Agar Tak Canggung Pada Kencan Pertama
VIVAnews – Kencan pertama tidak pernah mudah. Pengharapan, gugup, kesenangan bercampur aduk dan muncul begitu saja meskipun Anda berusaha bersikap tenang. Tapi, faktanya, pada kencan pertama sebagian besar orang akan bersikap aneh dan canggung.
Hal ini sangat wajar, karena untuk pertama kalinya Anda dan si dia menghabiskan waktu bersama hanya berdua saja. Sebenarnya, ada cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi sikap canggung saat kencan pertama. Ini dia tipsnya:
1. Pilih kegiatan yang sudah biasa dilakukan
Pilih aktivitas yang sudah biasa Anda dan dia lakukan. Misalnya lari pagi bersama atau menonton film. Memang “klasik”, tapi kegiatan yang sudah biasa dilakukan akan membuat Anda dan dia merasa lebih nyaman dan tidak terlalu canggung saat menghabiskan waktu bersama. Jika memang ingin mencoba hal baru, sebaiknya tunda hingga kencan kedua atau ketiga.
2. Gunakan busana yang nyaman
Wanita memang selalu ingin berpenampilan cantik dan berkesan. Tetapi rasa nyaman berpakaian tetap nomor satu. Pilih pakaian yang menurut Anda paling membuat Anda nyaman sekaligus cantik. Jangan memilih pakaian yang membuat Anda terlihat cantik tetapi tidak membuat nyaman. Karena, bisa membuat Anda malah sibuk dengan pakaian bukan pada kencan.
3. Pilih tempat makan yang santai
Jika berencana untuk makan bersama, pilihlah tempat yang tidak terlalu kaku atau resmi. Pilih saja yang bersuasana santai. Tempat makan sangat memengaruhi sikap Anda dan dia. Jadi, pilihlah tempat makan yang membuat Anda dan dia nyaman dan tidak kaku.
4. Pilih tempat yang nyaman untuk berbicara
Hindari tempat ramai saat kencan pertama. Karena, akan mempersulit Anda dan dia berkomunikasi untuk mengenal satu sama lain. Bisa jadi Anda malah sibuk mencari tempat untuk sekedar duduk dan makan. Berbicara pun seadanya karena suasana sangat ramai. Tentunya juga tidak akan tidak nyaman untuk saling bercerita dalam waktu lama. (umi)
• VIVAnews
Haruskah Semua Hal Tentang Pasangan Diceritakan Pada Sahabat?
KOMPAS.com – Jika ingat-ingat lagi, hal-hal apa yang paling sering Anda bagi dengan sahabat wanita Anda? Kemungkinan terbesar adalah masalah romantisme bersama pasangan Anda. Berbagi cerita, menanyakan pendapat, dan berbagi saran. Tetapi, sebenarnya, seberapa besar yang sebaiknya Anda bagi dengan pasangan?
Jika Anda perhatikan, para karakter di Sex and The City seringkali berkumpul untuk bergunjing dan mendiskusikan tentang begitu banyak aspek dari kehidupan seks dan percintaan mereka. Haruskah setiap perempuan memiliki hal semacam ini dengan sahabatnya?
Wanita membutuhkan teman untuk membicarakan tentang kehidupan romantismenya, “Sebagai bagian karena berbicara dengan pasangan Anda kadang tak selalu menyehatkan,” ungkap Terri Orbuch, Ph.D., profesor dan terapis untuk masalah keluarga dan pernikahan. “Sahabat memberikan kita perspektif, dukungan, validasi, dan informasi sebagai bekal menjalankan hubungan Anda.
Tetapi perlu dipikirkan pula apa saja yang akan Anda utarakan. “Anda harus selektif akan apa yang ingin diutarakan dengan siapa,” terang Tristan Coopersmith, ahli pasangan dan penulis MENu Dating: Taste-Test Your Way to the Main Course. Pilihlah sahabat yang bisa Anda percayai, yang tak memiliki pikiran jahat atau ada dendam dengan Anda. Berikut adalah 8 topik perbincangan di antara sahabat wanita, serta pro dan kontra membicarakannya di antara teman-teman Anda.
1. Anda bertanya-tanya apakah dia adalah “Mr. Right”
Di masa sekarang ini, apakah ada wanita modern yang memutuskan untuk menjalin hubungan serius dengan seorang pria tanpa bertanya dulu kepada sahabatnya? Momen semacam ini merupakan momen yang ideal untuk dibagi dengan pasangan, karena efeknya akan baik untuk Anda dan si sahabat. Pertama, karena Anda tahu ada orang yang bisa dipercaya untuk berbagi cerita. Kedua, dia pun mendapatkan dorongan yang nyaman karena ada hal-hal baik yang terjadi di sekitarnya. Alhasil, hal ini akan meningkatkan mood dan menguatkan hubungan persahabatan Anda.
