Panduan Menu Makanan Bayi s/d Balita
Powered by MaxBlogPress 


Merangsang Anak Cepat Berbicara

Agar anak tidak terlambat berbicara, perlu dilatih sejak bayi.

Sejak lahir bayi sudah bisa mendengar dan mengerti suara sekitarnya, terutama suara ibunya. Walau bayi belum bisa menjawab dengan kata-kata tetapi dia bisa menyatakan perasaannya dengan cara tersenyum, menggerakan bibir, bersuara, berteriak, menggerakkan tangan kaki, kepala atau dengan menangis.

Dengan latihan setiap hari, lama kelamaan bayi dan anak dapat
menjawab dengan kata-kata dan kalimat. Latihan ini sekaligus merangsang
perkembangan emosi, sosial, & perkembangan kecerdasannya. Supaya bayi / anak
anda tidak terlambat berbicara, lakukan metode ini setiap hari, ketika anda
berada tidak jauh dari bayi anda.

I. Melatih Bayi dan Anak Berbicara
Berbicaralah kepada bayi / anak sebanyak mungkin dan sesering mungkin,
dengan penuh kasih sayang, walaupun ia belum bisa menjawab.
Bertanya pada bayi/anak.. misal : Adik haus, ya? dede lapar,ya?. sasa mau
susu, lagi ? Ini gambar apa ? Ini boneka apa ? Ini warnanya apa ? Ini namanya
siapa ?

Menyatakan perasaan ibu/ayah. Contoh: Aduh,mama kangen banget sama adik.
Tadi mama di kantor ingat terus sama adik. Mmmh , mama sayang deh sama adik.

Komentar terhadap perasaan bayi / anak . Contoh : Kasihan, adik rewel
kepanasan, ya?. Nah sekarang dikipasin ya ? Ooo, kasihan, adik rewel gatal
digigit nyamuk,ya ? Jatuh ya ? Sakit, ya? Sini di obatin !

Komentar perilaku bayi / anak Contoh : Wah, Rini sudah bisa duduk! Eeee,
Tono sudah bisa berdiri ? Ai, ai, Ari sudah bisa duduk ! Wah, adik sudah bisa
jalan !

Komentar keadaan bayi / anak.. Contoh : Aduh pipi Ade tembem ! Wow, adik
matanya besar banget! Wah, kepala andi botak! Ai, ai, sasa buang air besar
lagi !

Bercerita tentang benda-benda di sekitar bayi / anak. Contoh : Lihat nih.
Ini namanya bantal. Warnanya merah muda, ada gambar Winnie the Pooh. Adik tahu
nggak Winni the Pooh ? belum tahu ? Winni The Pooh itu beruang yg lucu &
cerdik. Nanti kalau sudah gede pasti tahu deh. Yg ini namanya boneka
Teletubies. Warnanya merah. Yg ini warnanya hijau, yang itu ungu. Nih, coba di
peluk.

Bercerita tentang kegiatan yang sedang dilakukan ibu / ayah. Contoh : Mama /
Papa sekarang mau bikin susu buat adik sebentar , ya ? Nih, susunyal 3 takar ,
ditambah air 90 cc, terus dikocok-kocok. Kepanasan nggak ? Enggak kok. Nah,
siap deh.

Bercerita tentang kegiatan yang sedang dilakukan pada bayi / anak Contoh :
Adik dimandiin dulu, ya ? Pakai air hangat, pakai sabun, biar bersih, biar
kumannya hilang, biar kulitnya bagus sepeti bintang film. Sekarang dihandukin
biar kering, tidak kedinginan. Sudaaaaah selesai. Sekarang pakai pampers, pakai
baju, dibedakin dulu, biar kulitnya halus, wangi.. Nah, selesai. Enak, kan ?
Asyik, kan ? Habis ini minum ASI terus tidur, ya ? Mama mau masak, ya ?

II. Dengarkan suara bayi / anak, berikan jawaban atau pujian
Saat bayi atau anak bersuara atau berbicara (walaupun tidak jelas), segera
kita menoleh dan memandang ke arah bayi dan mendengarkan suara bayi atau anak
seolah-olah kita mengerti maksudnya.
Pandang matanya, tirukan suaranya, berikan jawaban / pujian, seolah-olah bayi
mengerti jawaban kita. Contoh: Ta-ta-ta-ta ? Ma-ma-ma-ma? Kenapa,sayang ? Minta
susu ?

