ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 

[X]


Menyikat Gigi Anak Balita

Pernahkah anda merasa kewalahan ketika akan menyikat gigi anak anda?

Rutinitas harian ini bisa selalu berlangsung ricuh dimana anak sedang berusaha menunjukkan eksistensi dirinya dengan menolak dan menentukan kehendaknya sendiri. Mungkin memang tidak bisa dilakukan paksaan disini, para ibu harus pintar-pintar membujuk, tidak bijaksana jika menyerah karena gigi bayi pun perlu dilindungi dari lubang. Maka diperlukan sedikit kompromi yang kreatif :

  • Carikan Teman. Pasti anda sudah paham jika pada diri anak kita suara orang ketiga selalu lebih berpengaruh  dari pada suara orang tuanya. Jadi mintalah bantuan dokter untuk menjelaskan pentingnya menyikat gigi, atau bisa juga meminta bantuan anggota keluarga lain (yang biasanya anak idolakan) untuk membujuknya agar mau menyikat gigi.
  • Sikat Gigi yang Menarik. Sediakan 2 atau 3 sikat gigi anak yang menarik, lucu dan berwarna-warna (perhatikan bulu sikatnya harus bermutu baik dan tidak terlalu keras). Biarkan anak memilih sendiri sikat yang ingin dia gunakan, ini akan menghilangkan masalah siapa yang mengendalikan situasi.
  • Biarkan Anak Melakukannya Sendiri. Jangan khawatirkan cara anak menyikat giginya karena jika ia telah merasa selesai pujilah dia dan lanjutkan penyikatan dengan bantuan anda dan sikat gigi berbeda.
  • Memeriksa. Mintalah ia untuk memeriksa hasil pekerjaan anda berdua dan mintalah juga ia memberi penilaian sehingga ia tetap merasa berperan dalam proses menyikat gigi tersebut.

 


Gaya Wanita yang Jadi Favorit Pria

VIVAnews - Pria memiliki pendapat sendiri soal penampilan wanita. Bisa jadi, saat wanita merasa sudah tampil maksimal, pria justru menganggapnya biasa saja.

Situs fashion asal Inggris, My Celebrity Style melakukan poling pada 1.125 pria. Untuk mengetahui apa pendapat pria soal penampilan wanita dan yang menjadi favoritnya. Berikut jawabannya :

1. Gaya terseksi
Penampilan paling seksi wanita menurut para pria adalah ketika menggunakan pakaian olahraga. Sebanyak 67 persen pria mengatakan tidak ada yang lebih seksi daripada gaya atletis dan riasan yang minim.

2. Gaya kantoran
Setelah gaya atletis yang paling disukai pria adalah gaya wanita karier. Gaya ini identik dengan rok pendek, blazer dan kemeja tak lupa sepatu tumit tinggi. Riasan pun tidak mencolok. 

3. Terbuka tidak selalu baik
Tidak semua pria menyukai wanita dengan pakaian terbuka. Bahkan, hampir setengahnya berpikir wanita terlalu berlebihan dalam hal berpakaian.

4. Pria suka dengan wajah tanpa riasan
Sepertiga pria yang disurvei mengatakan bahwa mereka lebih suka wanita yang tanpa riasan sama sekali. Hal itu menjelaskan bahwa pria tidak suka riasan yang berlebihan karena terkesan palsu. Dua pertiga orang tidak keberatan dengan maskara tebal, tetapi tidak untuk riasan yang berat.

5. Pria ‘alergi’ pada wanita yang tergila-gila fashion
Pria tidak menyukai wanita yang terlalu memuja fashion. Pasalnya, bagi sebagian besar pria, fashion bukanlah sesuatu hal yang penting. Hanya 15 persen pria mengatakan, mereka berusaha untuk tampil trendi dan hampir dua pertiga mengatakan, mereka tidak melakukannya. Alasan yang mereka berikan adalah karena itu membuatnya tampak bodoh.

