Lima Sifat Wanita Buat Pria ‘Alergi’
VIVAnews - Wanita cenderung tertarik menebak-nebak ‘misteri’ pria yang tengah diincar. Saat terbius daya tarik yang terpancar, wanita begitu bersemangat mencurahkan waktu untuk sekedar membahas isi otak sang pria pujaan, seperti apa yang dibenci atau disukainya. Semua dilakukan untuk mencari kecocokan.
Tak jarang mereka berusaha keras mencari petunjuk melalui interaksi yang terjalin. Tapi, tahukah Anda bahwa pria melakukan penilaian yang sama? Mereka juga memiliki sejumlah kriteria untuk menilai karakter wanita yang berada di dekatnya.
Pria juga berusaha mencari kecocokan. Mereka cenderung akan menjauh dari wanita yang dianggapnya tak cocok. Berikut lima sifat wanita yang umumnya membuat para pria ‘alergi’.
1. Terlalu mandiri
Para pria merasa ego mereka disakiti bila menjumpai wanita lajang yang sangat mandiri. Wanita yang menolak bantuan dengan alasan bisa melakukannya sendiri membuat pria merasa tidak terlalu dibutuhkan. Kemandirian wanita juga menjadikan pasangan merasa diacuhkan.
2.Terlalu lamban merespons
Banyak keluhan pria yang menyatakan para wanita lajang sulit untuk segera membalas komunikasi dari mereka. Mereka tidak segera membalas panggilan telepon, pesan singkat atau surat elektronik yang dikirimkan pada mereka. Seringkali para lajang dengan berbagai alasan melakukan perubahan rencana secara tiba-tiba, datang terlambat atau tidak melakukan hal yang janji dia lakukan.
3. Cemas akan jam biologis
Pria mulai kesal saat para wanita lajang mulai terlalu mengkhawatirkan jam biologis dan terus menerus merasa khawatir akan kelanjutan hubungan. Alih-alih menikmati kebersamaan dan hubungan romantis, rasa cemas berlebihan justru akan mengganggu keharmonisan hunungan.
4. Tidak menyadari ada pria baik
Para pria seringkali kesal saat menemukan seorang wanita lajang yang mengeluh tidak mendapat seorang pasangan yang baik. Padahal, banyak pria di sekitarnya yang ingin menjadi pasangan mereka. Hanya saja, seringkali para lajang mematok harapan terlalu tinggi terhadap kualitas pasangan. Atau bisa jadi, wanita menarik pun berubah menjadi seorang yang membosankan karena selalu mengeluh.
5. Hewan peliharaan
Memperlakukan hewan peliharaan seperti memperlakukan seorang pacar menimbulkan kecemburuan pria. Walaupun sangat mencintai hewan peliharaan, pria menganggap Anda tak perlu membicarakannya terus menerus saat kalian kencan.
Baca juga: Tujuh Tipe Pria Tak Layak Dijadikan Suami & Lima Tanda Tak Bisa Lupakan Mantan Pacar
• VIVAnews
10 Alasan SMS Lebih Baik daripada Telepon
KOMPAS.com – Meskipun operator ponsel berlomba-lomba memberikan tarif murah saat ini, tampaknya orang cenderung menggunakan SMS atau instant messaging untuk saling berkomunikasi. Dari segi waktu, mengirim pesan teks sebenarnya lebih lama dan tidak praktis. Meskipun demikian, SMS juga mempunyai banyak kelebihan, di antaranya:
1. Anda tidak perlu menghabiskan waktu dengan mengatakan, “Ehm… mm…” ketika kehilangan kata-kata.
2. Anda bisa tetap berkomunikasi sambil mengunyah keripik atau nasi uduk tanpa ditegur lawan bicara.
3. Anda tidak perlu melepaskan earphone yang sedang memperdengarkan lagu-lagu favorit Anda.
4. Tidak ada momen “dropped call” setiap beberapa menit, yang membuat Anda kesal karena dua menit terakhir ternyata Anda berbicara seorang diri.
5. Ketika lawan bicara melontarkan pertanyaan yang sulit atau membuat Anda jengkel, Anda bisa mengabaikannya beberapa saat. Kemudian, Anda baru menyusun kata-kata yang tepat.
6. Anda tidak perlu mendengar lawan bicara Anda menjawab, “Enggak apa-apa, kok. Aku masih belum tidur (dengan suara baru bangun tidur)”.
7. Anda tidak perlu mendengarkan nada sambung dengan lagu-lagu yang tidak Anda sukai, ketika Anda menjadi pihak yang melakukan sambungan telepon.
8. SMS masih tersimpan di inbox selama beberapa lama, sehingga Anda masih bisa menyimpan informasi yang Anda anggap penting.
9. Anda tidak perlu terburu-buru membuka pesan saat terdengar ringtone-nya seperti ketika ada telepon masuk, dan panggilan keburu ditutup sebelum Anda sempat memencet tombol “OK”.
10. SMS selalu dikirim hanya untuk Anda, sehingga Anda tidak perlu memanggil-manggil orang lain atau mencarinya ke sana-kemari karena telepon yang masuk ditujukan untuknya.
DIN
Editor: din
Sumber: MORE
Virus Komputer Bisa Menular ke Manusia
TEMPO Interaktif, READING - Virus komputer ternyata bisa menular ke manusia. Menurut seorang peneliti di Inggris, penularan ini terjadi melalui perangkat implant, seperti alat pacu jantung, defibrillator dan implan koklea, yang rentan “terinfeksi” virus komputer.
Untuk membuktikan pendapatnya, seorang ilmuwan di School of Systems Engineering, University of Reading, Inggris, Mark Gasson, menjadikan dirinya sebagai bahan percobaan.
Gasson mengatakan ia menjadi orang pertama di dunia yang terinfeksi virus komputer setelah dia “terkontaminasi” chip komputer dengan frekuensi radio tinggi, yang ditanamkan di lengan kirinya. Alat ini biasanya digunakan untuk keamanan di toko-toko guna mencegah pencurian.
Gasson menjelaskan, penggunaan teknologi perangkat medis implan yang semakin canggih mengandung risiko. Penelitiannya menunjukkan bahwa teknologi implan telah dikembangkan ke titik di mana implan mampu berkomunikasi, menyimpan dan memanipulasi data. “Pada dasarnya implan adalah komputer mini.,” kata dia seperti dikutip laman healthday.
Tangan Gasson ditanami chip. Sehingga dia bisa mengakses tempat kerja dan telepon selulernya, serta memungkinkan orang lain untuk melacak dan profil gerakannya. Chip itu lalu ditulari virus komputer. Begitu “terinfeksi,” chip itu terganggu fungsi komunikasinya. Sama seperti orang-orang dengan implan medis, usai setahun memiliki implan, dia merasa bahwa implan adalah bagian dari tubuhnya. Sehingga, dengan terganggunya fungsi implan itu, dia juga merasa terganggu. Sayang, Gasson tak menjelaskan akibat lainnya atas “infeksi” virus komputer itu.
“Dengan menginfeksi implan saya dengan virus, kami telah tahu bagaimana teknologi canggih ini juga jadi masalah kelak,” kata Gasson.
Seperti komputer pada umumnya, implan mereka dapat terinfeksi oleh virus dan teknologi. Sehingga perlu diimbangi agar implan, termasuk peralatan medis, dapat digunakan secara aman di masa depan.
Gasson dijadwalkan mempresentasikan temuannya pada IEEE International Symposium on Technology and Society, yang diselenggarakan 7-9 Juni di Australia nanti, di mana ia juga sebagai ketuanya.
nur rochmi | healthday







