ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 


10 Permainan Tradisional Anak Indonesia

1. Permainan Benteng

adalah permainan yang dimainkan oleh dua grup, masing – masing terdiri dari 4 sampai dengan 8 orang. Masing – masing grup memilih suatu tempat sebagai markas, biasanya sebuah tiang, batu atau pilar sebagai ‘benteng’.

Tujuan utama permainan ini adalah untuk menyerang dan mengambil alih ‘benteng’ lawan dengan menyentuh tiang atau pilar yang telah dipilih oleh lawan dan meneriakkan kata benteng. Kemenangan juga bisa diraih dengan ‘menawan’ seluruh anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka. Untuk menentukan siapa yang berhak menjadi ‘penawan’ dan yang ‘tertawan’ ditentukan dari waktu terakhir saat si ‘penawan’ atau ‘tertawan’ menyentuh ‘benteng’ mereka masing – masing.

2. Congklak

Congklak adalah suatu permainan tradisional yang dikenal dengan berbagai macam nama di seluruh Indonesia. Biasanya dalam permainan, sejenis cangkang kerang digunakan sebagai biji congklak dan jika tidak ada, kadangkala digunakan juga biji-bijian dari tumbuh-tumbuhan.
Permainan congklak dilakukan oleh dua orang. Dalam permainan mereka menggunakan papan yang dinamakan papan congklak dan 98 (14 x 7) buah biji yang dinamakan biji congklak atau buah congklak. Umumnya papan congklak terbuat dari kayu dan plastik, sedangkan bijinya terbuat dari cangkang kerang, biji-bijian, batu-batuan, kelereng atau plastik. Pada papan congklak terdapat 16 buah lobang yang terdiri atas 14 lobang kecil yang saling berhadapan dan 2 lobang besar di kedua sisinya. Setiap 7 lobang kecil di sisi pemain dan lobang besar di sisi kananya dianggap sebagai milik sang pemain.

Pada awal permainan setiap lobang kecil diisi dengan tujuh buah biji. Dua orang pemain yang berhadapan, salah seorang yang memulai dapat memilih lobang yang akan diambil dan meletakkan satu ke lobang di sebelah kanannya dan seterusnya. Bila biji habis di lobang kecil yang berisi biji lainnya, ia dapat mengambil biji-biji tersebut dan melanjutkan mengisi, bisa habis di lobang besar miliknya maka ia dapat melanjutkan dengan memilih lobang kecil di sisinya. bila habis di lubang kecil di sisinya maka ia berhenti dan mengambil seluruh biji di sisi yang berhadapan. Tetapi bila berhenti di lobang kosong di sisi lawan maka ia berhenti dan tidak mendapatkan apa-apa.
Permainan dianggap selesai bila sudah tidak ada biji lagi yang dapat dimabil (seluruh biji ada di lobang besar kedua pemain). Pemenangnya adalah yang mendapatkan biji terbanyak.

3. Dor Tap
Dor Tap merupakan permainan yang mirip dengan Petak Umpet namun dimainkan oleh 2 kelompok. Kelompok yang lebih dulu berhasil menyebut nama lawan yang bersembunyi dapat diartikan bahwa lawan tersebut terkena tembakan. Permainan berakhir jika salah satu kelompok sudah habis tertembak.

4. Galah Asin

Galah Asin atau di daerah lain disebut Galasin atau Gobak Sodor adalah sejenis permainan daerah dari Indonesia. Permainan ini adalah sebuah permainan grup yang terdiri dari dua grup, di mana masing-masing tim terdiri dari 3 – 5 orang. Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik, dan untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan.

Permainan ini biasanya dimainkan di lapangan bulu tangkis dengan acuan garis-garis yang ada atau bisa juga dengan menggunakan lapangan segiempat dengan ukuran 9 x 4 m yang dibagi menjadi 6 bagian. Garis batas dari setiap bagian biasanya diberi tanda dengan kapur. Anggota grup yang mendapat giliran untuk menjaga lapangan ini terbagi dua, yaitu anggota grup yang menjaga garis batas horisontal dan garis batas vertikal. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas horisontal, maka mereka akan berusaha untuk menghalangi lawan mereka yang juga berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan sebagai garis batas bebas. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas vertikal (umumnya hanya satu orang), maka orang ini mempunyai akses untuk keseluruhan garis batas vertikal yang terletak di tengah lapangan. Permainan ini sangat mengasyikkan sekaligus sangat sulit karena setiap orang harus selalu berjaga dan berlari secepat mungkin jika diperlukan untuk meraih kemenangan.

