Panduan Menu Makanan Bayi s/d Balita
Powered by MaxBlogPress 


Makanan Sehat Anak Balita

Sebagai ibu Anda memerlukan  bukan hanya pengetahuan, tetapi juga kreatifitas  untuk memikirkan menu makanan sehat anak balita anda setiap harinya. Menghindari produk-produk siap saji yang marak di pasaran, adalah salah satu cara agar Anda dapat lebih waspada  dan memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi anak-anak adalah yang terbaik dan menyehatkan.

Ada beberapa makanan sehat bagi anak balita yang dapat anda kombinasikan dengan bahan lain atau secara langsung dinikmati buah hati, tanpa harus meninggalkan rasa  cemas atau ragu-ragu di hati Anda. Pertama, Buah-buahan seperti labu, apel, alpukat, blueberry. Labu yang merupakan penghasil vitamin A dan C, rasanya manis dan memiliki tektur buah sangat lembut sehingga mudah dicerna balita Anda. Masukan  ke oven toaster setelah ditaburi keju atau susu atau apa saja yang mungkin disukai anak Anda selama beberapa menit, lalu sajikan di dalam mangkuk kecil sesuai porsi si kecil. Buah apel, jeruk dan alpukat dapat langsung dimakan atau dijus dengan campuran susu kental. Bisa juga dijadikan campuran pada puding, ini baik disajikan di siang hari ketika anak anda mungkin sudah mengkonsumsi makanan berat lainnya. Demikian juga dengan Bluberry yang menurut para ahli gizi sangat berguna bagi kesehatan mata, otak dan saluran kencing ini dapat diberikan dengan berbagai cara, misalnya dijadikan sup. Cukup tuangkan air secukupnya ke dalam secangkir blueberry, masukan ke dalam microwave sebentar, angkat, biarkan dingin dan tambahkan yogurt atau susu di atasnya.

Kedua, sayuran berdaun hujau. Merupakan makanan sehat bagi anak balita anda yang perlu “kerja keras” dalam meramunya, mengingat ada begitu banyak anak  tidak suka dengan menu yang satu ini. Maka biasakanlah, dimulai dengan porsi yang kecil. Bayam, lobak, kangkung, brokoli mengandung folat, serat dan kalsium (pada brokoli) yang diyakini dapat membunuh sel sel kanker, baik bagi pencernaan, kesehatan jantung  dan pertumbuhan fisik anak-anak. Saran penyajian : Tim beberapa helai sayuran hingga layu, lalu campurkan ke dalam bubur yang sudah dibubuhi garam dan suiran ayam. Ketiga, Daging. Ada banyak ibu yang menghindari daging sebagai bahan makanan bagi bayinya, padahal daging adalah sumber zinc dan zat besi. Rebuslah daging hingga matang dan sangat empuk sehingga mudah dikunyak oleh putra putri Anda,  gunakan bumbu segar untuk memasaknya, bukan bumbu jadi yang terdapat zat pengawet dan pewarna di dalamnya.

Keempat, kacang-kacangan. Kaya akan fiber dan protein, murah dan mudah didapatkan. Merebusnya  adalah cara yang paling aman, selain membuat kacang menjadi empuk juga menekan kadar kolesterol. Ini bisa dijadikan camilan  Anak anda di sore hari. Atau dijadikan sayur asam dan soup bagi teman makan siang Anda sekeluarga. Kelima, jika anda menginginkan snack yang sudah jadi di toko-toko sebagai pilihan makanan sehat bagi balita anda. Perhatikan bahan pembuatnya, apakah terdapat zat yang memang aman bagi tubuh anak-anak. Hindari yang mengandung zat pewarna makanan palsu (ditandai dengan warna sangat menyolok), zat pengawet, bertekstur keras (sulit digigit/dicerna), kenyal (sulit ditelan) dan lain-lain.

Semoga bermanfaat.

Tips Mengajak Anak Merawat Gigi

Mengajak anak merawat merupakan tugas setiap orang tua, yang kadang bagi sebagian orang agak sulit dilakukan.

