Panduan Menu Makanan Bayi s/d Balita
Powered by MaxBlogPress 


Tidak Semua Sayur & Buah Sehat

VIVAnews - Buah dan sayur merupakan sumber vitamin dan mineral yang selalu disarankan ada dalam menu sehari-hari. Namun, di balik manfaatnya, sejumlah sayur dan buah berpotensi menjadi racun yang membahayakan tubuh.

Seperti dikutip dari laman Times of India, Konsultan Kesehatan, Dr Tusna Park, mencontohkan, sayur semacam kubis, selada, dan kembang kol mengandung goitrogens, yang dapat menghambat penyerapan yodium oleh kelenjar tiroid. “Tapi dapat dicegah dengan garam beryodium,” katanya.

Bagi beberapa orang yang sensitif, tomat juga bisa bereaksi menjadi racun dalam tubuh sehingga menimbulkan alergi. Gejala yang ditimbulkan biasanya keringat dingin dan nyeri di bagian perut usai mengonsumsi tomat. Reaksi yang sama juga bisa dimunculkan terung dan paprika. Sedangkan aprikot dan plum berpotensi menjadi racun pada mereka yang tak cocok dengan fruktosa.

Potensi racun juga tersimpan di dalam kentang. Racun umumnya terkandung dalam kentang yang berwarna hijau, bertunas, dan secara fisik telah rusak atau membusuk. Racun umumnya terkonsentrasi di daerah yang berwarna hijau, kulit, atau daerah di bawah kulit.

Kentang mengandung racun alami glikoalkaloid yang terdiri dari dua jenis racun utama, yaitu solanin dan chaconine. Namun, racun yang terkandung dalam kentang umumnya berkadar rendah dan tidak menimbulkan efek serius.

Buah dan sayur mentah atau yang tidak melalui pencucian sempurna juga perlu diwaspadai karena memungkinkan pestisida atau bakteri masih menempel. “Makan sayuran mentah yang tidak dicuci dengan baik dan buah-buahan yang telah dipotong bisa dihinggapi lalat, menyebabkan konsumennya berisiko terinfeksi gastrointestinal,” kata Dr Park.

Jadi, selektiflah memilih sayur dan buah yang aman dikonsumsi. (pet)

• VIVAnews


Membongkar Tiga Mitos Kecantikan

VIVANews – Sebagian wanita sangat mempercayai beberapa mitos yang beredar seputar kecantikan. Contohnya, makan cokelat dipercaya menyebabkan jerawat. Atau, membasuh wajah dengan air dingin dapat mengecilkan pori-pori wajah. Namun, belum tentu semuanya benar.

Berikut beberapa mitos yang ternyata tidak terbukti secara ilmiah.

1. Cokelat dan makanan berminyak penyebab jerawat
Tidak ada makanan berminyak dan cokelat yang tiba-tiba menimbulkan jerawat di wajah. Dermatolog New York Diane Berson mengungkapkan, makanan berlemak bukanlah pemicu utama jerawat, namun  hanya akan memperburuk jerawat.

Makanan laut seperti sushi, kerang, dan kecap, serta makanan tinggi yodium juga berhubungan dengan peradangan dan jerawat.

2. Kulit kering menyebabkan keriput

Anda mungkin berpikir pelembab bisa menjaga agar kerutan tak muncul. Sayangnya, kerutan terjadi pada lapisan kolegen yang berada jauh di permukaan kulit. Pelembab dapat mengurangi kerutan, tapi tak dapat menghilangkannya.

Eksposur sinar matahari adalah penyebab nomor satu degenerasi kolagen. Jadi, jika ingin menggunakan pelembab dengan perlindungan maksimal terhadap kerutan, pilih tabir surya yang mengandung antioksidan seperti vitamin C.

3. Air dingin akan mengecilkan pori-pori
Ukuran pori-pori diturunkan dari ayah dan ibu sehingga membasuh air wajah dengan air dingin tidak akan banyak mengubahnya. “Air dingin hanya mengerutkan pembuluh darah sehingga terasa kulit terasa lebih kencang,” kata Dr Hirsch.

Membasuh wajah dengan air dingin bisa meminimalkan pori-pori di permukaan kulit. Saat tersumbat minyak dan kulit mati, pori-pori akan terlihat lebih besar. Untuk membersihkannya, gunakan produk dengan kandungan asam salisilat.

