ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 


Info Kesehatan Wanita Hamil

Wanita hamil sedang membawa dua nyawa yaitu diri sendiri dan bayi di dalam kandungannya. Oleh karena itulah wanita yang sedang hamil harus menjaga kesehatannya dengan baik. Entah itu kesehatan jasmani dengan selalu makan makanan yang sehat dan teratur, istirahat yang cukup serta kesehatan rohani atau psikologis seperti jauh dari beban pikiran yang berat dan stres.

Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menjaga kesehatan wanita hamil adalah, dengan melakukan periksakan kehamilan ke dokter secara rutin. Selain untuk mengetahui kesehatan, pergi ke dokter kandungan secara rutin juga berguna untuk mengetahui perkembangan janin di dalam kandungan. Kontrol ke dokter ini sebaiknya dilakukan minimal sekali dalam sebulan. Namun jika terdapat keluhan kehamilan dan Anda belum berada di waktu harus kontrol ke dokter, jangan menunda untuk memeriksakan keluhan Anda ke dokter. Hal ini demi menjaga kesehatan kandungan Anda

Ibu hamil juga harus banyak minum air putih, guna membantu pemberian nutrisi makanan dari ibu ke janin di dalam kandungan. Banyak minum air putih ini juga bermanfaat untuk menghindari kemungkinan bayi lahir prematur di semester ketiga kehamilan. Selain itu, penuhilah asupan gizi sebaik mungkin. Ibu hamil pada umumnya mengalami peningkatan kebutuhan 300 kalori dibanding saat sebelum hamil. Tambahan asupan gizi ini bisa didapatkan dari minum susu ibu hamil dan mengkonsumsi sayur serta buah.

Istirahat yang cukup sangat diperlukan oleh ibu hamil. Jika kurang tidur, akan terjadi gangguan pada fungsi tiroid yang menghadapkan seseorang pada risiko kelebihan berat badan. Tidak hanya itu, ibu hamil juga harus menjaga pikirannya agar selalu positif agar terhindar dari stres sehingga akan selalu tampil bersemangat, sehat dan berkarakter.

Setiap ibu hamil pasti menginginkan anak yang sehat dan sempurna. Oleh karena itu kesehatan wanita hamil harus dijaga. Asam folat sangat penting untuk dikunsumsi ibu hamil minimal 400 mikrogram per hari guna mencegah cacat tabung saraf dan tulang belakang pada si kecil. Asam folat bisa didapatkan di dalam sereal, beras merah, jeruk, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan brokoli.

Ibu hamil juga harus menghindari beberapa hal demi kesehatan janin seperti  menjauhi asap rokok, kafein, makanan cepat saji dan gorengan. Asap rokok akan membuat si kecil lahir dengan berat badan yang kurang. Sedangkan kafein akan mengambil cairan dan kalsium yang sangat dibutuhkan janin dari tubuh. Untuk makanan cepat saji, kandungan penyedap yang ada di dalamnya dapat mengaahmbat perkembangan janin dan gorengan mengandung asam lemak trans yang bisa menyebabkan bayi lahir prematur.

Kesehatan wanita hamil harus dijaga dengan baik agar perkembangan bayi di dalam kandungan bisa sempurna, lahir normal dan lahir dengan sehat. Meskipun kehamilan menambah beban tubuh seorang wanita, sebaiknya ibu hamil tetap beraktifitas seperti biasa dan mengimbangi dengan makan makanan yang sehat serta bergizi juga istirahat yang cukup.

Kebutuhan Nutrisi pada Bayi

Seperti yang kita tahu, perkembangan bayi merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Jika seorang bayi memiliki asupan gizi yang cukup, maka tumbuh kembang bayi pun akan terlihat sempurna. Perkembangan berat badan bayi juga merupakan hal yang sangat perlu diperhatikan. Jika pada usia tertentu, bayi belum memenuhi berat badan yang sudah ditentukan oleh ahli kesehatan, anda harus memberikan asupan gizi yang lebih. kebutuhan nutrisi pada bayi usia 0-6 bulan, asupan gizi bayi hanya di dapatkan dari ASI atau air susu ibu. Selain itu, ada asupan gizi tambahan selain ASI, seperti susu formula. Susu formula ini merupakan asupan gizi tambahan jika anda sebagai wanita karir tidak bisa memberikan asupan ASI selama 24 jam.