Berikut adalah tips yang dapat dipraktekkan untuk mengajak anak kita merawat gigi :

Ajak anak menggosok gigi secara teratur dan benar pada pagi dan sore hari dan menjelang tidur.

Biasakan anak berkumur-kumur setelah makan makanan manis

Siapkan makanan kaya kalsium ( ikan & susu ), fluor ( the, daging sapi dan sayuran hijau ), fosfor, serta vitamin A ( wortel ), C ( buah ), D ( susu ), E ( kecambah ) untuk pertumbuhan gigi yang baik

Jaga kebersihan rongga mulut anak dengan baik. Bila ada karang gigi segra bawa ke dokter gigi untuk dibersihkan.

Ajak anak memeriksakan gigi 6 bulan sekali.

Bila tiba-tiba mengeluh sakit gigi, minta anak berkumur dengan air garan hangat. Dan bila berlubang tutup dengan kapas yang di beri minyak cengkeh. Bila sariawan, berkumur dengan air rebusan sirih dan garam yang hangat. Lalu bawa ke dokter gigi anak.

3 Rahasia Alam untuk Kulit Wajah

Banyak faktor yang menyebabkan warna kulit setiap orang berbeda-beda. Tiga bahan berikut ini merupakan rahasia alam terbaik untuk menampilkan kulit wajah yang bersih dan bersinar.

1. Jeruk Nipis

Buah yang satu ini lebih dikenal sebagai penghilang bau amis, atau campuran penyedap makanan. Tapi sebenarnya air jeruk nipis juga banyak manfaatnya untuk kecantikan dan kesehatan. Air yang bersal dari daging buah ini dikenal sanggupmembuat pori-pori mengecil dan menghilangkan kelebihan lemak pada jenis kulit berminyak.

Untuk merapatkan pori-pori kulit, ambil daging jeruk nipis lalu oleskan pada kulit wajah. Biasanya di sekitar hidung dan pipi yang pori-porinya terlihat besar. Untuk memutihkan dan menghaluskan kulit, usapkan saja potongan jeruk nipis pada wajah dan kulit bagian tubuh lainnya.

2. Alpukat

Konon alpukat banyak sekali manfaatnya terutama untuk kecantikan. Ilmu pengetahuan juga telah membuktikanbahwa alpukat memang kaya akan vitamin, mineral dan minyak alami. Alpukat banyak mengandung vitamin A, C, dan E, zat besi, potasium, niasin, asam pantotenik serta protein yang tidak biasanya terdapat dalam buah. Semua zat ini berguna bagi keindahan dan kesehatan kulit.

3. Sayuran

Beberapa jenis sayuran juga bisa digunakan sebagai masker wajah. Masker itu sendiri dapat menegangkan dan melicinkan kulit. Kenakan masker sesuai jenis kulit dan kebutuhan Anda (misal  : berminyak, berjerawat, kering atau yang mengandung pemutih dan lain-lain).

Masker bengkuang : dapat memutihkandan menghilangkan tanda hitam dan pigmentasi di kulit.

Masker kentang : dapat melembutkann dan memutihkan kulit.

Masker tomat : dapat menghaluskan dan melicinkan kulit wajah.

Ini yang Dipelajari Bayi Sebelum Muncul ke Dunia

Banyak penelitian sudah membuktikan bahwa bayi sudah mulai bisa belajar semenjak dalam rahim ibu. Lantas apa saja yang bisa dipelajari bayi sebelum lahir?

Studi prenatal (sebelum kelahiran) menunjukkan bahwa pembelajaran telah dimulai bahkan sebelum bayi dilahirkan ke dunia. Sebelum lahir, janin yang ada di rahim ibu sudah bisa belajar mengenal suara, rasa dan getaran di dalam rahim yang kemudian akan dibawanya sebagai kenangan setelah lahir. Janin juga sudah bisa mengenal emosi yang berasal di ibunya.

Psikolog William Fifer dari Columbia University menemukan bahwa bayi memasuki dunia dengan preferensi khusus setidaknya dengan dua suara, yaitu detak jantung ibu dan suaranya sendiri. Inilah yang menyebabkan bayi lebih suka mendengar suara ibunya sendiri ketimbang suara wanita lain.

