Panduan Menu Makanan Bayi s/d Balita
Powered by MaxBlogPress 


Info Kesehatan Wanita Hamil

Wanita hamil sedang membawa dua nyawa yaitu diri sendiri dan bayi di dalam kandungannya. Oleh karena itulah wanita yang sedang hamil harus menjaga kesehatannya dengan baik. Entah itu kesehatan jasmani dengan selalu makan makanan yang sehat dan teratur, istirahat yang cukup serta kesehatan rohani atau psikologis seperti jauh dari beban pikiran yang berat dan stres.

Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menjaga kesehatan wanita hamil adalah, dengan melakukan periksakan kehamilan ke dokter secara rutin. Selain untuk mengetahui kesehatan, pergi ke dokter kandungan secara rutin juga berguna untuk mengetahui perkembangan janin di dalam kandungan. Kontrol ke dokter ini sebaiknya dilakukan minimal sekali dalam sebulan. Namun jika terdapat keluhan kehamilan dan Anda belum berada di waktu harus kontrol ke dokter, jangan menunda untuk memeriksakan keluhan Anda ke dokter. Hal ini demi menjaga kesehatan kandungan Anda

Ibu hamil juga harus banyak minum air putih, guna membantu pemberian nutrisi makanan dari ibu ke janin di dalam kandungan. Banyak minum air putih ini juga bermanfaat untuk menghindari kemungkinan bayi lahir prematur di semester ketiga kehamilan. Selain itu, penuhilah asupan gizi sebaik mungkin. Ibu hamil pada umumnya mengalami peningkatan kebutuhan 300 kalori dibanding saat sebelum hamil. Tambahan asupan gizi ini bisa didapatkan dari minum susu ibu hamil dan mengkonsumsi sayur serta buah.

Istirahat yang cukup sangat diperlukan oleh ibu hamil. Jika kurang tidur, akan terjadi gangguan pada fungsi tiroid yang menghadapkan seseorang pada risiko kelebihan berat badan. Tidak hanya itu, ibu hamil juga harus menjaga pikirannya agar selalu positif agar terhindar dari stres sehingga akan selalu tampil bersemangat, sehat dan berkarakter.

Setiap ibu hamil pasti menginginkan anak yang sehat dan sempurna. Oleh karena itu kesehatan wanita hamil harus dijaga. Asam folat sangat penting untuk dikunsumsi ibu hamil minimal 400 mikrogram per hari guna mencegah cacat tabung saraf dan tulang belakang pada si kecil. Asam folat bisa didapatkan di dalam sereal, beras merah, jeruk, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan brokoli.

Ibu hamil juga harus menghindari beberapa hal demi kesehatan janin seperti  menjauhi asap rokok, kafein, makanan cepat saji dan gorengan. Asap rokok akan membuat si kecil lahir dengan berat badan yang kurang. Sedangkan kafein akan mengambil cairan dan kalsium yang sangat dibutuhkan janin dari tubuh. Untuk makanan cepat saji, kandungan penyedap yang ada di dalamnya dapat mengaahmbat perkembangan janin dan gorengan mengandung asam lemak trans yang bisa menyebabkan bayi lahir prematur.

Kesehatan wanita hamil harus dijaga dengan baik agar perkembangan bayi di dalam kandungan bisa sempurna, lahir normal dan lahir dengan sehat. Meskipun kehamilan menambah beban tubuh seorang wanita, sebaiknya ibu hamil tetap beraktifitas seperti biasa dan mengimbangi dengan makan makanan yang sehat serta bergizi juga istirahat yang cukup.

Tips Mencegah Gigi Berlubang Dan Menjaga Kesehatan Rongga Mulut

1. Rutinlah menyikat gigi pada pagi hari setelah makan dan malam hari sebelum tidur, kalau perlu gunakan Mouth wash (obat kumur)  setelah menyikat gigi, agar hasilnya maksimal.

2. Pada pagi hari sikat gigi minimal 30 menit setelah sarapan, jangan langsung menyikat gigi  setelah sarapan.

3. Jauhi rokok, karena selain tidak baik untuk kesehatan, rokok juga menyebabkan noda-noda pada gigi sulit dihilangkan.

4. Gantilah sikat gigi satu bulan sekali, karena daya bersih sikat gigi berkurang setelah satu bulan pakai.

5. Gunakan benang gigi (dental floss) untuk membersihkan sisa-sisa makanan di sela-sela gigi. Jangan lupa menyikat lidah dan gusi.

6. Kurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung gula, karena gula merupakan bahan yang dapat menyebabkan gigi berlubang.

7. Kurangi kudapan/cemilan di antara dua waktu makan. Perbanyaklah makan buah dan sayur. Perbanyaklah minum air putih.

8. Jangan tunggu sampai gigi sakit, rutinlah kedokter gigi. Minimal 6 bulan sekali periksa dan bersihkan rongga mulut. Ingat mencegah lebih baik daripada mengobati.

10 Tips Mengatasi Rasa Cemas

Setiap orang pasti pernah merasa cemas. Rasa cemas itu bisa berkembang mejadi khawatir, gelisah, takut, was-was, tidak tentram, panik dan seterusnya. Bahkan, terkadang rasa cemas juga menimbulkan gejala fisik, seperti berkeringat, berdebar-debar, sakit kepala, sakit perut, wajah pucat dan sebagainya. tapi, tenang, rasa cemas bukan tidak bisa diatasi. Nah, bagaimana cara mengatasi rasa cemas? Let’s check!

1. Yakinlah dulu bahwa kamu bisa mengalahkan rasa cemasmu.

2. Baca doa Nabi Musa. Mohonlah kepada Allah agar melapangkan hatimu dari segala bentuk kecemasan. “Robbisyrohlii shodrii wayassirlii amri wahlul uqdatammillisaanii yafqohu qoulii (Qs. 20:25-28)

3. Berzikirlah kepada Allah. Alaa bidzikrillahi tathmainnul-quluub, “Ingatlah hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram”.

4. Positive thinking. Ingat, Allah mengikuti prasangka hamba-Nya

5. lakukan aktifitas yang positif sehingga dapat membuat suasana hati menjadi tenang. Misalnya, melakukan sesuatu yang menjadi hobimu, bisa membaca, menonton hiburan, mendengarkan musik atau aktivitas positif lainnya.

6. Rutinlah berolah raga. Tak harus lama, yang penting rutin, 5-10 menit perhari. ini akan membuatmu rileks.

7. Jika kamu termasuk orang yang sering terserang cemas. Cek kembali intensitas  baca Quranmu. Kebiasan membaca  Al-Quran setiap hari akan membuat hatimu bersih dan tenang.

8. Hindarilah minum kopi yang berlebihan karena kafein yang terkandung dalam kopi bersifat memacu detak jantung. Kebanyakan mengkonsumsi kopi membuatmu mudah deg-degan.

9. Jangan sering menyendiri. Pergilah jalan-jalan bersama teman-temanmu mencari kesegaran.

10. Jika rasa cemasmu semakin menjadi dan tak kunjung hilang dalam waktu lama, mungkin kamu perlu berkonsultasi dengan psikiater.

TIPS MENYAPIH ANAK

Proses menyapih anak umumnya merupakan salah satu  fase yang harus dilalui oleh seorang ibu dengan sangat berat hati, dimana umumnya para ibu tidak tega ketika melihat anaknya harus menangis sambil merengek-rengek meminta menyusu kepadanya. Namun dilain pihak hal itu harus dilakukan oleh seorang ibu, demi kebaikan keduanya (ibu dan anak).  Oleh karena itu menjadi penting bagi seorang ibu untuk mengetahui bagaimana cara atau tips bagi seorang ibu agar sukes menyapih anaknya, sembari mampu menimimalisir reaksi yang berlebihan yang diekspresikan oleh seorang anak.