Jika seorang bayi sudah memasuki usia 6 bulan, bayi boleh mendapatkan asupan gizi tambahan. Pada usia ini, bayi bisa diberi makanan tambahan yakni berupa bubur. Bubur yang diberikan kepada bayi usia 6 bulan merupakan bubur bayi tahap awal. Jadi, bubur bayi yang dikonsumsi oleh bayi usia 6 bulan merupakan bubur bayi yang sangat halus. Tidak jarang para bayi masih merasa kesusahan untuk mencerna bubur bayi tahap pertama ini. Jadi, untuk membuat bayi ini terbiasa megonsumsi bubur bayi, maka biasanya, ibu membuat bubur seperti susu. Jadi, tekstur pertama yang dirasakan bayi tidak akan begitu berbeda dengan susu.

Kemudian, jika seorang bayi sudah berhasil untuk mengonsumsi bubur cair, maka anda bisa mulai memberikan asupan gizi lebih banyak dengan membuat buburnya lebih padat. Jika seorang bayi sudah memasuki usia 8 bulan, maka bayi anda bisa diberikan nutrisi yang lebih banyak dengan memberikan makanan bubur halus buatan sendiri. Bubur halus buatan sendiri bisa dibuat dari nasi, sayur, dan juga daging yang dihaluskan dan diambil sarinya. Kemudian, anda juga harus tahu, bahwa makanan ini lebih sehat dan lebih mengandung banyak gizi daripada bubur tim instan yang anda beli di pasaran. Sekalipun bubur ini memiliki banyak rasa, belum tentu gizi yang diberikana akan sama dengan bubur buatan sendiri.

Kemudian, jika bayi anda sudah berumur lebih dari satu tahun, ana harus tahu bahwa anda harus memberikan berbagai rasa makanan. Hal ini dilakukan agar bayi anda tidak mengalami alergi. Kemudian, anda harus tahu bahwa pembrian sari buah dan juga iskuit juga bisa menjadi asupan gizi tambahan untuk bayi anda. Selamat mencoba untuk memberikan makanan yang trbaik bagi putra putri anda tentunya yang alami dan tidak memiliki banyak pengawet. Karena seperti yang kita tahu, pengawet akan memberikan dampak yang tidak baik bagi kesehatan jangka panjang bayi anda.

Membentuk Karakter Anak TK dengan Benar

Memberikan pendidikan sejak dini kepada anak – anak berusia balita adalah salah satu cara untuk membentuk karakter dan kepribadian anak untuk masa yang akan datang. Anak – anak yang memiliki kecerdasan yang baik biasanya akan memiliki karakter yang baik pula. Setiap orang tua pasti ingin anaknya kelak dapat berguna dan memiliki masa depan yang baik. Masa depan yang baik akan bisa tercapai jika anak diberikan pembelajaran tata krama dan juga kemandirian yang tepat. Kebiasaan – kebiasaan yang baik akan membantu anak – anak untuk bisa hidup dengan baik dan sehat. Berbagai macam cara akan dilakukan oleh orang tua untuk bisa membimbing anaknya ke arah yang baik. Memasukkan anaknya ke sekolah atau lembaga pendidikan dini lain menjadi salah satu cara para orang tua untuk membentuk karakter anaknya. Instansi pendidikan semacam TK memang banyak menjadi tujuan para orang tua.

Anak – anak pada usia 5 sampai  tahun akan bisa mengikuti pembelajaran yang ada di Taman Kanak – Kanak atau TK. Pada tingkat Taman Kanak – Kanak atau TK, anak akan dilatih mengenai barang – barang yang ada di sekitarnya. Selain itu, anak juga akan didampingi untuk melakukan kegiatan sehari – hari secara mandiri dan sendiri. Pelajaran menulis, membaca dan mengenali angka juga mulai diberikan kepada anak – anak saat duduk di bangku TK ini. Banyak TK yang juga memberikan pelajaran lain seperti pelajaran bahasa asing sejak dari kecil. Di balik itu semua, terdapat pendidikan karakter anak tk yang secara tidak langsung akan bisa membentuk anak menjadi lebih mandiri dan memiliki karakter yang baik. Mengajarkan rasa kemandirian kepada anak sejak dini membutuhkan cara – cara yang khusus. Cara khusus inilah yang dijalankan oleh pendidik yang mengajar di TK.

