Gaya Wanita yang Jadi Favorit Pria
VIVAnews - Pria memiliki pendapat sendiri soal penampilan wanita. Bisa jadi, saat wanita merasa sudah tampil maksimal, pria justru menganggapnya biasa saja.
Situs fashion asal Inggris, My Celebrity Style melakukan poling pada 1.125 pria. Untuk mengetahui apa pendapat pria soal penampilan wanita dan yang menjadi favoritnya. Berikut jawabannya :
1. Gaya terseksi
Penampilan paling seksi wanita menurut para pria adalah ketika menggunakan pakaian olahraga. Sebanyak 67 persen pria mengatakan tidak ada yang lebih seksi daripada gaya atletis dan riasan yang minim.
2. Gaya kantoran
Setelah gaya atletis yang paling disukai pria adalah gaya wanita karier. Gaya ini identik dengan rok pendek, blazer dan kemeja tak lupa sepatu tumit tinggi. Riasan pun tidak mencolok.
3. Terbuka tidak selalu baik
Tidak semua pria menyukai wanita dengan pakaian terbuka. Bahkan, hampir setengahnya berpikir wanita terlalu berlebihan dalam hal berpakaian.
4. Pria suka dengan wajah tanpa riasan
Sepertiga pria yang disurvei mengatakan bahwa mereka lebih suka wanita yang tanpa riasan sama sekali. Hal itu menjelaskan bahwa pria tidak suka riasan yang berlebihan karena terkesan palsu. Dua pertiga orang tidak keberatan dengan maskara tebal, tetapi tidak untuk riasan yang berat.
5. Pria ‘alergi’ pada wanita yang tergila-gila fashion
Pria tidak menyukai wanita yang terlalu memuja fashion. Pasalnya, bagi sebagian besar pria, fashion bukanlah sesuatu hal yang penting. Hanya 15 persen pria mengatakan, mereka berusaha untuk tampil trendi dan hampir dua pertiga mengatakan, mereka tidak melakukannya. Alasan yang mereka berikan adalah karena itu membuatnya tampak bodoh.
Baca juga: Hal Paling Diinginkan Pria dalam Pernikahan
• VIVAnews
Mengurangi Efek Jet Lag
TEMPO Interaktif, Jakarta -Penanggulangan jet lag bisa dilakukan dengan menyesuaikan tingkat hormon penyebabnya. Inilah cara mengurangi efek jet lag itu:
1. Pastikan tubuh dalam kondisi sehat sebelum terbang. Jika memiliki kondisi medis yang memerlukan pemantauan (seperti diabetes atau penyakit jantung), konsultasikan dengan dokter jauh sebelum keberangkatan.
2. Jika akan tinggal lama di tempat tujuan dengan zona waktu berbeda, ubahlah jadwal rutinitas harian sesuai dengan tempat tujuan Anda.
3. Jangan minum minuman beralkohol/berkafein sebelum, selama, dan sesudah penerbangan karena bisa menyebabkan dehidrasi dan mengganggu jadwal tidur.
4. Minum banyak air, khususnya selama penerbangan, untuk melawan pengaruh suasana kering di dalam pesawat.
5. Selama penerbangan, jangan minum pil tidur dan tidur lebih dari satu jam pada satu zona waktu. Tetaplah aktif. Setiap satu atau dua jam, bangun dan berjalan-jalanlah di sekitar pesawat demi mengurangi risiko pembekuan darah di kaki.
6. Pakai sepatu dan pakaian yang nyaman.
7. Segera sesuaikan dengan jadwal lokal. Semakin cepat menyesuaikan dengan jadwal setempat, tubuh lebih cepat beradaptasi.
8. Cobalah tidur tanpa menggunakan pil. Namun, jika Anda kesulitan tidur pada dua atau tiga malam pertama, boleh menggunakan obat penenang ringan dengan resep dokter.
NUR ROCHMI | berbagai sumber
Tetap Trendi Meski Punya Anak
VIVAnews - Penampilan pascamelahirkan dan kehadiran bayi seringkali membuat para ibu serba salah. Banyak ibu lebih mendahulukan penampilan sang buah hati dan tak lagi menghiraukan gaya berpakaian mereka.
