Panduan Menu Makanan Bayi s/d Balita
Powered by MaxBlogPress 


Tips Kesehatan Wanita

Secara fisik wanita memiliki perbedaan yang jauh sekali dengan seorang pria. Oleh karena itu, maka tidak salah jika diperlukan tips kesehatan wanita yang memang khusus untuk menjaga kesehatan seorang wanita agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan yang hanya terjadi pada seorang wanita.

Ada berbagai ganguan kesehatan yang memang hanya menyerang seorang wanita saja dan tidak mungkin untuk menyerang seorang pria. Namun ada juga berbagai gangguan kesehatan yang memiliki persentase kemungkinan untuk lebih banyak terjadi pada seorang wanita daripada.

Dengan adanya berbagai kemungkinan yang seperti itu maka sudah sepatutnya seorang wanita wanita harus lebih berhati-hati dalam menjaga dirinya agar terhindar dari berbagai gangguan yang tidak baik tersebut. Bahkan jika dibiarkan akan bisa menyebabkan kematian pada sesorang wanita.

Secara fisik memang seorang wanita berbeda dengan seorang pria. Wanita lebih lemah jika dibandingkan dengan seorang pria. Oleh karena itu, sudah saatnya untuk hidup sehat dengan mengikuti beberapa tips kesehatan wanita berikut ini.

1. Minum Air Putih
Air putih merupakan bagian terpenting bagi kehidupan manusia. Dengan meminum air putih minimal 8 gelas sehari maka kita akan turut untuk menjaga kesehatan tubuh. Di dalam pedoman gizi seimbang juga dianjurkan untuk mengkonsumsi air putih yang banyak.

Air putih memiliki banyak sekali manfaat yang bisa diberikan kepada tubuh untuk menjaga kesehatan. Beberapa manfaat dari air putih adalah sebagai berikut.
a. Untuk membantu sistem pencernaan agar kerja usus tidak terlalu berat
b  Menghindari terjadinya sembelit
c. Mengeluarkan racun yang ada di dalam tubuh melalui keringat, urine, dan feses
d. Membuat awet muda karena air menghindari tubuh terjadinya dehidrasi sehingga kulitpun bisa menjadi lebih muda
e. Menjaga suhu tubuh
f. Mencegah terjadinya sakit punggung
g. Mencegah terjadinya batu ginjal
h. Menurunkan berat badan dengan membersihkan lemak dan kotoran yang mengendap di dalam tubuh
i. Mengurangi risiko kanker kandung kemih

2. Olahraga Teratur
Olahraga yang teratur mampu membuat kita terhindar dari berbagai macam penyakit karena otot yang terus dilatih melalui olahraga teratur tersebut. Dengan melakukan olahraga teratur juga dapat membantu seorang wanita terhindar dari osteoporosi atau tulang keropos yang memang rawan terjadi pada seorang wanita.

3. Jaga Asupan Gizi
Dengan menjaga asupan gizi yang cukup untuk tubuh juga mampu membantu kita menjaga kesehatan. Asupan gizi yang cukup akan mampu memberikan berbagai zat gizi yang diperlukan oleh tubuh sehingga mampu membuat kerja organ tubuh bisa bekerja dengan baik.

4. Jaga Kebersihan
Meskipun terkadang asupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh sudah terpenuhi dengan baik namun jika kebersihan tidak terjaga dengan baik juga bisa mengakibatkan terjadinya berbagai penyakit. Misalnya saja kekuranghatian dalam menjaga kebersihan dari organ intim juga sangat rawan sekali karena bisa menyebabkan terjadinya kanker leher rahim.

Demikianlah beberapa tips kesehatan wanita yang bisa dilakukan setiap hari demi aset terpenting yakni kesehatan. Semoga membantu.

Punya Sahabat Biar Tetap Sehat  

TEMPO Interaktif, Memiliki hubungan sosial yang baik–seperti dengan teman, pernikahan, atau anak–sama baiknya untuk menjaga kesehatan, seperti halnya dengan berhenti merokok, menurunkan berat badan, atau bahkan makan obat. Demikian hasil penelitian di Amerika Serikat dua pekan lalu.

Orang dengan hubungan sosial yang kuat akan 50 persen lebih panjang umur dibanding mereka yang tanpa dukungan hubungan ini. Inilah kesimpulan temuan tim dari Brigham Young University di Utah. “Efek buruknya hubungan sosial sama dengan menghirup 15 batang rokok per hari,” kata Julianne Holt-Lunstad, psikolog yang memimpin penelitian itu.

