Tanda dan Gejala Stres Pada Anak
Gejala stres pada anak sangatlah tidak mudah untuk dikenali. Secara umum tanda-tanda atau gejala stres pada anak dikelompokkan dalam beberapa kategori :
1. Gejala fisik
Seperti mengompol, susah tidur, napsu makan menurun, sakit perut, gagap, mimpi buruk dan sakit kepala.
2. Gejala emosi
Ditandai dengan rasa bosan, takut, menangis, tidak adanya keinginan untuk berpartisivasi pada kegiatan di sekolah atau di rumah, marah, kebiasaan berbohog, mengasari teman, bereaksi secara berlebihan terhadap hal-hal yang kecil, dan perubahan yang drastis terhadap penampilan akademik.
3. Gejala kognitif
Tunjukkan melalui ketidakmampuan berkonsentrasi atau menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan sekolah, dan suka menyendiri dalam waktu yang lama.
4. Gejala tingkah laku
Ditunjukkan dengan ketidakmampuan mengontrol emosi, menunjukan sikap brutal dan keras kepala, tempramen yang berubah-ubah dan perubahan dalam pola tidur, munculnya kebisaan baru seperti menghisap jempol, memutar-mutar rambutnya, dan mencubit-cubit hidung.
Nancy Go Wabah Bagteria
TEMPO Interaktif, Selasa pekan lalu, Nancy Go mengenakan pakaian hitam. Bukan karena sedang berduka, melainkan hitam-putih merupakan warna netral menjadi favorit perancang tas yang biasa disapa Nancy ini.
Seleranya yang klasik itu tertuang dalam rancangan tas tangan yang bergaya vintage yang tetap trendi sepanjang zaman. “Saya berharap tas ini kelak dapat diwariskan dari ibu ke anak hingga ke cucu mereka,” ujarnya.
Tak mengherankan jika dalam satu dasawarsa berkarya, Bagteria–merek tas rancangan Nancy–mendapat tempat di hati pencinta mode. Putri Zara Philips, sosialita Paris Hilton, aktris Emma Thompson, hingga bintang Prancis Audrey Tautou adalah sederet nama yang pernah terlihat memakai Bagteria untuk melengkapi penampilan mereka.
Sebuah rumah makan di jantung Ibu Kota menjadi tempat pertemuan Nancy untuk sesi wawancara dengan Tempo. “Rumah makan ini milik saya dan keluarga,” kata Nancy sore itu. Selain bisnis tas, Nancy rupanya merambah bisnis makanan sejak awal 2010. Di rumah makan ini, dia pun bercerita tentang Bagteria yang bermula dari hobi dan cinta.
“Dari dulu saya demen kerajinan tangan,” ujarnya. Baju dan selendang pernah ia rajut dan sulam sendiri sebelum menamatkan sekolah menengah. Lembaga Pengajaran Tata Busana Susan Budihardjo dan Academy of Arts San Fransisco menjadi sekolah lanjutan yang ia pilih. Nancy tak lama bekerja sebagai merchandiser untuk fashion apparel di sebuah perusahaan asing. Dia bertemu dengan calon suaminya, Bert Ng, di Singapura. kemudian ia menikah di usia 21 tahun, dan berhenti bekerja demi membesarkan tiga anaknya.
Tahun 2000 menjadi titik kembalinya Nancy di dunia mode. Di bawah bendera PT Metamorfosa Abadi milik suaminya, Nancy merancang Bagteria untuk pemakaian sehari-hari dan untuk pesta. “Bagteria terdengar lucu. Seperti bakteri bersayap, kami berharap tas ini dapat menyebar dan mewabah ke seluruh dunia,” katanya.
