Panduan Menu Makanan Bayi s/d Balita
Powered by MaxBlogPress 


KIAT AGAR ANAK GEMAR MEMBACA

Tentunya kita merasa senang jika putra-putri kita gemar membaca, baik itu bacaan sekolah (pelajaran sekolah) atau sekedar bacaan ringan seperti buku cerita atau majalah.

Seperti yang tertulis dalam buku karangan Mary Leonhardt yang berjudul 99 cara Menjadikan Anak  “Keranjingan”  Membaca (Penerbit Kaifa, 2000), beliau adalah seorang yang rajin mempromosikan pentingnya buku dikenalkan pada anak sedari kecil, di sini saya mencoba untuk merangkum beberapa tips yang bisa kita ambil dari buku Mary Leonhardt tersebut diantaranya ialah :

  1. Bila anak belum bisa membaca, berilah kebebasan pada anak utk memilih  sendiri buku apa yang dia suka untuk dibacakan, ini adalah salah satu kiat untuk menjadikan anak suka buku. Biarkan anak-anak memilih buku yang mungkin menurut kita kacangan atau kurang bermutu, biarkan mereka memilih buku yang sama berulang-ulang dan ingin dibacakan berulang-ulang pula (walaupun kita yang membacanya  sampe bosan setengah mati tapi tak mengapa), yang penting anak-anak menyadari bahwa kita menghormati mereka sehingga mereka merasa nyaman dan juga menikmatinya.
  2. Biasakanlah membacakan buku dengan sikap santai, ciptakanlah suasana kegembiraan, misalkan sesekali mengucapkan kata-kata  dalam buku tersebut dengan keliru supaya merangsang mereka untuk memperbaiki kesalah/kekeliruan anda. berkisahlah dengan beragam suara dan tertawalah bersama-sama, jadikanlah membaca sebagai saat-saat menyenangkan dan penuh kekonyolan canda tawa.
  3. Jika perhatian anak mulai mengendur, maka percepatlah bacaan anda. Karanglah akhir cerita dengan kontekstual yang anda perlukan, misalnya : “Dan sekarang anak beruang harus mandi – sama seperti anak bunda ini….!!”
  4. Hal yang tak kalah penting ialah dengan melibatkan kegiatan membaca buku dengan bermain, misalnya mendorong anak untuk membacakan dongeng kepada bonekanya sebelum tidur atau bermain tentang kegiatan ditoko buku atau perpustakaan, ini penting agar buku selalu menjadi bagian dari keseharian anak-anak.
  5. Bila anak sudah mulai bisa membaca sedikit-sedikit maka sebaiknya orang tua jangan terlalu sering membacakan cerita untuk mereka agar mereka tidak terlalu bergantung pada kita, ini bertujuan agar anak-anak keranjingan membaca bukan hanya terpesona dengan cerita orang tuanya dan agar anak-anak tidak manja atau malas membaca sendiri.    Salah satu cara agar anak menjadi mandiri dalam membaca ialah dengan berpura-pura kelelahan atau mengantuk ketika membacakan cerita sehingga tak sanggung menyelesaikan cerita dan minta anak untuk melihatnya sendiri buku cerita tersebut, tindakan ini akan mendorong anak untuk mo  berusaha membaca sendiri apalagi bila ceritanya menarik dan buku ceritanya itu favoritnya.
  6. Penuhi rumah dengan buku, untuk membiasakan anak suka buku ialah dengan membuat buku ada di sekeliling anak sejak kecil, taruhlah buku di tempat yang mudah di jangkau anak-anak sehingga anak bisa mengambilnya kapan pun ia suka.
  7. Terakhir yang amat penting agar anak suka membaca ialah orangtua juga harus rajin membaca, anak-anak adalah peniru yang baik, mereka akan meniru apa yang biasa dilakukan orangtuanya, jadi bila ingin anak gemar membaca maka tunjukanlah bahwa anda sebagai orangtua juga adalah pembaca yang baik, baik buku maupun media cetak lainnya. Pendeknya, orangtua harus memperlihatkan kalau membaca itu adalah kegiatan yang  mengasyikkan! dengan demikian kita berharap anak kita memfotocopy perilaku ini  dan mereka juga jadi suka membaca

Demikian tips agar anak gemar membaca, semoga bermanfaat….

