ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 

[X]


Ibu (Potret Para Janda Aceh)

Ibuku wanita Aceh. tahukah engakau siapa wanita Aceh itu? Wanita Aceh itu wanita berwatak kera namun berhati lembut. Mereka tak hilang ingatan, meski suami dan anak-anak meeka dirampas, bahkan meski nyawa mereka melayang.

Kini duka mereka bertambah. Hari-hari mereka dilewati didalam tenda-tenda darurat. Dududk dan berbaring hanya beralaskan terpal plastik yang terasa panas jika diterpa matahari dan tergenang air ketika hujan. Dan bila malam datang, dingin terasa menusuk tulang, perut berbunyi karena tak cukup makan. Ah, di Aceh memang tak ada penyesalan.

Ketika era reformasi datang, dibuktikan dengan dicabutnya DOM, aku merasa senang. Aku pikir inilah era pembebasan jerat tali-tali yang mengikat lidah-lidah rakyat Aceh untuk bicara, juga era penutup rapat pintu dari segala macam bentuk kekerasan, kekejian, kekurangwajaran, dan ketidakberprikemanusian.

Tapi, jauh diluar dugaanku, linangan darah yang mengalir di daerah yang di anugerahi istimewa ini terus mengalir. Sungguh aku tak meyangka, ternyata barisan janda dan anak yatim di Aceh terus bertamabah, mengalir tiada henti bak aliran sungai Batee Iliek.

Kesedihan, tangisan pilu, ratapan sendu para janda Aceh membuat hatiku tercabik-cabik. Kutatap mata Ibu, seorang janda yang suaminya ditembak perutnya, dikorek seluruh isi perutnya, ditumpahkan darahnya, disayat telingganya. Ah, tak sanggup kulukiskan. Terlalu sakit, menyayat hati, meyentak-nyentak jiwa laki-lakiku. Aku tak tahu, kemana suara-suara manis dan nyaring para wakil rakyat!

Saat ini, aku ingin membalas perbautan keji manusia-manusia biada itu. Aku ingin berteriak supaya dunia mendengar suaraku, jeritku, betapa sesungguhnya dunia tidak lagi menggangap Muslim di Aceh sebagai makhluk Allah yang patut dihargai.

Tapi aku jatuh lunglai, ketika kutatap mata Ibu. Begitu sendu, tiada amarah disana, tiada benci dan dendam diwajahnya. Hanya kepasrahan yang terpancar, seperti juga wajah para janda-janda Aceh lainnya. Tiada yang mereka perbuat selain melantunkan doa suci pada Illahi Rabbi, agar nestapa segera berakhir.

Ibuku wanita Aceh. tahukah engkau siapa wanita Aceh itu? Wanita Aceh adalah wanita yang berwatak keras namun berhati lembut. Mereka tah hilang ingatan meski suami dan anak-anak mereka hilang, bahkan meski nyawa mereka melayang. Ah, di Aceh memang tak ada penyesalan


Langsing Dan Bugar Setelah Melahirkan

Setelah hamil dan melahirkan, berat badan seringkali menjadi momok bagi para wanita. Menjaga berat badan dengan mengontrol asupan, diikuti peningkatan aktivitas fisik, menjadi rumus dasar diet sehat. Prinsipnya, menyeimbangkan kalori masuk dan kalori yang keluar. Harvard Medical School merekomendasikan panduan diet sehat. Anda bisa mengaplikasikannya jika ingin tubuh bugar dan berat badan ideal.

Mengurangi tujuh asupan:
1. Garam
Kurangi asupan garam. Sebaiknya asupan garam kurang dari 2.300 miligram per hari. Asupan garam juga perlu dikurangi bagi mereka yang berusia di atas 51 tahun, dengan batasan 1.500 miligram per hari.

2. Kalori
Kurangi konsumsi kalori dari asam lemak jenuh. Hanya konsumsi asam lemak jenuh kurang dari 10 persen per hari. Sebaiknya perbanyak konsumsi asam lemak tak jenuh tunggal dan asam lemak tak jenuh ganda.