5. Gasing

Gasing adalah mainan yang bisa berputar pada poros dan berkesetimbangan pada suatu titik. Gasing merupakan mainan tertua yang ditemukan di berbagai situs arkeologi dan masih bisa dikenali. Selain merupakan mainan anak-anak dan orang dewasa, gasing juga digunakan untuk berjudi dan ramalan nasib.
Sebagian besar gasing dibuat dari kayu, walaupun sering dibuat dari plastik, atau bahan-bahan lain. Kayu diukir dan dibentuk hingga menjadi bagian badan gasing. Tali gasing umumnya dibuat dari nilon, sedangkan tali gasing tradisional dibuat dari kulit pohon. Panjang tali gasing berbeda-beda bergantung pada panjang lengan orang yang memainkan.

6. Kasti

Kasti atau Gebokan merupakan sejenis olahraga bola. Permainan yang dilakukan 2 kelompok ini menggunakan bola tenis sebagai alat untuk menembak lawan dan tumpukan batu untuk disusun. Siapapun yang berhasil menumpuk batu tersebut dengan cepat tanpa terkena pukulan bola adalah kelompok yang memenangkan permainan. Pada awal permainan, ditentukan dahulu kelompok mana yang akan menjadi penjaga awal dan kelompok yang dikejar dengan suit. Kelompok yang menjadi penjaga harus segera menangkap bola secepatnya setelah tumpukan batu rubuh oleh kelompok yang dikejar. Apabila bola berhasil menyentuh lawan, maka kelompok yang anggotanya tersentuh bola menjadi penjaga tumpukan batu. Kerjasama antaranggota kelompok sangat dibutuhkan seperti halnya olahraga softball atau baseball.

7. Layang-layang

Permainan layang-layang, juga dikenali dengan nama wau merupakan satu aktivititas menerbangkan layang-layang tersebut di udara. Pada musim kemarau di Indonesia anak-anak selalu bermain layang-layang karena anginnya besar.

8. Petak Umpet

Dimulai dengan Hompimpa untuk menentukan siapa yang menjadi “kucing” (berperan sebagai pencari teman-temannya yang bersembunyi). Si kucing ini nantinya akan memejamkan mata atau berbalik sambil berhitung sampai 25, biasanya dia menghadap tembok, pohon atau apasaja supaya dia tidak melihat teman-temannya bergerak untuk bersembunyi. Setelah hitungan sepuluh, mulailah ia beraksi mencari teman-temannya tersebut.
Jika ia menemukan temannya, ia akan menyebut nama temannya yang dia temukan tersebut. Yang seru adalah, ketika ia mencari ia biasanya harus meninggalkan tempatnya (base?). Tempat tersebut jika disentuh oleh teman lainnya yang bersembunyi maka batallah semua teman-teman yang ditemukan, artinya ia harus mengulang lagi, di mana-teman-teman yang sudah ketemu dibebaskan dan akan bersembunyi lagi. Lalu si kucing akan menghitung dan mencari lagi. Permainan selesai setelah semua teman ditemukan. Dan yang pertama ditemukanlah yang menjadi kucing berikutnya.

Ada satu istilah lagi dalam permainan ini, yaitu ‘kebakaran’ yang dimaksud di sini adalah bila teman kucing yang bersembunyi ketahuan oleh si kucing disebabkan diberitahu oleh teman kucing yang telah ditemukan lebih dulu dari persembunyiannya.

9. Yo-yo

Yo-yo adalah suatu permainan yang tersusun dari dua cakram berukuran sama (biasanya terbuat dari plastik, kayu, atau logam) yang dihubungkan dengan suatu sumbu, di mana tergulung tali yang digunakan. Satu ujung tali terikat pada sumbu, sedangkan satu ujung lainnya bebas dan biasanya diberi kaitan. Permainan yo-yo adalah salah satu permainan yang populer di banyak bagian dunia. Walaupun secara umum dianggap permainan anak-anak, tidak sedikit orang dewasa yang memiliki kemampuan profesional dalam memainkan yo-yo.

Yo-yo dimainkan dengan dengan mengaitkan ujung bebas tali pada jari tengah, memegang yo-yo, dan melemparkannya ke bawah dengan gerakan yang mulus. Sewaktu tali terulur pada sumbu, efek giroskopik akan terjadi, yang memberikan waktu untuk melakukan beberapa gerakan. Dengan menggerakkan pergelangan tangan, yo-yo dapat dikembalikan ke tangan pemain, di mana tali akan kembali tergulung dalam celah sumbu

10.Balap Karung

Balap karung adalah salah satu lomba tradisional yang populer pada hari kemerdekaan Indonesia. Sejumlah peserta diwajibkan memasukkan bagian bawah badannya ke dalam karung kemudian berlomba sampai ke garis akhir.
Meskipun sering mendapat kritikan karena dianggap memacu semangat persaingan yang tidak sehat dan sebagai kegiatan hura-hura, balap karung tetap banyak ditemui, seperti juga lomba panjat pinang, sandal bakiak, dan makan kerupuk.

