ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 


Pendidikan yang Mencerdaskan Anak

Kecerdasan seorang individu di masa dewasa memang tidak sepenuhnya bergantung pada pendidikan yang diberikan dan pengalaman dijalaninya semasa kecil, namun orang tua yang mengamalkan cara mendidik anak agar cerdas secara tepat bisa jadi cukup membantu perkembangan anak. Sebab bagaimanapun juga, tidak semua orang di dunia ini seberuntung Einstein yang kecerdasannya—yang lebih tepat disebut kejeniusan—menonjol pada masa dewasanya sementara semasa kecil hingga remaja ia dianggap memiliki kekurangan pada kemampuan berpikirnya.

Kemampuan seorang individu hingga bisa dinilai cerdas bila belajar hingga bisa memahami apa yang dipelajari dan dialami, selain itu sanggup memecahkan masalah menggunakan rasio dan dapat menerapkan apa yang dipalajari. Kecerdasan seorang anak dapat dikatakan berkembang bila nalar, emosi, dan motoriknya dapat difungsikan dengan baik. Untuk bisa mencapai dan meraih semua itu, makanan, pengalaman, dan aktivitas fisik merupakan faktor penting. Makanan sehat dan bergizi bagi bayi yang dikonsumsi ibu semenjak kehamilan sampai yang diberikan setelah bayi lahir, jelas merupakan salah satu langkah penting dalam cara mendidik anak agar cerdas dengan ikan dan ASI sebagai menu utama. Makanan yang mesti dihindari oleh sang ibu maupun jabang bayi terutama, makanan mengandung bahan-bahan kimiawi berupa pengawet dan pewarna yang melebihi standar aturan yang ditetapkan.

Pengalaman untuk mempelajari dan mengalami hal-hal baru jelas menjadi faktor untuk menstimulasi perkembangan kcerdasan otak dan emosi anak. Selain itu, mengajak anak untuk melakukan kegiatan fisik seperti berolahraga, bermain, dan sebagainya, akan mengembangkan kemampuan motorik yang berdaya guna serta merupakan cara mendidik anak agar cerdas.

Permainan Untuk Bayi 1 – 12 Bulan

Meski si kecil masih bayi, ia bisa diajak bermain lewat permainan sederhana. Tentu permainan ini disesuaikan dengan usia dan kemampuannya. Jika permainan sederhana dilakukan dengan baik, hal itu kakan mendukung pertumbuhan fisik, psikis dan kecerdasaannya. Tri puspitarini, MPsi dari lembaga Ini Kami Edu Jakarta, menyarankan sejumlah permainan yang dapat dilakukan ayah dan ibu bersama bayi usia 1- 12 bulan ini :

1. Cilukba

Peralatan: Sebenarnya tak membutuhkan peralatan khusus. Namun, ayah dan ibu dapat mengunakan sapu tangan atau baju sebagai media penghalang.

Cara bermain : Kita tinggal membuka dan menutup wajah dengan tangan atau hilang-muncul di balik dinding, kursi atau tempat tidur.

Manfaat : Bayi belajar tentang konsep hilang dan ada. Meski ia tidak melihat orangtuanya, bayi tahu kita sedang bersembunyi dan segera muncul kembali. Ia pun belajar mengenal bentuk-bentuk emosi lewat ekspresi wajah, seperti gembira, tertawa, tersenyum dan terkejut.

2. Mengeksplorasi Lingkungan

Peralatan : Banyak yang bisa dimanfaatkan dari lingkungan  sekitar. Di halaman rumah misalnya, ada pohon dengan buah, daun, batang dan rantingnya. Lalu, ada daun yang mudah kering, buah yang masih muda, masak atau jatuh membusuk, ada juga pot, batu, rerumputan, kolam ikan, pagar, kunci pagar dan masih banyak lagi.

Cara bermain : Ajak bayi ke halaman dengan di gendong atau didudukkan di stroller, lalu kenalkan satu persatu benda-benda tersebut.

Manfaat :

1. Meningkatkan pengetahuan bayi, yakni mengenal aneka benda yang ada di lingkungannya.

2. Kosakatanya bertambah sehingga secara tak langsung bayi terstimulasi belajar bicara.

3.  Keberanian bayi untuk bereksplorasi pun meningkat lewat pengalaman-pengalaman yang menyenangkan tersebut.

 

Sumber : Prabumulih Pos

Melatih Kecakapan Sosial Melalui Silaturahmi

Sebagian besar anak memiliki pengalaman sosial yang terbatas. Padahal, interaksi sosial merupakan salah satu kunci kecakapan sosial yakni keterampilan yang digunakan sehari-hari sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat, misalnya hubungan dengan teman sebaya, orang yang lebih muda, dan orangtua.