2. Ada perasaan tak yakin untuk memutuskan hubungan dengan kekasih Anda
Seorang sahabat yang baik pasti akan menaruh seluruh perhatian saat Anda mencoba menceritakan kebaikan, keburukan, dan keragu-raguan yang Anda rasa bersama pasangan. Meski waktu yang dilewatkan akan berlangsung lama, ia pasti akan mendengarkan sepenuh hati. Perlu diingat, ketika Anda menceritakan tentang pasangan Anda, sahabat Anda perlu tahu tentang keseluruhan cerita, agar ia bisa memberikan saran yang terbaik. Jangan hanya mencoba bercerita dari sisi Anda dan karena emosi saja.
3. Anda dan suami baru saja melewatkan momen intim yang menakjubkan
Berbagi detail intim memang adalah hal yang bagus untuk dilakukan bersama sahabat. Perasaan menyenangkan yang Anda dapat ketika sedang bercakap-cakap dengan sahabat Anda adalah sesuatu yang Anda bawa kembali ke dalam kamar tidur, menciptakan sebuah alunan positif. Pastikan Anda tidak menyombongkan diri dan sesekali biarkan sahabat Anda bercerita juga. Meski banyak lelaki yang suka jika kehebatannya di ranjang diceritakan ke orang lain, namun, pastikan pasangan Anda tak masalah jika detail intimnya diceritakan ke orang lain.
4. Kehidupan seksual Anda tidak menarik
Bicarakanlah. Mengapa? Terlalu banyak wanita yang menyimpan sendiri tentang situasi kehidupan seksualnya yang tak berlangsung menyenangkan. Hasilnya? Mereka akan merasa seperti terisolir dan merasa sendiri. Teman-teman yang dekat dan bisa Anda percayai bisa memberikan masukan dan tips mengenai kehidupan seksual. Anda akan mungkin membuat si sahabat lebih nyaman untuk mengungkapkan kehidupan seksualnya jika Anda sudah memulai. Pastikan Anda menceritakannya kepada sahabat yang benar-benar Anda percayai. Karena jika suami Anda mendengar bahwa kehidupan seksualnya dengan Anda sudah diketahui orang lain, bisa-bisa egonya malah makin turun.
5. Anda menginginkan bayi, tapi tak yakin dia sepakat
Anda harus berhati-hati soal topik ini. Keputusan untuk memiliki keturunan idealnya hanya menyangkut Anda dan ayah dari anak-anak Anda. Meski bercerita kepada teman Anda mengenai keinginan Anda untuk mengandung adalah hal yang normal dan bisa membantu, berhati-hatilah bahwa Anda tak hanya menceritakan kepada sahabat Anda saja. Lumrah jika berpikir Anda sudah mengetahui isi pikiran suami Anda, padahal, Anda bisa saja salah. Sah-sah saja untuk minta pendapat dari teman Anda, tapi jangan lupa untuk mendiskusikannya dengan suami Anda. Pastikan pula bahwa si suami dalam keadaan yang tenang, karena hal semacam ini bisa jadi hal sensitif, apalagi jika ia tahu Anda bercerita kepada orang lain.
6. Anda sudah menikah, dan tertarik dengan orang lain
Ini adalah hal contoh ketika mencari teman yang paling tepat untuk diceritakan. Carilah sahabat yang kehidupannya mirip dengan Anda, misalnya teman yang sudah menikah dan kehidupan pernikahannya pun dalam kondisi baik. Harapannya, teman Anda itu akan mengatakan, bahwa adanya ketertarikan secara fisik dan sekilas bukan sama dengan selingkuh. Kadang, yang paling dibutuhkan untuk saat-saat seperti ini adalah penguatan bahwa Anda masih dalam batas normal, namun, jangan sampai rasa kagum itu meningkat ke hal lain.
7. Anda mencurigai ia sedang berslingkuh
Kecurigaan semacam ini bisa membuat Anda merasa sedikit menggila, dan sahabat bisa menjadi saluran untuk mengeluarkan emosi Anda, tetapi ia juga bisa memberikan perspektif yang berbeda. Seseorang yang sangat mengenal Anda bisa menunjukkan apa yang Anda rasa, misal, kecenderungan Anda untuk bersikap cemburu tanpa sebab. Dengan begitu, jika kecurigaan Anda ternyata benar, ia akan ada untuk Anda. Hanya saja, pastikan teman yang Anda ceritakan tak akan membocorkan kecurigaan Anda terhadap suami kepada orang lain, apalagi kepada si suami itu sendiri.
8. Anda tak mengerti sifat suami Anda
Kadang, ada hal-hal yang tak kita mengerti mengenai pasangan. Adalah hal yang baik jika Anda bisa bercerita kepada sahabat mengenai kebiasaan pasangan Anda yang membingungkan itu. Mereka bisa memberikan saran dan masukan mengenai apakah kebiasaan itu normal atau tidak dan apa yang harus diwaspadai. Namun, perlu diingat lagi, tak semua saran dari sahabat harus ditelan bulat-bulat. Sebaiknya selalu pikirkan kembali sarannya dan pertimbangkan. Toh ini adalah hidup Anda.
NAD
Editor: NF
Sumber: WomansDay
Mengukur Sehatnya Hubungan dari Obrolan
KOMPAS.com – Merasa hubungan kita dengan kekasih hati tak berjalan ke mana-mana? Penasaran apa yang mengganjal, padahal segala upaya untuk meningkatkan kualitas hubungan sudah dilakukan? Coba telisik dengan topik apa saja yang kita pilih sebagai bahan pembicaraan, karena ternyata ini bisa mendeskripsikan ke mana hubungan kita akan berjalan.