III. Bermain sambil berbicara
Ciluk – ba.
Ibu mengucapkan ciluuuuuukk (muka ditutup bantal) beberapa detik kemudian
bantal ditarik kesamping sambil ibu mengucapkan : baaaaaa !!. Kapal terbang.
Nih ada kapal terbang sedang terbang. Ngngngngngng. Ada musuh, kapal terbangnya
menembak musuh ? dor .. dor .. dor. Kapal terbangnya turun ke muka bayi terus
keperutnya. Boneka, dimainkan seolah-olah ia berbicara kepada bayi / anak
Menyebutkan nama mainan, nama makanan, anggota badan (tangan, kaki, jari-jari,
mulut, mata, telinga, hidung dll.)

IV. Bernyanyi sambil bermain
Pok-ame ame, belalang kupu-kupu, siang makan nasi, malam-malam minum cucu.
Cecak-cecak didinding, diam-diam merayap, datang seekor nyamuk, ..hap! lalu
ditangkap. Dua mata saya, hidung saya satu, (sambil menunjuk ke mata, hidung
dst.)
Putarkan kaset lagu anak-anak, ikut bernyanyi, sambil tepuk tangan, goyang
kepala dll.

V. Membacakan buku cerita sambil menunjukkan gambar-gambar
Bacakan cerita singkat dari buku cerita anak yang bergambar. Tunjukkan gambar
tokoh-tokoh yang ada dalam cerita (binatang, benda-benda, manusia).
Tanyakan kembali apa nama benda tersebut, apa gunanya, siapa nama
tokohTunjukkan gambar-gambar di dalam majalah.

VI. Menonton TV bersama anak sambil menyebutkan nama-nama benda, tokoh atau
kejadian yang terlihat di TV
Itu mobil, yang itu kapal, itu sepeda. Itu kucing, di sebelahnya ada tikus dan
anjing Kucing melompat, tikus lari, anjing duduk.

VII. Banyak berbicara sepanjang jalan ketika bepergian (ke pertokoan,rumah
keluarga dll)
Tunjuklah benda-benda atau kejadian sambil menyebutkan dengan kata-kata
berulang-ulang. Itu layang-layang sedang terbang, itu kakak sedang menyeberang
jalan, itu burung sedang terbang, itu pohon ada bunganya, itu boneka pakai
kacamata dll.

VIII. Bermain dengan anak lain yang lebih jelas dan lancar berbicaranya
Ajak bermain dengan anak lain (kakak, tetangga, sepupu) yang sudah lebih jelas
berbicaranya, bermain bersama menggunakan boneka, kubus, balok, puzzle, Lego,
gambar-gambar, buku bergambar dll.

PERHATIAN !!!
Jangan memaksa anak berbicara.
Kalau bayi / anak bersuara (walaupun tidak jelas) berikan jawaban, seolah-olah kita mengerti ucapannya
Pujilah segera kalau dia berbicara benar.
Jangan menyalahkan anak kalau ia salah mengucapkannya
Kalau anak sudah bosan sebaiknya beralih ke kegiatan lain

KIAT AGAR ANAK GEMAR MEMBACA

Tentunya kita merasa senang jika putra-putri kita gemar membaca, baik itu bacaan sekolah (pelajaran sekolah) atau sekedar bacaan ringan seperti buku cerita atau majalah.

Seperti yang tertulis dalam buku karangan Mary Leonhardt yang berjudul 99 cara Menjadikan Anak  “Keranjingan”  Membaca (Penerbit Kaifa, 2000), beliau adalah seorang yang rajin mempromosikan pentingnya buku dikenalkan pada anak sedari kecil, di sini saya mencoba untuk merangkum beberapa tips yang bisa kita ambil dari buku Mary Leonhardt tersebut diantaranya ialah :

