Panduan Menu Makanan Bayi s/d Balita
Powered by MaxBlogPress 


Kemampuan Bayi yang Luar Biasa!

talking
Bayi adalah mahluk mungil yang luar biasa. Mereka dikenal sebagai mahluk yang ‘Linguistic Genius’. Mereka sanggup mengingat dan menyerap semua bahasa yang diajarkan kepada mereka, terutama pada tiga tahun pertama perkembangan mereka, karena itu dikenal istilah Golden Age, karena pada tiga tahun awal inilah perkembangan otak mereka amat luar biasa.
Menurut penelitian, dipercaya bahwa bayi sanggup mempelajari 13 juta kosa kata yang diucapkan oleh orangtuanya! Luar biasa bukan? Namun jika masa ini kita lewatkan, jumlah ini akan menurun drastis menjadi 8 juta, atau menyusut 62 persen. Dari sini dapat kita simpulkan, bahwa walaupun bayi tidak dapat berbicara, sebagai orangtua kita harus rajin mengajaknya berkomunikasi, karena komunikasi ini adalah bentuk stimulasi yang dibutuhkan oleh bayi. Melalui komunikasi ini mereka mempelajari kosa kata baru, bahasa baru, mengingat dan mengenal apa yang dikatakan orangtua, dan tentunya hal ini akan membawa pengaruh besar pada tingkah laku mereka saat dewasa nantinya.
Membacakan cerita adalah salah satu bentuk stimulasi yang dapat kita lakukan pada anak usia satu sampai tiga tahun (masa keemasan) untuk mengasah kemampuan berbahasa mereka. Berikut beberapa tips untuk membacakan cerita bagi anak.

  • Mulailah dengan buku bergambar yang memiliki beberapa kalimat saja dalam satu halaman
  • Ketika membaca, gunakan ritme untuk menstimulasi bahasa dan pendengaran mereka
  • Untuk mendorong keterlibatan mereka, ajak mereka membalik halaman yang sedang dibaca
  • Atur tempo supaya sesuai dengan cerita. Rendah tinggikan suara berdasarkan cerita, agar menarik
  • Taruh buku di tempat yang mudah dijangkau anak, agar mereka dapat menikmati buku itu kapanpun mereka mau.

Stimulasi Seimbang Bagi Si Kecil

Agar anak dapat berkembang dengan baik dan optimal, dibutuhkan stimulasi anak yang baik dan seimbang. Namun seringkali orangtua menjadi bingung, bagaimana cara menstimulasi? Apa yang harus distimulasi? Berikut sedikit ulasan mengenai jenis stimulasi yang dibutuhkan oleh anak.

Stimulasi aspek fisik. Rangsangan untuk fisik bayi dan balita amat diperlukan, karena pada usia mereka perkembangan syaraf-syaraf motorik sangat pesat. Melakukan gerakan-gerakan sederhana seperti berlari, berjalan, menari akan sangat membantu perkembangan mereka.

Stimulasi aspek emosi. Kenalkan mereka dengan bentuk emosi dasar, bahagia dan sedih. Dengan menghiburnya pada saat menangis karena mainannya rusak akan membantu. Ajari pula mereka untuk berbagi dengan teman sebayanya, misalnya dengan bernagi mainan, sehingga dapat menimbulkan kepekaan untuk bertoleransi dan berperilaku menyenangkan.

Stimulasi aspek spiritual. Ajarilah anak untuk berdoa dengan menggunakan kata-kata yang sederhana, mengucapkan terimakasih kepada tuhan atas makanan, hari yang indah, dan meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan hari itu. Akan membuat anak semakin peka. Ajak juga mereka ke tempat ibadah, dan membacakan dongeng dan kisah-kisah para nabi juga akan membantu meningkatkan moral.

Stimulasi aspek intelektual. Rangsangan intelektual dapat dilakukan dengan sering memberikan buku bacaan, mengajak anak melakukan permainan, dan rekreasi bersama, dan juga dengan rajin menjawab keingintahuan anak. Jadi sebagai orangtua juga harus rajin belajar agar sanggup memenuhi dan menjawab keingintahuan anak dengan baik dan benar.

Stimulasi aspek sosial. Anak pun harus diajari untuk peka terhadap lingkungan sekitarnya. Membantu menjaga adik, membantu orangtua yang sedang sibuk, akan merangsang kepekaan alaminya.
Agar stimulasi ini dapat menunjukkan hasil yang baik, kita tidak boleh melupakan istirahat yang cukup dan asupan nutrisinya. Gizi yang baik amat sangat dibutuhkan oleh anak, karena mereka sedang berada dalam masa pertumbuhan. Jadi asupan nutrisi tentunya amat dibutuhkan untuk perkembangan fisik, daya tahan tubuh, pencernaan, dan juga tentunya untuk perkembangan otak mereka.

35 queries