Studi lain juga menemukan bahwa bayi yang baru lahir akan mengenali irama dari kata-kata atau nyanyian yang disenandungkan berulang kali oleh ibunya selama bulan-bulan kehamilan. Karena itu, banyak dokter kandungan yang merekomendasikan agar ibu sering menyanyikan lagu favoritnya pada bulan-bulan kehamilan. Ibu harus terus menyanyikan lagu yang sama setelah lahir agar bayi benar-benar merasa berasa di tempat yang sudah akrab dengannya.

“Bayi juga ingat rasa makanan yang tersedia di rahim ibu. Jika ibu makan bawang putih, maka rasa itu juga akan ada dalam cairan ketuban dalam rahim. Berbagai rasa dari makanan yang dimakan ibu juga akan diintegrasikan ke dalam air susu ibu (ASI). Pengenalan awal rasa dapat membentuk dasar dari beberapa piliahn makanan ketika anak tumbuh nanti,” jelas Julie Mennella dari Monnel Chemical Senses Center, Philadelphia, seperti dilansir mindpub, Selasa (13/12/2011).

Pengenalan rasa sejak janin dalam kandungan juga akan menentukan makanan apa yang akan disukai dan tidak disukai bayi. Itulah sebabnya, saat hamil sebaiknya ibu makan makanan yang sehat dan memperbanyak sayuran dan buah, sehingga kelak sang anak tidak menolak saat diminta makan sayur.

Hal lain yang dipelajari janin adalah getaran. Pada kehamilan 26 minggu, janin akan bergerak ketika getaran diberikan pada perut ibu. Tapi setelah getaran diberikan secara berulang, janin tidak akan bergerak lagi. Namun jika tipe getaran baru yang diberikan, janin akan kembali bergerak untuk meresponsnya. Ini menunjukkan bahwa janin dalam rahim dengan pengalaman.

Sebagian besar perilaku bayi yang baru lahir dapat ditelusuri ke perilaku yang hadir selama masa kehamilan. Sebagai contoh, beberapa janin suka mengisap jempol dan mereka akan terus melakukannya setelah lahir.

Selain itu, bayi juga belajar secara emosional dalam menanggapi lingkungan sebelum lahir. Bayi memasuki dunia ini dengan kecenderungan emosional tertentu. Kecenderungan-kecenderungan emosional tidak sepenuhnya berasal dari gen yang diwariskan, karena lingkungan juga berperan dalam membentuk kecenderungan emosional anak.

Keadaan emosional pikiran dan kesehatan fisik ibu selama kehamilan merupakan lingkungan ibu untuk bayi. Itulah sebabnya mengapa stres yang berlebihan atau depresi yang dialami oleh ibu hamil dapat mempengaruhi bayi dalam rahim. Bayi mungkin akan memasuki dunia ini dengan emosional yang sama dengan keadaan ibu saat hamil.

Temuan tentang kemampuan belajar dan memori bayi selama periode kehamilan dan pengaruh lingkungan ibu pada bayi yang belum lahir, membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk keluarga.

Seorang ibu harus melakukan yang terbaik untuk meminimalkan tingkat stres dan tetap dalam suasana hati yang bahagia dan positif selama kehamilan. Seorang ayah harus melakukan yang terbaik untuk memberikan dukungan emosional yang maksimal kepada ibu hamil untuk membantu memberikan kemampuan yang luar biasa bayi ketika lahir ke dunia.
Sumber : “Merry Wahyuningsih – detikHealth”

Langsing Dan Bugar Setelah Melahirkan

Setelah hamil dan melahirkan, berat badan seringkali menjadi momok bagi para wanita. Menjaga berat badan dengan mengontrol asupan, diikuti peningkatan aktivitas fisik, menjadi rumus dasar diet sehat. Prinsipnya, menyeimbangkan kalori masuk dan kalori yang keluar. Harvard Medical School merekomendasikan panduan diet sehat. Anda bisa mengaplikasikannya jika ingin tubuh bugar dan berat badan ideal.