Tenaga pendidik yang ahli akan bisa membantu anak – anak untuk mendapatkan kemandirian dan karakter yang baik. Selain memasukkan anaknya ke TK, ada pula orang tua yang masih memasukkan anaknya untuk mendapatkan pendidikan di PAUD. PAUD atau Pendidikan Anak Usia Dini adalah salah satu tempat pembelajaran yang akan membantu para orang tua untuk memberikan pendidikan yang sesuai untuk anak balitanya. Program pemerintah ini memang dibuat untuk memberikan pendidikan sejak dini kepada anak – anak yang ada di wilayah tersebut. Dengan metode belajar dan bermain, program PAUD yang ada di hampir seluruh pelosok Indonesia ini memang diakui sangat bermanfaat. Dengan menggunakan metode bermain sambil belajar, PAUD memang dirancang untuk bisa membimbing anak – anak untuk bisa memahami berbagai macam hal dan melakukan kegiatan sehari – hari secara mandiri. Karakter yang baik juga akan bisa terbangun pada program ini. Dengan semua proses pendidikan yang ada, anak akan bisa memiliki karakter yang baik dan percaya diri.

Manfaat Yoga Untuk Bayi

Pernah dengar tentang Yoga untuk bayi? Walaupun terdengar aneh atau mungkin malah asing di telinga bunda, tetapi ternyata banyak sekali manfaat yoga untuk bayi. Dengan latihan yoga secara rutin diyakini mampu membuat si kecil tidur nyenyak, menambah nafsu makan, serta melancarkan pencernaan bayi. Yoga juga bisa memperkecil resiko obesitas pada anak dan membangun kedekatan emosi antara ibu dan anak.

Pada dasarnya yoga merupakan olah tubuh yang banyak melibatkan anggota badan. Oleh karena itu banyak organ tubuh yang ikut-ikutan memetik manfaatnya seperti organ pencernaan dapat meningkatkan fungsi dan kerja sistem pencernaan sehingga si kecil akan terhindar dari kembung, kolik, atau sembelit.

Masih banyak lagi manfaat yoga, antara lain:

  • Melancarkan peredaran darah
  • Membantu perkembangan otot-otot tubuh bayi sehingga menjadi kuat dan lentur
  • Membantu perkembangan syaraf serta koordinasi gerak bayi
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga si kecil tidak mudah sakit
  • Membantu menyiapkan tubuh bayi agar mampu menguasai berbagai ketrampilan mulai dari berguling, merangkak, duduk, hingga berdiri dan berlari
  • Merilekskan tubuh bayi sehingga bayi mudah tidur dan tidak rewel
  • Lebih mendekatkan hubungan emosi antara orang tua dan bayi
  • Membantu pembentukan kepribadian bayi sehingga bayi tidak hanya sehat tapi juga lebih percaya diri dan bahagia

Jika bunda ingin melakukan yoga dengan si kecil, pastikan bunda memilih tempat yoga yang memang berspesialisasi pada yoga untuk bayi untuk menghindari cedera pada si kecil. (Toddie, Sept-Okt 11)

Mencetak Anak Cerdas dan Berprestasi

 

Setiap orang tua tentu ingin anak-anaknya tumbuh dan berkembang dengan baik dan sehat serta memiliki karakter yang baik serta memiliki akhlak dan moral yang tinggi. kita tahu manusia selain makhluk individu, juga makhluk sosial, aartinya manusia juga membutuhkan orang lain tak bisa hidup sendiri. Dalam upaya memperoleh bantuan dari orang lain itulah maka ada tata caranya, ada aturan-aturan agar tiap orang bisa mencapai tujuannya.

