ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 


Makanan Pendamping ASI ( MP-ASI )

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI)

Upaya peningkatan status kesehatan dan gizi bayi/anak umur 0-24 bulan melalui perbaikan perilaku masyarakat dalam pemberian makanan merupakan bagian yang dapat dipisahkan dari upaya perbaikan gizi secara menyeluruh.
Bertambah umur bayi bertambah pula kebutuhan gizinya. Ketika bayi memasuki usia 6 bulan ke atas, beberapa elemen nutrisi seperti karbohidrat, protein dan beberapa vitamin dan mineral yang terkandung dalam ASI atau susu formula tidak lagi mencukupi. Sebab itu sejak usia 6 bulan, kepada bayi selain ASI mulai diberi makanan pendamping ASI (MP-ASI) Agar kebutuhan gizi bayi/anak terpenuhi.Dalam pemberian MPASI perlu diperhatikan waktu pemberian MP-ASI ,frekuensi porsi, pemilihan bahan makanan, cara pembuatan dan cara pemberiannya. Disamping itu perlu pula diperhatikan pemberian makanan pada waktu anak sakit dan bila ibu bekerja di luar rumah.Pemberian MP-ASI yang tepat diharapkan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi, namun juga merangsang keterampilon makan dan merangsang rasa percaya diri.

Pengertian MP-ASI
• MP ASI adalah makanan atau minuman yang mengandung gizi diberikan kepada bayi/anak untuk memenuhi kebutuhan gizinya.
• MP-ASI merupakan proses transisi dari asupan yang semata berbASIs susu menuju ke makanan yang semi padat. Untuk proses ini juga dibutuhkan ketrampilan motorik oral. Ketrampilan motorik oral berkembang dari refleks menghisap menjadi menelan makanan yang berbentuk bukan cairan dengan memindahkan makanan dari lidah bagian depan ke lidah bagian belakang.
• Pengenalan dan pemberian MP-ASI harus dilakukan secara bertahap baik bentuk maupun jumlahnya, sesuai dengan kemampuan pencernaan bayi/anak .
• Pemberian MP-ASI yang cukup dalam hal kualitas dan kuantitas penting untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak yang bertambah pesat pada periode ini.

Indikator bahwa bayi siap untuk menerima makanan padat :
• Kemampuan bayi untuk mempertahankan kepalanya untuk tegak tanpa disangga
• Menghilangnya refleks menjulurkan lidah
• Bayi mampu menunjukkan keinginannya pada makanan dengan cara membuka mulut, lalu memajukan anggota tubuhnya ke depan untuk mrnunjukkan rasa lapar, dan menarik tubuh ke belakang atau membuang muka untuk menunjukkan ketertarikan pada makanan

Permasalahan dalam pemberian MP-ASI
Dari hASIl beberapa penelitian menyatakan bahwa keadaan kurang gizi pada bayi dan anak disebabkan karena kebiasaan pemberian MP-ASI yang tidak tepat. Keadaan ini memerlukan penanganan tidak hanya dengan penyediaan pangan, tetapi dengan pendekatan yang lebih komunikatif sesuai dengan tingkat pendidikan dan kemampuan masyarakat. Selain itu ibu-ibu kurang menyadari bahwa setelah bayi berumur 6 bulan memerlukan MP-ASI dalam jumlah dan mutu yang semakin bertambah, sesuai dengan pertambahan umur bayi dan kemampuan alat cernanya.

Beberapa permasalahan dalam pemberian makanan bayi/anak umur 0-24 bulan :
1. Pemberian Makanan Pralaktal (Makanan sebelum ASI keluar)
Makanan pralaktal adalah jenis makanan seperti air kelapa, air tajin, air teh, madu, pisang, yang diberikan pada bayi yang baru lahir sebelum ASI keluar. Hal ini sangat berbahaya bagi kesehatan bayi, dan mengganggu keberhASIlan menyusui.

2. Kolostrum dibuang
Kolostrum adalah ASI yang keluar pada hari-hari pertama, kental dan berwarna kekuning-kuningan. MASIh banyak ibu-ibu yang tidak memberikan kolostrum kepada bayinya. Kolostrum mengandung zat kekebalan yang dapat melindungi bayi dari penyakit dan mengandung zat gizi tinggi. Oleh karena itu kolostrum jangan dibuang.

