ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 


Masa Emas Pertumbuhan Otak Anak

Bunda..kita tahu bahwa usia balita adalah masa emas pertumbuhan anak, baik psikis maupun mentalnya. Oleh karena itu rasanya sayang jika masa emas ini luput dari perhatian kita sebagai ortu..:)

Otak anak mengalami perkembangan luar bisa. Peran aktif kita sebagai ortu dalam pertumbuhan otak si kecil terutama dalam ‘merakit’ sambungan antar neuron, akan membuat potensi anak berkembang optimal.

Menurut para ahli kesehatan anak, pada dasarnya setiap anak dilahirkan dalam keadaan cerdas, yang kemudian membuat si anak hebat, super atau biasa biasa saja adalah stimulus yang diterima anak saat usia dini. Jadi cobalah untuk memberikan stimulus yang tepat..:)

Sebagai awal kita bisa memperhatikan asupan gizi anak. Gizi yang baik akan membuat anak mempunyai imunitas yang kuat, yang diperlukan untuk perkembangan otaknya selain itu gizi yang baik dan seimbang juga berperan dalam meningkatkan perkembangan intelegensi anak.

Berikutnya dalam perkembangannya, anak akan belajar banyak dari lingkungan dan bunda harus ingat otak si kecil masih sangat mudah untuk mengalami trauma. Karena itu hindari sebisa mungkin memarahi atau memukul anak usia batita, karena kita tidak mau kan jika kemudian anak mengalami ketakutan atau stress dalam perkembangan lebih lanjut kelak?? ;). Jika anak melakukan hal yang salah atau tidak berkenan, yang harus bunda lakukan adalah mulai mengajarkan mana yang benar atau salah dengan cara yang arif, sopan dan penuh kesabaran…:)

Selamat meningkatkan potensi si kecil..:)

 

AGAR ANAK BERANI TAMPIL DI DEPAN AUDIENS

Gugup di depan audiens?? keringan mengucur, tubuh gemetar, tangan dingin dan berbagai gejala lainnya yang biasa dialami baik oleh orang dewasa maupun anak-anak yang “terpaksa” tampil didepan orang/umum untuk pidato sambutan, kompetisi menyanyi ataupun berpuisi di depan umum, kata-kata yang udah dihafalkan hilang begitu saja saat berhadapan dengan audiens (di depan orang banyak).

Sebenarnya hal itu tidak perlu terjadi jika saja kita mengenali sumber rasa takut dan gugup dan tau langkah-langkah utk mengatasinya, urusan tampil di depan umum erat kaitannya dengan kepercayaan diri. Sejak dini anak-anak bisa diasah kepercayaan dirinya agar berani tampil di depan umum, antara lain sebagai berikut :

  1. Buatlah persiapan materi tentang apa yang akan ditampilkan, banyaklah berlatih didepan cermin agar tau gaya dan penampilan kita bila tampil nanti, bila perlu ajak teman2 utk melihat latihan kita.
  2. Jangan sering disalahkan atau dihakimi karena ini akan membuat anak takut pada penilaian-penilaian terhadap dirinya.
  3. Kritik dibolehkan asala disertai solusi dan petunjuk tentang yang benar dan yang salah.
  4. Hargai anak dan hindari penilaian yang aneh dan buruk bagi anak.
  5. Latih anak untuk berani bersuara dan bicara.
  6. Libatkan dalam kegiatan-kegiatan bersama atau sosial karena dengan begitu ia terbiasa berinteraksi dengan banyak orang.
  7. Bila ingin tampil di depan umum biasakan selalu datang lebih awal agar anak bisa bersosialisasi dahulu dengan audiens atau teman-temannya, dengan mengenal audiens dan bersosialisasi dahulu itu akan mengurangi tingkat ketakutan anak, karena bila datang terlambat itu akan membuat anak jadi gugup dan tambah takut.

Semoga tips diatas bisa membangkitka rasa percaya diri pada anak kita, selamat mencoba…..

