ANAK ANDA SUSAH MAKAN? Klik Disini untuk Solusinya!
Powered by MaxBlogPress 


Membuat Mata Menjadi Lebih Lebar

Mau membuat mata menjadi lebih lebar kayak bintang-bintang korea?

Caranya pakai softlens yang besar itu?

eh, bukan itu aja lho, dengan permainan kosmetik kita bisa membuat mata menjadi lebih lebar 😀

Yug ikuti langkah di bawah ini.

 

Langkah-langkahnya.

1. Bubuhkan eyeshadow putih atau cream ke kelopak mata Anda.
2. bubuhkan eyeshadow coklat tua di atas kelopak (sekitar tulang mata). Tujuannya agar kelopak mata Anda lebih terekspose.
3. Gunakan eyeliner bubuk hitam di bawah hingga ujung mata. Untuk garis atas mata, gunakan eyeliner bubuk berwarna abu-abu.
4. Pastikan pemakaian eyeliner di atas mata merata dari pangkal hingga ujung mata.
5. Gunakan eyeliner cair di ujung mata. bentuklah ujung yang melengkung layaknya mata kucing untuuk tampilan mata lebih cantik.
6. Bubuhkan juga eyeliner cair di pangkal mata untuk mempertegas bentuk mata Anda.
7. Langkah terakhir gunakan maskara. Jangan lupa untuk membubuhkan maskara di bulu mata bagian bawah untuk tampilan mata yang lebih besar.

Silahkan di coba 😀

KIAT AGAR ANAK GEMAR MEMBACA

Tentunya kita merasa senang jika putra-putri kita gemar membaca, baik itu bacaan sekolah (pelajaran sekolah) atau sekedar bacaan ringan seperti buku cerita atau majalah.

Seperti yang tertulis dalam buku karangan Mary Leonhardt yang berjudul 99 cara Menjadikan Anak  “Keranjingan”  Membaca (Penerbit Kaifa, 2000), beliau adalah seorang yang rajin mempromosikan pentingnya buku dikenalkan pada anak sedari kecil, di sini saya mencoba untuk merangkum beberapa tips yang bisa kita ambil dari buku Mary Leonhardt tersebut diantaranya ialah :

  1. Bila anak belum bisa membaca, berilah kebebasan pada anak utk memilih  sendiri buku apa yang dia suka untuk dibacakan, ini adalah salah satu kiat untuk menjadikan anak suka buku. Biarkan anak-anak memilih buku yang mungkin menurut kita kacangan atau kurang bermutu, biarkan mereka memilih buku yang sama berulang-ulang dan ingin dibacakan berulang-ulang pula (walaupun kita yang membacanya  sampe bosan setengah mati tapi tak mengapa), yang penting anak-anak menyadari bahwa kita menghormati mereka sehingga mereka merasa nyaman dan juga menikmatinya.
  2. Biasakanlah membacakan buku dengan sikap santai, ciptakanlah suasana kegembiraan, misalkan sesekali mengucapkan kata-kata  dalam buku tersebut dengan keliru supaya merangsang mereka untuk memperbaiki kesalah/kekeliruan anda. berkisahlah dengan beragam suara dan tertawalah bersama-sama, jadikanlah membaca sebagai saat-saat menyenangkan dan penuh kekonyolan canda tawa.
  3. Jika perhatian anak mulai mengendur, maka percepatlah bacaan anda. Karanglah akhir cerita dengan kontekstual yang anda perlukan, misalnya : “Dan sekarang anak beruang harus mandi – sama seperti anak bunda ini….!!”
  4. Hal yang tak kalah penting ialah dengan melibatkan kegiatan membaca buku dengan bermain, misalnya mendorong anak untuk membacakan dongeng kepada bonekanya sebelum tidur atau bermain tentang kegiatan ditoko buku atau perpustakaan, ini penting agar buku selalu menjadi bagian dari keseharian anak-anak.
  5. Bila anak sudah mulai bisa membaca sedikit-sedikit maka sebaiknya orang tua jangan terlalu sering membacakan cerita untuk mereka agar mereka tidak terlalu bergantung pada kita, ini bertujuan agar anak-anak keranjingan membaca bukan hanya terpesona dengan cerita orang tuanya dan agar anak-anak tidak manja atau malas membaca sendiri.    Salah satu cara agar anak menjadi mandiri dalam membaca ialah dengan berpura-pura kelelahan atau mengantuk ketika membacakan cerita sehingga tak sanggung menyelesaikan cerita dan minta anak untuk melihatnya sendiri buku cerita tersebut, tindakan ini akan mendorong anak untuk mo  berusaha membaca sendiri apalagi bila ceritanya menarik dan buku ceritanya itu favoritnya.
  6. Penuhi rumah dengan buku, untuk membiasakan anak suka buku ialah dengan membuat buku ada di sekeliling anak sejak kecil, taruhlah buku di tempat yang mudah di jangkau anak-anak sehingga anak bisa mengambilnya kapan pun ia suka.
  7. Terakhir yang amat penting agar anak suka membaca ialah orangtua juga harus rajin membaca, anak-anak adalah peniru yang baik, mereka akan meniru apa yang biasa dilakukan orangtuanya, jadi bila ingin anak gemar membaca maka tunjukanlah bahwa anda sebagai orangtua juga adalah pembaca yang baik, baik buku maupun media cetak lainnya. Pendeknya, orangtua harus memperlihatkan kalau membaca itu adalah kegiatan yang  mengasyikkan! dengan demikian kita berharap anak kita memfotocopy perilaku ini  dan mereka juga jadi suka membaca