Berikut Tips Membangun Kecakapan Sosial :

1. Tidak ada batasan usia. Sejak dini hingga dewasa dapat terus diajarkan.Semakin dini hasilnya akan semakin baik

2. Orang tua harus konsisten

3. Orangtua jangan hanya mengajak anak berkunjung tapi berikan ia pengertian dan pengetahuan tentang nilai moral yang terkandung di dalamnya, sehingga setiap momen, misalnya hari raya, tidak lewat begitu saja dan tidak hanya sebatas ritual atau tradisi tanpa pernah dimengerti anak.

Supaya Berhasil dalam Latihan Kecakapan Sosial

1. Orangtua harus menjadi model dengan menunjukkan perilaku yang pantas

2. Sering berlatih dengan anak

3. Selalu mengingatkan anak

4. Puji dan besarkan hati anak

5. Lingkungan sangat mempengaruhi keberhasilan latihan kecakapan sosial. Karena itu peran teman sebaya dan orang yang lebih tua sangat penting.

 

Menyelami Beragam Budaya Meningkatkan Kreativitas  

TEMPO Interaktif, Northwestern – Kreativitas dapat ditingkatkan dengan mengalami budaya yang berbeda selain budaya sendiri, menurut sebuah studi yang dimuat di Personality and Social Psychology Bulletin, seperti dikutip ScienceDaily 29 Juni 2010.

Tiga penelitian menguji aspek-aspek kreativitas yang berbeda pada siswa yang tinggal di luar negeri dan yang tidak. Dibandingkan dengan kelompok kontrol, yang tidak mengalami budaya yang berbeda, peserta dalam kelompok budaya yang berbeda memberikan bukti lebih kreatif dalam berbagai standar tes sifat tersebut. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa pembelajaran multikultural adalah komponen penting dalam proses adaptasi, bertindak sebagai katalis kreativitas.

Para peneliti, William W. Maddux, Hajo Adam, dan Adam D. Galinsky, dari Universitas Northwestern, Amerika Serikat, percaya bahwa kunci untuk meningkatkan kreativitas berkaitan dengan pendekatan siswa untuk berpikiran terbuka dalam menyesuaikan diri dengan budaya baru. Dalam dunia global, di mana lebih banyak orang dapat memperoleh pengalaman multikultural dibandingkan sebelumnya, penelitian ini menunjukkan bahwa tinggal di luar negeri dapat lebih bermanfaat dari yang diduga sebelumnya.

ScienceDaily/NF

Apakah Uang Membuat Hidup Anda Bahagia?

VIVAnews – Uang memang menawarkan berbagai kemudahan dan keamanan bagi pemiliknya. Tetapi, uang tak mampu membeli kebahagiaan dan kegembiraan seseorang.
 
Jajak pendapat terhadap 100 ribu orang dari seluruh dunia membuktikan, ada hubungan antara rasa aman dengan jumlah pendapatan. Namun, jumlah uang yang dimiliki tidak berpengaruh terhadap kebahagiaan seseorang.

Dari survei diketahui, 96 persen orang mengakui bahwa kepuasan hidup bertambah seiring meningkatnya pendapatan pribadi maupun negara bersangkutan. Meski begitu, ketimbang uang, perasaan bahagia lebih banyak dipengaruhi faktor lain seperti merasa dihormati, kemandirian, keberadaan teman serta memiliki pekerjaan yang memuaskan.

Seperti dikutip dari Telegraph, Profesor Ed Diener, psikolog di Universitas Illinois menyatakan kebahagiaan tergantung bagaimana mendefinisikannya. “Jika Anda melihat kebahagiaan hidup dan menilai hidup secara keseluruhan, hubungan antara pendapatan dan kebahagiaan sangat kecil.”

Studi yang dimuat dalam Journal of Personality and Social Psychology melibatkan responden dari 132 negara dari tahun 2005 hingga 2006. Para peneliti menyusun daftar yang membahagiakan, termasuk pendapatan dan standar hidup, kemudahan serta kebutuhan psikologis.