 

Mencegah Osteoporosis  

TEMPO Interaktif, Jakarta -Osteoporosis adalah penyakit kepadatan tulang berkurang. Tulang menjadi tipis, lemah, rapuh, dan mungkin mudah pecah. Penyakit ini lebih banyak menyerang perempuan dan orang tua. Tapi orang-orang dari segala usia atau jenis kelamin tetap saja memiliki risiko terkena osteoporosis.

Lembaga Nasional Artritis, Musculoskeletal, dan Penyakit Kulit Amerika Serikat menyarankan langkah-langkah berikut untuk mencegah osteoporosis:

– Makan makanan yang sehat dan seimbang, yang kaya vitamin D dan kalsium.
– Rajin berolahraga yang dirancang untuk membantu memperkuat tulang. Dokter dapat merekomendasikan latihan tertentu.
– Konsumsi obat yang dirancang untuk mencegah pengeroposan tulang atau meningkatkan kepadatan tulang.
– Hindari hal-hal yang rentan membuat jatuh hingga patah tulang. Jika patah tulang, penderita osteoporosis kian parah. Hindari memakai sepatu hak tinggi. Pasanglah tungkai penolong di kamar mandi untuk mencegah terpeleset atau aturlah karpet di rumah agar tak membuat Anda terjatuh.

nur rochmi | healthday

Acar Timun Mampu Mengatasi Kejang Otot

KOMPAS.com – Ternyata, acar timun tidak hanya enak dijadikan penyedap untuk beberapa jenis makanan. Sari atau air dari acara timun juga memiliki kemampuan untuk menyembuhkan kram otot.

Ada penjelasan ilmiah mengenai kemampuan yang luar biasa ini. Brigham Young University telah membuat suatu pengujian bagaimana sari acr timun ini bisa mempengaruhi kram otot yang disebabkan oleh latihan olahraga yang berat. Penelitiannya berangkat dari teori (meskipun belum dapat dikonfirmasi kebenarannya) bahwa beberapa elemen dari sari acar kemungkinan lebih mampu mengatasi kram daripada air, pisang, atau minuman yang mengandung elektrolit. Hal ini sekaligus menjawab pertanyaan apa yang menyebabkan kram pada orang-orang yang aktif, dan mengapa masalah ini begitu mudah terjadi.

“Kram otot yang disebabkan oleh latihan adalah salah satu misteri fisiologi yang berlanjut,” tukas Gretchen Reynolds, seorang penulis blog di New York Times.

Para ilmuwan tampaknya tidak setuju mengenai mengapa orang yang rajin latihan mengalami kram dan bagaimana mengatasinya. Meskipun demikian, para pelatih atlet mulai mendengungkan kesuksesan yang mereka alami berkat penggunaan sari acar timun. Para trainer itu pun disurvei, untuk mengetahui seberapa sering mereka memberikannya pada klien, dan bagaimana hasilnya.  Namun, studi Brigham Young ini dilaporkan baru merupakan uji laboratorium yang pertama mengenai hal tersebut.

Studi ini hanya dalam skala kecil saja. Sebanyak 10 mahasiswa yang sehat diminta melakukan latihan. Setelah berlatih hingga mengalami dehidrasi sedang, jari-jari para partisipan dirangsang secara elektrik. Hal ini menyebabkan kram, sehingga partisipan lalu diminta rileks sampai rasa tidak nyaman tersebut berangsung hilang.

Setelah itu, partisipan distimulasi lagi sehingga terjadi kejang otot yang kedua. Kali ini, mereka diminta meminum sekitar 60 ml air yang diionisasi atau sari acara timun. Dari percobaan ini terlihat bahwa partisipan yang hanya minum air rata-rata pulih setelah 2,5 menit. Namun ketika partisipan diberi sari acar timun, kram bisa sembuh 45 persen lebih cepat.