3. Lemak
Kurangi asupan lemak. Pastikan Anda mengasup lemak kurang dari 300 miligram per hari. Batasi konsumsi daging merah. Lemak tidak jenuh yang baik bagi kesehatan dapat diperoleh dari ikan (khususnya tuna dan salmon), alpukat, minyak zaitun, minyak jagung, kacang tanah, minyak biji aprikot, atau minyak bunga matahari.

4. Asam lemak trans
Pastikan asupan asam lemak trans rendah setiap hari. Kentang goreng, misalnya, mengandung asam lemak trans.

5. Gula
Kurangi asupan kalori dari konsumsi gula. Batasi asupan gula 3-5 sendok makan setiap hari.

6. Makanan manis
Batasi konsumsi makan-makanan dengan kandungan gula tinggi.

7. Alkohol
Batasi juga konsumsi alkohol. Batasi konsumsi alkohol sekali per hari untuk perempuan atau dua kali per hari untuk laki-laki.

Menambah delapan nutrisi:
1. Pastikan kalori tercukupi
Asup makanan secara bervariasi, namun pastikan kalori tak berlebihan.

2. Sayur dan buah
Konsumsilah buah dan sayuran secara bervariasi, jenis dan warna. Utamakan makan sayur warna hijau, merah, dan oranye, tambahkan juga buah serta kacang-kacangan.

3. Kacang-kacangan
Konsumsi setidaknya setengah porsi dari ragam biji-bijian. Masukkan asupan kacang-kacangan dalam menu harian.

4. Susu rendah lemak
Tingkatkan asupan susu rendah atau bebas lemak, serta produk olahan susu seperti yoghurt, keju, dan susu kedelai.

5. Makanan berprotein
Variasikan asupan makanan berprotein, seperti seafood, daging tanpa lemak (seperti bagian dada ayam dengan kandungan lemak rendah), unggas, telur, kacang polong, produk kedelai, dan kacang-kacangan.

6. Seafood
Pilih seafood daripada daging-dagingan dalam asupan harian.

7. Protein rendah lemak
Pilih makanan dengan kandungan protein rendah lemak dan rendah kalori.

8. Minyak sayur
Untuk memasak, pilih minyak sayur untuk mengurangi asupan lemak jenuh dalam makanan.


Mengatasi Perih Akibat Terbakar Matahari

KOMPAS.com – Lupa pakai sunblock karena keburu pingin nyemplung ke kolam renang? Hm… tidak heran kulit Anda menjadi merah dan perih karena terbakar matahari.

Masih banyak orang yang menyepelekan penggunaan sunblock, dan hanya mengkhawatirkan kulit yang menjadi gosong atau belang karena terpapar berjam-jam di bawah matahari. Padahal, kulit yang meradang akibat terpapar matahari juga tak kalah berbahaya.

Anda bisa saja membeli obat-obatan luar untuk mengatasi kulit yang perih dan mengelupas, namun coba dulu obat-obatan alami. Setelah itu, biasakan untuk selalu mengenakan sunblock, termasuk mengulangi pengaplikasiannya setelah Anda berenang beberapa saat.

1. Oleskan lidah buaya. Bila Anda memilih krim antiperadangan yang mengandung lidah buaya, pilih yang tidak berwarna dan tidak diberi parfum. Namun, Lynne C. David, ND, dokter naturopati dari Center for Integrative Medicine di George Washington University Medical Center, Washington, DC, mengatakan bahwa tanaman asli lidah buaya bisa jadi lebih efektif menyembuhkan. Oleskan dagingnya yang mirip gel pada kulit Anda yang meradang.

2. Usap dengan susu. Celupkan kain bersih ke dalam susu dingin dan tempelkan ke area yang terbakar selama 20 menit, demikian saran Hadley C. King, MD, instruktur dermatologi klinis di Weill Cornell Medical College, New York. Pastikan Anda menggunakan seluruh kandungan susu, karena yang berlemak adalah bagian yang justru menenangkan. Aplikasikan kembali setiap 2 – 4 jam.