Peregangan pori-pori akibat sinar matahari juga berakibat pada rusaknya kolagen. Sehingga, memakai pelembab yang melindungi dari sinar matahari terbukti lebih ampuh daripada membasuh dengan air dingin.

 

Baca juga: 5 Mimpi Ini Bisa Deteksi Masalah Kesehatan

• VIVAnews


Peragaan Busana Muslim Serumpun  

TEMPO Interaktif, Jakarta -TEMPO Interaktif-Jakarta, Indonesia dan Malaysia mempunyai kedekatan yang tidak bisa terpisahkan. Sebagai negara serumpun Melayu, keduanya banyak memiliki persamaan selain keragaman dan keunikan dari kedua negara tersebut. “Saya ingin menyajikan Islamic Fashion Festival (IFF) 2010 ini sebagai satu pergelaran serumpun yang menguatkan hubungan Indonesia-Malaysia,” kata Raja Rezza Shah Raja Zurin, pendiri dan Ketua IFF yang sudah empat kali menyelenggarakan ajang mode bergengsi ini, di Jakarta.

Pria yang biasa disapa Dato’ Raja Rezza Shah ini sangat antusias menyelenggarakan IFF 2010 yang berlangsung di Hotel Dharmawangsa, Kebayoran, Jakarta, selama dua hari 29-30 Juni lalu. “Ada misi idealisme yang ingin saya hadirkan kembali dalam pergelaran kesembilan ini di Jakarta,” ujarnya ramah bersahaja. Pada ajang mode kali ini dia menyebutkan mengusung tema besar Cita Nusantara Showcase.

“Adapun tema kali ini mengandung tiga konsep yakni Dari Minimalis ke Maksimalis,
Sebuah Kolaborasi, dan Cinta Cita Nusantara. Kami menyajikan busana muslim
kolaborasi perancang dari dua negara yang memakai bahan kain dan kerajinan
Nusantara Indonesia-Malaysia. Saya inginkan peragaan busana muslim serumpun ini menjadi tonggak penting harmonisasi hubungan kedua negara yang belakangan
terganggu dengan adanya  masalah klaim batik,” ungkapnya.

Diakui Dato’ Raja Rezza Shah, IFF merupakan upaya yang diprakarsainya. Dan
melalui ajang ini pihaknya selalu menyampaikan sebuah upaya untuk mengantarkan tren busana muslim ke belahan dunia lain. Baginya, tren mode bisa diterapkan pada jenis busana apa pun, termasuk busana muslim. “Saya melihat serta meyakini busana muslim tidak lagi dianggap monoton, melainkan bisa mengikuti perkembangan mode dunia bahkan diharapkan menjadi kiblat tren mode dunia,” ujarnya optimistis.

Tahun  ini, ia sempat mengusung IFF dan memperkenalkani ke Abu Dhabi, New York dan Jakarta. Pada Agustus hingga September nanti, dia berencana akan membawa ke Monte Carlo, Qatar, dan Singapura. “Saya sangat berharap IFF menjadi simbol penting sebagai kiblat perhelatan akbar dunia. Dan saya sungguh berterima kasih selalu rutin bekerja sama dengan para perancang Indonesia yang siap dengan tangan terbuka menyajikan peragaan ini.”

IFF 2010 di Jakarta kali ini menampilkan karya para perancang Indonesia seperti Ghea Panggabean, Samuel Wattimena, MILO, Merry Pramono, Jeny Tjahyawati, Hannie Hananto, Iva Lativah, Nuniek Mawardi, Zainal Songket, Ian Adrian, Safitri, Anne Rufaidah, Alphiana Chandrayani, Erni Kosasih, dan Ida Royani. Sementara Malaysia menampilkan perancang Melinda Looi, Tom Abang Saufi, Khadani, Mona Din Hajaba, Noraini Jarumas dan koleksi dari Kraftangan Malaysia.

