Panduan Menu Makanan Bayi s/d Balita
Powered by MaxBlogPress 


Mengapa Pria Kaya Cenderung Berperut Buncit

VIVAnews - Uang memang bukan segalanya. Tapi, kekayaan melimpah membuat seseorang lebih mudah mewujudkan keinginannya. Mulai dari kebutuhan primer hingga tersier.

Bagi mereka yang kaya, pemenuhan kebutuhan pangan seringkali bukan sekedar menghilangkan lapar, tapi juga meningkatkan gaya hidup. Tak jarang makanan mewah, yang identik dengan kalori tinggi, menjadi santapan harian.

Studi terbaru Departemen Sosiologi Universitas Montreal Kanada mengungkap bahwa pria kaya cenderung berperut buncit. Pria cenderung tak peduli menyantap makanan berkalori tinggi setiap hari. Sedangkan wanita masih memiliki kontrol untuk menyantap makanan berkalori tinggi. 

Studi yang dipimpin Nathalie Dumas itu menganalisa data dari Canadian Community Health Survey (CCHS) tahun 2004. Data ini berisi informasi milik 7.000 orang usia 25-65 tahun. Hasil analisa menyimpulkan bahwa status sosial ekonomi berpengaruh kuat terhadap ukuran tubuh.

“Sejak tahun 1980-an, terjadi peningkatan penderita obesitas yang cukup mencolok di kalangan pria kaya di Kanada dan Korea,” kata Dumas. “Orang Kanada sangat suka makan di restoran. Dan, mayoritas dari mereka tidak peduli dengan apa yang mereka makan, yang penting enak. Mereka tak sadar makan banyak kalori dan alkohol.” (umi)

• VIVAnews


Mengapa Wanita Lebih Mudah Stres

VIVAnews - Wanita cenderung lebih mudah stres saat menghadapi masalah dibandingkan pria. Kondisi itupun seolah telah mendapat pemakluman secara umum. Tapi, apa yang sebenarnya membuat wanita lebih sulit mengendalikan emosi?

Studi di Amerika Serikat, seperti dikutip dari Daily Mail, mengungkapkan, wanita lebih sensitif terhadap kemunculan hormon stres, meski dalam kadar minimal. Sedangkan pria cenderung imun terhadap hormon stres, meski dalam kadar tinggi.

Kondisi itulah yang membuat wanita rentan terjerumus dalam krisis emosi di kehidupannya. Wanita lebih rentan mengalami depresi, trauma, dan masalah psikologis lainnya. Meski demikian, peneliti belum dapat mengungkap alasan biologisnya secara detail.

Studi dilakukan dengan fokus analisa hormon stres yaitu, corticotropinreleasing factor (CRF), senyawa yang memegang kontrol reaksi tubuh terhadap permasalahan hidup. CRF memegang kendali atas kondisi psikologis seseorang.

Studi yang dipublikasikan dalam Jurnal Molecular Psychiatry dilakukan dengan percobaan menggunakan sampel tikus. Peneliti menganalisa sel-sel otak tikus betina dengan kadar CRF rendah. Meski memunculkan kondisi gembira, namun hormon stres terlihat mengikat kuat protein sel otak. Hal inilah yang membuat sensitivitasnya terhadap stres tinggi.

Sementara percobaan sama pada tikus jantan menunjukkan kemampuannya menurunkan kadar protein yang otomatis melepaskan hormon yang terikat. Inilah yang kemudian dijadikan dasar kesimpulan mengapa sensitivitas pria tak setinggi wanita.

Pimpinan studi, Dr Rita Valentino dari Rumah Sakit Anak di Philadelphia mengatakan, “Kesimpulan yang kami hasilkan berdasar studi yang kami lakukan terhadap sampel tikus, kami masih perlu studi lanjutan untuk memastikan efek yang sama pada manusia.” (umi)

• VIVAnews


Si Dia Suka Mendengkur?