3. Redakan dengan baking soda. Anda mungkin menggunakan baking soda untuk membersihkan rumah, memanggang roti, atau menghilangkan bau lemari es. Nah, bubuk ini ternyata juga ampuh untuk mengatasi kulit yang terbakar matahari. Larutkan satu sendok makan baking soda ke dalam air untuk membuat bahan pendingin, atau tambahkan 1/2 cangkir ke dalam bathtub yang sudah diisi air hangat. Lalu berendamlah.

4. Coba cuka. Obat sederhana untuk meredakan rasa perih adalah menggunakan cuka yang telah disuling, atau cuka sari apel. Menurut Dr King, memang tidak ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa bahan-bahan ini memang berkhasiat untuk menyembuhkan, namun tidak ada salahnya dicoba. Celupkan kain atau handuk ke dalam larutan campuran air dan cuka, lalu tempelkan di bagian kulit yang terbakar.

5. Bahan herbal. Tanaman seperti calendula (kerap dijadikan teh atau minyak esensial) atau comfrey dikenal mampu memulihkan jaringan kulit dan memiliki kandungan antiperadangan. Coba cari di toko obat, apakah ada krim yang mengandung dua bahan ini. Bila tidak ada, gunakan kantung celup teh Calendula, basahi, dan tempelkan ke bagian sensitif dari kulit Anda. Biarkan sampai kulit terasa lebih baik. Pilihan lain adalah menggunakan kantong celup teh mint, karena daun mint memang mempunyai kemampuan mendinginkan dan menyingkirkan rasa sakit. Cara lain adalah menyeduh teh Calendula atau mint. Setelah teh dingin, gunakan cotton bud untuk mengisap cairan tersebut dan aplikasikan pada kulit.

DIN

Editor: din

Sumber: Womans Day


Mengenali Kelemahan Diri Lewat Zodiak

VIVAnews - Analisis astrologi sebenarnya bukan hanya untuk mengetahui kondisi percintaan, kesehatan atau keuangan. Waktu lahir Anda sebenarnya juga bisa menunjukkan kondisi emosi dan kelemahan diri.

Kelemahan berupa sifat dan emosi negatif yang Anda miliki bisa sangat menggangu dalam menjalani kehidupan dan menyelesaikan masalah. Ketahui kondisi emosi Anda berdasarkan zodiak dan bagaimana mengatasinya seperti dikutip dari Californiapsychics.com.

- Taurus
Taurus cenderung keras kepala dan sulit berkompromi. Dalam hubungan, kemungkinan besar mereka terjebak dalam ide-ide, kebutuhan, dan penilaian sendiri serta melupakan pasangannya. Jadi, lihatlah sekeliling dan belajarlah untuk lebih mendengarkan dan melakukan kompromi.

- Gemini
Gemini mungkin berpikir secepat cahaya, tetapi mereka sering lupa bahwa orang lain tidak bisa melakukan hal yang sama. Konsekuensinya adalah mereka sering mengalami kesulitan mengekspresikan diri ketika datang kebutuhan emosionalnya. Kecuali Anda bisa membaca pikiran orang, pertimbangkan untuk berbicara secara lantang dan terbuka untuk meminta apa yang Anda butuhkan.

- Cancer
Cancer kerap memiliki rasa cemas berlebihan. Namun, pemilik zodiak ini juga sangat pintar, dan tahu bagaimana menyimpan dendam. Jika Cancer bisa mengurangi hal ini, maka hubungan dengan orang lain bisa menjadi lebih hangat dan menguntungkan satu sama lain.

Memaafkan akan jauh lebih mudah bila Anda menyadari bahwa orang-orang yang mencintai Anda sebenarnya tidak ingin menyakiti Anda.

- Leo
Leo bisa bersinar seterang matahari, tetapi kadang-kadang harus menerima bahwa mereka sebenarnya bukan pusat segalanya. Ketahuilah bahwa ketika ego Anda tumbuh, ini dapat menjadi kekuatan besar yang bisa membuat orang-orang menjauhi Anda. Untuk itu kontrol ego Anda yang begitu besar.