 

www.erobiznet.tk

 

TIPS MEMILIH KOSMETIK SAAT HAMIL

Berdandan adalah salah satu cara agar wanita tetap tampil cantik dan menarik. Namun, mengingat sebagian besar kosmetik yang beredar di pasaran terbuat dari bahan kimia, ibu hamil hendaklah berhati-hati. Bahan kimia yang terkandung di dalam kosmetik bisa jadi pemicu masalah bagi proses pertumbuhan janin dalam kandungan. Berikut adalah tips nya :

  • Konsultasi dengan dokter kandungan dan dokter specialis kulit terkait produk kosmetik yang selama ini anda gunakan. Tanyakan kembali apakah produk kosmetik tersebut masih aman dipakai saat hamil atau sebaliknya. Bila tidak, sebaiknya segera ganti produk kosmetik sesuai rekomendasi ahli.
  • Pilih produk kosmetik berbahan dasar airatau alami atau berlabel green (ramah lingkungan) yang umumnya aman untuk ibu hamil.
  • Pilih produk yang terdaftar di kementrian kesehatan atau Badan POM. Perhatikan nomor kode produksi dan tanggal kadaluwarsanya. Jadi pastikan merk, kandungan dan izin produksinya.
  • Perhatikan cara pemakaian produk tersebut yang terdapat pada kemasan.
  • Hindari membeli produk kosmetik hanya karena sedang tren atau ikut-ikutan orang lain.

 

Tips Agar Anak Lebih Berani

Keberanian anak untuk mencoba sesuatu yang baru dipengaruhi faktor internal dan eksternal. Faktor internal salah satunya dipengaruhi temperamen si anak. Sedangkan kalau faktor eksternal lebih kepada dorongan dan dukungan kepada si anak untuk mencoba. Salah satu faktor eksternal yang memengaruhi keberanian anak untuk mencoba adalah kelekatan anak dengan orangtuanya.

Pertiwi Anggraeni, MPsi, psikolog anak dan pengajar di Universitas Tama Jagakarsa Jakarta menjelaskan kelekatan yang terjalin dengan baik dapat membentuk rasa aman dalam diri si anak. Rasa aman ini ditunjukkan oleh anak dengan memercayai orang-orang yang berada dalam lingkungan terdekatnya.

Selanjutnya, ketika anak memiliki rasa aman kepercayaan dirinya akan tumbuh. Inilah yang menjadi pendorong anak untuk berani mencoba sesuatu yang baru. Sebaliknya, pada anak yang tidak memiliki keberanian untuk mencoba, bila ditelusuri, penyebabnya adalah anak tidak memiliki rasa aman terhadap lingkungan terdekatnya.

Kelekatan antara orangtua dan anak ini tentunya tidak terbentuk secara instan. Ini telah terjalin semenjak anak masih bayi. Bayi yang mendapat respons tepat dari orangtua dan orang terdekat di lingkungannya, umumnya memiliki rasa percaya dengan orangtua atau orang terdekatnya itu, sehingga ia mampu membentuk rasa aman terhadap lingkungan terdekatnya.

Kelekatan itu dapat terbentuk bila orangtua mampu memahami dan memenuhi keinginan si bayi. Misal, ketika bayi menangis dengan nada panjang sebagai tanda haus, orangtua langsung memberikan respons dengan menyodorkan ASI. Anak merasa nyaman dan percaya karena orangtua tahu akan kebutuhannya.

Dampingi anak
Lalu, bagaimana cara menstimulasi agar anak memiliki keberanian untuk mencoba sesuatu yang baru? Langkah pertama, hendaknya orangtua mampu menumbuhkan rasa aman terlebih dahulu. Caranya, dengan mendampingi anak ketika ia mau mencoba sesuatu yang baru. Berikan semangat kepada anak agar mau mencoba.

Pilihan lainnya, dengan mengajak teman-temannya bermain bersama. Minta si kecil mengamati teman-temannya yang sedang bermain. Selanjutnya, minta ia mencobanya sendiri. Bila perlu, orangtua juga terlibat dan bila memungkinkan dapat memberikan contoh langsung. Berikan penjelasan kepada si buah hati, selama mengikuti aturan dan rambu-rambu keamanan yang sudah dipersiapkan, niscaya tidak akan terjadi apa-apa. Kata-kata itu umumnya dapat memunculkan keberaniannya. Lakukan aktivitas ini berulang-ulang.