Tak hanya mendesain, Nancy juga terlibat dalam proses produksi pada awal pembuatan tas Bagteria, yang keseluruhannya dibuat dengan tangan (handmade). Dari garasi rumah di Jakarta Barat, workshop berpindah dengan menyewa rumah tetangga depan serta tetangga kiri dan kanan, hingga akhirnya menyewa satu tempat berjarak 10 menit dari rumah mereka. Karyawan pun bertambah, dari lima orang menjadi ratusan. “Selama tiga bulan pertama, perajin tas hanya belajar teknik sulam dan rajut, setelah dianggap lulus baru boleh terlibat mengerjakan tas,” ucap wanita berkulit putih ini.
Teknik rajut sulam dengan bahan unik menjadi ciri desain Bagteria. Dari kristal swarovski, manik, payet, batuan semi-precious, hingga emas dan perak dalam ukuran milimeter semuanya dijahit secara teliti satu per satu. Dia pun menggunakan bahan dari bulu domba, kulit belut, piton, ostrich, kulit ikan salmon, dan gading mammoth. Untuk bahan-bahan ini, ia memesan langsung ke Siberia, Islandia, dan Afrika. Meski begitu, Nancy juga memanfaatkan bahan lokal, seperti kulit piton, kulit buaya, kerang, kayu, dan perak dari perajin Bali dan Yogya.
Karena bahan bakunya unik, jumlah tas rancangannya pun terbatas. “Satu desain hanya untuk 299 tas, dan hanya ada tiga warna yang sama dari satu desain,” ujar Nancy, yang membanderol harga tas berkisar Rp 1-8 juta untuk pasar Indonesia. Harga ini tergolong murah bila diukur dari nilai desain, proses pencarian bahan baku, dan tingkat kerumitan produksi. Di luar negeri, harganya naik dua kali lipat. Dalam setahun, Nancy merancang 20 desain untuk musim panas dan dingin, serta 3 desain di musim liburan.
Bagteria pertama kali diluncurkan di Hong Kong pada 2000. Saat itu ia menilai masyarakat internasional lebih menerima tas rancangannya ketimbang masyarakat Indonesia. Hingga kini tas rancangannya sering dianggap terlalu mahal. Di Hong Kong, ia memilih satu distributor sebagai master franchise yang menyebarkan Bagteria ke butik pilihan. Dua tahun kemudian, ia menembus pasar Jepang dengan cara yang sama dan negara-negara eropa di tahun berikutnya. Kini Bagteria tersebar di 30 negara termasuk Italia, Prancis, Inggris, AS, Jepang, dan Kuwait. Di Indonesia, Bagteria bisa ditemukan di Seibu dan Alun-alun Indonesia.
Ada satu pengalaman paling berkesan ketika Nancy berjalan-jalan di Hong Kong bersama distributornya. Di salah satu butik ia melihat ada yang meniru tas rancangannya. Meski tampak mirip dari kejauhan, teknik rajut dan sulam tak sehalus buatan Nancy. “Saya bete.” Namun ia teringat Coco Chanel pernah berkata, “Bila suatu hari barang kamu tidak ditiru lagi, kamu boleh bersedih.” Barulah ia meniru filosofi perancang legendaris asal Prancis itu. “Kemudian perasaan saya menjadi lebih baik.”
Kini Nancy merasa karyanya telah diterima dunia internasional, Tanah Air pun sudah diapresiasi dengan baik. Bahkan sebuah merek internasional mempercayakan pengerjaan tas pada workshop miliknya dan beberapa kali merancang tas merek lain. “Saya ingin istirahat dan meluangkan waktu demi membalas kebersamaan yang hilang dengan anak-anak,” kata ibu Brendan, 26 tahun, Brenda (17), dan Bryna (14) itu.
Nancy adalah anak kelima dari tujuh bersaudara. Ayahnya, yang seorang pengusaha farmasi, bekerja di Brasil dan menikahi ibunya, yang keturunan Cina setempat. “Bakat seni turun dari ibu. Ibu saya seseorang yang fashionable di eranya,” kata Nancy, yang dalam waktu dekat akan menggelar peragaan dalam Reunion Show Lembaga Pengajaran Tata Busana Susan Budihardjo.