Metode penyapihan dibagi menjadi 2, yaitu natural weaning/penyapihan alami (tidak memaksa dan mengikuti tahapan perkembangan anak) serta mother led weaning (ibu yang menentukan kapan saat menyapih anaknya). Nah, penyapihan alami inilah yang paling dianjurkan. Mengapa? Karena secara psikologis, dampaknya paling ringan. Umumnya, pada awal proses penyapihan, reaksi anak yang disapih biasanya rewel dan gelisah. Nah, dengan penyapihan alami, semua itu bisa dihindari mengingat saat memasuki usia batita sebetulnya ketergantungan anak pada ASI sudah semakin berkurang. Sementara dalam “Mother Led Weaning” yang dibutuhkan adalah kesiapan mental Bunda juga dukungan dari lingkungan, terutama Ayah (suami) sebagai sosok yang dapat memberikan kenyamanan. Bila sudah mantap untuk menyapih, lakukanlah penyapihan dengan sabar dan tidak terburu-buru karena sikap ibu dalam menyapih berpengaruh pada kesiapan si balita. Berikut ini Tips dalam proses penyapihan bertahap yang diperoleh dari beberapa sumber:

1. Sapihlah anak dalam keadaan sehat. Hindari saat anak sedang sakit, marah arau sedih, karena akan membuat anak semakin tertekan dan tidak bahagia.

2. Komunikasikan keinginan menyapih dengan pasangan. Penyapihan dapat berjalan lancar bila ada dukungan positif dari suami. Selain itu, berbicaralah pada anak ketika ingin menyapihnya walaupun mungkin kemampuan komunikasinya berlum berkembang baik, misalnya, “Adek, minum susunya siang ini diganti ya, dengan jus jeruk. Sama enaknya lo dengan susu.”

3. Berikan penjelasan yang logis. Jelaskan pada anak secara logis mengapa ia harus berhenti menyusu pada ibunya. Umpamanya, karena anak sudah berusia 2 tahun,sudah besar, maka ia sudah pintar makan nasi, buah, sayur dan sebagainya.

4. Bersikap lembut tetapi tegas dan konsisten. Jangan merasa bersalah karena waktu selama 2 tahun sudah lebih dari cukup.

5. Lakukan aktivitas menyenangkan antara ibu dan anak supaya ia tahu bahwa tak mendapat ASI bukan berarti anak tidak dicintai.

6. Jangan menawarkan ASI, atau memberikan ASI sebagai jurus ampuh saat anak rewel, terjatuh, atau menangis. Ini yang terkadang Bunda tidak sampai hati untuk segera memberikan ASI pada buah hati. Kuatkan hati anda, peluk dan segera tenangkan anak anda.

7. Berikan contoh melalui lingkungan sosial anak ataupun buku-buku bacaan yang menggambarkan tentang kemandirian tokoh yang tak lagi menyusu pada ibunya.

8. Jangan mengoleskan obat merah/memberi plester pada puting susu. Hal ini dapat menyebabkan keracunan pada anak. Selain itu, dampaknya, anak akan merasa ditolak oleh ibu dan merasa tidak dicintai apalagi jika ibu melakukannya dengan tiba-tiba. Efek panjangnya, anak mengalami kesulitan untuk menjalin interaksi sosial dengan orang lain.

9. Hindari secara tiba-tiba menitipkan anak di rumah neneknya selama berminggu-minggu, atau ke tampat pengasuhan anak setiap hari, karena proses adaptasi anak tidak cepat. Ia butuh waktu untuk merasa nyaman dengan lingkungan barunya, sebab proses penyapihan dengan cara menitipkan ke tempat lain membuat anak merasa tertekan. Ia harus beradaptasi dengan 2 hal sekaligus: kehilangan ASI dan berada pada tempat baru.

10. Jangan menyapih anak dengan mengalihkannya ke benda lain seperti empeng atau botol susu. Meski tidak ada larangan khusus, empeng atau dot berpeluang besar membuat anak jadi “malas makan”. Empeng juga berisiko membuat anak memiliki ikatan emosional yang kuat pada benda tersebut, sehingga kelak akan sulit mengubah kebiasaan mengempengnya.

11. Hindari pemaksaan. Jika anak belum siap, ibu perlu mencari tahu penyebabnya. Mungkin ia sedang sakit atau apakah sikap ibu kurang sabar? Anak yang menolak disapih akan menunjukan reaksi kesal atau marah dengan menangis, rewel, gelisah atau lebih banyak diam.