Peran sebagai ibu bukan berarti Anda tak bisa tampil trendi. Beberapa jenis pakaian yang tak merepotkan tugas sehari-hari tetap bisa mencerahkan keseharian. She Knows memberi petunjuk bagaimana seorang ibu bisa tampil memukau tanpa tampak seperti pengasuh.
Jeans Skinny
Skinny Jeans cocok digunakan untuk acara-acara malam. Sedangkan celana skinny model capri lebih sesuai digunakan saat siang hari. Kenaikan berat badan membuat para ibu kemungkinan membutuhkan jeans satu ukuran lebih besar. Jika mau, jeans skinny saat hamil lebih nyaman digunakan di bulan-bulan awal setelah melahirkan.
Agar bisa menyembunyikan kelebihan lemak, hindari skinny jeans dengan warna-warna terang. Pilih warna gelap yang menimbulkan kesan lebih langsing.
Celana Bermuda
Celana pendek atau celana bermuda bisa dipadukan dengan ikat pinggang besar. Gunakan celana pendek berstruktur dan sematkan ikat pinggang di tempatnya atau biarkan menjuntai di pinggul.
Agar makin kinclong, sepasang sandal besar atau sepatu berhak dan kalung membuat penampilan lebih menarik.
Kemeja floral
Kemeja motif floral atau nautika membuat penampilan ibu lebih segar. Bagi yang menyukai gaya konservatif, kemeja setengah lengan bergaris dengan celana pendek, kapri atau jeans berkaki lebar dengan sandal cantik dan ikat pinggang menjadikan ibu tampak gaya.
Perhiasan emas seperti kalung dan gelang mempermanis tampilan akhir. Dijamin, ibu dan buah hati sama-sama trendi.
• VIVAnews
Wanita Habiskan Rp227 Jt untuk Beli Sepatu
VIVAnews - Saat membersihkan almari, apakah Anda menemukan tumpukan alas kaki yang sudah tak terpakai? Apakah Anda menemukan sepatu flat, sepatu hak tinggi, atau sandal, yang teronggok meski baru sekali dikenakan?
Tumpukan alas kaki yang sudah tak terpakai itu menandakan gejala impulsif pada wanita saat melihat sepatu dengan model menarik di pusat perbelanjaan. Kira-kira, berapa besar uang yang dihabiskan wanita untuk membeli sepatu sepanjang hidupnya?
Sebuah survei yang dilakukan sebuah perusahaan asuransi Inggris GoCompare.com terhadap 3.000 wanita menemukan, mayoritas wanita menghabiskan hampir US$25ribu atau sekitar Rp227 juta untuk berbelanja sepatu.
Jajak pendapat yang dikutip dari Shine menjelaskan, wanita rata-rata memiliki sekitar 19 pasang sepatu di almari pakaian mereka. Pembelian sepatu tanpa ditemani ibu untuk dimulai pada usia 14 tahun. Rata-rata, wanita membeli tujuh pasang sepatu per tahun atau mencapai 469 pasang sepatu selama sisa hidup mereka .
Wanita yang lebih dewasa menghabiskan rata-rata US$53 atau Rp480 ribu per pasang atau sekitar US$370 setara Rp3,4juta per tahun. Selama periode 67 tahun, wanita akan menghabiskan uang untuk membeli sepatu US$24,8 ribu.
Berapa jenis sepatu dan alas kaki yang dimiliki seorang wanita? Rata-rata, seorang wanita memiliki hingga belasan pasang sepatu. Biasanya, mereka memiliki sedikitnya tiga pasang sepatu resmi, enam pasang sandal jepit, sandal, sepatu flat atau wedges, dua pasang sepatu kerja dan empat pasang untuk malam hari dan acara tak terduga.
Dari hasil jajak pendapat, ditemukan juga beberapa fakta unik tentang sepatu, yaitu:
- Empat dari 10 wanita yang disurvei menilai wanita lain berdasarkan sepatu yang dikenakannya.
- Lebih dari setengah wanita mengaku membeli sepatu baru tanpa memikirkan alasannya atau menyesali pembelian sepatu tersebut.
