5 Tips Mengurangi Reaksi Alergi Tungau Pada Anak
Tungau (Dust Mites) merupakan pemicu utama reaksi alergi pada anak-anak, apalagi di usia batita karena di usia ini kegiatan anak banyak dihabiskan di kamar tidur terutama kasur. Tapi bunda dapat mengatasinya dengan mengikuti tips berikut ini:
- Sebelum bunda memasang seprai, lapisi kasur dengan penutup berbahan plastik
- Cuci seprai, sarung bantal dan selimut maksimal 2x seminggu dengan air panas
- Ganti bantal yang berbahan bulu angsa/kapuk dengan yang berbahan sintetik
- Ganti sarung bantal, selimut dan seprai setiap minggu
- Hindari penggunaan karpet bulu di tempat bermain anak, ganti dengan matras yang berbahan karet
Nah bunda, semoga tips tadi berguna ya…
Salam,
Santi.
Mengatasi Anak Manja
Sayang anak tidak pernah salah namun jika kasih sayang yang terlalu berlebihan seperti terlalu memanjakan anak tersebut dapat berakibat pada gangguan perkembangan pada diri sang anak, yang bisa terbawa sampai usia dewasa. Sedangkan sikap manja muncul pada diri anak disebabkan oleh kecenderungan anak untuk menuntut perhatian dan dilayani oleh orang lain. Anak yang manja memiliki sikap ragu-ragu atau cemas pada kondisi asing (baru).
Anak yang manja biasanya akan sangat tergantung dari objek lekatnya. Anda manja biasanya ketika menjelang usia satu tahun kemanjaan tersebut mulai muncul, usia puncak manja pun muncul pada fase usia TK, saat anak dituntut untuk dapat bersikap mandiri dan disiplin, di usia TK anak mulai dipisahkan dari objek lekatnya untuk beberapa saat.
Adapun penyebab anak menjadi manja dikarenakan:
1. Perilaku pada anak yang manja disebabkan oleh pola asuh yang bersifat permisif.
2. Sikap manja sangat sering terjadi pada anak pertama dan pada anak bungsu, pengaruh usiaatau jarak kelahiran antara saudara yang lainnya terlalu jauh. Karena sang anak merasa satu-satunya pusat perhatian dan selalu dilayani maka ketika anak mendapat saudara yang baru (adik baru) maka sia anak akan mengalami regresi (penurunan) hal ini dikarenakan anak akan mempertahankan perilaku manjat yang sangat.
Sikap manja terjadi ketika orangtua yang dahulunya mendapatkan pola asuh yang cenderung tertekan atau merasa kurang bebas, maka orangtua bersikap serba membolehkan anak, maka tanpa terasa orangtua telah mencetak anaknya menjadi individu yang manja.
Adapun cara mengatasi anak yang manja secara berlebihan (manja yang sampai menganggu kemandirian anak) yaitu:
1. Usahakan tidak memberikan pola asuh yang berpusat pada sikap permisif, jika menarapkan sikap asuh yang permisif maka dapat menciptkan anak yang manja.
2. Ketika anak menuntut segala sesuatu yang berlebihan dan anda (orangtua) justru diatur dan dikondisikan oleh anak maka sebaiknya anak tidak dijadikan sebagai pusat perhatian.
3. Libatkan anak pada kegiatan social, usaha ini dilakukan agar anak dapat banyak melihat, belajar dan berinteraksi lebih luas. Jadi tidak selamanya anak terpusat untuk menjadi pusat pehatian.
4. Ketika anak menunjukan sikap manjanya maka orangtua atau pendidik dapat mengalihkan perhatian anak pada hal atau kegiatan yang disukai anak.
5. Beri kesemapatan akan untuk bermain bersama anak-anak lain, ini untuk menimbulkan sikap pengertian dan berbagi, sehingga anak memiliki kedewasaan dalam bersikap.