  1. Bila anak belum bisa membaca, berilah kebebasan pada anak utk memilih  sendiri buku apa yang dia suka untuk dibacakan, ini adalah salah satu kiat untuk menjadikan anak suka buku. Biarkan anak-anak memilih buku yang mungkin menurut kita kacangan atau kurang bermutu, biarkan mereka memilih buku yang sama berulang-ulang dan ingin dibacakan berulang-ulang pula (walaupun kita yang membacanya  sampe bosan setengah mati tapi tak mengapa), yang penting anak-anak menyadari bahwa kita menghormati mereka sehingga mereka merasa nyaman dan juga menikmatinya.
  2. Biasakanlah membacakan buku dengan sikap santai, ciptakanlah suasana kegembiraan, misalkan sesekali mengucapkan kata-kata  dalam buku tersebut dengan keliru supaya merangsang mereka untuk memperbaiki kesalah/kekeliruan anda. berkisahlah dengan beragam suara dan tertawalah bersama-sama, jadikanlah membaca sebagai saat-saat menyenangkan dan penuh kekonyolan canda tawa.
  3. Jika perhatian anak mulai mengendur, maka percepatlah bacaan anda. Karanglah akhir cerita dengan kontekstual yang anda perlukan, misalnya : “Dan sekarang anak beruang harus mandi – sama seperti anak bunda ini….!!”
  4. Hal yang tak kalah penting ialah dengan melibatkan kegiatan membaca buku dengan bermain, misalnya mendorong anak untuk membacakan dongeng kepada bonekanya sebelum tidur atau bermain tentang kegiatan ditoko buku atau perpustakaan, ini penting agar buku selalu menjadi bagian dari keseharian anak-anak.
  5. Bila anak sudah mulai bisa membaca sedikit-sedikit maka sebaiknya orang tua jangan terlalu sering membacakan cerita untuk mereka agar mereka tidak terlalu bergantung pada kita, ini bertujuan agar anak-anak keranjingan membaca bukan hanya terpesona dengan cerita orang tuanya dan agar anak-anak tidak manja atau malas membaca sendiri.    Salah satu cara agar anak menjadi mandiri dalam membaca ialah dengan berpura-pura kelelahan atau mengantuk ketika membacakan cerita sehingga tak sanggung menyelesaikan cerita dan minta anak untuk melihatnya sendiri buku cerita tersebut, tindakan ini akan mendorong anak untuk mo  berusaha membaca sendiri apalagi bila ceritanya menarik dan buku ceritanya itu favoritnya.
  6. Penuhi rumah dengan buku, untuk membiasakan anak suka buku ialah dengan membuat buku ada di sekeliling anak sejak kecil, taruhlah buku di tempat yang mudah di jangkau anak-anak sehingga anak bisa mengambilnya kapan pun ia suka.
  7. Terakhir yang amat penting agar anak suka membaca ialah orangtua juga harus rajin membaca, anak-anak adalah peniru yang baik, mereka akan meniru apa yang biasa dilakukan orangtuanya, jadi bila ingin anak gemar membaca maka tunjukanlah bahwa anda sebagai orangtua juga adalah pembaca yang baik, baik buku maupun media cetak lainnya. Pendeknya, orangtua harus memperlihatkan kalau membaca itu adalah kegiatan yang  mengasyikkan! dengan demikian kita berharap anak kita memfotocopy perilaku ini  dan mereka juga jadi suka membaca

Demikian tips agar anak gemar membaca, semoga bermanfaat….

 

Makanan Pendamping ASI ( MP-ASI )

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI)

Upaya peningkatan status kesehatan dan gizi bayi/anak umur 0-24 bulan melalui perbaikan perilaku masyarakat dalam pemberian makanan merupakan bagian yang dapat dipisahkan dari upaya perbaikan gizi secara menyeluruh.
Bertambah umur bayi bertambah pula kebutuhan gizinya. Ketika bayi memasuki usia 6 bulan ke atas, beberapa elemen nutrisi seperti karbohidrat, protein dan beberapa vitamin dan mineral yang terkandung dalam ASI atau susu formula tidak lagi mencukupi. Sebab itu sejak usia 6 bulan, kepada bayi selain ASI mulai diberi makanan pendamping ASI (MP-ASI) Agar kebutuhan gizi bayi/anak terpenuhi.Dalam pemberian MPASI perlu diperhatikan waktu pemberian MP-ASI ,frekuensi porsi, pemilihan bahan makanan, cara pembuatan dan cara pemberiannya. Disamping itu perlu pula diperhatikan pemberian makanan pada waktu anak sakit dan bila ibu bekerja di luar rumah.Pemberian MP-ASI yang tepat diharapkan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi, namun juga merangsang keterampilon makan dan merangsang rasa percaya diri.

Pengertian MP-ASI
• MP ASI adalah makanan atau minuman yang mengandung gizi diberikan kepada bayi/anak untuk memenuhi kebutuhan gizinya.
• MP-ASI merupakan proses transisi dari asupan yang semata berbASIs susu menuju ke makanan yang semi padat. Untuk proses ini juga dibutuhkan ketrampilan motorik oral. Ketrampilan motorik oral berkembang dari refleks menghisap menjadi menelan makanan yang berbentuk bukan cairan dengan memindahkan makanan dari lidah bagian depan ke lidah bagian belakang.
• Pengenalan dan pemberian MP-ASI harus dilakukan secara bertahap baik bentuk maupun jumlahnya, sesuai dengan kemampuan pencernaan bayi/anak .
• Pemberian MP-ASI yang cukup dalam hal kualitas dan kuantitas penting untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak yang bertambah pesat pada periode ini.

