ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 

[X]


Lakukan Lima Hal Ini Agar Panjang Umur

VIVAnews – Awet muda dan berumur panjang adalah sesuatu yang diinginkan banyak orang. Untuk bisa berumur panjang tentunya Anda harus memiliki gaya hidup yang sehat.

Jika ingin menunda munculnya keriput atau menangkal penyakit, coba lakukan lima kebiasaan ini di tengah kesibukan Anda, seperti dikutip dari Times of India.

Perawatan kulit alami 
Ketika usia bertambah, tanda pertama yang paling jelas adalah munculnya keriput. Jika perawatan kulit yang dijalani kurang tepat, kulit akan terlihat kusam, kering dan kasar. Akibatnya, keriput akan muncul lebih cepat.

Untuk menunda proses penuaan kulit, ikuti tiga langkah rutin ini. Yaitu, membersihkan, melembabkan dan mengoleskan tabir suya tiap kali ke luar rumah di pagi dan siang hari. Jika Anda ingin menjaga kecantikan kulit dari dalam tubuh, saat mengolah makanan, ganti minyak goreng dengan minyak zaitun.

Jaga berat badan ideal 
Untuk melawan timbulnya efek dari proses penuaan salah satunya dengan menjaga berat badan ideal. Para ahli mengatakan minimal 30 menit aktivitas olahraga per hari bisa mengurangi dan mempertahankan berat badan ideal. Kondisi ini bisa bisa berefek pada kesehatan kulit.

Olahraga atau latihan yang bisa dilakukan, antara lain yoga, aerobik, berenang, atau pilates. Leena Mogre, ahli kebugaran, mengatakan, “Saat memasuki usia 30, olahraga merupakan hal penting. Terutama, saat Anda mulai merasa kulit mulai banyak yang kendur. Hal itu mungkin karena Anda tidak pernah melakukan gerakan angkat beban atau olahraga lainnya.”

Kunci untuk memetik manfaat aktivitas fisik yang dilakukan adalah dengan memilih olahraga yang Anda senangi. Dan, jangan lupa latihan wajah untuk mengencangkan otot-otot wajah Anda.

Rencana diet berbasis sayuran
Pola diet sebaiknya memiliki campuran baik dari sayuran hijau, buah-buahan, biji-bijian dan kacang-kacangan. “Anda harus mencoba untuk memilih makanan yang mewakili warna pelangi, seperti bayam, jagung, tomat, paprika, stroberi, blueberry dan anggur.

Piring makanan Anda sebaiknya memiliki 75 persen pangan berbasis sayuran, buah, dan kacang-kacangan dan sisanya makanan lebih rendah lemak, mengandung sumber protein seperti telur, ikan atau daging. Diet ini akan membantu Anda melawan penyakit akibat penuaan, seperti osteoporosis, diabetes dan penyakit jantung, “kata ahli gizi Aishwarya Rajan.

Asupan kalsium yang cukup
Mendapatkan cukup kalsium dan vitamin D, membantu mencegah tulang keropos atau osteoporosis. penyakit ini merupakan penyebab utama patah tulang pada wanita. Terutama jika Anda sudah melewati usia 50, dosis harian 1200 mg kalsium diperlukan. Sumber kalsium terbaik antara lain, produk susu rendah lemak, susu kedelai, jus jeruk, dan ikan.

Cukup tidur
Tidur sangat penting agar tubuh bisa befungsi dengan baik. Jumlah rata-rata tidur yang dibutuhkan adalah 7-8 jam per malam. Namun, jika tidur malam hari Anda terganggu, cobalah meluangkan waktu untuk tidur siang. Kekuatan tidur siang singkat 10-15 menit juga akan membuat Anda merasa beristirahat.

• VIVAnews


Banyak Jalan Menuju Langsing

VIVAnews - Senam dan olahraga di pusat kebugaran dapat membakar kalori dan melangsingkan tubuh. Demikian halnya dengan aktivitas yang meningkatkan metabolisme tubuh seperti bekerja dan melakukan hubungan seks dengan pasangan. Tetapi adakah cara lain menurunkan berat badan?

Tenang, masih banyak cara menuju langsing. Anda bisa melakukan lima hal mudah berikut untuk memiliki tubuh idaman.