 

Agar Anak Doyan Makan

 

“Anak Susah Makan” adalah masalah yang sering muncul dikalangan para ibu seperti saya. Kita sudah menyediakan aneka camilan sehat, eh Anak lebih suka jajan sembarangan, makan nasi aja kayak disuruh minum obat…pada geleng-geleng mulu. Kadang kondisi ini malah bikin para ibu senewen sendiri. Yuk bunda, agar senewennya tidak berkelanjutan baca tips dibawah ini ya :

  1. Ciptakan Suasana Ceria Saat Makan. Suasana juga mempengaruhi nafsu makan anak. Sambil diajak bermain dan bercanda, anak cenderung bisa menghabiskan makanan di piring mereka.
  2. Libatkan anak dalam memasak makanannya. Misalkan ibu ingin membuat nasi goreng untuk si kecil, mintalah anak untuk sekedar menyiapkan hiasan  nasi gorengnya, dan ajaklah dia menghias nasi gorengnya sendiri. atau disaat ibu memasak camilan sore seperti donat, biarkan dia menaburkan meses warna warni diatas donas mereka.
  3. Variasi Makanan. Sebagai ibu, harus sering mencoba resep-resep baru dan trik-trik untuk menyembunyikan bahan makanan yang tidak disukai anak. misal anak tidak suka bayam, ibu bisa memblender bayam dan dimasukan ke adoman saat membuat nugget.

Nah, selamat mencoba.

Merawat gigi bayi usia 0 – 24 bulan

Umumnya penyakit dan kelainan gigi pada anak merupakan salah satu gangguan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Sejak gigi susu mulai tumbuh, orangtua harus bertanggungjawab membersihkan gigi bayi mereka. Walaupun gigi anak hanya merupakan gigi susu yang keberadaannya hanya sementara, namun kesehatan gigi susu berpengaruh terhadap kesehatan gigi anak di kemudian hari. Karena itu, sebagai orangtua perlu mengetahui bagaimana merawat gigi anak sejak bayi dengan cara yang benar, agar kesehatan gigi dan mulut anak teratasi.

Cara merawat mulut bayi pada saat usia 0 – 6 bulan:

1. Bersihkan gusi bayi anda dengan kain lembab, setidaknya dua kali sehari

2. Jangan biarkan bayi anda tidur sambil minum susu dengan menggunakan botol susunya.

3. Selesai menyusui, ingatlah untuk membersihkan mulut bayi dengan kain lembab

4. Jangan menambah rasa manis pada botol susu dengan madu atau sesuatu yang manis.

Cara merawat mulut dan gigi bayi pada usia 7-12 bulan:

1. Tanyakan dokter anak atau dokter gigi anda apakah bayi anda mendapat cukup fluor

2. Ingatlah untuk membersihkan mulut bayi anda dengan kain lembab ( tidak basah sekali), sehabis menyusui.

3. Jangan biarkan bayi tidur dengan botol susunya (sambil minum susu dari botol) kecuali air putih.

4. Berikan air putih bila bayi anda ingin minum diluar jadwal minum susu

5. Saat gigi mulai tumbuh, mulailah membersihkannya dengan menggunakan kain lembab. Bersihkan setiap permukaan gigi dan batas antara gigi dengan gusi secara seksama, karena makanan seringkali tertinggal di permukaan itu.

6. Saat gigi geraham bayi mulai tumbuh, mulai gunakan sikat gigi yang kecil dengan permukaan lembut dan dari bahan nilon.

7. Jangan gunakan pasta gigi dan ingat untuk selalu membasahi sikat gigi dengan air.

8. Periksakan gigi anak anda ke dokter gigi, setelah 6 bulan sejak gigi pertama tumbuh, atau saat usia anak setahun.

Cara merawat mulut dan gigi bayi pada usia 13-24 bulan:

1. Mulailah perkenalkan pasta gigi berfluoride

2. Jangan biarkan anak tidur dengan botol susu (sambil minum susu dari botol), kecuali air putih.

3. Pergunakan pasta gigi seukuran sebutir kacang hijau.

4. Sikat gigi anak setidaknya dua kali sehari (sehabis sarapan dan sebelum tidur di malam hari)

5. Gunakan sikat gigi yang lembut dari bahan nilon.

6. Ganti sikat gigi tiap tiga bulan atau bila bulu-bulu sikat sudah rusak.

7. Jadilah teladan dengan mempraktekkan kebiasaan menjaga kesehatan mulut dan lakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