- Virgo
Virgo adalah orang-orang memiliki kekhawatiran tinggi pada diri sendiri. Hal yang mungkin Anda tidak sadari adalah ketika dalam kondisi stres, Anda cenderung menunjukkan kekuatan dan menyampaikan kritik sangat pedas. Virgo sering tidak mengenali kekuatan mereka sendiri, yang sangat suka mengobservasi dirinya sendiri dan menahan diri ketika diremehkan. Cobalah lebih relaks dalam menghadapi segala masalah.

- Libra
Libra percaya semuanya bisa diseimbangkan, tetapi selama proses tersebut pemilik bintang ini cenderung narsistis. Saat emosi muncul Anda akan terlalu menuntut. Akan lebih bijaksana untuk melihat situasi dengan kacamata ‘kita’ daripada ‘aku’, terutama dalam hal percintaan. Dengan melakukan hal ini emosi Anda menjadi lebih seimbang.

Bila zodiak Anda: Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces, atau Aries klik di sini!

• VIVAnews


Berjumpa Si Putih Madonna di Keukenhof  

TEMPO Interaktif, Lisse – Matahari pagi di awal Mei lalu yang bersinar cerah membuatku nekat hanya mengenakan satu jaket untuk keluar dari hotel. Aku kecele. Hawa dingin, sekitar 11 derajat Celsius, ternyata masih kuat menyelimuti Bussum, kota kecil tak jauh dari Amsterdam, Belanda. Toh, hajatku dan lima rekan wartawan lain untuk segera menikmati kecantikan warna-warni bunga tulip mampu mengatasi hawa dingin.

Beruntung, kereta yang akan mengantar kami ke Stasiun Schiphol, sekitar 30 menit perjalanan, segera muncul. Meski penumpang tak sampai berdesakan, udara di dalam kereta relatif lebih hangat. Lumayan. Di stasiun, kami membeli tiket menuju Taman Bunga Keukenhof, di Kota Lisse. Taman bunga tulip ini tak cuma terbesar di Negeri Kincir Angin, tapi juga di dunia.

Biar nanti tak mengantre lagi, kami sengaja membeli tiket bus berikut tiket masuk ke taman. Total biaya yang harus kami bayar 21 euro (setara Rp 252 ribu) per orang. Waktu tempuh perjalanan Schiphol-Lisse dengan bus nomor 58 sekitar satu jam. Kota Lisse berada di barat daya Amsterdam, di Provinsi South Holland, termasuk dalam wilayah yang disebut Duin-en Bollenstreek (Dune and Bulb Region), karena ciri khasnya banyak bukit pasir pantai dan perkebunan bunga.

Kami beruntung berada di Belanda pada musim semi, saat bunga tulip bermekaran. Dan Taman Keukenhof hanya dibuka untuk umum pada 18 Maret hingga 16 Mei, mulai pukul 8.00 sampai 19.30. Tahun depan, taman ini dibuka dari 17 Maret sampai 15 Mei. Tiap tahun, taman ini menggelar pameran bunga internasional.

Dari riset kecil melalui Internet, terungkap tema pameran bunga internasional ke-61 tahun ini adalah From Russia with Love”. Karena itu, sebuah bagian dari taman ditata menurut gaya lanskap Rusia, lengkap dengan koleksi bunga-bunga khas Rusia. Sebuah mozaik bunga berbentuk Katedral Saint Basil di Moskow juga dihadirkan.

Svetlana Medvedeva, istri Presiden Rusia Dmitry Medvedev, didampingi Putri Maxima dari Kerajaan Belanda, membuka pameran pada 17 Maret lalu. Digelar pula pameran rangkaian bunga bergaya negara pecahan Negeri Beruang Merah itu.