KOMPAS.com – Para pria yang telah mencapai usia 30 tahun umumnya mendengkur saat tidur. Hal ini dikatakan Michael Thorpy, MD, Direktur Sleep-Wake Disorder Center di Montefiore Medical Center di New York City. Banyak orang menganggap kebiasaan mendengkur sebagai sesuatu yang tak berbahaya. Padahal, sebagian orang mengalami henti nafas saat mendengkur, tanpa disadari. Hal ini tentu saja berbahaya. Sebab, jika seseorang mengalami henti nafas lebih dari 10 detik, ia bisa meninggal seketika.

“Namun, bukan berarti semua masalah mendengkur harus dikhawatirkan. Mendengkur bisa dianggap normal, apabila si pendengkur mengalami henti nafas kurang dari lima kali dalam sejam. Yang dianggap berat apabila pendengkur mengalami henti nafas lebih dari 30 kali dalam sejam. Masalah ini disebut obstructive sleep apnea (OSA),” papar dr Andreas Prasadja, RPSGT, sleep scientist dari RS Mitra Kemayoran, Jakarta.

Cara mengatasi dengkur:

Jaga berat badan. Coba ukur lingkar leher pasangan. Apabila lebih dari 43 cm, kemungkinan besar ia kelebihan berat badan. “Orang yang kelebihan berat badan berpeluang mengalami gangguan pernafasan saat tidur, termasuk mendengkur,” kata Charles Bae, MD, ahli saraf dan pakar tidur dari Cleveland Clinic di Ohio. Hal ini terjadi karena tekanan pada saluran nafas meningkat, sehingga laju oksigen kemudian ikut terhambat.

Ubah posisi tidur. Umumnya, orang mendengkur saat tidur terlentang. Pada sebagian orang, mengubah posisi tidur menjadi menyamping, kadang bisa membuatnya tidur tanpa mendengkur.

Periksakan diri. Perhatikan kondisi pasangan saat bangun pagi. Apabila suami sering mengaku merasa tak segar kala bangun di pagi hari, segera ajak dia memeriksakan diri ke sleep specialist. Atau, jika ia sering kedapatan tertidur saat menyetir mobil. Bisa jadi ia mengalami OSA. Hal ini yang menyebabkan tidurnya di malam hari tak berkualitas. Penderita OSA juga terkadang memiliki tekanan darah tinggi dan mengalami disfungsi ereksi.

(Alia An Nadhiva/Prevention Indonesia)

Editor: din


Apa Yang Dipikirkan Pria Saat Kencan?

KOMPAS.com – Tahap penjajakan, kencan, saling kenal, merupakan proses penting pembentukan sebuah hubungan. Nah, untuk menghindari gagalnya proses ini, tidak salah untuk mencuri start dengan mengetahui isi pikirannya.

1. “Saya takut tak bisa memenuhi impian kamu”
Saat mulai berkencan biasanya Anda dan dia saling membuka diri dan saling bercerita. Baik cerita tentang masa lalu maupun harapan di masa depan. Kaum Hawa tanpa sadar suka mengungkapkan harapan tinggi bagi masa depannya. Bagi sebagian pria, harapan tersebut bisa menjadi sebuah hal yang menyenangkan dan dia dengan senang hati menawarkan dirinya untuk membantu Anda mewujudkan harapan tersebut.

Tetapi tidak semua berpikiran demikian. Ada juga yang merasa takut karena tidak bisa memenuhi harapan tinggi Anda. Itu sebabnya, ketika Anda sibuk bercerita tentang rumah impian, masa depan impian, dan sebagainya, dia hanya memandangi Anda tanpa ekspresi. Sebelum dia kehilangan selera, jika Anda memiilki harapan yang muluk, ada baiknya pikirkan kembali sebelum diutarakan kepadanya. Cobalah untuk memiliki harapan yang lebih realistis, karena tidak hanya baik bagi hubungan Anda dengan si dia, tetapi juga bagi diri sendiri.

