ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 

[X]


10 Tips Mengatasi Rasa Cemas

Setiap orang pasti pernah merasa cemas. Rasa cemas itu bisa berkembang mejadi khawatir, gelisah, takut, was-was, tidak tentram, panik dan seterusnya. Bahkan, terkadang rasa cemas juga menimbulkan gejala fisik, seperti berkeringat, berdebar-debar, sakit kepala, sakit perut, wajah pucat dan sebagainya. tapi, tenang, rasa cemas bukan tidak bisa diatasi. Nah, bagaimana cara mengatasi rasa cemas? Let’s check!

1. Yakinlah dulu bahwa kamu bisa mengalahkan rasa cemasmu.

2. Baca doa Nabi Musa. Mohonlah kepada Allah agar melapangkan hatimu dari segala bentuk kecemasan. “Robbisyrohlii shodrii wayassirlii amri wahlul uqdatammillisaanii yafqohu qoulii (Qs. 20:25-28)

3. Berzikirlah kepada Allah. Alaa bidzikrillahi tathmainnul-quluub, “Ingatlah hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram”.

4. Positive thinking. Ingat, Allah mengikuti prasangka hamba-Nya

5. lakukan aktifitas yang positif sehingga dapat membuat suasana hati menjadi tenang. Misalnya, melakukan sesuatu yang menjadi hobimu, bisa membaca, menonton hiburan, mendengarkan musik atau aktivitas positif lainnya.

6. Rutinlah berolah raga. Tak harus lama, yang penting rutin, 5-10 menit perhari. ini akan membuatmu rileks.

7. Jika kamu termasuk orang yang sering terserang cemas. Cek kembali intensitas  baca Quranmu. Kebiasan membaca  Al-Quran setiap hari akan membuat hatimu bersih dan tenang.

8. Hindarilah minum kopi yang berlebihan karena kafein yang terkandung dalam kopi bersifat memacu detak jantung. Kebanyakan mengkonsumsi kopi membuatmu mudah deg-degan.

9. Jangan sering menyendiri. Pergilah jalan-jalan bersama teman-temanmu mencari kesegaran.

10. Jika rasa cemasmu semakin menjadi dan tak kunjung hilang dalam waktu lama, mungkin kamu perlu berkonsultasi dengan psikiater.


Wanita Butuh Waktu Lebih Untuk Merias Diri

VIVAnews – Hari Senin merupakan hari yang banyak dibenci banyak orang. Namun, meski Senin merupakan hari sibuk bagi banyak orang, tetap saja wanita masih rela menghabisakan waktu berjam-berjam berada di meja rias.

Bahkan tak sedikit dari wanita menghabiskan waktu minimal dua jam untuk merawat penampilan mereka meskipun di hari sibuk seperti Senin pagi.

Seperti dikutip dari laman geniusbeauty, para peneliti dari Universitas London memperkirakan berapa banyak waktu yang dihabiskan wanita untuk rutinitas kecantikan mereka.

Penelitian yang melibatkan 1.000 wanita menunjukkan bahwa para wanita mengakui menghabiskan rata-rata 76 menit. 23 menit untuk penata rambut, 18 menit untuk melakukan makeup, 16 menit untuk memilih apa yang akan dipakai dan 19 menit untuk mandi.

Pada hari Senin pagi, wanita menghabiskan rata-rata 12 menit pada gaya rambut, 9 menit pada penerapan maskara, lipstik, eyeshadow dan perona pipi, 9 menit sibuk memilih pakain di lemari secara rutin dan 10 menit mandi. Pada hari Jumat, kebiasaan merias diri membutuhkan waktu yang lebih sedikit dari biasanya, yakni turun 6 menit.

Ed Watson, kepala tim peneliti, mengatakan wanita menghabiskan tiga perempat dari kehidupan mereka hanya untuk mempercantik penampilan. Maka tak heran, selebriti seperti Cheryl Cole dan Jennifer Lopez menghabiskan waktu hampir satu jam untuk rutinitas kecantikan. Para selebritis menghabiskan 28 menit di meja rias, 14 menit untuk mandi, 11 menit untuk membuat gaya rambut dan 19 menit untuk make-up.

• VIVAnews


Olahraga Sebagai Obat Depresi

VIVAnews – Olahraga tak hanya menyehatkan tubuh. Tapi, juga bisa menjadi obat ampuh untuk mengatasi masalah kegelisahan termasuk depresi.