 

sumber :: palingseru dan kaskus

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Perkembangan Emosi pada Anak

Perkembangan emosi pada anak juga sebenarnya masih erat kaitannya dengan apa yang harus kita pelajari mengenai perkembangan anak usia 2-6 tahun secara keseluruhan dan perkembangan emosi pada anak juga merupakan salah satu poin penting yang perlu kita perhatikan dengan seksama. Hal ini dikarenakan banyak orang terutama orang tua, biasanya hanya menaruh perhatian yang besar pada apa yang tampak jelas di diri anak yaitu perkembangan fisik anak sebab perkembangan fisik anak dapat diukur dan dipantau secara langsung tanpa harus mengulik lebih dalam pada diri sang anak.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dengan seksama jika Anda ingin benar-benar mempelajari tentang perkembangan emosi pada anak karena tentu saja hal ini akan sangat lebih sulit jika dibanding ketika Anda hanya perlu mengamati perkembangan fisik anak yang jelas nampak. Perkembangan emosi anak sendiri sangat terkait erat dengan perkembangan aspek-aspek penting lainnya seperti perkembangan motorik dan juga perkembangan kognitif anak. Hal pertama yang perlu Anda cermati adalah, perkembangan psikologi khususnya psikososial Erikso ada pada 2 tahap dasar yang saling bertentangan. Yang pertama adalah rasa malu dan ragu-ragu vs otonomi dan yang terakhir adalah rasa bersalah vs inisiatif. Perkembangan emosi pada anak sendiri sebenarnya merupakan perkembangan perasaan yang bersifat psikologi yang diawali dari perasaan secara fisik.

Enam Pemicu Pernikahan Gagal

VIVAnews – Usai mengucap janji pernikahan, setiap pasangan tentu berniat menjaga hubungan harmonis selamanya. Namun seiring berjalannya waktu, mereka seringkali tanpa sadar menunjukkan sikap yang menggoyahkan pijakan bagi sebuah pernikahan yang stabil.

Ada enam hal yang menjadi penyebab utama gagalnya pernikahan, seperti dikutip dari Your Tango.

Terlalu bergantung pada pasangan
Berharap pasangan dapat memenuhi segala kebutuhan dan keinginan Anda sangat sulit tercipta dalam kehidupan nyata. Mungkin, pada awalnya ia akan berusaha keras untuk menjadi yang paling sempurna dan memenuhi semua keinginan Anda.

Tetapi, satu kebutuhan tidak dapat dipenuhi hanya seorang diri. Untuk itu, hargai apa yang diberikan pasangan Anda dan cobalah membantunya bila dibutuhkan.

Hanya memikirikan diri sendiri
Saat menikah, lupakan berpikir hanya tentang diri sendiri. Karena ikatan baru ini artinya menggabungkan dua kehidupan. Saling kompromi dan mengurangi egoisme antarpasangan adalah solusinya.

Menjadikan pasangan pusat kehidupan
Dalam kenyataan, pernikahan tak seperti film romantis yang hanya memikirkan kebahagiaan pasangan. Perkawinan memang sesuatu yang istimewa, tetapi jangan sampai melupakan hidup Anda dan menjadikan pasangan sebagai pusat kehidupan. Sembari saling belajar satu sama lain, berikan pasangan dan diri sendiri ruang untuk tumbuh.

Pikiran tentang kebahagiaan menjadi terpenting
Setiap pasangan yang menikah mendambakan kebahagiaan. Namun, kebahagiaan bukanlah hal yang paling penting dalam pernikahan. Pakar perkawinan Dr Corey Allan menyatakan, yang paling penting dalam pernikahan adalah pelajaran untuk lebih baik. Dan, seringkali proses mencapai kebahagiaan kita harus mengalami sesuatu yang menyakitkan.

Membandingkan pernikahan dengan orang lain
Membandingkan pernikahan yang sedang dijalani dengan orang lain cenderung berujung pada kegagalan. Menemukan sesuatu yang tidak dimiliki dalam hubungan dengan pasangan, bisa menimbulkan sakit hati dan ketidakpuasan. Akibatnya, bisa memicu keretakan hubungan.