8. Biasakan anak untuk memakan makanan ringan yang sehat, seperti buah segar dan sayuran segar.

9. Hindari makanan ringan yang mengandung gula.

dikutip dari pemaparan Drg.Yerika & Drg. Marshinta

Alkohol Membahayakan Sperma Anak  

TEMPO Interaktif, Roma – Ibu yang minum alkohol selama hamil dapat merusak kesuburan anak lelakinya di kemudian hari, kata sebuah studi oleh ilmuwan Denmark, sebagaimana dikutip Sexual Health News 29 Juni 2010.

Para peneliti menemukan bahwa jika saat hamil si ibu minum minuman beralkohol sebanyak 4,5 atau lebih per minggu, konsentrasi sperma anak-anak mereka – sekitar 20 tahun kemudian – sepertiga lebih rendah ketimbang laki-laki yang tidak terkena alkohol semasa dalam kandungan.

Takaran minum diukur sebagai 12 gram alkohol, setara dengan 330 ml satu kaleng bir, satu gelas kecil anggur (120 ml).

Penelitian oleh ilmuwan di Universitas Aarhus di Denmark ini telah disampaikan pada konferensi Masyarakat Eropa Reproduksi Manusia dan Embriologi di Roma.

“Studi kami menunjukkan bahwa ada hubungan antara minum alkohol dalam jumlah sedang selama kehamilan dan konsentrasi sperma lebih rendah pada anak,” kata Cecilia, yang memimpin penelitian ini.

Tapi ia mencatat bahwa karena penelitiannya bersifat observasional, para ilmuwan tidak dapat mengatakan dengan pasti apakah konsumsi alkohol adalah penyebab rendahnya konsentrasi sperma.

“Ada kemungkinan bahwa minum alkohol selama hamil memiliki efek berbahaya pada jaringan janin yang memproduksi air mani dalam testis – dan dengan demikian berdampak pada kualitas sperma di kemudian hari,” ujar Cecilia dalam laporannya. Menurut Cecilia, mengingat penelitian tentang kaitan alkohol dan sperma ini yang pertama kali, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan hubungan sebab akibat dan batas aman minum yang disarankan.

Namun, jika temuan ini direplikasi oleh studi lain di kemudian hari, dapat membantu menjelaskan mengapa kualitas air mani telah menurun dalam beberapa dekade terakhir, dan mengapa di beberapa negara lebih baik dari negara yang lain.

Tim peneliti Denmark mempelajari 347 anak yang lahir dari 11.980 perempuan, yang ambil bagian dalam studi antara 1984 dan 1987. Sekitar 36 minggu usia kehamilan, para ibu itu menjawab pertanyaan tentang gaya hidup dan kesehatan. Setelah anak-anak mereka berusia 18 dan 21 tahun, antara 2005 dan 2006, anak-anak tersebut diambil sampel sperma dan darahnya untuk dianalisis.

Data menunjukkan bahwa anak-anak dari ibu yang minum 4,5 atau lebih minuman beralkohol seminggu memiliki konsentrasi sperma rata-rata 25 juta per mililiter, sementara anak yang paling sedikit terkena alkohol memiliki konsentrasi sperma 40 juta per mililiter.

Sexual Health News/Ngarto Februana

Manfaat Kopi untuk Melindungi Diri Melawan Kanker Kepala dan Leher  

TEMPO Interaktif, Salt Lake City – Hasil studi baru-baru ini menambah bukti bahwa kopi bisa melindungi terhadap kanker kepala dan leher.

Hasil studi ini diterbitkan online di jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention terbitan Asosiasi Penelitian Kanker Amerika.

Menggunakan informasi dari analisis yang dikumpulkan dari sembilan studi sebelumnya yang dihimpun oleh International Head and Neck Cancer Epidemiology (INHANCE), peserta yang minum kopi secara reguler, yaitu, mereka yang minum empat cangkir atau lebih, memiliki penurunan 39 persen risiko kanker rongga mulut dan kanker pharynx, dibandingkan dengan mereka yang tidak minum kopi.