Melaui tema Cita Nusantara semua para perancang Indonesia Malaysia memakai,
menggunakan atau menciptakan pakaian yang berasaskan Tekstil Kraf Nusantara
seperti batik Malaysia, batik Jogja, batik Madura, batik Cirebon , lurik Jawa, songket Palembang, tenun Pontianak, tenun Kalimantan Timur, tenun Nusa Tenggara Timur, tenun Maluku  dan tenun Pahang. Menurut dia, IFF selain aktif dan rutin menyelenggarakan show case atau peragaan busana, juga ikut berbagi memberikan dukungan dan bantuan sosial. Dia menegaskan pada malam penyelenggaraan IFF yang berlangsung November 2009 di Kuala Lumpur, hasil show casenya disumbangkan kepada Pundi Amal SCTV sebesar US$ 10.000. “Prinsip hidup saya harus ada keseimbangan. Menyelenggarakan peragaan oke, namun kegiatan sosial pun harus tetap kita dukung, tak boleh ditinggalkan.”

Malam itu, perancang Melindai Looi yang tengah hamil menyajikan karya bertema
Batique melalui keindahan elemen batik yang penuh dengan warna grey, honey

dan salmon yang sangat cocok dikenakan sebagai busana pesta. Sementara Milo,
perancang asal Bali menyajikan baju muslim khas Timur Tengah dengan rancangan
menyemburatkan aura kemewahan melalui motif garis dan zebra.

“Saya ingin penduduk dunia punya minat tinggi terhadap busana muslim rancangan
saya yang menyerupai gaun malam sangat tepat dikenakan oleh lintas agama, tak
hanya mereka yang muslim,” ujar Milo.

HADRIANI P / Credit Foto: Dok. Panitia IFF


Setelah 8 Gelas Air Putih, Baru Minum yang Lain

KOMPAS.com – Idealnya, kita minum air minimal 8 gelas per hari. Anjuran ini sudah sangat sering diungkapkan para ahli. Selain agar terhindar dari dehidrasi, kita perlu mencukupi kebutuhan air demi membantu metabolisme. Tak lupa, untuk memperlancar proses pencernaan di tubuh.

Namun, terkadang kita lupa bahwa jumlah minimal yang disebut itu mengacu pada air putih, bukan air jenis lain. Melegakan dahaga dengan es teh manis, jus buah, es sirup, es kopi, soda diet, ataupun minuman berisotonik, sebenarnya tak termasuk dalam upaya memenuhi kebutuhan cairan 8 gelas per hari. Justru, studi dari University Texas Health Science Center memperlihatkan, orang yang minum soda diet setiap hari selama tujuh tahun, punya potensi sebesar 41 persen untuk bertambah berat badan. Ini dibandingkan dengan mereka yang tak minum soda. Itu bisa terjadi karena segala minuman yang rasanya manis mengandung kalori. Jika kita mengonsumsinya secara rutin, pasti akan mempengaruhi berat badan.

Yang semestinya dilakukan:
Biasakan minum air putih kapan pun dan dimana pun. Termasuk saat kita makan di restoran. Jika kita penyuka teh atau kopi, bukan berarti harus menghindarinya sama sekali. Boleh saja kita mengonsumsi kedua minuman itu, asal tidak ditambahkan gula. Beralih pada gula buatan atau yang rendah kalori juga bukan solusi terbaik. Untuk menambah rasa pada air putih, kita bisa menambahkan perasan lemon. Ini sudah pasti aman dan tidak berbahaya bagi berat badan.

Editor: din


Perut Buncit Lantaran Kembung?

KOMPAS.com – Setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda-beda. Ada yang makan begitu banyak sehingga kekenyangan, namun perutnya tetap terlihat rata. Ada pula yang hanya minum kopi, perutnya langsung kembung dan membuncit (keras pula!). Selain menimbulkan perasaan tidak nyaman, perut buncit akibat kembung juga membuat bikin penampilan Anda jadi kurang indah dilihat. Lakukan kilas balik terhadap makanan dan minuman yang Anda konsumsi untuk mencegah atau mengatasinya, seperti disarankan Marissa Lippert, pakar diet yang penulis buku best seller The Cheater’s Diet.

1. Perbanyak air minum
Air putih akan melenyapkan kembung seketika, dengan membantu pencernaan sekaligus mengatasi rasa lapar dan tingkat hidrasi. Sebagai bonusnya, banyak minum air putih juga akan membuat kulit Anda terlihat lebih segar dan membantu mencegah tanda-tanda penuaan (seperti keriput). Minum 1,5 – 3 liter air per hari, tergantung pada tingkat aktivitas Anda. Agar rasanya lebih segar, tuangkan perasan air lemon atau potongan mentimun.