- Satu dari empat wanita merahasiakan mengenai pembelian sepatu mereka dari pasangan, karena menganggap pasangan tidak memahami alasan membeli sepatu.
(umi)
• VIVAnews
Manfaat Lain dari Rasa Asam Pada Buah
VIVAnews – Manfaat buah tak hanya mengandung banyak vitamin dan beberapa nutrisi lain, tapi juga bisa bermanfaat untuk membersihkan berbagai perabotan rumah. Apalagi rasa asam alami yang dihasilkan dari beberapa buah dipercaya mampu menjadi alat pembersih perabotan rumah yang alami tanpa harus bercampur dengan bahan-bahan kimia yang bisa mempengaruhi kesehatan manusia.
Seperti dikutip dari laman shineyahoo.com, sifat asam dari buah yang juga memiliki aroma harum telah dimanfaatkan oleh sejumlah pembuat produk pembersih selama bertahun-tahun. Buah yang asam secara alami bisa menjadi alat pembersih dan pengharum ruangan serta pembersih beberapa perabotan rumah.
Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda tiru di rumah, untuk membersihkan ruangan serta perabotan rumah dengan cara alami menggunakan buah:
1. Jeruk dan garam.
Bisa berguna sebagai pembersih porselin, ini merupakan cara yang baik untuk menghapus buih sabun dari bak mandi Anda tanpa merusak permukaan enamel.
2. Lemon jus.
Masukan perasan jus lemon ke dalam deterjen untuk membantu membuat pakaian lebih bersih. Atau bisa juga digunakan sebagai pengghilang noda pada pakaian putih.
3. Jus lemon dan baking soda.
Dicampur bersama, pasta ini dapat digunakan untuk menggosok bak cuci atau bak mandi, juga bisa membersihkan kompor dari noda bekas masakan.
4. Jus lemon dan air.
Jus lemon yang dicampur dengan air juga bisa membantu menghilangkan noda di dalam microwave anda dan juga kompor dari sisa-sisa masakan. Bahkan mencuci barang-barang stainless dengan jus lemon juga bisa membuatnya terlihat lebih kinclong.
5. Kulit jeruk.
Kulit jeruk yang dikeringkan bisa dimasukkan ke dalam kantong yang memiliki lubang udara. Aromanya yang bisa bertahan lama jika digantungkan di lemari atau loteng bisa mengusir bau apek.
6. Jus lemon dan minyak zaitun.
Jus lemon dan minyak zaitun yang dicampur bisa menjadi spray pengusir bau di meubel Anda. Produk ini pun aman untuk anak-anak. (adi)
• VIVAnews
Solo Batik Fashion, Mengusung Catwalk ke Tengah Pasar
TEMPO Interaktif, Solo – Peragaan busana tidak harus digelar di convention hall mewah atau hotel berbintang. Di Solo, peragaan busana tetap meriah meski hanya digelar di pelataran pasar. Sepuluh desainer menampilkan busana batik di tengah sorot ribuan pasang mata, Selasa, 22 Juni 2010.
Malam itu, catwalk yang digelar di depan Pasar Windu Jenar atau yang sering disebut Pasar Antik Triwindu memang menjadi magnet. Panggung yang cukup megah beradu dengan arsitektur pasar yang dibalut dengan nuansa etnik. Meski demikian, batik tetap menjadi raja dalam pergelaran Solo Batik Fashion 2 itu.
Sepuluh perancang busana memamerkan karya yang diperagakan oleh ratusan model. Tidak semua model berpengalaman. Belasan pencinta batik yang tergabung dalam Himpunan Ratna Busana Surakarta menjadi model dadakan, menampilkan paduan batik dengan kebaya dari berbagai daerah nusantara. Kebanyakan dari mereka berusia paruh baya.
Sesuai ciri khas Putri Solo, mereka berjalan dengan pelan dan gemulai di atas catwalk. Wajar, pakaian mereka memang tidak memungkinkan untuk digunakan melangkah lebar dan cepat. Penonton pun dapat menikmati batik tulis halus model Solo yang dirancang sebagai pakaian formal itu dengan lebih saksama.