Aturan ini secara budaya akhirnya dikenal sebagai norma. Norma tersebut akan sampai kepada individu melalui 3 hal, yaitu sosialisasi, internalisasi, dan identifikasi. Ketiga hal tersebut dimulai sejak dini, sejak anak mulai berinteraksi dengan lingkungan. Bukankah sosialisasi terjadi saat anak mulai mengenal lingkungan di dalam maupun di luar rumah, tapi terutama lingkungan di dalam rumah karena itulah dasarnya. Saat itulah basic trust terbentuk. Dari bayi sampai usia setahun, ia mulai belajar dirinya berharga atau tidak. Di sini ia mulai mengembangkan bagaimana caranya agar ia eksis di lingkungannya.

Tentunya, untuk bisa eksis akan banyak tuntutan yang harus ia terima. Diantaranya aturan, baik yang tertulis maupun tidak. Namun bagi anak, tak masalah apakah aturan itu tertulis atau tidak. Yang penting, apa yang sampai kepadanya. Proses sampai kepada dirinya itu dinamakan internasilisasi. Selanjutnya, ia akan menyerap melalui proses imitasi dari orang-orang terdekatnya, yaitu figur-figur yang bermakna buatnya, entah ibunya, ayahnya, kakaknya, atau malah pengasuhnya. dari proses imitasi inilah muncul identifikasi, ia mencoba meniru apa yang dilakukan orang dewasa yang ia pilih dan punya makna buatnya. Biasanya figur tersebut adalah orang tua atau kakak.

Itulah mengapa, sejak anak mulai mengenal lingkungan pembentukan norma atau moral menjadi sangat penting. penanaman nilai-nilai moral ini akan lebih mudah terserap oleh anak bila dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Sampai nanti ia berusia 10 tahun, apa yang kita sampaikan akan membentuk sistem nilai tersendiri. Selanjutnya sistem nilai ini akan membentuk dalam dirinya hingga ia besar nanti.

Agar ia tahu aturan, kecerdasan moralnya harus dikembangkan, tentu secara bertahap. Mulailah dengan konsep boleh dan tak boleh, bukan konsep salah benar karena anak belum mengerti apa itu salah dan benar. Tapi kalau sesuatu boleh dan tak boleh dilakukan, akan lebih mudah diterima oleh konsep berpikirnya. Selanjutnya bila ia dimarahi karena melakukan hal yang tak boleh, barulah ia tahu bahwa itu salah.

Tapi jangan lupa, aturan harus jelas. Misal, “kakak tidak boleh meludah sembarangan”, kalau ia tanya “kenapa, Ma? jelaskan alasannya. Dari sini orang tua bisa masuk pada konsep sopan dan tak sopan. Dalam kultur Timur, konsep sopan dan tak sopan merupakan norma pertama, baru kemudian konsep benar dan salah. Namun begitu, jangan langsung katakan bahwa ia tak sopan karena ia tak bisa langsung menangkap apa itu sopan.

Jadi, penjelasannya harus secara kongkret dulu. Misal, “itu tidak boleh karena ludah mengandung kotoran.” Kendati secara kultur bukan karena kotorannya yang penting melainkan sopan dan tak sopan. Baru kemudian dilanjutkan “itu juga tidak sopan kalau kakak meludah sembarangan.” Dengan demikian, ia akhirnya akan mengaitkan bahwa yang baik dan sopan itu kalau tidak meludah semabarangan, hal ini kongkret untuk anak.

Contoh lain, “kakak tidak boleh lewat begitu saja di depan orang tua, itu tidak baik. Yang baik itu kalau lewat di depan orang tua, jalannya dengan menunduk, itu yang sopan.” ia akan mengaitkan bahwa yang baik dan yang sopan itu kalau lewat di depan orang tua dengan menunduk.

Jadi, jangan cuma asal melaeang tapi juga menjelaskan kenapa tidak boleh dan kenapa boleh, agar anak tak bingung. Disamping ia menyerap konse p boleh dan tak boleh untuk dikembangkan pada konsep benar dan salah. Bukankah kita hendak membenahi sistem nilai yang salah? jadi, ia perlu memperoleh penjelasan supaya tahu persis kenapa boleh dan kenapa tak boleh sehingga ia lebih menyerap.

Contoh lain lagi, saat bertamu. Terangkan dengan jelas, “Adek tak boleh berlarian kesana ke mari, itu tidak baik dan tak sopan dilakukan di rumah orang.” Terangkan pula apa yang boleh, misal “yang boleh dilakukan kalau di rumah orang adalah duduk, kalau dikasih minum bilang terima kasih. kalau adek minum, bilang permisi dulu itu namanya sopan.” Dengan demikian, konsep sopan santun dan boleh tidak ini akan mudah terserap olehnya.