Indikator bahwa bayi siap untuk menerima makanan padat :
• Kemampuan bayi untuk mempertahankan kepalanya untuk tegak tanpa disangga
• Menghilangnya refleks menjulurkan lidah
• Bayi mampu menunjukkan keinginannya pada makanan dengan cara membuka mulut, lalu memajukan anggota tubuhnya ke depan untuk mrnunjukkan rasa lapar, dan menarik tubuh ke belakang atau membuang muka untuk menunjukkan ketertarikan pada makanan

Permasalahan dalam pemberian MP-ASI
Dari hASIl beberapa penelitian menyatakan bahwa keadaan kurang gizi pada bayi dan anak disebabkan karena kebiasaan pemberian MP-ASI yang tidak tepat. Keadaan ini memerlukan penanganan tidak hanya dengan penyediaan pangan, tetapi dengan pendekatan yang lebih komunikatif sesuai dengan tingkat pendidikan dan kemampuan masyarakat. Selain itu ibu-ibu kurang menyadari bahwa setelah bayi berumur 6 bulan memerlukan MP-ASI dalam jumlah dan mutu yang semakin bertambah, sesuai dengan pertambahan umur bayi dan kemampuan alat cernanya.

Beberapa permasalahan dalam pemberian makanan bayi/anak umur 0-24 bulan :
1. Pemberian Makanan Pralaktal (Makanan sebelum ASI keluar)
Makanan pralaktal adalah jenis makanan seperti air kelapa, air tajin, air teh, madu, pisang, yang diberikan pada bayi yang baru lahir sebelum ASI keluar. Hal ini sangat berbahaya bagi kesehatan bayi, dan mengganggu keberhASIlan menyusui.

2. Kolostrum dibuang
Kolostrum adalah ASI yang keluar pada hari-hari pertama, kental dan berwarna kekuning-kuningan. MASIh banyak ibu-ibu yang tidak memberikan kolostrum kepada bayinya. Kolostrum mengandung zat kekebalan yang dapat melindungi bayi dari penyakit dan mengandung zat gizi tinggi. Oleh karena itu kolostrum jangan dibuang.

3. Pemberian MP-ASI terlalu dini atau terlambat
Pemberian MP-ASI yang terlalu dini (sebelum bayi berumur 6 bulan) menurunkan konsumsi ASI dan gangguan pencernaan/diare. Kalau pemberian MP-ASI terlambat bayi sudah lewat usia 6 bulan dapat menyebabkan hambatan pertumbuhan anak.

4. MP-ASI yang diberikan tidak cukup
Pemberian MP-ASI pada periode umur 6-24 bulan sering tidak tepat dan tidak cukup baik kualitas maupun kuantitasnya. Adanya kepercayaan bahwa anak tidak boleh makan ikan dan kebiasaan tidak menggunakan santan atau minyak pada makanan anak, dapat menyebabkan anak menderita kurang gizi terutama energi dan protein serta beberapa vitamin penting yang larut dalam lemak.

5. Pemberian MP-ASI sebelum ASI
Pada usia 6 bulan, pemberian ASI yang dilakukan sesudah MP-ASI dapat menyebabkan ASI kurang dikonsumsi. Pada periode ini zat-zat yang diperlukan bayi terutama diperoleh dari ASI. Dengan memberikan MP-ASI terlebih dahulu berarti kemampuan bayi untuk mengkonsumsi ASI berkurang, yang berakibat menurunnya produksi ASI. Hal ini dapat berakibat anak menderita kurang gizi. Seharusnya ASI diberikan dahulu baru MP-ASI.

6. Frekuensi pemberian MP-ASI kurang
Frekuensi pemberian MP-ASI dalam sehari kurang akan berakibat kebutuhan gizi anak tidak terpenuhi.

7. Pemberian ASI terhenti karena ibu kembali bekerja
Di daerah kota dan semi perkotaan, ada kecenderungan rendahnya frekuensi menyusui dan ASI dihentikan terlalu dini pada ibu-ibu yang bekerja karena kurangnya pemahaman tentang manajemen laktASI pada ibu bekerja. Hal ini menyebabkan konsumsi zat gizi rendah apalagi kalau pemberian MP-ASI pada anak kurang diperhatikan.