Tim Holt-Lunstad melakukan analisis terhadap sejumlah penelitian tentang efek hubungan sosial pada kesehatan. Mereka menganalisis 148 penelitian terhadap lebih dari 308 ribu orang yang kehidupannya diikuti selama rata-rata selama tujuh setengah tahun. Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal PLos Medicine terbitan Public Library of Science.

Penelitian ini mengukur hubungan sosial dengan beberapa jalan. Seperti yang sederhana, melihat ukuran hubungan sosial yang dimiliki seseorang, misalnya apakah orang tersebut menikah atau tinggal sendirian. Penilaian juga dilihat dari persepsi seseorang, apakah mereka merasa akan ada orang lain yang akan membantunya saat mereka butuh pertolongan. Penilaian lain diambil dari seberapa kuat seseorang terlibat dalam komunitasnya. Hasil penelitian ini kemudian dicek silang dengan usia, jenis kelamin, status kesehatan, dan penyebab kematian saat orang tersebut meninggal.

Memiliki hubungan sosial yang buruk ternyata setara dengan menjadi pecandu alkohol. Ini lebih membahayakan dibanding tidak berolahraga dan dua kali lebih berbahaya dibanding obesitas atau kelebihan berat badan.

Tak memiliki hubungan sosial punya dampak yang lebih besar untuk kematian muda dibanding tidak melakukan vaksinasi untuk mencegah pneumonia atau radang paru-paru di usia muda, tidak mengkonsumsi obat tekanan darah tinggi, atau terpapar udara berpolusi.
“Saya tentu saja bukan menganggap remeh berbagai faktor risiko lain karena tentu saja ini penting untuk menjaga kesehatan,” kata Holt-Lunstad. “Tapi kita perlu menganggap masalah hubungan sosial sebagai sesuatu yang serius juga.”

Memang tak mudah untuk tiba-tiba saja menyuruh orang untuk punya sahabat atau tidak. Tapi menurut Holt-Lundstad, ada sejumlah bukti yang menyatakan bahwa menggaji orang untuk menemani seseorang sebagai pengurus tidak termasuk dalam upaya meningkatkan kesehatan. Misalnya pada kelompok usia lanjut yang mendapatkan seorang perawat, yang digaji anak-anaknya, untuk mengurusi mereka. “Alaminya, menjalin hubungan sangat berbeda dengan mendapatkan dukungan dari seseorang yang dibayar untuk tujuan itu,” kata Holt-Lunstad.

Lalu bagaimana kehidupan sosial kita bisa mempengaruhi kesehatan kita? Holt-Lunstad menjelaskan, keberadaan orang yang dekat secara emosional di sekeliling kitalah yang membuat kita mampu menghadapi stres hidup–sesuatu yang diketahui bisa menyebabkan kematian jika tak tertahankan.

“Saat kita menghadapi kejadian yang potensial menimbulkan stres dalam hidup kita, kita tahu bahwa ada orang-orang di sekeliling kita yang bisa kita andalkan. Ini menjadikan kita percaya bahwa mereka akan membuat kita mampu menghadapinya. Bisa juga keberadaan mereka mencegah berbagai efek negatif dari stres,” kata Holt-Lunstad.

Sahabat atau orang dekat juga bisa mendorong berbagai perilaku sehat–juga tak sehat–yang bisa mempengaruhi hidup. Misalnya, teman kita mungkin bisa mengingatkan untuk makan lebih baik, berolahraga, cukup tidur, atau mengunjungi dokter. Memiliki hubungan sosial juga memberi arti dalam hidup kita dan mungkin mempengaruhi kita untuk menjaga diri kita lebih baik.

| UTAMI WIDOWATI | REUTERS | LIVESCIENCE | BE

Sehat Itu Rasanya:

-Merasa puas dalam menjalani hidup.
-Punya semangat menjalani hidup dan bisa tertawa dan bersenang-senang.
-Mampu menghadapi stres dan mengatasi kesulitan hidup.
-Merasa punya arti dan tujuan dalam hidup, baik dalam tiap aktivitas atau hubungan sosial.
-Punya kelenturan untuk mempelajari hal-hal baru dan beradaptasi dengan perubahan.
-Seimbang dalam bekerja, bermain, beristirahat, dan beraktivitas lainnya.
-Mampu membangun dan mempertahankan hubungan yang saling memuaskan dengan pasangan.
-Punya kepercayaan diri yang tinggi dan citra diri yang baik.