2. Makan makanan pengusir kembung
Mentimun, asparagus, artichoke, semangka, buah-buahan dari rumpun sitrus, melon, dan belewah, adalah beberapa jenis buah yang bertindak sebagai diuretik alami. Jika tubuh Anda cenderung mudah menahan air, buah-buahan ini bisa dicoba karena membuat Anda sering buang air. Selain itu, makanan yang mengandung lemak sehat seperti salmon, alpukat, dan minyak zaitun juga bisa membantu mengurangi peradangan dan menjaga perut tetap rata.

3. Hindari pemanis buatan, kafein, dan minuman berkarbonasi
Pernah merasa perut begitu penuh usai minum kopi? Hal ini seringkali terjadi bila perut Anda belum terisi makanan. Banyak juga orang yang tak sempat makan, lalu sengaja minum kopi untuk “mengganjal” perut. Padahal, rasa kenyang ini sifatnya tipuan belaka. Hasilnya mungkin justru perut Anda jadi sedikit buncit karenanya. Untuk itu, perhatikan pola makan Anda. Apakah Anda sering mengonsumsi permen bebas gula, minum kafein dan minuman bersoda? Makanan dan minuman inilah penyebab perut Anda yang sensitif menjadi kembung.

4. Pilih-pilih minuman alkohol Anda
Minuman beralkohol pun ternyata memiliki hitungan kalori yang berbeda. Hindari minuman yang mengandung gula, atau yang tinggi kalori, sehingga bisa mengacaukan ruang dalam perut Anda. Anda boleh menikmati 1 atau 2 koktil pilihan Anda seperti margaritas on the rocks, mojito, dan sangria, kemudian teguk jenis yang lebih ringan seperti champagne, wine, light beer, atau vodka-soda. 

Ingin tahu berapa perkiraan kalori dalam minuman Anda?
* White atau rose wine (147,8 ml) – 110 kalori
* Mojito (103,5 ml) – 150 kalori
* Margarita on the rocks (88,7) – 223 kalori
* Sangria (1 gelas) – 120 kalori

5. Hindari junk food
Makanan gorengan yang berminyak dan berlemak, seperti kentang goreng, keripik, permen, atau roti, biasanya mengandung banyak sodium, gula, kalori nol, dan karbohidrat yang mengandung zat tepung. Makanan seperti ini menyerap tingkat energi dan menyebabkan kembung. Sebagai gantinya, nikmati makanan dengan bahan baku yang lebih sehat, terutama buah dan sayuran. Untuk sayuran, hindari yang mengandung gas seperti kubis, sawi, atau nangka muda.

DIN

Editor: din

Sumber: Shine


Jajan Es Juga Bisa Bikin Sehat, Kok

KOMPAS.com – Sejak kecil, kita mendengar orangtua memberikan nasihat agar memakan nasi sebelum minum es. Ada yang bilang terlalu banyak makan/minum es bisa membuat anak sakit. Mulai dari sakit tenggorokan, pilek, bahkan sakit perut. Ternyata, mitos tersebut tidak selalu benar. Berikut penjelasan dari dr Ida Gunawan, MS SpGK mengenai mitos tersebut.

Diterangkan oleh dr Ida, saat ini, hanya ada 5 persen anak sekolah yang membawa bekal dari rumah. Sebanyak 95 persen lainnya lebih memilih jajan di sekolah. Menurut data yang dilansir oleh PT Orang Tua Group terhadap 400 anak usia sekolah dasar, tiga makanan jajanan teratas yang disukai anak-anak adalah; siomay, batagor, dan es.

Namun, saat ini masih banyak orangtua masih khawatir dan percaya, bahwa jajanan es tidak baik untuk anak-anak. Dr Ida mengatakan, bahwa jajanan es tidak selamanya buruk untuk anak. Bahkan, bisa jadi baik untuk dikonsumsi anak-anak asalkan memenuhi syarat-syarat tertentu.

Diterangkan oleh dr Ida, bahwa jajanan dikatakan aman dikonsumsi anak-anak jika terjaga keamanan dari segi mikrobiologis dan kimia, serta memiliki kandungan gizi. Sementara, mengenai mitos bahwa jajan es bisa mengakibatkan pilek dan gangguan tenggorokan, hal ini dijawab dr Ida dengan riset dari G.J. Connet dan B.W yang mengatakan, penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) pada anak, seperti hidung tersumbat, pilek, radang tenggorokan baru akan muncul jika; 1. Kondisi badan sedang tidak sehat, dan 2. Dalam jumlah berlebihan.