2. “Apakah dia merasa nyaman?”
Saat memiliki ketertarikan pada seorang perempuan, pria cenderung akan menunjukkan perasaannya. Jika Anda peka dan bisa membacanya, pasti bisa merasakannya. Tetapi banyak perempuan yang tidak bisa membaca perasaan pria. Hal itu karena cara pria mengungkapkan perasaan berbeda dengan Anda. Di mata Anda, dia mungkin cuek. Tetapi coba simak lebih jeli lagi, apakah dia seringkali salah tingkah di depan Anda? Apakah dia berusaha membuat Anda tertawa? Jika ya, dia sebenarnya sedang berusaha membuat Anda senyaman mungkin.

Bagi dia, kenyamanan Anda bersamanya adalah yang utama. Jika Anda menyadarinya dan bersikap manis seperti yang diharapkan, dia akan melanjutkan hubungan dengan Anda. Namun, bila Anda tidak menyadarinya dan bersikap seperti tidak ada apa-apa, pria cenderung akan mempertimbangkan kembali untuk meneruskan hubungan dengan Anda.

3. “Rasa cinta saja tidak cukup”

Pria terkadang lebih rasional dalam melihat sebuah hubungan. Dan untuk membuat sebuah hubungan berhasil, pria cenderung lebih banyak pertimbangan dibandingkan perempuan. Itu sebabnya dia akan selalu berpikir bahwa cinta tidak akan pernah cukup untuk membuat sebuah hubungan.

Meskipun ia mengungkapkan kalau ia mencintai Anda, banyak pertimbangan lain sebelum ia berani mengungkapkannya pada Anda. Konsekuensi sebuah hubungan juga telah dipikirkannya, baik bagi hidupnya sendiri maupun orang-orang di sekitarnya. Jadi, jangan heran kalau si dia membutuhkan waktu lama untuk mengungkapkan perasaannya secara langsung pada Anda.

4. “Cantik, sih, tapi kok kurang feminin, ya?”
Banyak perempuan berpikiran kalau pria sudah terlanjur suka, ia akan menerima perempuan apa adanya. Hal itu tidak selalu benar karena banyak juga pria yang mendambakan memiliki pasangan yang feminin dan lembut. Mungkin stereotiplah yang banyak membuat pria berpikiran demikian.

Padahal sebenarnya, bukan kemasan feminin itu yang mereka cari. Mereka mencari perempuan yang bisa membuatnya merasa dibutuhkan. Pria mencari sesuatu pada perempuan yang tidak didapatkan saat bersama teman-temannya. Jadi, meski gaya Anda sedikit maskulin, cobalah usahakan saat dalam proses pendekatan Anda membuat suasana menyenangkan dengan sikap yang sedikit berbeda dengan teman-temannya. Agar ia merasa ada yang berbeda dan spesial pada diri Anda.

5. “Saya ingin dipercaya”
Tidak hanya Anda yang ingin dipercaya, pria pun sama. Ia ingin mendapatkan kepercayaan sepenuhnya dari perempuan yang sedang dekat dengannya. Inti dari hubungan sempurna menurut banyak pria adalah saling percaya. Pria akan mendapatkan rasa nyaman saat seseorang percaya dengannya. Kepercayaan itu akan memicunya untuk semakin mendekati Anda.

6. “Saya ingin menyenangkan kamu”
Saat kencan pertama, perempuan cenderung sibuk dengan penampilan. Kita bisa mempersiapkan berhari-hari, baju, riasan, hingga topik yang ingin dilontarkan saat berkencan. Tentunya untuk membuat si dia terkesan. Berbeda dengan kita, saat pria berkencan, niat mereka hanya ingin menyenangkan kita. Fokus atau target utama  para pria dalam berkencan adalah membuat suasana menjadi menyenangkan. Jadi, lupakan bulu mata palsu Anda, penuhilah keinginannya untuk bersenang-senang bersama Anda.

