ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 


Kesehatan Telinga Anak

Kesehatan telinga anak  adalah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh orang tua. Karena jika kesehatan pada telinga anak tidak diperhatikan maka akan menyebabkan tersumbatnya telinga itu sendiri oleh tumpukan kotoran sehingga akan mengganggu pendengaran itu sendiri.

Hanya saja, yang patut menjadi perhatian berikutnya adalah bagaimana membersihkan telinga itu sendiri. Jangan sampai niat untuk membersihkan telinga anak namun ketika dilakukan dengan hal yang kurang tepat malah hanya akan membuat telinga anak mengalami infeksi atau luka.

Untuk itu, orang tua haruslah mengerti cara menjaga kesehatan telinga anak yang salah satunya adalah dengan membersihkan telinga. Cara membersihkan telinga haruslah dilakukan dengan begitu halus dan lembut agar tidak sampai melukai telinga yang notabene adalah bagian yang sangat rentan atau sensitif.

Membersihkan telinga anak dapat dengan menggunakan cotton buds khusus untuk membersihkan telinga atau yang memang sangat halus. Jika ditemukan kotoran yang kering maka dapat digunakan sejeni sminyak seperti baby oil ataupun minyak kelapa. Hanya saja, pemberian minyak diberikan di ujung dari cotton buds bukan ‘disiramkan’ kelubang telinga anak. Karena hanya akan menyumbat telinga itu sendiri.

Dalam membersihkan diupayakan dengan sangat halus. Dan yang paling penting adalah jangan sampai cutton buds dimasukan terlalu dalam ke liang telinga. Cotton buds cukup untuk dioleskan dengan sangat lembut ke cuping telinga dan bagian luar dari liang telinga.

Untuk kotoran yang berada di dalam liang telinga, orang tua tidak perlu merasa khawatir akan hal tersebut. Karena kotoran telinga ini akan keluar dengan sendirinya. Kotoran ini akan terbantu untuk menyembul keluar ketika anak sedang mengunyah makanan. Pada saat anak mengunyah makanan maka secara tidak disadari akan menggerakan rahang mereka.

Dan kemudian ketika rahang ini bergerak maka akan mendorong bagin depan dari telinga dan membuat kotoran yang ada di dalam telinga mengalir keluar dengan sendiri. Inilah tindakan alami yang ada dan telah dirancang Tuhan untuk membersihkan telinga dengan sendirinya.

Jadi memang diusahakan untuk tidak membersihkan telinga sampai ke bagian liang yang dalam. Justru jika hal ini dilakukan maka hanya akan mendorong kotoran untuk masuk lebih dalam ke liang telinga itu sendiri.

Juga tidak membersihkan telinga dengan tenaga yang sangat kuat dari orang tua, walaupun dikira hanya ketika membersihkan bagian luar atau cuping dari telinga. Karena goseran yang keras saja akan dapat untuk melukai telinga anak.

Membersihkan kotoran ini memang harus dilakukan dengan sangat cermat dan juga rutin. Jika tidak maka kotoran akan mengeras dan sulit untuk dikeluarkan. Pada keadaan ini maka kotoran yang menyumpal ini hanya bisa untuk dikeluarkan oleh dokter spesialis THT.

Maka dari itu, memperhatikan kesehatan telinga anak adalah hal penting dan harus dilakukan dengan cermat dan teliti.

Manfaat Yoga Untuk Bayi

Pernah dengar tentang Yoga untuk bayi? Walaupun terdengar aneh atau mungkin malah asing di telinga bunda, tetapi ternyata banyak sekali manfaat yoga untuk bayi. Dengan latihan yoga secara rutin diyakini mampu membuat si kecil tidur nyenyak, menambah nafsu makan, serta melancarkan pencernaan bayi. Yoga juga bisa memperkecil resiko obesitas pada anak dan membangun kedekatan emosi antara ibu dan anak.

Pada dasarnya yoga merupakan olah tubuh yang banyak melibatkan anggota badan. Oleh karena itu banyak organ tubuh yang ikut-ikutan memetik manfaatnya seperti organ pencernaan dapat meningkatkan fungsi dan kerja sistem pencernaan sehingga si kecil akan terhindar dari kembung, kolik, atau sembelit.