Memang sih, sulit sekali menciptakan kondisi kram akibat latihan dalam uji coba, apalagi kram tidak terjadi pada kelompok otot yang besar. Peneliti hanya menyarankan agar partisipan berlatih dengan cara yang benar dan perlahan, agar otot-otot tidak mengalami kelelahan. Cara umum lain untuk mengatasi kram adalah dengan melakukan peregangan.

DIN

Editor: din

Sumber: New York Times

Selamat Tinggal Rambut Rusak  

TEMPO Interaktif,  Meski rajin merawat rambut, kadang masalah tetap muncul: rambut sulit diatur, rambut kering, kusam, ujung bercabang, mudah patah, ketombe, sampai masalah kerontokan. Penata rambut asal Los Angeles, Jamal Hammadi, mengatakan paparan sinar matahari langsung serta panas dari alat catok rambut dan hairdryer sering menjadi penyebab utama kerusakan rambut.

“Berbagai perawatan rambut dan zat kimia yang berlebihan akan membuat rambut kehilangan kilaunya. Don’t overstyle,” kata Jamal beberapa waktu lalu di Jakarta. Ia datang ke Indonesia atas undangan sebuah produk sampo untuk menyempurnakan formulasi produk itu bersama tujuh pakar rambut kelas dunia lainnya, termasuk Thomas Taw.
Menurut Jamal, untuk rambut yang telanjur rusak atau berketombe, nutrisi dengan kadar pas dapat membuat kilau dan keindahan rambut kembali. “Gunakan essential oil, ekstrak alpukat, shea butter, buah beri, dan kacang-kacangan yang kaya akan vitamin A dan E,” ujar lelaki yang dikenal sebagai penata rambut para selebritas Hollywood itu.

Jamal, yang dikenal karena karya tata rambutnya untuk rumah mode kelas dunia, seperti Chanel, Dior, dan Gaultier and Galliano, percaya bahwa bahan-bahan alami memiliki efek lebih sempurna untuk mengembalikan kilau rambut dan menjaganya. Alasan itu pula yang menjadikan Jamal membuat produk perawatan rambut eksklusif Hammadi Beauty yang menggunakan bahan alami 100 persen.

Ia menyarankan perempuan Indonesia memakai pelembap rambut berkadar ringan. Selain dapat membuat rambut sehat dan berkilau, pelembap berkadar ringan sangat cocok untuk iklim tropis dengan kelembapan tinggi. “Memberikan nutrisi dengan kadar yang pas pada batang rambut dapat membuat rambut berkilau alami,” kata Jamal.

Pelembap bervitamin A dan E dapat melindungi rambut dari sinar matahari. Jamal memperhatikan bahwa banyak perempuan Indonesia mengenakan kerudung. “Kerudung sangat baik untuk melindungi dari paparan sinar matahari,” ia menambahkan. Namun, ia mengingatkan, rambut harus sering “bernapas” untuk menjaga agar tak lepek.
Selain itu, menurut Jamal, memotong rambut secara rutin baik untuk menjaga rambut tetap sehat dan berkilau.

Bagaimana tanda rambut rusak? Thomas Taw, ahli perawatan rambut asal Inggris, punya cara untuk mengujinya. “Rendam rambut Anda dalam sebaskom air,” kata Tom–panggilan akrabnya–di Jakarta pekan lalu. Menurut dia, rambut sehat akan mengambang di permukaan air. Sebaliknya bila berat dan tenggelam, berarti rambut itu rusak.
Cara lainnya: menyisir rambut dengan jari. “Jika jari tertahan karena rambut kusut, dari bagian rambut tersebut hingga ke ujung sudah mengalami kerusakan.”