Menganggap pernikahan hanya perasaan romantis
Gairah akan memudar seiring berjalannya waktu. Agar pernikahan tetap langgeng, Anda dan pasangan harus berkomitmen dan tidak peduli bagaimana perasaan Anda.

Perasaan romantis dapat datang dan pergi, tetapi kebersamaan dan kasih sayang dapat terus dipupuk. Pasangan bisa berakting sebagai pelajar yang selalu belajar mengenai mitranya. Ini akan membuat pasangan tetap mempertahankan ketertarikan dan perasaan cinta. 

• VIVAnews

Kenapa Orang Dewasa Bisa Bertingkah Kekanakan

VIVAnews – Usia fisik belum tentu mencerminkan usia emosional seseorang. Itulah mengapa kita sering mendengar ada orang dewasa yang bersifat kekanakan, atau justru terkesan seperti orang tua melampaui usianya.

Kedewasaan dapat diukur dari pandangan dan perilaku saat di tempat kerja, pergaulan sehari-hari, hingga hubungan bersama pasangan. Saat memiliki kekasih, banyak orang merasa kembali seperti remaja, namun berubah menjadi ‘tua’ saat menasehati teman-teman yang sedang mengalami masalah.

“Pelacakan berapa umur kedewasaan seseorang dapat menjadi motivasi untuk membuat perubahan dalam hidup,” kata Michele Tugade, PhD, asisten profesor psikologi di Vassar College Poughkeepsie, New York seperti dikutip dari laman Self.

Dalam hal cinta, meski secara fisik berusia 20-an, secara emosional seseorang bisa mencapai usia 40-an yang ditandai dengan kebijaksanaan, lebih banyak berkompromi dengan pasangan, saling mempercayai dan bersikap jujur satu sama lain.

Namun, tak menutup potensi berubah menjadi seorang bocah ketika berurusan dengan keuangan. Usia kekanakan biasanya tercermin dari ketidakmampuannya mengontrol pengeluaran, tidak dapat membedakan kebutuhan penting, tidak mampu berinvestasi dan menabung, serta selalu berkeinginan bersenang-senang tanpa perencanaan untuk masa depan.

Menurut Tugade, lakukan identifikasi tujuan hidup yang ingin diraih dalam rentang waktu tertentu, seperti memiliki rumah atau berinvestasi. Tujuannya, agar lebih dewasa dalam menjalani hidup.

“Sehingga, saat ada keinginan bertindak seperti usia kanak-kanak, diri sendiri akan mengingatkan tujuan jangka panjang,” kata Tugade. Anda pun akan termotivasi membuat keputusan yang lebih bertanggung jawab. (pet)

Baca juga: Organ Tubuh Ternyata Tak Setua Umur

• VIVAnews

Sorak Penuh Keyakinan Meningkatkan Kesuksesan Tim Sepak Bola  

TEMPO Interaktif, Groningen –  Perilaku itu menular. Jika Anda melihat seseorang menguap atau tersenyum, sering Anda melakukan hal yang sama beberapa detik kemudian. Perilaku meng-kopi ini ternyata juga berlaku di lapangan sepak bola.

“Semakin meyakinkan seseorang merayakan keberhasilan mereka dengan rekan satu tim, semakin besar kemungkinan tim akan menang,” kata Dr Gert-Jan Pepping, ilmuwan sepak bola dan dosen di Universitas Groningen, Belanda.

Dari sudut pandang evolusi, perilaku ‘menular’ ini mudah dijelaskan. Kemampuan untuk menyalin perilaku tertentu merupakan sesuatu yang penting untuk bertahan hidup dalam kelompok-kelompok sosial.

Pepping mencontohkan perilaku ikan, yang saling mensinkronkan perilaku satu sama lain, dengan melakukan hal yang sama persis sebanyak mungkin, akan meningkatkan kesempatan ikan-ikan bertahan hidup. Selain itu, perilaku mencontek memiliki fungsi lain: belajar dari satu sama lain. Kedua fungsi ini berarti kita mengkomunikasikan tujuan individu dan kelompok melalui gerakan. Juga perilaku gerakan emosional, seperti bersorak-sorai, bisa dipahami dengan cara ini.

Emosi sering dipahami dan dijelaskan dalam konteks apa yang baru saja terjadi. Penelitian Pepping mengungkapkan, emosi juga dapat mempengaruhi masa depan. Kelompok risetnya menyelidiki apakah cara pemain sepak bola mengekspresikan kegembiraan mereka pada penalti yang sukses mempengaruhi hasil akhir dari adu penalti. Pepping mengatakan: “Apa yang baik tentang adu penalti adalah tujuan individual atas skor penalti secara langsung diarahkan pada tujuan kelompok dalam memenangkan pertandingan.”