Meski tetap bertema kebaya batik, penyaji berikutnya tampil beda. Rancangan dari Tuti Kebaya tampil lebih meriah dengan penambahan motif bunga di kebaya yang dikenakan para model. Batik yang dikenakan juga lebih variatif, karena mengadopsi beberapa batik bercorak abstrak.
Para penikmat batik masih dimanjakan dengan hasil rancangan Irine Bridal yang menampilkan busana pengantin bercorak batik. Selintas, gaun pengantin warna putih yang ditampilkan mirip dengan busana lain yang bergaya Eropa. Hanya, kain putih itu dihiasi dengan motif berbentuk bunga. Pakaian para pengiring pengantin juga dihiasi unsur batik. Sayang, pakaian untuk pengantin pria tidak ditampikan dalam peragaan itu.
Rancangan yang cukup glamor disajikan oleh perancang Joko Budi SSP yang dibawakan oleh 29 modelnya. Mantan penari itu menampilkan busana dengan tema The Legend of Rama Shinta. Sesuai dengan tema yang dibawakan, mantan penari tersebut terinspirasi dari cerita tokoh pewayangan dalam kisah Ramayana.
Rancangan Joko dipenuhi dengan berbagai ornament yang megah. Tokoh Rama misalnya, selain menggunakan mahkota yang indah juga dilengkapi dengan busur panah. Corak batik yang dikenakan sangat serasi dengan pakaian yang dikenakan oleh Shinta.
Sebenarnya, desain itu diciptakan bukan untuk Solo Batik Fashion 2 semata. “Kami akan membawanya ke luar negeri,” kata Joko Budi SSP. Rencananya, September mendatang kelompoknya akan tampil di Budapest Hungaria untuk sebuah kegiatan serupa. Ajang peragaan busana di Solo dijadikan sebuah pemanasan.
Bedanya, di Budapest mendatang dirinya tidak hanya menampilkan peragaan busana. “Ada unsur drama tari yang bercerita tentang Ramayana,” kata dia. Sayang, unsur tersebut belum bisa dimasukkan dalam Solo Batik Fashion.
Butuh waktu beberapa bulan untuk merancang pakaian tersebut. Apalagi, beberapa corak batik yang dibutuhkan tidak tersedia di pasaran. Terpaksa, dia harus memesan batik dengan corak tertentu ke perajin.
Tidak semua perancang busana yang tampil malam itu merupakan perancang berpengalaman. Ira Kusumoasri, misalnya, mencoba menampilkan hasil rancangan perdananya dalam kegiatan itu. Sebelumnya, Ira dikenal sebagai koreografer pendiri sanggar seni Semarak Candra Kirana.
Melalui rancangan pakaian cocktail serta pakaian kerja, dia mencoba keberuntungannya di bidang batik. “Kami mencoba menampilkan rancangan yang sederhana tapi bukan murahan,” kata dia. Hal itu untuk menghindari anggapan jika peragaan busana hanya menampilkan pakaian yang khusus digunakan on the stage semata.
Gelar peragaan busana itu hanya menjadi pembuka dalam pesta batik di Solo. Pada hari Rabu ini, 23 Juni 2010, Dinas Pariwisata dan Seni Budaya Kota Surakarta masih menggelar Solo Batik Carnival 3. Sebelumnya, pesta kostum tersebut pernah ditampilkan dalam festival Chingai di Singapura, awal tahun lalu.
Menurut Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata dan Seni Budaya, Budi Sartono mengatakan jika ajang itu sengaja digelar untuk mengukuhkan posisi Kota Surakarta sebagai kota batik. Diharapkan batik dapat dicintai oleh seluruh lapisan masyarakat. “Karena itu kami memilih menggelar acara ini di pasar,” kata Budi.
Ahmad Rafiq
Berlibur Bebas Rewel
KOMPAS.com – Libur sekolah telah tiba! Sejak jauh-jauh hari, Anda mungkin sudah merencanakan liburan bersama keluarga. Agar liburan Anda bebas masalah, sebaiknya siapkan pula segala keperluan si kecil. Berikut hal-hal yang perlu disiapkan agar acara liburan tetap asyik dan bebas dari kerewelan si kecil:
Rancang sejak awal. Rencanakan bersama pasangan kira-kira kapan, kemana, dan berapa lama liburan kali ini. Sesuaikan rencana berlibur dengan dana yang ada. Rencanakan pula akomodasinya, dimana tempat menginap, sarana transportasi yang digunakan, umum atau pribadi, dan lain sebagainya.
