ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 

[X]


Wanita Butuh Waktu Lebih Untuk Merias Diri

VIVAnews – Hari Senin merupakan hari yang banyak dibenci banyak orang. Namun, meski Senin merupakan hari sibuk bagi banyak orang, tetap saja wanita masih rela menghabisakan waktu berjam-berjam berada di meja rias.

Bahkan tak sedikit dari wanita menghabiskan waktu minimal dua jam untuk merawat penampilan mereka meskipun di hari sibuk seperti Senin pagi.

Seperti dikutip dari laman geniusbeauty, para peneliti dari Universitas London memperkirakan berapa banyak waktu yang dihabiskan wanita untuk rutinitas kecantikan mereka.

Penelitian yang melibatkan 1.000 wanita menunjukkan bahwa para wanita mengakui menghabiskan rata-rata 76 menit. 23 menit untuk penata rambut, 18 menit untuk melakukan makeup, 16 menit untuk memilih apa yang akan dipakai dan 19 menit untuk mandi.

Pada hari Senin pagi, wanita menghabiskan rata-rata 12 menit pada gaya rambut, 9 menit pada penerapan maskara, lipstik, eyeshadow dan perona pipi, 9 menit sibuk memilih pakain di lemari secara rutin dan 10 menit mandi. Pada hari Jumat, kebiasaan merias diri membutuhkan waktu yang lebih sedikit dari biasanya, yakni turun 6 menit.

Ed Watson, kepala tim peneliti, mengatakan wanita menghabiskan tiga perempat dari kehidupan mereka hanya untuk mempercantik penampilan. Maka tak heran, selebriti seperti Cheryl Cole dan Jennifer Lopez menghabiskan waktu hampir satu jam untuk rutinitas kecantikan. Para selebritis menghabiskan 28 menit di meja rias, 14 menit untuk mandi, 11 menit untuk membuat gaya rambut dan 19 menit untuk make-up.

• VIVAnews


Alasan Cindy Crawford Betah di Rumah

VIVAnews – Di usianya yang ke 43, mantan supermodel Cindy Crawford tahu bahwa rumah adalah sebagai tempat berlabuh yang harus memiliki kenyamanan.

Semua rasa nyaman ini pun bisa dirasakan jika Anda memiliki segalanya seperti di rumah baru Cindy. Tak hanya kenyamanan, rumah menurut Cindy juga harus menunjukkan kesan fashion serbaguna.

Tempat tinggal bagi Crawford yang paling penting adalah kenyamanannya. “Aku ingin rumah saya selalu terlihat bagus,tidak bau dan tertata dengan baik,” katanya.

Jika Anda penasaran ingin mengintip isi koleksi rumah baru Crawford, berikut beberapa isi rumahnya seperti dikutip dari laman shineyahoo.com. Cindy pun tak sungkan-sungkan berbagi cerita soal beberapa alasan yang membuat dirinya merasa nyaman di kediamannya tersebut.

- Banyak Kisah Lewat Bingkai Foto

Setiap tahun saya bingkai salah satu gambar anak-anak ‘atau lukisan. Sangat menakjubkan bahwa ketika Anda memasukkannya ke dalam bingkai, tidak harus mahal namun satu bingkai saja bisa menimbulkan nilai seni.

Dalam ruang bermain anak-anak, saya memiliki banyak bingkai, setiap tahun selalu ada momen baru yang saya pajang dalam bingkai. Jika dilihat mulai dari pintu masuk setiap gambar dalam bingkai bisa menggambarkan suatu perjalanan hidup yang panjang, mereka bisa menceritakan sebuah kisah.

- Masakan Yang Lezat untuk Keluarga

Saya bukan koki yang baik, tapi pasti bisa mendapatkan makan malam di meja untuk 14 orang. Saya selaku mencoba memberikan masakan yang lezat buat keluarga. Bahan yang biasa digunaka mulai dari salmon, pure kentang, bayam tumis, dan salad.

Untuk memastikan kelezatan masakannya, wanita yang masih terlihat cantik ini selalu menyempatkan diri membuat kue. “Saya membuat kue kelapa, yang sebenarnya mudah, dan kue wortel yang sangat disukai suami saya,” ucapnya.