Mengenai sikap positif, Pepping dan kelompok risetnya mengungkapkan bahwa sikap positif seorang pemain menular ke tim.

Saling memotivasi satu sama lain, menurut Pepping, juga penting. Ia menganalogikan dengan situasi di kantor, satu sama lain saling memotivasi demi kinerja kelompok, dan merayakan keberhasilan kelompok bersama-sama. “Itu berarti bahwa seluruh tim akan berbagi perasaan kebanggaan dan kepercayaan, yang meningkatkan kinerja,” ujarnya. “Namun, Anda harus berhati-hati untuk tidak membesar-besarkan dengan mengekspresikan kebahagiaan atau kebanggaan itu di luar konteks.”

Di beberapa negara orang cenderung bereaksi terhadap keberhasilan dengan cara yang kurang panas dibandingkan dengan orang lain. “Di Belanda banyak orang tampaknya sudah lupa bagaimana bereaksi gembira.” Menurut Pepping, jika Anda ingin meningkatkan peluang keberhasilan Anda, baik di bidang olahraga maupun dalam kehidupan sehari-hari, penting untuk ‘melepas rem’. Itu sorak yang wajar sebagai reaksi atas kemenangan. Terlebih lagi, seperti yang diungkapkan oleh penelitian, bila kepentingan individu dan kelompok bersesuaian hal itu juga sebuah reaksi yang sangat fungsional. Lebih bersorak berarti lebih sukses.

ScienceDaily/Ngarto Februana

Mengapa Pria Kecanduan Nonton Piala Dunia

VIVAnews – Sebulan ini, tiap malam layar kaca akan menampilkan pertandingan sepakbola Piala Dunia. Tentunya, seringkali pasangan akan ‘betah’ berlama-lama duduk di sofa sambil ‘memelototi’ layar televisi, tanpa mempedulikan Anda.

Jangan merasa kesal dulu, ternyata ada alasannya mengapa pria amat ‘menggandrungi’ pertandingan sepakbola. Selain itu, kebiasan ini juga bisa menunjukkan karakter mereka.

1. Pria ingin selalu menang.
Sejak kecil, pola pikir anak laki-laki memang senantiasa berusaha berkompetisi. Jadi, saat melihat para pemain bola menggiring bola di lapangan, bagi pria serasa mereka yang sedang bertanding. Biasanya, jika tim yang dijagokan mengalami kekalahan, mereka cukup kecewa.

2. Pria ingin menyelesaikan masalah sendiri. Mereka menyukai menyaksikan para pemain memperebutkan satu bola. Dalam pikiran, pria juga ikut mencari strategi agar bola tersebut bisa tetap berada di posisi timnya.

Menilik dari kebiasaan tersebut, menunjukkan pasangan Anda berharap bisa mencari solusi atas masalah-masalah yang sedang dihadapinya. Ibaratnya, jika kebanyakan wanita menyaksikan tayangan Oprah sebagai terapi diri, bagi pria justru melalui pertandingan olahraga.

3. Pria butuh fokus.
Biasanya, pertandingan sepakbola itu berlangsung intens. Setiap pemain memiliki peran tertentu untuk mencapai kemenangan. Umumnya, penggemar berat sepakbola sudah mengetahui seluk beluk permainan di lapangan.

Mata mereka tidak akan ’lepas’ dari layar teve, karena tidak ingin melewatkan tendangan gol para pemain. Jadi, jika Anda sudah memanggilnya berulang kali, tapi  si dia tidak juga bergeming, jangan terlalu dimasukkan ke dalam hati. Setelah pertandingan usai, dia tentunya langsung menghampiri Anda.

4. Sepakbola bisa menyatukan sesama pria. Bayangkan, dua pria yang tidak saling mengenal bisa menciptakan obrolan seru seputar pertandingan sepakbola. Apalagi, jika tim yang didukung sana, ikatan mereka akan semakin erat.

Menyaksikan pertandingan bersama teman pria, memberikan kesempatan pada pasangan Anda dan teman-temannya untuk bersorak, dan kemudian menganalisa jalannya pertandingan setelah tayangan berakhir.

Baca juga: Aturan Menemani Pria Nonton Piala Dunia

• VIVAnews

Apa Yang Dipikirkan Pria Saat Kencan?