Mengurangi tujuh asupan:
1. Garam
Kurangi asupan garam. Sebaiknya asupan garam kurang dari 2.300 miligram per hari. Asupan garam juga perlu dikurangi bagi mereka yang berusia di atas 51 tahun, dengan batasan 1.500 miligram per hari.

2. Kalori
Kurangi konsumsi kalori dari asam lemak jenuh. Hanya konsumsi asam lemak jenuh kurang dari 10 persen per hari. Sebaiknya perbanyak konsumsi asam lemak tak jenuh tunggal dan asam lemak tak jenuh ganda.

3. Lemak
Kurangi asupan lemak. Pastikan Anda mengasup lemak kurang dari 300 miligram per hari. Batasi konsumsi daging merah. Lemak tidak jenuh yang baik bagi kesehatan dapat diperoleh dari ikan (khususnya tuna dan salmon), alpukat, minyak zaitun, minyak jagung, kacang tanah, minyak biji aprikot, atau minyak bunga matahari.

4. Asam lemak trans
Pastikan asupan asam lemak trans rendah setiap hari. Kentang goreng, misalnya, mengandung asam lemak trans.

5. Gula
Kurangi asupan kalori dari konsumsi gula. Batasi asupan gula 3-5 sendok makan setiap hari.

6. Makanan manis
Batasi konsumsi makan-makanan dengan kandungan gula tinggi.

7. Alkohol
Batasi juga konsumsi alkohol. Batasi konsumsi alkohol sekali per hari untuk perempuan atau dua kali per hari untuk laki-laki.

Menambah delapan nutrisi:
1. Pastikan kalori tercukupi
Asup makanan secara bervariasi, namun pastikan kalori tak berlebihan.

2. Sayur dan buah
Konsumsilah buah dan sayuran secara bervariasi, jenis dan warna. Utamakan makan sayur warna hijau, merah, dan oranye, tambahkan juga buah serta kacang-kacangan.

3. Kacang-kacangan
Konsumsi setidaknya setengah porsi dari ragam biji-bijian. Masukkan asupan kacang-kacangan dalam menu harian.

4. Susu rendah lemak
Tingkatkan asupan susu rendah atau bebas lemak, serta produk olahan susu seperti yoghurt, keju, dan susu kedelai.

5. Makanan berprotein
Variasikan asupan makanan berprotein, seperti seafood, daging tanpa lemak (seperti bagian dada ayam dengan kandungan lemak rendah), unggas, telur, kacang polong, produk kedelai, dan kacang-kacangan.

6. Seafood
Pilih seafood daripada daging-dagingan dalam asupan harian.

7. Protein rendah lemak
Pilih makanan dengan kandungan protein rendah lemak dan rendah kalori.

8. Minyak sayur
Untuk memasak, pilih minyak sayur untuk mengurangi asupan lemak jenuh dalam makanan.

Mempersiapkan Bekal Si Kecil

Salah satu cara untuk menjaga agar anak tidak jajan sembarangan adalah dengan membekalinya dengan makan siang. Makan siang anak-anak bisa apa saja, tetapi yang perlu kita lakukan adalah menjaga agar kotak makan siang anak-anak kita tetap bersih dan sehat.

Ini ada beberapa tips untuk mempersiapkan makan siang anak-anak yang sehat:

  1. Pilihlah makan siang anak yang tidak mudah rusak, seperti roti-rotian atau jagung manis rebus dan bakar.
  2. Kalau memang anak lebih suka makan nasi, bisa pisahkan nasi putih dengan lauknya supaya jika lauknya rusak, yang lain masih bisa dimakan.
  3. Jika membekali anak dengan sayur-sayuran mentah dan buah-buahan, jangan lupa mencucinya bersih-bersih. Cuci buah-buahan juga walaupun buah tersebut masih berkulit.
  4. Jika bunda bekerja mau menyiapkan bekal malam sebelumnya dan makanan yang disiapkan mudah rusak, jangan lupa simpanlah makanan tersebut di kulkas yang bersuhu paling tidak 4 derajat celcius untuk mencegah bakteri tumbuh didalam makanan tersebut.
  5. Beri tahu si kecil untuk memakan bekal yang mudah rusak dulu dan menyimpan yang tidak mudah rusak untuk dimakan kemudian.
  6. Jika anak anda sudah pulang dari sekolah, rendam kotak makan siang si kecil dalam air hangat yang bercampur sabun. Jangan lupa, sebelum menyiapkan makan siang anak, bunda juga harus membersihkan tempat dimana bunda akan menyiapkannya supaya makan siang si kecil tidak terkontaminasi air mentah, bakteri dan jamur dari peralatan yang tidak bersih.
  7. Jangan lupa ajarkan anak anda untuk selalu mencuci tangan dengan sabun setiap sebelum dan sesudah makan.