AMANDRA MUSTIKA MEGARANI
BIODATA
Nama: Nancy Go
Tempat dan Tanggal Lahir: Sao Paulo (Brasil), 6 Januari 1963
Hobi: Membaca, Merajut, dan Menyulam
Pendidikan:
1977 — Bunka School of Fashion, Jakarta
1980 — Lembaga Pengajaran Tata Busana Susan Budihardjo, Jakarta
1982 — Academy of Arts, San Fransisco
Karier:
1984 — Merchandiser Fashion Apparel
2000 — Pemilik dan Desainer Bagteria
Penghargaan:
2009 — Indonesia Berprestasi (IB) Awards
2009 — 10 Inspiring Woman Awards
2010 — The Best Product Design
2010 — Kartini Awards
Tetap Trendi Meski Punya Anak
VIVAnews - Penampilan pascamelahirkan dan kehadiran bayi seringkali membuat para ibu serba salah. Banyak ibu lebih mendahulukan penampilan sang buah hati dan tak lagi menghiraukan gaya berpakaian mereka.
Peran sebagai ibu bukan berarti Anda tak bisa tampil trendi. Beberapa jenis pakaian yang tak merepotkan tugas sehari-hari tetap bisa mencerahkan keseharian. She Knows memberi petunjuk bagaimana seorang ibu bisa tampil memukau tanpa tampak seperti pengasuh.
Jeans Skinny
Skinny Jeans cocok digunakan untuk acara-acara malam. Sedangkan celana skinny model capri lebih sesuai digunakan saat siang hari. Kenaikan berat badan membuat para ibu kemungkinan membutuhkan jeans satu ukuran lebih besar. Jika mau, jeans skinny saat hamil lebih nyaman digunakan di bulan-bulan awal setelah melahirkan.
Agar bisa menyembunyikan kelebihan lemak, hindari skinny jeans dengan warna-warna terang. Pilih warna gelap yang menimbulkan kesan lebih langsing.
Celana Bermuda
Celana pendek atau celana bermuda bisa dipadukan dengan ikat pinggang besar. Gunakan celana pendek berstruktur dan sematkan ikat pinggang di tempatnya atau biarkan menjuntai di pinggul.
Agar makin kinclong, sepasang sandal besar atau sepatu berhak dan kalung membuat penampilan lebih menarik.
Kemeja floral
Kemeja motif floral atau nautika membuat penampilan ibu lebih segar. Bagi yang menyukai gaya konservatif, kemeja setengah lengan bergaris dengan celana pendek, kapri atau jeans berkaki lebar dengan sandal cantik dan ikat pinggang menjadikan ibu tampak gaya.
Perhiasan emas seperti kalung dan gelang mempermanis tampilan akhir. Dijamin, ibu dan buah hati sama-sama trendi.
• VIVAnews
Trik Cantik Lima Menit Untuk Kencan
VIVAnews – Sebagain besar wanita pasti selalu ingin terlihat cantik dan segar saat kencan dengan sang pacar. Tapi bagaimana cara merapihkan diri jika jadwal kencan Anda akan dilangsungkan usai aktivitas kantor selesai?
Anda pasti tak ingin terlihat lusuh dan wajah penuh beban. Agar terlihat segar saat kencan usai pulang kantor, berikut tips cara mudah tampil cantik di depan kekasih.
Tambahkan Aksesori
Aksesoris dapat menunjang penampilan Anda. Mengenakan blus dan rok pensil yang sederhana biasanya banyak dikenakan wanita saat beraktivitas di kantor. Agar penampilan Anda lebih menarik dan beban pekerjaan tidak membayangi kencan malam Anda, jangan takut mengenakan perhiasan tebal dan juga aksesori seperti cincin koktail yang besar, anting-anting seksi, atau kalung berlapis. Di jamin, penampilan Anda saat kencan usai ngantor akan terlihat lebih unik dan menarik.