Satu hal yang patut dicermati orangtua, jangan bosan mendampingi anak untuk mencoba melakukan sesuatu yang baru. Bagi anak dengan temperamen sulit dan lambat memang membutuhkan waktu untuk memunculkan keberaniannya. Berbeda dengan anak bertemperamen mudah yang lebih cepat dan berani mencoba. Sebaiknya orangtua lebih bersabar dalam mendampingi.

Agar anak lebih termotivasi, ingatlah untuk memberikan penghargaan. Penghargaan berupa pelukan, pujian atau sesuatu yang lebih istimewa, umumnya mendorong si kecil untuk lebih berani.

Tidak memaksa
Bila berbagai cara sudah dicoba, namun anak belum berani juga, sebaiknya telusuri penyebabnya. Ajaklah si kecil berkomunikasi, mengapa ia menolak permainan itu. Masuk usia tiga tahun, anak umumnya sudah mampu menyampaikan yang dirasakan. Selanjutnya, tugas orangtua adalah memberikan pengertian kepada anak agar kekhawatiran yang dirasakan dapat terselesaikan.

Orangtua juga sebaiknya tidak memaksakan keinginan kepada anak. Ketika si kecil tidak berani mencoba permainan perosotan, alihkan dengan permainan sejenis yang memberikan manfaat sama seperti palang bertingkat, papan berjungkit dan lainnya. Anak akan senang dan manfaat untuk menstimulasi perkembangannya pun didapat. Pemaksaan terhadap anak justru menimbulkan pengalaman tidak menyenangkan bagi si kecil.

Hidup Tetap Sehat Menjelang dan Semasa Menopause

Health Today–Menapause adalah suatu fase alamiah yang akan dialami oleh setiap wanita dan biasanya terjadi di atas usia 40 tahun. Ini merupakan suatu akhir biologis dari siklus menstruasi yang tidak dapat dihindarkan oleh wanita manapun.

Seorang wanita dikatakan mengalami menopause apabila siklus menstruasinya telah berhenti selama 12 bulan. Berhentinya haid tersebut akan membawa dampak kesehatan, baik fisik maupun psikis.

Adapun akibat jangka panjang yang harus diperhatikan adalah osteoporosis (tulang keropos), penyakit jantung koroner, stroke, dan pikun. Bila kondisi ini dibiarkan, tentu akan mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup seorang wanita.

Salah satu cara untuk mengatasinya  dengan cara ilmiah tanpa menimbulkan resiko kanker payudara adalah dengan menkonsumsi Fitoestrogen yang merupakan estrogen alamiah yang berasal dari tumbuh-tumbuhan serta mengandung senyawa isoflavon yang memiliki khasiat seperti halnya hormon estrogen. Tumbuhan alami sumber sumber fitoestrogen yang saat ini telah diteliti di seluruh dunia adalah kacang-kacangan, kulit bengkuang, kedelai, Red Clover dan Black Cohosh.

Data ditemukan bahwa angka kejadian patah tulang dan penyakit jantung koroner pada wanita yang sering mengkonsumsi fitoestrogen, jauh l

Solusi mengatasi keringat berlebih setelah berolahraga

Berkeringat setelah berolahraga sebenarnya hal yang normal dan sehat. Tubuh mengeluarkan zat-zat sisa salah satunya melalui kelenjar keringat. Namun jika keringat terus keluar dalam jumlah yang banyak meski sudah selesai berolahraga, ada baiknya Anda memperhatikan faktor lain yang memicu keluarnya keringat berlebih.

Banyak hal yang bisa menyebabkan produksi keringat berlebih. Keringat diproduksi di kelenjar keringat yang terdapat di lapisan dermis di bawah permukaan kulit. Tidak hanya pada saat olahraga, aktivitas kelenjar keringat juga bisa meningkat saat cuaca panas, stress, bahkan bisa juga faktor genetik.