Baca juga: Hal Paling Diinginkan Pria dalam Pernikahan

 

• VIVAnews


4 Manfaat Seks untuk Kecantikan Kulit

KOMPAS.com – Seks memiliki banyak manfaat, Anda mungkin sudah sering mendengarnya. Entah itu mengurangi stres, atau membakar kalori. Ternyata, seks memiliki banyak manfaat lain yang berkaitan dengan kesehatan kulit. Ahli seksologi Dr Gloria G. Bramer mengatakan, seks tidak hanya membuat Anda awet muda, tetapi juga membuat kulit menjadi lebih cerah dan tidak tercela. Jadi, bila lain kali Anda merasa tidak mood berhubungan seks karena sedang kesal dengan suami, lakukan demi kecantikan kulit Anda!

Membuat kulit Anda berkilau
Bramer mengatakan, berhubungan seks dapat memperbaiki sirkulasi darah, sehingga membantu memompa oksigen ke kulit dan membuatnya terlihat lebih cerah. Seks juga membantu membuang racun-racun di dalam tubuh dan membuat bibir Anda terlihat lebih penuh. 

Mengontrol jerawat
Seperti juga ketika Anda berolahraga, bercinta juga mengurangi tingkat hormon Anda, dan menyeimbangkannya. Hasilnya, menurut Bramer, kulit Anda menjadi lebih cerah, rambut Anda pun jadi lebih sehat.

Mencegah kulit menjadi kering
Kulit kering bisa dicegah dengan banyak minum air putih, sedikitnya 8 gelas sehari. Namun tidak berarti berhubungan seks bisa menggantikan asupan minum Anda. Berhubungan seks juga memiliki fungsi yang sama dengan air, yaitu menghidrasi kulit. Karena seks memperbaiki sirkulasi darah, darah akan dihantarkan ke seluruh tubuh secara lebih efisien. Hal ini memberikan kelembaban yang dibutuhkan kulit untuk tetap sehat.

Mengusir penuaan dini
Terjebak dalam kesibukan bisa membuat penampilan Anda beberapa tahun lebih tua. Dengan berhubungan seks, Anda mendorong produksi kolagen, yang akan mencegah bintik-bintik pada wajah dan kulit yang menurun akibat gravitasi. Produksi kolagen ini juga akan membebaskan Anda dari keriput. Bahkan mungkin tidak ada masker wajah merek apa pun yang bekerja sama efektifnya dengan yang dilakukan seks pada kulit Anda.

DIN

Editor: din

Sumber: Real Beauty


Tugas Penting Calon Ayah

VIVAnews – Menjaga janin agar tumbuh kembangnya optimal selama di dalam kandungan ternyata tidak hanya butuh perhatian sang bunda, peran ayah pun sangat diperlukan saat si kecil masih berada dalam kandungan.

Seperti dilansir dari laman dailymail.co.uk, sebuah penelitian menyatakan, peran ayah yang terlibat selama kehamilan bisa membantu mengurangi risiko kematian bayi selama tahun pertama anak mereka hidup.

Menurut penelitian dari University of South Florida, bayi yang tidak mendapatkan perhatian dari sang ayah selama masa kehamilan hampir empat kali lebih mungkin meninggal di tahun pertama mereka daripada bayi dengan perhatian dua orangtua yang aktif.

Bayi tanpa perhatian sang ayah selama masa kehamilan juga lebih mungkin lahir dengan berat lahir rendah, menjadi prematur dan lahir dengan ukuran lebih kecil dari usia bayi normal.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan, ayah yang aktif dalam pendidikan anak-anak mereka secara signifikan dapat membantu membantu meningkatkan prestasi akademiknya.

Sedangkan pada penemuan baru yang diterbitkan dalam Jurnal Kesehatan Masyarakat, menyarankan keterlibatan seorang ayah sebelum anaknya lahir bisa sama pengaruhnya.