KOMPAS.com – Tahap penjajakan, kencan, saling kenal, merupakan proses penting pembentukan sebuah hubungan. Nah, untuk menghindari gagalnya proses ini, tidak salah untuk mencuri start dengan mengetahui isi pikirannya.

1. “Saya takut tak bisa memenuhi impian kamu”
Saat mulai berkencan biasanya Anda dan dia saling membuka diri dan saling bercerita. Baik cerita tentang masa lalu maupun harapan di masa depan. Kaum Hawa tanpa sadar suka mengungkapkan harapan tinggi bagi masa depannya. Bagi sebagian pria, harapan tersebut bisa menjadi sebuah hal yang menyenangkan dan dia dengan senang hati menawarkan dirinya untuk membantu Anda mewujudkan harapan tersebut.

Tetapi tidak semua berpikiran demikian. Ada juga yang merasa takut karena tidak bisa memenuhi harapan tinggi Anda. Itu sebabnya, ketika Anda sibuk bercerita tentang rumah impian, masa depan impian, dan sebagainya, dia hanya memandangi Anda tanpa ekspresi. Sebelum dia kehilangan selera, jika Anda memiilki harapan yang muluk, ada baiknya pikirkan kembali sebelum diutarakan kepadanya. Cobalah untuk memiliki harapan yang lebih realistis, karena tidak hanya baik bagi hubungan Anda dengan si dia, tetapi juga bagi diri sendiri.

2. “Apakah dia merasa nyaman?”
Saat memiliki ketertarikan pada seorang perempuan, pria cenderung akan menunjukkan perasaannya. Jika Anda peka dan bisa membacanya, pasti bisa merasakannya. Tetapi banyak perempuan yang tidak bisa membaca perasaan pria. Hal itu karena cara pria mengungkapkan perasaan berbeda dengan Anda. Di mata Anda, dia mungkin cuek. Tetapi coba simak lebih jeli lagi, apakah dia seringkali salah tingkah di depan Anda? Apakah dia berusaha membuat Anda tertawa? Jika ya, dia sebenarnya sedang berusaha membuat Anda senyaman mungkin.

Bagi dia, kenyamanan Anda bersamanya adalah yang utama. Jika Anda menyadarinya dan bersikap manis seperti yang diharapkan, dia akan melanjutkan hubungan dengan Anda. Namun, bila Anda tidak menyadarinya dan bersikap seperti tidak ada apa-apa, pria cenderung akan mempertimbangkan kembali untuk meneruskan hubungan dengan Anda.

3. “Rasa cinta saja tidak cukup”

Pria terkadang lebih rasional dalam melihat sebuah hubungan. Dan untuk membuat sebuah hubungan berhasil, pria cenderung lebih banyak pertimbangan dibandingkan perempuan. Itu sebabnya dia akan selalu berpikir bahwa cinta tidak akan pernah cukup untuk membuat sebuah hubungan.

Meskipun ia mengungkapkan kalau ia mencintai Anda, banyak pertimbangan lain sebelum ia berani mengungkapkannya pada Anda. Konsekuensi sebuah hubungan juga telah dipikirkannya, baik bagi hidupnya sendiri maupun orang-orang di sekitarnya. Jadi, jangan heran kalau si dia membutuhkan waktu lama untuk mengungkapkan perasaannya secara langsung pada Anda.

4. “Cantik, sih, tapi kok kurang feminin, ya?”
Banyak perempuan berpikiran kalau pria sudah terlanjur suka, ia akan menerima perempuan apa adanya. Hal itu tidak selalu benar karena banyak juga pria yang mendambakan memiliki pasangan yang feminin dan lembut. Mungkin stereotiplah yang banyak membuat pria berpikiran demikian.

Padahal sebenarnya, bukan kemasan feminin itu yang mereka cari. Mereka mencari perempuan yang bisa membuatnya merasa dibutuhkan. Pria mencari sesuatu pada perempuan yang tidak didapatkan saat bersama teman-temannya. Jadi, meski gaya Anda sedikit maskulin, cobalah usahakan saat dalam proses pendekatan Anda membuat suasana menyenangkan dengan sikap yang sedikit berbeda dengan teman-temannya. Agar ia merasa ada yang berbeda dan spesial pada diri Anda.

5. “Saya ingin dipercaya”
Tidak hanya Anda yang ingin dipercaya, pria pun sama. Ia ingin mendapatkan kepercayaan sepenuhnya dari perempuan yang sedang dekat dengannya. Inti dari hubungan sempurna menurut banyak pria adalah saling percaya. Pria akan mendapatkan rasa nyaman saat seseorang percaya dengannya. Kepercayaan itu akan memicunya untuk semakin mendekati Anda.