Ini merupakan studi “pertama” di dunia dengan sampel penduduk dunia yang membedakan antara kepuasan hidup, keyakinan filosofis bahwa hidup berjalan dengan baik serta pengalaman dari perasaan positif atau negatif di keseharian.

“Meskipun benar semakin kaya seseorang akan menjadikan orang tersebut  makin puas dengan kehidupannya, tapi tidak berkaitan erat seberapa bahagianya orang tersebut menikmati hidup.” (umi)

• VIVAnews

Hikmah di Balik Peristiwa PHK

KOMPAS.com – Ketika Anda di-PHK, entah karena perampingan karyawan atau karena Anda membuat kesalahan, pasti ada kekacauan dalam diri Anda. Anda merasa diperlakukan tidak adil, dan wajar bila Anda merasa panik. Tiba-tiba, Anda kehilangan penghasilan, padahal Anda mungkin harus membantu suami menafkahi keluarga. Bila Anda masih lajang, bagaimana Anda harus membayar pinjaman mobil atau rumah yang sudah keburu Anda beli?

Segera mengambil tindakan untuk mencari pekerjaan lagi, tentu penting. Tetapi, jangan biarkan perasaan kesal berlarut-larut. Beri waktu pada diri Anda untuk berpikir. Pasti ada sesuatu yang bisa dipelajari dari pengalaman ini. Hal-hal di bawah ini mungkin perlu Anda pertimbangkan.

1. Kritikan atau teguran dari atasan mungkin ada benarnya
Anda mungkin tersinggung, dan marah, ketika menerima kritikan yang menurut Anda tidak sesuai dengan apa yang Anda alami. Namun, kritik yang paling membuat Anda marah biasanya adalah yang paling benar. Karena itu, tidak ada salahnya Anda berpikir lagi, apakah Anda sebenarnya pantas menerima teguran tersebut. Carilah teman yang Anda percayai, agar Anda bisa menceritakan dengan jujur situasi Anda tanpa merasa disalahkan. Mintalah masukan dari orang yang mampu bersikap obyektif ini. Pastikan Anda tidak membuat kesalahan yang sama di kantor Anda yang baru nanti.

2. Tak seorang pun bisa menghadapi PHK dengan tenang
Artinya, bila Anda kesal dan panik, Anda tidak sendiri. Sama seperti ketika diputuskan kekasih, di-PHK pun membuat hidup Anda berantakan. Mungkin Anda meninggalkan kantor dalam suasana yang kaku, namun jangan terburu-buru melakukan tindakan emosional yang akan memuaskan kemarahan Anda. Misalnya, mengirim SMS ke rekan-rekan kerja untuk mengatakan bahwa atasan telah bersikap tidak adil. Tindakan seperti ini biasanya hanya membuat Anda menyesal belakangan, karena reputasi Anda justru menjadi buruk di mata orang lain.

3. Karyawan yang baik pun bisa meninggalkan hubungan yang buruk dengan perusahaan
Semua orang bisa membuat kesalahan (termasuk perusahaan), karena itu karyawan yang paling cerdas, berbakat, dan berkomitmen pun bisa terjebak dalam situasi yang kurang baik. Bagaimanapun juga, kehilangan pekerjaan adalah salah satu problem hidup yang bisa terjadi pada siapa saja. Dengan di-PHK bukan berarti Anda tidak berharga untuk perusahaan tersebut. Pemecatan juga tidak perlu dianggap sebagai persoalan pribadi; atasan mungkin hanya melakukan tugasnya.

4. Jangan biarkan pengalaman itu menjatuhkan Anda
Berikan kesempatan pada diri Anda untuk merasa kesal atau menangis. Setelah puas, cobalah untuk menganalisa dan merefleksikan diri. Kemudian, hadapi kembali hidup Anda. Hal ini tidak mudah, dan Anda mungkin butuh waktu agak lama untuk memulihkan diri. Memaksa diri Anda untuk langsung bertahan bisa-bisa hanya membuat Anda makin kecewa. Ketika akhirnya Anda pulih, Anda akan menyadari bahwa yang terjadi bukanlah sesuatu yang bersifat pribadi.