6. Orang tua selalu memberi contoh atau teladan perilaku saling kerjasama (gotongroyong atau saling menolong dihadapan anak)
7. Beri sentuhan fisik kasih saying (pelukan, ciuman, belaian) pada anak untuk menenangkan sikap anak yang memunculkan kemanjaannya.
8. Ketika akan memasukan anak kesekolah baru atau situasi baru, maka sikap orangtua adalah bersama anak dulu untuk beberapa saat, ajak anak bermain dahulu, hal ini untuk mengalihkan perhatian anak sebelum berpamitan meninggalkan atau berpisah dengan anak.
9. Berilah kalimat untuk menyakinkan anak dan menenangkan anak jika dalam situasi anak merasa sulit (manja)
Beri semangat dan motivasi selalu pada anak dan beri waktu untuk anak ketika memunculkan perilaku manjanya tersebut. Dalam hal ini orangtua butuh kesabaran dalam menghadapi ananda.
Melatih Kecakapan Sosial Melalui Silaturahmi
Sebagian besar anak memiliki pengalaman sosial yang terbatas. Padahal, interaksi sosial merupakan salah satu kunci kecakapan sosial yakni keterampilan yang digunakan sehari-hari sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat, misalnya hubungan dengan teman sebaya, orang yang lebih muda, dan orangtua.
Berikut Tips Membangun Kecakapan Sosial :
1. Tidak ada batasan usia. Sejak dini hingga dewasa dapat terus diajarkan.Semakin dini hasilnya akan semakin baik
2. Orang tua harus konsisten
3. Orangtua jangan hanya mengajak anak berkunjung tapi berikan ia pengertian dan pengetahuan tentang nilai moral yang terkandung di dalamnya, sehingga setiap momen, misalnya hari raya, tidak lewat begitu saja dan tidak hanya sebatas ritual atau tradisi tanpa pernah dimengerti anak.
Supaya Berhasil dalam Latihan Kecakapan Sosial
1. Orangtua harus menjadi model dengan menunjukkan perilaku yang pantas
2. Sering berlatih dengan anak
3. Selalu mengingatkan anak
4. Puji dan besarkan hati anak
5. Lingkungan sangat mempengaruhi keberhasilan latihan kecakapan sosial. Karena itu peran teman sebaya dan orang yang lebih tua sangat penting.
22.10.2010
Dear Clement,
So nice.., hasil cek tanggal 21 oct 2010 lumayan bagus.., water level masih bertahan, blood flow dan oxygen level juga masih bisa dipertahankan. Hasil ECG juga normal, walaupun ditengah-tengah ada momen denyut jantung seperti menghilang, tapi itu mungkin cuma sekedar karena gerakan yang tiba-tiba aja.
Dokter memutuskan jika semua bisa berjalan lancar seperti hasil tes sekarang, maka operasi akan dilaksanakan tanggal 02 November 2010. You will be a scorpio boy
Mengapa tanggal 2 ini dipilih? Karena di tgl ini kamu udah masuk usia 37 minggu, cukup stabil untuk dilahirkan, paru-paru sudah siap untuk bernafas sendiri
. Kenapa ga dimundurin lagi? Karena menurut dokter, melihat kondisi sekarang sepertinya kamu amat sangat kelaparan di dalam perut, semua suplai amat sangat minimalis, makanya ukuranmu tidak normal.
Semoga semua berjalan normal, dan kita akan bertemu di tanggal 02 November 2010, dan kamu dalam keadaan sehat
Merawat gigi bayi usia 0 – 24 bulan
Umumnya penyakit dan kelainan gigi pada anak merupakan salah satu gangguan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Sejak gigi susu mulai tumbuh, orangtua harus bertanggungjawab membersihkan gigi bayi mereka. Walaupun gigi anak hanya merupakan gigi susu yang keberadaannya hanya sementara, namun kesehatan gigi susu berpengaruh terhadap kesehatan gigi anak di kemudian hari. Karena itu, sebagai orangtua perlu mengetahui bagaimana merawat gigi anak sejak bayi dengan cara yang benar, agar kesehatan gigi dan mulut anak teratasi.
