Panduan Menu Makanan Bayi s/d Balita
Powered by MaxBlogPress 

[X]


Jus Bit Menurunkan Tekanan Darah  

TEMPO Interaktif, London -  Kandungan nitrat dalam jus bit bermanfaat menurunkan tekanan darah, ungkap peneliti dari Universitas Queen Mary di London.

Penelitian yang dipublikasikan jurnal Hypertension edisi online ini menemukan bahwa tekanan darah turun dalam waktu 24 jam pada orang yang mengonsumsi tablet nitrat, dan orang-orang yang minum jus bit.

Penelitian ini akan menjadi berita menggembirakan bagi orang yang punya tekanan darah tinggi, yang merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular.

Penulis studi ini, Amrita Ahluwalia, profesor biologi vaskuler di Institut Riset William Harvey Queen Mary, mengatakan penyelidikan ini mampu menunjukkan bahwa nitrat yang ditemukan di jus bit punya efek yang menguntungkan bagi kesehatan jantung dengan meningkatkan kadar gas nitrat oksida dalam sirkulasi.

Ahluwalia mengatakan: “Kami memberi kapsul nitrat anorganik atau jus bit pada sukarelawan sehat dan membandingkan respons tekanan darah mereka dan perubahan biokimia yang terjadi dalam sirkulasi.”

“Kami menunjukkan bahwa bit dan kapsul nitrat sama-sama efektif dalam menurunkan tekanan darah. Hal ini menunjukkan bahwa kandungan nitrat dalam jus bit berpotensi untuk mengurangi tekanan darah,” kata Ahluwalia. “Kami juga menemukan bahwa hanya dengan sedikit jus bit, 250 mililiter, sudah punya efek menurunkan tekanan darah.”

“Penelitian kami sebelumnya dua tahun lalu menemukan bahwa minum jus bit menurunkan tekanan darah, sekarang kita tahu cara kerjanya.”

Penelitian sebelumnya, seperti dikutip ScienceDaily 7 Agustus 2009, menunjukkan bahwa nitrat dalam jus bit meningkatkan stamina, yang membuat olahraga tak begitu melelahkan. Karena, nitrat jus bit mengurangi penyerapan oksigen ke suatu tingkat yang tidak dapat dicapai dengan cara apa pun.

ScienceDaily/Ngarto Februana


Empat Manfaat Bercinta Bagi Kulit

VIVAnews - Dunia kecantikan terus bereksperimen menciptakan produk kosmetika pencegah keriput. Padahal banyak cara alami yang bisa dilakukan untuk menghambat penuaan dini. Salah satunya, dengan berhubungan seksual.

Seperti dikutip dari laman Shine, seksolog Dr Gloria G Bramer membeberkan rahasia kecantikan kulit lewat hubungan seks. Apa saja manfaat seks untuk kulit?

Membuat Kulit Bercahaya
Bramer mengatakan bahwa melakukan hubungan seks meningkatkan sirkulasi darah, yang membantu untuk memompa oksigen ke kulit, sehingga membuatnya lebih cerah. Kondisi ini juga membantu menghilangkan racun dan membuat bibir merah merekah.

Mengontrol Jerawat
Sama seperti orang-orang yang rutin melakukan olahraga, Bramer mengatakan, berhubungan seks mengurangi kadar hormon. Hasilnya? Kulit tampak lebih bersih dan terhindar dari jerawat, juga bisa membuat rambut sehat.

Mencegah Kulit Kering
Hubungan seksual dapat menjaga kulit Anda tetap hidrasi, meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh, dan memberikan kelembaban kulit. Meski demikian, Anda tetap harus mengonsumsi air putih minimal delapan gelas per hari.

Obat Awet Muda
Hubungan seksual akan meningkatkan produksi kolagen, yang berperan sebagai tongkat penghapus kerut di wajah dan mengencangkannya. Cara ini menjadi alternatif ampuh bag mereka yang memiliki aktivitas supersibuk. Sebab, stres dan lelah bisa mempercepat penuaan. (pet)

• VIVAnews


Si Dia Suka Mendengkur?