1. Minum kopi
Minum kopi panas atau dingin mempercepat laju pembakaran kalori.

2. Sarapan rutin
Sarapan lebih sehat dibandingkan dengan makan malam. Selain makanan kaya serat, dianjurkan untuk makan sarapan hangat. Pasalnya, sarapan hangat membantu membakar lemak lebih banyak. Karena sinyal yang masuk ke otak menyatakan pada pagi hari tubuh tidak terlalu lapar sehingga tidak menyimpan kelebihan lemak.

3. Tertawa
Tertawa selama 10-15 menit tiap hari akan membakar sekitar 50 kalori. Jika Anda ingin merasa efek tertawa seperti olahraga, bersenang-senang dan tertawalah lebih banyak.

4. Marah
Seperti tertawa, marah memberi pengaruh sama halnya saat berada di pusat kebugaran atau jogging. Studi menunjukkan marah dapat meningkatkan metabolisme dan aktivitas fisik.

5. Berjalan kaki
Walaupun sangat sederhana, berjalan sangat membantu membentuk tubuh ideal. Bersejalan kaki beberap blok dari kantor tanpa hak tinggi cukup untuk membakar kalori berlebihan. Dan, jangan malas menggunakan tangga.

Baja juga: 15 Diet Terunik Sepanjang Sejarah & Diet Unik Selebriti Hollywood

• VIVAnews


Olahraga Obat yang Ampuh untuk Mencegah dan Mengurangi Perasaan Marah  

TEMPO Interaktif, Baltimore – Banyak penelitian telah menguji efek positif dari olahraga yang dapat memperbaiki suasana hati. Namun, baru sedikit penelitian yang menyelidiki efek olahraga terhadap perasaan marah. Penelitian terakhir yang dikemukakan dalam Pertemuan Tahunan American College of Sports Medicine ke-57 di Baltimore, Amerika Serikat, telah menemukan bahwa olahraga mungkin dapat memberikan efek yang menguntungkan terhadap rasa marah.

Tim peneliti itu menguji emosi dan rasa marah dari 16 orang di perguruan tinggi yang ada dalam keadaan “memiliki pembawaan pemarah” yang tinggi. Orang yang diteliti itu memperlihatkan pengaruh kemarahan sebelum dan sesudah olahraga sepeda selama 30 menit, yang dapat meningkatkan kadar oksigen maksimal menjadi 65 persen. Peneliti mengukur aktivitas gerakan otak, kemungkinan positif yang berhubungan dengan kejadian, dan catatan sendiri tentang kemarahan selama gambar diambil.

“Penemuan terbaru dari studi ini adalah bahwa olahraga dapat melawan rasa marah, hampir sama seperti fungsi aspirin untuk mencegah serangan jantung,” kata psikolog stres, Nathaniel Thom, yang memimpin penelitian ini. “Dengan kata lain, olahraga benar-benar merupakan obat. Namun, olahraga tidak mengubah respons EEG dalam munculnya emosi marah dalam penelitian kami.”

Dengan penelitian awal ini, Thom dan anggota timnya menyarankan adanya penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki mekanisme yang mendasari efek olahraga dalam mengurangi rasa marah dan mempertimbangkan adanya metode induksi rasa marah alternatif.

Peneliti ini juga mengusulkan adanya pengujian efek dari olahraga untuk jangka panjang terhadap rasa marah. Olahraga yang telah menjadi gaya hidup mungkin akan dapat memberikan hasil yang berbeda.

American College of Sports Medicine/Medical News Today/Fanny Febiana


Yang Manis untuk Menemani Nonton Bola


KOMPAS.com – Demam piala dunia akan dimulai minggu ini. Babak penyisihan akan dimulai sejak 11 Juni 2010 ini. Biasanya, di masa-masa ini, penggemar fanatik olahraga bola akan sangat menantikan momen ini. Herannya, tak hanya penggemar olahraga saja yang menyambut event 4 tahunan ini. Tapi, mereka yang biasanya tak terlalu mengikuti olahraga sepakbola pun bisa ikut seru-seruan. Banyak pula yang menggunakan momen ini untuk berkumpul dan menikmati waktu bersama dengan teman-teman.