Biarkan rambut terurai
Kencan malam usai seharian beraktivitas di kantor pasti membuat Anda malas merapikan rambut. Jadi tak ada salahnya membiarkan rambut Anda terurai. Tambahkan syal atau ikat kepala chic untuk memberikan sentuhan ekstra, dan jangan takut untuk sedikit menambah volume rambut Anda. Gunakan sedikit hairspray untuk memberikan volume pada rambut Anda.
Kenakan make up agar wajah terlihat lebih segar
Mengenakan make up terlalu tebal justru akan merusak penampilan Anda dan memakan waktu cukup lama. Sebaliknya, pilih salah satu fitur di wajah Anda dan menambah sedikit make up agar wajah terlihat lebih segar dan lebih semangat . Biarkan sisa make up di wajah Anda apa adanya, tapi jangan lupa pulas kembali bibir Anda dengan warna lipstik merah klasik. Atau, fokus pada mata dan hapus eyeliner agar tatapan terlihat lebih tajam.
Pikat si dia dengan langkah Anda:
Membawa perubahan justru bukan lewat pakaian, tetapi rubah alas kaki Anda. Tambahkan sedikit perubahan kepribadian dengan tumit berwarna-warni. Mengenakan sepatu dengan warna cerah dan menarik juga akan menarik perhatiannya. Singkirkan pula stoking buram yang biasa Anda kenakan. Mereka mungkin terlihat lebih gaya, tapi kebanyakan pria lebih suka melihat sepasang kaki tanpa stoking.
• VIVAnews
Wanita Butuh Waktu Lebih Untuk Merias Diri
VIVAnews – Hari Senin merupakan hari yang banyak dibenci banyak orang. Namun, meski Senin merupakan hari sibuk bagi banyak orang, tetap saja wanita masih rela menghabisakan waktu berjam-berjam berada di meja rias.
Bahkan tak sedikit dari wanita menghabiskan waktu minimal dua jam untuk merawat penampilan mereka meskipun di hari sibuk seperti Senin pagi.
Seperti dikutip dari laman geniusbeauty, para peneliti dari Universitas London memperkirakan berapa banyak waktu yang dihabiskan wanita untuk rutinitas kecantikan mereka.
Penelitian yang melibatkan 1.000 wanita menunjukkan bahwa para wanita mengakui menghabiskan rata-rata 76 menit. 23 menit untuk penata rambut, 18 menit untuk melakukan makeup, 16 menit untuk memilih apa yang akan dipakai dan 19 menit untuk mandi.
Pada hari Senin pagi, wanita menghabiskan rata-rata 12 menit pada gaya rambut, 9 menit pada penerapan maskara, lipstik, eyeshadow dan perona pipi, 9 menit sibuk memilih pakain di lemari secara rutin dan 10 menit mandi. Pada hari Jumat, kebiasaan merias diri membutuhkan waktu yang lebih sedikit dari biasanya, yakni turun 6 menit.
Ed Watson, kepala tim peneliti, mengatakan wanita menghabiskan tiga perempat dari kehidupan mereka hanya untuk mempercantik penampilan. Maka tak heran, selebriti seperti Cheryl Cole dan Jennifer Lopez menghabiskan waktu hampir satu jam untuk rutinitas kecantikan. Para selebritis menghabiskan 28 menit di meja rias, 14 menit untuk mandi, 11 menit untuk membuat gaya rambut dan 19 menit untuk make-up.
• VIVAnews
Perut Buncit Lantaran Kembung?
KOMPAS.com – Setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda-beda. Ada yang makan begitu banyak sehingga kekenyangan, namun perutnya tetap terlihat rata. Ada pula yang hanya minum kopi, perutnya langsung kembung dan membuncit (keras pula!). Selain menimbulkan perasaan tidak nyaman, perut buncit akibat kembung juga membuat bikin penampilan Anda jadi kurang indah dilihat. Lakukan kilas balik terhadap makanan dan minuman yang Anda konsumsi untuk mencegah atau mengatasinya, seperti disarankan Marissa Lippert, pakar diet yang penulis buku best seller The Cheater’s Diet.