3. Pemberian MP-ASI terlalu dini atau terlambat
Pemberian MP-ASI yang terlalu dini (sebelum bayi berumur 6 bulan) menurunkan konsumsi ASI dan gangguan pencernaan/diare. Kalau pemberian MP-ASI terlambat bayi sudah lewat usia 6 bulan dapat menyebabkan hambatan pertumbuhan anak.

4. MP-ASI yang diberikan tidak cukup
Pemberian MP-ASI pada periode umur 6-24 bulan sering tidak tepat dan tidak cukup baik kualitas maupun kuantitasnya. Adanya kepercayaan bahwa anak tidak boleh makan ikan dan kebiasaan tidak menggunakan santan atau minyak pada makanan anak, dapat menyebabkan anak menderita kurang gizi terutama energi dan protein serta beberapa vitamin penting yang larut dalam lemak.

5. Pemberian MP-ASI sebelum ASI
Pada usia 6 bulan, pemberian ASI yang dilakukan sesudah MP-ASI dapat menyebabkan ASI kurang dikonsumsi. Pada periode ini zat-zat yang diperlukan bayi terutama diperoleh dari ASI. Dengan memberikan MP-ASI terlebih dahulu berarti kemampuan bayi untuk mengkonsumsi ASI berkurang, yang berakibat menurunnya produksi ASI. Hal ini dapat berakibat anak menderita kurang gizi. Seharusnya ASI diberikan dahulu baru MP-ASI.

6. Frekuensi pemberian MP-ASI kurang
Frekuensi pemberian MP-ASI dalam sehari kurang akan berakibat kebutuhan gizi anak tidak terpenuhi.

7. Pemberian ASI terhenti karena ibu kembali bekerja
Di daerah kota dan semi perkotaan, ada kecenderungan rendahnya frekuensi menyusui dan ASI dihentikan terlalu dini pada ibu-ibu yang bekerja karena kurangnya pemahaman tentang manajemen laktASI pada ibu bekerja. Hal ini menyebabkan konsumsi zat gizi rendah apalagi kalau pemberian MP-ASI pada anak kurang diperhatikan.

8. Kebersihan kurang
Pada umumnya ibu kurang menjaga kebersihan terutama pada saat menyediakan dan memberikan makanan pada anak. MASIh banyak ibu yang menyuapi anak dengan tangan, menyimpan makanan matang tanpa tutup makanan/tudung saji dan kurang mengamati perilaku kebersihan dari pengasuh anaknya. Hal ini memungkinkan timbulnya penyakit infeksi seperti diare (mencret) dan lain-lain.

9. Prioritas gizi yang salah pada keluarga
Banyak keluarga yang memprioritaskan makanan untuk anggota keluarga yang lebih besar, seperti ayah atau kakak tertua dibandingkan untuk anak baduta dan bila makan bersama-sama anak baduta selalu kalah.

Khasiat Sehat Pandan

KOMPAs.com – Daun pandan memang sangat sering digunakan untuk masakan. Wanginya sangat khas, terlebih ketika dicampur untuk olahan kue dan minuman. Tapi mungkin tidak banyak yang tahu kalau ternyata daun pandan di zaman dulu sering digunakan untuk merawat kesehatan. Untuk apa sajakah?

Lemah saraf
Ambil 3 lembar daun pandan segar, cuci, potong kecil-kecil. Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas, saring selagi hangat. Minum pagi dan sore setelah makan siang.

Mengurangi gelisah
Ambil 2 lembar daun pandan segar, cuci, potong kecil-kecil. Seduh dengan 1 gelas air mendidih, tutup gelas, saring selagi hangat. Minum sehari sekali setelah makan. Lakukan selama 3 hari.

Rematik
Ambil 5 lembar daun pandan segar, 20 daun serai segar, cuci bersih, tumbuk keduanya sampai halus. Tambahkan 1 sendok makan minyak kayu putih dan minyak gandapura. Aduk semua bahan, oleskan pada bagian yang sakit. Lakukan sampai rasa sakit berkurang.

Menumbuhkan, menghitamkan, dan mencegah uban di rambut
Buat minyak cem-ceman yang terdiri dari 1 lembar daun pandan, 10 lembar daun waru muda, segenggam daun urang aring, 5 lembar daun mangkok, 10 kuntum bunga melati, 1 kuntum bunga mawar. Cuci bersih semua bahan, potong kecil-kecil. Rebuh semua bahan tersebut dengan minyak wijen, minyak kelapa, dan minyak kemiri (masing-masing 1/2 cangkir) hingga mendidih. Setelah dingin, saring. Oleskan campuran minyak dan herbal tersebut pada seluruh kulit kepala sambil pijat ringan. Dapat dilakukan menjelang tidur, bangun tidur atau pagi dan sore hari. Setelah selesai, keramaslah dengan air panas. Selamat mencoba!