5. Temukan kembali passion Anda
Begitu Anda siap, kirimkan kembali CV Anda ke berbagai perusahaan, hanya kali ini dengan diri Anda yang lebih matang. Bila mungkin, temukan karier yang sama sekali berbeda. Siapa yang tahu Anda justru diterima bekerja di perusahaan yang membuat Anda lebih berkembang, atau memungkinkan Anda untuk menggeluti hobi dan bakat Anda? Bobby Chinn, host acara World Cafe Asia, dulunya pialang di Wall Street sebelum akhirnya menemukan passion-nya di dunia kuliner dan masak-memasak. Ia kini memiliki restoran yang sukses di Hanoi. Anda ingin menirunya?

DIN

Editor: din

Sumber: Divine Caroline

KDRT Bisa Mengakibatkan Anak Obesitas

TEMPO Interaktif, Massachusetts – Anak dari seorang ibu yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga berisiko mengalami obesitas.

Penelitian di Massachusetts, Amerika Serikat, menemukan fakta baru bahwa semakin sering kekerasan terjadi dalam rumah tangga, maka semakin tinggi risiko anak yang belum sekolah, terutama anak perempuan, akan mengalami obesitas. Akibatnya, anak itu akan berisiko mengalami penyakit diabetes, jantung, kanker, dan penyakit lainnya di masa yang akan datang.

“Pengalaman buruk yang terjadi di masa awal hidup seseorang akan sangat berpengaruh terhadap kesehatannya dalam jangka panjang,” kata pemimpin penelitian Renee Boynton-Jarrett dari Sekolah Kedokteran Universitas Boston.

Telah banyak penelitian yang mempelajari hubungan antara pengalaman buruk di masa kanak-kanak serta masalah emosi dan masalah kesehatan yang berkepanjangan saat mereka dewasa. Namun, menurut peneliti, ini adalah penelitian pertama yang menunjukkan hubungan antara ibu yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga dan anak yang mengalami obesitas.

Renee meneliti 1.595 anak yang lahir dalam periode 1998-2000 dan mewawancarai ibunya. Ketika anak mencapai usia lima tahun, hampir setengahnya (788 anak atau 49,4 persen) melihat kekerasan dalam keluarga dan 263 anak (16,5 persen) mengalami obesitas, yang berarti indeks massa tubuh (body mass index/BMI) lebih tinggi 95 persen dari anak seumuran lainnya.

Sebagai perbandingan, dalam populasi secara garis besar selama 2005-2006), sebanyak 11 persen anak berumur 2 hingga 5 tahun dinyatakan kelebihan berat badan, setingkat lebih rendah di bawah obesitas.

Jika dibandingkan dengan anak yang ibunya tidak disiksa, tim Renee menemukan fakta bahwa anak-anak yang ibunya disiksa oleh pasangannya memiliki kemungkinan 80 persen lebih besar mengalami obesitas saat mereka mencapai umur lima tahun. Hubungan antara kekerasan domestik dan obesitas lebih kuat terlihat pada anak perempuan dibanding anak laki-laki.

Penelitian juga telah menunjukkan bahwa berat badan anak dipengaruhi oleh banyak faktor seperti makanan, waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi, berat badan anak saat lahir, depresi yang dialami ibu, dan kebiasaan merokok sang ibu saat hamil. Penelitian ini juga memperhitungkan faktor-faktor tersebut dan menemukan bahwa ada hubungan antara obesitas dan kekerasan domestik dalam rumah tangga.

“Penemuan ini dapat diaplikasikan untuk populasi sosio-ekonomi,” kata Renee. Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, kekerasan domestik dalam rumah tangga adalah “masalah serius” di Amerika Serikat. Hampir lima juta wanita di Amerika merupakan korban kekerasan domestik setiap tahunnya. Diperkirakan setiap tahunnya ada 3 hingga 10 juta anak yang menjadi saksi kekerasan dalam rumah tangga ini.

REUTERS / FANNY FEBIANA

Petualangan Seks dari Berbagai Penjuru Dunia

VIVAnews – Bosan dengan rutinitas saat melakukan hubungan seksual dengan pasangan dan berharap ada cara membumbui kehidupan seks Anda? Mungkin sekaranglah saatnya melakukan tur ke seluruh dunia dan menemukan tips seks dari berbagai belahan dunia.

Laman Quality Health menyajikan beberapa trik  yang bisa menghangatkan hubungan Anda dengan pasangan.