Kumpul-kumpul tak akan seru bila tak ditemani penganan kecil. Hal ini ditangkap oleh para penyedia makanan ringan. Seperti dua vendor penyedia makanan ringan Breadtalk dan Krispy Kreme yang ikut memeriahkan dan menyediakan makanan bertemakan sepakbola.

Breadtalk, misalnya, yang menyiapkan 3 menu baru untuk menyambut piala dunia. Yang pertama, adalah D’Mascot (Rp7.000), dari namanya, Anda sudah tahu, Breadtalk menyiapkan menu yang terinspirasi dari maskot piala dunia tahun ini, yakni si singa. Roti manis bulat, bergambar wajah singa yang terbuat dari cokelat dan berisi selai kacang dan cokelat hazelnut di dalamnya. Yang kedua, Kick Off (Rp12.000), adalah roti manis bundar bermotif bola kaki, bertaburan gula halus cocok dijadikan teman sambil minum kopi hitam pekat. Dan yang ketiga, White Goal! (Rp120.000) adalah yang spesial, karena bentuknya mirip bola kaki, tapi terbuat dari cokelat putih asal Belgia. Lebih serunya lagi, di dalamnya ada cookies yang menemani saat-saat seru bersama teman-teman. Tujuh cookies yang menemani antara lain; saint choco, cheeseball, berry on cheese, milky quartz, white pearl, raisin bell, dan caramel almond. White Goal! hanya akan ada hingga 15 Juli 2010 saja, jadi, jika memang Anda ingin mencobanya, buru-buru pesan dari sekarang, karena selain terbatas dalam jumlah, hanya ada di Jabodetabek saja.

Sementara Krispy Kreme, menawarkan bentuk donat khusus yang diberi nama Soccer dengan bentuk bola kaki. Dalam donat kreasinya, Soccer tidak memiliki lubang, tapi diisi dengan krim lembut, dan bagian atasnya dibubuhi serbuk cokelat putih premium dan bubuk Oreo sehingga berbentuk seperti pola bola kaki. Ada pula donat Minis Soccer dan Minis Flag. Minis Flag adalah donat dengan topping cokelat putih atau dark chocolate yang dilapisi icing sugar bergambar 1 bendera negara. Terdapat 6 pilihan bendera, yakni; Afrika Selatan, Inggris, Perancis, Italy, Argentina, Brazil, dan Indonesia. Mengapa Indonesia? Menurut Enny Gunation, adalah sebagai simbol harapan tim Indonesia bisa ikut bertanding hingga babak akhir di ajang internasional ini di kemudian hari. Produk Soccer sudah bisa dinikmati saat ini hingga 31 Juli 2010.

NAD

Editor: NF


Alasan Kurangi Kerja Berat Saat Hamil

VIVAnews - Selama masa kehamilan, para ibu rumah tangga perlu berhati-hati melakukan pekerjaan rumah tangga. Alasannya, rutinitas pekerjaan rumah tangga yang terlalu berat dan monoton bisa berdampak buruk pada bayi dalam kandungan dan juga si calon ibu.

Sebuah studi membuktikan kegiatan rumah tangga adalah aktivitas pengulangan yang cenderung membosankan. Karenanya, para calon ibu rentan terkena stres yang bisa memicu kelahiran prematur. Berbeda dengan olahraga, yang bisa membantu para calon ibu dan bayi agar tetap sehat.

Dari 12 ribu ibu yang baru saja melahirkan, peneliti menganalisa data mengenai pekerjaan ibu, berat bayi dan apakah bayi mereka lahir prematur.

Dari situ ditemukan, para calon ibu yang mengerjakan pekerjaan rumah tangga -kemungkinan melahirkan 3 minggu lebih cepat- meningkat hingga 25 persen. Bisa jadi penyebabnya karena tugas yang membosankan menjadi pemicu meningkatnya hormon stres.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Epidemiologi Perinatal juga membeberkan beberapa hasil menarik lainnya. Wanita yang bekerja pada malam hari memiliki berat bayi lebih rendah. Para ibu yang memiliki gaya hidup berpindah-pindah, cenderung akan melahirkan bayi yang kurus.

“Kehamilan bukanlah suatu penyakit. Bahkan, mayoritas wanita hamil yang sehat akan melahirkan bayi yang sehat,” terang Hajo Wildschut, Peneliti Erasmus University Rotterdam seperti dimuat dalam Daily Mail.
 