(Andes Lukman/Majalah Sekar)

Editor: NF

Sumber: Majalah Sekar

Acar Timun Mampu Mengatasi Kejang Otot

KOMPAS.com – Ternyata, acar timun tidak hanya enak dijadikan penyedap untuk beberapa jenis makanan. Sari atau air dari acara timun juga memiliki kemampuan untuk menyembuhkan kram otot.

Ada penjelasan ilmiah mengenai kemampuan yang luar biasa ini. Brigham Young University telah membuat suatu pengujian bagaimana sari acr timun ini bisa mempengaruhi kram otot yang disebabkan oleh latihan olahraga yang berat. Penelitiannya berangkat dari teori (meskipun belum dapat dikonfirmasi kebenarannya) bahwa beberapa elemen dari sari acar kemungkinan lebih mampu mengatasi kram daripada air, pisang, atau minuman yang mengandung elektrolit. Hal ini sekaligus menjawab pertanyaan apa yang menyebabkan kram pada orang-orang yang aktif, dan mengapa masalah ini begitu mudah terjadi.

“Kram otot yang disebabkan oleh latihan adalah salah satu misteri fisiologi yang berlanjut,” tukas Gretchen Reynolds, seorang penulis blog di New York Times.

Para ilmuwan tampaknya tidak setuju mengenai mengapa orang yang rajin latihan mengalami kram dan bagaimana mengatasinya. Meskipun demikian, para pelatih atlet mulai mendengungkan kesuksesan yang mereka alami berkat penggunaan sari acar timun. Para trainer itu pun disurvei, untuk mengetahui seberapa sering mereka memberikannya pada klien, dan bagaimana hasilnya.  Namun, studi Brigham Young ini dilaporkan baru merupakan uji laboratorium yang pertama mengenai hal tersebut.

Studi ini hanya dalam skala kecil saja. Sebanyak 10 mahasiswa yang sehat diminta melakukan latihan. Setelah berlatih hingga mengalami dehidrasi sedang, jari-jari para partisipan dirangsang secara elektrik. Hal ini menyebabkan kram, sehingga partisipan lalu diminta rileks sampai rasa tidak nyaman tersebut berangsung hilang.

Setelah itu, partisipan distimulasi lagi sehingga terjadi kejang otot yang kedua. Kali ini, mereka diminta meminum sekitar 60 ml air yang diionisasi atau sari acara timun. Dari percobaan ini terlihat bahwa partisipan yang hanya minum air rata-rata pulih setelah 2,5 menit. Namun ketika partisipan diberi sari acar timun, kram bisa sembuh 45 persen lebih cepat.

Memang sih, sulit sekali menciptakan kondisi kram akibat latihan dalam uji coba, apalagi kram tidak terjadi pada kelompok otot yang besar. Peneliti hanya menyarankan agar partisipan berlatih dengan cara yang benar dan perlahan, agar otot-otot tidak mengalami kelelahan. Cara umum lain untuk mengatasi kram adalah dengan melakukan peregangan.

DIN

Editor: din

Sumber: New York Times

Jambu Biji, Botoks Alami


KOMPAS.com — Jangan pernah lupa mengonsumsi vitamin C jika ingin memiliki kulit indah, cerah, sehat, dan awet muda. Vitamin C merupakan bahan utama dalam pembentukan kolagen yang sangat penting bagi kulit kita. Dan jambu biji adalah salah satu sumber vitamin C terbaik yang bisa kita nikmati.

Mengapa? Satu cangkir (165 gram) jambu biji kandungan vitamin C-nya hampir 5 kali lebih banyak dari yang ada pada jeruk ukuran sedang, yaitu 377 mg. Ini sama saja dengan mendapatkan vitamin C lima kali dari kebutuhan harian kita.

Lalu apa kaitannya vitamin C dengan kulit indah? Berdasarkan studi yang meneliti pola makan dari 4.000 wanita Amerika yang berusia 40-74 tahun, ditemukan bahwa wanita yang mengonsumsi vitamin C dalam jumlah banyak memiliki keriput lebih sedikit dibandingkan dengan yang mengasup dalam jumlah sedikit. Sebab, produksi kolagennya menjadi lebih baik berkat vitamin C.