Penulis studi Profesor Amina Alio, mengatakan, “Studi kami menunjukkan, kurangnya keterlibatan ayah selama kehamilan merupakan faktor risiko yang  berpotensi dalam kematian bayi.”

Para peneliti memeriksa catatan dari semua kelahiran di Florida 1998-2005, lebih dari kelahiran hidup sebanyak 1,39 juta.

Keterlibatan ayah dalam suatu hubungan pernikahan dan hubungan antara ayah dengan sang buah hati selalu didefinisikan dengan kehadiran nama ayah di akte kelahiran bayi. Meskipun ukuran ini tidak menilai berapa banyak peran ayah selama kehamilan, penelitian lain telah menetapkan bahwa adanya nama ayah dalam akta kelahiran telah cukup membuktikan bahwa selama kehamilan sang istri, seorang suami selalu memberikan pendampingan.

Profesor Amina Alio mengatakan dukungan dari pihak ayah dapat menurunkan stres emosional ibu. Keterlibatan seorang ayah juga meningkatkan kesehatan bayi serta menurunkan risiko komplikasi yang dialami ibu hamil.

Para ibu dari bayi yatim lebih mungkin menderita kondisi seperti anemia, tekanan darah tinggi kronis dan eklampsia. 

Adanya perhatian seorang ayah kepada ibu hamil juga mendorong para wanita hamil untuk menjalani gaya hidup lebih sehat. Studi ini menemukan wanita tanpa didampingi suami saat hamil cenderung melakukan gaya hidup tak sehat seperti merokok dan seringkali mendapatkan perawatan tidak memadai sebelum melahirkan.
 
Meningkatkan keterlibatan ayah saat wanita sedang hamil bisa mengurangi biaya perawatan medis lebih mahal serta mengurangi tingkat kematian bayi, tim menyimpulkan. Dr Alio mengatakan, “Ketika ayah terlibat, anak-anak akan tumbuh dengan baik di sekolah.” katanya. (adi)

• VIVAnews


Temukan Arti Ciuman Pasangan

VIVAnews - Agresif, lembut, kaku, apapun gaya ciuman pasangan, sebenarnya itu merupakan gambaran perasaannya. Anda bisa dengan mudah membaca perasaan si dia dengan melihat perubahan gaya ciumannya. Berikut lima gaya ciuman dan artinya.

- Sederhana
Ciuman ini sangat simpel tetapi dalam. Jika pasangan mencium bibir Anda dengan cepat tetapi hangat, tandanya ia tidak ingin berpisah. Biasanya ciuman ini dilakukannya, saat harus berpisah dengan Anda untuk sementara.

- Sensual
Ciuman sensual sangat lembut, perlahan dan sulit dilepaskan. Tangannya akan mengelus-elus tubuh Anda. Ia ingin menciptakan keintiman karena tergila-gila pada Anda. Ia juga ingin Anda merasa nyaman dengan sentuhan lembutnya.

- Sambil berbisik
Saat berciuman, ia juga berbisik di telinga Anda, dan mengungkapkan kata-kata cinta. Terdengar gombal memang, tetapi itu menggambarkan dirinya sedang ingin menciptakan suasana romantis. Perasannya sedang melankolis, dan biasanya wanita sangat menyukai ini.

- Menggoda
Jika ciumannya sedikit lebih ‘aktif’ dari biasanya, tandanya ia sedang berusaha menggoda Anda. Ia melakukannya lebih intens tetapi dengan cara yang cepat. Hal ini dilakukan untuk membuat Anda penasaran. Ia biasanya akan mencium telinga, punggung atau leher Anda tetapi dengan sangat cepat. 

- Agresif
Hal yang paling khas dari ciuman ini adalah ia memegang wajah Anda dengan lembut. Lalu, ciuman pun terasa lebih lama dari biasanya. Perasaannya kemungkinan sedang meletup-letup dan ingin membaginya pada Anda melalui ciuman yang agresif.