Pilih tempat berlibur. Sebaiknya lokasi liburan tidak terlalu jauh karena perjalanan jauh atau lama bisa menyebabkan si kecil bosan dan rewel. Selain itu, pilihlah tempat berlibur yang dapat dinikmati semua anggota keluarga. Untuk memberikan gambaran awal tentang lokasi tempat liburan kepada anak, orangtua dapat menunjukkan gambar-gambar tempat wisata tersebut, lalu ceritakan secara singkat apa saja yang akan ditemui di sana, kegiatan apa yang dapat dilakukan, dan sebagainya.
Periksa kesehatan si kecil. Sebaiknya 1-2 minggu sebelum berangkat, cek jadwal imunisasi si kecil. Lalu, persiapkan obat-obatan yang kemungkinan diperlukan selama liburan.
Siapkan perlengkapan. Di antaranya:
* Tas perlengkapan bayi. Tas khusus ini digunakan untuk menyimpan segala kebutuhan si kecil. Kebutuhan si kecil sebaiknya terkonsentrasi pada satu tas, dan tidak bercampur dengan perlengkapan pakaian orangtua atau saudaranya.
* Popok dan pakaian. Pada saat berlibur atau beraktivitas di luar, sebaiknya si kecil menggunakan popok celana sekali pakai karena lebih praktis, sehingga si kecil nyaman bergerak dan bebas rewel. Pilihlah popok celana sekali pakai yang memiliki perlindungan menyeluruh agar kulit bayi tetap kering dan memiliki bahan ekstra lembut untuk kulit sehat si kecil. Sediakan popok serta pakaian yang cukup. Jangan sampai si kecil kekurangan popok atau pakaian, sebab dapat membuatnya tak nyaman.
* Tisu basah. Berguna untuk membersihkan bagian kelamin dan bokong setelah pipis di perjalanan, membersihkan tangan setelah makan-minum, membersihkan wajah dari keringat, dan lain-lain. Pilih tisu yang tak mengandung alkohol sehingga tidak membuat kulitnya kering dan aman buat si kecil.
* Mainan. Si kecil biasanya rewel kala merasa bosan. Dengan membawa mainan kesukaannya, setidaknya ada aktivitas yang bisa dilakukan selama perjalanan untuk mengusir kejenuhan.
* Makanan bayi. Persiapkan makanan ringan dan makanan berat untuk si kecil di perjalanan. Jangan sampai ia kelaparan dan rewel. Bawa serta perlengkapan makan dan minumnya.
(Hilman/Tabloid Nakita)
Editor: din
Ketika Desainer Kain Inggris Bertemu Perajin Tenun di NTT
KOMPAS.com – Bagi kita, pemakai busana, apa yang terpenting adalah busana yang dikenakan, beserta hasil busananya di tubuh kita. Tapi tahukah Anda, bahwa ada begitu besar industri yang terkait di belakang pakaian yang kita kenakan. Salah satunya, adalah industri perancangan kain yang melekat pada tubuh. Indonesia baru-baru ini kedatangan perancang kain muda yang mulai naik daun di kancah dunia fashion internasional, Laura Miles, dan Kompas Female berkesempatan berbincang dengan perempuan berambut pirang dan bermata biru ini.
Kedatangan Laura ke Indonesia bukan tanpa alasan. Ia datang atas undangan dan prakarsa dari perancang Indonesia kenamaan, Oscar Lawalata. Di bulan Februari lalu, Oscar bertandang ke Inggris untuk mengambil penghargaan yang diberikan padanya oleh British Council atas upayanya melestarikan dan menghidupkan bisnis wiraswasta berbasis komunitas penenun di NTT, Sumatera Selatan, dan Jawa. Di Inggris, ia bertemu Laura yang merupakan perancang kain yang berfokus pada tenunan. Ia pun mengajak Laura untuk melihat tenunan dan proses kerja tenunan di Indonesia. Dan (menurut tulisan di blog-nya), Laura tak perlu berpikir panjang dan menjawab ya, atas ajakan Oscar.