Sebuah penelitian yang dipublikasi di Psychological Science mengungkapkan, sebenarnya sebagian besar dari kita justru merasa nyaman ketika berbicara mengenai topik-topik ringan. Ini disimpulkan setelah mengamati 79 orang perempuan yang berusia 20-25 tahun. Mereka diamati ketika berkumpul bersama pasangannya, kemudian dilihat apa saja yang dibicarakan selama pertemuan berlangsung.
Hasilnya 10 persen dari mereka merasa menikmati perbincangan ketika isu yang dibahas adalah hal-hal ringan. Ketika mulai membicarakan isu-isu yang berat, yang merasa tidak puas mencapai 28,3 persen. Alhasil, mereka tidak menemukan chemistry yang pas untuk membina hubungan.
Semakin ingin tahu perbincangan apa saja yang bisa membuat kita nyaman menghabiskan waktu bersama pasangan? Coba telisik trik mudah berikut ini:
1. Cerita kejadian memalukan. Setiap orang pasti pernah mengalami hal yang tak ingin dialami dua kali, tapi jika kita mengingatnya selalu saja meninggalkan senyum di wajah. Penelitian yang melibatkan 79 orang ini juga menyimpulkan, ketika kita berani berbagi cerita tak terlupakan pada pasangan, maka kita telah membuka diri. Ini adalah sinyal bagi pasangan untuk menerima keberadaan kita. Jangan takut, biasanya trik ini akan membuat pasangan bercerita mengenai hal yang sama. Dan bisa jadi lebih menggelikan dari yang kita alami.
2. Cerita masa kecil. Coba pancing pasangan kita untuk bercerita permainan apa yang disukainya saat itu. Apakah dia termasuk anak yang suka dipanggil kepala sekolah, atau justru anak yang jauh dari masalah? Biasanya ini akan membuat dia bercerita banyak, plus mungkin kita ikut terpancing. Karena, akui saja, sebenarnya kebanyakan dari kita suka kembali ke memori menggemaskan ini.
3. Cerita film atau acara televisi kesukaan. Entertainment akan selalu menarik untuk dibahas. Mulai dari jalan cerita film, pemeran utamanya, hingga adegan atau episode mana yang mengesankan. Selain isunya yang ringan, trik ini juga akan membantu kita melihat bagaimana pasangan memberikan penilaian terhadap satu hal. Inilah cara menyenangkan untuk menyingkap salah satu karakter pasangan.
4. Cerita mengenai keluarga. Ketika kita membebaskan pasangan bercerita mengenai keluarganya, kita bisa mengetahui apa yang menjadi kebiasaan dari keluarganya. Ini akan membuat kita mengerti bagaimana proses pembentukan karakter yang dilaluinya.
Jika perbincangan-perbincangan ringan ini menarik perhatian dan membuatnya membuka diri terhadap kita, itu tandanya kita bisa mengajak pasangan untuk naik ke level selanjutnya dari sebuah hubungan. Selamat mencoba.
(Siagian Priska/Prevention Indonesia)
Editor: din
Perut Buncit Lantaran Kembung?
KOMPAS.com – Setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda-beda. Ada yang makan begitu banyak sehingga kekenyangan, namun perutnya tetap terlihat rata. Ada pula yang hanya minum kopi, perutnya langsung kembung dan membuncit (keras pula!). Selain menimbulkan perasaan tidak nyaman, perut buncit akibat kembung juga membuat bikin penampilan Anda jadi kurang indah dilihat. Lakukan kilas balik terhadap makanan dan minuman yang Anda konsumsi untuk mencegah atau mengatasinya, seperti disarankan Marissa Lippert, pakar diet yang penulis buku best seller The Cheater’s Diet.
1. Perbanyak air minum
Air putih akan melenyapkan kembung seketika, dengan membantu pencernaan sekaligus mengatasi rasa lapar dan tingkat hidrasi. Sebagai bonusnya, banyak minum air putih juga akan membuat kulit Anda terlihat lebih segar dan membantu mencegah tanda-tanda penuaan (seperti keriput). Minum 1,5 – 3 liter air per hari, tergantung pada tingkat aktivitas Anda. Agar rasanya lebih segar, tuangkan perasan air lemon atau potongan mentimun.
2. Makan makanan pengusir kembung
Mentimun, asparagus, artichoke, semangka, buah-buahan dari rumpun sitrus, melon, dan belewah, adalah beberapa jenis buah yang bertindak sebagai diuretik alami. Jika tubuh Anda cenderung mudah menahan air, buah-buahan ini bisa dicoba karena membuat Anda sering buang air. Selain itu, makanan yang mengandung lemak sehat seperti salmon, alpukat, dan minyak zaitun juga bisa membantu mengurangi peradangan dan menjaga perut tetap rata.