KOMPAS.com – Para pria yang telah mencapai usia 30 tahun umumnya mendengkur saat tidur. Hal ini dikatakan Michael Thorpy, MD, Direktur Sleep-Wake Disorder Center di Montefiore Medical Center di New York City. Banyak orang menganggap kebiasaan mendengkur sebagai sesuatu yang tak berbahaya. Padahal, sebagian orang mengalami henti nafas saat mendengkur, tanpa disadari. Hal ini tentu saja berbahaya. Sebab, jika seseorang mengalami henti nafas lebih dari 10 detik, ia bisa meninggal seketika.

“Namun, bukan berarti semua masalah mendengkur harus dikhawatirkan. Mendengkur bisa dianggap normal, apabila si pendengkur mengalami henti nafas kurang dari lima kali dalam sejam. Yang dianggap berat apabila pendengkur mengalami henti nafas lebih dari 30 kali dalam sejam. Masalah ini disebut obstructive sleep apnea (OSA),” papar dr Andreas Prasadja, RPSGT, sleep scientist dari RS Mitra Kemayoran, Jakarta.

Cara mengatasi dengkur:

Jaga berat badan. Coba ukur lingkar leher pasangan. Apabila lebih dari 43 cm, kemungkinan besar ia kelebihan berat badan. “Orang yang kelebihan berat badan berpeluang mengalami gangguan pernafasan saat tidur, termasuk mendengkur,” kata Charles Bae, MD, ahli saraf dan pakar tidur dari Cleveland Clinic di Ohio. Hal ini terjadi karena tekanan pada saluran nafas meningkat, sehingga laju oksigen kemudian ikut terhambat.

Ubah posisi tidur. Umumnya, orang mendengkur saat tidur terlentang. Pada sebagian orang, mengubah posisi tidur menjadi menyamping, kadang bisa membuatnya tidur tanpa mendengkur.

Periksakan diri. Perhatikan kondisi pasangan saat bangun pagi. Apabila suami sering mengaku merasa tak segar kala bangun di pagi hari, segera ajak dia memeriksakan diri ke sleep specialist. Atau, jika ia sering kedapatan tertidur saat menyetir mobil. Bisa jadi ia mengalami OSA. Hal ini yang menyebabkan tidurnya di malam hari tak berkualitas. Penderita OSA juga terkadang memiliki tekanan darah tinggi dan mengalami disfungsi ereksi.

(Alia An Nadhiva/Prevention Indonesia)

Editor: din


Olahraga Obat yang Ampuh untuk Mencegah dan Mengurangi Perasaan Marah  

TEMPO Interaktif, Baltimore – Banyak penelitian telah menguji efek positif dari olahraga yang dapat memperbaiki suasana hati. Namun, baru sedikit penelitian yang menyelidiki efek olahraga terhadap perasaan marah. Penelitian terakhir yang dikemukakan dalam Pertemuan Tahunan American College of Sports Medicine ke-57 di Baltimore, Amerika Serikat, telah menemukan bahwa olahraga mungkin dapat memberikan efek yang menguntungkan terhadap rasa marah.

Tim peneliti itu menguji emosi dan rasa marah dari 16 orang di perguruan tinggi yang ada dalam keadaan “memiliki pembawaan pemarah” yang tinggi. Orang yang diteliti itu memperlihatkan pengaruh kemarahan sebelum dan sesudah olahraga sepeda selama 30 menit, yang dapat meningkatkan kadar oksigen maksimal menjadi 65 persen. Peneliti mengukur aktivitas gerakan otak, kemungkinan positif yang berhubungan dengan kejadian, dan catatan sendiri tentang kemarahan selama gambar diambil.

“Penemuan terbaru dari studi ini adalah bahwa olahraga dapat melawan rasa marah, hampir sama seperti fungsi aspirin untuk mencegah serangan jantung,” kata psikolog stres, Nathaniel Thom, yang memimpin penelitian ini. “Dengan kata lain, olahraga benar-benar merupakan obat. Namun, olahraga tidak mengubah respons EEG dalam munculnya emosi marah dalam penelitian kami.”

Dengan penelitian awal ini, Thom dan anggota timnya menyarankan adanya penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki mekanisme yang mendasari efek olahraga dalam mengurangi rasa marah dan mempertimbangkan adanya metode induksi rasa marah alternatif.

Peneliti ini juga mengusulkan adanya pengujian efek dari olahraga untuk jangka panjang terhadap rasa marah. Olahraga yang telah menjadi gaya hidup mungkin akan dapat memberikan hasil yang berbeda.