Tom, yang dikenal sebagai pakar rambut rusak, percaya minyak zaitun dapat memberikan “isi” pada setiap lapisan rambut rusak. “Memperbaiki rambut rusak dimulai dengan ‘mengisi’ retakan dari setiap lapisan folikel rambut,” ujar Tom. Pencegahan munculnya rambut bercabang, menurut Tom, bisa dilakukan dengan memelintir rambut setelah keramas.
Namun lelaki yang rutin menata rambut para model di panggung pekan mode itu melihat banyak perempuan keliru memperlakukan rambut ketika keramas. “Saat mengeringkan rambut dengan handuk, jangan diusap-usap keras, melainkan dipelintir untuk menyerap kelebihan air. Gerakan mengusap sangat rentan merusak rambut, yang dalam kondisi basah sangat rapuh,” ujar Tom.

Jamal sepakat dengan Tom. Menurut Jamal, semakin kasar perlakuan terhadap rambut, kutikel rambut akan semakin rusak. “Rambut harus diperlakukan lembut.” Setelah keramas, Jamal melanjutkan, rambut harus dibilas dengan air dingin. “Ini akan melapisi kutikel rambut dan memberi kelembapan serta memberi kilau pada rambut Anda,” katanya.
Tom membantah mitos yang mengatakan bahwa keramas tidak boleh dilakukan setiap hari. “Keramas harus rutin dilakukan ketika Anda merasa gerah atau kotor. Yang terpenting adalah memilih produk yang tepat untuk rambut Anda,” katanya.

AMANDRA MUSTIKA M

Panduan Warna dan Potongan Rambut
– Pilih warna satu tingkat lebih tinggi atau lebih rendah dari warna kulit dan mata Anda untuk mewarnai rambut.
– Potongan pixie cut  dan asimetris Layer akan menjadi tren rambut sepanjang 2010.
– Perempuan berwajah bundar cocok dengan potongan poni yang sangat pendek.
– Perempuan berwajah hati cocok dengan potongan layer di sekitar pipi.
– Perempuan berwajah oval sangat beruntung karena bisa memakai potongan rambut model apa pun.

Sumber: Thomas Taw dan Jamal Hammadi

Asyik Duduk Berefek Buruk

TEMPO Interaktif, Jakarta – Akhir pekan seharusnya jadi hari untuk bersantai bagi Rahman Hidayah, 30 tahun. Tapi tidak pada Sabtu dua pekan lalu. Liburnya tak tenang karena diserang rasa ingin ke belakang. Selama sehari penuh, hajatnya itu tidak juga bisa terlaksana.

“Saya mendadak menderita wasir,” kata karyawan sebuah perusahaan swasta di Kuningan, Jakarta Selatan, itu. Akibat wasir, Rahman kesulitan buang air besar (BAB). Masalahnya bukan cuma sekali ia merasa ingin buang air dan gagal. “Dalam sehari itu sampai belasan kali dan saya sungguh sangat menderita,” katanya.

Ia mengaku bukan orang yang biasa sulit ke belakang. Sebab, biasanya rutin ia ke kamar mandi sebelum berangkat kerja. Rahman juga suka makan sayur dan rajin minum air putih, juga tak punya riwayat mengidap wasir sebelumnya.

Setelah bertanya kanan-kiri dan menggali informasi lewat Internet, ia pun berhipotesis: wasir yang diderita akibat terlalu lama duduk. “Sehari dan sepekan sebelumnya saya memang berjam-jam duduk di belakang meja,” katanya.

Dokter spesialis penyakit dalam, Ari Fahrial Syam, menguatkan dugaan Rahman. “Duduk berlama-lama memang berisiko menimbulkan ambeien,” katanya, Rabu lalu. Meski bukan penyebab utama ambeien, ia melanjutkan, kebiasaan duduk yang buruk bisa sangat mengganggu organ tubuh bagian dalam.