Ia menyatakan wanita hamil tanpa komplikasi tidak harus membatasi kegiatan untuk mencapai kehamilan lebih baik. “Kegiatan fisik harian seperti jogging, squash dan latihan beban bisa dilakukan bahkan sampai akhir kehamilan,” ujarnya. Namun calon ibu disarankan menghindari olahraga kontak seperti bersepeda, ice-skating dan berkuda.

Patrick O’Brien, seorang dokter kandungan konsultan mengatakan, olah raga selama masa hamil akan membuat tubuh si calon ibu tetap fit, berat badannya terjaga dan mengurangi kesulitan saat melahirkan. (adi)

• VIVAnews


Jogging Tingkatkan Kekuatan Otak

VIVAnews – Meningkatkan kerja otak, bisa dilakukan dengan beragam, misalnya menyelesaikan teka-teki silang atau mengonsumsi makanan kaya omega 3. Selain itu, ada cara lain untuk meningkatkan kekuatan otak, yaitu dengan ber-jogging.

Menurut penelitian tim dari Cambridge University, berlari atau jogging memicu pertumbuhan ratusan dari ribuan sel otak baru di bagian pembentukan dan penyimpanan memori.

“Kita memang sudah tahu kalau olahraga sangat baik bagi peningkatan kesehatan dan fungsi otak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui mekanisme dan efeknya,” kata Timothy Bussey, peneliti dari Cambridge, seperti dikutip dari India Times.com.

Selama penelitian, peneliti memerhatikan dua kelompok tikus. Kelompok tikus pertama memiliki akses tak terbatas untuk berputar dalam roda maianan yang rata-rata berlari 24 kilimeter per hari. Lalu, kelompok tikus kedua aksesnya dibatasi untuk berlari di roda mainan. 

Tikus ditempatkan di depan layar komputer, dan dihadapkan dua kotak yang identik sama dan saling berdampingan. Menurut penelitian, jika tikus menyikut ke arah kiri dengan hidungnya, maka akan mendapat hadiah pelet gula. Tetapi jika menyikut ke kanan, tidak mendapat apa-apa.

Para tikus kemudian dibebani dengan suatu uji memori, jika menyikut kotak yang benar maka skornya lebih baik. Hasil menunjukkan bahwa tikus yang akses berlarinya tidak terbatas, skor memori tesnya lebih tinggi dibandingkan yang akses untuk berlarinya terbatas.

• VIVAnews


Cinta dengan Jantung Anda, Rajinlah Gosok Gigi  

TEMPO Interaktif, London – Jangan abaikan menggosok gigi. Sebuah penelitian mengingatkan bahwa tidak sering menggosok gigi bisa menyebabkan penyakit jantung.

Sebuah penelitian baru menemukan bahwa orang yang tidak pernah atau jarang sikat gigi, ternyata 70 persen lebih mungkin untuk menderita penyakit jantung dibandingkan dengan yang dua kali sehari menggosok gigi.

Sebenarnya hubungan antara sakit gigi dan masalah jantung telah dikenal. Namun para ahli sebelumnya tidak mampu mengukur pengaruh rutinitas sehari-hari kesehatan mulut.

Para ahli dari University College London menganalisa data lebih dari 11.000 orang dengan usia rata-rata 50 tahun yang ambil bagian dalam Survei Sehat Skotlandia.

Mereka tampak menyikat gigi sebagai daya hidup mereka, seperti mereka merokok atau olahraga. Orang-orang bertanya seberapa sering mereka mengunjungi dokter gigi dan seberapa sering mereka menyikat gigi.

Secara terpisah rincian sejarah medis mereka dikumpulkan, dari tekanan darah dan sejarah keluarga mereka dari penyakit jantung. Sampel darah juga diambil untuk mengukur penanda peradangan dalam darah.

Ada lebih dari enam di antara 10 yang mengunjungi dokter gigi setiap enam bulan sedangkan tujuh orang dari sepuluh menyikat gigi mereka dua kali sehari. Selama delapan tahun berlanjut, ada 555 contoh masalah jantung yang serius, yang kebanyakan disebabkan oleh penyakit jantung, termasuk serangan jantung.