8. Kebersihan kurang
Pada umumnya ibu kurang menjaga kebersihan terutama pada saat menyediakan dan memberikan makanan pada anak. MASIh banyak ibu yang menyuapi anak dengan tangan, menyimpan makanan matang tanpa tutup makanan/tudung saji dan kurang mengamati perilaku kebersihan dari pengasuh anaknya. Hal ini memungkinkan timbulnya penyakit infeksi seperti diare (mencret) dan lain-lain.

9. Prioritas gizi yang salah pada keluarga
Banyak keluarga yang memprioritaskan makanan untuk anggota keluarga yang lebih besar, seperti ayah atau kakak tertua dibandingkan untuk anak baduta dan bila makan bersama-sama anak baduta selalu kalah.

Tips Stimulasi bagi si kecil

Stimulasi sebaiknya dilakukan sejak bayi masih di dalam kandungan. Stimulasi ini tak kalah pentingnya dengan nutrisi, karena stimulasi dapat merangsang terbentuknya sinaps yang dapat memudahkan komunikasi antar sel saraf.

Bila janin masih dalam kandungan, stimulasi dapat dilakukan oleh ibu atau ayah, misalnya dengan mengajaknya bicara, membacakan buku cerita, mendengarkan musik-musik jenis tertentu, dan membelai belai perut.

Bila bayi sudah lahir, stimulasi ini juga masih perlu dilakukan terus menerus, mengingat proses brain spurt masih terjadi hingga anak berusia 2-3 tahun. Stimulasi juga merupakan alat bantuguna membentuk rasa percaya diri anak. Stimulasi sudah dimulai pada bayi yang baru lahir, karena ia sudah dapat mengamati lingkungan barunya dan wajah. Berikutnya, tahap sensori-motor mulai berkembang yang menyangkut panca indera (penglihatan, raba, bau, penciuman, dan pendengaran) mulai berkembang.

Berikut Tips untuk menstimulasi si kecil :

1. Memperkenalkan benda dengan berbagai tekstur, dari yang halus, licin hingga kasar.

2. Kenali berbagai warna dan bentuk.

3.  Mengenali suara-suara di sekitarnya, misalnya suara binatang, klakson mobil, dll.

4. Ajak menyanyi, mendengarkan lagu, bercerita, membaca buku cerita.

5. Bermain ‘cilukba’, menyembunyikan benda-benda lalu ajak anak untuk mencarinya.

Beser, Jangan Dibiarkan

KOMPAS.com — Masalah sering buang air kecil atau overactive bladder (OAB) ternyata tak hanya dialami perempuan lanjut usia. Kita yang masih di usia produktif juga bisa mengalaminya. Lakukan pencegahan agar aktivitas kita tidak terhambat dan kualitas hidup tidak terganggu.

Spesialis Urologi
Dr Bahrun Sipahutar, SpU, dokter spesialis urologi di RS PGI Cikini, Jakarta

Massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih bisa karena ada gangguan aliran urine, gangguan metabolik, infeksi saluran kencing, dan dehidrasi. Bisa juga karena kerusakan saraf di sepanjang saluran kemih akibat penyakit, misalnya diabetes.

Anjuran
Sebaiknya, keinginan untuk buang air kecil jangan ditahan. Dan, biasakan untuk tidak memakai celana panjang terlalu ketat dalam waktu yang lama karena dapat menyebabkan daerah kewanitaan menjadi lembab, memicu infeksi, dan merangsang terbentuknya batu.

Spesialis Ginekologi
Dr Caroline Tirtajasa, SpOG, dokter spesialis obstetri dan ginekologi di RS Omni Pulomas, Jakarta

Infeksi saluran kencing yang kronis tetapi tidak diobati bisa menyebabkan kerusakan saraf pada saluran dan kantung kencing. Tingginya risiko infeksi ini disebabkan kuman yang mudah masuk ke saluran uretra. Sebab, saluran uretra wanita lebih pendek, yaitu sekitar 2,5-4 cm.

Anjuran
Begitu merasa ada gangguan, sebaiknya jangan dibiarkan. Sebab, nantinya tak hanya mengganggu saluran kencing, tetapi juga dapat menjalar sampai ginjal. Cegah infeksi dengan rutin membasuh daerah kewanitaan dengan air bersih. Plus, perbanyak konsumsi air putih.