Masih banyak lagi manfaat yoga, antara lain:

  • Melancarkan peredaran darah
  • Membantu perkembangan otot-otot tubuh bayi sehingga menjadi kuat dan lentur
  • Membantu perkembangan syaraf serta koordinasi gerak bayi
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga si kecil tidak mudah sakit
  • Membantu menyiapkan tubuh bayi agar mampu menguasai berbagai ketrampilan mulai dari berguling, merangkak, duduk, hingga berdiri dan berlari
  • Merilekskan tubuh bayi sehingga bayi mudah tidur dan tidak rewel
  • Lebih mendekatkan hubungan emosi antara orang tua dan bayi
  • Membantu pembentukan kepribadian bayi sehingga bayi tidak hanya sehat tapi juga lebih percaya diri dan bahagia

Jika bunda ingin melakukan yoga dengan si kecil, pastikan bunda memilih tempat yoga yang memang berspesialisasi pada yoga untuk bayi untuk menghindari cedera pada si kecil. (Toddie, Sept-Okt 11)

PNEUMOKOKUS penyebab kematian terbanyak pada anak balita

Istilah Pneumokokus kerap mampir di telinga para ibu. Namun kenyataannya belum semua ibu tahu persis apa sebenarnya bahayanya, dan mengapa si kecil sangat butuh proteksi. Pneumokokus sering juga dikenal dengan sebutan IPD (Invasive Pneumococcal Disease).

Bakteri Pneumokokus ini secara alami hidup di rongga hidung dan tenggorokan. Pada balita, bakteri ini bisa menjadi ganas bila kondisi tubuh melemah atau baru sembuh dari sakit. Bakteri ini bisa masuk ke saluran sinus dan menyebabkan sinusitis atau masuk ke saluran telinga dan menyebabkan radang pada telinga (otitis media). Bakteri ini mudah menyebar di lingkungan hunian padat, tempat-tempat umum seperti penitipan anak, sekolah atau mal. Penyebarannya pesat di saat pergantian musim dan di musim hujan. Penyebarannya sangat mudah, yaitu melalui udara, ditularkan lewat lendir hidung, misalnya percikan ludah saat bicara, batuk atau bersin.

Apabila bakteri ini masuk ke dalam sirkulasi darah akibatnya bisa fatal. Rentetan jenis penyakit pneumokokus yaitu seperti radang paru (pneumonia), radang selaput otak (meningitis), dan infeksi darah (bakteremia) serta sepsis lainnya ini tidak bisa diobati. Kalaupun bisa, akan meninggalkan cacat permanen.

Bayangkan betapa berbahayanya bila penyakit-penyakit ini menimpa buah hatiibu! Padahal saat ini dapat dicegah dengan memberikan vaksinasi. Semoga info ini berguna…

MENYUSUI ANAK YANG BAIK DAN BENAR

Kemampuan menyusui, secara naluriah telah ada pada diri setiap wanita,,sementara kemampuan menghisap puting ibu untuk menyusu juga telah dimiliki secara alamiah oleh setiap anak. Namun terkadang kegiatan ini tidak selalu berjalan mulus, adakalanya puting sang ibu menjadi lecet sehingga proses memberikan ASI ekslusif ini menjadi terganggu, akibatnya mungkin produksi ASI berkurang dan bayi menjadi malas menyusu. Hal tersbut bisa terjadi karena posisi menyusui yang tidak benar.Agar terhindar dari masalah tersebut, cobalah beberapa kiat sederhana berikut ini :

1. Cuci Tangan

Kebersihan dalam proses menyusui sangatlah penting. Cucilah tangan anda sebelum memberikan ASI kepada si bayi, karena jika tangan yang kotor meyentuh puting atau air susu yang dihisap si anak, maka penularan penyakit dan kuman kepada anak bisa berpotensi tinggi.

2. Melembabkan Puting Susu

Perahlah sedikit ASI (dengan 2 jari ibu yang telah bersih) kemudian oleskan ke puting dan aerola sekitarnya. Hal ini bermanfaat sebagai disinfektan (dapat mematikan kuman penyakit) serta untuk menjaga kelembaban puting susu.

3. Rileks

Usahakan ibu duduk dengan posisi santai. Hindari posisi duduk dengan kaki menggantung.

4. Posisikan bayi dengan benar

– Bayi dipegang dengan satu lengan. Kepala bayi diletakkan dekat lengkungan siku ibu, bokong bayi ditahan dengan telapak tangan ibu.
– Perut bayi menempel ke tubuh ibu.
– Mulut bayi berada di depan puting ibu.
– Lengan bayi yang di bawah merangkul tubuh ibu, jangan berada diantara tubuh ibu dan bayi. Tangan yng di atas boleh dipegang ibu atau diletakkan di atas dada ibu.
– Telinga dan lengan yang di atas berada dalam satu garis lurus.

5. Rangsang bibir bayi

Bibir bayi dirangsang dengan puting ibu dan akan membuka lebar, kemudian dengan cepat kepala bayi didekatkan ke payudara ibu dan putting serta aerola dimasukkan ke dalam mulut bayi.