Awalnya, Taman Keukenhof merupakan sebuah area perkebunan pribadi yang dimiliki oleh Countess of Holland Jacoeba van Beieren, yang memerintah kerajaan tersebut pada 1401-1436. Area seluas 32 hektare ini dipergunakan untuk menanam berbagai jenis sayuran, tanaman obat-obatan, dan juga tumbuhan rempah-rempah untuk bahan memasak makanan keluarga kerajaan. Karena itulah, tempat ini dinamakan keukenhof, yang artinya ‘kebun dapur’.

Nama Keukenhof tetap dipertahankan hingga saat ini sejak tempat ini mulai dibuka untuk umum pada 1949 oleh Wali Kota Lisse, W.J.H. Lambooy. Kala itu, dia bekerja sama dengan 10 perusahaan pengembang tanaman bunga terkemuka di daerah itu. Ide awalnya, Wali Kota ingin mempromosikan keberadaan Lisse sebagai pusat industri bunga segar di Belanda dan berniat mengadakan pameran bunga tahunan. Bertindak sebagai penata taman adalah JD dan LP Zocher, perancang Taman Vondelpark di Amsterdam.

Keelokan warna-warni tulip sebetulnya sudah memikat mata saya saat pertama kali menjejakkan kaki di Belanda, di halaman Bandara Schiphol. Tapi saya tak sempat menyentuhnya karena harus segera tiba di hotel. Persentuhan dengan tulip baru dilakukan di halaman hotel tempat kami menginap untuk pelatihan tentang multimedia di Radio Netherland Training Center di Hilversum.

Beberapa ratus meter sebelum memasuki kawasan Taman Keukenhof, hamparan tulip yang berwarna-warni membuat pesona tersendiri. Seperti foto di kartu-kartu pos yang banyak terpajang di toko-toko suvenir. “Woowww…, keren, seperti permadani,” ujarku.

Turun dari bus, suhu udara ternyata belum bersahabat. Malah terasa lebih menusuk tulang ketimbang di Bussum. Tapi penderitaan itu terimbangi oleh kecantikan aneka jenis tulip yang terhampar rapi. Menurut informasi di situs resmi Taman Keukenhof (www.keukenhof.nl), terdapat 7 juta tumbuhan bunga yang ditanam dengan tangan di taman ini, dan sekitar 4,5 juta di antaranya merupakan tulip dalam 100 varietas.

Mengingat luasnya area, semula kami sepakat terus berjalan bersama. Tapi, entah karena masing-masing punya selera jenis dan warna sendiri, kami akhirnya terpencar begitu saja. Masing-masing sibuk membidikkan kamera ke arah bunga-bunga beraneka warna: putih, kuning, oranye, merah, jingga, pink, ungu…, sungguh menyegarkan dan memanjakan mata. Pokoknya, serasa berada di “negeri pelangi”!

Meski Belanda dijuluki Kerajaannya Tulip, bunga tulip sejatinya berasal dari Iran dan Turki. Kata “tulip” sendiri berasal dari bahasa Turki, yang artinya “sorban”. Bagi bangsa Iran dan Turki, tulip adalah bunga nasional mereka.

Di Keukenhof, entah ada berapa ratus nama untuk tulip yang ditanam di sana. Yang sempat kucatat di antaranya Golden, Giant Parrot, Maytime, Abu Hasan, Vvedenskyi. Selebihnya, aku tak peduli. Menikmati keindahan bunga-bunga itu lebih asyik ketimbang mengingat-ingat namanya.

Untuk ragam varietasnya, bunga tulip ada berbagai macam, seperti Single Early, Double Early, Kaufmaniana, Fosteriana, Triumph, Darwin Hybrid, Greigii, Single Late, Double Late, Lily-flowered Tulip, Fringed Group, Viridiflora, dan Rembrandt.

Ada juga tulip varietas baru hasil persilangan yang disebut sebagai tulip-tulip “Walk of Fame”. Tulip-tulip ini dinamai sesuai dengan nama pesohor dunia. Mulai dari penyanyi pop Madonna, pesepak bola Ronaldo dan Del Piero, tokoh kartun Donald Duck dan Spongebob, hingga merek-merek mobil seperti Ferrari, Renault, dan Toyota.
 