Jika masalahnya adalah keringat setelah berolahraga, mandi saja tidak cukup untuk membuat tubuh segar. Anda bisa mencoba memperhatikan cara membersihkan badan yang tepat setelah berolahraga. Berikut saya berikan tips membersihkan badan setelah berolahraga :

  1. Istirahatkan tubuh sejenak untuk membiarkan tubuh mengeluarkan sisa-sisa keringat dan menurunkan suhu tubuh.
  2. Segera keringkan keringat dengan menggunakan handuk bersih.
  3. Jika suhu tubuh sudah normal, segera bersihkan badan dengan mandi menggunakan sabun antibakteri yang bisa membantu mengurangi bakteri untuk mencegah bau badan.

Dengan demikian keringat bukan menjadi penghambat untuk tetap berolahraga…Selamat mencoba…!

Melatih Kecakapan Sosial Melalui Silaturahmi

Sebagian besar anak memiliki pengalaman sosial yang terbatas. Padahal, interaksi sosial merupakan salah satu kunci kecakapan sosial yakni keterampilan yang digunakan sehari-hari sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat, misalnya hubungan dengan teman sebaya, orang yang lebih muda, dan orangtua.

Berikut Tips Membangun Kecakapan Sosial :

1. Tidak ada batasan usia. Sejak dini hingga dewasa dapat terus diajarkan.Semakin dini hasilnya akan semakin baik

2. Orang tua harus konsisten

3. Orangtua jangan hanya mengajak anak berkunjung tapi berikan ia pengertian dan pengetahuan tentang nilai moral yang terkandung di dalamnya, sehingga setiap momen, misalnya hari raya, tidak lewat begitu saja dan tidak hanya sebatas ritual atau tradisi tanpa pernah dimengerti anak.

Supaya Berhasil dalam Latihan Kecakapan Sosial

1. Orangtua harus menjadi model dengan menunjukkan perilaku yang pantas

2. Sering berlatih dengan anak

3. Selalu mengingatkan anak

4. Puji dan besarkan hati anak

5. Lingkungan sangat mempengaruhi keberhasilan latihan kecakapan sosial. Karena itu peran teman sebaya dan orang yang lebih tua sangat penting.

 

Pria Tak Setia Saat Pasangannya Sakit?

VIVAnews – Kesetiaan pasangan Anda ternyata bisa di tes. Apalagi saat salah satu dari Anda sedang diuji dengan salah satu penyakit. Dari sini kesetiaan pasangan bisa diketahui.

Seperti dikutip dari laman shineyahoo.com, sebuah survei mengungkap bahwa hampir 25 persen dari suami meninggalkan istri mereka setelah mengetahui pasangnnya didiagnosis dengan penyakit mematikan seperti kanker. Dari statistik ini juga diketahui, biasanya mereka yang mengalami cobaan berat dalam hidup seperti ini, akan mengalami gonjang ganjing kesetiaan.

Namun, dari survei juga diketahui dibanding dengan pria, wanita sebagai istri diketahui lebih setia, hanya 3 persen wanita meninggalkan suami mereka dalam keadaan sakit.

Kebanyakan pria pun diketahui tidak telaten saat memberikan perawatan pada pasangannya yang dalam keadaan sakit. Bukan saja kepada pasangan, termasuk pada anak dan orangtuanya sendiri.

Dari penelitian ini pun terungkap bahwa kebanyakan pria tidak dibesarkan untuk menjadi perawat. Rata-rata pria lebih mengutamakan kepentingan seksnya.

Sebagai tambahan mereka mungkin takut mengakui kematian mereka dan Anda, dan mereka mungkin takut bagaimana suatu penyakit mematikan seperti kanker akan mempengaruhi kehidupan seksnya. Maka tak heran jika banyak pria yang memutuskan untuk menikah lagi setelah ditinggal sang istri.