Tentu memberi tahunya sebelum berangkat bertamu, menjelang situasi yang akan ia jumpai. jangan terlalu awal memberi tahunya, misal beberapa minggu sebelumnya, ia akan cepat lupa  tapi kalau sesaat sebelum pergi, ia akan mudah mengingatnya.

yang jelas, konsep norma harus terus-menerus diberikan kepada anak, hingga semakin hari semakin banyak konsep norma yang tertanam dalam dirinya.

Selanjutnya, bila ia melanggar hal yang tak boleh, harus ada konsekuensinya berupa hukuman, sebaliknya bila ia patuh, berilah pujian atau hadiah. dari sini ia belajar tentang konsep benar-salah. Bukankah dengan mendapat konsekuensi, ia jadi tahu bahwa sesuatu itu salah atau benar? kalau ia mendapat pujian karena tingkah lakunya, berarti apa yang dilakukannya itu benar. Tapi kalau tingkah lakunya itu mendapat hukuman, berarti ia salah.

Tentu perihal salah tidaknya perilaku si anak harus diberitahui orang tua. Misal, selama bertamu ia duduk dengan sopan dan manis, ia pun permisi dulu saat hendak main. Sepulang bertamu, kita harus menjelaskan “Tadi perilaku adek itu benar, Mama bangga karenanya. Nanti kalau bertamu lagi ke rumah orang lain harus seperti itu ya”! Dengan demikian, ia mendapat masukan langsung apa itu yang benar dan salah.

Kita pun bisa mengaitkan konsep benar-salah dengan konsep kejujuran,keadilan,persaudaraan,dan menghormati orang lain. Tinggal orang tua mau menanamkan konsep mana yang utama untuk anaknya. jadi, bila kita ingin si kecil punya prinsip yang kuat, menghargai orang lain, maka itulah yang harus terus-menerus secara konsisten ditanamkan kepadanya.

Solusi mengatasi keringat berlebih setelah berolahraga

Berkeringat setelah berolahraga sebenarnya hal yang normal dan sehat. Tubuh mengeluarkan zat-zat sisa salah satunya melalui kelenjar keringat. Namun jika keringat terus keluar dalam jumlah yang banyak meski sudah selesai berolahraga, ada baiknya Anda memperhatikan faktor lain yang memicu keluarnya keringat berlebih.

Banyak hal yang bisa menyebabkan produksi keringat berlebih. Keringat diproduksi di kelenjar keringat yang terdapat di lapisan dermis di bawah permukaan kulit. Tidak hanya pada saat olahraga, aktivitas kelenjar keringat juga bisa meningkat saat cuaca panas, stress, bahkan bisa juga faktor genetik.

Jika masalahnya adalah keringat setelah berolahraga, mandi saja tidak cukup untuk membuat tubuh segar. Anda bisa mencoba memperhatikan cara membersihkan badan yang tepat setelah berolahraga. Berikut saya berikan tips membersihkan badan setelah berolahraga :

  1. Istirahatkan tubuh sejenak untuk membiarkan tubuh mengeluarkan sisa-sisa keringat dan menurunkan suhu tubuh.
  2. Segera keringkan keringat dengan menggunakan handuk bersih.
  3. Jika suhu tubuh sudah normal, segera bersihkan badan dengan mandi menggunakan sabun antibakteri yang bisa membantu mengurangi bakteri untuk mencegah bau badan.

Dengan demikian keringat bukan menjadi penghambat untuk tetap berolahraga…Selamat mencoba…!

Ini yang Dipelajari Bayi Sebelum Muncul ke Dunia

Banyak penelitian sudah membuktikan bahwa bayi sudah mulai bisa belajar semenjak dalam rahim ibu. Lantas apa saja yang bisa dipelajari bayi sebelum lahir?

Studi prenatal (sebelum kelahiran) menunjukkan bahwa pembelajaran telah dimulai bahkan sebelum bayi dilahirkan ke dunia. Sebelum lahir, janin yang ada di rahim ibu sudah bisa belajar mengenal suara, rasa dan getaran di dalam rahim yang kemudian akan dibawanya sebagai kenangan setelah lahir. Janin juga sudah bisa mengenal emosi yang berasal di ibunya.