3. Hindari pemanis buatan, kafein, dan minuman berkarbonasi
Pernah merasa perut begitu penuh usai minum kopi? Hal ini seringkali terjadi bila perut Anda belum terisi makanan. Banyak juga orang yang tak sempat makan, lalu sengaja minum kopi untuk “mengganjal” perut. Padahal, rasa kenyang ini sifatnya tipuan belaka. Hasilnya mungkin justru perut Anda jadi sedikit buncit karenanya. Untuk itu, perhatikan pola makan Anda. Apakah Anda sering mengonsumsi permen bebas gula, minum kafein dan minuman bersoda? Makanan dan minuman inilah penyebab perut Anda yang sensitif menjadi kembung.
4. Pilih-pilih minuman alkohol Anda
Minuman beralkohol pun ternyata memiliki hitungan kalori yang berbeda. Hindari minuman yang mengandung gula, atau yang tinggi kalori, sehingga bisa mengacaukan ruang dalam perut Anda. Anda boleh menikmati 1 atau 2 koktil pilihan Anda seperti margaritas on the rocks, mojito, dan sangria, kemudian teguk jenis yang lebih ringan seperti champagne, wine, light beer, atau vodka-soda.
Ingin tahu berapa perkiraan kalori dalam minuman Anda?
* White atau rose wine (147,8 ml) – 110 kalori
* Mojito (103,5 ml) – 150 kalori
* Margarita on the rocks (88,7) – 223 kalori
* Sangria (1 gelas) – 120 kalori
5. Hindari junk food
Makanan gorengan yang berminyak dan berlemak, seperti kentang goreng, keripik, permen, atau roti, biasanya mengandung banyak sodium, gula, kalori nol, dan karbohidrat yang mengandung zat tepung. Makanan seperti ini menyerap tingkat energi dan menyebabkan kembung. Sebagai gantinya, nikmati makanan dengan bahan baku yang lebih sehat, terutama buah dan sayuran. Untuk sayuran, hindari yang mengandung gas seperti kubis, sawi, atau nangka muda.
DIN
Editor: din
Sumber: Shine
Pakaian Dalam Penyelamat Nyawa
VIVAnews - Sebuah teknologi terbaru berhasil menciptakan pakaian dalam pria yang tidak hanya nyaman dipakai tetapi juga dapat menyelamatkan nyawa sang pemakai. Pakaian dalam ini mampu mendeteksi kondisi kesehatan, mengurangi rasa sakit hingga memberi pengobatan secara langsung.
Pada celana dalam pria terbaru tersebut terdapat sebuah biosensor elektronik tercetak pada ukuran pinggang. Sensor elektroda akan menguji tekanan darah, denyut jantung dan tanda-tanda vital lainnya melalui kontak konstan dengan kulit.
Teknologi ini dikembangkan insinyur-nano Profesor Joseph Wang dari University of California San Diego. Menurutnya, perlakuan seperti melipat atau peregangan tidak akan mempengaruhi kinerja sensor. Dengan tekstil cerdas ini, pasien dapat dipantau meskipun berada di rumah. Metode yang diuraikan dalam The Royal Society of Journal Chemistry, awalnya diperuntukkan bagi militer AS.
Profesor Wang mengatakan, tentara dapat mengalami cedera dalam pertempuran. “Sensor ini minimal dapat mengidentifikasi jenis cedera yang terjadi,” katanya seperti dikutip dari Daily Mail. Setelah mendeteksi cedera, biosensor juga langsung melepaskan obat penghilang rasa sakit dan bahkan mengobati luka.
“Kami membayangkan nanti akan tercipta tren peralatan kesehatan pribadi untuk memantau pasien yang tinggal jauh dari pelayanan medis. Misalnya, spidol yang menilai kondisi jantung potensi stroke, diabetes dan perubahan terkait biomedis lainnya.”
• VIVAnews
Petualangan Seks dari Berbagai Penjuru Dunia
VIVAnews - Bosan dengan rutinitas saat melakukan hubungan seksual dengan pasangan dan berharap ada cara membumbui kehidupan seks Anda? Mungkin sekaranglah saatnya melakukan tur ke seluruh dunia dan menemukan tips seks dari berbagai belahan dunia.
Laman Quality Health menyajikan beberapa trik yang bisa menghangatkan hubungan Anda dengan pasangan.
Belanda
Wanita di negeri kincir angin merasa lebih nyaman dengan citra tubuh, dan lebih terbuka saat mereka menginginkan seks. Sebagian besar wanita Belanda berterus terang pada pasangan dibandingkan wanita umumnya yang cenderung menganggap seks adalah pembicaraan tabu. “Wanita Belanda menikmati seks lebih baik,” kata Debra Laino, DHS, M.Ed., MS. “Mereka juga bersedia bereksplorasi berbagai posisi dalam hubungan seksual.”
Prancis
Pria dan wanita Prancis bangga dengan aroma tubuh sendiri dan jarang mengkhawatirkan aroma yang keluar dari tubuh. Berbeda dari beberapa negara yang terkenal terlalu bersih, pria dan wanita Prancis menganggap aroma feromon alami lebih seksi daripada aroma parfum dan aroma kebanyakan orang.
Australia
Warga Australia senang berpetualang dan melakukan hubungan seksual di luar kamar tidur. Pengalaman melakukan hubungan intim di udara terbuka seperti mobil diakui warga Australia akan menghapuskan kebosanan.