Selamat menyiapkan makan siang anak anda ya, bunda.

Sumber: HealthDay News

Menikmati Masakan Koki Kerajaan  

TEMPO Interaktif, Makassar – Menikmati akhir pekan, banyak cara yang bisa dilakukan untuk melepaskan kepenatan rutinitas kerja. Rina Kartini, 33 tahun, karyawati bank ini memilih mengikuti kelas memasak di Hotel Aryaduta Makassar, Sabtu, 31 Juli lalu.

Ini kali kedua Rina mengikuti kelas memasak, sebelumnya dia mengikuti kelas sesi ke-3, akhir Mei lalu. “Saya sekadar ingin mengisi waktu, sekalian belajar masak terutama masakan luar. Kalau kemampuan basic memasak sih sudah ada,” katanya tersenyum ramah, sambil memperlihatkan hasil masakannya ‘Beef Tenderloin dan King Crab’.

Hmmm…aroma daging dan kepitingnya menyatu, menyengat hidung. Tidak hanya aromanya yang mengundang selera makan, tetapi tampilannya yang begitu segar dengan paduan sayuran seperti brokoli hijau, sawi hijau dan putih serta jamur putih. Makin menarik setelah ditata dalam nampan kaca bening, berhias taburan wijen.

Asin, asem, dan pedas jahe menyatu begitu legit di mulut. Daging has yang empuk dan cangkang kepiting Alaska raksasa yang menjadi bahan utama tak membuat saya repot menggunakan garpu dan pisau. Selera Rina relatif umum, paduan asin, asem dan pedasnya imbang. Berbeda dengan masakan Tika yang rasa asinnya lebih dominan, sementara Nisfha memperkuat rasa asemnya.

Usai menikmati menu utama ‘Beef Tenderloin dan King Crab’. Lidah kami kembali dimanjakan dengan sajian dessert ‘Vanilla Cheese Cake With Marinated Fruit’, yang begitu segar setelah proses pembekuan selama 30 menit. Menu pencuci mulut ini memang sengaja dibuat lebih awal.

Rasa nano-nano mendominasi dessert ini, terasa mewah oleh krim keju dan cake cokelat. Ditambah garnisnya yang begitu segar dengan paduan potongan buah seperti semangka, melon, pepaya, jeruk nipis, daun mint dan siraman santan. Makin cantik dengan topping parutan kelapa muda.

Kelas memasak ini dibimbing langsung Executive Chef Hotel Aryaduta, Hannes Wagner. Koki asal Austria ini sebelumnya bekerja di Kerajaan Jordania , dan memasak untuk anggota kerajaan. Ia mengawali karirnya di Indonesia, sejak 5 bulan lalu sebagai executive chef di Makassar.

Kali ini ia mencoba menyajikan style masakan yang merupakan perpaduan masakan Asia dan Barat yang dikombinasi sedemikian rupa. ‘Beef Tenderloin dan King Crab’ ini bisa disajikan saat makan siang ataupun makan malam. Sementara dessert-nya, Hannes mencoba mengaplikasikan cheese cake secara etnik, dan sangat cocok disajikan saat makan malam.

Pada kelas sesi ke-4 ini, Hannes tidak sendiri. Ia didampingi Executive Saos Chef Aryaduta, Faisal. Setelah praktek pengolahan masakan usai, tiap-tiap peserta akan mencicipi makanan yang dibuat.