- Ada Hal Yang Membuatnya Bahagia

Akhirnya aku memiliki lemari impianku. Memiliki pintu dan jendela Prancis, sehingga saya bisa melihat anak-anak di halaman, dan ada begitu banyak cahaya alami yang bisa terlihat dari dalam rumahnya. Saya memiliki area make-up, ruang telepon, dan ruang TV.

• VIVAnews


Sensasi Tujuh Rasa Sukiyaki  

TEMPO Interaktif, Irisan tipis daging sapi mentah dari Australia tersaji dalam tumpukan piring-piring putih bersama jamur enoki, udon, soba, dan sayuran segar. Tujuh buah mangkuk bumbu berisi telur ayam kampung mentah, kimchi, bawang bombay, cuka, keju mozzarella, garam dan merica, serta bir hitam memenuhi meja. Ada juga semangkuk nasi plus mangkuk kosong untuk menikmati hidangan nantinya.

Sebuah panci berisi kuah kaldu dan cuka sedang dipanaskan di kompor kecil di tengah meja. Sembari menunggu panci mendidih, si pelayan menjelaskan cara menikmati Sukiyaki Tujuh Rasa, menu andalan rumah makan Ski Ya di lantai tiga Mal Taman Anggrek, Jakarta. Tempo mencoba menikmati setiap rasa dari sukiyaki ini, beberapa waktu yang lalu.

Rasa pertama adalah sukiyaki rasa telur mentah. Mulanya, daging iris mentah dicelupkan pada kuah di panci yang sedang dipanaskan. Dalam sekejap, daging itu matang. Si pelayan mengangkatnya, lalu mencelupkannya dalam mangkuk berisi telur ayam kampung mentah yang dikocok merata. Ia mengangkatnya kembali dan menghidangkannya di mangkuk kosong.

Awalnya, Tempo ragu untuk mencicipinya karena tak pernah makan telur mentah sebelumnya. Hmmm, ternyata tidak seseram yang dibayangkan. Daging tipis dan empuk itu terasa lezat. Telur ayam kampung mentah itu tidak amis dan terasa setengah matang. Padanan daging berkuah kaldu dengan kocokan telur ayam tersebut terasa pas.

Ini adalah resep dan rasa asli sukiyaki asal Negeri Sakura. Selanjutnya, si pelayan mengajarkan cara menikmati sukiyaki dengan enam rasa lainnya: rasa lemon, bir hitam, garam merica, kimchi, bawang bombay, dan rasa keju mozzarella.

Untuk menikmati sukiyaki rasa cuka lemon, bir hitam, dan garam merica, caranya sama. Kita hanya perlu mencelupkan daging sapi ke panci berisi kuah panas hingga matang, lalu mengangkatnya. Mencelupkan daging itu ke dalam bir hitam, cuka lemon, atau garam dan merica sebelum mencicipinya. Rasanya unik, namun tak selezat sukiyaki asli rasa telur itu.

Untuk sukiyaki rasa kimchi dan bawang bombay, cara memasaknya sedikit berbeda. Setelah daging sapi matang dalam panci, kemudian diletakkan di atas mangkuk hidang. Potongan kimchi atau bawang bombay dibubuhkan di atasnya dan digulung seperti roll sebelum dimakan. Kimchi adalah masakan tradisional Korea berupa sawi dan lobak hasil fermentasi yang diberi bumbu asam pedas.

Yang paling menarik adalah sukiyaki rasa keju mozzarella. Cara memasaknya berbeda. Keju mozzarella digulung dalam irisan daging sapi, lalu dicelupkan ke dalam panci berair panas. Setelah matang, bisa dicicipi. Daging empuk dengan lelehan keju mozzarella itu enak sekali. “Sukiyaki rasa keju dan telur adalah yang paling digemari pelanggan,” kata Untung Widjaja, Manajer Rumah Makan Ski Ya.

Rumah makan yang dibuka pada April lalu itu menambah panjang jajaran rumah makan Jepang fusion di Jakarta. Disebut Japan fusion karena rumah makan ini tak menyediakan masakan asli Negeri Sakura, melainkan mengembangkan menu Jepang dengan cita rasa khas negara Asia lainnya. Contohnya ada kimchi asal Korea dalam sajiannya.