(Fatima Roeslan/Majalah Chic)

Editor: NF


Hal-hal Bikin Si Dia Penasaran

Queue jam 03.28

 

VIVAnews – Jika pasangan berkata kepribadianlah yang membuatnya tertarik untuk mendekati Anda, bisa jadi dia tidak sepenuhnya berkata jujur. Hal itu karena ketertarikan lawan jenis berawal dari fisik. Ada empat hal yang sangat disukai pria terkait fisik wanita dan bisa jadi hal itulah yang membuatnya mendekati Anda.

Nah, berikut empat hal yang membuat pria penasaran untuk mengenal seorang wanita lebih jauh.

- Senyuman
Banyak sekali pria yang tertarik pada wanita karena senyumannya. Senyum memang memiliki kekuatan tersendiri untuk menarik perhatian pria. Senyum memperlihatkan kecantikan, keramahan dan kehangatan seorang wanita. Bahkan bagi Anda yang memiliki karakter muka sinis atau judes, saat tersenyum pasti akan terlihat cantik. Jadi, bisa dikatakan senyum wanita merupakan magnet bagi pria.

- Rambut
Pria sangat menyukai rambut wanita, baik dari tekstur dan baunya. Jangan heran jika pasangan suka sekali mengelus dan mencium rambut Anda. Apalagi jika rambut Anda panjang tergerai, pria pasti akan senang sekali bermain-main dengan rambut Anda. Awal ketertarikan pria bisa juga berawal dari rambut.

- Kulit
Kulit adalah bagian terluar dan sangat menyita perhatian. Saat kulit Anda bersih dan sehat, wajah akan terlihat cantik dan bersinar. Hal itulah yang membuat pria tertarik bahkan mengagumi kecantikan Anda. Pria akan sangat penasaran untuk bisa menyentuh kulit cantik yang Anda miliki. Jadi, jaga baik-baik kesehatan dan kebersihan kulit Anda.

- Belahan dada
Pria sangat penasaran dengan payudara wanita. Jadi, jangan heran jika teman pria atau kekasih Anda terlihat sering memandangi payudara wanita. Meskipun mereka sering tidak mengakui jika ditanya, tetapi salah satu alasan pria tertarik pada wanita adalah ‘aset’ wanita satu ini.

• VIVAnews


Pria Pengidap Disfungsi Ereksi Berisiko Terkena Pengapuran Arteri Koroner  

TEMPO Interaktif, San Francisco – Pria pengidap disfungsi ereksi memiliki risiko yang signifikan terhadap peningkatan skor pengapuran arteri koroner yang tinggi (CACS), yang menjadi pertanda terjadinya penyakit jantung kardiovaskuler di masa depan. Demikian menurut peneliti di Sekolah Kedokteran Mount Sinai, New York, yang dipresentasikan baru-baru ini di pertemuan Asosiasi Urologi Amerika (AUA) di San Francisco, Amerika Serikat.

Penelitian ini mengevaluasi 1.119 orang yang terdaftar di Program Penyembuhan dan Pemantauan Medis World Trade Center, yang mana 327 orang mengalami disfungsi ereksi. Usia rata-rata peserta penelitian ini adalah 50 tahun. Semua pasien dievaluasi dengan CT scan jantung untuk menentukan skor pengapuran arteri koroner. Peneliti mengetahui bahwa setelah disesuaikan dengan komorbiditas (gangguan lain yang ikut serta dan muncul secara bersamaan), pria dengan disfungsi ereksi mempunyai kemungkinan 54 persen lebih besar terkena pangapuran arteri koroner dibandingkan laki-laki tanpa disfungsi ereksi.