Yunani
Di Yunani, berjemur di pantai tanpa busana jauh lebih diterima daripada di negara lainnya. Walaupun di beberapa negara berjemur tanpa mengenakan bra bisa dianggap tak senonoh, itu merupakan hal wajar di banyak pantai di Eropa.
Italia
Makanan dan anggur di negara ini hampir dianggap semacam pengantar sebelum seks, layaknya sebuah foreplay. Namun, ada hal lain mengapa pria Italia terkenal romantis. “Rayuan di Italia dalam suasana santai dan menggoda bernilai lebih daripada makanan,” kata Laino.
India
Di negara ini, seks lebih mengenai perjalanan daripada tujuan. Dengan kata lain, India memberi waktu lebih panjang untuk foreplay. Mereka memperlambat serta menikmati proses berhubungan intim dan tidak terlalu peduli dengan orgasme.
Jepang
Feng Shui sangat penting bagi negara ini dan sebagian besar negara di Asia. Judy Kuriansky, Ph.D. mengatakan untuk menjamin kehidupan seks yang bahagia dan hubungan antarpasangan tetap positif, furnitur kamar tidur harus ditempatkan dalam cara tertentu. Pasangan harus tidur dalam posisi tertentu, barang atau hiasan dalam kamar tidur. Misalnya, lukisan burung harus ada dua yang melambangkan pasangan.
• VIVAnews
“Bancassurance”, Bisa Memudahkan Nasabah Bank
KOMPAS.com - Belakangan ini perbankan banyak melakukan hubungan kerja dengan perusahaan asuransi. Bahkan, banyak perusahaan asuransi mencoba melakukan kerja sama yang cukup intens dengan perbankan.
Kita bisa lihat berita di surat kabar, ketika sebuah perusahaan asuransi melakukan penandatanganan dengan sebuah bank untuk menawarkan produknya. Bank tersebut menawarkan produk asuransi dari perusahaan asuransi. Pihak bank menyebutnya bancassurance.
Artinya, bancassurance diperoleh dari dua kata, yaitu bank dan asuransi. Bancassurance bukan menyatakan bahwa semua produk bank tersebut diasuransikan atau semua produk bank tersebut semakin terjamin. Saat ini produk perbankan secara umum dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), di mana untuk deposit maksimum Rp 2 miliar.
Bank mau menawarkan produk asuransi untuk meningkatkan fee-base bank yang bersangkutan. Oleh karena itu, bank mendirikan sebuah divisi tersendiri untuk menawarkan produk asuransi ini yang dikenal divisi bancassurance. Adanya divisi ini membuat bank tersebut menjadi sebuah usaha yang menawarkan semua produk yang diinginkan nasabahnya.
Bila nasabah merasa tidak nyaman dengan produk banknya karena investasi melebihi penjaminan, maka nasabah bisa meminta asuransi atas produk tersebut. Penawaran produk asuransi ini awalnya ditawarkan kepada nasabah spesial yang dikenal nasabah prioritas karena dana yang dimilikinya cukup besar di bank yang bersangkutan.
Namun, karena fee-base yang diterima cukup besar, maka selayaknya produk ini dibuat menjadi produk massal sehingga timbullah divisi bancassurance tersebut.
Bagi karyawan bank, penawaran produk ini membuat kepercayaan menjadi lebih meningkat karena mereka bisa menawarkan lebih banyak produk kepada nasabah. Kemampuan staf juga semakin meningkat. Pengetahuan yang bertambah akan meningkatkan karier karyawan bersangkutan. Di sisi lain, ini juga menjadi cara menahan konsumen agar tidak lari ke bank yang lain.
Kenapa perusahaan asuransi menggunakan bank untuk memasarkan produk asuransinya? Padahal, selama ini perusahaan asuransi mempunyai pemasar yang cukup andal, bahkan mereka umumnya ”bermuka tembok” untuk menawarkan produknya agar bisa diterima publik.
Perusahaan asuransi merasa lebih aman dan efisien bila melakukan pemasaran dengan menggunakan bank. Konsumen yang datang ke bank umumnya sudah melek mengenai produk investasi dan asuransi.
Perusahaan asuransi juga tidak perlu mempersiapkan kantor untuk para agen penjual asuransi yang dimiliki bank karena bank umumnya mempunyai cabang. Perusahaan asuransi menjadikan bank sebagai perpanjangan distribusi (channel distribution) untuk menawarkan produknya.
Perusahaan asuransi hanya mendidik agen-agen yang bekerja di bank tersebut untuk menjual produknya. Adanya produk asuransi di bank tersebut membuat perusahaan asuransi lebih terpercaya karena dana yang diterima langsung bisa masuk ke rekening perusahaan asuransi di bank tersebut. Penjualan produk asuransi melalui bank akan lebih tepat karena sudah menggunakan teknologi yang sesuai, berhubung bank selalu menggunakan teknologi dalam menawarkan produk.