American College of Sports Medicine/Medical News Today/Fanny Febiana


Penyakit Mengintai di Balik Rambut Rontok

VIVAnews – Kerontokan rambut merupakan salah satu masalah penampilan yang bisa mempengaruhi kepercayaan diri, memicu stres dan depresi. Kerontokan rambut banyak diakibatkan dari hasil mewarnai dan menata rambut selama bertahun-tahun.

Namun, selain diakibatkan perawatan rambut yang salah dan penuaan secara alami, keadaan rambut juga memperlihatkan kondisi kesehatan tubuh. Penyakit seringkali menyebabkan rambut menjadi kusam, rusak dan rontok.

Ada beberapa penyakit yang kemudian mempengaruhi ketebalan rambut seperti dimuat dalam Daily Mail. Untuk mengetahuinya lebih jelas, segera konsultasikan kepada dokter.

1. Anemia
Tubuh membutuhkan besi untuk memproduksi sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi menyebabkan anemia, sehingga semakin sedikit oksigen dibawa ke kulit kepala. Akibatnya, folikel rambut kekurangan oksigen, dan secara bertahap mengakibatkan kerontokan. Rambut yang tumbuh pada penderita anemia biasanya lebih tipis sehingga memperlihatkan kulit kepala.

Gejala lain anemia antara lain kulit pucat, lesu dan kelelahan. Suplemen zat besi dapat membantu. Kekurangan Vitamin C, konsumsi kafein dan alkohol juga dapat menghambat penyerapan zat besi. Agar rambut tumbuh lebat secara alami, dianjurkan minum segelas jus jeruk setiap hari serta mengurangi konsumsi kafein dan alkohol.

2. Gangguan pola Makan
Gangguan makan mempengaruhi siklus pertumbuhan rambut akibat asupan makanan berkurang, sehingga membuat aliran darah  ke kulit kepala melambat. Akibatnya, rambut kusam dan menipis. Penurunan berat badan secara drastis atau membatasi asupan kalori  agar berat badan rendah memungkinkan rambut menjadi tipis dan kusam.

Untuk meningkatkan kesehatan rambut dan mencegah rambut rontok, sebaiknya makan diet seimbang dengan asupan banyak protein. Rambut terbuat dari protein dan sangat dianjurkan untuk makan protein saat sarapan. Karena pada waktu ini, protein pada rambut menncapai tingkat terendah. Selain itu, pastikan diet kaya vitamin terutama kompleks B, seng dan asam lemak esensial.

3. Sindroma ovarium polikistik
Sindrom ovarium polikistik (PCOS) pada wanita disebabkan kelebihan hormon pria yang memicu penipisan rambut di bagian depan dan atas kepala. Hal ini berlaku pada penderita PCOS dengan kebotakan genetik di keluarga.

Kondisi yang sama menyebabkan peningkatan pertumbuhan rambut pada wajah dan tubuh. Obat untuk mengurangi hormon pria akan membantu pertumbuhan rambut. Pijatan di kepala untuk meningkatkan aliran darah membantu mempertebal rambut.

4. Amandel
Tanda pertama dari gangguan tiroid bisa berupa kerontokan rambut. Hormon tiroid yang terlalu banyak atau terlalu sedikit dalam tubuh mempengaruhi metabolisme dan siklus pertumbuhan rambut. Obat-obatan dan pijat dapat membantu mengurangi kerontokan rambut.

5. Stres
Stres menyebabkan rambut beruban lebih cepat. Hormon yang dilepaskan tubuh selama stres mempengaruhi penyerapan vitamin B yang dibutuhkan untuk pigmentasi. Stres juga menyebabkan alopesia yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Alopesia akan merontokkan segumpal rambut di kepala sehingga menimbulkan kebotakan kecil.

Selain menangani penyebab stres, mengasup suplemen B-kompleks membantu mengatasi masalah uban prematur.  Adapun alopesia dapat diobati dengan berbagai cara, termasuk steroid atau terapi sinar UV. Namun pada beberapa kasus, rambut akan tumbuh secara alami. (umi)

• VIVAnews


Kenali Tipe Anemia

VIVAnews – Anemia berasal dari bahasa Yunani yang artinya kekurangan darah. Pada dasarnya penyakit anemia disebabkan oleh kurangnya sel darah merah, atau kadar sel tersebut lebih rendah dari hemoglobin dalam darah.