Belanda
Wanita di negeri kincir angin merasa lebih nyaman dengan citra tubuh, dan lebih terbuka saat mereka menginginkan seks. Sebagian besar wanita Belanda berterus terang pada pasangan dibandingkan wanita umumnya yang cenderung menganggap seks adalah pembicaraan tabu. “Wanita Belanda menikmati seks lebih baik,” kata Debra Laino, DHS, M.Ed., MS. “Mereka juga bersedia bereksplorasi  berbagai posisi dalam hubungan seksual.”

Prancis
Pria dan wanita Prancis bangga dengan aroma tubuh sendiri dan jarang mengkhawatirkan aroma yang keluar dari tubuh. Berbeda dari beberapa negara yang terkenal terlalu bersih, pria dan wanita Prancis menganggap aroma feromon alami  lebih seksi daripada aroma parfum dan aroma kebanyakan orang.

Australia
Warga Australia senang berpetualang dan melakukan hubungan seksual di luar kamar tidur. Pengalaman melakukan hubungan intim di udara terbuka seperti mobil diakui warga Australia akan menghapuskan kebosanan. 

Yunani
Di Yunani, berjemur di pantai tanpa busana jauh lebih diterima daripada di negara lainnya. Walaupun di beberapa negara berjemur tanpa mengenakan bra bisa dianggap tak senonoh, itu merupakan hal wajar di banyak pantai di Eropa.

Italia
Makanan dan anggur di negara ini hampir dianggap semacam pengantar sebelum seks, layaknya sebuah foreplay. Namun, ada hal lain mengapa pria Italia terkenal romantis. “Rayuan di Italia dalam suasana santai dan menggoda bernilai lebih daripada makanan,” kata Laino.

India
Di negara ini, seks lebih mengenai perjalanan daripada tujuan. Dengan kata lain, India memberi waktu lebih panjang untuk foreplay. Mereka  memperlambat serta menikmati proses berhubungan intim dan  tidak terlalu peduli dengan orgasme.

Jepang
Feng Shui sangat penting bagi negara ini dan sebagian besar negara di Asia. Judy Kuriansky, Ph.D. mengatakan untuk menjamin kehidupan seks yang bahagia dan hubungan antarpasangan tetap positif, furnitur kamar tidur harus ditempatkan dalam cara tertentu. Pasangan harus tidur dalam posisi tertentu, barang atau hiasan dalam kamar tidur. Misalnya, lukisan burung harus ada dua yang melambangkan pasangan.

• VIVAnews

Tiga Bulan Nikah Bercerai, Apa yang Salah?

Tanya:
Pertama-tama, saya ingin bercerita tentang pengalaman kurang baik dalam hidup saya. Saya berumur 22 tahun, dan mantan suami berusia 31 tahun. Kami pernah menikah, namun hanya bertahan selama 3 bulan.

Namun, setelah setahun bercerai, saya masih belum bisa membuka diri pada pria lain. Pertanyaan saya, apakah ada kemungkinan saya kembali pada mantan suami? Masalahnya, sayalah yang minta bercerai dari suami, tapi baru sekarang saya menyadari bahwa saya menyesal.

Tapi, bila saya dan mantan suami tak bisa rujuk, kapan kira-kira saya mendapatkan penggantinya?

H – Jakarta

Jawab:
Kalau dilihat dari apa yang Anda rasakan, sepertinya Anda agak berat menghadapi perceraian ini. Itulah yang membuat Anda sulit membuka hati untuk pria lain.

Jika Anda menginginkan rujuk dengan mantan suami, tampaknya peluangnya hanya sekitar 40%. Tapi, kesempatan kembali dengan mantan suami bisa lebih besar bila Anda bisa menjalin komunikasi lagi dengannya. Masalahnya, Anda perlu berjuang, karena mantan suami mengalami sakit hati yang mendalam saat Anda minta bercerai dengannya.

Untuk soal jodoh, kemungkinannya tahun depan akan ada seseorang yang jauh lebih baik dan cocok untuk Anda. Tapi, semuanya tergantung pada Anda. Jika masih memikirkan mantan suami, hati Anda masih akan tertutup untuk pria lain.

Konsultan: Feri Purwo

Feri PurwoJika Anda punya masalah percintaan atau perkawinan, kirimkan pertanyaan Anda ke rubrik ‘Bincang Hati’ melalui email konsultasi.fiesta@vivanews.com “. Jangan lupa untuk mencantumkan nama lengkap Anda dan pasangan, berserta tanggal lahir. Nama pengirim akan disamarkan. Anda juga bisa curhat di www.curhaters.com

• VIVAnews

35 queries