur Tengah, menurut penelitian, bisa memperbaiki fungsi jantung.
Menurut penelitian yang dimuat Circulation: Cardiovascular Quality and Outcomes, jurnal terbitan Asosiasi Jantung Amerika, itu, bahwa pria yang melakukan pola makan gaya Mediterania punya jantung dengan tingkat variabilitas (HRV) lebih besar dibandingkan mereka yang diet gaya Barat.
HRV mengacu pada variasi dalam selang waktu di antara ketukan jantung sehari-hari. Menurunnya HRV merupakan faktor risiko untuk penyakit arteri koroner dan kematian mendadak.
“Ini berarti bahwa sistem otonom yang mengendalikan detak jantung seseorang bekerja lebih baik pada orang dengan pola makan Mediterania,” kata Jun Dai, MD, Ph.D., penulis studi ini dan asisten profesor gizi dan epidemiologi di Universitas Indiana Bloomington.
Gaya makan Mediterania ditandai dengan mengonsumsi lemak tak jenuh, dan banyak makan ikan, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, minyak zaitun, dan sereal–yang mengurangi faktor risiko penyakit jantung. Tapi sampai sekarang, bagaimana diet ini bisa membantu mengurangi risiko penyakit jantung koroner ini masih belum diketahui.
Dai dan rekan-rekannya menganalisis data diet dari 276 pria kembar identik. Mereka memberikan skor pada setiap peserta tentang cara asupan makanan yang erat berkorelasi dengan diet Mediterania; semakin tinggi skornya, semakin besar pula kesamaannya dengan diet gaya Mediterania.
ScienceDaily/NF
Mengolah Ikan Tanpa Mengurangi Nutrisinya
KOMPAS.com – Kandungan protein dalam ikan segar seperti salmon dibutuhkan tubuh, terutama untuk anak agar tumbuh berkembang lebih optimal. Asupan protein dibutuhkan 15-20 persen per harinya, dan komposisi ini juga berlaku untuk orang dewasa.
Mengenali sumber makanan, manfaat dan variasinya, bagi juru masak dan pakar kuliner sehat Chef Edwin Lau bahkan ada di urutan pertama dalam hal masak-memasak. Setelahnya, lakukan teknik memasak yang sehat tanpa tanpa digoreng dan dibakar. Lalu kreativitas akan membuat variasi makanan makin kaya.
Sayangnya, pengolahan sumber makanan dengan cara tertentu bisa menghilangkan kandungan gizinya. Untuk itu Edwin berbagi resep bagaimana mengolah ikan, agar kandungan gizi di dalamnya tidak hilang karena keliru memasaknya.
1. Makan mentah
Memakan ikan segar mentah lebih bernutrisi daripada dimasak, apalagi digoreng kering. Namun jangan sembarangan memilih ikan segar. Sebaiknya lengkapi pengetahuan memasak dengan berbagai informasi seputar bahan makanan. Termasuk cara beternaknya, dalam hal ini ikan misalnya. Lebih baik pilih ikan yang diternak secara organik.
2. Baiknya dipepes daripada digoreng
Menggoreng ikan dalam suhu tinggi atau membakar/memanggangnya di atas arang membuat nilai gizi pada ikan berkurang, bahkan hilang. Asap pada ikan bakar misalnya, berpengaruh terhadap penyerapan gizi atau nutrisi ikan itu sendiri. Sebaiknya pepes ikan agar kandungan protein terserap tubuh lebih optimal.
3. Daripada digoreng kering, lebih baik ditumis
Menggoreng kering akan menghilangkan nutrisi pada ikan. Selain itu, menggoreng dengan minyak dengan suhu tinggi akan mengubah lemak PUFA (yang juga terkandung dalam ikan) menjadi lemak SAFA (lemak jenuh) yang berbahaya bagi tubuh dan sumber berbagai penyakit. Sebaiknya memasak ikan sebagai tumisan dengan api kecil dan tidak direndam minyak.
4. Jangan langsung bersentuhan dengan alat masak
Jikapun ingin menggoreng ikan, lapisi ikan dengan tepung roti untuk menyerap minyak. Dengan demikian ikan tidak langsung bersentuhan dengan alat masak ataupun minyak goreng.
C1-10
Editor: din
Berharap Menemukan Kacang Rendah Alergi
TEMPO Interaktif, London – Ilmuwan Amerika berharap bisa memproduksi kacang yang secara signifikan mengurangi risiko reaksi alergi. Sejauh ini mereka telah berhasil mengembangbiakkan varietas yang tidak memiliki senyawa penyebab reaksi alergi. Kini mereka merencanakan penelitian lebih lanjut untuk menghasilkan kacang yang sedikit menyebabkan reaksi alergi mulai dari ruam kulit sampai syok anafilaktik parah.