Pertanyaan yang timbul, produk asuransi apa saja yang ditawarkan oleh bank kepada konsumennya? Produk asuransi dapat dikelompokkan menjadi produk asuransi jiwa dan produk asuransi nonjiwa. Adapun produk asuransi nonjiwa seperti asuransi kebakaran rumah, asuransi kredit rumah, asuransi kehilangan barang, terutama untuk mobil, dan sebagainya. Adapun produk asuransi jiwa seperti asuransi seumur hidup dan asuransi jiwa berjangka. Semua produk ini diminati masyarakat yang mempunyai pandangan jauh ke depan.
Konsumen akan bertanya, kenapa harus membeli produk bancassurance dari bank, dan kenapa tidak langsung kepada perusahaan asuransi tersebut? Konsumen akan mendapatkan kemudahan dan efisiensi bila membelinya dari bank. Misalkan, bila konsumen sudah punya rencana untuk membeli produk asuransi jiwa dan bertanya langsung kepada marketing atau agen di bank tersebut. Pihak bank akan membantu konsumen untuk menghitung seluruh kebutuhan dan langsung melakukan transfer di bank yang bersangkutan.
Waktu yang dibutuhkan konsumen akan lebih sedikit karena tidak perlu mondar-mandir untuk mendapatkan formulir dan mentransfer dana untuk membayar premi asuransi. Bahkan, konsumen bisa menyimpan sertifikatnya di bank yang bersangkutan pada safety box yang tersedia.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai pelaku bancassurance, peminat penawaran ini semakin meningkat.
Total penjualan premi yang dilakukan para agen asuransi dibandingkan yang dijual melalui bank sudah hampir sama. Sebelumnya, penjualan melalui agen yang dikenal dengan penjualan konvensional cukup mendominasi. Dengan demikian, telah terjadi pergeseran penjualan produk asuransi.
Konsumer tidak perlu sungkan menanyakan kepada marketer bank untuk mendapatkan bancassurance. Mudah-mudahan tindakan tersebut dapat mempermudah dan membantu konsumen.
(Adler Haymans Manurung, praktisi keuangan)
Editor: din
Sumber: Kompas Cetak
Sensasi Bulan Madu Saat Hamil
VIVAnews – Ketika menunggu kelahiran anak bukan berarti Anda dan suami tidak bisa bermesraan sambil berjalan-jalan. Menghabiskan waktu berkualitas bersama pasangan saat Anda hamil, justru bisa memperkuat ikatan Anda, pasangan dan janin.
Lagipula, dalam beberapa bulan ke depan, Anda dan pasangan akan disibukkan mengurus si kecil. Nah, agar keromantisan tetap terjaga, luangkanlah waktu untuk babymoon. Anda dan pasangan akan merasakan sensasi bulan madu yang berbeda, karena si kecil ‘ikut serta’.
Saat paling aman dan tepat untuk babymoon adalah saat usia kehamilan memasuki trimester ke dua. Karena, pada trimester pertama rasa mual biasanya masih sangat terasa dan membuat ibu hamil merasa tidak nyaman di perjalanan.
Menurut American College of Obstetrics and Gynecology, perjalanan paling aman dilakukan adalah usia kehamilan antara 18 hingga 24 minggu. Mengingat kondisi kehamilan yang berbeda pada setiap wanita, berkonsultasilah dulu dengan dokter Anda. Tanyakan pada dokter apakah janin Anda cukup kuat untuk melakukan perjalanan jauh.
Dalam memilih tempat, pilihlah tujuan babymoon yang tidak terlalu jauh dari rumah tetapi bisa membuat Anda dan pasangan lebih santai, romantis dan bisa menghabiskan waktu bersama. Pastikan juga di tempat tujuan tersebut terdapat rumah sakit atau setidaknya klinik. Jika sewaktu-waktu Anda mengalami masalah pada kehamilan bisa langsung datang ke tempat tersebut.
Saat dalam mobil, pastikan memasang sabuk pengaman dengan tepat. Yaitu tepat pada tulang bahu, pinggul dan perut bagian bawah. Jika terjadi rem mendadak, perut Anda terlindungi dengan baik. Selama perjalanan, pastikan setiap dua jam, mobil berhenti dan Anda bergerak. Hal ini agar sirkulasi darah tetap lancar dan tidak terjadi pembekuan darah.
Luruskan kaki dan keluarlah dari mobil, agar Anda terhindar dari kram pembengkakan. Jangan lupa hirup juga udara segar, sebelum kembali melanjutkan perjalanan. Sediakan makanan dan minuman yang cukup di mobil. Jangan sampai Anda kelaparan atau kekurangan cairan.
• VIVAnews
Nyeri Punggung Akibat Beban di Dada
TEMPO Interaktif, Sharon Osbourne, 57 tahun, juri American Got Talent, tak akan melakukan breast augmentation atau bedah pembesaran payudara 20 tahun lalu jika ia tahu ada risiko di balik tindakan itu. Awal Mei, istri penyanyi rock Ozzie Osbourne itu menyatakan akan melepas implant payudaranya karena mulai terganggu oleh ukurannya yang mencapai 34DD.
“Payudara ini membuatku gila. Terasa bebannya ketika tidur seperti tertekan kasur air di dada,” katanya. “Orang pikir augmentasi itu mudah dan indah, padahal proses bedahnya sangat menyakitkan, saya perlu waktu tiga minggu untuk pulih.”