• VIVAnews


5 Cara Mudah Bakar Kalori Tubuh

VIVAnews – Bukan hanya saat berolahraga, tumpukan kalori dalam tubuh ternyata juga bisa Anda bakar kapan saja. Saat bekerja atau berkumpul dengan teman-teman, tanpa disadari kalori dalam tubuh juga cukup banyak terbuang.

Ketahui lima hal mudah untuk membakar kalori, yang bisa dilakukan kapan saja, agar tumpukan kalori dalam tubuh bisa dikurangi. 

1. Minum kopi : Penelitian menunjukkan kadar kafein yang terkandung dalam kopi meningkatkan jumlah pembakaran kalori. Anda bisa minum kopi hangat pada pagi hari atau kopi dingin pada sore hari.

2. Sarapan : Hal ini adalah cara paling mudah untuk memicu tubuh mulai membakar lemak. Hal itu karena otak tidak mengirimkan sinyal lapar hingga menjelang siang.

3. Tertawa : Buatlah diri Anda tertawa, dengan membaca cerita lucu. Tidak hanya membuat suasana hati menjadi lebih baik, kalori dalam tubuh pun ikut terbakar dengan tertawa. Karena, tertawa selama 10 hingga 15 menit per hari bisa membakar 50 kalori.

4. Tekanan : Stres atau tekanan yang Anda alami saat bekerja juga membakar kalori dalam tubuh. Jadi, jangan selalu anggap negatif tumpukan pekerjaan, karena itu membuat kalori terbakar.

5. Jalan-jalan : Saat makan siang, pilihlah tempat yang agak jauh dari kantor atau datangi pusat perbelanjaan. Hal ini membuat Anda berjalan lebih lama, dan sambil cuci mata kalori pun terbakar. (mt)

• VIVAnews


Tetap Romantis Usai Punya Anak

VIVAnews - Sejumlah pasangan kerap kehilangan suasana romantis setelah kehadiran anak. Mereka terlalu larut dengan kesibukan mengurus anak. Apalagi, jika mereka tak memanfaatkan tenaga pengasuh anak.

Padahal dengan manajemen rumah tangga yang baik, semua itu tak perlu terjadi. Setiap pasangan tetap bisa bermesraan tanpa mengabaikan kebutuhan buah hati. Simak beberapa tips yang dipaparkan di laman Your Tango berikut.

1. Menikmati pagi bersama
Pergunakan waktu luang saat anak belum terbangun di pagi hari. Luangkan waktu untuk menikmati kopi atau teh bersama pasangan. Anda juga dapat mengobrol sambil menyiapkan sarapan selagi buah hati belum bangun.

Waktu kebersamaan seperti ini dapat mendekatkan hubungan, selain keintiman di ruang tidur. Mengobrol dari hati ke hati dapat meredakan stres akibat pekerjaan di kantor dan permasalahan mengurus anak.

2. Asuh anak dengan rileks

Jangan merasa segala kerumitan mengurus anak berlangsung selamanya. Yakinkan diri bahwa anak pada saatnya akan semakin mandiri dan tak terlalu tergantung pada orangtua. Pikiran semacam ini akan membuat kehidupan lebih rileks. Jangan terlampau tenggelam dengan aktivitas mengurus anak.

3. Pikirkan hal berbeda
Sesekali, manjakan diri Anda dengan menginap di hotel. Anda pun terbebas dari pekerjaan rumah tangga dan memasak. Malam hari setelah anak tidur bisa Anda gunakan berdua untuk saling bermesraan.

Sesekali, rencanakan liburan romantis berdua seperti sebelum memiliki anak. Sempitnya waktu bermesraan justru akan membuat liburan lebih berkesan, karena masing-masing lebih menghargai dan menikmati waktu kebersamaan. Titipkan anak pada orang tua atau penitipan agar kalian memiliki waktu berdua. (umi)

• VIVAnews


49 queries