Cara menikmati sukiyaki tujuh rasa itu juga berbeda. “Karena menggabungkan cara masak sukiyaki dan shabu-shabu,” kata Untung. Dalam menikmatinya, pelanggan juga bisa mengganti irisan daging sapi dengan daging domba premium asal Australia atau ayam fillet. Ia mengaku akan mengembangkan rasa sukiyakinya dengan lebih banyak rasa.

Ski Ya—dari kata ski yang diambil dari kata sukiyaki (rasa senang) dan ya (rumah)–juga menawarkan konsep buffet (all you can eat). Untuk hidangan pembuka, ada kacang-kacangan, sumpia atau ginseng, dan menu utama Sukiyaki Tujuh Rasa. Adapun hidangan penutup berupa buah, puding, dan es krim, hingga minuman blackcurrant atau ocha (teh jepang).

Untung menjelaskan pula bahwa jamur enoki, udon, soba, dan sayuran segar yang digunakan dalam masakan ini mengimbangi protein hewani dalam daging sukiyaki. Selain itu, “Kami menggunakan kuah kaldu herbal yang dapat melarutkan lemak dalam daging.” Tapi Untung menolak menjelaskan kandungan kaldu herbal itu. “Itu rahasia.”

Namun, bila Anda warga negara Indonesia, yang terbiasa menggunakan sendok-garpu, datang dalam keadaan sangat lapar, Anda mungkin akan merasa direpotkan oleh keseluruhan proses mengolah daging sukiyaki. Mencelupkan, menggulung, mencelupkan lagi ke berbagai mangkuk dengan sumpit kayu sebelum menyantap sajian ini.

Perlu diingat bahwa pelayan hanya mengajarkan cara memasak dan menikmati hidangan satu kali saja. Jadi, bila Anda tak terampil menggunakan sumpit kayu, dan perut keroncongan, akan memakan waktu lama sampai Anda merasa kenyang.

l AMANDRA MUSTIKA MEGARANI


Seperti Apa Tahapan Kemampuan Bicara Anak?


KOMPAS.com – Orangtua sebaiknya mengetahui tahapan perkembangan kemampuan bicara anak. Jadi, ketika terlihat ada yang tidak sesuai dengan tahap usia, mereka bisa segera mencari solusinya. Tahap perkembangan bicara anak secara garis besar adalah sebagai berikut:

* Sebelum 12 bulan

Perhatikan apakah si kecil mulai menggunakan suara mereka untuk “berkomunikasi” dengan lingkungan mereka. Tahap awal perkembangan bicara adalah mengoceh (babbling).

Seiring pertambahan usia (di usia sekitar 9 bulan), anak-anak mulai menggabungkan suara dan mengucapkan kata seperti “mama” dan “dada” (tanpa tahu maknanya). Dan, sebelum usia 12 bulan, anak mulai lebih tertarik begitu mendengar suara.

Anak-anak yang kelihatannya memandang sesuatu tapi tanpa bereaksi harus diwaspadai sebagai tanda kehilangan pendengaran (hearing loss).

* Usia 12-15 bulan

Di usia ini anak-anak mulai menguasai satu atau dua kata bermakna (di luar kata “mama” atau “dada”). Biasanya kata-kata awal yang mereka kuasai adalah kata benda. Mereka juga mulai mengerti dan mampu mengikuti perintah sederhana, seperti, “Mama minta bolanya, ya?”

* Usia 18-24 bulan
Anak memiliki sekitar 20 kosakata di usia 18 bulan, dan berkembang menjadi 50 atau lebih kosakata ketika berusia 2 tahun. Di usia 2 tahun, anak juga mulai belajar menggabungkan 2 kata sederhana. Mereka mulai bisa mengikuti 2 perintah sekaligus, misalnya, “Ambil bolanya dan toling berikan kotaknya, ya.”

* Usia 2-3 tahun

Orangtua seringkali menyaksikan “ledakan” kemampuan berbahasa anak di tahap usia ini. Kosakata mereka meningkat tajam. Secara rutin, mereka juga mulai menggabungan 3 atau lebih kata menjadi 1 kalimat. Misalnya, “Letakkan di meja, ya?” Mereka juga mulai bisa mengenal warna dan konsep perbandingan (besar-kecil).