“Data kami lebih lanjut memperkuat konsep bahwa disfungsi ereksi merupakan indikator terjadinya penyakit jantung sekarang dan mendatang,” kata Natan Bar-Chama, MD, profesor urologi di Sekolah Kedokteran Mount Sinai. “Data ini menunjukkan kaitan yang tak terbantahkan antara disfungsi ereksi dan aterosklerosis.”

ScienceDaily/Ngarto Februana


Tanda-tanda Wanita Berdusta

VIVAnews - Banyak cara untuk mengetahui apakah pasangan pria berbohong. Namun, jangan salah, saat Anda berbohong tandanya juga bisa dideteksi pria.

John DeVore, penulis ‘Mind of Man’ menuturkan sebenarnya lebih mudah mendeteksi kebohongan pada wanita, asal tahu tanda-tandanya. Berikut beberapa sinyal kebohongan yang dapat diperhatikan dari gerak-gerik kaum hawa seperti dikutip dari Your Tango.

1. Bahasa tubuh menggoda
Saat seorang wanita ingin mengalihkan perhatian dari sesuatu, ia akan berubah menjadi lebih seksi dan menggoda pasangan. Tujuannya agar pasangan pria lupa.

2. Kejutan tidak menyenangkan
Jika tidak merasa menyukai hadiah atau melakukan sesuatu yang buruk, wanita akan mengganti rasa bersalahnya dengan sebuah kejutan. Memberi hadiah atau bunga tanpa alasan bisa menjadi barometer ada sesuatu yang ia sembunyikan.

3. Tanggapan berbeda
Apakah Anda menanggapi pertanyaan dan keingintahuan pasangan dengan santai atau sebaliknya? Penjelasan yang terbata-bata atau emosional tanpa sebab bisa menjadi tanda-tanda Anda sedang berkelit.
 
4. Bahasa terlalu formal
Anda menyatakan alasan kepada kekasih hampir seperti pada orang yang tak dikenal. Hati-hati, si dia bisa merasa pernyataan Anda seperti pidato yang telah dipersiapkan dan sangat berhati-hati.

5. Menunjukkan sikap bermusuhan
Anda yang langsung emosi dan marah saat ditanya mengenai sesuatu menunjukkan sikap defensif. Jika benar-benar peduli, Anda akan menghapus semua tuduhan itu dengan menjawab pertanyaan apa adanya.

6. Bahasa tubuh
Gelisah, menghindari kontak mata dengan pasangan dan gerakan berulang-ulang adalah pertanda buruk wanita menyembunyikan sesuatu.

7. Selalu berbohong
Biasanya wanita hampir selalu berbohong kepada orang lain untuk kepentingannya sendiri. Jadi, bukan tidak mungkin pasangan juga menjadi salah seorang korban karakternya yang berkompromi terhadap kebohongan.

8. Menghilangkan detil cerita
Wanita bercerita panjang lebar namun tidak menyertakan detil-detilnya. Seringkali dengan bahasa tubuh yang gugup.

9. Mengaku tak pernah memikirkan mantan
Dengan tegas wanita menolak ia masih mengingat mantan kekasihnya. Bisa jadi wanita tengah berbohong. Setiap wanita pasti pernah mengenang kehilangan cinta, meskipun hubungan yang sedang dijalani baik-bak saja.

10. Pria perlu dengarkan kata hati
Pria perlu mendengarkan naluri bila berpikir ada sesuatu yang mencurigakan. Lebih baik tanyakan pada wanita untuk menghindari paranoia. Namun, jika pria masih merasa sesuatu tidak beres setelah mendengar penjelasan dari pihak wanita, kemungkinan besar memang ada sesuatu yang terjadi. (adi)

• VIVAnews


Fakta dan Statistik Seputar Kepuasan Bercinta

VIVAnews – Hubungan seksual telah menjadi daya tarik penelitian selama bertahun-tahun dalam sejarah manusia. Berbagai studi bertujuan menelisik rahasia di balik pencapaian kenikmatan hubungan seksual.