6. “Saya ingin menyenangkan kamu”
Saat kencan pertama, perempuan cenderung sibuk dengan penampilan. Kita bisa mempersiapkan berhari-hari, baju, riasan, hingga topik yang ingin dilontarkan saat berkencan. Tentunya untuk membuat si dia terkesan. Berbeda dengan kita, saat pria berkencan, niat mereka hanya ingin menyenangkan kita. Fokus atau target utama  para pria dalam berkencan adalah membuat suasana menjadi menyenangkan. Jadi, lupakan bulu mata palsu Anda, penuhilah keinginannya untuk bersenang-senang bersama Anda.

(Fatima Roeslan/Majalah Chic)

Editor: NF

Sering Berganti Pasangan Seksual, Tanda Hiperseks?

KOMPAS.com — Hubungan seksual memberikan kesenangan bahkan kebahagiaan jika pasangan suami istri (pasutri) saling terpuaskan. Namun, bagaimana jika kejenuhan seksual muncul, apalagi jika pasangan memiliki kecenderungan mencari pengalaman seksual dengan banyak perempuan?

Kasus yang menghebohkan dari musisi mirip Ariel dan beberapa teman wanitanya bisa menjadi contoh. Meskipun pemusik tersebut belum memberikan pernyataan resminya, tetapi perilaku pria dalam video tersebut telah dibahas dari berbagai sisi. Beberapa pihak menyikapi kasus ini berbeda. Satu persamaan sikap yang bisa ditarik, perilaku seksual seperti ini tidak bisa didiagnosis begitu saja tanpa ada konsultasi langsung dengan individunya.

Psikolog klinis, Lita Gading, menerangkan, untuk menyikapi perilaku seksual seperti pria mirip Ariel tersebut, perlu dilakukan kolaborasi antara psikolog, psikiater, bahkan polisi (terkait motif perekaman, penyebaran video porno, dan unsur eksploitasi). Namun, tegas Lita, diperlukan kemauan dan kesadaran dari si pelaku untuk melakukan konsultasi seksualnya.

Lita menilai perilaku seksual dengan banyak pasangan (atas dasar kesenangan dan saling menikmati), direkam, serta dilakukan terus-menerus dan menjadi kebiasaan (melihat kasus Ariel) merupakan modus baru.

“Perilaku ini tidak bisa langsung dikatakan kelainan seksual atau ekshibisionis. Harus digali lebih dalam masalah pendokumentasian dan untuk siapa dokumentasi dikonsumsi. Kita tidak bisa langsung men-judge,” papar Lita kepada Kompas Female beberapa waktu lalu.

Lita melihat adanya kecenderungan hiperseks, melihat adanya eksploitasi seksual diri sendiri (pelakunya) dengan beberapa perempuan. Sementara pakar seksologi Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, ApAnd FAACS, mengatakan tidak mudah mendiagnosis apakah ada kelainan seksual dari perilaku semacam ini.

“Perlu konsultasi langsung dengan pelaku untuk mendiagnosis perilaku seksualnya,” kata Prof Wimpie pada kesempatan terpisah menambahkan, tidak mudah mengatakan perilaku seksual seperti ini sebagai hiperseks jika tidak mengenal individunya.

Menurut Prof Wimpie, individu yang berhubungan seks lalu merekamnya dengan kesepakatan bersama pasangan, kemudian melakukan hal yang sama dengan pasangan yang berbeda, biasanya berangkat dari motif kesenangan dan kepuasan diri. Persoalan merekam hubungan seks, katanya lagi, menjadi pemenuhan fantasi seksualnya dan juga untuk meningkatkan libido jika melihatnya kembali. Keisengan juga bisa melatari pendokumentasian hubungan seksual bersama pasangan.

Baik Lita maupun Wimpie memiliki kesamaan pandangan bahwa orang yang menjalani hiperseks pada awalnya tidak menyadarinya. Artinya, perlu pihak lain yang memberitahukan kepadanya. Setidaknya untuk menyadarkan orang dengan hiperseks agar lebih bisa mengontrol dirinya, menyalurkan dorongan seksnya yang tinggi, atau mengatasi kejenuhan seks dengan cara lain.

“Kejenuhan seks dengan pasangan bisa diatasi dengan mengubah penampilan, mengubah variasi rangsangan, posisi, bahkan suasana,” jelas Prof Wimpie.