Seperti dikutip VIVAnews dari laman shineyahoo.com, Time melaporkan bahwa pada penelitian di Dallas klinik, psikolog Jasper Smits melakukan percobaan dengan latihan olahraga sebagai pengobatan untuk mengatasi kegelisahan dan berbagai gangguan suasana hati, termasuk depresi.

Sejak tahun 1999, banyak studi menunjukkan latihan aerobik adalah sebanding dengan Zoloft yakni suatu treatment untuk pengobatan depresi. “Tapi,” laporan Laura Blue ” latihan atau olahraga percobaan secara keseluruhan sangat kecil, dan kebanyakan hanya berjalan selama beberapa minggu, beberapa terganggu oleh masalah metodologis.

Namun, meskipun data yang terbatas, semua uji coba tampaknya menunjukkan arah yang sama, yakni melakukan olahraga untuk meningkatkan mood. Dari penelitian ini diketahui bahwa olahraga tidak hanya mengurangi gejala depresi tetapi juga mencegah munculnya depresi secara berulang.

Dalam beberapa kasus, orang yang depresi hampir tidak bisa bangun dari tempat tidur. Tapi timbulnya gagasan melakukan latihan atau olahraga sebagai pengobatan untuk depresi dapat mendorong. Ketimbang mengonsumsi obat antidepresan, melakukan olahraga akan lebih baik dan tidak mengeluarkan biaya.

Belum lagi efek negatif dari efek samping obat antidepresan yang bisa menimbulkan gangguan tidur, atau perubahan gairah seks yang cenderung menurun dan bahkan bisa merusak proporsional berat badan.

Dengan melakukan olahraga, Smith salah seorang penliti menyatakan bahwa hasil dari latihan yang rutin bisa mempengaruhi regulasi otak dari neurotransmiter utama seperti serotonin, dan norepinephrine adalah evolusioner tertanam. “Olahraga bisa menjadikan kondisi tubuh lebih normal,” kata profesor ilmu saraf Universitas Georgia Philip Holmes menambahkan.

Namun ada hal yang paling menyulitkan, bagi mereka yang tak suka berolahraga mereka lebih memilih jalan pintas menggunakan obat antidepresi. Memang keberhasilannya sangat baik menyembuhkan masalah suasana hati , namun berolahraga secar rutin tetap obat yang paling ampuh dan tanpa efek samping.

• VIVAnews


Setelah 8 Gelas Air Putih, Baru Minum yang Lain

KOMPAS.com – Idealnya, kita minum air minimal 8 gelas per hari. Anjuran ini sudah sangat sering diungkapkan para ahli. Selain agar terhindar dari dehidrasi, kita perlu mencukupi kebutuhan air demi membantu metabolisme. Tak lupa, untuk memperlancar proses pencernaan di tubuh.

Namun, terkadang kita lupa bahwa jumlah minimal yang disebut itu mengacu pada air putih, bukan air jenis lain. Melegakan dahaga dengan es teh manis, jus buah, es sirup, es kopi, soda diet, ataupun minuman berisotonik, sebenarnya tak termasuk dalam upaya memenuhi kebutuhan cairan 8 gelas per hari. Justru, studi dari University Texas Health Science Center memperlihatkan, orang yang minum soda diet setiap hari selama tujuh tahun, punya potensi sebesar 41 persen untuk bertambah berat badan. Ini dibandingkan dengan mereka yang tak minum soda. Itu bisa terjadi karena segala minuman yang rasanya manis mengandung kalori. Jika kita mengonsumsinya secara rutin, pasti akan mempengaruhi berat badan.

Yang semestinya dilakukan:
Biasakan minum air putih kapan pun dan dimana pun. Termasuk saat kita makan di restoran. Jika kita penyuka teh atau kopi, bukan berarti harus menghindarinya sama sekali. Boleh saja kita mengonsumsi kedua minuman itu, asal tidak ditambahkan gula. Beralih pada gula buatan atau yang rendah kalori juga bukan solusi terbaik. Untuk menambah rasa pada air putih, kita bisa menambahkan perasan lemon. Ini sudah pasti aman dan tidak berbahaya bagi berat badan.

Editor: din


Mengenalkan Manfaat Yogurt Bersama 1.000 Perempuan

KOMPAS.com – Lebih dari 1.000 perempuan dari PKK DKI Jakarta makan yogurt bersama di Mal Artha Gading, Jakarta, Sabtu (12/6/2010) lalu. Kegiatan untuk memperingati World Health Digestive Day (jatuh setiap 29 Mei) ini sekaligus juga menunjukkan kepedulian perempuan dalam mengkampanyekan pentingnya menjaga kesehatan percernaan.