Hemoglobin berfungsi membawa oksigen ke seluruh organ tubuh. Jika kadarnya menurun maka bisa berdampak serius pada kesehatan tubuh. Kenali tipe dari penyakit ini.

Anemia karena kekurangan zat besi

Ini adalah jenis anemia yang paling umum. Disebabkan oleh kurangnya jumlah zat besi dalam tubuh yang berdampak pada menurunnya kadar hemoglobin.

Aplastic anemia

Anemia jenis ini terjadi ketika produksi sel darah merah dari sumsum tulang kurang mencukupi kebutuhan tubuh. Kondisi ini juga ditandai dengan     ketidakmampuan tubuh untuk menghasilkan jenis sel darah.

Sickle-cell anemia

Untuk anemia ini disebabkan faktor genetik. Yaitu bentuk sel darah merah tidak normal, menyerupai bulan sabit. Sejumlah masalah akan timbul dari kelainan   bentuk sel darah merah ini.

Pernicious anemia

Anemia ini disebabkan tubuh kekurangan vitamin B.

Untuk perawatan anemia, sebaiknya Anda berkonsultasi dulu dengan dokter untuk mendapat diagnosa yang tepat. Selain itu, ada beberapa bahan alami yang bisa dikonsumsi, untuk mengtasi anemia Anda. Seperti, buah bit karena kaya akan zat besi, mineral dan vitamin. Bubuk kari dan teh dandelion juga bisa dikonsumsi karena kandungan zat besinya yang sangat tinggi.

Wanita lebih rentan terhadap gangguan anemia karena periode menstruasi. Untuk itu Anda perlu mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C dan vitamin B untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Gejala anemia ini antara lain lemas, cepat lelah, sakit kepala dan wajah tampak pucat. Jika Anda merasa bahwa Anda mengalami anemia, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

• VIVAnews


Mengukur Kebutuhan Suplemen

VIVAnews - Kebutuhan nutrisi bersumber pada menu makanan harian yang beragam. Diet seimbang merupakan cara ideal untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral dalam tubuh.

Namun, ada kalanya makanan harian tidak memuat kebutuhan nutrisi secara lengkap. Masalah juga bisa muncul dari sendiri ketika kita tak dapat mencerna makanan tertentu.

Permasalahan inilah yang kemudian memunculkan peran suplemen untuk menyempurnakan kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Sebab, nutrisi penting untuk mempertahankan kinerja tubuh.

Namun, bukan berarti suplemen dibutuhkan semua orang. Berikut beberapa kondisi yang menunjukkan tingkat kebutuhan seseorang terhadap suplemen, seperti dikutip dari Eating Well.

1. Alergi terhadap jenis nutrisi tertentu seperti laktosa yang terdapat dalam susu yang kaya kalsium.

2. Tubuh memerlukan asupan gizi lebih tinggi misalnya kalsium pada remaja dan wanita post-menopause.

3. Aktif secara fisik atau memiliki pekerjaan yang menguras tenaga seperti atlet. Selain asupan makanan, beberapa vitamin dan mineral memengaruhi kinerja fisik.

Atlet membutuhkan asupan zat besi, kalsium, dan vitamin D lebih tinggi. Zat besi membantu membawa oksigen ke otot, kalsium diperlukan untuk pertumbuhan tulang dan kontraksi otot. Sedangkan vitamin D membantu menyerap kalsium, dan meningkatkan kinerja tubuh.

Setelah mengonsumsi suplemen, metabolisme tubuh meningkat dan akan meningkatkan radikal berbahaya. Sehingga, asupan suplemen makanan harus diimbangi dengan asupan buah-buahan dan sayuran yang banyak mengandung antioksidan penangkal radikal bebas.

Para dokter mengingatkan agar berhati-hati menggunakan suplemen yang meningkatkan kinerja. Sebab, suplemen makanan berfungsi sebagai makanan tambahan dan bukan obat. Dalam memilih suplemen, pertimbangkan dosis multivitamin dan mineral yang paling dibutuhkan tubuh. Dosis harian suplemen tidak boleh lebih dari 100 persen dosis harian yang dianjurkan. (umi)

• VIVAnews


47 queries