1. Perbanyak air minum
Air putih akan melenyapkan kembung seketika, dengan membantu pencernaan sekaligus mengatasi rasa lapar dan tingkat hidrasi. Sebagai bonusnya, banyak minum air putih juga akan membuat kulit Anda terlihat lebih segar dan membantu mencegah tanda-tanda penuaan (seperti keriput). Minum 1,5 – 3 liter air per hari, tergantung pada tingkat aktivitas Anda. Agar rasanya lebih segar, tuangkan perasan air lemon atau potongan mentimun.
2. Makan makanan pengusir kembung
Mentimun, asparagus, artichoke, semangka, buah-buahan dari rumpun sitrus, melon, dan belewah, adalah beberapa jenis buah yang bertindak sebagai diuretik alami. Jika tubuh Anda cenderung mudah menahan air, buah-buahan ini bisa dicoba karena membuat Anda sering buang air. Selain itu, makanan yang mengandung lemak sehat seperti salmon, alpukat, dan minyak zaitun juga bisa membantu mengurangi peradangan dan menjaga perut tetap rata.
3. Hindari pemanis buatan, kafein, dan minuman berkarbonasi
Pernah merasa perut begitu penuh usai minum kopi? Hal ini seringkali terjadi bila perut Anda belum terisi makanan. Banyak juga orang yang tak sempat makan, lalu sengaja minum kopi untuk “mengganjal” perut. Padahal, rasa kenyang ini sifatnya tipuan belaka. Hasilnya mungkin justru perut Anda jadi sedikit buncit karenanya. Untuk itu, perhatikan pola makan Anda. Apakah Anda sering mengonsumsi permen bebas gula, minum kafein dan minuman bersoda? Makanan dan minuman inilah penyebab perut Anda yang sensitif menjadi kembung.
4. Pilih-pilih minuman alkohol Anda
Minuman beralkohol pun ternyata memiliki hitungan kalori yang berbeda. Hindari minuman yang mengandung gula, atau yang tinggi kalori, sehingga bisa mengacaukan ruang dalam perut Anda. Anda boleh menikmati 1 atau 2 koktil pilihan Anda seperti margaritas on the rocks, mojito, dan sangria, kemudian teguk jenis yang lebih ringan seperti champagne, wine, light beer, atau vodka-soda.
Ingin tahu berapa perkiraan kalori dalam minuman Anda?
* White atau rose wine (147,8 ml) – 110 kalori
* Mojito (103,5 ml) – 150 kalori
* Margarita on the rocks (88,7) – 223 kalori
* Sangria (1 gelas) – 120 kalori
5. Hindari junk food
Makanan gorengan yang berminyak dan berlemak, seperti kentang goreng, keripik, permen, atau roti, biasanya mengandung banyak sodium, gula, kalori nol, dan karbohidrat yang mengandung zat tepung. Makanan seperti ini menyerap tingkat energi dan menyebabkan kembung. Sebagai gantinya, nikmati makanan dengan bahan baku yang lebih sehat, terutama buah dan sayuran. Untuk sayuran, hindari yang mengandung gas seperti kubis, sawi, atau nangka muda.
DIN
Editor: din
Sumber: Shine
4 Manfaat Seks untuk Kecantikan Kulit
KOMPAS.com – Seks memiliki banyak manfaat, Anda mungkin sudah sering mendengarnya. Entah itu mengurangi stres, atau membakar kalori. Ternyata, seks memiliki banyak manfaat lain yang berkaitan dengan kesehatan kulit. Ahli seksologi Dr Gloria G. Bramer mengatakan, seks tidak hanya membuat Anda awet muda, tetapi juga membuat kulit menjadi lebih cerah dan tidak tercela. Jadi, bila lain kali Anda merasa tidak mood berhubungan seks karena sedang kesal dengan suami, lakukan demi kecantikan kulit Anda!
