Cara Pria Mengatasi Patah Hati
VIVAnews - Wanita dan pria punya cara berbeda memulihkan perasaan sakit karena putus cinta. Bila wanita terkesan merana dengan menangis, pria kelihatan lebih kuat. Tetapi, di balik ketegarannya, pria ternyata lebih terluka akibat putus cinta.
Robin Simon, Professor Sosiologi di Wake Forest University North Carolina mengungkap, pria cenderung lebih reaktif dan berusaha segera lepas dari ketidaknyamanannya. Ego pria lebih terluka saat hubungan kandas.
Meski terlihat tidak acuh, pria rentan akan tenggelam dengan kebiasaan buruk seperti penyalahgunaan alkohol dan obat terlarang. Berikut beberapa hal yang sering dilakukan pria untuk memulihkan diri dari putus cinta seperti dikutip dari laman Your Tango.
1. Tenggelam dalam minuman keras dan obat-obatan
Banyak pria mengurangi rasa sakit hati dengan alkohol dan obat-obatan. Menurut pria, ini membantu menghilangkan emosi dan tidak perlu mengungkapkan perasaan. Secara alami, ego pria melarang mereka untuk menangis. Namun, saat mabuk, alam bawah sadar mereka tak terlalu menghakimi karena mereka tidak terlalu menyadari saat menangis.
2. Memohon dan membujuk agar kembali bersama
Biasanya pria jenis ini merasa mencintai dan cocok dengan pasangannya. Atau bisa jadi ego mereka terluka karena merasa ditolak. Pria tipe ini akan mengambil tindakan apapun untuk mengambil hati dengan segala hal yang dianggapnya romantis dan mampu meluluhkan hati wanita.
3. Menerima keputusan berpisah dengan cepat
Tidak seperti wanita yang sering tak menerima kenyataan, sebagian pria langsung berusaha menerima bahwa cintanya kandas. Mereka berusaha menerima secepat mungkin agar tak kecewa.
Mereka akan segera membaur kembali dengan teman-teman dan pekerjaan namun enggan diingatkan mengenai kegagalannya. Atau, bisa juga mereka mencurahkan emosi bagi diri sendiri dan tidak berbagi dengan orang lain.
4. Mengucilkan diri
Penolakan dan rasa sakit akibat putus cinta bisa membungkam pria bahkan dengan kepribadian terbuka. Mereka cenderung menjadi lebih tertutup dan memendam perasaan sakit dari orang-orang di sekitarnya.
5. Memperlihatkan perasaan
Tak banyak pria yang mau memperlihatkan perasaaan sakit akibat putus cinta seperti yang sering dilakukan wanita. Menangis dan mengakui perasaan sakit hati pada sahabat atau mantan yang meninggalkannya membuat pria lebih cepat merasa pulih.
• VIVAnews
Putus Cinta Lebih Berpengaruh pada Pria Muda dibanding Wanita
TEMPO Interaktif, Toronto – Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa kualitas hubungan lebih berpengaruh pada laki-laki muda dibanding pada pasangannya.
Toronto Sun melaporkan bahwa profesor sosiologi di Universitas Wake Forest, Robin Simon, telah melakukan studi terhadap seribu laki-laki dan perempuan yang belum menikah dengan rentang usia 18 hingga 23 tahun.
Hasil studinya menunjukkan bahwa efek dari suatu hubungan dirasakan lebih tinggi oleh seorang laki-laki muda dibandingkan oleh wanita. Hal ini berbeda dengan stereotype gender selama ini.
Laki-laki, menurut studi itu, mengalami manfaat emosional yang lebih besar ketika mereka bahagia dalam hubungannya dan memiliki tingkat stres yang lebih besar ketika mereka tidak bahagia. Robin menduga rasa menghargai dirinya sendiri akan terluka ketika hubungannya dengan pasangan menjadi buruk.
Alasan yang masuk akal dari kesimpulan ini adalah bahwa pasangan dari laki-laki menganggap pasangannya sebagai sumber keintiman yang utama. Sedangkan wanita, menurut Robin, masih lebih mungkin memiliki hubungan dengan keluarga dan teman-temannya di samping dengan pasangannya.
Robin juga berpendapat bahwa laki-laki dan wanita memiliki cara yang berbeda dalam menangani stres. “Wanita mengekspresikan kesusahan emosionalnya melalui cara depresi. Sedangkan laki-laki mengekspresikan emosinya dengan masalah yang hakikat,” kata Robin.
Hasil studi ini, yang menurut Robin mengejutkan, adalah salah satu bagian dari studi jangka panjang mengenai kesehatan mental dan transisi menuju masa dewasa. Penelitian ini dipublikasikan dalam Journal of Health and Social Behavior bulan ini.
FOX NEWS / FANNY FEBIANA
Saat Putus Cinta, Pria Lebih Merana
KOMPAS.com - Pria juga manusia; karena itu mereka pun bisa menangis saat putus cinta. Tetapi siapa mengira, putus cinta ternyata lebih “memukul” pria daripada wanita?
Anda mungkin tidak percaya (karena si dia tampaknya terlihat cuek setelah putus hubungan dengan Anda), tetapi fakta tersebut merupakan hasil penelitian dari Wake Forest University di North Carolina. Dalam penelitian yang melibatkan 1.000 orang dewasa (tidak menikah) berusia 18-23 tahun, terlihat bahwa hubungan yang tidak bahagia lebih mempengaruhi pria daripada wanita. Hanya saja, pria mengekspresikan kesedihannya dengan cara yang berbeda.
“Perempuan mengekspresikan kesedihannya dengan depresi, sementaranya pria mengekspresikannya dengan masalah-masalah substansi,” ujar Simon.
Robin Simon, profesor bidang sosiologi dari universitas tersebut, juga mendapati bahwa pria mendapat keuntungan emosional yang lebih besar dari aspek-aspek positif hubungan cinta yang sedang berlangsung. Kurang lebih begini penjelasannya: bagi pria muda, pasangan mereka sering menjadi sumber utama curahan kasih sayang. Berbeda dengan perempuan, yang cenderung punya kedekatan dengan keluarga dan teman-temannya.
Ketegangan dalam suatu hubungan sendiri sering dihubungkan dengan kesehatan emosional yang rendah, karena hal itu mengancam identitas dan penghargaan diri pria.
Kemudian, jika pria secara emosional lebih dipengaruhi oleh kualitas hubungannya saat ini, perempuan lebih dipengaruhi oleh kenyataan apakah mereka memiliki hubungan cinta atau tidak. Tidak heran, perempuan lebih cenderung mengalami depresi ketika hubungan itu berakhir, dan sebaliknya mendapat manfaat lebih hanya dengan berada dalam suatu relationship.
Survei ini awalnya dilakukan untuk studi jangka panjang mengenai kesehatan mental dan transisi ke kedewasaan. Karena itu menurut Simon, masih banyak yang perlu dipelajari mengenai hubungan antara pria dan wanita pada usia dewasa muda. Studi ini sendiri dipublikasikan di
Journal of Health and Social Behavior edisi Juni.
DIN
Editor: din
Sumber: The Daily Mail