Psikolog William Fifer dari Columbia University menemukan bahwa bayi memasuki dunia dengan preferensi khusus setidaknya dengan dua suara, yaitu detak jantung ibu dan suaranya sendiri. Inilah yang menyebabkan bayi lebih suka mendengar suara ibunya sendiri ketimbang suara wanita lain.

Studi lain juga menemukan bahwa bayi yang baru lahir akan mengenali irama dari kata-kata atau nyanyian yang disenandungkan berulang kali oleh ibunya selama bulan-bulan kehamilan. Karena itu, banyak dokter kandungan yang merekomendasikan agar ibu sering menyanyikan lagu favoritnya pada bulan-bulan kehamilan. Ibu harus terus menyanyikan lagu yang sama setelah lahir agar bayi benar-benar merasa berasa di tempat yang sudah akrab dengannya.

“Bayi juga ingat rasa makanan yang tersedia di rahim ibu. Jika ibu makan bawang putih, maka rasa itu juga akan ada dalam cairan ketuban dalam rahim. Berbagai rasa dari makanan yang dimakan ibu juga akan diintegrasikan ke dalam air susu ibu (ASI). Pengenalan awal rasa dapat membentuk dasar dari beberapa piliahn makanan ketika anak tumbuh nanti,” jelas Julie Mennella dari Monnel Chemical Senses Center, Philadelphia, seperti dilansir mindpub, Selasa (13/12/2011).

Pengenalan rasa sejak janin dalam kandungan juga akan menentukan makanan apa yang akan disukai dan tidak disukai bayi. Itulah sebabnya, saat hamil sebaiknya ibu makan makanan yang sehat dan memperbanyak sayuran dan buah, sehingga kelak sang anak tidak menolak saat diminta makan sayur.

Hal lain yang dipelajari janin adalah getaran. Pada kehamilan 26 minggu, janin akan bergerak ketika getaran diberikan pada perut ibu. Tapi setelah getaran diberikan secara berulang, janin tidak akan bergerak lagi. Namun jika tipe getaran baru yang diberikan, janin akan kembali bergerak untuk meresponsnya. Ini menunjukkan bahwa janin dalam rahim dengan pengalaman.

Sebagian besar perilaku bayi yang baru lahir dapat ditelusuri ke perilaku yang hadir selama masa kehamilan. Sebagai contoh, beberapa janin suka mengisap jempol dan mereka akan terus melakukannya setelah lahir.

Selain itu, bayi juga belajar secara emosional dalam menanggapi lingkungan sebelum lahir. Bayi memasuki dunia ini dengan kecenderungan emosional tertentu. Kecenderungan-kecenderungan emosional tidak sepenuhnya berasal dari gen yang diwariskan, karena lingkungan juga berperan dalam membentuk kecenderungan emosional anak.

Keadaan emosional pikiran dan kesehatan fisik ibu selama kehamilan merupakan lingkungan ibu untuk bayi. Itulah sebabnya mengapa stres yang berlebihan atau depresi yang dialami oleh ibu hamil dapat mempengaruhi bayi dalam rahim. Bayi mungkin akan memasuki dunia ini dengan emosional yang sama dengan keadaan ibu saat hamil.

Temuan tentang kemampuan belajar dan memori bayi selama periode kehamilan dan pengaruh lingkungan ibu pada bayi yang belum lahir, membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk keluarga.

Seorang ibu harus melakukan yang terbaik untuk meminimalkan tingkat stres dan tetap dalam suasana hati yang bahagia dan positif selama kehamilan. Seorang ayah harus melakukan yang terbaik untuk memberikan dukungan emosional yang maksimal kepada ibu hamil untuk membantu memberikan kemampuan yang luar biasa bayi ketika lahir ke dunia.
Sumber : “Merry Wahyuningsih – detikHealth”