Sehingga bisa dikatakan, asalkan tubuh anak sehat, jajan es tak akan menimbulkan masalah. Namun, ditambahkan pula, es yang dikudap pun harus memenuhi syarat pula, yakni; 1. Higienis, 2. Ada kandungan gizinya, 3. Aman secara biologi dan kimiawi. Dengan kata lain, jajan esnya pun tak boleh sembarangan. Harus terjaga kebersihan wadahnya, airnya sehat, kandungan zatnya bergizi, dan tidak mengandung zat-zat berbahaya untuk tubuh (pengawet atau pewarna).

Bahkan, menurut dr Ida, mengkonsumsi es bisa dijadikan alternatif untuk memberikan makanan bagi anak yang seringkali malas atau menolak untuk makan nasi. Misal, dengan membuat sendiri sorbet dari buah-buahan yang memiliki vitamin atau memiliki kandungan baik untuk tubuh lainnya.

NAD

Editor: NF


Rahasia Tubuh Sehat dan Seksi Farah Quinn

VIVAnews – Berkecimpung di dunia masak-memasak membuat koki Farah Quinn tak lantas membebaskan semua jenis makanan untuk disantap keluarganya. Ia malah menerapkan pola hidup dan diet sehat bagi keluarga kecilnya.

Untuk diet, Farah mengaku tetap makan lima kali sehari, tiga kali makan besar dan dua kali camilan di antara makan besar. Namun, ia sangat memperhatikan nilai gizi dan kandungan dalam makanan. Farah yang pernah mengelola restoran bersama sang suami, mengaku sangat menghindari karbohidrat simpleks yang mengandung banyak gula.

Makanan seperti itu, menurutnya tidak memberi manfaat pada kesehatan. “Di rumah saya menyediakan dan makan beras merah, gandum dan oatmeal. Saya tidak menggunakan gula pasir dan lebih memilih gula dari bahan alami,” katanya saat Cooking Class di Hotel Sultan, akhir pekan lalu.

Makanan kaya serat dan pemanis alami menjadi pilihannya. “Kalau mau membuat kue seperti kue pisang, rasa manis saya ambil dari pisang dan pemanis sirup mapel. Ini juga saya terapkan pada makanan anak saya,” katanya.

Farah telah mengajarkan sang buah hati untuk mencintai sayuran dan buah sejak kecil. “Bagi anak saya, buah itu sudah seperti permen,” katanya mengungkapkan. (kd)

• VIVAnews


Karbohidrat Berlebih Pemicu Pusing

TEMPO Interaktif, Jakarta – Pola makan sarat karbohidrat meningkatkan kadar trigliserida dalam darah. Berpotensi menyebabkan stroke dan serangan jantung.

Rasa sakit kerap dirasakan Alex, 29 tahun, pada pundak dan leher bagian belakang. “Rasanya kaku dan pusing di kepala belakang,” ujar insinyur di perusahaan kontraktor ini. Meski sakit itu sudah berlangsung lama, ia mengabaikannya. Sampai tiga bulan lalu ia memutuskan melakukan tes darah.

Betapa terkejutnya Alex melihat hasil tes. Kadar trigliserida dalam darahnya 1.000. Angka yang fantastis mengingat kadar normalnya sekitar 150. “Waktu itu dokternya kaget. Dia bilang, untung saya enggak mati,” kata Alex. Soalnya, kelebihan kadar trigliserida bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Dokter yang memeriksa Alex juga menjelaskan bahwa ia terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat. Asupan karbohidrat ini sebenarnya berfungsi menyediakan energi. Tapi, ketika energi tak terpakai, karbohidrat ini akan bertumpuk dan meningkatkan kadar trigliserida.

Alex juga bercerita, ternyata biang dari masalah kesehatannya adalah pola makan yang tidak teratur. Benar saja, sejak diberi tugas kantornya ke Jepara untuk mengerjakan sebuah proyek akhir tahun lalu, Alex mengkonsumsi karbohidrat tinggi. “Konsumsi nasi saya banyak sekali waktu itu,” ujarnya.

