Panduan Menu Makanan Bayi s/d Balita
Powered by MaxBlogPress 


Membuat Mata Menjadi Lebih Lebar

Mau membuat mata menjadi lebih lebar kayak bintang-bintang korea?

Caranya pakai softlens yang besar itu?

eh, bukan itu aja lho, dengan permainan kosmetik kita bisa membuat mata menjadi lebih lebar 😀

Yug ikuti langkah di bawah ini.

 

Langkah-langkahnya.

1. Bubuhkan eyeshadow putih atau cream ke kelopak mata Anda.
2. bubuhkan eyeshadow coklat tua di atas kelopak (sekitar tulang mata). Tujuannya agar kelopak mata Anda lebih terekspose.
3. Gunakan eyeliner bubuk hitam di bawah hingga ujung mata. Untuk garis atas mata, gunakan eyeliner bubuk berwarna abu-abu.
4. Pastikan pemakaian eyeliner di atas mata merata dari pangkal hingga ujung mata.
5. Gunakan eyeliner cair di ujung mata. bentuklah ujung yang melengkung layaknya mata kucing untuuk tampilan mata lebih cantik.
6. Bubuhkan juga eyeliner cair di pangkal mata untuk mempertegas bentuk mata Anda.
7. Langkah terakhir gunakan maskara. Jangan lupa untuk membubuhkan maskara di bulu mata bagian bawah untuk tampilan mata yang lebih besar.

Silahkan di coba 😀

Agar Anak Doyan Makan

 

“Anak Susah Makan” adalah masalah yang sering muncul dikalangan para ibu seperti saya. Kita sudah menyediakan aneka camilan sehat, eh Anak lebih suka jajan sembarangan, makan nasi aja kayak disuruh minum obat…pada geleng-geleng mulu. Kadang kondisi ini malah bikin para ibu senewen sendiri. Yuk bunda, agar senewennya tidak berkelanjutan baca tips dibawah ini ya :

  1. Ciptakan Suasana Ceria Saat Makan. Suasana juga mempengaruhi nafsu makan anak. Sambil diajak bermain dan bercanda, anak cenderung bisa menghabiskan makanan di piring mereka.
  2. Libatkan anak dalam memasak makanannya. Misalkan ibu ingin membuat nasi goreng untuk si kecil, mintalah anak untuk sekedar menyiapkan hiasan  nasi gorengnya, dan ajaklah dia menghias nasi gorengnya sendiri. atau disaat ibu memasak camilan sore seperti donat, biarkan dia menaburkan meses warna warni diatas donas mereka.
  3. Variasi Makanan. Sebagai ibu, harus sering mencoba resep-resep baru dan trik-trik untuk menyembunyikan bahan makanan yang tidak disukai anak. misal anak tidak suka bayam, ibu bisa memblender bayam dan dimasukan ke adoman saat membuat nugget.

Nah, selamat mencoba.

Gaul Bersama Teman Berpotensi Bikin Gemuk

VIVAnews – Apakah jadwal Anda sepulang kantor dipenuhi dengan acara kumpul bersama teman? Hati-hati, aktivitas semacam itu bisa membuat tubuh menjadi gemuk. Sebab, setiap acara santai sudah pasti tidak lepas dari aktivitas makan.

Kondisi itu memang membuat dilematis. Di samping sisi negatif yang mengancam, acara bertemu dengan teman atau pergaulan sosial penting untuk mengembangkan diri dan meredam stres.

Agar tetap bisa bergaul tanpa teramcam gemuk, simak trik berikut.

1. Fokus pada makanan penutup
Saat kumpul dan teman Anda memilih makanan berat, sebaiknya Anda langsung tengok makanan penutup dalam daftar menu. Jika ingin yang gurih pilih menu yang dipanggang atau dibakar. Tetapi sebaiknya pilih buah segar atau salad. Untuk minuman hindari coffee blended dengan banyak krim. Pilih saja teh mint atau es teh hijau.