Data mengenai kopi bebas kafein terlalu jarang untuk analisis secara terperinci, tetapi tidak menunjukkan peningkatan risiko. Adapun asupan teh tidak berhubungan dengan risiko kanker dan kanker leher.

Keterkaitan yang lebih kuat terlihat di antara mereka yang mengkonsumsi lebih dari empat cangkir kopi sehari.

Pemimpin penelitian ini, Mia Hashibe, Ph.D., asisten profesor di Universitas Utah, Salt Lake City, mengatakan, “Apa yang menjadikan hasil studi kami sangat unik adalah bahwa kami memiliki ukuran sampel yang sangat besar, dan karena kami menggabungkan data melalui banyak penelitian, kami memiliki kekuatan statistik untuk mendeteksi hubungan antara kanker dan kopi.”

Studi sebelumnya oleh peneliti dari Harvard menunjukkan bahwa orang yang minum kopi memiliki risiko kanker prostat 60 persen lebih rendah daripada pria yang tidak minum kopi.

Hasil studi lain yang diterbitkan Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention edisi Januari menunjukkan penurunan risiko gliomas, atau tumor otak, yang terkait dengan kopi. Keterkaitan ini ditemukan di antara mereka yang minum lima cangkir kopi atau teh setiap hari, menurut para peneliti dari Imperial College, London.

ScienceDaily/Ngarto Februana

Berita Lain tentang Manfaat Kopi dan Teh bagi Kesehatan:

Manfaat Kopi dan Teh untuk Jantung Anda
Senin, 21 Juni 2010. TEMPO Interaktif, Utrecht – Para penggemar kopi dan teh tak perlu khawatir dengan jumlah konsumsi kedua minuman itu, baik banyak atau sedang, minum kopi dan teh diperkirakan bisa menurunkan risiko penyakit jantung.

Minum Kopi Bisa Mengurangi Risiko Diabetes
Sebuah tim ilmuwan melaporkan adanya bukti baru bahwa minum kopi dapat membantu mencegah diabetes, yang diperkirakan sebagian besar karena kandungan kafein dalam kopi…. SELENGKAPNYA

Kafein Tidak Membuat Anda TerjagaPenelitian di Inggris menyebutkan bahwa tidak benar kafein membuat kita lebih segar sehingga tetap terjaga…

Perut Buncit Lantaran Kembung?

KOMPAS.com – Setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda-beda. Ada yang makan begitu banyak sehingga kekenyangan, namun perutnya tetap terlihat rata. Ada pula yang hanya minum kopi, perutnya langsung kembung dan membuncit (keras pula!). Selain menimbulkan perasaan tidak nyaman, perut buncit akibat kembung juga membuat bikin penampilan Anda jadi kurang indah dilihat. Lakukan kilas balik terhadap makanan dan minuman yang Anda konsumsi untuk mencegah atau mengatasinya, seperti disarankan Marissa Lippert, pakar diet yang penulis buku best seller The Cheater’s Diet.

1. Perbanyak air minum
Air putih akan melenyapkan kembung seketika, dengan membantu pencernaan sekaligus mengatasi rasa lapar dan tingkat hidrasi. Sebagai bonusnya, banyak minum air putih juga akan membuat kulit Anda terlihat lebih segar dan membantu mencegah tanda-tanda penuaan (seperti keriput). Minum 1,5 – 3 liter air per hari, tergantung pada tingkat aktivitas Anda. Agar rasanya lebih segar, tuangkan perasan air lemon atau potongan mentimun.

2. Makan makanan pengusir kembung
Mentimun, asparagus, artichoke, semangka, buah-buahan dari rumpun sitrus, melon, dan belewah, adalah beberapa jenis buah yang bertindak sebagai diuretik alami. Jika tubuh Anda cenderung mudah menahan air, buah-buahan ini bisa dicoba karena membuat Anda sering buang air. Selain itu, makanan yang mengandung lemak sehat seperti salmon, alpukat, dan minyak zaitun juga bisa membantu mengurangi peradangan dan menjaga perut tetap rata.