Yang membuat lebih parah adalah kebiasaannya makan kentang goreng dengan minuman ringan bersoda. Dikombinasikan dengan minuman bersoda, kata Alex, kentang tak tercerna oleh tubuh sehingga mengendap selama berhari-hari.

Sadar akan bahaya yang dapat mengancam kesehatannya, Alex pun mengubah pola makannya. “Sekarang saya kurangi konsumsi nasi menjadi setengahnya dibanding dulu. Konsumsi sayuran juga diperbanyak,” kata lajang ini. Dia pun meminum obat penurun kadar trigliserida.
Hingga saat ini banyak orang masih menganggap stroke dan serangan jantung hanya disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol dalam darah kita. Padahal kadar trigliserida pun berperan penting dalam munculnya kedua penyakit ini. “Keduanya sama bahayanya,” kata dokter spesialis naturapati Riani Susanto ketika dihubungi via telepon pada Jumat lalu.

Riani menjelaskan perbedaan kolesterol dengan trigliserida lewat cara yang mudah. Kolesterol, kata dia, adalah minyak lemak yang berasal dari dalam tubuh manusia. Sedangkan trigliserida adalah minyak yang berasal dari luar tubuh. “Artinya khusus dari makanan.”

Karena itu, untuk orang yang mengalami kelebihan kadar trigliserida, kuncinya hanya pola makan yang sehat. Makanan yang dipantang agar kadar trigliserida tidak tinggi adalah minyak yang ada dalam gorengan, karbohidrat yang ada dalam nasi, terigu, dan daging.

Karbohidrat menjadi salah satu sumber tingginya kadar trigliserida karena, ketika karbohidrat tidak dibakar, ia akan menjadi glukosa. Dan bila tidak dibakar dalam tubuh yang tidak banyak bergerak, glukosa akan bertumpuk menjadi lemak dalam tubuh.

Ahli biokimia Prof dr Alfred A. Djajakusumah pun membenarkan bahwa kadar trigliserida yang tinggi murni akibat pola makan yang salah. “Intake karbohidrat berlebihan memang bisa mengarah ke peningkatan trigliserida,” kata Alfred. Apalagi, ujar Alfred, bila ditambah dengan konsumsi lemak yang berlebihan.

Rasio trigliserida, kata Alfred, sejalan dengan rasio kolesterol. Artinya, keadaan seseorang yang memiliki kadar kolesterol tinggi akan diperparah oleh kadar trigliserida yang tinggi juga. Itulah sebabnya, dalam masa penurunan kadar trigliserida, selain mengurangi asupan karbohidrat, pasien seperti Alex dilarang memakan seafood (kecuali ikan), santan, dan jeroan.

Fanny Febiana

Menurunkan Kadar Trigliserida

A.  Awali dengan mengubah pola pikir dari “kalau sakit tinggal ke dokter” menjadi “mencegah terjadi sesuatu (karena takut menjadi sakit) agar tidak ke dokter”.

B. Lakukan perubahan pola makan secara bertahap, antara lain, dengan mengurangi frekuensi makan. Misalnya, jika biasanya makan bakmi setiap hari, kini menjadi dua kali seminggu.

C. Jika kadar trigliserida Anda benar-benar tinggi. Biasanya, selama tiga bulan, Anda diharuskan mengkonsumsi makanan yang dikukus.

D. Lakukan pemeriksaan rutin kadar trigliserida. Jika kadar trigliserida masih tinggi, Anda harus lebih ketat mengatur pola makan. Bila sudah normal, tetap menjaga pantangan, seperti roti, bakmi, atau daging.

E. Jangan lupa berolahraga.

Fanny


Margarin yang Kaya Lemak Esensial

KOMPAS.com – Tumbuh kembang anak bisa lebih optimal dengan asupan nutrisi yang seimbang. Asam lemak esensial misalnya, dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan fisik anak dan perbentukan sel membran.

Sayangnya asupan lemak esensial (omega-3 dan omega-6) masih minim. Padahal sumber makanan seperti salmon, telur, kacang-kacangan, dan alpukat, memenuhi nutrisi ini. Bahkan margarin yang terbuat dari minyak nabati (minyak sayur) bisa menjadi sumber omega-3 dan omega-6.

Melihat kebutuhan ini, Blue Band meluncurkan varian terbarunya, Blue Band Gold. Margarin ini mengandung lemak esensial omega-3 dan omega-6 dua kali lipat lebih banyak, serta 9 vitamin yaitu A, B1, B2, B3,  B6, B9, B12, D, and E.

