Panduan Menu Makanan Bayi s/d Balita
Powered by MaxBlogPress 


Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Kesehatan gigi dan mulut pada anak sangat penting untuk dijaga. Anak pada umunya belum mengerti dengan benar akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Di sinilah orang tua harus ikut berperan serta dalam menjaganya sehingga kesehatan gigi dan mulut anak terjaga. Selain itu, menanamkan kebiasaan baik sejak dini pada anak akan menjadi pendidikan positif tersendiri bagi anak dan akan terbawa hingga dewasa.

Gigi adalah salah satu alat bantu pencernaan yang sangat penting. Gigi menjadi pintu gerbang utama untuk membantu memecah dan melunakkan makanan yang masuk ke dalam tubuh sebelum dicerna di dalam tubuh. Kesehatan gigi yang terjaga, akan membuat anak bisa merasakan nikmatnya makanan yang dimakan. Lain halnya jika gigi sedang sakit, makanan seenak apapun akan sulit dirasakan oleh mulut. Kalau sakit gigi ini menyerang, selain kenikmatan makan terganggu, anak menjadi rewel dan membuat orang tua bingung. Oleh karfena itulah orang tua harus memberikan perhatian khusus dalam menjaga kebersihan dan kesehatan gigi serta mulut ini.

Menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak bisa dilakukan dengan menyikat gigi secara teratur. Menyikat gigi sebaiknya dilakukan setelah makan dan sebelum tidur. Ketika menyikat gigi anak-anak, sebaiknya menggunakan pasta gigi yang disukai anak-anak seperti pasta gigi dengan rasa buah-buahan yang bisa didapatkan di apotek atau pusat perbelanjaan terdekat. Selain itu, sebaiknya gunakanlah sikat gigi yang halus dan lembut agar tidak menimbulkan luka. Gosok gigi ini dilakukan secara menyeluruh dan merata dengan gerakan yang teratur dan tidak terburu-buru sehingga didapatkan kebersihan yang maksimal.

Membatasi makanan yang mengandung gula juga bisa dilakukan guna menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak. Anak-anak memang sangat menyukai makanan yang manis. Namun jika memakannya berlebihan, makanan yang manis tersebut bisa merusak kesehatan gigi dan mulut. Apalagi jika gigi jarang disikat atau dibersihkan, sisa-sisa makanan akan menempel di gigi dan bisa menjadi sarang bakteri dan akan mengganggu kesehatan gigi. Selain itu, karang gigi akan mudah muncul dan merusak keindahan gigi.

Selain membatasi makanan yang banyak mengandung gula demi menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak, batasi juga konsumsi permen dan coklat yang berlebihan. Bila konsumsi permen dan coklat ini terlalu sering, kesehatan gigi dan mulut bisa terganggu. Selain itu, obat yang mengandung gula sebaiknya juga dihindari. Gula yang menumpuk di gigi akan mengundang bakteri dengan cepat dan mengganggu kesehatan.

Langkah terakhir, sebaiknya ajaklah anak memeriksakan giginya ke dokter dengan rutin minimal 6 bulan sekali. Membiasakan kunjungan ke dokter bersama anak selain demi kesehatan, juga bermanfaat untuk melatih keberanian anak. Sangat penting mengenalkan kepada anak bahwa pergi ke dokter gigi itu sangat penting demi menjaga kesehatan gigi.

Tips Merawat Gigi Anak

 

Bunda..pertumbuhan dan perkembangan gigi si kecil akan sangat mempengaruhi kesehatan tubunhya secara keseluruhan. Itulah sebabnya gigi juga perlu mendapat perhatian dalam masa pertumbuhan anak.