3. Hindari pemanis buatan, kafein, dan minuman berkarbonasi
Pernah merasa perut begitu penuh usai minum kopi? Hal ini seringkali terjadi bila perut Anda belum terisi makanan. Banyak juga orang yang tak sempat makan, lalu sengaja minum kopi untuk “mengganjal” perut. Padahal, rasa kenyang ini sifatnya tipuan belaka. Hasilnya mungkin justru perut Anda jadi sedikit buncit karenanya. Untuk itu, perhatikan pola makan Anda. Apakah Anda sering mengonsumsi permen bebas gula, minum kafein dan minuman bersoda? Makanan dan minuman inilah penyebab perut Anda yang sensitif menjadi kembung.

4. Pilih-pilih minuman alkohol Anda
Minuman beralkohol pun ternyata memiliki hitungan kalori yang berbeda. Hindari minuman yang mengandung gula, atau yang tinggi kalori, sehingga bisa mengacaukan ruang dalam perut Anda. Anda boleh menikmati 1 atau 2 koktil pilihan Anda seperti margaritas on the rocks, mojito, dan sangria, kemudian teguk jenis yang lebih ringan seperti champagne, wine, light beer, atau vodka-soda. 

Ingin tahu berapa perkiraan kalori dalam minuman Anda?
* White atau rose wine (147,8 ml) – 110 kalori
* Mojito (103,5 ml) – 150 kalori
* Margarita on the rocks (88,7) – 223 kalori
* Sangria (1 gelas) – 120 kalori

5. Hindari junk food
Makanan gorengan yang berminyak dan berlemak, seperti kentang goreng, keripik, permen, atau roti, biasanya mengandung banyak sodium, gula, kalori nol, dan karbohidrat yang mengandung zat tepung. Makanan seperti ini menyerap tingkat energi dan menyebabkan kembung. Sebagai gantinya, nikmati makanan dengan bahan baku yang lebih sehat, terutama buah dan sayuran. Untuk sayuran, hindari yang mengandung gas seperti kubis, sawi, atau nangka muda.

DIN

Editor: din

Sumber: Shine

Teh dan Kopi Kurangi Resiko Penyakit Jantung

VIVAnews – Meminum kopi dan teh secara teratur ternyata mampu mengurangi resiko terkena penyakit jantung secara signifikan. Asupan dua minuman ini secara moderat mampu menurunkan peluang kematian akibat penyakit kardioivaskular hingga seperlima.

Selain manfaatnya mencegah penyakit jantung, minum kopi dan teh juga tidak meningkatkan risiko penyakit lainnya seperti stroke.

Dr. Yvonne van der Schouw, profesor penyakit kronis di Pusat Kesehatan Universitas Utrecht Belanda mengungkapkan hasil sebuah studi yang digelar terhadap 37.514 orang selama 13 tahun untuk memantau penyakit jantung dan kematian.

Peneliti menemukan, mereka yang minum tiga-enam cangkir teh atau kopi, 45 persen lebih sedikit resikonya menderita masalah jantung dibandingkan mereka yang minum kopi atau teh kurang dari satu cangkir setiap hari.

Namun, bukan berarti meminum lebih banyak kopi akan membantu. Orang yang minum kopi atau teh lebih dari enam cangkir memiliki risiko terkena jantung sebanyak 36 persen. Kopi dan teh memiliki kandungan antioksidan yang mampu merusak radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh.

Temuan yang  diterbitkan dalam Arteriosklerosis, Trombosis, dan Biologi Vaskular: Journal of American Heart Association itu juga mencatat, perilaku kesehatan antara peminum kopi dan teh berbeda.

Peminum kopi lebih rentan untuk merokok dan menjalani diet yang kurang sehat dibandingkan para pecinta teh. Beberapa penelitian sebelumnya menemukan bahwa teh dan kopi berkaitan dengan menurunnya risiko beberapa penyakit berbahaya seperti kanker, diabetes, stres bahkan jerawat.

Ellen Mason, Pakar di Pusat Rehabilitasi Jantung Inggris menambahkan, minum kopi dan teh disertai gaya hidup sehat adalah hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tetap optimal. “Minum kopi sambil merokok akan membatalkan manfaat positif. Begitu juga jika tidak berolahraga dan bergerak secara teratur,” katanya seperti dimuat dalam Telegraph. (kd)

• VIVAnews

Next Page »

13 queries