6. Periksa apakah perlekatan sudah benar

  • Dagu menempel ke payudara ibu
  • Mulut terbuka lebar
  • Sebagian besar aerola terutama yang berada di bawah, masuk ke dalam mulut bayi
  • Bibir bayi terlipat keluar
  • Pipi bayi tidak boleh kempot (karena tidak menghisap, tetapi memerah ASI).
  • Tidak boleh terdengar bunyi decak,hanya boleh terdengar bunyi menelan.
  • Ibu tidak kesakitan.
  • Bayi tenang.

Apabila posisi dan perlekatan sudah benar, maka diharapkan kendala-kendala tersebut dapat dihindari.

Karantina PPI di Palangkaraya Membaurkan Kultur

PALANGKARAYA, KOMPAS.com – Karantina Pemilihan Puteri Indonesia (PPI) daerah Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, berbaur dalam satu rangkaian kegiatan berpusat di Kota Palangkaraya. Berlangsung mulai 16 – 20 Juni 2010, 20 finalis berkompetisi menuju grand final PPI 2010 untuk ketiga provinsi di pulau Borneo ini.

Noor Awaliah, Ketua Pelaksana PPI daerah Kalteng-Kaltim-Kalsel, mengatakan bahwa karantina yang menggabungkan tiga provinsi di Kalimantan ini memasuki tahun kedua.

“Dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan tiga provinsi, karantina PPI menjadi lebih efisien dari segi waktu dan tenaga. Selain itu juga membangun kedekatan pesertanya,” papar perempuan yang akrab disapa Awal ini kepada Kompas Female di Aquarius Boutique Hotel, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (18/6/2010) lalu.

Kegiatan karantina efektif mulai 17 Juni 2010, dengan melakukan City Tour menjelajah Kalimantan Tengah. Destinasi wisata menjadi fokus utamanya. Maklum, potensi wisata Kalteng masih menjadi konsentrasi lantaran masih kalah populer dengan provinsi lain di Indonesia.

Finalis Kalteng (8), Kalsel (7), Kaltim (5) juga diberikan pembekalan seputar kebudayaan lokal, potensi pariwisata, hingga pengembangan personal seperti etika dan penampilan, public speaking, beauty class, dan juga perkembangan media.

Setiap peserta, dengan latar budaya berbeda, membawa pesan yang khas dengan kultur daerah asalnya. Seperti Yemima Eka Ampung (24). Finalis dari Palangkaraya (Kalteng) ini begitu semangat memperkenalkan budaya suku Dayak dan karakter kampung halamannya. Lain lagi dengan Nadila (22), perempuan muda asli Kutai dari Kalimantan Timur. Baginya, budaya Kaltim memiliki keunikan yang layak dipopulerkan melalui ajang PPI.

“Keunikan pada suku di pedalaman, bagaimana mereka bercocok tanam, baik perempuan dan lelaki memiliki telinga panjang dengan anting besi yang menunjukkan usianya. Tato pada suku Dayak yang dibuat dari tumbuh-tumbuhan tidak kalah bagusnya dengan tato modern. Tato bagi suku Dayak memaknakan kebangsawanan,” papar Dila bersemangat.

Kaltim merupakan provinsi dimana paling banyak terjadi pembauran budaya, dengan banyaknya pendatang, dibandingkan Kalsel dan Kalteng. Penduduk asli, meski minoritas, masih bisa ditemukan di kawasan pesisir pantai yang dikenal sebagai paser blengkong. Semakin bergesernya penduduk asli dan kultur masyarakat lokal inilah, yang menjadi semangat lima finalis dari Kaltim untuk mendukung pelestarian budaya dan pariwisata Kaltim.

“Budaya Indonesia wajib dikenal supaya tidak direbut,” tegas Dila, yang juga penggiat tarian khas Dayan Gong Enggang, tarian penyambutan untuk tamu dan turis. Mempelajari tarian khas Dayak, bagi Dila, menjadi cara mengenal asal usul daerah. Karena tarian, katanya, menggambarkan berbagai cerita dari budaya daerah itu sendiri.

Saling mempelajari budaya serta mengembangkan destinasi wisata daerah, menjadi motivasi kebanyakan finalis. Namun, misi kedaerahan bukan menjadi satu-satunya tujuan. Menyadari besarnya peran Puteri Indonesia, wawasan dan kecerdasan juga menjadi kunci untuk menarik perhatian juri. Karenanya, bagian paling mendebarkan dari rangkaian karantina perdana di tingkat daerah ini adalah wawancara dengan lima juri.