Demikian tips agar anak gemar membaca, semoga bermanfaat….

 

PENTINGNYA KOMUNIKASI DENGANG ANAK REMAJA ANDA!

 

Masa Remaja adalah masa-masa dimana seorang anak banyak mengalami perubahan baik fisi maupun non fisi dalam kehidupan mereka.

Dalam masa ini pula banyak orang tua yang khawatir dengan perkembangan anak mereka. Tentu perlu pendekatan komunikasi yang intens dengan anak remaja Anda agar perkembangan fisik dan non fisik mereka terarah dengan baik.

Kebanyakan ibu bapa sering merasakan diri mereka lebih tahu segalanya sehingga menyebabkan berlaku beberapa perkara seperti:
• Lebih banyak bicara daripada mendengar
• Merasa tahu lebih banyak daripada anak
• Cenderung memberi arahan dan nasihat
• Tidak berusaha untuk mendengar dulu apa yang sebenarnya terjadi dan yang dialami oleh anak
• Tidak memberi kesempatan agar anak mengemukakan pendapat
• Tidak dapat menerima dan memahaminya masalah yang dialami oleh anak
• Cepat berputus asa dan marah kerana tidak dapat mengawal tingkah laku remaja

Kebanyakan ibu bapa merasakan mereka sudah menjalankan tanggungjawab dan memberikan perhatian yang sewajarnya tetapi bagi remaja itu masih belum cukup, Oleh itu, sebagai ibu bapa mereka perlu mengetahui cara berkomunikasi dengan remaja, berikut tips cara berkomunikasi dengan remaja, antaranya ialah :

  1. Luangkan waktu bersama  :    Pada usia seperti ini, anak remaja biasanya lebih suka menghabiskan waktu dengan teman mereka ketimbang bersama orang tua, tapi sebagai orang tua, Anda perlu meluangkan waktu dengan anak Anda, misalnya pergi nonton, makan malam bersama, kegiatan seperti ini dimaksudkan agar dengan meluangkan waktu bersama dan menjadi pendengar yang setia supaya remaja ingin menyampaikan masalah mereka kepada kita.
  2. Memahami perasaan remaja :  Masalah dalam berkomunikasi dengan remaja sering terjadi disebabkan ibu bapa kurang memahami perasaan anak. Untuk mendapat komunikasi yang lebih efektif, ibu bapa perlu meningkatkan kemampuannya dan mencoba menerima dan memahami perasaan remaja bila mereka menghadapi sesuatu situasi sama sedih, gembira, marah, sakit hati dan lain-lain.
  3. Bersabar :  Seringkali di usia seperti ini, remaja punya masalah dan bingung membuat keputusan. Pada saat anak Anda membuat satu kesalahan, jangan langsung marah. Tapi biarkan mereka memberi penjelasan kepada Anda, dan coba bantu untuk memecahkan masalah tersebut. Dengan demikian, mereka akan selalu datang pada Anda untuk meminta nasihat.
  4. Beri mereka privasi  atau keleluasaan pribadi :  Terkadang orang tua sangat gemar memata-matai anak mereka, mendengarkan percakapan anak saat menerima telepon. Remaja adalah dewasa muda yang butuh privasi. Jika anak-anak tahu orang tua memata-matai mereka, mereka akan merasa tidak dipercaya oleh orang tua namun begitu orang tua juga harus menetapkan batasan-batasan untuk mengawasi anak-anak remaja mereka.

Demikian beberapa cara berkomunikasi dengan anak remaja, semoga bermanfaat terutama bagi anda yang mempunyai anak yang telah memasuki usia remaja atau puber.

Salam Hangat

EROH

www.erobiznet.tk

 

 

26 queries