Bunga tulip Madonna berwarna putih merekah, genit bergoyang ditiup semilir angin. Sementara itu, Del Piero warnanya putih bersemu pink, sedangkan Monalisa berwarna kekuningan dengan semburat merah.

Di bagian lain, penataan tulip sengaja dikelompokkan dengan warna acak seperti di dekat papan catur raksasa yang sedang dimainkan dua orang penggemar olahraga itu.

Menjelang tengah hari, sinar mentari tak kunjung bertambah kekuatannya. Kenyataan itu memberi eksotika tersendiri terhadap bunga yang diyakini berkhasiat sebagai obat kanker darah itu. Sebab, kami masih bisa menikmati titik-titik embun di kuncup, kelopak, atau daun tulip.

Barangkali karena pengaruh suhu dan luasnya taman, stamina tubuhku merosot drastis. Perut pun keroncongan. Sambil melepas letih, aku menyantap setangkup roti yang sengaja aku sisihkan saat sarapan di hotel. Beberapa teman membeli wafel hangat. Seusai santap siang, kami lanjutkan perjalanan ke Oranje Nassau, tempat berlangsung pameran rangkaian bunga bergaya Rusia.

Agar tak membosankan, Taman Keukenhof dilengkapi dengan taman labirin, taman bermain anak, serta taman burung dan ayam. Juga tersebar 80 buah patung karya pematung tersohor Belanda. Kami meneruskan langkah mencari kincir angin yang mulai beroperasi sejak 1920-an hingga 1957 itu. Kini, kincir angin itu hanya difungsikan sebagai atraksi wisata dan dapat dinaiki pengunjung. Kami pun berfoto-foto di atasnya.

Bagi Anda yang emoh berjalan jauh dan ingin sedikit lebih rileks, hamparan tulip dapat dinikmati dengan “perahu whisper” yang menyusuri sungai-sungai kecil yang membelah taman. Ada tarif tambahan tentunya, 7,5 euro per orang. Satu perahu menampung sekitar 20 orang. Bagi mereka yang sudah sepuh dan harus berkeliling dengan kursi roda, tak perlu bersusah payah membawanya dari rumah karena pengelola menyiapkannya, gratis.

Semakin siang, pengunjung ke Keukenhof terus bertambah. Tak jarang tampak pasangan muda-mudi asyik bermesraan di rerumputan di sela-sela kebun bunga. Ada pula sepasang calon pengantin yang sengaja bergaya untuk foto pre-wedding, lengkap dengan fotografer dan pengarah gayanya.

“Memang romantis tempat ini, apalagi sama pasangan,” ujar seorang teman dari Surabaya. “Sayang istrimu tidak di sini ya, Pak,” aku meledeknya. Kami pun terkekeh.

Di tengah perjalanan, kami pun sempat bersua pasangan muda asal Indonesia yang sedang menikmati liburan di sela tugas sekolah di Hamburg, Jerman. Vinda namanya, datang bersama suami dan anak sulungnya yang berbaring di kereta dorong. “Indah sekali di sini. Kalau di Jerman, hanya melihat bangunan dan museum,” ujar Vinda.

Menjelang sore, seiring langkah yang kian lunglai, kami memutuskan untuk kembali ke Bussum melalui rute yang sama. Tiba di hotel bertepatan dengan jam makan malam. Di kamar masing-masing, kami kembali menikmati keelokan taman pelangi tulip. Kali ini, lewat layar digital lensa kamera. Keindahannya pun terbawa hingga ke dalam mimpi.