C1-10

Editor: din

Makin Mesra Berkat Makanan

VIVAnews – Apakah Anda sedang bingung mencari variasi lain membumbui kehidupan cinta Anda? Seperti kata pepatah, cinta bisa datang dari perut atau makanan.

Anda bisa meniru beberapa cara mudah membuat si dia terkesan dengan makanan berikut:

1. Cokelat cinta
Ganti pembungkus kertas cokelat mini dengan kertas warna-warni yang Anda buat sendiri. Pada tiap kertas tuliskan satu hal yang paling Anda sukai dalam diri pasangan.

2. Permen misteri

Beli lima jenis permen dengan rasa berbeda dan bisa juga dengan varian yang unik. Pilih beberapa permen yang memiliki rasa khas seperti butterscotch, peppermint, rootbeer, atau rasa lemon. 

Saat sedang bersantai dengan pasangan, makan permen dan setelah memberi pasangan ciuman kejutan. Minta mereka menebak rasa apa yang sedang Anda nikmati. Sang pemenang akan mendapat hadiah, ciuman yang lebih panas!

3. Kejutan stroberi cokelat
Beli beberapa buah stroberi dan beberapa batang cokelat favorit pada perjalanan dari kantor ke rumah. Lelehkan cokelat dan celupkan stroberi, setelah makan malam usai. Saling menyuapi dengan cokelat stoberi ini bisa membuat suasana ‘menghangat’.

4. Gunakan es krim favorit
Simpan kotak berisi es krim kesukaan Anda atau pasangan lengkap dengan beberapa permen cokelat favorit. Setelah makan malam usai, saatnya bersenang-senang dengan semangkuk kecil es krim bertabur permen kesukaan.

5. Menu ‘khusus’ setelah makan
Setelah menghabiskan makan malam, berikan dia sebuah ‘menu spesial’ sebagai hiburan. Ciptakan desain menu yang terlihat seperti seperti menu restoran dan minta ia memilih program mana yang akan dia ‘santap’.

Sebagai contoh:
-Hidangan pembuka: berciuman, berpelukan, saling mengelitik.
-Hidangan utama: film romantis, musik dengan api, permainan.
-Hidangan penutup: pijat, mandi diterangi cahaya lilin, atau seks fantastis!

Ingat, mereka hanya dapat memilih satu dari masing-masing menu. Dijamin, si dia pasti berpikir keras untuk memilih menunya. (adi)

• VIVAnews

10 Alasan SMS Lebih Baik daripada Telepon


KOMPAS.com – Meskipun operator ponsel berlomba-lomba memberikan tarif murah saat ini, tampaknya orang cenderung menggunakan SMS atau instant messaging untuk saling berkomunikasi. Dari segi waktu, mengirim pesan teks sebenarnya lebih lama dan tidak praktis. Meskipun demikian, SMS juga mempunyai banyak kelebihan, di antaranya:

1. Anda tidak perlu menghabiskan waktu dengan mengatakan, “Ehm… mm…” ketika kehilangan kata-kata.

2. Anda bisa tetap berkomunikasi sambil mengunyah keripik atau nasi uduk tanpa ditegur lawan bicara.

3. Anda tidak perlu melepaskan earphone yang sedang memperdengarkan lagu-lagu favorit Anda.

4. Tidak ada momen “dropped call” setiap beberapa menit, yang membuat Anda kesal karena dua menit terakhir ternyata Anda berbicara seorang diri.

5. Ketika lawan bicara melontarkan pertanyaan yang sulit atau membuat Anda jengkel, Anda bisa mengabaikannya beberapa saat. Kemudian, Anda baru menyusun kata-kata yang tepat.

6.  Anda tidak perlu mendengar lawan bicara Anda menjawab, “Enggak apa-apa, kok. Aku masih belum tidur (dengan suara baru bangun tidur)”.

7. Anda tidak perlu mendengarkan nada sambung dengan lagu-lagu yang tidak Anda sukai, ketika Anda menjadi pihak yang melakukan sambungan telepon.

8. SMS masih tersimpan di inbox selama beberapa lama, sehingga Anda masih bisa menyimpan informasi yang Anda anggap penting.

9. Anda tidak perlu terburu-buru membuka pesan saat terdengar ringtone-nya seperti ketika ada telepon masuk, dan panggilan keburu ditutup sebelum Anda sempat memencet tombol “OK”.

10. SMS selalu dikirim hanya untuk Anda, sehingga Anda tidak perlu memanggil-manggil orang lain atau mencarinya ke sana-kemari karena telepon yang masuk ditujukan untuknya.

DIN

Editor: din

Sumber: MORE

Next Page »

12 queries