Cara merawat mulut bayi pada saat usia 0 – 6 bulan:
1. Bersihkan gusi bayi anda dengan kain lembab, setidaknya dua kali sehari
2. Jangan biarkan bayi anda tidur sambil minum susu dengan menggunakan botol susunya.
3. Selesai menyusui, ingatlah untuk membersihkan mulut bayi dengan kain lembab
4. Jangan menambah rasa manis pada botol susu dengan madu atau sesuatu yang manis.
Cara merawat mulut dan gigi bayi pada usia 7-12 bulan:
1. Tanyakan dokter anak atau dokter gigi anda apakah bayi anda mendapat cukup fluor
2. Ingatlah untuk membersihkan mulut bayi anda dengan kain lembab ( tidak basah sekali), sehabis menyusui.
3. Jangan biarkan bayi tidur dengan botol susunya (sambil minum susu dari botol) kecuali air putih.
4. Berikan air putih bila bayi anda ingin minum diluar jadwal minum susu
5. Saat gigi mulai tumbuh, mulailah membersihkannya dengan menggunakan kain lembab. Bersihkan setiap permukaan gigi dan batas antara gigi dengan gusi secara seksama, karena makanan seringkali tertinggal di permukaan itu.
6. Saat gigi geraham bayi mulai tumbuh, mulai gunakan sikat gigi yang kecil dengan permukaan lembut dan dari bahan nilon.
7. Jangan gunakan pasta gigi dan ingat untuk selalu membasahi sikat gigi dengan air.
8. Periksakan gigi anak anda ke dokter gigi, setelah 6 bulan sejak gigi pertama tumbuh, atau saat usia anak setahun.
Cara merawat mulut dan gigi bayi pada usia 13-24 bulan:
1. Mulailah perkenalkan pasta gigi berfluoride
2. Jangan biarkan anak tidur dengan botol susu (sambil minum susu dari botol), kecuali air putih.
3. Pergunakan pasta gigi seukuran sebutir kacang hijau.
4. Sikat gigi anak setidaknya dua kali sehari (sehabis sarapan dan sebelum tidur di malam hari)
5. Gunakan sikat gigi yang lembut dari bahan nilon.
6. Ganti sikat gigi tiap tiga bulan atau bila bulu-bulu sikat sudah rusak.
7. Jadilah teladan dengan mempraktekkan kebiasaan menjaga kesehatan mulut dan lakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.
8. Biasakan anak untuk memakan makanan ringan yang sehat, seperti buah segar dan sayuran segar.
9. Hindari makanan ringan yang mengandung gula.
dikutip dari pemaparan Drg.Yerika & Drg. Marshinta
Pentingnya Memeriksakan Darah
VIVAnews - Melalui pemeriksaan darah, penyakit atau gangguan yang Anda alami dapat terdeteksi lebih cepat. Untuk itu, melakukan pemeriksaan darah secara rutin sangat dianjurkan. Lalu seberapa rutin seharusnya pemeriksaan darah dilakukan ?
Seperti dikutip dari Method Self Healing.com, bagi Anda yang tidak memiliki riwayat penyakit berat, pemeriksaan darah sebaiknya dilakukan sekali dalam setahun. Hal ini harus dilakukan pada waktu yang sama tiap tahunnya. Sebelum melakukannya Anda memang harus berkonsultasi dulu dengan dokter, akan sangat baik jika Anda melakukannya bersamaan dengan medical check-up tahunan.
Lalu, bagi yang memiliki riwayat penyakit, pemeriksaan darah harus dilakukan lebih sering. Untuk frekuensinya, tergantung dengan kondisi kesehatan Anda. Jika seseorang mengonsumsi obat dalam jangka waktu panjang, tes darah bisa dilakukan setiap enam atau tujuh minggu. Ini untuk melihat bagaimana efek pengobatan terhadap tubuh Anda.