Spesialis Farmakologi
Dr Alyya Siddiqa, SpFK, dokter spesialis farmakologi klinik dari UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta

Gangguan saraf otonom, yang mengatur kontraksi otot di kandung kemih. Normalnya, volume urine yang memenuhi kantung kencing akan memberi sinyal pada saraf untuk mengosongkan urine. Pada kasus OAB, sinyal mudah timbul dan muncul hasrat ingin buang air kecil meski volumenya masih sedikit.

Anjuran
Amati frekuensi waktu buang air kecil. Jika terasa sangat mengganggu kenyamanan, berkonsultasilah ke dokter untuk mendapatkan terapi farmakologi. Obat yang diberikan termasuk ke dalam antikolinergik untuk memblok kerja saraf agar kontraksi otot berkurang.

(Prevention Indonesia/Intan Sari Boenarco)

Editor: din

Kulit Mulus dengan Biaya Murah Meriah

VIVAnews – Hampir semua wanita mendambakan kulit sehat bercahaya. Tak jarang yang mengandalkan klinik kecantikan untuk meraih hasil instan. Tapi, itu mahal.

Ada cara sederhana dan murah untuk mewujudkan kulit mulus memesona. Yang dibutuhkan hanya menjalani diet makanan-makanan kaya nutrisi untuk kulit.

Seperti dikutip dari Shine Yahoo, berikut sejumlah makanan untuk merawat kecantikan kulit yang dipaparkan Brierley Wright, ahli gizi dari Universitas Tufts.

Stroberi
Kandungan vitamin C dalam stroberi memiliki peran penting untuk mengurangi efek penuaan seperti keriput dan kulit kering kasar. Penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition pada 2007 mengungkap, vitamin C bermanfaat menangkal radikal bebas dan merangsang pembentukan kolagen sehingga memunculkan efek yang menghaluskan kulit.

Stroberi juga mengandung asam ellagic yang dapat melindungi serat elastis, yang bertugas menjaga struktur kulit tetap utuh, menjaga kekencangan  serta melawan enzim perusak kulit. Bahan makanan lain mengandung vitamin C yang baik untuk kulit antara lain, pepaya, brokoli, jeruk.

Tomat
Buah segar ini mengandung lycopene yang bermanfaat merawat kelembutan kulit. Studi yang dipublikasikan di European Journal of Pharmaceutics and Biopharmaceutics pada 2008 mengungkap, mereka yang memiliki kandungan tinggi lycopene cenderung memiliki kulit yang halus. Selain tomat, tingkatkan kadar lycopene dalam tubuh dengan mengonsumsi melon dan wortel.

Tofu
Kandungan isoflavones dalam makanan berbahan kedelai seperti tofu, edamame, dan
Tuna membantu mencegah terjadinya penuaan dini. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American College of Nutrition mengungkap, isoflavones membantu mencegah kerusakan kolagen.

Tuna
Mengonsumsi ikan yang mengandung omega 3 seperti tuna, salmon, sarden dan ikan trout dapat membantu menjaga kulit tetap sehat bercahaya. Kandungan Asam lemak omega 3 EPA (asam eicosapentaenoic) berperan dalam membentuk kolagen.

• VIVAnews

Nonton Video Mesum Bisa Mengakibatkan Penyimpangan Seks?  

TEMPO Interaktif, Jakarta – Beredarnya video mesum yang diduga dilakukan artis mirip Ariel Peterpan, Luna Maya, dan Cut Tari menimbulkan keprihatinan banyak kalangan. Sejumlah pemerintah daerah mengimbau agar dilakukan blokade terhadap peredaran video mesum tersebut. Bahkan beberapa sekolah merazia telepon seluler siswanya. Para orangtua pun tak kalah cemas.

Kecemasan itu terkait dengan dampak negatif video porno (dan bahan pornografi lain), yang diperkirakan bisa mengakibatkan perilaku seksual menyimpang atau kekerasan seksual. Topik efek negatif bahan-bahan pornografi (termasuk di film, buku, video, internet) telah menjadi bahan kajian pada sejumlah studi. Berikut beberapa contoh:

* Sebuah studi di pada 1987 menemukan bahwa wanita yang teraniaya, atau menjadi subyek pelecehan seksual, memiliki pasangan yang kerap melihat pornografi.

* Penelitian dengan metode meta-analisis pada 1995 menemukan bahwa pornografi diperkirakan memperkuat perilaku agresif dan sikap negatif terhadap perempuan.