Seringkali kita mengalami kesulitan dalam mengajarkan anak menyikat gigi susunya..disini bunda bisa mencoba tips berikut ini, jadi jika si kecil menolak dan sulit untuk menyikat gigi, kita tetap bisa membersihkan giginya..:)

  • Ajak anak menggosok gigi secara teratur dan bnar pada pagi dan sore hari. Ajaklah anak bermain dengan menggunakan sikat gigi dengan cara yang benar, usahakan si kecil merasa bahwa aktifitas ini menyenangkan. Dengan bermain si kecil jadi merasa bahwa sikat gigi itu menyenangkan.
  • Untuk anak dibawah usia 2 tahun, ambillah kain yang bersih dan lembut lalu basahi dengan air matang. Selubungkan pada jari kita, lalu gosokkan dengan lembut pada gigi si kecil.
  • Jaga kebersihan mulutnya, jika ada karang gigi segera bawa anak ke dokter gigi.

Nah…selamat mencoba..:)

 

Tips Mencegah Gigi Berlubang Dan Menjaga Kesehatan Rongga Mulut

1. Rutinlah menyikat gigi pada pagi hari setelah makan dan malam hari sebelum tidur, kalau perlu gunakan Mouth wash (obat kumur)  setelah menyikat gigi, agar hasilnya maksimal.

2. Pada pagi hari sikat gigi minimal 30 menit setelah sarapan, jangan langsung menyikat gigi  setelah sarapan.

3. Jauhi rokok, karena selain tidak baik untuk kesehatan, rokok juga menyebabkan noda-noda pada gigi sulit dihilangkan.

4. Gantilah sikat gigi satu bulan sekali, karena daya bersih sikat gigi berkurang setelah satu bulan pakai.

5. Gunakan benang gigi (dental floss) untuk membersihkan sisa-sisa makanan di sela-sela gigi. Jangan lupa menyikat lidah dan gusi.

6. Kurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung gula, karena gula merupakan bahan yang dapat menyebabkan gigi berlubang.

7. Kurangi kudapan/cemilan di antara dua waktu makan. Perbanyaklah makan buah dan sayur. Perbanyaklah minum air putih.

8. Jangan tunggu sampai gigi sakit, rutinlah kedokter gigi. Minimal 6 bulan sekali periksa dan bersihkan rongga mulut. Ingat mencegah lebih baik daripada mengobati.

Menyikat Gigi Anak Balita

Pernahkah anda merasa kewalahan ketika akan menyikat gigi anak anda?

Rutinitas harian ini bisa selalu berlangsung ricuh dimana anak sedang berusaha menunjukkan eksistensi dirinya dengan menolak dan menentukan kehendaknya sendiri. Mungkin memang tidak bisa dilakukan paksaan disini, para ibu harus pintar-pintar membujuk, tidak bijaksana jika menyerah karena gigi bayi pun perlu dilindungi dari lubang. Maka diperlukan sedikit kompromi yang kreatif :

  • Carikan Teman. Pasti anda sudah paham jika pada diri anak kita suara orang ketiga selalu lebih berpengaruh  dari pada suara orang tuanya. Jadi mintalah bantuan dokter untuk menjelaskan pentingnya menyikat gigi, atau bisa juga meminta bantuan anggota keluarga lain (yang biasanya anak idolakan) untuk membujuknya agar mau menyikat gigi.
  • Sikat Gigi yang Menarik. Sediakan 2 atau 3 sikat gigi anak yang menarik, lucu dan berwarna-warna (perhatikan bulu sikatnya harus bermutu baik dan tidak terlalu keras). Biarkan anak memilih sendiri sikat yang ingin dia gunakan, ini akan menghilangkan masalah siapa yang mengendalikan situasi.
  • Biarkan Anak Melakukannya Sendiri. Jangan khawatirkan cara anak menyikat giginya karena jika ia telah merasa selesai pujilah dia dan lanjutkan penyikatan dengan bantuan anda dan sikat gigi berbeda.
  • Memeriksa. Mintalah ia untuk memeriksa hasil pekerjaan anda berdua dan mintalah juga ia memberi penilaian sehingga ia tetap merasa berperan dalam proses menyikat gigi tersebut.

 

Merawat gigi bayi usia 0 – 24 bulan

Umumnya penyakit dan kelainan gigi pada anak merupakan salah satu gangguan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Sejak gigi susu mulai tumbuh, orangtua harus bertanggungjawab membersihkan gigi bayi mereka. Walaupun gigi anak hanya merupakan gigi susu yang keberadaannya hanya sementara, namun kesehatan gigi susu berpengaruh terhadap kesehatan gigi anak di kemudian hari. Karena itu, sebagai orangtua perlu mengetahui bagaimana merawat gigi anak sejak bayi dengan cara yang benar, agar kesehatan gigi dan mulut anak teratasi.