Tidak hanya itu, jambu biji juga menawarkan perlindungan terhadap food borne pathogens atau patogen berbahaya yang ditularkan dari makanan, seperti Listeria dan Staphylococcus. Demikian hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli mikrobiologi dari Banglades. Kandungan antioksidan dalam jambu biji juga tidak kalah hebat dengan yang terdapat pada blueberries dan brokoli.

Nikmatilah minuman super dengan mencampurkan ½ buah pisang, ½ buah jambu biji, satu genggam stroberi, ½ cangkir susu kedelai, dan es batu. Hancurkan dengan blender sampai tercampur rata. Sajikan dan nikmati sebagai pelepas dahaga di teriknya sinar matahari siang ini.

(Astrid Anastasia/Prevention Indonesia)

Editor: din

Tetap Bugar Saat Lembur

VIVAnews – Jika profesi Anda menuntut untuk bekerja di luar jam kerja nine to five alias malam hari, mau tak mau Anda bekerja di waktu lembur. Misalnya sebagai karyawan hotel, tenaga medis atau wartawan berita, Anda memang harus siap 24 jam. Akibatnya, Anda menggunakan waktu tidur untuk bekerja.

Tapi, tahukah Anda, ketika waktu tidur dihabiskan untuk bekerja, bisa membuat kondisi tubuh tidak stabil? Menurut dr. Hrayr Attarian, Kepala tenaga medis di Fletcher Allen Health Care, Vermont, AS, tak jauh berbeda dari mesin, secara biologis tubuh perlu waktu istirahat. Ibarat mesin yang terus-menerus digunakan tanpa henti, otomatis lama kelamaan onderdil mesin, atau dalam hal ini organ-organ tubuh akan soak.

Jika sudah begitu, penyakit atau gangguan kesehatan rentan menyerang ‘pekerja malam’. Keluhan kesehatannya antara lain, masuk angin, flu, infeksi gangguan sistem pernapasan, liver atau hepatitis A, gangguan pencernaan, dan gangguan kesehatan jantung.

Nah, agar penyakit langganan itu tidak mampir di tubuh Anda, ada kiatnya, antara lain:

– Kurangi kopi. Memang, minuman satu ini bisa jadi obat penghalau kantuk paling ampuh. Tapi, kafein dalam kopi justru bisa meningkatkan risiko gastritis alias gangguan lambung. Gantilah kopi dengan air putih atau teh.

– Makan cukup sebelum dan pada saat lembur. Kalau sedang diet, sebaiknya hentikan saja dulu. Sebab, kerja ekstra memerlukan tenaga tambahan, yang bisa didapat dari nutrisi makanan. Perbanyak makan buah-buahan dan sayuran, agar asupan serat tercukupi.

– Konsumsi suplemen vitamin C, atau multivitamin. Tujuannya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, antioksidan, dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.

– Waktu istirahat yang cukup. Ketika jam biologis tubuh harus terpaksa dibalik, orang yang begadang otomatis harus mengganti jam istirahatnya di waktu lain. Sempatkan tidur sebentar sebelum tugas malam. Dengan demikian, stamina akan tetap terjaga meski harus terjaga semalam suntuk.

– Olahraga teratur untuk menjaga kebugaran. Tidak harus jenis olahraga tertentu, yang penting bergerak secara aktif, seperti jalan kaki dan naik tangga. (adi)

• VIVAnews

Kebohongan yang Sering Diungkapkan Teman

VIVAnews – Hati-hati jika meminta pendapat teman saat memilih pakaian. Ia bisa memilihkan pakaian yang tidak cocok untuk Anda, agar penampilannya tidak tersaingi. Menurut survei yang dilakukan oleh MyCelebrityFashion.co.uk, satu dari empat wanita akan berbohong pada temannya soal berpakaian untuk membuat dirinya tampak lebih baik.

Beberapa bahkan mengungkap sengaja mennyiram minuman pada pakaian teman yang dianggap menyaingi penampilannya. Para ahli mengatakan temuan ini menunjukkan wanita jauh lebih kompetitif dan itu sifat alami wanita.