Publik Relation Manager Hotel Aryaduta Makassar, Nisfatul Khairah, mengatakan pihaknya sengaja membatasi peserta kelas hanya untuk 20 orang, agar memaksimalkan interaksi dan proses belajar mengolah masakan. Kelas ini dibuka sebulan sekali. Biaya pendaftaran sebesar Rp. 250 ribu per orang yang sudah termasuk bahan–bahan masakan, apron, topi chef dan sertifikat.

IRMAWATI

Mengadopsi Metode Pengolahan, Menghasilkan 25 Kreasi Menu

Executive Chef Hotel Aryaduta, Hannes Wagner, sengaja memilih menu yang dapat diterapkan di rumah, dengan metode pengolahan yang bisa dikreasikan. “Cukup mengadopsi metode pengolahan ‘Beef Tenderloin dan King Crab’, maka bisa menghasilkan 25 kreasi menu,” katanya.

Menu masakan ‘Beef Tenderloin dan King Crab’, yang dipraktekkan kali ini asli masakan luar karena semua bahannya impor, seperti daging has dari Amerika Serikat yang hanya butuh proses pematangan 5 menit sudah sangat empuk. Sementara kepiting Alaska ini hanya bisa ditangkap pada waktu tertentu yang berlokasi di laut dasar. “Rasa kepiting ini sangat istimewa, sangat besar, cangkangnya saja sebesar lengan anak kecil,” kata Hannes menjelaskan dalam bahasa Inggris.

Menurut Hannes, bahan utama ini bisa diaplikasikan yakni diganti dengan bahan-bahan lokal hanya saja proses pengolahan pasti membutuhkan waktu lebih lama. Daging has bisa diganti daging lokal atau ayam. Kepiting Alaska bisa diganti kepiting lokal, cumi dan udang.

Dessert ‘Vanilla Cheese Cake With Marinated Fruit’ juga dapat diaplikasi dalam jumlah yang tak terbatas. Cakenya bisa diganti biskuit atau wafer. Kuah santanya bisa diganti capucino. Pilihan buahnya juga bisa disesuikan selera. Penyajian tidak mesti menggunakan plat tetapi bisa juga memilih gelas.

IRMAWATI

Tidak Semua Sayur & Buah Sehat

VIVAnews – Buah dan sayur merupakan sumber vitamin dan mineral yang selalu disarankan ada dalam menu sehari-hari. Namun, di balik manfaatnya, sejumlah sayur dan buah berpotensi menjadi racun yang membahayakan tubuh.

Seperti dikutip dari laman Times of India, Konsultan Kesehatan, Dr Tusna Park, mencontohkan, sayur semacam kubis, selada, dan kembang kol mengandung goitrogens, yang dapat menghambat penyerapan yodium oleh kelenjar tiroid. “Tapi dapat dicegah dengan garam beryodium,” katanya.

Bagi beberapa orang yang sensitif, tomat juga bisa bereaksi menjadi racun dalam tubuh sehingga menimbulkan alergi. Gejala yang ditimbulkan biasanya keringat dingin dan nyeri di bagian perut usai mengonsumsi tomat. Reaksi yang sama juga bisa dimunculkan terung dan paprika. Sedangkan aprikot dan plum berpotensi menjadi racun pada mereka yang tak cocok dengan fruktosa.

Potensi racun juga tersimpan di dalam kentang. Racun umumnya terkandung dalam kentang yang berwarna hijau, bertunas, dan secara fisik telah rusak atau membusuk. Racun umumnya terkonsentrasi di daerah yang berwarna hijau, kulit, atau daerah di bawah kulit.

Kentang mengandung racun alami glikoalkaloid yang terdiri dari dua jenis racun utama, yaitu solanin dan chaconine. Namun, racun yang terkandung dalam kentang umumnya berkadar rendah dan tidak menimbulkan efek serius.

Buah dan sayur mentah atau yang tidak melalui pencucian sempurna juga perlu diwaspadai karena memungkinkan pestisida atau bakteri masih menempel. “Makan sayuran mentah yang tidak dicuci dengan baik dan buah-buahan yang telah dipotong bisa dihinggapi lalat, menyebabkan konsumennya berisiko terinfeksi gastrointestinal,” kata Dr Park.