Dokter mungkin dapat meminta tes darah khusus berdasarkan gejala-gejala yang Anda miliki, dalam kondisi fisik tahunan. Untuk pemeriksaan, kemungkinan besar terkait gula darah, masalah tiroid, elektrolit darah, dan tentu saja jumlah sel-sel darah merah dan putih.
Kadar kolesterol darah juga harus diperiksa. Tergantung pada usia, dokter mungkin akan melakukan tes tambahan yang dapat dilakukan dengan sampel darah.
• VIVAnews
Mencegah Osteoporosis
TEMPO Interaktif, Jakarta -Osteoporosis adalah penyakit kepadatan tulang berkurang. Tulang menjadi tipis, lemah, rapuh, dan mungkin mudah pecah. Penyakit ini lebih banyak menyerang perempuan dan orang tua. Tapi orang-orang dari segala usia atau jenis kelamin tetap saja memiliki risiko terkena osteoporosis.
Lembaga Nasional Artritis, Musculoskeletal, dan Penyakit Kulit Amerika Serikat menyarankan langkah-langkah berikut untuk mencegah osteoporosis:
- Makan makanan yang sehat dan seimbang, yang kaya vitamin D dan kalsium.
- Rajin berolahraga yang dirancang untuk membantu memperkuat tulang. Dokter dapat merekomendasikan latihan tertentu.
- Konsumsi obat yang dirancang untuk mencegah pengeroposan tulang atau meningkatkan kepadatan tulang.
- Hindari hal-hal yang rentan membuat jatuh hingga patah tulang. Jika patah tulang, penderita osteoporosis kian parah. Hindari memakai sepatu hak tinggi. Pasanglah tungkai penolong di kamar mandi untuk mencegah terpeleset atau aturlah karpet di rumah agar tak membuat Anda terjatuh.
nur rochmi | healthday
Kenali Anatomi Payudara Sebelum Menyusui
KOMPAS.com – Masa menyusui akan lebih menyenangkan jika ibu memiliki pemahaman menyeluruh tentang produksi ASI, termasuk gudang ASI, yakni payudara. Anatomi payudara menjadi penting agar ibu tak mempermasalahkan bentuk atau ukuran payudara, saat ASI dirasa tak keluar. Catatan pentingnya adalah bahwa semua payudara ibu bisa mengeluarkan ASI.
Farahdiba Tenrilemba Jafar, Sekretaris Jenderal Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) mengungkapkan, gudang ASI, volume yang dikeluarkan, serta penyalurannya (deras-tidaknya saat keluar) bervariasi bagi setiap perempuan. Karenanya setiap ibu perlu memahami anatomi payudara masing-masing. Apalagi saat memutuskan untuk menggunakan posisi menyusui tertentu, atau menggunakan tangan untuk menyangga atau memegang payudara ketika sedang memerah ASI.
Berikut berapa catatan penting seputar payudara, seperti disampaikan Diba saat workshop “Breastfeeding Tips For Working Moms” beberapa waktu lalu.
Bentuk payudara mulai berubah saat hamil
Bentuk payudara mulai berubah saat usia kehamilan 13 minggu hingga satu bulan setelah persalinan. Payudara akan terus berubah hingga ibu melahirkan dan menyusui anak kedua hingga ketujuh, misalnya.
“ASI sudah mulai diproduksi sebelum bayi lahir. Saat saluran ASI sudah bekerja ukuran payudara mulai berubah. Dan yang membuat payudara berubah bukan karena menyusui namun pengaruh dari kehamilan,” tegas Diba, menambahkan seringkali ibu khawatir payudara berubah karena menyusui. Kekhawatiran inilah yang akhirnya menghambat penyaluran ASI.
Payudara perlu dirangsang
Produksi ASI akan lancar jika payudara sebagai gudang ASI terus-menerus dirangsang. Caranya, tingkatkan frekuensi bayi menyusui selama 72 jam pertama atau dengan memerah ASI. Semakin sering penyaluran ASI dengan isapan bayi, produksi ASI akan meningkat secara alamiah.