Studi menemukan, sebagian orang dapat mencapai klimaks dalam situasi apapun dan tanpa rangsangan. Studi lainnya menemukan berapa banyak cairan mani yang bisa dihasilkan seorang pria selama hidupnya. Berikut beberapa fakta dan statistik mengenai klimaks seperti dikutip dari laman lemondrop.

1. Pada tahun 1950-an, Robert Kinsey, peneliti pertama yang meneliti seksualitas seks mendefinisikan klimaks sebagai puncak kenikmatan, melepaskan ketegangan, dan oskestra emosional. Singkatnya, peristiwa tersebut adalah sesuatu yang mengagumkan dan luar biasa.

2. Wanita bisa mencapai dua macam klimaks sekaligus, klitoral dan vaginal. Sensasi di dua area ini berbeda karena berhubungan dengan saraf-saraf yang berbeda. Sebanyak 24-37 persen wanita tidak dapat merasakan klimaks.

3. Ada beberapa area otak yang berperan dalam klimaks selama hubungan seksual. Nucleus Accumbens mengendalikan pelepasan hormon dopamin. Area Ventral Tegmental berfungsi melepaskan dopamin. Cerebellum  mengendalikan fungsi otot, Amygdala mempengaruhi emosi selama hubungan seks.

Kelenjar Pituari melepaskan hormon beta-endorfin yang mengurangi rasa sakit, hormon oksitosin yang meningkatkan rasa percaya diri, dan vasopression yang meningkatkan ikatan antarpasangan. Lateral Orbitofrontal Cortex mengatur otak dan perilaku

4. Tidak ada alasan jelas mengapa manusia dapat mencapai orgasme
Para ahli percaya dada pria yang dapat menstimulasi klimaks merupakan bagian dari evolusi. Beberapa bagian lain dilaporkan bisa mencapai klimaks melalui sentuhan seperti kaki, tangan yang termasuk klimaks non-genital.

5.Selama hidupnya, seorang pria menghasilkan sedikitnya 14 galon air mani. Bahkan, setelah meninggal pun beberapa pria masih tetap mengeluarkan sperma.

6. Seorang wanita bernama Sarah Carmen mengidap sebuah kelainan seksual yang disebut ‘Permanent Sexual Arousal Syndrome’. Kelainan ini meningkatkan aliran darah ke organ seks terus menerus yang memicu kenikmatan permanen. Carmen bisa mengalami 150-200 klimaks yang tidak terkontrol selama sehari.

7. Beberapa hewan juga memiliki perilaku seksual mirip manusia. Sejenis orang utan yang disebut Bonobo dan lumba-lumba melakukan hubungan seksual untuk memperoleh kenikmatan seperti layaknya manusia.

Seekor babi mengalami klimaks selama 30 menit. Saat konsepsi antara ratu lebah dan lebah pejantan terjadi, sengat genital pejantan memasuki organ genital lebah ratu. Organ genital pejantan membesar selama klimaks dan menutup organ genital ratu sehingga tidak dapat dimasuki pejantan lain. 

• VIVAnews


Pernikahan di Mata Pria


KOMPAS.com – Pria dan perempuan memiliki pandangan yang berbeda tentang pernikahan. Dalam bayangan kita, pernikahan adalah hari-hari penuh kebersamaan. Mulai dari sarapan pagi dan berakhir dengan makan malam romantis di sudut ruangan rumah. Mengerjakan sesuatu bersama, dan berbagai hal yang biasa dilihat di film-film dongeng ala Cinderella. Sayangnya, hal-hal seperti ini jauh dari bayangan pria tentang pernikahan. Kepala mereka lebih banyak diisi oleh bayangan-bayangan ini:

Takut Salah Memilih Pasangan
Siapa sih yang tidak takut berakhir dengan pasangan yang salah? Semua orang pasti memiliki ketakutan yang sama. Apalagi bila hubungan pacaran terhitung singkat. Persoalannya, perempuan lebih mudah mengikis kekhawatiran ini ketimbang pria. Tapi sebenarnya ketakutan pria masih dalam batas wajar. Apa yang paling ditakutkan? Dia sangat takut seseorang yang di masa pacaran dianggapnya sebagai putri yang baik hati, ternyata menjadi seorang “nenek sihir” ketika menikah. Mungkin karena itu, dia terkesan santai dan tidak buru-buru menentukan target. Bukan karena tidak berminat terhadap pernikahan, dia hanya ingin benar-benar mengenal dan menyeleksi perempuan yang akan menjadi calon istrinya.