Jadi, selektiflah memilih sayur dan buah yang aman dikonsumsi. (pet)

• VIVAnews

Makanan Terbaik buat Kulit  

TEMPO Interaktif, Jakarta -Penelitian tentang makanan yang terbaik untuk kulit sehat masih terbatas. Namun, makanan kaya antioksidan tampaknya memiliki efek perlindungan bagi kulit. Makanan kaya antioksidan biasanya terdapat pada buah dan sayuran.

Menurut Lawrence E. Gibson, M.D., dermatolog dari MayoClinic, beberapa sayuran dan buah baik untuk kesehatan kulit, di antaranya eortel, aprikot, jeruk, blueberry, bayam dan sayuran berdaun hijau lainnya, tomat, kacang, kacang polong, dan kacang-kacangan lainnya, serta ikan, terutama ikan salmon.

Di sisi lain, ada makanan yang tampaknya terkait dengan kerusakan kulit. Sebagai contoh, beberapa penelitian menunjukkan makanan tinggi lemak dan karbohidrat mendorong penuaan kulit.

Banyak makanan yang baik untuk kulit juga baik bagi kesehatan secara keseluruhan. Misal, banyak minum air putih, perbanyak buah-buahan dan sayuran, ikan daging merah, susu rendah lemak atau bebas lemak. Sertakan kacang-kacangan, biji-bijian, kacang-kacangan, roti gandum dan pasta, serta kurangi permen.

Mayoclinic | Nur Rochmi

Sehat dengan Makanan Organik

VIVAnews – Makanan berbahan dasar organik sedang tren di dunia kuliner saat ini. Sejumlah restoran seolah berlomba menawarkan masakan berbahan dasar organik.

Seperti dikutip dari laman Modernmom, makanan organik ditanam tanpa menggunakan pupuk kimia sintetik, pestisida, hormon pertumbuhan, dan modifikasi genetik. Tidak seperti makanan yang diproduksi secara konvensional.

Tak heran jika harga makanan organik jauh lebih mahal, karena proses alami membutuhkan waktu tumbuh relatif lebih lama. Terlepas dari harga, makanan berbahan organik menawarkan sejuta manfaat untuk kesehatan tubuh.

Makanan organik lebih aman
Produk konvensional mengandung residu bahan kimia, apalagi jika pengolahannya sembarangan. Sedangkan makanan berbahan organik tidak mengandung residu bahan kimia karena melalui proses alami, tidak ada racun yang digunakan dalam proses pertumbuhan.

Ada lebih dari 850 bahan aktif pestisida yang terdaftar di Environmental Protection Agency (EPA) yang secara rutin disemprotkan sendiri atau dalam kombinasi kimia ke dalam produk konvensional yang tersedia di supermarket. Banyak bahan kimia ini dituding sebagai pemicu kanker pada manusia dan implikasi negatif lainnya terhadap kesehaatan manusia.

Makanan organik lebih sehat
Meski masih ada perdebatan, sebuah penelitian menunjukkan bahwa makanan organik adalah pilihan sehat. Studi yang diterbitkan dalam “Jurnal Pertanian dan Kimia Pangan” menunjukkan bahwa sayuran dan buah organik mengandung antioksidan lebih tinggi daripada produk konvensional.

Jagung Organik memiliki kadar antioksidan 58,5 persen lebih tinggi dibandingkan jagung konvensional. Stroberi organik mengandung antioksidan 19 persen lebih tinggi daripada varietas non-organik. Makanan organik juga terbukti mengandung flavanoids tiga sampai empat kali lebih banyak dibandingkan makanan konvensional.

Davis dari peneliti dari Universitas California, mengatakan, flavanoids memainkan peran penting dalam mencegah kanker dan penyakit jantung. Flavanoids juga bertindak sebagai pestisida alami yang melindungi tanaman dari serangga. Selain memiliki rasa lebih enak, daging organik tidak mengandung antibiotik, penyebab meningkatnya bakteri resisten antibiotik.

Baca juga: Konsumsi Makanan Organik Tanpa Mahal

• VIVAnews

Next Page »

34 queries