ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 


MENJADI PENDENGAR YANG BAIK UNTUK ANAK

Sebagai orangtua, ada kalanya kita perlu menjadi pendengar yang baik bagi anak2 kita. Berikut adalah tips cara mendengarkan yang baik

  • Saat anak sedang berbicara kepada anda, tataplah matanya dengan kasih sayang sehingga anak merasa di perhatikan ceritanya.
  • Di dalam sela-sela pembicaraan anak anda, sesekali berilah komentar seperti “O ya? atau Wah!.. ” karena itu sudah menjadi stimulasi bagi mereka untuk makin giat bercerita. Pola ini dapat membuat anak nyaman karena merasa orang tua memahami apa yang mereka ungkapkan.
  • Mendengar sepenuhnya cerita pengalaman anak, baik itu menyedihkan dan menyenangkan, membuat kita berdua (ibu dengan anak) dapat berbagi rasa dan anakpun akan merasa orangtuanya menghargainya, Anak akan bersikap terbuka karena yakin orangtua pasti bersedia mendengarkan mereka.
  • Hindari sikap memaksakan pendapat, dan langsung ‘melabel” anak. Perasaan anak yang lebih sensitif, membuat anak akan merasa tersisihkan jika kita bersikap seperti itu.
  • Jika anda ingin membantu anak menghadapi masalahnya, berilah masukkan dengan kata-kata yang tetap menyemangati  anak. Hindari berkata “Ya sudah, besok kamu tidak usah main” atau ” Biar mama yang marahi temanmu yang nakal itu”
  • Disaat anak sedang emosi dan sulit bicara, jangan paksa anak untuk terus bicara.
  • Beri anak anda waktu untuk menyendiri sejenak sampai emosinya mereda dan siap untuk berbicara.
  • Berusahalah untuk tidak memberikan opini kita pribadi, baik terhadap pilihan sikapnya, emosinya dan tindakannya.
  • Tanyakan pemikiran mereka terhadap masalah ini dan bagaimana kira-kira sikap yang sebaiknya mereka lakukan di kemudian hari.
  • Sikap ini tidak saja menghindarkan anak dari perasaan di hakimi, namun juga membantu mereka lebih memahami kejadian atau peristiwa secara objektif.

Perawatan Saat Kulit Terbakar Matahari

VIVAnews – Ketika pergi ke dataran tinggi, seringkali Anda malas menggunakan krim pelindung kulit dari sinar matahari. Biasanya karena udara sangat dingin dan menganggap sinar matahari tidak terlalu terik.

Tetapi, efeknya bisa dilihat beberapa jam kemudian, kulit menghitam dan mengelupas karena terbakar matahari. Untuk mengatasi masalah ini agar tidak makin parah, ada empat cara yang bisa dilakukan.

1. Mandi air dingin
Jika kulit mengelupas, hal yang pertama harus dilakukan adalah mandi dengan air dingin. Hal itu akan membuat kulit lebih baik dan memperlambat proses pengelupasan. Saat mengeringkan kulit, pastikan handuk yang digunakan berbulu lembut dan bersih, untuk menghindari rasa perih dan memperlebar pengelupasan kulit.   

2. Berikan pelembab
Setelah mandi, gunakan pelembab kulit yang memang dikhususkan untuk merawat kulit terbakar. Biasanya pelembab tersebut mengandung ekstrak aloe vera. Anda juga bisa menggunakan gel aloe vera murni. Kulit akan terasa dingin dan pengelupasan menjadi tidak terlalu perih. Zat dalam aloe vera juga anti inflamasi, sehingga kulit terhindar dari infeksi.

3. Minum air putih
Diperlukan juga perawatan dari dalam, yaitu dengan minum banyak air putih. Hal ini bisa membuat penyembuhan lebih cepat. Minumlah lebih banyak dari biasanya atau konsumsi buah yang mengandung banyak air. Nutrisi dari dalam sangat dibutuhkan untuk membuat kulit kembali normal.

4. Jangan digaruk dan dikelupas
Kulit yang mengelupas memang terasa sangat gatal. Tetapi, usahkan untuk tidak menggaruknya apalagi mengelupasnya secara paksa. Hal ini bisa menimbulkan luka permanen, dan rasa perih yang luar biasa. Lalu, jika tangan Anda dalam keadaan kotor kemudian mengelupas kulit, risikonya adalah infeksi.

• VIVAnews

12 queries