Cara merawat mulut bayi pada saat usia 0 – 6 bulan:

1. Bersihkan gusi bayi anda dengan kain lembab, setidaknya dua kali sehari

2. Jangan biarkan bayi anda tidur sambil minum susu dengan menggunakan botol susunya.

3. Selesai menyusui, ingatlah untuk membersihkan mulut bayi dengan kain lembab

4. Jangan menambah rasa manis pada botol susu dengan madu atau sesuatu yang manis.

Cara merawat mulut dan gigi bayi pada usia 7-12 bulan:

1. Tanyakan dokter anak atau dokter gigi anda apakah bayi anda mendapat cukup fluor

2. Ingatlah untuk membersihkan mulut bayi anda dengan kain lembab ( tidak basah sekali), sehabis menyusui.

3. Jangan biarkan bayi tidur dengan botol susunya (sambil minum susu dari botol) kecuali air putih.

4. Berikan air putih bila bayi anda ingin minum diluar jadwal minum susu

5. Saat gigi mulai tumbuh, mulailah membersihkannya dengan menggunakan kain lembab. Bersihkan setiap permukaan gigi dan batas antara gigi dengan gusi secara seksama, karena makanan seringkali tertinggal di permukaan itu.

6. Saat gigi geraham bayi mulai tumbuh, mulai gunakan sikat gigi yang kecil dengan permukaan lembut dan dari bahan nilon.

7. Jangan gunakan pasta gigi dan ingat untuk selalu membasahi sikat gigi dengan air.

8. Periksakan gigi anak anda ke dokter gigi, setelah 6 bulan sejak gigi pertama tumbuh, atau saat usia anak setahun.

Cara merawat mulut dan gigi bayi pada usia 13-24 bulan:

1. Mulailah perkenalkan pasta gigi berfluoride

2. Jangan biarkan anak tidur dengan botol susu (sambil minum susu dari botol), kecuali air putih.

3. Pergunakan pasta gigi seukuran sebutir kacang hijau.

4. Sikat gigi anak setidaknya dua kali sehari (sehabis sarapan dan sebelum tidur di malam hari)

5. Gunakan sikat gigi yang lembut dari bahan nilon.

6. Ganti sikat gigi tiap tiga bulan atau bila bulu-bulu sikat sudah rusak.

7. Jadilah teladan dengan mempraktekkan kebiasaan menjaga kesehatan mulut dan lakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

8. Biasakan anak untuk memakan makanan ringan yang sehat, seperti buah segar dan sayuran segar.

9. Hindari makanan ringan yang mengandung gula.

dikutip dari pemaparan Drg.Yerika & Drg. Marshinta

Mencegah Noda Gigi  

TEMPO Interaktif, Jakarta – Ada beberapa makanan dan minuman alami yang bisa menyebabkan gigi kotor. Selain itu, banyak pula makanan dan minuman yang sarat dengan pewarna. Berikut tips untuk mencegah gigi dari noda makanan dan minuman.

1. Gunakan sedotan
Sedotan dipercaya bisa membantu menjaga noda minuman dari gigi, khususnya gigi depan. Mungkin sedotan tak cocok untuk minum kopi atau anggur. Tapi sedotan bisa digunakan kala minum cola, jus, dan es teh.

2. Telan makanan segera
Menelan makanan dan minuman dengan segera bisa membantu melindungi gigi dari noda. Tapi makanan tetap harus dikunyah dengan benar sebelum ditelan, jangan asal cepat telan. Tapi jangan mempertahankan sesuatu di mulut Anda untuk jangka waktu yang lama.

3. Kumur dengan air
Susah untuk sikat gigi tiap usai makan atau minum. Jadi, lebih aman berkumur dengan air untuk mengurangi bekas makanan atau minuman di gigi

nur rochmi | webmd

26 queries