ITN| NUR HARYANTO


Buku Diet untuk Perempuan Asia


KOMPAS.com – Banyak orang, khususnya perempuan, yang ingin berdiet namun terbentur masalah informasi. Ketika membaca buku-buku tentang diet, informasi yang diberikan ternyata kurang sesuai untuk orang Asia. Dari pemilihan makanan saja, misalnya, kebanyakan contoh menu yang ditawarkan sulit didapatkan di sini. Contoh lain, batasan berat badan sehat untuk orang Asia dan Amerika juga berbeda.

Faktor lain adalah masalah penyampaian yang terlalu ilmiah, sehingga sulit dimengerti.

Berangkat dari hal-hal itulah, PT Nutrifood menyusun sebuah buku tentang diet yang berjudul Sure-You-Can-Do-Diet. Buku ini sesuai dengan gaya hidup orang Asia, karena disusun sendiri oleh Nutrifood Research Center.

“Yang membedakan dengan buku diet yang lain, buku diet inimenggunakan bahasa yang mudah dimengerti, dengan desain dan gambar-gambar yang membuat buku ini enjoyable,” tutur Elisa Halim, WRP Brand Manager, saat peluncuran Sure-You-Can-Do-Diet Book di Black Steer Restaurant, Fx, Senayan, Kamis (27/5/2010).

Buku ini memaparkan informasi mengenai nutrisi yang tepat, panduan olahraga yang lengkap dan mudah dilakukan, hingga bagaimana meraih postur tubuh sempurna. Selain itu, terdapat berbagai day by day tips & tricks yang seru.

Dengan demikian, buku yang terdiri atas lima bab ini dapat mengubah paradigma berpikir bahwa program penurunan berat badan itu susah diikuti, dan belum tentu berhasil. Menurut Elisa, Sure-You-Can-Do-Diet Book mengajak pembaca untuk menjadikan diet sebagai lifestyle, sehingga tetap dapat menikmati hidup tanpa tersiksa.


Sure-You-Can-Do Diet Book sudah bisa didapatkan di berbagai toko buku terkemuka di Indonesia, yaitu Gramedia, Kinokuniya, dan Trimedia serta dapat melakukan pembelian online di www.kutukutubuku.com.

DIN

Editor: din


Mending Diet atau Olahraga, Ya?


KOMPAS.com – Ada tiga hal utama yang perlu kita perhatikan bila kita ingin mendapatkan tubuh yang sehat, yaitu mengubah pola makan, olahraga, dan cukup istirahat. Dari ketiga hal tersebut, olahraga masih merupakan solusi yang dianggap cukup berat bagi sebagian orang. Alasannya standar, sulit mengatur waktu, atau memang malas.

Namun, untuk memperbaiki kondisi kesehatan tertentu, ternyata olahraga tidak selalu menjadi solusi terbaik. Para pakar lebih menyarankan Anda untuk berdiet, alias mengubah pola makan. Lalu, problem kesehatan apa saja lebih baik kita atasi dengan diet atau olahraga?

Menurunkan berat badan
Lebih baik: Diet
Bukankah ini bertolak belakang dengan apa yang selalu disarankan para pakar kesehatan selama ini? Memang, namun penelitian juga membuktikan, mengurangi kalori merupakan jalan paling pintas untuk menjadi langsing. “Jauh lebih mudah mengurangi 500 kalori daripada menghabiskan waktu satu jam di gym untuk membakar 500 kalori setiap hari,” kata Timothy Church, MD, PhD, direktur penelitian pengobatan untuk pencegahan di Pennington Biomedical Research Center, Louisiana State University. Meskipun demikian, kombinasi dari diet dan olahraga tetaplah penting untuk menjaga berat badan yang sehat.

Mendongkrak energi
Lebih baik: Olahraga

Latihan menyebabkan otak mencurahkan neurotransmitter yang menguatkan, seperti dopamine dan norepinephrine, demikian menurut Patrick O’Connor, PhD, psikolog bidang pelatihan di University of Georgia. Tidak kurang dari 70 studi mendukung fakta bahwa orang yang berlatih secara konsisten mengalami lonjakan energi.

