ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 

[X]


Rahasia Tubuh Sehat dan Seksi Farah Quinn

VIVAnews – Berkecimpung di dunia masak-memasak membuat koki Farah Quinn tak lantas membebaskan semua jenis makanan untuk disantap keluarganya. Ia malah menerapkan pola hidup dan diet sehat bagi keluarga kecilnya.

Untuk diet, Farah mengaku tetap makan lima kali sehari, tiga kali makan besar dan dua kali camilan di antara makan besar. Namun, ia sangat memperhatikan nilai gizi dan kandungan dalam makanan. Farah yang pernah mengelola restoran bersama sang suami, mengaku sangat menghindari karbohidrat simpleks yang mengandung banyak gula.

Makanan seperti itu, menurutnya tidak memberi manfaat pada kesehatan. “Di rumah saya menyediakan dan makan beras merah, gandum dan oatmeal. Saya tidak menggunakan gula pasir dan lebih memilih gula dari bahan alami,” katanya saat Cooking Class di Hotel Sultan, akhir pekan lalu.

Makanan kaya serat dan pemanis alami menjadi pilihannya. “Kalau mau membuat kue seperti kue pisang, rasa manis saya ambil dari pisang dan pemanis sirup mapel. Ini juga saya terapkan pada makanan anak saya,” katanya.

Farah telah mengajarkan sang buah hati untuk mencintai sayuran dan buah sejak kecil. “Bagi anak saya, buah itu sudah seperti permen,” katanya mengungkapkan. (kd)

• VIVAnews


Mengolah Ikan Tanpa Mengurangi Nutrisinya

KOMPAS.com – Kandungan protein dalam ikan segar seperti salmon dibutuhkan tubuh, terutama untuk anak agar tumbuh berkembang lebih optimal. Asupan protein dibutuhkan 15-20 persen per harinya, dan komposisi ini juga berlaku untuk orang dewasa.

Mengenali sumber makanan, manfaat dan variasinya, bagi juru masak dan pakar kuliner sehat Chef Edwin Lau bahkan ada di urutan pertama dalam hal masak-memasak. Setelahnya, lakukan teknik memasak yang sehat tanpa tanpa digoreng dan dibakar. Lalu kreativitas akan membuat variasi makanan makin kaya.

Sayangnya, pengolahan sumber makanan dengan cara tertentu bisa menghilangkan kandungan gizinya. Untuk itu Edwin berbagi resep bagaimana mengolah ikan, agar kandungan gizi di dalamnya tidak hilang karena keliru memasaknya.

1. Makan mentah
Memakan ikan segar mentah lebih bernutrisi daripada dimasak, apalagi digoreng kering. Namun jangan sembarangan memilih ikan segar. Sebaiknya lengkapi pengetahuan memasak dengan berbagai informasi seputar bahan makanan. Termasuk cara beternaknya, dalam hal ini ikan misalnya. Lebih baik pilih ikan yang diternak secara organik.

2. Baiknya dipepes daripada digoreng

Menggoreng ikan dalam suhu tinggi atau membakar/memanggangnya di atas arang membuat nilai gizi pada ikan berkurang, bahkan hilang. Asap pada ikan bakar misalnya, berpengaruh terhadap penyerapan gizi atau nutrisi ikan itu sendiri. Sebaiknya pepes ikan agar kandungan protein terserap tubuh lebih optimal.

3. Daripada digoreng kering, lebih baik ditumis  

Menggoreng kering akan menghilangkan nutrisi pada ikan. Selain itu, menggoreng dengan minyak dengan suhu tinggi akan mengubah lemak PUFA (yang juga terkandung dalam ikan) menjadi lemak SAFA (lemak jenuh) yang berbahaya bagi tubuh dan sumber berbagai penyakit. Sebaiknya memasak ikan sebagai tumisan dengan api kecil dan tidak direndam minyak.

4. Jangan langsung bersentuhan dengan alat masak

Jikapun ingin menggoreng ikan, lapisi ikan dengan tepung roti untuk menyerap minyak. Dengan demikian ikan tidak langsung bersentuhan dengan alat masak ataupun minyak goreng.

C1-10

Editor: din


49 queries