Ambeien yang diderita Rahman, kata Fahrial, masih kategori ringan meski harus dikonsultasikan dengan dokter. Bila apes, ia akan menderita perdarahan di dubur. Luka di dubur ini akan menyebabkan usus lengket dan harus mendapat perawatan intensif. “Saat itu terjadi, pembuluh darahnya melebar dan mengganggu kerja organ dalam dari pinggang ke bawah,” katanya.

Rahman boleh merasa lega. Ia hanya menderita wasir ringan, yang cepat bisa disembuhkan. Sebuah penelitian di Swedia awal tahun lalu menyimpulkan hal yang lebih mengejutkan. Terlalu lama duduk menyebabkan berbagai penyakit, bahkan kematian.

Dokter Robert D. McBane dari Mayo Graduate School of Medicine, Mayo Clinic, Rochester, Minnesota, menyebutkan kasus-kasus kematian saat berlama-lama duduk dipicu karena terjadi thrombophilia, yaitu suatu kondisi yang menyebut darah mudah membeku. Faktor ini bisa diperparah karena kecenderungan genetik.

Penggumpalan darah di pembuluh darah vena ditandai dengan rasa sakit yang menjepit dan kaki seperti ditusuk-tusuk. Terkadang disertai nyeri di dada. Penyebabnya karena gumpalan darah bergerak menuju paru-paru. “Kalau ini terjadi, bisa menyebabkan kematian,” kata McBane.

Ada lagi sebuah kisah dari Chris Simmons, seorang pakar komputer asal Inggris. Ia roboh setelah 12 jam nongkrong di depan komputer. Beberapa hari kemudian ia batuk darah dan dokter yang memeriksa menyimpulkan Chris mengalami pulmonary embolism atau biasa disebut E-Trombosis, yaitu pembekuan darah yang akhirnya menyumbat pembuluh darah.

Dalam kasus Chris, pembekuan terjadi dan terbawa hingga jantung. Darah yang beku itu kemudian menyumbat pembuluh darah kecil di paru-paru. Kasus serupa dialami seorang warga Selandia Baru, yang tewas akibat selama 80 jam terus-menerus berada di depan komputer.

Untuk kasus-kasus ringan, lama duduk di kursi dapat menyebabkan berat badan berlebih. Juga menyebabkan pinggang melebar. Saat ini terjadi, berdampak pada tekanan darah dan gula darah. Serta mempengaruhi metabolisme tubuh yang bisa memicu diabetes dan jantung.

Duduk berlama-lama juga menyebabkan nyeri pinggang. Termasuk menyebabkan hernia nucleus pulposus, yaitu saraf tulang belakang terjepit di antara kedua ruas tulang belakang. Selain menyebabkan nyeri pinggang, rasa kesemutan menjalar ke tungkai sampai ke kaki. Bahkan bila parah, dapat menyebabkan kelumpuhan.

Fahrial menyebutkan, inti dari kebiasaan duduk berlama-lama ini karena tekanan dasar dari pinggul ke bawah. Saat itu terjadi, pembuluh darah akan tertekan di bagian bawah tubuh. Dan mengganggu peredaran darah di seluruh bagian tubuh. “Banyak-banyak bergerak, jangan bekerja hanya dalam posisi duduk,” katanya.

Mustafa Silalahi/berbagai sumber

TIP

Bila Harus Duduk Lama

1. Bangkitlah dari kursi bila sudah duduk paling lama sekitar 2 jam.
2. Biasakan melakukan gerakan lain, seperti berjalan, naik tangga, atau merebahkan diri.
3. Lakukan aktivitas ini paling cepat sekitar lima menit atau sampai kaki terasa sudah rileks dan aliran darah kembali lancar.
4. Jangan duduk pada kursi yang terlalu tinggi, duduk dengan membengkokkan pinggang. Atau duduk tanpa sandaran di pinggang bawah.
5. Hindari duduk dengan mencondongkan kepala ke depan agar otot leher tak terganggu.
6. Duduk yang benar adalah duduk dengan punggung lurus dan bahu berada di belakang, serta bokong menyentuh belakang kursi.

33 queries