Siap Bertanggung Jawab
Tanggung jawab, itulah yang ada di kepala pria mendengar kata pernikahan. Segala hal yang berkaitan dengan pasangan resmi menjadi tanggung jawabnya ketika dia menikah. Itu berarti dia harus menjadi nahkoda dan memberikan materi yang cukup, bahkan berlebih untuk keluarganya. Dengan alasan ini, banyak pria mengaku memilih mengejar karier lebih dulu, mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya sebelum memutuskan menikah.

Takut Bosan
“Menikah? Duuh, ketemunya dia lagi, dia lagi dong, bosan aah.” Ya, inilah yang terlintas di kepala pria tentang pernikahan. Membayangkan bahwa dia akan menghabiskan sisa hidupnya dengan orang yang sama, seringkali membuat hatinya gentar. Tapi Anda tak perlu khawatir, tidak semua pria memiliki bayangan seperti ini. Biasanya, yang bisa mengatasi kecemasan ini adalah pria yang merasa telah menemukan belahan jiwa yang bisa dia cintai selamanya. Dia juga berharap, perempuan yang akan dinikahinya tak sekadar menjadi istri tapi juga teman yang menyenangkan. Sssst, diam-diam pria juga memiliki ketakutan pasangannya merasa jenuh dan memilih berselingkuh.

Menjadi Ayah
Status yang berubah dari lajang menjadi ayah, menjadi perhatian pria. Ada yang merasa takut membayangkan bakal ada mahluk mungil yang memanggilnya “ayah”. Namun, bagi yang merasa telah siap, bayangan tentang ini sangat menyenangkan. Sama seperti Anda, pria juga menanti kehadiran teman baru dalam hidupnya. Tak sabar untuk mengajak anak prianya bermain bola atau membelikan anak perempuannya sebuah boneka cantik. Dan dia selalu ingin menjadi ayah yang bisa dibanggakan oleh anak-anaknya.

Hidup Sehat dan Terawat
Menikah berarti ada yang merawat dan mengurus semua kebutuhannya di rumah. Ada yang menyediakan makanan, menyiapkan makanan, pakaian kerja, hingga merawatnya saat sakit. Bagi pria, bayangan ini akan terasa sempurna, ketika yang melakukannya adalah orang yang ia cintai. Hmm, enggak heran ya, kalau banyak pria yang berat badannya bertambah setelah menikah.

Dapat Teman Hidup
Bagi pria, menikah berarti memiliki teman hidup yang siap berbagi saat senang dan sedih. Pria berharap, pasangannya dapat menjadi seseorang yang bisa memberikan dukungan dalam segala kondisi. Serta bisa menerima segala kekurangan dan kelebihannya. Tenang, ia takkan menuntut Anda untuk membantunya menyelesaikan pekerjaan kantor yang sangat banyak. Ia hanya membutuhkan Anda sebagai teman untuk berkeluh kesah dan berdiskusi. Perempuan seperti apa yang ia butuhkan? Yang pasti perempuan yang bisa diajak bicara, sekaligus mau mendengarkan.

(Bestari Kumala Dewi/Majalah Chic)

Editor: NF


6 Tipe Pria yang Harus Dijauhi

VIVAnews - Jika Anda masih mencari-cari calon pasangan hidup sebaiknya kenali benar-benar kepribadiannya. Jangan sampai Anda terjebak dalam hubungan yang malah membuat Anda tersiksa.