Membuat kulit Anda berkilau
Bramer mengatakan, berhubungan seks dapat memperbaiki sirkulasi darah, sehingga membantu memompa oksigen ke kulit dan membuatnya terlihat lebih cerah. Seks juga membantu membuang racun-racun di dalam tubuh dan membuat bibir Anda terlihat lebih penuh.
Mengontrol jerawat
Seperti juga ketika Anda berolahraga, bercinta juga mengurangi tingkat hormon Anda, dan menyeimbangkannya. Hasilnya, menurut Bramer, kulit Anda menjadi lebih cerah, rambut Anda pun jadi lebih sehat.
Mencegah kulit menjadi kering
Kulit kering bisa dicegah dengan banyak minum air putih, sedikitnya 8 gelas sehari. Namun tidak berarti berhubungan seks bisa menggantikan asupan minum Anda. Berhubungan seks juga memiliki fungsi yang sama dengan air, yaitu menghidrasi kulit. Karena seks memperbaiki sirkulasi darah, darah akan dihantarkan ke seluruh tubuh secara lebih efisien. Hal ini memberikan kelembaban yang dibutuhkan kulit untuk tetap sehat.
Mengusir penuaan dini
Terjebak dalam kesibukan bisa membuat penampilan Anda beberapa tahun lebih tua. Dengan berhubungan seks, Anda mendorong produksi kolagen, yang akan mencegah bintik-bintik pada wajah dan kulit yang menurun akibat gravitasi. Produksi kolagen ini juga akan membebaskan Anda dari keriput. Bahkan mungkin tidak ada masker wajah merek apa pun yang bekerja sama efektifnya dengan yang dilakukan seks pada kulit Anda.
DIN
Editor: din
Sumber: Real Beauty
Tiga Diet Agar Awet Muda
VIVAnews – Banyak cara bisa ditempuh untuk mewujudkan penampilan awet muda. Tak hanya dengan bercinta atau rutin ke salon kecantikan, makanan yang dikonsumsi juga bisa berpengaruh pada penampilan Anda.
Pola diet tepat, selain membut tubuh sehat, tapi juga bisa mencegah penuaan dini. Jika Anda ingin senantiasa tampil awet muda, praktekkan program diet berikut ini:
Diet pembatasan kalori
Salah satu tren diet terbaru adalah membatasi asupan kalori. Dengan pengurangan kalori, pelaku diet hanya mengonsumsi kalori sekitar 25 persen lebih sedikit daripada yang dibutuhkan tubuh.
Anda bisa mempraktekkan diet ini dengan menghindari makanan berlemak, kue-kue manis berbahan tepung, cokelat dan es krim. Walaupun dalam porsi kecil, makanan ini berkalori tinggi.
Selain itu, jika timbul rasa lapar dan belum saatnya makan, atasi dengan mengkonsumsi buah atau sayuran karena bahan pangan ini kaya serat yang akan memberikan rasa kenyang lebih lama. Hindari juga sumber karbohidrat simpleks seperti gula, permen dan sirup. Konsumsi karbohidrat kompleks seperti kentang, nasi, roti dan jagung, jenis karbohidrat ini lebih lambat diserap tubuh.
Diet ini dapat memperpanjang umur dengan mengurangi risiko penyakit yang berkaitan dengan usia, meningkatkan gula darah, kolesterol, dan tekanan darah. Pola makan ini juga bisa mempertahankan berat badan ideal, dan membantu mempercantik kulit.
Diet Gen
Pola diet ini menyarankan agar Anda mengontrol porsi makan, yang diimbangi dengan olahraga teratur. Jenis makanan dikonsumsi sebaiknya yang mengandung polifenol, asam lemak omega, dan berserat. Antara lain, salmon, kepiting, udang, biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran.
Diet ini memastikan tubuh Anda menerima semua nutrisi yang dibutuhkan untuk bekerja optimal. Dengan begitu tubuh kebal penyakit, dan awet muda.