Baik Yemima maupun Dila mengaku grogi menghadapi sesi wawancara dengan para juri, perwakilan dari ketiga provinsi, dan dari Yayasan Puteri Indonesia Jakarta. Bagaimana para finalis menjawab pertanyaan dan memberikan pandangannya, akan menunjukkan sejauhmana kualitas personality mereka.

Raut muka tegang dan berbagai cara mengatasi rasa grogi pun terlihat di hampir semua finalis. Meski begitu, keakraban yang dibangun lantaran kultur yang membaur, menjadi penyemangat sesama finalis. Dari sesi wawancara, terlihat bahwa para perempuan muda dari berbagai latar belakang ini tak sekadar ingin menyandang gelar puteri, namun juga menyuarakan realitas sosial dan budaya. Mulai dari pelestarian kultur dan potensi alam Kalimantan, hingga nasib para guru di pedalaman.

C1-10

Editor: din

Apakah Anda Salah Menerapkan Tabir Surya?  

TEMPO Interaktif, Jakarta – Melindungi kulit dari sengatan sinar matahari itu penting, karenanya sebagian orang, pada umumnya kaum wanita, krem menggunakan tabir surya. Menurut dermatolog Quenby Erickson dari Universitas Saint Louis, Amerika Serikat, ada sejumlah kesalahan dalam penggunaan tabir surya. “Jika Anda membeli dan memakai tabir surya, pastikan tabir surya tersebut bekerja ketika Anda pakai,” ujarnya seperti dikutip Medical News Today. Sudahkah Anda menerapkan tabir surya secara benar, berikut tips Quenby Erickson:

Terlalu Sedikit: Orang dewasa memerlukan tabir surya yang setara dengan satu gelas penuh untuk menutupi seluruh tubuh mereka. Dan pastikan untuk menutupi semua kulit yang terkena sinar matahari. Jangan lupa telinga Anda, belakang leher, bagian atas kaki, dan, jika Anda botak, ubun-ubun kepala Anda.

Terlalu Telat: Waktu itu penting. Oleskan tabir surya 30 menit sebelum keluar rumah, dan oleskan kembali setiap dua jam dan setelah berenang.

Terlalu Jauh: Jika Anda menyemprotkan tabir surya pada lengan anak, Anda mungkin tidak memberikan perlindungan sepenuhnya dari sinar matahari. Arahkan botol semprot 2-3 inci dari badan. Untuk perlindungan penuh, penting juga menggosokkan tabir surya semprot ke permukaan kulit.

Terlalu Lama: Tabir surya memiliki tanggal kedaluarsa, dan dapat menjadi kurang efektif jika sudah kedaluwarsa. Jika Anda menggunakan jumlah tabir surya yang disarankan, jangan biarkan berada di lemari terlalu lama, sehingga kedaluarsa.

Medical News Today/NF

Temukan Arti Ciuman Pasangan

VIVAnews – Agresif, lembut, kaku, apapun gaya ciuman pasangan, sebenarnya itu merupakan gambaran perasaannya. Anda bisa dengan mudah membaca perasaan si dia dengan melihat perubahan gaya ciumannya. Berikut lima gaya ciuman dan artinya.

– Sederhana
Ciuman ini sangat simpel tetapi dalam. Jika pasangan mencium bibir Anda dengan cepat tetapi hangat, tandanya ia tidak ingin berpisah. Biasanya ciuman ini dilakukannya, saat harus berpisah dengan Anda untuk sementara.

– Sensual
Ciuman sensual sangat lembut, perlahan dan sulit dilepaskan. Tangannya akan mengelus-elus tubuh Anda. Ia ingin menciptakan keintiman karena tergila-gila pada Anda. Ia juga ingin Anda merasa nyaman dengan sentuhan lembutnya.

– Sambil berbisik
Saat berciuman, ia juga berbisik di telinga Anda, dan mengungkapkan kata-kata cinta. Terdengar gombal memang, tetapi itu menggambarkan dirinya sedang ingin menciptakan suasana romantis. Perasannya sedang melankolis, dan biasanya wanita sangat menyukai ini.

– Menggoda
Jika ciumannya sedikit lebih ‘aktif’ dari biasanya, tandanya ia sedang berusaha menggoda Anda. Ia melakukannya lebih intens tetapi dengan cara yang cepat. Hal ini dilakukan untuk membuat Anda penasaran. Ia biasanya akan mencium telinga, punggung atau leher Anda tetapi dengan sangat cepat. 

– Agresif
Hal yang paling khas dari ciuman ini adalah ia memegang wajah Anda dengan lembut. Lalu, ciuman pun terasa lebih lama dari biasanya. Perasaannya kemungkinan sedang meletup-letup dan ingin membaginya pada Anda melalui ciuman yang agresif.

• VIVAnews

28 queries