Ada beberapa tipe pria yang harus dihindari jika ingin hubungan  berjalan dengan baik. Pria-pria ini bukan tipe yang cocok dijadikan suami. Jika Anda berhubungan dengan salah satu dari 6 tipe ini, langsung hindari, karena hanya akan membuang-buang waktu.

Temperamental
Pria ini sangat mudah terpancing emosi. Jika ada sesuatu yang tidak berkenan ia bisa langsung meledak-ledak. Emosinya sangat tidak stabil, dan hal itu akan sangat berbahaya. Bukan tidak mungkin ia bisa melukai Anda. Kemungkinan pria ini untuk melakukan kekerasan baik fisik maupun psikis cukup besar.

Jika terlihat gelagat temperamental pada pria yang saat ini mendekati Anda, langsung tinggalkan saja. Kalau hubungan tetap diteruskan bisa-bisa Anda menjadi depresi.

Posesif
Awalnya pria ini akan membuat Anda sangat tersanjung. Hal itu karena ia selalu mengkhawatirkan keadaan Anda. Tetapi lama kelamaan ia akan membuat hidup Anda seperti dalam penjara. Anda harus meminta izin darinya kemanapun akan pergi.

Ia akan sangat marah apabila Anda pergi tanpa sepengetahuannya. Ruang gerak Anda pun akan sangat dibatasi. Untuk keluar bersama teman-teman Anda pun, membutuhkan waktu panjang untuk membujuknya agar ia setuju. Pergaulan Anda akan semakin sempit.

Bertangan ‘ramah’
Pria dengan tangan ‘ramah’ alias ‘rajin menjamah’ sangat menyebalkan. Ia selalu berusaha untuk memegang atau meraba Anda seolah-olah ingin memberikan simpati atau semangat. Anda pasti bisa membedakan mana yang menunjukkan simpati atau tidak.

Pria tipe ini akan selalu memanfaatkan kesempatan untuk bisa menjalankan ‘misinya’. Jika bertemu dengan pria seperti ini langsung saja tampik tangannya dan jangan terlalu dekat dengannya. Karena, Anda hanya dijadikan jadi objek saja.

Matrealistis
Tipe pria ini akan selalu mengandalkan pasangannya untuk membiayai kencan. Ia akan sulit sekali mengeluarkan isi dompetnya. Ia biasanya memiliki beragam alasan mulai dari kehilangan dompet atau butuh pengobatan untuk orang tuanya yang sakit agar bisa mendapatkan uang Anda.

Meminjam barang-barang terbaru Anda dalam waktu, juga tidak akan malu akan dilakukannya. Bayangkan jika tetap berhubungan bisa-bisa semua biaya hidupnya Anda yang menanggung dan tabungan akan terkuras habis.

Pecandu narkoba
Tipe pria satu ini  biasanya senang menghabiskan uang untuk memenuhi rasa ketagihannya. Hati-hati dengan tipe pria ini. Kalau ia sedang tak punya uang untuk membeli ‘kesenangan’ itu, ia bisa menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya.

Termasuk meminta atau bahkan menguras dompet Anda secara paksa. Kalaupun si pecandu sudah tidak lagi memakai dan ingin menikahi Anda, pastikan ia benar-benar berhenti dan tak mengidap penyakit apa pun buah dari kecanduannya.

Perfeksionis akut
Pria ini selalu ingin membuat segala hal menjadi sempurna. Bahkan ia bisa mendikte penampilan Anda, mulai dari rambut hingga warna cat kuku. Ketika berada disampingnya Anda akan merasa lelah karena kemauannya yang begitu banyak dan ingin membuat segala sesuatunya sempurna. Biasanya pria ini mengomentari berbagai macam hal yang tidak sesuai dengan hatinya.

(umi)

 

• VIVAnews


« Previous PageNext Page »

50 queries