* Sebuah studi di Amerika Serikat menyebutkan bahwa remaja yang mengonsumsi pornografi: dua pertiga dari laki-laki dan 40 persen perempuan ingin mencoba beberapa perilaku yang mereka saksikan. Dan, 31 persen dari laki-laki dan 18 persen dari perempuan mengaku melakukan beberapa adegan seksual yang mereka lihat di bahan-bahan pornografi dalam beberapa hari setelah melihat.

* Sebuah studi pada 1993 menemukan: eksposur terhadap bahan seksual yang merangsang dapat menyebabkan perilaku agresif pada remaja. Bahan-bahan yang berisi kekerasan seksual menyebabkan perilaku agresif yang lebih besar dan berdampak negatif pada sikap pria terhadap perempuan.

* Evaluasi pada 1984 menyebutkan meningkatnya jumlah kasus pemerkosaan di berbagai negara sangat berkolerasi dengan liberalisasi pembatasan pornografi.

Canadian Institute for Education on the Family, pada 2004, melakukan penelitian mengenai hal ini. Dalam ringkasan penelitian, Peter Stock, penulis studi ini mengatakan bahwa masyarakat Kanada telah menjadi masyarakat yang semakin pornografi dalam beberapa dekade terakhir yang berimplikasi mengganggu anak-anak yang dibesarkan di dalamnya. Sejumlah studi ilmiah telah menunjukkan korelasi kuat antara paparan pornografi dan perilaku seksual yang menyimpang oleh anak-anak.

Ada pula penelitian yang menyatakan bahwa pornografi merugikan anak-anak. Alasannya perkembangan seksual seorang anak terjadi secara bertahap dari masa kanak-kanak. Paparan terhadap pornografi membentuk perspektif seksual anak dengan menyediakan informasi mengenai aktivitas seksual. Namun, jenis informasi yang diberikan oleh pornografi tidak dengan perspektif seksual yang normal.

Mengutip studi pada 2004 yang dilakukan Institut Kesehatan Anak Nasional Amerika Serikat, menyatakan bahwa menonton seks di TV diperkirakan bisa mempercepat inisiasi seksual remaja.

Kaitannya dengan ledakan pertumbuhan internet, peneliti mengatakan pornografi bebas yang tersedia di internet merupakan ancaman bagi keselamatan anak-anak. Mengutip sebuah penelitian lain, Peter Stock mengatakan bahwa satu dari lima anak, berusia antara 10 dan 17, menerima ajakan seksual melalui Internet pada tahun 1999. Beberapa peneltian juga telah menyimpulkan bahwa banyak industri pornografi, dengan miliaran dolar, memfokuskan sasaran anak laki-lagi usia 12-17 tahun, dengan tujuan menciptakan kecanduan– seperti halnya strategi pemasaran yang diduga biasa dilakukan industri rokok.

Tampaknya, di kalangan peneliti, topik ini masih menimbulkan perdebatan. Penelitian lain pada akhir 2009, seperti yang dimuat di ScienceDaily, 1 Desember 2009, mengungkapkan hal yang berbeda. Simon Louis Lajeunesse, kandidat doktor dan dosen di School of Social Work Université de Montréal, Kanada, melakukan penelitian mengenai pengaruh pornografi pada pria usia 20-an tahun.

“Kami mulai penelitian dengan mencari pria usia dua puluhan yang tidak pernah mengkonsumsi pornografi. Kami tidak dapat menemukan apa pun,” ujar Lajeunesse.

Lebih jauh, kemudian ia mewawancarai 20 mahasiswa laki-laki heteroseksual yang mengkonsumsi pornografi.

“Mereka berbagi sejarah seksual mereka, dimulai dengan kontak pertama mereka dengan pornografi, pada masa awal remaja mereka. Tidak satu pun subyek memiliki patologi seksualitas.Bahkan, semua praktek-praktek seksual mereka sangat konvensional,” kata Lajeunesse.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa 90 persen pornografi dikonsumsi di Internet, sedangkan 10 persen berasal dari toko video. Rata-rata, pria lajang menonton pornografi tiga kali seminggu selama 40 menit. Lajeunesse menemukan kebanyakan anak laki-laki mencari materi pornografi pada usia 10 tahun. Namun, mereka segera membuang apa yang tidak mereka sukai.

Lajeunesse menyangkal pengaruh buruk yang sering dikaitkan dengan pornografi sementara banyak penelitian lain mengatakan pornografi bisa berdampak buruk termasuk terhadap perilaku seksual.