2. Pilih tempat spa untuk berkumpul
Banyak salon dan spa yang buka hingga malam. Sepulang kantor pasti Anda lelah dan bersantai memanjakan diri adalah pilihan yang tepat. Sesekali jadikan salon atau spa sebagai tempat tujuan untuk berkumpul. Bukan hanya lebih rileks tetapi juga lebih sehat dibandingkan makan-makan.

3. Kumpul di rumah
Sesekali berkumpulan di rumah. Tidak perlu menyediakan menu berat. Cukup cemilan saja tetapi pilih yang sehat. Membuat acara potluck pasti lebih seru tentukan tema makanan dengan “Jumat Sehat”. Selain lebih hemat, Anda tetap bersosialiasi dan makan makanan sehat. (pet)

• VIVAnews

Mengukur Sehatnya Hubungan dari Obrolan

KOMPAS.com – Merasa hubungan kita dengan kekasih hati tak berjalan ke mana-mana? Penasaran apa yang mengganjal, padahal segala upaya untuk meningkatkan kualitas hubungan sudah dilakukan? Coba telisik dengan topik apa saja yang kita pilih sebagai bahan pembicaraan, karena ternyata ini bisa mendeskripsikan ke mana hubungan kita akan berjalan.

Sebuah penelitian yang dipublikasi di Psychological Science mengungkapkan, sebenarnya sebagian besar dari kita justru merasa nyaman ketika berbicara mengenai topik-topik ringan. Ini disimpulkan setelah mengamati 79 orang perempuan yang berusia 20-25 tahun. Mereka diamati ketika berkumpul bersama pasangannya, kemudian dilihat apa saja yang dibicarakan selama pertemuan berlangsung.

Hasilnya 10 persen dari mereka merasa menikmati perbincangan ketika isu yang dibahas adalah hal-hal ringan. Ketika mulai membicarakan isu-isu yang berat, yang merasa tidak puas mencapai 28,3 persen. Alhasil, mereka tidak menemukan chemistry yang pas untuk membina hubungan.

Semakin ingin tahu perbincangan apa saja yang bisa membuat kita nyaman menghabiskan waktu bersama pasangan? Coba telisik trik mudah berikut ini:

1. Cerita kejadian memalukan. Setiap orang pasti pernah mengalami hal yang tak ingin dialami dua kali, tapi jika kita mengingatnya selalu saja meninggalkan senyum di wajah. Penelitian yang melibatkan 79 orang ini juga menyimpulkan, ketika kita berani berbagi cerita tak terlupakan pada pasangan, maka kita telah membuka diri. Ini adalah sinyal bagi pasangan untuk menerima keberadaan kita. Jangan takut, biasanya trik ini akan membuat pasangan bercerita mengenai hal yang sama. Dan bisa jadi lebih menggelikan dari yang kita alami.

2. Cerita masa kecil. Coba pancing pasangan kita untuk bercerita permainan apa yang disukainya saat itu. Apakah dia termasuk anak yang suka dipanggil kepala sekolah, atau justru anak yang jauh dari masalah? Biasanya ini akan membuat dia bercerita banyak, plus mungkin kita ikut terpancing. Karena, akui saja, sebenarnya kebanyakan dari kita suka kembali ke memori menggemaskan ini.

3. Cerita film atau acara televisi kesukaanEntertainment akan selalu menarik untuk dibahas. Mulai dari jalan cerita film, pemeran utamanya, hingga adegan atau episode mana yang mengesankan. Selain isunya yang ringan, trik ini juga akan membantu kita melihat bagaimana pasangan memberikan penilaian terhadap satu hal. Inilah cara menyenangkan untuk menyingkap salah satu karakter pasangan.

4. Cerita mengenai keluarga. Ketika kita membebaskan pasangan bercerita mengenai keluarganya, kita bisa mengetahui apa yang menjadi kebiasaan dari keluarganya. Ini akan membuat kita mengerti bagaimana proses pembentukan karakter yang dilaluinya.

Jika perbincangan-perbincangan ringan ini menarik perhatian dan membuatnya membuka diri terhadap kita, itu tandanya kita bisa mengajak pasangan untuk naik ke level selanjutnya dari sebuah hubungan. Selamat mencoba.

(Siagian Priska/Prevention Indonesia)

Editor: din

12 queries