Mengurangi risiko penyakit jantung
Lebih baik: Diet

Menurut William Harris, PhD, direktur pusat penelitian kesehatan kardiovaskular di University of South Dakota, kita hanya perlu berfokus pada satu jenis gizi jika berniat menurunkan risiko penyakit jantung. “Yaitu asam lemak omega-3,” katanya. Dalam berbagai studi, omega-3 dari ikan menurunkan risiko penyakit jantung hingga 64 persen. Meskipun demikian, berolahraga juga tetap akan menguatkan sistem kardiovaskular Anda.

Mencegah diabetes
Lebih baik: Latihan

Pernah mendengar bahwa hampir 10 juta perempuan Amerika mengidap diabetes? Ini tentu bukanlah fakta yang membanggakan. Memperoleh berat sehat dengan cara mengubah pola makan dan berolahraga adalah pertahanan terkuat terhadap penyakit ini, namun aktivitas fisik lebih memegang peranan. Otot-otot yang terbiasa aktif akan menyerap glukosa dari darah sebagai bahan bakar. Hal inilah yang akan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Mencegah kanker
Lebih baik: Diet dan olahraga

Menerapkan pola makan yang lebih cenderung ke sayur-sayuran dan buah-buahan, dan latihan secara teratur, lebih efektif dalam mencegah kanker. Berbagai studi bahkan telah membuktikan, semakin konsisten Anda berolahraga, semakin tinggi proteksi diri Anda terhadap kanker. 

Memperbaiki mood
Lebih baik: Olahraga

Berolahraga ternyata tak harus lama. Sesi selama 20 menit saja sudah cukup untuk memperbaiki mood Anda selama 12 jam ke depan, demikian hasil penelitian University of Vermont. Bagi sebagian orang, meditasi juga bisa menjadi cara yang cukup efektif dalam mengatasi depresi. Sedangkan olahraga mampu membuat perubahan dalam otak yang menguatkan tekad Anda untuk melawan stres.

DIN

Editor: din

Sumber: Womens Health


Cara Praktis Mengencangkan Paha


KOMPAS.com – Usaha menurunkan berat badan, biasanya fokus pada area tertentu. Pinggul, paha, bokong umumnya menjadi target utama. Tak ada alasan lagi malas berolahraga. Karena, Anda bisa melakukan olahraga di rumah dengan cara berikut ini:

1. Gunakan bola
Cari ruangan yang cukup lega untuk melakukan olahraga dengan bola. Olahraga dengan bola ini cukup menguras tenaga. Anda dituntut untuk menjaga keseimbangan saat melakukan gerakan olahraga.

Mulai gerakan dengan meletakkan bola di depan Anda. Posisi bola ada di bawah bagian tengah tubuh. Lalu merebahlah di atas bola.  Rebahkan tubuh sesantai mungkin. Agar tubuh lebih stabil, letakkan posisi ibu jari kaki di lantai. Perlahan angkat tubuh bagian atas menjauh dari bola, dengan posisi tangan dijulurkan ke depan. Tarik nafas saat mengangkat tubuh menjauh dari bola. Dalam tiga hingga lima hitungan, tahan nafas dalam posisi tubuh terangkat.

Kembali ke posisi awal, lalu ulangi gerakan ini tiga atau empat set, dengan lima kali atau hingga delapan kali hitungan setiap set sesuai kemampuan. Latihan ini bisa mengencangkan pinggul, paha dan bokong.

2. Latihan beban
Selain menggunakan bola, Anda juga bisa latihan dengan dumble berbobot ringan. Jika tidak ada dumble, gunakan benda lain seperti buku.

Lakukan gerakan dengan berdiri tegak dan pegang dumble dengan kedua tangan. Lebarkan kaki satu langkah. Perlahan turunkan badan seperti posisi duduk di kursi. Angkat kedua tangan, dekatkan ke arah depan dada Anda. Pastikan posisi paha paralel dengan lantai. Dan usahakan punggung Anda dalam posisi tegak.

Tarik nafas saat menurunkan badan, pertahankan posisi lalu tahan nafas dalam tiga hingga lima hitungan. Buang nafas saat kembali ke posisi awal. Lakukan gerakan sebanyak dua set, dengan hitungan hingga delapan kali setiap setnya. Lakukan gerakan ini dengan tubuh yang rileks. Lalu, atur pernafasan secara konsisten selama melakukan latihan beban.                

C1-10

Editor: primus

Sumber: howtodothings


Next Page »

49 queries