CIEF/ScienceDaily/Ngarto Februana

Agar Rambut Lebih Cepat Tumbuh

VIVAnews – Anda merasa pertumbuhan rambut sangat lambat? Untuk mempercepat pertumbuhan rambut, Anda tidak hanya harus melakukan perawatan dari luar tetapi juga dari dalam.

Dr. George Obikoya dalam artikel yang berjudul “Vitamins for Your Hair,” yang dipublikasikan dalam situs Vitamins and Nutrition Center mengungkap, beberapa asupan vitamin dan mineral harus terpenuhi agar rambut tumbuh lebih cepat dan sehat.

Vitamin tersebut, antara lain:

– Vitamin B
Konsumsi vitamin B yang cukup dapat membantu penampilan Anda menjadi lebih cantik. Bukan hanya kulit menjadi lebih sehat, tapi rambut juga lebih cepat tumbuh. Jenis vitamin B yang sangat penting, yaitu B-2, B-6, B-3, asam folat dan B-12.

Vitamin B membantu fungsi dalam tubuh, seperti sintesis hormon, produksi sel darah merah dan bekerja sebagai antioksidan. Obikoya merekomendasikan dosis 50 mg vitamin B kompleks dan 50 mg vitamin B 6 untuk pertumbuhan rambut. Selain itu, konsumsi juga makanan yang mengandung vitamin B, seperti asparagus, bayam, ayam, keju, brokoli, salmon, alpukat dan susu skim.

– Biotin
Biotin juga disebut vitamin H, dan merupakan bagian dari vitamin B kompleks. Menurut penelitian tim dari University of Maryland Medical Center, biotin dapat meningkatkan pertumbuhan rambut Anda.

Vitamin ini membuat metabolisme asam amino untuk merangsang pertumbuhan sel. Karena protein keratin melibatkan metabolisme asam amino, jumlah biotin dapat mempengaruhi pertumbuhan rambut. Untuk suplemen harian yang direkomendasikan sebesar 30 mcg. Anda juga bisa mendapatkannya dari pisang, kacang-kacangan, telur dan biji-bijian.

– Vitamin A
Vitamin A membantu tubuh untuk menjaga rambut tetap dalam keadaan sehat. Vitamin A juga dikenal dengan nama retinol dan bisa berfungsi menghambat penuaan sel. Anda bisa mendapat vitamin A dari wortel, mangga dan kentang manis.

Jika Anda ingin mengonsumsi suplemen vitamin A sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter untuk menghindari keracunan. Dosis suplemen vitamin A pada wanita, yaitu 700 mcg dan pria 900 mcg. (adi)

• VIVAnews

Makanan-makanan Penangkis Flu

VIVAnews – Flu memang penyakit langganan banyak orang di musim hujan. Gangguan kesehatan yang disebabkan oleh virus influenza ini makin mudah mampir jika daya tahan tubuh Anda menurun.

Walau banyak orang menganggap penyakit ini tak terlalu membahayakan, gangguan flu bisa membuyarkan konsentrasi sehingga menghambat produktivitas.

Berikut ini sejumlah asupan yang bisa membuat Anda bernapas lega tanpa gangguan hidung tersumbat:

Sup ayam. Penelitian mengungkapkan, sup ayam berperan meningkatkan imunitas tubuh. Selain itu, jika disajikan dalam keadaan hangat, uap yang dihasilkan dapat berfungsi mengatasi sesak napas.

– Daging rebus. Daging ayam atau sapi yang direbus ini kaya akan seng dan mineral lain yang dapat merangsang beroperasinya sistem kekebalan tubuh.

– Buah sitrun dan jus buah-buahan. Buah sitrun dan jus buah-buahan lain memiliki efek antihistamin (antialergi).

– Bawang putih. Jenis bumbu dapur ini mengandung zat antivirus sehingga dapat berperan sebagai pencegah infeksi alami. Manfaat bawang putih tidak berkurang meskipun dimasak.

– Lada. Lada mengandung capsaicin (sejenis zat yang memberikan rasa hangat), yang dapat membantu melapangkan jalan napas atas (hidung, pangkal hidung, dan laring).

– Minum air putih sebanyak mungkin. Air berfungsi mengangkat racun-racun yang ada dalam tubuh. Usahakan minum air putih minimal 8 gelas sehari untuk membuang racun-racun dalam tubuh. (umi)

• VIVAnews

13 queries