“Inovasi ini cukup signifikan setelah kiprah Blue Band selama 75 tahun. Blue Band Gold bermaksud memberikan kebaikan khusus untuk pemenuhan lemak esensial yang mendukung tumbuh kembang anak agar lebih optimal, sekaligus membantu ibu memberikan nutrisi praktis setiap hari,” papar Agus Nugraha, Brand Manager Blue Band saat peluncuran Blue Band Gold di Financial Hall, Graha Niaga, Jakarta, Kamis (17/6/2010) lalu.

Lantas apa bedanya Blue Band Gold dengan produk regular yang sudah lama akrab di dapur? Blue Band dengan kandungan lemak esensial ini lebih cair. Jadi sebaiknya simpan di lemari es agar lebih padat, karena lemak tak jenuh ikatan ganda (PUFA) yang terkandung dalam Blue Band Gold akan mudah mencair jika disimpan di suhu ruangan (sekitar 30 derajat Celcius).

Total komposisi lemak yang dibutuhkan sekitar 30 persen, jadi sebaiknya hanya mengonsumsi lemak jenuh (SAFA) sekitar 7 persen saja, dan perbanyak PUFA dan MUFA (sekitar 25 persen). Salah satu sumber PUFA adalah margarin. Untuk setiap jenis PUFA porsinya 20 – 25 gram per hari. Artinya jika ingin mengonsumsi margarin sebagai pelengkap kebutuhan asam lemak esensial, jumlah asupan per harinya jangan lebih dari 25 gram.

“Agar kandungan lemak esensial (omega-3 dan omega-6) tidak hilang dari margarin, sebaiknya hanya mengaplikasikan Blue Band Gold untuk olesan atau tumisan, bukan untuk menggoreng atau dipanaskan dalam suhu tinggi,” tandas Agus.

C1-10

Editor: din


Kulit Mulus dengan Biaya Murah Meriah

VIVAnews – Hampir semua wanita mendambakan kulit sehat bercahaya. Tak jarang yang mengandalkan klinik kecantikan untuk meraih hasil instan. Tapi, itu mahal.

Ada cara sederhana dan murah untuk mewujudkan kulit mulus memesona. Yang dibutuhkan hanya menjalani diet makanan-makanan kaya nutrisi untuk kulit.

Seperti dikutip dari Shine Yahoo, berikut sejumlah makanan untuk merawat kecantikan kulit yang dipaparkan Brierley Wright, ahli gizi dari Universitas Tufts.

Stroberi
Kandungan vitamin C dalam stroberi memiliki peran penting untuk mengurangi efek penuaan seperti keriput dan kulit kering kasar. Penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition pada 2007 mengungkap, vitamin C bermanfaat menangkal radikal bebas dan merangsang pembentukan kolagen sehingga memunculkan efek yang menghaluskan kulit.

Stroberi juga mengandung asam ellagic yang dapat melindungi serat elastis, yang bertugas menjaga struktur kulit tetap utuh, menjaga kekencangan  serta melawan enzim perusak kulit. Bahan makanan lain mengandung vitamin C yang baik untuk kulit antara lain, pepaya, brokoli, jeruk.

Tomat
Buah segar ini mengandung lycopene yang bermanfaat merawat kelembutan kulit. Studi yang dipublikasikan di European Journal of Pharmaceutics and Biopharmaceutics pada 2008 mengungkap, mereka yang memiliki kandungan tinggi lycopene cenderung memiliki kulit yang halus. Selain tomat, tingkatkan kadar lycopene dalam tubuh dengan mengonsumsi melon dan wortel.

Tofu
Kandungan isoflavones dalam makanan berbahan kedelai seperti tofu, edamame, dan
Tuna membantu mencegah terjadinya penuaan dini. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American College of Nutrition mengungkap, isoflavones membantu mencegah kerusakan kolagen.

Tuna
Mengonsumsi ikan yang mengandung omega 3 seperti tuna, salmon, sarden dan ikan trout dapat membantu menjaga kulit tetap sehat bercahaya. Kandungan Asam lemak omega 3 EPA (asam eicosapentaenoic) berperan dalam membentuk kolagen.

• VIVAnews


« Previous PageNext Page »

50 queries