Bukan hanya Sharon yang menyesali tindakan augmentasi payudara yang dilakukan saat mereka masih belia. Dolly Parton, 60 tahun, penyanyi musik country, juga menyesali tindakan itu.
Sejak 30 tahun terakhir ia mulai merasakan nyeri punggung hebat. Ternyata ukuran payudaranya yang mencapai DD membawa beban yang terlalu berat untuk postur tubuhnya yang hanya 152 sentimeter. “Saya memang sempat menggunakan support bra. Tapi tali di bahu malah membuat nyeri ganda, di punggung dan di bahu,” katanya.
Penyanyi berambut pirang itu pertama kali melakukan augmentasi di usia sekitar 20 tahun. Lalu menambah lagi pembesaran payudara di usia 30 tahun. Sepuluh tahun kemudian ia disarankan dokter mereduksi besar-besaran bentuk dadanya untuk mencegah kerusakan lebih parah di punggung dan dadanya.
“Payudaraku telah menjadi ciri khasku, tapi kini benar-benar membunuhku. Saya tak tahu apakah bisa bertahan dengan nyeri ini lebih lama,” kata Dolly, yang disebut seorang temannya, mengeluh nyeri tiap hari siang dan malam.
Simona Halep, petenis Romania berusia 18 tahun, juga punya masalah yang hampir sama dengan Sharon dan Dolly. Meski dengan ukuran dadanya yang 34DD ia dengan cepat menjadi pujaan penonton tenis pria di dunia, kelebihannya ini justru jadi penghambat prestasinya sebagai atlet.
“Saya sering merasa nyeri punggung yang parah dan sangat tidak nyaman saat di lapangan,” kata Simona, yang dada besarnya tumbuh alami dan bukan karena augmentasi. “Beratnya menyusahkanku dan menghambat reaksiku hingga berefek pada prestasiku di lapangan.” Pada awal Mei lalu, Simona berhasil menjalani operasi pengangkatan sebagian payudaranya atau breast reduction hingga kini berukuran 34C.
Memiliki payudara besar bagi sebagian orang dianggap sebagai keindahan dan kebanggaan. Tapi yang jadi masalah adalah seberapa besar yang ideal itu, terutama jika dihubungkan dengan kesehatan secara keseluruhan.
Nyeri punggung jadi keluhan utama akibat terlalu besarnya payudara. Bagian atas tulang belakang manusia memang sangat kuat. Sebab, tulang punggung atas berfungsi sebagai tempat mengaitnya tulang iga dan menyangga tubuh atas. Tapi akibatnya tulang punggung juga berisiko jadi sumber nyeri.
Seperti nyeri punggung bawah, nyeri punggung atas umumnya juga disebabkan oleh ketegangan pada jaringan lunak seperti otot dan ligamen. Penyebab utama ketegangan adalah postur yang buruk dan penggunaan untuk gerakan berulang yang sama.
Pada wanita yang memiliki payudara berukuran sangat besar, nyeri punggung bisa langsung muncul tanpa sebab utama seperti postur yang salah atau gerakan tertentu. Ini akibat beban berat di bagian dada, yang tak didukung cukup oleh otot di sekitarnya dan di seluruh tubuh. Beban di dada mereka cukup untuk menyebabkan nyeri punggung yang kadang sampai tingkat kronis, yang berlangsung sekitar tiga bulan atau lebih.
Seperti Dolly, para wanita ini juga sering kali mengalami nyeri ganda bukan hanya di punggung, tapi juga ketegangan di leher dan bahu akibat tali bra yang mengiris kulit dan terbatasinya aktivitas. Nyeri dan rasa tak nyaman di punggung akibat beban di dada ini bisa menyebabkan postur tubuh yang menjadi buruk, bahkan juga kelainan tulang belakang.
Pada beberapa wanita, menyadari bahwa mereka punya payudara yang besar justru membuat mereka membungkuk untuk menutupi kelebihan mereka ini. Padahal postur ini justru bisa memperparah nyeri punggung.
Dalam sebuah penelitian di Turki pada 100 orang perempuan dengan ukuran payudara beragam, ditemukan perempuan dengan ukuran payudara D dan di atasnya berisiko mengalami lekukan abnormal di tulang punggung mereka dibanding yang berpayudara lebih kecil.
Lalu, apa yang harus dilakukan jika mengalami nyeri punggung kronis yang diduga berasal dari payudara yang besar? Tak ada cara lain, berkonsultasilah dengan dokter. Mungkin dokter akan menyarankan bedah reduksi.
Sebuah penelitian oleh American Society of Plastic Surgeons menyebutkan, sebelum bedah reduksi payudara, separuh dari 179 perempuan berukuran bra DD atau lebih besar mengalami nyeri konstan pada punggung, leher, dan bahu. Setelah bedah reduksi dilakukan, hanya 10 persen yang masih mengeluhkan nyeri yang sama.
Nah, bagi mereka yang tertarik melakukan augmentasi atau pembesaran payudara, mungkin akan lebih banyak hal perlu dipertimbangkan. Masalah biasanya tak timbul seketika. Banyak perempuan yang menjalani bedah seperti Sharon dan Dolly ini mulai merasa melemah seiring dengan berjalannya waktu. Belum lagi augmentasi payudara membutuhkan pengangkatan atau reduksi beberapa tahun kemudian untuk membuatnya terlihat tetap cantik.