Tiga hari paska melahirkan, jika ibu secara kosisten menstimulasi payudaranya (dengan isapan bayi), maka ASI akan berubah dari ASI transisi menjadi ASI matur (putih, bukan bening), ditambah lagi volume juga semakin meningkat.
“ASI tidak akan habis kecuali frekuensi menyusui memang berkurang,” tegas Diba.
Bagian payudara
Payudara memiliki tujuh bagian, mulai pangkal payudara hingga puting. Pabrik ASI lebih mendominasi payudara daripada lemak, perbandingannya 2:1. Sebanyak 65 persen pabrik ASI terletak dalam radius 30 milimeter dari dasar puting.
Bagian paling atas (pangkal payudara) adalah penyangga lemak dan pabrik ASI. Sedangkan lemak terletak pada dinding dada atau bagian belakang payudara. Lemak juga terdapat di sekitar area pabrik ASI bagian tengah. Terdapat juga lemak di bawah kulit, namun komposisinya masih lebih banyak pabrik ASI daripada lemak di payudara. Bagian dasar puting merupakan saluran ASI utama, dan puting menjadi saluran ASI dengan jumlah bervariasi bagi setiap perempuan, antara empat hingga 18 titik saluran ASI pada puting.
“Jika puting hanya memiliki empat titik, ASI akan keluar sedikit. Berbeda dengan ASI yang keluar deras dari 18 titik saluran ASI. Untuk empat titik, artinya harus lebih sering menyusui dan lebih lama waktunya,” jelas Diba.
Saluran ASI bukan sebagai ruang penyimpanan
Fungsi utama saluran ASI adalah untuk mengalirkan dan membawa ASI dari pabriknya, bukan untuk menyimpan. Jadi, ASI yang sudah diproduksi di pabrik ASI (payudara) sebaiknya langsung dialirkan melalui saluran ASI (puting) dengan menikmati waktu menyusui. Isapan bayi akan mengosongkan maksimal 70 persen ASI dari payudara, untuk kemudian berproduksi kembali secara alamiah.
WAF
Editor: din
Kompas Gramedia Luncurkan 4 Majalah Glossy
KOMPAS.com – Seakan tak mau berhenti berinovasi dan mengembangkan sayap, Kompas Gramedia (KG) kembali melakukan gebrakan. Kali ini, di usia pertengahan dasawarsa ke 4, KG meluncurkan empat majalah baru. Tak tanggung-tanggung, KG membawa empat majalah berlisensi dari Amerika sekaligus.
Ke-4 majalah tersebut adalah; Fortune dan InStyle besutan dari Time Inc., MORE dari Meredith Corporation, dan Martha Stewart Living keluaran Omni Media Inc. Mengambil lokasi yang tak lazim, yakni di bawah jembatan penghubung mal Grand Indonesia, KG menggelar sebuah perayaan yang diberi tajuk “The Rays of Gold”, Selasa (27/7/2010) lalu. Dalam sambutannya, CEO KG, Agung Adiprasetyo, mengungkapkan bahwa malam peluncuran empat majalah tersebut sebagai penanda kelahiran kembali masa emas KG.
Kepada Kompas Female, Reda Gaudiamo, publisher grup majalah KG bertutur, “Selama 45 tahun ini, Kompas Gramedia sudah membuktikan merupakan yang nomor 1 di industri majalah. Kini, kami ingin membuktikan hal yang baru, setting gol yang baru. Karena majalah glossy ini menjadi sesuatu yang baru untuk KG. Ini seperti menantang diri sendiri. Inilah satu step di atas yang kemarin. Untuk majalah lain, seperti majalah anak, otomotif, KG sudah cukup menguasai pasar. Tetapi untuk majalah license printed, belum ada. Mengapa majalah glossy, karena selama ini orang meragukan. Tetapi ke-4 majalah ini menjadi sebuah pembuktian, bahwa KG memang besar, dan memang bisa.”