Kegiatan berisi deklarasi dan makan yogurt bersama inipun mendapatkan rekor MURI dengan predikat “1.000 Perempuan Makan Yogurt Bersama”.

PT Danone Dairy Indonesia, dengan produk yogurt probiotik Activia, melihat kesehatan pencernaan masih menjadi masalah yang dihadapi banyak negara, termasuk Indonesia. Sayangnya, kesadaran masyarakat Indonesia untuk mengonsumsi yogurt masih rendah. Padahal yogurt menjadi salah satu cara untuk mencegah gangguan pencernaan.

Gift Samabandhu, Marketing Director PT Danone Dairy Indonesia, menegaskan, dibanding negara lain, konsumsi yogurt di Indonesia masih sangat rendah. Padahal, menurutnya, yogurt sudah lama dikenal masyarakat Indonesia.

“Kegiatan ini diharapkan semakin mendorong masyarakat menyadari pentingnya menjaga kesehatan pencernaan. Dan juga mulai mempertimbangkan mengonsumsi yogurt probiotik secara teratur,” kata Gift, sambil menambahkan bahwa konsumsi yogurt dianjurkan dua kali dalam sehari dan dilakukan rutin setiap hari.

Dr Regina Karim, Health Marketing Director dari Danone menambahkan, yogurt (Activia) aman dikonsumsi setiap hari sebagai tindakan preventif.

“Konstipasi merupakan masalah kronis yang terjadi terus-menerus. Jika hanya diatasi sekali hanya akan mengobati dalam waktu tertentu saja. Cara efektif mengonsumsi probiotik untuk mengatasi konstipasi adalah dengan berkala, dan tidak ada efek sampingnya,” papar dr Regina.

Yogurt juga bisa berfungsi sebagai pengobatan, dengan dikonsumsi rutin selama dua minggu. Efeknya, jelas dr Regina, yogurt bisa memperlancar BAB baik dari frekuensi maupun bentuk feses.

Yogurt membantu pencernaan agar bekerja lebih baik lagi. Namun pola makan dan gaya hidup juga turut mempengaruhi. Cukup makan serat dari sayuran dan buah perlu dipenuhi, begitu pula olahraga yang teratur.   

C1-10

Editor: din


Seperti Apa Tahapan Kemampuan Bicara Anak?


KOMPAS.com – Orangtua sebaiknya mengetahui tahapan perkembangan kemampuan bicara anak. Jadi, ketika terlihat ada yang tidak sesuai dengan tahap usia, mereka bisa segera mencari solusinya. Tahap perkembangan bicara anak secara garis besar adalah sebagai berikut:

* Sebelum 12 bulan

Perhatikan apakah si kecil mulai menggunakan suara mereka untuk “berkomunikasi” dengan lingkungan mereka. Tahap awal perkembangan bicara adalah mengoceh (babbling).

Seiring pertambahan usia (di usia sekitar 9 bulan), anak-anak mulai menggabungkan suara dan mengucapkan kata seperti “mama” dan “dada” (tanpa tahu maknanya). Dan, sebelum usia 12 bulan, anak mulai lebih tertarik begitu mendengar suara.

Anak-anak yang kelihatannya memandang sesuatu tapi tanpa bereaksi harus diwaspadai sebagai tanda kehilangan pendengaran (hearing loss).

* Usia 12-15 bulan

Di usia ini anak-anak mulai menguasai satu atau dua kata bermakna (di luar kata “mama” atau “dada”). Biasanya kata-kata awal yang mereka kuasai adalah kata benda. Mereka juga mulai mengerti dan mampu mengikuti perintah sederhana, seperti, “Mama minta bolanya, ya?”

* Usia 18-24 bulan
Anak memiliki sekitar 20 kosakata di usia 18 bulan, dan berkembang menjadi 50 atau lebih kosakata ketika berusia 2 tahun. Di usia 2 tahun, anak juga mulai belajar menggabungkan 2 kata sederhana. Mereka mulai bisa mengikuti 2 perintah sekaligus, misalnya, “Ambil bolanya dan toling berikan kotaknya, ya.”

* Usia 2-3 tahun

Orangtua seringkali menyaksikan “ledakan” kemampuan berbahasa anak di tahap usia ini. Kosakata mereka meningkat tajam. Secara rutin, mereka juga mulai menggabungan 3 atau lebih kata menjadi 1 kalimat. Misalnya, “Letakkan di meja, ya?” Mereka juga mulai bisa mengenal warna dan konsep perbandingan (besar-kecil).

(Hasto Prianggoro/Tabloid Nova)

Editor: NF


47 queries