“Perlu diingat bahwa payudara yang indah, yang alami atau augmentasi, itu cuma soal penampilan luar. Memang tak salah melakukan perbaikan, tapi pertimbangkan juga sisi kesehatannya,” kata Prof Dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS, saat ditemui dalam relaunching Klinik Anti-aging Medisthetic di Jakarta pada Minggu lalu.
Ada banyak pertimbangan kesehatan sebelum augmentasi dilakukan. Misalnya, ketika payudara dibesarkan, kulit di sekitarnya harus merenggang untuk mengakomodasi ukuran jaringan yang baru. Perlu banyak waktu untuk mencapai keseimbangan dengan tubuh. Maka augmentasi sebenarnya tidak cocok diperuntukkan bagi semua perempuan.
Kerja sama dengan ahli medis untuk menentukan hasil terbaik apa yang bisa dicapai dan apa saja risiko tindakan membesarkan payudara sangat diperlukan. “Dokter sendiri harus bersikap profesional dengan bersikap terbuka pada pasien yang menginginkan augmentasi tentang risiko-risiko yang mungkin timbul. Bukan hanya meluluskan permintaan pasien,” kata Wimpie. Intinya, yakinlah bahwa payudara yang besar, meski indah dan mengesankan, tak perlu sampai harus menyebabkan rasa nyeri berkepanjangan.
Apa yang harus dilakukan si dada besar:
1. Kenakan bra dan bra pendukung yang disesuaikan dengan kondisi payudara. Walaupun mungkin agak sulit mencari bra ukuran besar untuk perempuan bertubuh mungil. Karena umumnya bra besar dibuat bagi perempuan yang juga bertubuh besar.
2. Latihan dan terapi fisik. Ini bermanfaat untuk memperbaiki postur tubuh dan mendorong untuk mengurangi berat badan pada wanita yang memang obesitas atau kelebihan berat badan.
3. Obat-obatan. Meski obat menghilang rasa nyeri ada yang dijual bebas, lebih aman jika berkonsultasi dulu dengan dokter. Sebab, obat penghilang nyeri tak pernah ditujukan untuk penggunaan jangka panjang.
4. Bedah reduksi payudara. Tindakan ini ada kalanya dianjurkan untuk perempuan yang mengalami nyeri punggung akibat kebesaran payudara.
berbagai sumber | utami w
Efek Dahsyat Sentuhan 60 Detik
VIVAnews – Kurangnya waktu komunikasi memang merupakan masalah paling krusial yang terjadi pada pasangan sibuk. Biasanya, ketika sama-sama baru pulang dari kantor pada malam hari dalam keadaan kelelahan, Anda dan pasangan bisa langsung beristirahat dan tidur. Lalu, kapan ngobrol-nya?
Jika Anda dan pasangan mengalami kondisi di atas, cobalah maksimalkan waktu yang ada. Misalnya, saat bersiap-siap ke kantor, Anda bisa mengajak suami membahas sesuatu, atau yang lebih baik lagi adalah memaksimalkan waktu di akhir pekan, saat aktivitas tak sepadat hari kerja. Cobalah mencuri-curi waktu berdua agar hubungan makin hangat.
– Sentuhan 60 detik
Tidak hanya pengantin baru yang bisa selalu saling menyentuh. Anda dan suami masih bisa tetap bergandengan tangan, duduk berdekatan, berpelukan, atau memberikan ciuman-ciuman kejutan. Mulailah bersikap asertif dengan menyentuh pasangan lebih sering. Meski cuma selama 60 detik, sentuhan ini cukup bermakna.
– Ngobrol berdua minimal lima menit setiap hari
Meski hanya pertanyaan sepele atau membicarakan topik sederhana, yang penting Anda berdua merasa nyaman. Sebenarnya, topiknya tidak perlu yang serius, bercanda berdua sudah menjadi suatu obrolan berkualitas.
– Jalan-jalan berdua tiap minggu
Liburkan dari dari anak-anak setidaknya 4-5 jam pada akhir pekan. Titip mereka pada orang tua atau kakak Anda. Kali ini, posisi Anda berdua sebagai pria dan wanita yang sedang menghabiskan waktu bersama bersenang-senang, layaknya sedang pacaran.
– Habiskan waktu seharian sebulan sekali
Tentukan satu hari tiap bulan, saat Anda berdua bisa meluangkan waktu seperti pasangan, sebagai bumbu perkawinan. Misalnya, check in di hotel atau keluar kota selama sehari.
– Rencanakan liburan romantis enam bulan sekali
Setelah terkurung dalam rutinitas kantor dan rumah, alangkah nikmatnya jika bisa melakukan liburan romantis berdua suami. Tempat tujuannya tak harus di luar kota atau luar negeri. Lokasi di dalam kota pun banyak yang bisa dipilih sebagai tempat untuk ‘mengisi energi’ perkawinan Anda. Ke mana pun tujuannya, sebaiknya jangan mengajak anggota keluarga lain. (adi)
• VIVAnews