DIAN YULIASTUTI

Angka dan Fakta Keukenhof

- 44 juta orang datang mengunjunginya dalam 60 tahun terakhir. 
- 4,5 juta bunga tulip dari 100 varietas ditanam di sini. 
-  7 juta bunga ditanam secara manual.
- 93 pemegang izin Kerajaan menyuplai bibit bunganya.
- 30 ribu bunga lili dari 300 varietas dan ratusan bunga anggrek dari 25 ribu varietas juga ditanam.
- 2.500 lebih pohon dari 87 varietas ada di taman ini.
- 15 kilometer panjang jalur pejalan kakinya.
- 350 juta euro per tahun modal kembali yang dihasilkan oleh industri pameran taman bunga ini, menyumbangkan 23 persen pendapatan bagi Provinsi Belanda Selatan.
- Merupakan taman patung terbesar di Belanda.
- Merupakan tempat yang paling sering difoto di dunia.
- Mempunyai jalur pejalan kaki sepanjang 15 kilometer.
- Mulai tahun lalu terdapat Walk of Fame tulip, yang dinamai dengan nama-nama orang terkenal.
- Memperkenalkan gaya lanskap taman mulai dari gaya Inggris, taman bersejarah dengan spesies tulip lama, hingga gaya lanskap taman Jepang.
- Taman ini tidak disubsidi oleh pemerintah

Sumber: www.keukenhof.nl


Bibir Seksi dengan Kilap Pantul Air


KOMPAS.com – Salah satu lipstik kreasi Maybelline yang banyak diminati karena kandungan dan hasilnya mengilau, Watershine kembali diluncurkan dalam bentuk yang sudah disempurnakan. Diklaim oleh Maybelline, produk barunya ini tak hanya bisa membantu membuat bibir terlihat lebih cantik, tetapi juga sehat.

Bibir kering adalah masalah yang paling banyak dialami oleh wanita. Berlama-lama duduk di ruangan ber-AC, angin, cuaca dingin, lalu berpindah ke terik matahari. Apalagi ketika kondisi tubuh yang kekurangan cairan, kekurangan vitamin C, terlalu banyak vitamin A, atau terlalu sering makan makanan berbumbu, maka akan semakin membuat bibir terlihat kering, bahkan pecah-pecah. Tak heran jika lip balm adalah salah satu kosmetik yang paling banyak dicari.

Namun, ketika waktu adalah hal yang mewah untuk dimiliki, tak heran, Anda harus mempersingkat ritual-ritual, termasuk ritual kecantikan. Akan lebih baik jika Anda bisa memiliki satu kosmetik yang bisa mencakup semuanya. Bibir sehat dan lembap, tanpa mesti mengorbankan penampilan warna. Maybelline menangkap kebutuhan ini dengan meluncurkan lipstiknya, di bawah koleksi Watershine.

Lini lipstik Watershine dikeluarkan sekitar tahun lalu, namun, untuk menyambut musim liburan tahun ini, Maybelline kembali mengeluarkan koleksi Watershine yang sudah disempurnakan dengan nama New Watershine Pure dari Maybelline New York. Lipstik baru ini disempurnakan dengan vitamin E dan zat yang mereka namakan Aqua-Botanical Extract.

Kabar dari Maybelline, kandungan Aqua-Botanical Extract ini mampu mencipta sensasi kilap seperti air jernih usai dipulaskan dan teknologi ini merupakan lipstik pertama yang mengandung air alami sehingga bisa memberikan kilap sejernih air. Sementara kandungan vitamin E, seperti kita ketahui, merupakan kandungan antioksidan yang baik untuk kulit. Bahkan, diklaim oleh pihak Maybelline, makin sering diaplikasikan, makin baik untuk bibir.

Untuk memenuhi kebutuhan pasar Asia, lipstik baru yang dipasarkan dengan harga Rp 49.000 ini dibuat dalam 18 pilihan warna yang sudah diuji klinis aman, mudah diaplikasikan, dan cocok dengan rentang warna kulit umum wanita Asia.

Tips: Lindungi kesehatan bibir dan cegah kekeringan pada bibir dengan rutin mengoleskan madu pada bibir serta seksama dalam merawat kebersihan lipstik. Jangan lupa ganti lipstik Anda secara berkala. Karena usia lipstik hanya bertahan satu setengah tahun.

NAD

Editor: NF


49 queries