Seperti diketahui, banyak anak laki-laki yang ingin selalu bercita-cita menjadi pahlawan. Dan disaat menghadapi cobaan sang istri tengah berjuang melawan penyakit, sesungguhnya disitulah perannya sangat dibutuhkan sekaligus untuk mewujudkan cita-citanya menjadi seorang pahlawan keluarga.

Adanya cobaan dan ujian pernikahan dari suatu penyakit bisa bisa menguji kesetiaan cinta manusia. Dan tak jarang dari mereka yang mengalaminya mengalami krisis cinta yang butuh banyak dukungan dan pikiran optimis.

Suami yang paling baik akan menunjukkan dan mengatakan istri mereka betapa istimewanya , betapa mereka dihargai dan dicintai. Merawatnya dengan baik dikala sakit adalah kesempatan untuk menunjukkan cintanya pada Anda, bahkan bisa menjadi obat mujarab bagi si penderita penyakit untuk tetap semangat dan sembuh dari penyakit.

“Tidak ada yang mengatakan ini akan mudah, tetapi suatu kekuatan akan timbul dari semangat yang diberikan seseorang dengan tulus.” kata penulis Brenda yang juga sebagai survivor penderita kanker.

• VIVAnews

Benarkah Pasangan Egois Lebih ‘Hot’ Bercinta

VIVAnews – Sikap egois atau mementingkan diri dalam hubungan asmara memang dianggap negatif. Tetapi, menurut penelitian yang dilakukan tim dari Kwantlen Polytechnic University di Vancouver, Kanada,  sikap ini justru menandakan orang tersebut sangat mengagumkan saat bercinta. Bahkan, lebih baik dari seseorang yang fokus pada kebutuhan dan keinginan pasangannya.

Dari penelitian yang berjudul ‘Emerging Adulthood: An Age of Sexual Experimentation or Sexual Self-Focus?’, peneliti mengungkapkan, seseorang yang menjadikan keinginannya sebagai prioritas utama, menurut pasangannya kehidupan seksnya lebih memuaskan.

Hasil penelitian ini cukup mengejutkan, mengingat banyak yang mengira sikap egois harus ditinggalkan saat berhubungan seksual agar mendapatkan kepuasan satu sama lain. Para peneliti menyimpulkan bahwa seorang ‘pecinta egois’ membuat seks lebih menyenangkan untuk pasangannya, karena rasa keinginan yang tinggi. Fokus utama pada dirinya membuat suasana bercinta menjadi lebih menggairahkan.

“Kami menemukan, fokus diri dan rasa egois yang menurun bisa membuat kepuasaan bercinta juga menurun,” kata salah seorang peneliti seperti dikutip dari Glamour.com.

Mereka yang berhubungan seks di luar kebiasaan atau mereka yang memfokuskan hanya pada kebutuhan pasangannya tidak akan mendapat kepuasaan bercinta sama seperti yang bersifat egois. Jadi, jika seseorang hanya fokus mendapatkan apa yang mereka inginkan saat bercinta dan terlihat egois, perilaku egosentris ini justru memiliki  efek samping positif, yaitu menyenangkan dan memuaskan pasangannya. (pet)

• VIVAnews

Ciuman Ibu Lindungi Bayi dari Infeksi

VIVAnews – Ciuman ibu kepada bayi baru lahir memberi perlindungan terhadap infeksi telinga dan sakit tenggorokan selama hidup bayi.

Studi Universitas Otago Selandia Baru menemukan ciuman ibu mentransfer bakteri baik kepada bayi. Salah seorang peneliti, John Tagg mengatakan, studi menguji berapa banyak wanita memiliki bakteri baik streptokokus K12 salivarius. Bakteri ditemukan secara acak pada lima persen populasi.

“Ketika mencium bayi yang baru lahir, ibu memberi ciuman perlindungan kepada bayinya dengan mewariskan bakteri baik,” katanya seperti dikutip dari Times of India.

Ilmuwan menyarankan agar di bulan akhir masa kehamilan ibu mengonsumsi makanan dan permen probiotik untuk mencegah infeksi bakteri tenggorokan. (adi)

• VIVAnews

Next Page »

15 queries