Diet Blue Zone
Dan Buettner, penulis ‘The Blue Zones: Lessons for Living Longer’ berpendapat, 90 persen dari berapa lama kita hidup ditentukan gaya hidup dan 10 persen lainnya didasarkan pada genetika.
Beberapa tahun belakangan, banyak ilmuwan menyimpulkan, genetika dapat diandalkan untuk memperkirakan umur seseorang berdasarkan sejarah keluarga. Penelitian Buettner selama dekade terakhir mengungkapkan, orang-orang yang tinggal di dalam wilayah Zona Biru di seluruh dunia memiliki gaya hidup lebih sehat, sehingga penduduknya bisa berumur hingga 100 tahun.
Lima daerah yang dinyatakan sebagai Zona Biru oleh Buettner, antara lain: Pulau Sardinia, Italy; Nicoya Peninsula, Costa Rica; Ikaria, Yunani; Okinawa, Jepang, dan Loma Linda, California, AS.
Namun, meskipun tidak tinggal di daerah Zona Biru, kita bisa tetap mempraktekkan pola diet Blue Zone. Diet yang berfokus pada banyak minum air, makan sayuran, mengonsumsi sedikit protein hewani dan lemak, dan membatasi mengonsumsi makanan kaya gula. Melakukan diet ini secara konsisten ditambah selalu berpikir positif, dan rajin berolahraga bisa membuat tubuh sehat dan kulit bersinar. (adi)
• VIVAnews
Karantina PPI di Palangkaraya Membaurkan Kultur
PALANGKARAYA, KOMPAS.com – Karantina Pemilihan Puteri Indonesia (PPI) daerah Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, berbaur dalam satu rangkaian kegiatan berpusat di Kota Palangkaraya. Berlangsung mulai 16 – 20 Juni 2010, 20 finalis berkompetisi menuju grand final PPI 2010 untuk ketiga provinsi di pulau Borneo ini.
Noor Awaliah, Ketua Pelaksana PPI daerah Kalteng-Kaltim-Kalsel, mengatakan bahwa karantina yang menggabungkan tiga provinsi di Kalimantan ini memasuki tahun kedua.
“Dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan tiga provinsi, karantina PPI menjadi lebih efisien dari segi waktu dan tenaga. Selain itu juga membangun kedekatan pesertanya,” papar perempuan yang akrab disapa Awal ini kepada Kompas Female di Aquarius Boutique Hotel, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (18/6/2010) lalu.
Kegiatan karantina efektif mulai 17 Juni 2010, dengan melakukan City Tour menjelajah Kalimantan Tengah. Destinasi wisata menjadi fokus utamanya. Maklum, potensi wisata Kalteng masih menjadi konsentrasi lantaran masih kalah populer dengan provinsi lain di Indonesia.
Finalis Kalteng (8), Kalsel (7), Kaltim (5) juga diberikan pembekalan seputar kebudayaan lokal, potensi pariwisata, hingga pengembangan personal seperti etika dan penampilan, public speaking, beauty class, dan juga perkembangan media.
Setiap peserta, dengan latar budaya berbeda, membawa pesan yang khas dengan kultur daerah asalnya. Seperti Yemima Eka Ampung (24). Finalis dari Palangkaraya (Kalteng) ini begitu semangat memperkenalkan budaya suku Dayak dan karakter kampung halamannya. Lain lagi dengan Nadila (22), perempuan muda asli Kutai dari Kalimantan Timur. Baginya, budaya Kaltim memiliki keunikan yang layak dipopulerkan melalui ajang PPI.
“Keunikan pada suku di pedalaman, bagaimana mereka bercocok tanam, baik perempuan dan lelaki memiliki telinga panjang dengan anting besi yang menunjukkan usianya. Tato pada suku Dayak yang dibuat dari tumbuh-tumbuhan tidak kalah bagusnya dengan tato modern. Tato bagi suku Dayak memaknakan kebangsawanan,” papar Dila bersemangat.
