ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 


Unjuk Bakat PPI Jadi Momen Mengenalkan Budaya

PALANGKARAYA, KOMPAS.com – Finalis Pemilihan Puteri Indonesia (PPI) 2010 tingkat Kaltim-Kalteng-Kalsel unjuk bakat di depan juri. Momen ini sekaligus menjadi kesempatan mengenalkan budaya lokal melalui tarian khas daerah, musik kecapi, dan lagu khas penuh makna.

Sesi unjuk bakat menjadi penutup kegiatan karantina di hari kedua, menuju grand final PPI 2010 untuk tiga provinsi di Kalimantan. Grand final berlangsung Sabtu (19/6/2010) berpusat di Kota Palangkaraya.

Sebanyak 20 peserta karantina PPI 2010 tingkat Kaltim-Kalteng-Kalsel memilih tarian khas daerah dalam ajang unjuk bakat. Kebanyakan tarian bermakna persiapan peperangan, seperti tari Mandau. Meski begitu setiap daerah memiliki ragam tarian Mandau yang memiliki perbedaan jika diperhatikan lebih detail.

Varian budaya inilah yang ingin ditunjukkan para finalis melalui PPI dalam acara penghujung di malam kedua karantina di Palangkaraya. Para perempuan muda ini lihai memainkan pisau, menyemburkan api, dibalut dalam tarian khas daerahnya. Budaya memang menjadi inspirasi yang memotivasi para finalis PPI menuju ajang pemilihan bergengsi Puteri Indonesia.

Nadila (22), finalis dari Kaltim mengatakan, motifnya mengikuti PPI adalah untuk membanggakan Kaltim dengan berbagai budaya dan tariannya. Mengenakan selendang bertuliskan daerah asalnya, menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat untuk tetap mempertahankan keikutsertaan Kaltim dalam ajang PPI.

“Malu mengenakan selendang jika tak berhasil mempertahankan Kaltim dan lolos menuju tahapan berikutnya,” aku Nadila kepada Kompas Female.

Dalam unjuk bakat, mahasiswi yang juga pramugari ini tidak memperlihatkan keahliannya menari, melainkan memainkan alat musik kecapi khas Kaltim. Perempuan asli Kaltim ini memang bersemangat mempromosikan daerahnya melalui ajang PPI.

Menyaksikan ragam varian tarian Dayak menghadirkan suasana khas. Aroma mistik memenuhi ballroom di Aquarius Boutique Hotel, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (18/6/2010) lalu.

Tarian bukan sekadar pengisi acara, namun juga menunjukkan bagaimana karakter khas masing-masing daerah. Kalteng yang dikenal dengan kegigihannya, Kalsel dengan kelembutan masyarakatnya, serta Kaltim yang memadukan semua budaya dan karakter. Penduduk provinsi ini memang lebih beragam, seperti miniatur Indonesia, kata Pandit DM Bawana, salah satu juri yang menilai ajang unjuk bakat ini.

C1-10

Editor: din

Cake-cake Baru dari Bakerzin

KOMPAS.com – Seperti bulan-bulan sebelumnya, Bakerzin mengeluarkan menu terbaru untuk para pelanggannya. Bulan Juni ini, Bakerzin mengeluarkan lima jenis cake terbarunya untuk memanjakan lidah dengan rasa dan tekstur lembut cake kreasi Bakerzin.

Peanut & Butter Cheese Cake
Adalah cheese cake yang diberikan perasa selai kacang karamel, almond stick, dan adonan dari remahan kue. Kesan yang Anda rasa saat mencicipi kue ini adalah seperti mengemil selai kacang. Lembut dan sesekali ada potongan kacang. Paduan antara gurih dan manis dari selai itu amat terasa.

Black Foret Cheese Cake
Mungkin sedikit membingungkan, cheese cake tapi diolah ala kue black forest. Namun ternyata tak membuat “bingung” di lidah. Tekstur kuenya terasa lembut. Cheese cake dari dark chocolate diisi dengan potongan buah dark cherry yang manis, serta ditaburi parutan cokelat hitam di atasnya, seperti cake black forest.

Caramel Cheese Cake
Caramel cheese cake yang manis ditumpuk di atas cookies renyah.

Chocolate with Orange Syrup
Konon, cake ini merupakan kue yang paling laris sejak diluncurkan di Singapura. Bakerzin menggabungkan dark chocolate mousse dengan kue spons cokelat yang sudah bercampur dengan rasa jeruk. Campuran Grand Marnier (alkohol) di dalamnya membuat kue ini terasa lebih berasa di lidah. Bagian atas kue ini bertuliskan Etoile, yang berarti bintang dari bahasa Perancis.

Brownies & Mousse Cheese Cake
Kue spons fudge dibuat rangkap, lalu dicampur dengan mousse dark chocolate akan membawa lidah Anda menari dan menikmati cokelat yang khusus dibuat untuk Bakerzin.

Siap memanjakan lidah Anda?
 

NAD

Editor: NF

Stimulasi Seimbang Bagi Si Kecil

Agar anak dapat berkembang dengan baik dan optimal, dibutuhkan stimulasi anak yang baik dan seimbang. Namun seringkali orangtua menjadi bingung, bagaimana cara menstimulasi? Apa yang harus distimulasi? Berikut sedikit ulasan mengenai jenis stimulasi yang dibutuhkan oleh anak.

Stimulasi aspek fisik. Rangsangan untuk fisik bayi dan balita amat diperlukan, karena pada usia mereka perkembangan syaraf-syaraf motorik sangat pesat. Melakukan gerakan-gerakan sederhana seperti berlari, berjalan, menari akan sangat membantu perkembangan mereka.

Stimulasi aspek emosi. Kenalkan mereka dengan bentuk emosi dasar, bahagia dan sedih. Dengan menghiburnya pada saat menangis karena mainannya rusak akan membantu. Ajari pula mereka untuk berbagi dengan teman sebayanya, misalnya dengan bernagi mainan, sehingga dapat menimbulkan kepekaan untuk bertoleransi dan berperilaku menyenangkan.

Stimulasi aspek spiritual. Ajarilah anak untuk berdoa dengan menggunakan kata-kata yang sederhana, mengucapkan terimakasih kepada tuhan atas makanan, hari yang indah, dan meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan hari itu. Akan membuat anak semakin peka. Ajak juga mereka ke tempat ibadah, dan membacakan dongeng dan kisah-kisah para nabi juga akan membantu meningkatkan moral.

Stimulasi aspek intelektual. Rangsangan intelektual dapat dilakukan dengan sering memberikan buku bacaan, mengajak anak melakukan permainan, dan rekreasi bersama, dan juga dengan rajin menjawab keingintahuan anak. Jadi sebagai orangtua juga harus rajin belajar agar sanggup memenuhi dan menjawab keingintahuan anak dengan baik dan benar.

Stimulasi aspek sosial. Anak pun harus diajari untuk peka terhadap lingkungan sekitarnya. Membantu menjaga adik, membantu orangtua yang sedang sibuk, akan merangsang kepekaan alaminya.
Agar stimulasi ini dapat menunjukkan hasil yang baik, kita tidak boleh melupakan istirahat yang cukup dan asupan nutrisinya. Gizi yang baik amat sangat dibutuhkan oleh anak, karena mereka sedang berada dalam masa pertumbuhan. Jadi asupan nutrisi tentunya amat dibutuhkan untuk perkembangan fisik, daya tahan tubuh, pencernaan, dan juga tentunya untuk perkembangan otak mereka.

12 queries