Ayo Mencari Teman

-Sesekali berpalinglah dari televisi, layar komputer, dan layar ponsel. Jangan ganti persahabatan nyata dengan yang sifatnya virtual.
-Luangkan waktu beberapa jam dalam sehari untuk kontak bertemu wajah dengan orang-orang yang disukai. Pilih teman, tetangga, kerabat, atau anggota keluarga yang seirama dan punya pandangan yang positif pada Anda.
-Ikuti kegiatan sosial yang bersifat sukarela. Lakukan sesuatu yang bisa menolong orang lain yang membutuhkan.
-Ikuti berbagai kegiatan yang memberi peluang bertemu dengan berbagai macam manusia yang mungkin punya selera dan minat yang sama dengan Anda, orang yang berpotensi menjadi teman Anda.

| BERBAGAI SUMBER

Manfaat Minyak Zaitun untuk Menurunkan Berat Badan  

TEMPO Interaktif, Jakarta – Rhode Island – Para peneliti dari Rumah Sakit Miriam, Rhode Island, Amerika Serikat, menemukan bahwa minyak zaitun dapat bermanfaat untuk menurunkan berat badan yang lebih besar pada penderita kanker payudara dibandingkan dengan diet rendah lemak yang konvensional.

Temuan ini barangkali penting bagi wanita penderita kanker payudara, karena kelebihan berat badan pada saat diagnosis, atau bahkan kenaikan berat badan selama pengobatan kanker moderat, terkait dengan peningkatan risiko kekambuhan kanker, terutama pada wanita pasca-menopause.

Dalam studi ini, perempuan mengikuti dua diet 1.500 kalori: diet rendah lemak konvensional yang direkomendasikan oleh National Cancer Institute (NCI) dan diet nabati minyak zaitun yang mirip dengan diet Meditarian. Setelah delapan minggu pada setiap diet, peserta memilih satu diet untuk mengikuti pengaturan berat lanjutan selama enam bulan.

Menurut temuan ini, yang diterbitkan Journal of Women’s Health edisi Juni, 80 persen wanita yang memulai dengan diet minyak nabati zaitun mengalami penurunan lebih dari 5 persen dari berat awal, dibandingkan dengan 31 persen yang melakukan diet berdasarkan rekomendasi NCI. Namun para peneliti terkejut ketika menemukan bahwa setelah mencoba kedua diet, kebanyakan wanita memilih untuk tetap dengan diet konvensional, dengan pertimbangan selera, mudah diakses, dan terjangkau.

Mary Flynn, PhD, penulis utama penelitian ini dan ahli diet di Rumah Sakit Miriam, mengatakan banyak penderita kanker payudara tidak menyadari ada hubungan antara berat badan dan kambuhnya kanker.

“Itulah mengapa sangat penting bagi kami untuk membandingkan kedua diet dan menentukan yang mana perempuan tidak hanya mengikuti selera, tetapi juga yang menghasilkan penurunan berat badan terbaik,” kata Flynn. Dalam kasus ini, Flyn menyarankan diet makanan yang diperkaya dengan minyak zaitun ekstra, yang merupakan sumber lemak sehat, dan termasuk makanan yang terkait dengan peningkatan kesehatan seseorang, seperti sayuran, kacang-kacangan dan produk tanaman lainnya.”

Minyak zaitun ekstra telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara di Yunani, Spanyol dan Italia, yang dikonsumsi dalam jumlah besar. Banyak penelitian juga menunjukkan sifat protektif terhadap kanker karotenoid, phytonutrisi yang ditemukan di dalam sayuran dan pigmen buah-buahan merah, kuning oranye.

Flynn mengembangkan diet minyak zaitun yang digunakan dalam penelitian ini, minimal tiga sendok makan minyak zaitun per hari, dengan kacang saat sarapan. Selain itu, saran Flynn, perempuan juga makan tiga porsi buah dan sayuran, serta biji-bijian.

Dalam studi ini, Flynn yang juga asisten profesor kedokteran di Sekolah Kedokteran The Warren Alpert Universitas Brown, menemukan bahwa wanita yang menikmati diet minyak zaitun tidak hanya berkurang berat badannya tapi juga mereka tidak lapar.

Seperti yang diharapkan peneliti, diet nabati minyak zaitun juga menghasilkan trigliserida lebih rendah (sejenis lemak yang ditemukan dalam darah) dan kolesterol tinggi high density lipoprotein (HDL, atau kolesterol “baik”). Trigliserida tinggi dan rendahnya tingkat HDL berkaitan dengan peningkatan risiko kanker.

Lifespan/Medical News Today/Ngarto Februana

13 queries