(Hasto Prianggoro/Tabloid Nova)

Editor: NF


6 Cara Memaksimalkan Penggunaan Ponsel


KOMPAS.com – Telepon genggam Anda seakan seperti menempel pada tangan Anda. Tak pernah bisa lepas dari keseharian. Saat sekarang ini, sepertinya sulit untuk bisa terlepas dari ponsel. Memang, telepon seluler adalah alat yang sangat baik untuk mendorong produktivitas personal. Alat kecil yang bisa menghubungkan Anda dengan orang lain yang berada di tempat nun jauh. Tak hanya lewat suara, tapi juga lewat teks dan gambar. Penggunaan telepon selular yang efektif bisa menambah kegunaan bisnis, namun kebiasaan yang salah justru bisa menjadi jebakan. Ikuti 6 aturan dasar berikutini dan Anda akan bisa menikmati manfaat teknologi sambil menghindari lubangnya:

Aturan 1: Kontrol telepon Anda
Jangan menjadi orang yang kompulsif dengan menjawab setiap telepon yang masuk setiap waktu, dan di mana pun. Nonaktifkan atau buat dalam profil sunyi ketika Anda sedang menjalani waktu berkualitas dengan orang terdekat agar bisa terus menjaga keseimbangan kehidupan personal. Gunakan voice mail jika memang perlu, dan telepon kembali telepon yang terlewat tersebut dalam waktu yang lebih tepat.

Aturan 2: Fokus pada pelanggan yang datang secara personal

Ketika Anda sedang bersama pelanggan, kolega, atau bahkan teman, berikanlah perhatian penuh kepada mereka. Hindari menjawab telepon atau pesan-pesan Twitter saat sedang bersama mereka. Jangan biarkan presentasi Anda kepada pelanggan terhenti hanya karena ada telepon masuk ke dalam ponsel Anda. Ingatlah, orang yang sedang bertatap muka dengan Anda adalah pelanggan penting saat itu. Jika Anda membiarkan terjadi interupsi, akan mengirimkan pesan yang salah kepadanya. Matikan telepon dan dengar baik-baik orang yang berada di seberang meja Anda.

Aturan 3: Rapat bisnis
Jangan biarkan ada telepon yang mengganggu merusak rapat Anda. Jika rapat itu penting untuk masuk ke dalam jadwal Anda, berarti sudah pasti orang yang datang juga adalah orang-orang yang penting. Interupsi bisa merusak aliran rapat yang produktif, membuang waktu, dan membuat orang yang ada dalam rapat kehilangan konsentrasinya.

Aturan 4: Kontrol biaya
Bahkan perencanaan waktu menelepon pun bisa membuat Anda boros keuangan. Saat ini sudah banyak promo-promo gratis menelepon di jam-jam tertentu. Cobalah untuk menargetkan waktu menelepon Anda. Tak perlu harus menggunakan penawaran telepon tersebut hanya karena memang ada penawaran. Jika memang ada yang harus didiskusikan, tak masalah untuk menelepon jika memang bisa. Jika Anda menggunakan jam gratis, bukan berarti menelepon di jam segitu akan cukup produktif bagi orang yang menerima telepon. Hindari penggunaan telepon yang tak penting.

Aturan 5: Lakukan satu per satu
Jangan mencoba melakukan banyak hal sambil menelepon, apalagi sambil menyetir. Ketika Anda menelepon sambil menyetir, Anda tak memberikan perhatian penuh kepada orang yang menelepon Anda, siapa pun itu. Bayangkan Anda sedang menelepon lalu tiba-tiba ada motor yang menerobos jalan Anda, tidakkah refleks Anda akan berkurang karena tidak fokus?

Aturan 6: Buat sepribadi mungkin
Ketika Anda menerima telepon di tempat umum, semua orang dalam jarak yang cukup untuk mendengar akan mencoba mendengarkan perkataan Anda. Lebih parahnya, beberapa pengguna telepon merasa mereka harus berteriak agar orang yang di ujung telepon sana bisa mendengarnya. Bagaimana pun, bicara di telepon genggam dengan nada suara yang tinggi saat berada di tempat publik, seperti di bus, restoran, bioskop, dan lainnya. Jika Anda memang harus menerima telepon penting di tempat umum, minta izin ke orang yang sedang bersama Anda, dan pergilah ke lokasi yang lebih sepi.

Bagaimana menurut Anda? Ada lagi aturan yang patut diketahui orang lain seputar penggunaan telepon genggam?

NAD

Editor: NF

Sumber: powertochange


47 queries