“Dalam terminologi biologi, hal ini memang sangat benar. Ini adalah tentang bertahan hidup dan menarik pasangan terbaik untuk diri sendiri. Tentunya wanita tidak ingin merusak peluang sendiri,” kata Phillip Hodson, dari ‘British Association for Counselling and Psychotherapy’, seperti dikutip dari Daily Mail.

“Wanita sering tidak rasional dan lebih emosional. Terkadang ada keinginan untuk membuat orang lain terlihat bodoh atau konyol,” tambahnya.

Penelitian ini melibatkan 1.629 wanita dan sebanyak 38 persen wanita mengatakan kebohongan soal penampilan temannya saat memberikan pendapat, untuk meningkatkan kepercayaan diri.

Dari jumlah tersebut, dua pertiga mengatakan pada temannya, ia tampak bagus menggunakan pakaian tertentu padahal tidak. Sisanya mengatakan pakaian yang dikenakan temannya terlihat buruk padahal sebenarnya bagus. Dan, hal itu hampir selalu dilakukan karena ingin tampil lebih baik dibandingkan yang lain. 

Satu dari sepuluh wanita merasa ‘terintimidasi’, karena pakaian bagus yang dikenakan temannya. Lalu, satu dari lima wanita mengaku tidak memberitahu temannya saat mengalami kesalahan pada penampilan, seperti rok terselip atau kertas toilet yang menempel di sepatu. Alasannya, karena mereka pikir itu lucu. Untungnya, banyak juga wanita yang memberikan pendapat jujur kepada teman soal pakaian sebesar 36 persen.

“Hasil penelitian menunjukkan bagaimana pakaian bisa memicu rasa cemburu. Ini tren yang mengkhawatirkan karena bisa berpengaruh negatif pada hubungan pertemanan,” kata Andy Barr dari MyCelebrityFashion.co.uk. (umi)

• VIVAnews

Bumbu Dapur, Asing Didengar tapi Akrab di Lidah


KOMPAS.com – Tahukah Anda banyak bumbu kering yang sering kita manfaatkan sebagai penyedap masakan, namun masih asing didengar? Mari berkenalan agar tak “tersesat” meracik makanan.

Pekak
Nama lainnya adalah bunga lawang, berbentuk bintang delapan, ujungnya berisi biji pipih, aromanya mirip adas dan harum. Banyak dipakai di dapur Cina atau Vietnam, dan beberapa masakan Indonesia.

Kapulaga
Fungsi utamanya, menambah aroma pada masakan, kue, dan minuman. Ada dua jenis kapulaga, yang putih banyak digunakan untuk masakan. Dan, yang hijau banyak dipakai untuk kue dan minuman. Memarkan atau haluskan kapulaga dan sangrai hingga harum sebelum dipakai agar aromanya prima.

Cabai Puyang
Tidak termasuk keluarga cabai, tapi rasanya yang pedas manis (mirip merica), membuatnya digemari sebagai bumbu gulai, acar, hingga manisan. Cara pakainya bisa dihaluskan atau ditambahkan utuh dan diolah bersama bumbu lain.

Angkak
Angkak basah mirip tapai ketan tetapi berwarna kemerahan, sedikit berair. Fungsinya menambah aroma segar dan warna merah alami pada daging yang dipanggang. Bisa juga langsung ditumis. Sementara, angkak kering cocoknya dihaluskan atau dicampur bersama bumbu lain lalu dimasak hingga lunak dan berwarna kemerahan.

Klabet
Rasanya agak pahit, dijual dalam bentuk butiran dan bubuk. Banyak dipakai dalam bumbu kari masakan India atau gulai.

Andaliman
Bijinya sebesar merica, berwarna hijau cerah dan berubah menjadi kehitaman jika sudah tua.
Rasanya pedas, segar menggigit dan banyak dipakai dalam bumbu hidangan Sumatera seperti gulai, atau saus untuk seafood bakar. Untuk memakainya, haluskan bersama bumbu lain atau campurkan utuh.

Bunga Pala
Hampir semua bagian dari buah pala ini dapat dimanfaatkan. Aromanya harum dan rasanya gurih, klop dipakai pada gulai, kari, kalio, dan masakan lain yang berbahan dasar daging. Biasanya dimasak secara bersamaan dengan bahan lain.

Kemukus
Mirip merica hitam dengan ekor kecil di ujungnya. Biasanya dicampurkan dalam bumbu untuk daging sapi atau ikan agar pedas dan mengurangi aroma anyir.

(Dahrani Putri/Tabloid Nova)

Editor: din

13 queries