Laura juga merupakan salah seorang penerima hadiah dari British Council IYCE (International Young Creative Entrepreneur) Fashion Award. Kiprahnya dimulai ketika ia baru lulus dari kuliahnya di Inggris, ia mengambil jurusan kekhususan di bidang tenun pada tahun 1997. Kala itu, perancang kelas dunia, Donna Karan membeli hasil karya kelulusannya. Ia pun membuka perusahaan desain tekstil bernama “Woven“.
Kini, kain-kainnya sudah banyak digunakan oleh perancang kelas dunia, seperti Vera Wang, Carolina Herrera, Hussein Chalayan, Isaac Mizrahi, Ralph Lauren, Jonathan Saunders, Basso & Brooke, Giles, dan yang paling banyak mendapat sorotan, Thakoon. Tahun lalu, desain busana Thakoon dikenakan oleh Michelle Obama dalam kunjungannya ke Perancis, busana tersebut terbuat dari desain Laura. “Ya, itu merupakan desain saya. Saya dapat inspirasi dari Japanese Origami, floral pattern. Kami pikir, akan sangat menarik untuk dibuat dalam piksel yang lebih besar, lalu dibuat buram. Kompleksitasnya menarik. Kami sering membuat apa yang kami suka, lalu mengubahnya,” jelas Laura merendah. Yang menarik, Thakoon menggunakan rancangan kain Laura depan dan belakang. Untuk jubah luar, Thakoon menggunakan sisi berwarna gelapnya. Tanpa disangka, Thakoon membalik kainnya yang sama bagus, tapi berbeda warna untuk busana yang dikenakan dan melekat di tubuh Michelle Obama. Ini yang membuat nama Laura makin melesat di dunia perancang.
Mulai dari tanggal 1 Juni 2010 kemarin, Laura memulai proyek eksperimen kolaborasinya dengan Oscar Lawalata. Di hari keduanya di Indonesia, Laura mengunjungi para penenun di Sumba, Nusa Tenggara Timur untuk membantu Oscar menemukan teknik menenun yang lebih mudah namun hasilnya pun bisa lebih memungkinkan untuk dikenakan, tidak seperti kesan kasar hasil tenunan yang ada di pikiran kita selama ini.
“Sejak saya di sini, saya melihat banyak fabrik dan teknik yang luar biasa. Kebanyakan, dilakukan dengan tangan, yang tak bisa kita lakukan di dunia barat. Jadi, amat penting, agar mereka (para penenun di daerah) tidak mengubah cara mereka. Misal, apa yang dilakukan oleh para penenun di Nusa Tenggara, (hal ini) tak dilakukan di mana pun,” jelas Laura.
“Yang kami temukan, masalahnya, adalah, ketika melakukan hal yang sama berulang-ulang, maka kita tak awas dengan perkembangan atau dengan cara yang berbeda. Begitu yang terjadi dengan para penenun Ikat yang saya temui. Kain hasil tenunan mereka sangat indah, namun, kurang nyaman jika dikenakan di badan, karena tebal. Mungkin bagus jika dipajang di dinding, tapi tidak untuk digunakan sebagai busana,” tutur Laura.
Kemudian, Laura bercerita,”Pada suatu malam kami pergi berbelanja di suatu toko, semua (tenunan) yang kami sukai, ternyata merupakan kain-kain tenunan lama. Rasanya lebih lembut, warna yang digunakan pun lebih kalem. Ketika kami berbincang dengan penjaga toko di sana, ia menerangkan, bahwa para penenun masa kini sudah berubah. Mereka ingin mencari uang, jadi, berusaha membuat tenunan yang lebih cepat, kadang mereka menggunakan dua benang atau benang yang lebih tebal supaya hasilnya lebih cepat selesai. Sehingga, hasilnya memang lebih cepat selesai, tapi teksturnya tak selembut (kain tenunan) dulu. Jadi, karena apa yang mereka lakukan cukup dasar, tapi membatasi, kami ingin membuatnya kembali seperti hasil yang dulu. Kain tenun yang lebih lembut, flowy, tidak perlu cepat, tapi kualitasnya lebih baik.”