Memilih makanan selingan anak

Memilih  makanan selingan yang bergizi untuk anak

Makanan selingan alias camilan atau kudapan bertujuan mencukupi kebutuhan gizi anak. Jadi perhatikan kandungan gizinya. Makanan selingan yang sehat harus mengandung zat gizi, termasuk vitamin dan mineral.Misalnya, bubur kacang hijau yang bisa dibuat sendiri atau kroket isi daging maupun aneka buah segar . Untuk buah sangat baik karena bias mencegah sembelit, membantu melancarkan BAB, dan lain sebagainya karena banyak mengandung serat. Setelah anak berusia lebih dari setahun boleh makan buah apa saja , kecuali nangka karena banyak gas serta duren yang mengandung alkohol.
Dengan kata lain memilih makanan selingan untuk anak bukan berarti makanan pengganjal perut semacam snack yang banyak dijual di pasaran yang rasanya asin serta gurih, atau yang mengandung banyak gula seperti  jus buatan. Makanan gurih mengandung banyak penyedap dan pengawet . yang mana makanan tersebut justru harus dihindari untuk anak – anak. Sementara  makanan yang tinggi gula kalori menyebabkan anak merasa keying sehingga membuatnya  malah sulit makan. Juga tidak dianjurkan memberikan makanan yang banyak mengandung lemak seperti krim, mentega, gorengan , karena dapat menyebabkan obesitas  anak.
Dibawah ini contoh jadwal pemberian makanan selingan yang dapat dipakai :

  • Jangan beri makanan selingan menjelang waktu makan utama , karena anak keburu kenyang . Akibatnya jadi sulit makan.
  • Biasanya diberikan 2 kali sehari, yaitu diantara dua waktu makan. Makanan  selingan I diantara sarapan dan makan siang sedangkan makanan selingan II diantara makan siang dan makan malam atau setelah anak bangun tidur siang.
  • Malam : sejam sebelum tidur berikan segelas susu. Bisa juga disisipkan satu kali makanan selingan.

Demikian  tip – tip pemberian makanan selingan , semoga ada manfaatnya . Dan satu lagi jangan lupa cara penyajian dan tampilannya harus menarik minat anak serta variasikan jenisnya.

Agar Anak Doyan Makan

 

“Anak Susah Makan” adalah masalah yang sering muncul dikalangan para ibu seperti saya. Kita sudah menyediakan aneka camilan sehat, eh Anak lebih suka jajan sembarangan, makan nasi aja kayak disuruh minum obat…pada geleng-geleng mulu. Kadang kondisi ini malah bikin para ibu senewen sendiri. Yuk bunda, agar senewennya tidak berkelanjutan baca tips dibawah ini ya :

  1. Ciptakan Suasana Ceria Saat Makan. Suasana juga mempengaruhi nafsu makan anak. Sambil diajak bermain dan bercanda, anak cenderung bisa menghabiskan makanan di piring mereka.
  2. Libatkan anak dalam memasak makanannya. Misalkan ibu ingin membuat nasi goreng untuk si kecil, mintalah anak untuk sekedar menyiapkan hiasan  nasi gorengnya, dan ajaklah dia menghias nasi gorengnya sendiri. atau disaat ibu memasak camilan sore seperti donat, biarkan dia menaburkan meses warna warni diatas donas mereka.
  3. Variasi Makanan. Sebagai ibu, harus sering mencoba resep-resep baru dan trik-trik untuk menyembunyikan bahan makanan yang tidak disukai anak. misal anak tidak suka bayam, ibu bisa memblender bayam dan dimasukan ke adoman saat membuat nugget.

Nah, selamat mencoba.

Waiting..

Setelah nunggu, kontrol, nunggu, akhirnya tanggal 2 november 2010 udah semakin dekat..

Ga tau kenapa, rasanya beberapa hari ini ga semangat samasekali untuk melakukan kegiatan apapun.., sampai mandipun malas :), ga tau karena bosan, bingung, atau apa yah.., rasanya yang ada di pikiran dan bayangan cuma pingin cepetan balik indo..

Hari senin besok ortu datang dari indo, mertua, dan juga sodara :), what a bless! Having a family that care and love me so much!

Semoga hari-hari ini bisa berlalu dengan cepat, semoga tanggal 2 menjadi momen yang membahagiakan, dan semoga.. semoga.. semogaa… kamu akan tumbuh menjadi anak yang sehat dan luar biasa!

Next Page »

13 queries