Kaltim merupakan provinsi dimana paling banyak terjadi pembauran budaya, dengan banyaknya pendatang, dibandingkan Kalsel dan Kalteng. Penduduk asli, meski minoritas, masih bisa ditemukan di kawasan pesisir pantai yang dikenal sebagai paser blengkong. Semakin bergesernya penduduk asli dan kultur masyarakat lokal inilah, yang menjadi semangat lima finalis dari Kaltim untuk mendukung pelestarian budaya dan pariwisata Kaltim.
“Budaya Indonesia wajib dikenal supaya tidak direbut,” tegas Dila, yang juga penggiat tarian khas Dayan Gong Enggang, tarian penyambutan untuk tamu dan turis. Mempelajari tarian khas Dayak, bagi Dila, menjadi cara mengenal asal usul daerah. Karena tarian, katanya, menggambarkan berbagai cerita dari budaya daerah itu sendiri.
Saling mempelajari budaya serta mengembangkan destinasi wisata daerah, menjadi motivasi kebanyakan finalis. Namun, misi kedaerahan bukan menjadi satu-satunya tujuan. Menyadari besarnya peran Puteri Indonesia, wawasan dan kecerdasan juga menjadi kunci untuk menarik perhatian juri. Karenanya, bagian paling mendebarkan dari rangkaian karantina perdana di tingkat daerah ini adalah wawancara dengan lima juri.
Baik Yemima maupun Dila mengaku grogi menghadapi sesi wawancara dengan para juri, perwakilan dari ketiga provinsi, dan dari Yayasan Puteri Indonesia Jakarta. Bagaimana para finalis menjawab pertanyaan dan memberikan pandangannya, akan menunjukkan sejauhmana kualitas personality mereka.
Raut muka tegang dan berbagai cara mengatasi rasa grogi pun terlihat di hampir semua finalis. Meski begitu, keakraban yang dibangun lantaran kultur yang membaur, menjadi penyemangat sesama finalis. Dari sesi wawancara, terlihat bahwa para perempuan muda dari berbagai latar belakang ini tak sekadar ingin menyandang gelar puteri, namun juga menyuarakan realitas sosial dan budaya. Mulai dari pelestarian kultur dan potensi alam Kalimantan, hingga nasib para guru di pedalaman.
C1-10
Editor: din
Keliru Pilih Bra Bisa Buruk Bagi Kesehatan
KOMPAS.com – Bukan hanya berisiko merusak penampilan, ada pula sejumlah risiko kesehatan yang mengancam Anda hanya karena salah memilih bra. Berikut di antaranya;
* Payudara Kendur
Pemakaian size bra yang keliru membuat payudara Anda tidak disangga secara benar. Buruknya sistem penyangga ini berakibat meregangnya ligamen-ligamen yang rapuh pada payudara, sehingga mengurangi kekencangannya.
* Nyeri Punggung
Tali bra yang terlalu ketat menekan pundak bisa menghambat aliran darah di daerah tersebut. Akibatnya, otot-otot di sekitar pundak dan leher menjadi tegang, dan selanjutnya Anda bisa terserang pegal-pegal, sakit kepala, juga nyeri punggung.
* Iritasi Kulit
Keluhan ini bisa muncul apabila Anda mengenakan bra dengan ukuran terlalu kecil, tali terlalu kencang, atau memilih bra yang terbuat dari bahan sintetik yang tidak menyerap keringat.
* Kanker Payudara
Mengenakan bra yang terlalu sempit bisa memengaruhi fungsi sistem limfatik dan mengganggu proses pengeluaran zat beracun dari sel-sel tubuh. Jika dibiarkan terlalu lama, maka sel-sel normal di dalam payudara bisa berubah bentuk menjadi sel abnormal (kanker).
(Nayu Novita/Majalah Chic)
Editor: NF