Tiga dari empat majalah yang diterbitkan ini merupakan majalah untuk wanita. Padahal, saat ini sudah banyak sekali majalah khusus wanita diterbitkan di pasar. Namun Reda optimis ketiga majalah ini akan baik di pasaran. “Sebelum terbit saja sudah banyak yang menelepon kami untuk mau ikut berkontribusi, khususnya pengiklan. Ditambah lagi, memang isinya untuk pasar yang khusus. MORE, misalnya, untuk pasar usia 25-45, khususnya di usia 35 tahunan. Majalah lainnya pun memiliki pasar yang sangat spesifik dan dicari,” ujarnya.
Sementara dalam siarannya kepada media, Widi Kristawan, Direktur Group of Magazines Kompas Gramedia mengatakan, “Peluncuran keempat majalah ini merupakan salah satu langkah kami dalam memberi nilai tambah pada era informasi global di Indonesia. Tak sekadar menambah jumlah penerbitan yang ada, tetapi juga menghadirkan sumber informasi terbaik. Kami berharap kerjasama dengan tiga perusahaan media terkemuka di Amerika Serikat dan sekaligus menerbitkan majalah mereka di Indonesia dapat meningkatkan kualitas informasi yang kami berikan ke depan. Ini yang kami rasakan ketika menerbitkan National Geographic Indonesia, yang belum lama ini mendapatkan penghargaan Mochtar Lubis Awards.”
KG yang berawal dari sebuah majalah kecil bernama Intisari, kini menjadi perusahaan penerbitan terbesar di Indonesia yang memiliki belasan surat kabar nasional dan daerah dengan pembaca sekitar 6 juta orang setiap hari. Penerbitan periodikal, KG menerbitkan hampir 100 judul majalah dan tabloid yang mengisi lebih dari 30 persen pangsa pasar di Indonesia.
NAD
Editor: din
Kenapa Orang Dewasa Bisa Bertingkah Kekanakan
VIVAnews - Usia fisik belum tentu mencerminkan usia emosional seseorang. Itulah mengapa kita sering mendengar ada orang dewasa yang bersifat kekanakan, atau justru terkesan seperti orang tua melampaui usianya.
Kedewasaan dapat diukur dari pandangan dan perilaku saat di tempat kerja, pergaulan sehari-hari, hingga hubungan bersama pasangan. Saat memiliki kekasih, banyak orang merasa kembali seperti remaja, namun berubah menjadi ‘tua’ saat menasehati teman-teman yang sedang mengalami masalah.
“Pelacakan berapa umur kedewasaan seseorang dapat menjadi motivasi untuk membuat perubahan dalam hidup,” kata Michele Tugade, PhD, asisten profesor psikologi di Vassar College Poughkeepsie, New York seperti dikutip dari laman Self.
Dalam hal cinta, meski secara fisik berusia 20-an, secara emosional seseorang bisa mencapai usia 40-an yang ditandai dengan kebijaksanaan, lebih banyak berkompromi dengan pasangan, saling mempercayai dan bersikap jujur satu sama lain.
Namun, tak menutup potensi berubah menjadi seorang bocah ketika berurusan dengan keuangan. Usia kekanakan biasanya tercermin dari ketidakmampuannya mengontrol pengeluaran, tidak dapat membedakan kebutuhan penting, tidak mampu berinvestasi dan menabung, serta selalu berkeinginan bersenang-senang tanpa perencanaan untuk masa depan.
Menurut Tugade, lakukan identifikasi tujuan hidup yang ingin diraih dalam rentang waktu tertentu, seperti memiliki rumah atau berinvestasi. Tujuannya, agar lebih dewasa dalam menjalani hidup.
“Sehingga, saat ada keinginan bertindak seperti usia kanak-kanak, diri sendiri akan mengingatkan tujuan jangka panjang,” kata Tugade. Anda pun akan termotivasi membuat keputusan yang lebih bertanggung jawab. (pet)
Baca juga: Organ Tubuh Ternyata Tak Setua Umur
• VIVAnews