Hal tersebut disampaikan dalam European Academy of Allergy and Clinical Immunology di London pekan lalu oleh profesor Soheila Maleki dari Agricultural Research Service (ARS), Departemen Pertanian Amerika Serikat di New Orleans.
Menurut Dewan Kacang Amerika, kacang tanah adalah salah satu makanan paling populer yang dikonsumsi orang Amerika. Mereka menyebutkan sekitar antara 1 sampai 2 persen orang memiliki beberapa bentuk reaksi alergi terhadap kacang, produk olahan yang dibuat dari kacang atau minyaknya; di antara mereka, anak-anak merupakan kelompok yang rentan. Anak-anak, yang orang tuanya alergi, dua sampai empat kali lebih besar terkena alergi kacang tanah dibanding anak-anak yang orangtuanya tidak alergi.
Reaksi alergi yang dialami seperti ruam, masalah pencernaan, dan syok anafilaktik parah yang dapat menyebabkan pingsan.
Maleki dan rekannya mempelajari 900 varietas kacang tanah dan mereka menemukan beberapa mutasi genetik menunjukkan tingkat yang lebih rendah dari alergen utama (protein yang memicu reaksi alergi).
“Kami ingin mencari tahu apakah mungkin untuk mengembangbiakkan varietas ini tanpa menyebabkan alergi,” katanya kepada media.
Penelitian sebelumnya, yang dilakukan Joan Sabate, sebagaimana dimuat dalam dalam jurnal Archives of Internal Medicine, menyebutkan bahwa makan kacang merupakan salah satu cara mudah dan lezat untuk menurunkan kadar kolesterol. Kacang kaya dengan lemak dan kalori. Jenis lemak dan kalori yang ada di dalam kacang adalah jenis yang baik bagi kesehatan jantung.
“Kacang kaya akan lemak tak jenuh, protein nabati, serat, dan fito-kimia, salah satunya adalah fitosterol,” kata Sabate. Semua bahan bergizi tersebut, menurut Sabate, telah teruji sangat bermanfaat bagi penderita kolesterol.
Peneliti pada Universitas Loma Linda di California telah mempelajari manfaat kacang-kacangan selama dua dasawarsa. Begitu juga peneliti lain di seluruh dunia.
Sabate mengatakan bahwa makan satu atau dua porsi kacang-kacangan sehari bisa menurunkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat, hingga 8-10 persen.
Ini berarti Anda dapat menurunkan risiko terkena penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung, sebanyak 20 persen.
Manfaat ini berlaku untuk setiap kacang yang diuji, dari kacang kenari, almond, macadamia, hingga pistachio. Bahkan tumbuhan polong-polongan, seperti kacang polong dan buncis, mengandung bahan yang bisa menurunkan kolesterol.
Medical News Today/voanews/Ngarto Februana
Minum Kopi Bisa Mengurangi Risiko Diabetes
TEMPO Interaktif, Washington – Sebuah tim ilmuwan melaporkan adanya bukti baru bahwa minum kopi dapat membantu mencegah diabetes, yang diperkirakan sebagian besar karena kandungan kafein dalam kopi. Ini merupakan temuan pertama yang secara jelas mengaitkan antara kafein dan diabetes, yang diperlihatkan pada percobaan terhadap binatang. Temuan ini dimuat di Journal of Agricultural and Food Chemistry, terbitan Masyarakat Kimia Amerika (ACS).
Para peneliti, Fumihiko Horio dan rekannya, mencatat bahwa penelitian terakhir telah menunjukkan bahwa minum kopi secara teratur dapat mengurangi resiko diabetes tipe 2. Penyakit ini mempengaruhi jutaan orang di Amerika Serikat dan meningkat di seluruh dunia. Namun, hanya sedikit bukti yang berasal dari studi yang dilakukan terhadap hewan di laboratorium, yang digunakan untuk melakukan penelitian yang tidak dapat dilakukan pada manusia.
Para ilmuwan memberi makan kopi kepada sekelompok tikus di laboratorium yang biasa digunakan untuk mempelajari diabetes. Konsumsi kopi mencegah pengembangan gula darah tinggi dan juga meningkatkan sensitivitas insulin pada tikus, sehingga mengurangi risiko diabetes. Kopi juga memberikan manfaat lain yang menguntungkan berupa perubahan pada lemak hati dan radang adipocytokines yang berkaitan dengan penurunan risiko diabetes. Studi ini juga menunjukkan bahwa kafein mungkin “salah satu senyawa anti-diabetes yang paling efektif dalam kopi,” kata para ilmuwan tersebut.
ScienceDaily/Ngarto Februana