Untuk itu, Laura dan Oscar membuat semacam proyek pekerjaan eksperimen untuk para penenun ini kerjakan. “Di tahap awal, ketika kami meminta para penenun ini mengerjakan seperti yang kami inginkan, tetapi mereka takut hasilnya akan lama dan jika hasilnya lama, yang terjual pun sedikit, artinya, pemasukan pun berkurang. Perlahan-lahan kami coba membujuk mereka untuk mencoba melakukannya. Caranya, kami membayar lebih untuk hasil yang kami inginkan. Kami ajarkan mereka untuk mencoba mengganti benangnya ke kapas, rami, sutera, campuran katun-sutera. Lalu, kami juga coba memberikan mereka pekerjaan rumah sesuai cara yang kami ajarkan.”
Mengenai desain rancangannya, ia menjelaskan, seperti dikutip dari vogue.com, Laura mengucap, “Tipe wanita yang mengenakan kain rancangan saya adalah seseorang yang memiliki apresiasi untuk fabrik dan kelembutan kain yang merupakan hasil buatan tangan. Tipe orang yang mengerti bahwa apa yang ia beli merupakan sesuatu yang individual dan tak bisa dibuat massal.” Ia menggunakan mesin pemintal untuk membuat tenunan dari sutera dan bahan lainnya dari berbagai macam perusahaan di Inggris, New York, Jepang, dan China. Mudah-mudahan kolaborasinya dengan Oscar Lawalata ini bisa turut membantu mengangkat nama dan hasil karya tenun Indonesia ke pasar internasional, karena menurut pendapatnya, hasil kreasi tenun Indonesia amat mungkin untuk dijual ke pasar internasional, meski butuh perbaikan di beberapa faktor, seperti warna yang perlu diubah mengikuti pasar Eropa dan tekstur bahan yang perlu dibuat lebih lembut.
NAD
Editor: NF
Dunia Baru Tiga Perancang
TEMPO Interaktif, Jakarta -Dominique Agisca Diyose membuka pergelaran busana malam itu. Jaket ungu bertabur kilauan akrilik yang dipadukan dengan rok mini kuning beraksen lipit yang ia pakai menyita pandangan mata para hadirin. Model-model lain selanjutnya memakai busana dengan palet warna biru, hijau, turquoise, kuning, serta metalik bertabur prada emas dan perak.
Si perancang, Malik Mostaram, mengambil tema “Galactum” untuk koleksi pakaian siap pakai deluxe terbarunya itu. Dunia atas, luar angkasa yang hampa udara, bermetamorfosis menjadi gaun cocktail. Malik tidak menonjolkan 30 busana wanita dan dua busana pria bergaya futuristik untuk menunjukkan ciri luar angkasa, melainkan melalui warna komet, matahari, bulan, detail akrilik, dan ornamen metal.
“Saya tidak menggunakan payet untuk detail, tetapi akrilik untuk memperkuat kesan luar angkasa,” kata Malik, yang juga berprofesi sebagai koreografer. Citra galaktika itu juga ia terjemahkan ke dalam sentuhan prada emas dan perak serta pola dekonstruktif. Beberapa gaun yang ia tampilkan mengingatkan kita akan busana Putri Leia dan Ratu Amidala dalam trilogi Star Wars.
Nuansa galaktika itu berubah ketika Harry Ibrahim dan Defrico Audy memamerkan koleksi pakaian siap pakai mereka yang berbeda tema. Malik Moestaram, Harry Ibrahim, dan Defrico Audy bukan pendatang baru di dunia mode Indonesia. Ketiganya punya ciri berbeda dalam merancang.
Namun, dalam gelaran Jakarta Fashion and Food Festival di Grand Ballroom di Jakarta, tiga pekan lalu itu, ketiganya berbagi panggung dalam menggelar mini-show bertajuk “Renewable World”. Menurut Ketua Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia Taruna K. Kusmayadi, mini-show ini merupakan persiapan bagi tiga perancang untuk mengadakan pergelaran tunggal.
Dua puluh lima busana rancangan Harry Ibrahim tampak seperti kelopak bunga yang tertiup angin musim semi. Harry, yang mengambil tema “Hymn of Serenity”, menampilkan busana siap pakai dan gaun malam dengan detail lipit struktural yang menjadi ciri rancangannya.
Harry memadukan sifon, organza, dan tafeta berwarna emas, dusty pink, olive green, perak, dan putih dengan payet, manik, dan kristal minimalis. “Batu dan payet hanya sebagai aksesori yang mempercantik keseluruhan tampilan tanpa membuat gaun tersebut terkesan berlebihan,” tutur perancang asal Bandung ini
Aksen ruffles pada gaun rancangannya seolah mengambang ketika para model yang memakai berjalan di atas panggung. Meski bukan lulusan sekolah mode, pengalaman Harry dalam merancang gaun malam selama sebelas tahun terlihat dalam rancangannya yang rumit berlapis-lapis namun berkesan ringan dan lembut.
Audy menutup peragaan malam itu dengan pakaian siap pakai yang menggunakan motif purba Sulawesi Tenggara. “Sulawesi Tenggara memiliki ratusan motif tenun, tapi saya mengambil lima motif, yaitu Tolaki, Bombana, Mekongga, Buton, dan Sania,” ujar perancang lulusan La Salle College ini.
Mengambil tema “Tribal Maker”, Audy memadukan cara berbusana suku primitif di Asia Timur dengan menggunakan kain tenun Sulawesi Tenggara. “Saya memadukannya dengan unsur India, yang identik dengan warna-warna cerah,” Audy menjelaskan. Aksesori keemasan menjadi pemanis untuk koleksi Audy yang memadukan warna gelap dengan warna cerah.
Dari 45 set busana yang diperagakan, 15 di antaranya diperagakan oleh selebritas, antara lain Julia Perez, Louis Anastasia, Jeng Kelin, Elma Theana, Poppy Bunga, dan Terry Putri.
AMANDRA MUSTIKA MEGARANI
Padu Padan Jins Untuk ke Kantor
VIVAnews – Busana berbahan dasar jins ternyata tak hanya cocok dikenakan untuk acara-acara santai, Anda juga bisa tampil chic dan bergaya dengan memakai celana jins ke kantor.
Namun, sebelum mengenakan celana jins ke kantor, sebaiknya sesuaikan juga dengan profesi Anda. Jika Anda seorang bankir atau pengacara, ada baiknya dipadu padankan dengan pakaian yang lebih formal.
Agar tak salah memadukan celana jins dengan busana yang akan Anda kenakan, berikut tips yang bisa Anda contek, seperti dikutip dari instyle.com.
Padukan dengan blazer
Memadukan jeans dengan blazer untuk pergi ke kantor bisa memberikan tampilan baru yang lebih bergaya. Meski terlihat klasik, blazer berwarna putih atau hitam sangat cocok untuk Anda para wanita yang bekerja di dalam ruangan. Pilih celana jins yang bisa membuat lekuk tubuh terlihat ramping agar pas dipadu dengan blazer.
Mix and match dengan busana berpayet
Sedikit kilau bisa membuat penampilan terlihat glamor. Jika Anda termasuk wanita yang berani dengan tampilan mewah, cobalah padukan jins dengan busana berpayet setengah penuh.
Cardigan
Sweater atau cardigan yang dikenakan bersama dengan celana jins bisa menambah pesona retro. Sebelum mengenakan cardigan, gunakan tanktop sebagai pelapis dalam pakaian akan membuat penampilan lebih seksi.
Atasan berbahan sutra
Blus sutra bisa membuat tampilan Anda terlihat lebih feminin jika dipadankan dengan celana jins yang menampilkan lekuk tubuh. Pilih model blus yang manis dengan kerah unik.
Padukan dengan jaket kulit
Jaket kulit yang dikenakan dengan celana jeans penampilan lebih seksi. Untuk menghilangkan kesan maskulin, kenakan sepatu bertumit tinggi dengan tas tangan etnik. (adi)
• VIVAnews







